This page looks best with JavaScript enabled

Pelajari 10 Contoh Idzhar dalam Al-Qur'an yang Menakjubkan

 ·  ☕ 14 min read
  • Pengertian idzhar: Idzhar berarti "jelas" atau "tampak".
  • Tempat terjadinya idzhar: Idzhar terjadi ketika huruf hijaiyah yang berharakat fathah bertemu dengan huruf qaf atau kha'.
  • Contoh idzhar: Iqra' dibaca "iq-ro", khalaqa dibaca "kha-la-qo".
  • Macam-macam idzhar: Selain idzhar halqi, ada juga idzhar syafawi dan idzhar lafazhi.
  • Tujuan idzhar: Idzhar bertujuan untuk memperjelas lafal huruf hijaiyah.
  • Manfaat idzhar: Membaca Al-Qur'an dengan idzhar akan lebih fasih dan sesuai kaidah tajwid.
  • Contoh kesalahan idzhar: Melafalkan iqra' menjadi "i-kra" atau khalaqa menjadi "kha-la-ka".
  • Pentingnya belajar idzhar: Mempelajari idzhar sangat penting untuk membaca Al-Qur'an dengan benar.
  • Konsekuensi mengabaikan idzhar: Mengabaikan idzhar dapat menyebabkan kesalahan dalam membaca Al-Qur'an.

Demikian 9 aspek penting terkait idzhar halqi. Dengan memahami dan menerapkan aspek-aspek tersebut, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid.

Pengertian idzhar

Pengertian Idzhar, Contoh Cv

Dalam ilmu tajwid, idzhar adalah salah satu hukum yang mengatur tentang cara melafalkan huruf hijaiyah. Idzhar secara bahasa berarti "jelas" atau "tampak". Maksudnya adalah ketika melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah bertemu dengan huruf qaf atau kha', maka huruf tersebut harus dilafalkan dengan jelas dan tampak.
.Contohnya adalah ketika membaca lafadz "iqra'", maka huruf 'q' harus dilafalkan dengan jelas dan tidak boleh di dengungkan. Begitu juga ketika membaca lafadz "khalaqa", maka huruf 'kh' harus dilafalkan dengan jelas dan tidak boleh di dengungkan.
.Hukum idzhar ini sangat penting untuk diperhatikan dalam membaca Al-Qur'an. Karena jika tidak dilafalkan dengan jelas, maka akan mengubah makna dari lafadz tersebut. Misalnya jika lafadz "iqra'" dibaca dengan tidak jelas, maka bisa jadi akan terbaca menjadi "ikra" yang artinya "paksa". Begitu juga jika lafadz "khalaqa" dibaca tidak jelas, maka bisa jadi akan terbaca menjadi "halaqa" yang artinya "mencukur".
.Oleh karena itu, memahami pengertian idzhar dan cara membacanya dengan benar sangat penting untuk menjaga keotentikan dan makna dari Al-Qur'an.

Dengan memahami pengertian idzhar, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid. Hal ini akan membantu kita untuk lebih memahami dan menghayati makna dari firman Allah SWT.

Sumber:
.- Ilmu Tajwid untuk Pemula, karya Ustadz M. Ishomuddin
.- Tajwid Praktis, karya Ustadz M. Siroj

Tempat terjadinya idzhar

Tempat Terjadinya Idzhar, Contoh Cv

Idzhar adalah salah satu hukum tajwid yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah. Idzhar berarti "jelas" atau "tampak". Dalam hal ini, idzhar terjadi ketika huruf hijaiyah yang berharakat fathah bertemu dengan huruf qaf atau kha'.

Tempat terjadinya idzhar ini sangat penting untuk diperhatikan karena akan memengaruhi cara kita membaca Al-Qur'an. Jika idzhar tidak dilakukan dengan benar, maka dapat mengubah makna dari bacaan tersebut.

Contohnya, dalam surat Al-Baqarah ayat 2, terdapat lafaz "iqra'". Jika huruf 'q' dalam lafaz tersebut tidak dilafalkan dengan jelas (idzhar), maka bisa jadi akan terbaca menjadi "ikra" yang artinya "paksa". Padahal, makna yang sebenarnya adalah "bacalah".

Selain itu, dalam surat Ali Imran ayat 91, terdapat lafaz "khalaqa". Jika huruf 'kh' dalam lafaz tersebut tidak dilafalkan dengan jelas (idzhar), maka bisa jadi akan terbaca menjadi "halaqa" yang artinya "mencukur". Padahal, makna yang sebenarnya adalah "menciptakan".

Oleh karena itu, memahami tempat terjadinya idzhar sangat penting untuk menjaga keotentikan dan makna dari Al-Qur'an.

Sebagai tambahan, berikut ini adalah 10 contoh idzhar dalam Al-Qur'an:

  1. Iqra' (surat Al-Baqarah ayat 2)
  2. Khalaqa (surat Ali Imran ayat 91)
  3. Qul (surat Al-Baqarah ayat 185)
  4. Qad (surat Al-Baqarah ayat 185)
  5. Qari'ah (surat Al-Qari'ah ayat 1)
  6. Qul (surat Al-Kautsar ayat 1)
  7. Qul (surat Al-Ikhlas ayat 1)
  8. Qul (surat Al-Falaq ayat 1)
  9. Qul (surat An-Nas ayat 1)
  10. Khalaqakum (surat Al-A'raf ayat 189)

Dengan memahami tempat terjadinya idzhar dan contoh-contohnya, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar, sehingga dapat lebih memahami dan menghayati makna dari firman Allah SWT.

Sumber:
- Ilmu Tajwid untuk Pemula, karya Ustadz M. Ishomuddin
- Tajwid Praktis, karya Ustadz M. Siroj

Contoh idzhar

Contoh Idzhar, Contoh Cv

Dalam ilmu tajwid, idzhar adalah hukum yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'. Idzhar berarti "jelas" atau "tampak", yang artinya huruf tersebut harus dilafalkan dengan jelas dan tidak boleh di dengungkan.

Contoh idzhar yang paling umum adalah ketika membaca lafaz "iqra'" dan "khalaqa". Dalam lafaz "iqra'", huruf 'q' harus dilafalkan dengan jelas, sehingga dibaca menjadi "iq-ro". Begitu juga dalam lafaz "khalaqa", huruf 'kh' harus dilafalkan dengan jelas, sehingga dibaca menjadi "kha-la-qo".

Selain dua contoh tersebut, masih banyak contoh idzhar lainnya dalam Al-Qur'an. Berikut ini adalah 10 contoh idzhar dalam Al-Qur'an:

  1. Iqra' (surat Al-Baqarah ayat 2)
  2. Khalaqa (surat Ali Imran ayat 91)
  3. Qul (surat Al-Baqarah ayat 185)
  4. Qad (surat Al-Baqarah ayat 185)
  5. Qari'ah (surat Al-Qari'ah ayat 1)
  6. Qul (surat Al-Kautsar ayat 1)
  7. Qul (surat Al-Ikhlas ayat 1)
  8. Qul (surat Al-Falaq ayat 1)
  9. Qul (surat An-Nas ayat 1)
  10. Khalaqakum (surat Al-A'raf ayat 189)

Dengan memahami contoh-contoh idzhar tersebut, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar, sehingga dapat lebih memahami dan menghayati makna dari firman Allah SWT.

Macam-macam Idzhar

Macam-macam Idzhar, Contoh Cv

Dalam khazanah ilmu tajwid, idzhar tidak hanya terdiri dari satu macam saja, lho! Selain idzhar halqi yang sudah kita bahas sebelumnya, masih ada dua jenis idzhar lainnya, yaitu idzhar syafawi dan idzhar lafazhi. Ketiganya memiliki karakteristik dan contoh pengucapan yang berbeda-beda.

  • Idzhar Syafawi
    Idzhar syafawi terjadi ketika huruf hijaiyah yang berharakat fathah bertemu dengan salah satu huruf bibir, yaitu ba (), mim (), atau wawu (). Contohnya, pada lafaz "bismi" (), huruf sin () yang berharakat fathah dilafalkan dengan jelas karena bertemu dengan huruf ba (). Contoh lainnya, pada lafaz "manusia" (), huruf alif () yang berharakat fathah dilafalkan dengan jelas karena bertemu dengan huruf mim ().
  • Idzhar Lafazhi
    Idzhar lafazhi terjadi ketika huruf hijaiyah yang berharakat fathah bertemu dengan salah satu dari 12 huruf berikut: tsa (), dzal (), zha (), fa (), sin (), syin (), zain (), shad (), dhad (), tha (), zha (), dan ain (). Contohnya, pada lafaz "satun" (), huruf ta () yang berharakat fathah dilafalkan dengan jelas karena bertemu dengan huruf sin (). Contoh lainnya, pada lafaz "dhaharan" (), huruf ha () yang berharakat fathah dilafalkan dengan jelas karena bertemu dengan huruf zha ().

Dengan memahami macam-macam idzhar ini, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid. Hal ini penting untuk menjaga keotentikan dan makna dari firman Allah SWT.

Tujuan idzhar

Tujuan Idzhar, Contoh Cv

Dalam ilmu tajwid, idzhar memiliki tujuan utama, yaitu memperjelas lafal huruf hijaiyah. Dengan menerapkan idzhar, setiap huruf akan dilafalkan dengan jelas dan tidak samar. Hal ini sangat penting untuk menjaga keotentikan dan makna dari bacaan Al-Qur'an.

Sebagai contoh, terdapat 10 contoh idzhar dalam Al-Qur'an yang dapat kita pelajari:

  1. Iqra' (surat Al-Baqarah ayat 2)
  2. Khalaqa (surat Ali Imran ayat 91)
  3. Qul (surat Al-Baqarah ayat 185)
  4. Qad (surat Al-Baqarah ayat 185)
  5. Qari'ah (surat Al-Qari'ah ayat 1)
  6. Qul (surat Al-Kautsar ayat 1)
  7. Qul (surat Al-Ikhlas ayat 1)
  8. Qul (surat Al-Falaq ayat 1)
  9. Qul (surat An-Nas ayat 1)
  10. Khalaqakum (surat Al-A'raf ayat 189)

Dalam setiap contoh tersebut, huruf hijaiyah yang berharakat fathah dilafalkan dengan jelas ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'. Misalnya, pada lafaz "iqra'", huruf 'q' dilafalkan dengan jelas, sehingga dibaca menjadi "iq-ro".

Dengan memahami tujuan idzhar dan contoh-contohnya, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar. Hal ini akan membantu kita untuk lebih memahami dan menghayati makna dari firman Allah SWT.

Sumber:
- Ilmu Tajwid untuk Pemula, karya Ustadz M. Ishomuddin
- Tajwid Praktis, karya Ustadz M. Siroj

Manfaat idzhar

Manfaat Idzhar, Contoh Cv

Tahukah kamu, salah satu kunci untuk membaca Al-Qur'an dengan indah dan sesuai aturan adalah memahami idzhar? Idzhar itu sendiri artinya "jelas" atau "tampak". Dalam ilmu tajwid, idzhar adalah hukum yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'.

Dengan menerapkan idzhar, bacaan Al-Qur'an kita akan menjadi lebih fasih dan sesuai dengan kaidah tajwid. Nah, untuk lebih memahaminya, berikut ini 10 contoh idzhar yang bisa kita pelajari:

  1. Iqra' (surat Al-Baqarah ayat 2)
  2. Khalaqa (surat Ali Imran ayat 91)
  3. Qul (surat Al-Baqarah ayat 185)
  4. Qad (surat Al-Baqarah ayat 185)
  5. Qari'ah (surat Al-Qari'ah ayat 1)
  6. Qul (surat Al-Kautsar ayat 1)
  7. Qul (surat Al-Ikhlas ayat 1)
  8. Qul (surat Al-Falaq ayat 1)
  9. Qul (surat An-Nas ayat 1)
  10. Khalaqakum (surat Al-A'raf ayat 189)

Dalam setiap contoh tersebut, huruf hijaiyah yang berharakat fathah dilafalkan dengan jelas ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'. Misalnya, pada lafaz "iqra'", huruf 'q' dilafalkan dengan jelas, sehingga dibaca menjadi "iq-ro".

Jadi, memahami dan menerapkan idzhar sangat penting untuk menjaga keotentikan dan makna dari bacaan Al-Qur'an. Dengan membacanya dengan fasih dan sesuai kaidah, kita bisa lebih mudah memahami dan menghayati firman Allah SWT.

Contoh Kesalahan Idzhar

Contoh Kesalahan Idzhar, Contoh Cv

Dalam membaca Al-Qur'an, memahami dan menerapkan ilmu tajwid sangat penting untuk menghasilkan bacaan yang fasih dan sesuai dengan kaidah. Salah satu aspek penting dalam tajwid adalah idzhar, yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'.

Namun, terkadang kita masih menemukan kesalahan dalam pengucapan idzhar, seperti melafalkan iqra' menjadi "i-kra" atau khalaqa menjadi "kha-la-ka". Kesalahan seperti ini dapat mengubah makna dari bacaan Al-Qur'an, sehingga penting untuk dihindari.

  • Perhatikan Perbedaan Pengucapan

    Idzhar mengharuskan huruf hijaiyah yang berharakat fathah dilafalkan dengan jelas dan tidak samar. Pada lafaz iqra', huruf 'q' harus diucapkan dengan jelas, sehingga dibaca "iq-ro". Begitu juga dengan lafaz khalaqa, huruf 'kh' harus diucapkan dengan jelas, sehingga dibaca "kha-la-qo".

  • Pengaruh Makna Bacaan

    Melafalkan idzhar dengan benar sangat berpengaruh pada makna bacaan. Misalnya, pada lafaz iqra' yang berarti "bacalah", jika huruf 'q' tidak diucapkan dengan jelas, maka bisa jadi akan terbaca "i-kra" yang artinya "paksa".

  • Menjaga Keotentikan Al-Qur'an

    Membaca Al-Qur'an dengan idzhar yang benar merupakan bagian dari upaya menjaga keotentikan dan kemurnian bacaan. Dengan melafalkan setiap huruf dengan jelas, kita dapat memastikan bahwa makna dari firman Allah SWT tersampaikan dengan baik.

Dengan memahami dan menerapkan idzhar dengan benar, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih fasih, sesuai kaidah, dan menjaga keotentikannya. Hal ini akan membantu kita untuk lebih memahami dan menghayati makna dari firman Allah SWT.

Pentingnya belajar idzhar

Pentingnya Belajar Idzhar, Contoh Cv

Dalam membaca Al-Qur'an, memahami hukum tajwid sangatlah penting. Salah satu hukum tajwid yang harus diperhatikan adalah idzhar. Idzhar secara bahasa berarti "jelas" atau "tampak". Dalam ilmu tajwid, idzhar adalah hukum yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'.

  • Membaca Al-Qur'an dengan Benar

    Mempelajari idzhar sangat penting untuk membaca Al-Qur'an dengan benar. Jika idzhar tidak diterapkan dengan baik, maka dapat mengubah makna dari bacaan tersebut. Misalnya, jika huruf 'q' dalam lafaz "iqra'" tidak dilafalkan dengan jelas, maka bisa jadi akan terbaca "ikra" yang artinya "paksa". Padahal, makna yang sebenarnya adalah "bacalah".

  • Menjaga Keotentikan Al-Qur'an

    Membaca Al-Qur'an dengan idzhar yang benar juga merupakan bagian dari upaya menjaga keotentikan dan kemurnian bacaan. Dengan melafalkan setiap huruf dengan jelas, kita dapat memastikan bahwa makna dari firman Allah SWT tersampaikan dengan baik. Jika idzhar tidak diterapkan dengan baik, maka bisa jadi akan mengubah makna dari bacaan tersebut, sehingga dapat mengurangi keotentikan Al-Qur'an.

  • Memahami Makna Al-Qur'an

    Dengan mempelajari idzhar dan menerapkannya dengan baik, kita dapat lebih memahami makna dari Al-Qur'an. Hal ini karena idzhar membantu kita untuk melafalkan setiap huruf dengan jelas, sehingga makna dari setiap kata dapat dipahami dengan lebih baik. Selain itu, idzhar juga membantu kita untuk memahami hubungan antar kata dalam sebuah ayat, sehingga dapat mempermudah kita dalam memahami makna keseluruhan ayat tersebut.

Jadi, mempelajari idzhar sangatlah penting untuk membaca Al-Qur'an dengan benar, menjaga keotentikan Al-Qur'an, dan memahami makna Al-Qur'an. Dengan memahami dan menerapkan idzhar dengan baik, kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan lebih memahami ajaran-ajaran-Nya yang terdapat dalam Al-Qur'an.

Konsekuensi mengabaikan idzhar

Konsekuensi Mengabaikan Idzhar, Contoh Cv

Dalam membaca Al-Qur'an, memahami dan menerapkan hukum tajwid sangat penting untuk menghasilkan bacaan yang fasih dan sesuai dengan kaidah. Salah satu aspek penting dalam tajwid adalah idzhar, yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'.

Mengabaikan idzhar dalam membaca Al-Qur'an dapat menyebabkan kesalahan, baik dalam pengucapan maupun makna bacaan. Berikut adalah beberapa konsekuensi yang dapat terjadi:

  • Pengucapan yang Tidak Jelas
    Mengabaikan idzhar dapat menyebabkan pengucapan huruf hijaiyah yang tidak jelas. Misalnya, jika huruf 'q' dalam lafaz "iqra'" tidak diucapkan dengan jelas, maka bisa jadi akan terbaca "i-kra".
  • Perubahan Makna Bacaan
    Selain pengucapan yang tidak jelas, mengabaikan idzhar juga dapat mengubah makna bacaan. Misalnya, jika huruf 'kh' dalam lafaz "khalaqa" tidak diucapkan dengan jelas, maka bisa jadi akan terbaca "halaqa" yang memiliki makna berbeda.
  • Kehilangan Keindahan Bacaan
    Idzhar juga berfungsi untuk memperindah bacaan Al-Qur'an. Dengan menerapkan idzhar, bacaan akan terdengar lebih fasih dan sesuai dengan kaidah tajwid.

Oleh karena itu, memahami dan menerapkan idzhar dengan benar sangat penting untuk membaca Al-Qur'an dengan baik dan sesuai dengan kaidah. Hal ini akan membantu kita untuk lebih memahami dan menghayati makna dari firman Allah SWT.

Pertanyaan Umum Seputar Idzhar dalam Al-Qur'an

Bagi kamu yang ingin belajar membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, berikut beberapa pertanyaan umum seputar idzhar yang sering ditanyakan:

Pertanyaan 1: Apa itu idzhar?


Jawaban: Idzhar artinya "jelas" atau "tampak". Dalam ilmu tajwid, idzhar adalah hukum yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'.

Pertanyaan 2: Mengapa idzhar penting dalam membaca Al-Qur'an?


Jawaban: Idzhar sangat penting untuk menjaga keotentikan dan makna dari bacaan Al-Qur'an. Jika idzhar tidak diterapkan dengan benar, dapat mengubah makna dari bacaan tersebut.

Pertanyaan 3: Apa saja contoh idzhar dalam Al-Qur'an?


Jawaban: Contoh idzhar dalam Al-Qur'an antara lain: "iqra'", "khalaqa", "qul", "qad", dan "qari'ah".

Pertanyaan 4: Apa akibatnya jika mengabaikan idzhar dalam membaca Al-Qur'an?


Jawaban: Mengabaikan idzhar dapat menyebabkan kesalahan dalam pengucapan dan makna bacaan, sehingga mengurangi keindahan dan keotentikan bacaan Al-Qur'an.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara belajar idzhar dengan baik?


Jawaban: Untuk belajar idzhar dengan baik, kamu bisa mengikuti kursus tajwid, membaca buku-buku tentang tajwid, atau belajar langsung dari seorang guru yang ahli dalam bidang tajwid.

Pertanyaan 6: Apa manfaat mempelajari idzhar?


Jawaban: Mempelajari idzhar bermanfaat untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an, memahami makna Al-Qur'an dengan lebih baik, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Demikian beberapa pertanyaan umum seputar idzhar dalam Al-Qur'an. Dengan memahami dan menerapkan idzhar dengan baik, semoga kita semua dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid.

Sumber:
- Ilmu Tajwid untuk Pemula, karya Ustadz M. Ishomuddin
- Tajwid Praktis, karya Ustadz M. Siroj

Tips Mempelajari Idzhar dalam Al-Qur'an

Mempelajari idzhar dalam Al-Qur'an itu mudah dan menyenangkan. Yuk, simak beberapa tips berikut ini:

Tip 1: Pahami dulu apa itu idzhar.

Idzhar artinya "jelas" atau "tampak". Dalam ilmu tajwid, idzhar adalah hukum yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'. Misalnya, pada kata "iqra'", huruf 'q' harus dilafalkan dengan jelas, sehingga dibaca "iq-ro".

Tip 2: Banyak latihan melafalkan idzhar.

Semakin sering berlatih, maka kamu akan semakin terbiasa melafalkan idzhar dengan benar. Kamu bisa berlatih dengan membaca ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung idzhar, seperti surat Al-Baqarah ayat 2.

Tip 3: Dengarkan bacaan idzhar dari ahlinya.

Kamu bisa mendengarkan bacaan idzhar dari qari' atau imam yang terkenal. Dengan begitu, kamu bisa meniru cara mereka melafalkan idzhar dengan baik dan benar.

Tip 4: Gunakan aplikasi atau software untuk belajar idzhar.

Saat ini, tersedia banyak aplikasi atau software yang bisa membantu kamu belajar idzhar. Aplikasi-aplikasi ini biasanya dilengkapi dengan fitur seperti audio, video, dan latihan interaktif.

Tip 5: Konsisten dalam belajar idzhar.

Jangan menyerah jika belum bisa melafalkan idzhar dengan benar. Teruslah berlatih secara konsisten, Insya Allah lama-lama kamu pasti bisa.

Tip 6: Jangan takut salah.

Kesalahan adalah bumbu dalam belajar. Jangan takut salah ketika melafalkan idzhar. Justru, kesalahan itu bisa menjadi bahan evaluasi agar kamu bisa belajar lebih baik lagi.

Tip 7: Belajar bersama teman atau guru.

Belajar bersama teman atau guru bisa membuat proses belajar idzhar menjadi lebih menyenangkan dan efektif. Kalian bisa saling mengoreksi dan memotivasi.

Tip 8: Berdoa kepada Allah SWT.

Jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar dimudahkan dalam mempelajari idzhar. Karena pada dasarnya, semua ilmu itu berasal dari Allah SWT.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Insya Allah kamu akan bisa mempelajari idzhar dalam Al-Qur'an dengan mudah dan menyenangkan. Semangat belajar!

Sumber:
- Ilmu Tajwid untuk Pemula, karya Ustadz M. Ishomuddin
- Tajwid Praktis, karya Ustadz M. Siroj

Idzhar

Mushaf Al-Qur'an

Dalam membaca Al-Qur'an, ada aturan khusus yang harus diperhatikan agar bacaan kita menjadi jelas dan fasih. Salah satu aturan tersebut adalah idzhar. Idzhar artinya "jelas" atau "tampak". Dalam ilmu tajwid, idzhar adalah hukum yang mengatur cara melafalkan huruf hijaiyah yang berharakat fathah ketika bertemu dengan huruf qaf atau kha'.

Berikut ini adalah 10 contoh idzhar dalam Al-Qur'an:

  1. Iqra' (surat Al-Baqarah ayat 2)
  2. Khalaqa (surat Ali Imran ayat 91)
  3. Qul (surat Al-Baqarah ayat 185)
  4. Qad (surat Al-Baqarah ayat 185)
  5. Qari'ah (surat Al-Qari'ah ayat 1)
  6. Qul (surat Al-Kautsar ayat 1)
  7. Qul (surat Al-Ikhlas ayat 1)
  8. Qul (surat Al-Falaq ayat 1)
  9. Qul (surat An-Nas ayat 1)
  10. Khalaqakum (surat Al-A'raf ayat 189)

Dengan menerapkan idzhar dalam membaca Al-Qur'an, bacaan kita akan menjadi lebih baik dan sesuai dengan kaidah tajwid. Hal ini akan membantu kita untuk lebih memahami dan menghayati makna dari firman Allah SWT.

Selain 10 contoh di atas, masih banyak lagi contoh idzhar yang terdapat dalam Al-Qur'an. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang idzhar dan hukum tajwid lainnya, kita bisa membaca buku-buku tentang tajwid atau mengikuti kursus tajwid. Dengan belajar tajwid, kita dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar, sehingga dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Images References

Images References, Contoh Cv
Share on