- Mobil
- Buku
- Rumah
- Meja
- Kursi
Contoh kata benda khusus:
- Mobil saya
- Buku ini
- Rumahku
- Meja kerjaku
- Kursi favoritku
Kata benda memainkan peran penting dalam sebuah kalimat. Kata benda dapat berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, atau keterangan. Tanpa kata benda, sebuah kalimat tidak akan dapat memberikan informasi yang jelas dan lengkap.
10 contoh kata benda
Kata benda adalah kata yang digunakan untuk menamai orang, tempat, benda, atau konsep. Dalam bahasa Indonesia, kata benda dibagi menjadi dua jenis, yaitu kata benda umum dan kata benda khusus. Berikut adalah 10 contoh kata benda:
- Orang
- Tempat
- Benda
- Konsep
- Kata benda umum
- Kata benda khusus
- Subjek
- Objek
- Pelengkap
- Keterangan
Kata benda memainkan peran penting dalam sebuah kalimat. Kata benda dapat berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, atau keterangan. Tanpa kata benda, sebuah kalimat tidak akan dapat memberikan informasi yang jelas dan lengkap.
Sebagai contoh, dalam kalimat "Anak itu sedang membaca buku", kata "anak" adalah subjek, kata "buku" adalah objek, dan kata "membaca" adalah predikat. Kata benda "anak" menunjukkan orang yang melakukan tindakan membaca, sedangkan kata benda "buku" menunjukkan benda yang dibaca.
Orang
Dalam konteks "10 contoh kata benda", "orang" merupakan kata benda yang sangat penting. Orang mengacu pada manusia, baik individu maupun kelompok, dan merupakan salah satu kategori utama kata benda, bersama dengan tempat, benda, dan konsep.
-
Aspek 1: Peran Penting Orang
Orang memainkan peran penting dalam masyarakat dan kehidupan sehari-hari. Mereka terlibat dalam berbagai aktivitas, seperti bekerja, belajar, bermain, dan bersosialisasi. Sebagai kata benda, "orang" dapat merujuk pada individu tertentu, seperti "Budi" atau "Siti", atau pada kelompok orang, seperti "keluarga" atau "masyarakat".
-
Aspek 2: Hubungan dengan Kata Benda Lainnya
Kata benda "orang" dapat berhubungan dengan kata benda lain untuk membentuk frasa atau kalimat yang lebih kompleks. Misalnya, kita dapat mengatakan "sekelompok orang" atau "orang yang baik hati". Hubungan ini menunjukkan bagaimana orang dapat berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan mereka.
-
Aspek 3: Implikasi dalam Kalimat
Sebagai subjek dalam sebuah kalimat, "orang" menunjukkan pelaku tindakan. Misalnya, dalam kalimat "Orang itu sedang berjalan", kata "orang" adalah subjek yang melakukan tindakan berjalan. Sementara itu, sebagai objek, "orang" menunjukkan penerima tindakan. Misalnya, dalam kalimat "Saya membantu orang itu", kata "orang" adalah objek yang menerima bantuan.
-
Aspek 4: Contoh Nyata
Dalam kehidupan nyata, kita dikelilingi oleh orang-orang. Kita berinteraksi dengan orang lain di rumah, sekolah, tempat kerja, dan di masyarakat. Kata benda "orang" memungkinkan kita untuk menyebut dan mendeskripsikan orang-orang yang kita temui dan berinteraksi dengan mereka.
Dengan demikian, kata benda "orang" memiliki peran penting dalam "10 contoh kata benda". Kata benda ini tidak hanya merujuk pada manusia, tetapi juga menggambarkan peran dan hubungan mereka dalam masyarakat dan lingkungan mereka. Memahami aspek-aspek yang berbeda dari kata benda "orang" membantu kita untuk lebih memahami dunia di sekitar kita.
Tempat
Dalam konteks "10 contoh kata benda", "tempat" merupakan sebuah kata benda yang sangat penting. Tempat merujuk pada lokasi atau ruang fisik, dan merupakan salah satu kategori utama kata benda, bersama dengan orang, benda, dan konsep. Sebagai bagian dari "10 contoh kata benda", tempat memainkan peran penting dalam memberikan konteks dan latar bagi kata benda lainnya.
Salah satu aspek penting dari kata benda "tempat" adalah hubungannya dengan aktivitas dan peristiwa. Tempat dapat menjadi lokasi di mana sesuatu terjadi atau berlangsung. Misalnya, dalam kalimat "Pertandingan sepak bola diadakan di stadion", kata "stadion" adalah tempat di mana pertandingan sepak bola tersebut berlangsung. Memahami tempat suatu peristiwa atau aktivitas dapat membantu kita memvisualisasikan dan memahami konteksnya.
Selain itu, kata benda "tempat" juga dapat merujuk pada lokasi geografis atau administratif. Misalnya, dalam kalimat "Saya tinggal di Indonesia", kata "Indonesia" adalah tempat yang merujuk pada negara tempat tinggal seseorang. Pemahaman tentang tempat dalam konteks geografis dapat membantu kita mengidentifikasi dan mendeskripsikan lokasi di dunia.
Dengan demikian, kata benda "tempat" memiliki peran penting dalam "10 contoh kata benda". Kata benda ini tidak hanya merujuk pada lokasi fisik, tetapi juga memberikan konteks dan latar bagi kata benda lainnya. Memahami aspek-aspek yang berbeda dari kata benda "tempat" membantu kita untuk lebih memahami dunia di sekitar kita dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalamnya.
Sumber: KBBI Daring
Benda
Dalam konteks "10 contoh kata benda", "benda" merupakan kata benda yang sangat penting. Benda merujuk pada segala sesuatu yang memiliki wujud fisik dan menempati ruang, dan merupakan salah satu kategori utama kata benda, bersama dengan orang, tempat, dan konsep. Sebagai bagian dari "10 contoh kata benda", benda memainkan peran penting dalam menggambarkan dan mengidentifikasi objek-objek di sekitar kita.
-
Aspek 1: Keberagaman Benda
Benda hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, dan bahan. Ada benda yang alami, seperti batu dan pohon, dan ada benda yang buatan, seperti mobil dan rumah. Keragaman benda ini menunjukkan bahwa kata benda "benda" mencakup berbagai macam objek yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
-
Aspek 2: Peran Benda
Benda memiliki peran penting dalam kehidupan kita. Kita menggunakan benda untuk berbagai keperluan, seperti transportasi, komunikasi, dan hiburan. Memahami peran benda membantu kita menghargai pentingnya benda-benda di sekitar kita dan bagaimana benda-benda tersebut berkontribusi pada kehidupan kita.
-
Aspek 3: Hubungan Benda
Benda dapat berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan sekitarnya. Misalnya, mobil membutuhkan bahan bakar untuk berjalan, dan buku dapat dibaca oleh orang. Memahami hubungan antara benda membantu kita memahami bagaimana benda-benda tersebut bekerja dan bagaimana benda-benda tersebut bergantung satu sama lain.
-
Aspek 4: Pengaruh Benda
Benda dapat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan kita. Benda dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan hiburan. Namun, benda juga dapat menimbulkan bahaya atau masalah lingkungan. Memahami pengaruh benda membantu kita menggunakan benda secara bijak dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, kata benda "benda" memiliki peran penting dalam "10 contoh kata benda". Kata benda ini tidak hanya merujuk pada objek fisik, tetapi juga menggambarkan peran, hubungan, dan pengaruh benda-benda tersebut dalam kehidupan kita. Memahami aspek-aspek yang berbeda dari kata benda "benda" membantu kita untuk lebih memahami dunia di sekitar kita dan bagaimana kita berinteraksi dengan benda-benda di dalamnya.
Konsep
Dalam "10 contoh kata benda", konsep merupakan kata benda yang sangat penting. Konsep mengacu pada ide, gagasan, atau pengertian abstrak yang tidak dapat kita lihat atau sentuh secara fisik. Konsep berperan penting dalam membentuk cara kita memahami dan berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.
Salah satu hubungan penting antara konsep dan "10 contoh kata benda" adalah bahwa konsep dapat membantu kita memahami dan mengkategorikan kata benda lain. Misalnya, konsep "buah" membantu kita mengelompokkan berbagai jenis buah, seperti apel, pisang, dan jeruk, ke dalam satu kategori. Konsep juga dapat membantu kita memahami hubungan antara kata benda yang berbeda. Misalnya, konsep "lebih besar dari" membantu kita membandingkan ukuran dua benda yang berbeda.
Selain itu, konsep juga dapat menjadi kata benda itu sendiri. Misalnya, dalam kalimat "Saya sedang mempelajari konsep fisika", kata "konsep" adalah objek yang sedang dipelajari. Hal ini menunjukkan bahwa konsep memiliki eksistensi dan dapat diperlakukan layaknya benda nyata.
Memahami hubungan antara konsep dan "10 contoh kata benda" sangat penting karena membantu kita berpikir secara abstrak dan memahami dunia di sekitar kita pada tingkat yang lebih dalam. Konsep memungkinkan kita untuk menggeneralisasi pengalaman kita dan mengembangkan pemahaman yang lebih luas tentang dunia.
Sumber: KBBI Daring
Kata benda umum
Dalam "10 contoh kata benda", kata benda umum merupakan komponen penting yang membantu kita memahami dan mengkategorikan dunia di sekitar kita. Kata benda umum adalah kata yang mengacu pada kelompok benda yang memiliki karakteristik yang sama. Misalnya, kata benda umum "buah" mencakup semua jenis buah, seperti apel, pisang, dan jeruk. Kata benda umum lainnya termasuk "hewan", "kendaraan", dan "perabot".
Kata benda umum sangat penting karena memungkinkan kita untuk menggeneralisasi pengalaman kita dan mengembangkan pemahaman yang lebih luas tentang dunia. Misalnya, dengan memahami konsep "buah", kita dapat membuat prediksi tentang karakteristik buah baru yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Kita tahu bahwa buah biasanya manis, mengandung biji, dan dapat dimakan.
Selain itu, kata benda umum juga memudahkan kita untuk berkomunikasi. Ketika kita menggunakan kata benda umum, kita dapat merujuk pada kelompok benda tertentu tanpa harus menyebutkan setiap anggota kelompok tersebut. Misalnya, jika kita ingin meminta seseorang mengambilkan buah dari dapur, kita dapat mengatakan "Tolong ambilkan buahnya" tanpa harus menyebutkan jenis buah tertentu yang kita inginkan.
Memahami hubungan antara kata benda umum dan "10 contoh kata benda" dapat membantu kita menjadi komunikator yang lebih efektif dan memahami dunia di sekitar kita dengan lebih baik. Kata benda umum memberikan kita alat untuk mengkategorikan dan menggeneralisasi pengalaman kita, sehingga kita dapat lebih mudah memahami dan berinteraksi dengan dunia.
Sumber: KBBI Daring
Kata benda khusus
Dalam "10 contoh kata benda", kata benda khusus memegang peran penting dalam memperkaya pemahaman dan komunikasi kita tentang dunia sekitar. Kata benda khusus merujuk pada benda atau entitas tertentu, tidak seperti kata benda umum yang mengacu pada kelompok benda. Sebagai contoh, kata benda "buah" adalah kata benda umum, sedangkan kata benda "apel" adalah kata benda khusus yang merujuk pada jenis buah tertentu.
Keberadaan kata benda khusus dalam "10 contoh kata benda" memungkinkan kita untuk membedakan dan mengidentifikasi benda atau entitas yang spesifik. Misalnya, jika kita ingin membicarakan tentang buah tertentu yang kita makan kemarin, kita tidak akan mengatakan "Saya makan buah kemarin". Kita akan mengatakan "Saya makan apel kemarin". Penggunaan kata benda khusus "apel" memberikan informasi yang lebih jelas dan spesifik tentang buah yang dimaksud.
Selain itu, kata benda khusus juga membantu kita dalam berkomunikasi secara lebih efisien. Ketika kita menggunakan kata benda khusus, kita tidak perlu menjelaskan secara rinci tentang benda atau entitas yang dimaksud. Misalnya, jika kita ingin meminta seseorang untuk mengambilkan sesuatu dari dapur, kita dapat mengatakan "Tolong ambilkan apelnya" tanpa harus menjelaskan lebih lanjut tentang jenis buah yang kita inginkan.
Memahami hubungan antara kata benda khusus dan "10 contoh kata benda" sangat penting karena membantu kita menjadi komunikator yang lebih efektif dan memahami dunia di sekitar kita dengan lebih baik. Kata benda khusus memberikan kita alat untuk mengidentifikasi dan membedakan benda atau entitas tertentu, sehingga kita dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan dunia secara lebih jelas dan efisien.
Sumber: KBBI Daring
Subjek
Dalam "10 contoh kata benda", subjek memegang peranan penting dalam menyusun sebuah kalimat yang jelas dan lengkap. Subjek merupakan bagian kalimat yang menunjukkan pelaku atau hal yang dibicarakan dalam kalimat tersebut.
Sebagai contoh, dalam kalimat "Anak itu sedang membaca buku", kata "anak" adalah subjek yang menunjukkan pelaku yang sedang melakukan tindakan membaca. Tanpa adanya subjek, kalimat tersebut akan menjadi tidak jelas dan sulit dipahami.
Memahami hubungan antara subjek dan "10 contoh kata benda" sangat penting karena membantu kita memahami struktur kalimat dan menyampaikan pesan secara efektif. Subjek memberikan dasar bagi kalimat dan memungkinkan kita untuk mengidentifikasi pelaku atau hal yang menjadi fokus pembicaraan.
Sumber: KBBI Daring
Objek
Dalam "10 contoh kata benda", objek merupakan salah satu komponen penting yang melengkapi struktur kalimat dan memberikan informasi lebih lanjut tentang tindakan atau kejadian yang dijelaskan. Objek biasanya berupa kata benda yang menunjukkan sasaran atau penerima dari tindakan subjek.
Sebagai contoh, dalam kalimat "Anak itu sedang membaca buku", kata "buku" berperan sebagai objek yang menunjukkan sasaran dari tindakan membaca. Tanpa adanya objek, kalimat tersebut akan menjadi tidak lengkap dan sulit dipahami.
Memahami hubungan antara objek dan "10 contoh kata benda" sangatlah penting karena membantu kita memahami alur cerita atau peristiwa yang sedang dibahas dalam sebuah kalimat. Objek memberikan informasi penting yang melengkapi subjek dan predikat, sehingga membentuk kalimat yang utuh dan jelas.
Sumber: KBBI Daring
Pelengkap
Dalam "10 contoh kata benda", pelengkap berperan penting untuk memperkaya informasi dan melengkapi makna kalimat. Pelengkap biasanya berupa kata benda yang melengkapi subjek, predikat, dan objek, sehingga memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai suatu tindakan, peristiwa, atau keadaan.
-
Jenis-Jenis Pelengkap
Ada beberapa jenis pelengkap, antara lain:
- Pelengkap Predikatif: Melengkapi predikat kata kerja dan biasanya berupa kata benda atau frasa yang menunjukkan sifat, keadaan, atau jabatan subjek.
- Pelengkap Objektif: Melengkapi predikat kata kerja transitif dan biasanya berupa kata benda atau frasa yang menunjukkan objek yang dikenai tindakan.
- Pelengkap Keterangan: Melengkapi kata sifat, kata kerja, atau kata keterangan, dan biasanya berupa frasa atau klausa yang memberikan informasi tambahan tentang subjek, objek, atau keadaan.
-
Fungsi Pelengkap
Pelengkap berfungsi untuk:
- Menjelaskan atau memperjelas informasi tentang subjek, objek, atau keadaan.
- Membuat kalimat menjadi lebih informatif dan lengkap.
- Menghubungkan bagian-bagian kalimat dan menciptakan alur cerita yang lebih jelas.
-
Contoh Pelengkap
Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang menggunakan pelengkap:
- Anak itu sangat rajin belajar.
- Saya membeli banyak buku untuk perpustakaan.
- Rumah itu berada di dekat sungai.
-
Pelengkap dalam "10 contoh kata benda"
Dalam konteks "10 contoh kata benda", pelengkap memainkan peran penting dalam memberikan informasi tambahan tentang kata benda yang menjadi subjek, objek, atau pelengkap lainnya. Dengan memahami jenis-jenis dan fungsi pelengkap, kita dapat lebih memahami makna kalimat dan hubungan antara kata benda dalam sebuah kalimat.
Kesimpulannya, pelengkap merupakan komponen penting dalam "10 contoh kata benda" yang berfungsi untuk melengkapi informasi, memperjelas makna, dan memperkaya struktur kalimat. Memahami pelengkap membantu kita dalam memahami dan menggunakan bahasa Indonesia dengan lebih baik, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan.
Keterangan
Dalam konteks "10 contoh kata benda", keterangan memegang peranan penting sebagai pelengkap informasi yang memberikan detail tambahan tentang kata benda dalam sebuah kalimat. Keterangan dapat berupa kata benda, frasa, atau klausa yang memberikan informasi lebih rinci tentang waktu, tempat, cara, atau alasan terjadinya suatu peristiwa atau tindakan.
-
Jenis-Jenis Keterangan
Ada beberapa jenis keterangan, antara lain:
-
Keterangan Waktu: Menunjukkan kapan suatu peristiwa atau tindakan terjadi.
-
Keterangan Tempat: Menunjukkan di mana suatu peristiwa atau tindakan terjadi.
-
Keterangan Cara: Menunjukkan bagaimana suatu peristiwa atau tindakan dilakukan.
- Keterangan Alasan: Menunjukkan mengapa suatu peristiwa atau tindakan terjadi.
-
Keterangan Waktu: Menunjukkan kapan suatu peristiwa atau tindakan terjadi.
-
Fungsi Keterangan
Fungsi keterangan adalah untuk:
- Memberikan informasi tambahan tentang waktu, tempat, cara, atau alasan suatu peristiwa atau tindakan.
- Memperjelas dan memperkaya makna kalimat.
- Menciptakan alur cerita atau peristiwa yang lebih jelas dan runtut.
- Memberikan informasi tambahan tentang waktu, tempat, cara, atau alasan suatu peristiwa atau tindakan.
-
Contoh Keterangan
Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang menggunakan keterangan:
- Saya berangkat ke sekolah pagi-pagi.
- Acara tersebut akan diadakan di aula sekolah.
- Dia menjawab pertanyaan itu dengan lantang.
- Saya tidak bisa datang karena sedang sakit.
- Saya berangkat ke sekolah pagi-pagi.
-
Keterangan dalam "10 contoh kata benda"
Dalam konteks "10 contoh kata benda", keterangan berperan penting dalam memberikan informasi tambahan tentang kata benda yang menjadi subjek, objek, atau pelengkap lainnya. Dengan memahami jenis-jenis dan fungsi keterangan, kita dapat lebih memahami makna kalimat dan hubungan antara kata benda dalam sebuah kalimat.
Sebagai kesimpulan, keterangan merupakan komponen penting dalam "10 contoh kata benda" yang berfungsi untuk memperkaya informasi, memperjelas makna, dan memperkaya struktur kalimat. Memahami keterangan membantu kita dalam memahami dan menggunakan bahasa Indonesia dengan lebih baik, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan.
Seputar "10 Contoh Kata Benda"
Halo, penjelajah kata! Selamat datang di bagian tanya jawab seputar "10 Contoh Kata Benda". Di sini, kita akan membahas pertanyaan-pertanyaan menarik yang sering muncul tentang kata benda. Yuk, simak bersama!
Pertanyaan 1: Apa itu kata benda?
Jawaban: Kata benda adalah kata yang digunakan untuk menamai orang, tempat, benda, atau konsep. Dengan kata lain, kata benda menunjukkan siapa, apa, di mana, atau apa yang sedang dibicarakan dalam sebuah kalimat.
Pertanyaan 2: Apa saja contoh kata benda?
Jawaban: Ada banyak sekali contoh kata benda, di antaranya: orang, sekolah, buku, pensil, gunung, laut, dan masih banyak lagi. Setiap kata yang merujuk pada sesuatu yang bisa kita lihat, dengar, sentuh, cium, atau rasakan bisa disebut kata benda.
Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengidentifikasi kata benda dalam sebuah kalimat?
Jawaban: Untuk mengidentifikasi kata benda dalam sebuah kalimat, coba ganti kata tersebut dengan kata "ia" atau "itu". Jika penggantian tersebut menghasilkan kalimat yang masih bermakna, maka kata yang diganti tersebut kemungkinan besar adalah kata benda.
Pertanyaan 4: Apa saja jenis-jenis kata benda?
Jawaban: Berdasarkan jenisnya, kata benda dibagi menjadi dua, yaitu kata benda umum dan kata benda khusus. Kata benda umum merujuk pada kelompok benda secara umum (misalnya: hewan, tumbuhan), sedangkan kata benda khusus merujuk pada benda tertentu (misalnya: kucing, mawar).
Pertanyaan 5: Mengapa kata benda penting dalam sebuah kalimat?
Jawaban: Kata benda sangat penting karena menjadi dasar penyusun kalimat. Kata benda menunjukkan subjek (pelaku), objek (sasaran), atau pelengkap (keterangan) dalam sebuah peristiwa atau tindakan.
Pertanyaan 6: Bagaimana cara menggunakan kata benda dengan benar dalam sebuah kalimat?
Jawaban: Untuk menggunakan kata benda dengan benar, pastikan kata tersebut sesuai dengan konteks kalimat, jenis kata benda sudah tepat, dan bentuknya sudah benar (tunggal/jamak).
Demikianlah tanya jawab seputar "10 Contoh Kata Benda". Semoga informasi ini bermanfaat ya! Jangan lupa menjelajahi artikel-artikel menarik lainnya tentang kata benda dan dunia kebahasaan Indonesia.
Sumber: KBBI Daring
10 Contoh Kata Benda
Halo, sobat bahasa! Kata benda itu ibarat batu bata penyusun kalimat. Tanpa kata benda, kalimat kita bakal jadi kosong melompong kayak rumah tanpa penghuni. Nah, biar kalian jago pakai kata benda, yuk kita bahas 10 contoh kata benda dan seluk-beluknya.
Tip 1: Kenalan Dulu Sama Kata Benda
Kata benda itu gampang dikenalnya, kok. Coba ganti kata yang kamu nggak yakin itu kata benda apa nggak pakai kata "ia" atau "itu". Kalau kalimatnya masih masuk akal, berarti kata itu kemungkinan besar kata benda, contohnya: "Anak itu sedang bermain bola" atau "Rumah itu berwarna biru".
Tip 2: Macam-Macam Kata Benda
Ada dua jenis kata benda, yaitu kata benda umum dan kata benda khusus. Kata benda umum itu kayak kelompok besar, misalnya "hewan" atau "buah". Sementara kata benda khusus itu kayak anggotanya, misalnya "kucing" atau "apel".
Tip 3: Peran Penting Kata Benda
Dalam kalimat, kata benda bisa jadi siapa aja: subjek (pelaku), objek (sasaran), atau pelengkap (keterangan). Misalnya: "Adikku (subjek) membaca buku (objek) di kamar (pelengkap)".
Tip 4: Kata Benda Ganda
Kalau jumlahnya lebih dari satu, kata benda biasanya ditambah "-s" atau "-(e)s" di belakangnya. Contoh: "anak" jadi "anak-anak", "pensil" jadi "pensil-pensil".
Tip 5: Latihan, Latihan, Latihan
Biar jago pakai kata benda, rajin-rajinlah latihan. Kamu bisa baca buku, nonton film, atau ngobrol sama orang lain. Perhatikan gimana mereka pakai kata benda, dan coba tiru cara mereka.
Dengan mengikuti tips-tips ini, kamu pasti bisa jadi master kata benda. Yuk, mulai dari sekarang dan jadilah penulis atau pembicara yang kece badai!
Sepuluh Kata Benda Penting yang Wajib Kamu Tahu
Kata benda itu bagaikan bata penyusun kalimat. Tanpa kata benda, kalimat kita akan kosong seperti rumah tanpa penghuni. Nah, supaya kamu jago merangkai kalimat, yuk kita bahas sepuluh contoh kata benda beserta keunikannya.
Ada dua jenis kata benda, yaitu kata benda umum dan kata benda khusus. Kata benda umum itu kayak kelompok besar, misalnya "hewan" atau "buah". Sementara kata benda khusus itu kayak anggotanya, misalnya "kucing" atau "apel". Dalam kalimat, kata benda bisa jadi siapa aja: subjek (pelaku), objek (sasaran), atau pelengkap (keterangan).
Kata benda itu seru banget, karena bisa bikin kalimat kita jadi hidup dan penuh makna. Yuk, jangan ragu pakai kata benda sebanyak-banyaknya dalam tulisan dan pembicaraan kamu. Dijamin, gaya bahasa kamu bakal kece badai!