This page looks best with JavaScript enabled

Panduan Kontrasepsi 2016: Rahasia Terungkap untuk Perencanaan Keluarga yang Sukses

 ·  ☕ 13 min read

Topik-topik utama yang dibahas dalam BP3K 2016 meliputi:

  • Jenis-jenis kontrasepsi
  • Cara penggunaan kontrasepsi
  • Efek samping kontrasepsi
  • Konseling kontrasepsi
  • Pelayanan kontrasepsi pada kelompok khusus (remaja, ibu menyusui, dan lain-lain)

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016)

BP3K 2016 adalah panduan penting bagi penyedia layanan kesehatan dan masyarakat umum untuk memahami dan menggunakan kontrasepsi secara efektif. Berikut adalah 9 aspek penting terkait BP3K 2016:

  • Jenis kontrasepsi: Berbagai pilihan kontrasepsi, dari hormonal hingga non-hormonal.
  • Cara penggunaan: Instruksi jelas tentang cara menggunakan setiap jenis kontrasepsi dengan benar.
  • Efek samping: Informasi tentang efek samping potensial dari setiap jenis kontrasepsi. li>
Konseling kontrasepsi: Panduan untuk memberikan konseling kontrasepsi yang komprehensif dan berpusat pada klien. Kelompok khusus: Pertimbangan khusus untuk memberikan pelayanan kontrasepsi pada kelompok populasi tertentu, seperti remaja dan ibu menyusui. Standar medis: Sesuai dengan standar medis terkini untuk memastikan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas. Etika: Menekankan pentingnya etika dalam memberikan pelayanan kontrasepsi, termasuk hak klien untuk memilih dan informed consent. Aksesibilitas: Mempromosikan aksesibilitas terhadap pelayanan kontrasepsi bagi seluruh masyarakat. Kualitas pelayanan: Bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi di Indonesia.

BP3K 2016 adalah sumber daya yang komprehensif dan terkini untuk memberikan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas. Dengan memahami dan menerapkan aspek-aspek penting yang tercantum dalam panduan ini, penyedia layanan kesehatan dapat membantu klien membuat pilihan kontrasepsi yang tepat dan menggunakannya secara efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan meningkatkan kesehatan reproduksi.

Sebagai contoh, panduan ini membahas pentingnya konseling kontrasepsi dalam membantu klien memahami pilihan mereka dan membuat keputusan yang tepat. Panduan ini juga memberikan informasi tentang efek samping potensial dari setiap jenis kontrasepsi, sehingga klien dapat membuat keputusan yang tepat dengan informasi yang cukup.

Jenis kontrasepsi

Jenis Kontrasepsi, Buku Panduan

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) memberikan informasi lengkap tentang berbagai jenis kontrasepsi yang tersedia, baik hormonal maupun non-hormonal. Hal ini sangat penting karena setiap jenis kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta tingkat efektivitas yang berbeda. Dengan memahami berbagai pilihan kontrasepsi, penyedia layanan kesehatan dapat membantu klien memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka.

Sebagai contoh, bagi perempuan yang menginginkan metode kontrasepsi jangka panjang dan efektif, kontrasepsi hormonal seperti pil KB, suntik KB, atau implan bisa menjadi pilihan yang tepat. Sementara itu, bagi perempuan yang tidak ingin menggunakan kontrasepsi hormonal, tersedia pilihan kontrasepsi non-hormonal seperti kondom, diafragma, atau IUD.

Dengan memberikan informasi yang komprehensif tentang jenis-jenis kontrasepsi, BP3K 2016 membantu meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi di Indonesia. Penyedia layanan kesehatan dapat memberikan konseling yang tepat kepada klien, sehingga klien dapat membuat keputusan yang tepat tentang kontrasepsi yang akan digunakan.

Sumber: Buku Pedoman Praktis Pelayanan Kontrasepsi (BP3K) 2016

Cara penggunaan

Cara Penggunaan, Buku Panduan

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) tidak hanya menyediakan informasi tentang berbagai jenis kontrasepsi, tetapi juga memberikan instruksi yang jelas tentang cara menggunakan setiap jenis kontrasepsi dengan benar. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa kontrasepsi digunakan secara efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

  • Petunjuk yang mudah diikuti: BP3K 2016 menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, serta menyediakan petunjuk langkah demi langkah tentang cara menggunakan setiap jenis kontrasepsi. Hal ini membantu penyedia layanan kesehatan dan klien untuk memahami cara menggunakan kontrasepsi dengan benar.
  • Ilustrasi dan gambar: Selain instruksi tertulis, BP3K 2016 juga dilengkapi dengan ilustrasi dan gambar untuk memperjelas cara penggunaan kontrasepsi. Hal ini sangat membantu bagi klien yang lebih mudah memahami informasi visual.
  • Pertimbangan khusus: BP3K 2016 juga membahas pertimbangan khusus untuk menggunakan kontrasepsi pada kelompok populasi tertentu, seperti remaja dan ibu menyusui. Hal ini memastikan bahwa kontrasepsi digunakan dengan aman dan efektif oleh semua klien.

Dengan memberikan instruksi yang jelas tentang cara penggunaan kontrasepsi, BP3K 2016 membantu meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi di Indonesia. Penyedia layanan kesehatan dapat memberikan konseling yang tepat kepada klien, sehingga klien dapat menggunakan kontrasepsi dengan benar dan efektif. Hal ini pada akhirnya akan membantu mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan meningkatkan kesehatan reproduksi.

Efek samping

Efek Samping, Buku Panduan

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) tidak hanya memberikan informasi tentang jenis-jenis kontrasepsi dan cara penggunaannya, tetapi juga berisi informasi penting tentang efek samping potensial dari setiap jenis kontrasepsi. Informasi ini sangat penting untuk membantu klien membuat keputusan yang tepat tentang metode kontrasepsi yang akan digunakan.

BP3K 2016 menyajikan informasi tentang efek samping secara jelas dan komprehensif. Untuk setiap jenis kontrasepsi, BP3K 2016 membahas efek samping yang umum dan jarang terjadi, serta efek samping serius yang memerlukan perhatian medis segera. Informasi ini membantu penyedia layanan kesehatan dan klien untuk memahami potensi risiko dan manfaat dari setiap metode kontrasepsi.

Selain itu, BP3K 2016 juga menekankan pentingnya pemantauan efek samping selama penggunaan kontrasepsi. Penyedia layanan kesehatan diimbau untuk menanyakan klien tentang efek samping yang mereka alami dan memberikan konseling yang tepat untuk mengelola efek samping tersebut.

Dengan menyediakan informasi yang komprehensif tentang efek samping kontrasepsi, BP3K 2016 membantu meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi di Indonesia. Penyedia layanan kesehatan dapat memberikan konseling yang tepat kepada klien, sehingga klien dapat membuat keputusan yang tepat tentang kontrasepsi yang akan digunakan dan menggunakannya dengan aman dan efektif.

Sebagai contoh, seorang klien yang mempertimbangkan untuk menggunakan pil KB mungkin khawatir tentang potensi efek samping seperti mual, sakit kepala, atau perubahan suasana hati. Dengan membaca informasi tentang efek samping pil KB di BP3K 2016, klien dapat memahami bahwa efek samping ini umumnya ringan dan sementara. Hal ini dapat membantu klien untuk merasa lebih percaya diri dalam menggunakan pil KB dan mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

Sumber: Buku Pedoman Praktis Pelayanan Kontrasepsi (BP3K) 2016

Kelompok khusus

Kelompok Khusus, Buku Panduan

Memberikan pelayanan kontrasepsi yang sesuai dan aman bagi remaja dan ibu menyusui membutuhkan pertimbangan khusus. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) memberikan panduan komprehensif tentang cara memberikan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas pada kelompok populasi ini.

  • Remaja

    Remaja memiliki kebutuhan kontrasepsi yang unik, seperti mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. BP3K 2016 memberikan panduan tentang cara memberikan konseling kontrasepsi yang sesuai usia, serta pilihan kontrasepsi yang aman dan efektif untuk remaja.

  • Ibu menyusui

    Ibu menyusui memerlukan metode kontrasepsi yang tidak mengganggu produksi ASI. BP3K 2016 membahas pilihan kontrasepsi yang aman dan efektif untuk ibu menyusui, serta cara memberikan konseling tentang kontrasepsi pascapersalinan.

Dengan mengikuti panduan dalam BP3K 2016, penyedia layanan kesehatan dapat memberikan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas pada kelompok populasi khusus seperti remaja dan ibu menyusui. Hal ini akan membantu mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, mengurangi risiko infeksi menular seksual, dan meningkatkan kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

Standar medis

Standar Medis, Buku Panduan

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) adalah panduan resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang berisi standar medis terkini untuk memberikan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas.

Standar medis ini sangat penting karena memastikan bahwa pelayanan kontrasepsi yang diberikan oleh tenaga kesehatan memenuhi syarat keamanan, efektivitas, dan dapat diterima oleh masyarakat. Standar medis ini mencakup berbagai aspek, di antaranya:

  • Jenis kontrasepsi yang digunakan
  • Cara penggunaan kontrasepsi
  • Efek samping kontrasepsi
  • Konseling kontrasepsi
  • Pelayanan kontrasepsi pada kelompok khusus

Dengan mengikuti standar medis yang tercantum dalam BP3K 2016, tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan klien. Hal ini akan membantu mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, mengurangi angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

Sebagai contoh, standar medis dalam BP3K 2016 merekomendasikan penggunaan kontrasepsi jangka panjang yang efektif, seperti implan atau IUD, sebagai pilihan utama untuk mencegah kehamilan pada wanita yang tidak menginginkan anak lagi.

Standar medis dalam BP3K 2016 juga menekankan pentingnya konseling kontrasepsi yang komprehensif. Tenaga kesehatan harus memberikan informasi yang jelas dan lengkap tentang jenis-jenis kontrasepsi, cara penggunaan, efek samping, dan manfaatnya. Klien juga harus diberi kesempatan untuk bertanya dan mendiskusikan pilihan kontrasepsi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dengan mengikuti standar medis yang tercantum dalam BP3K 2016, tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan klien. Hal ini akan membantu mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, mengurangi angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

Sumber: Buku Pedoman Praktis Pelayanan Kontrasepsi (BP3K) 2016

Etika

Etika, Buku Panduan

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) tidak hanya berisi panduan teknis tentang pelayanan kontrasepsi, tetapi juga menekankan pentingnya etika dalam memberikan pelayanan tersebut. Etika dalam pelayanan kontrasepsi mencakup menghormati hak klien untuk memilih dan memberikan informed consent.

Hak klien untuk memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai mereka sangat dijunjung tinggi dalam BP3K 2016. Tenaga kesehatan tidak boleh memaksa atau memengaruhi klien untuk menggunakan metode kontrasepsi tertentu. Klien harus diberikan informasi yang jelas dan lengkap tentang semua pilihan kontrasepsi yang tersedia, termasuk manfaat, risiko, dan efek sampingnya.

Informed consent adalah prinsip penting lainnya yang ditekankan dalam BP3K 2016. Sebelum menggunakan metode kontrasepsi apa pun, klien harus diberikan informasi yang cukup tentang metode tersebut dan memberikan persetujuannya secara sadar dan sukarela. Persetujuan harus diberikan secara tertulis, dan klien harus memiliki kesempatan untuk bertanya dan mendiskusikan pilihan mereka dengan tenaga kesehatan.

Dengan menjunjung tinggi etika dalam pelayanan kontrasepsi, tenaga kesehatan dapat membantu klien membuat keputusan yang tepat tentang kesehatan reproduksi mereka. Klien akan merasa lebih percaya diri dan puas dengan pilihan kontrasepsi mereka jika mereka merasa dihormati dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

Pada akhirnya, pelayanan kontrasepsi yang etis sangat penting untuk melindungi hak-hak klien dan meningkatkan kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

Sumber: Buku Pedoman Praktis Pelayanan Kontrasepsi (BP3K) 2016

Aksesibilitas

Aksesibilitas, Buku Panduan

Keberadaan Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap pelayanan kontrasepsi bagi seluruh masyarakat. BP3K 2016 menyediakan informasi dan panduan yang komprehensif tentang kontrasepsi, sehingga dapat digunakan oleh tenaga kesehatan dan masyarakat umum untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kontrasepsi.

  • Jangkauan yang Luas
    BP3K 2016 tersedia secara luas dalam bentuk cetak dan elektronik, sehingga dapat diakses oleh tenaga kesehatan dan masyarakat di seluruh Indonesia. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa informasi tentang kontrasepsi dapat menjangkau masyarakat di daerah terpencil dan kurang terlayani.
  • Bahasa yang Mudah Dipahami
    BP3K 2016 ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, sehingga dapat diakses oleh masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan dan sosial ekonomi. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua orang dapat memperoleh informasi dan panduan yang mereka butuhkan tentang kontrasepsi.
  • Informasi yang Akurat dan Terkini
    BP3K 2016 berisi informasi yang akurat dan terkini tentang kontrasepsi, berdasarkan bukti ilmiah terkini. Hal ini sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan informasi yang dapat diandalkan tentang kontrasepsi dan dapat membuat keputusan yang tepat tentang kesehatan reproduksi mereka.
  • Promosi Penggunaan Kontrasepsi
    BP3K 2016 tidak hanya menyediakan informasi tentang kontrasepsi, tetapi juga mempromosikan penggunaan kontrasepsi sebagai bagian dari kesehatan reproduksi yang sehat. Hal ini sangat penting untuk mengurangi angka kehamilan yang tidak diinginkan, mencegah aborsi yang tidak aman, dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Dengan meningkatkan aksesibilitas terhadap informasi dan panduan tentang kontrasepsi, BP3K 2016 berkontribusi pada peningkatan kesehatan reproduksi secara keseluruhan di Indonesia.

Kualitas pelayanan

Kualitas Pelayanan, Buku Panduan

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi di Indonesia. BP3K 2016 berisi panduan komprehensif tentang berbagai aspek pelayanan kontrasepsi, mulai dari jenis kontrasepsi hingga konseling kontrasepsi, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan.

  • Standarisasi Pelayanan
    BP3K 2016 menetapkan standar pelayanan kontrasepsi yang harus diikuti oleh tenaga kesehatan. Standar ini mencakup prosedur pelayanan, penggunaan alat kontrasepsi, dan konseling klien, sehingga kualitas pelayanan kontrasepsi dapat terjaga dan terstandarisasi di seluruh Indonesia.
  • Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Tenaga Kesehatan
    BP3K 2016 menjadi sumber pengetahuan dan referensi yang lengkap bagi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kontrasepsi. Dengan memahami panduan ini, tenaga kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam memberikan konseling kontrasepsi, memilih metode kontrasepsi yang tepat, dan menangani efek samping kontrasepsi.
  • Peningkatan Aksesibilitas Informasi
    BP3K 2016 tersedia secara luas dalam bentuk cetak dan elektronik, sehingga mudah diakses oleh tenaga kesehatan dan masyarakat umum. Hal ini meningkatkan aksesibilitas informasi tentang kontrasepsi dan memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terkini tentang kesehatan reproduksi.
  • Peningkatan Kualitas Konseling Kontrasepsi
    BP3K 2016 menekankan pentingnya konseling kontrasepsi yang komprehensif dan berpusat pada klien. Dengan mengikuti panduan ini, tenaga kesehatan dapat memberikan konseling kontrasepsi yang berkualitas, memberikan informasi yang jelas dan lengkap, serta membantu klien membuat keputusan yang tepat tentang kesehatan reproduksi mereka.

Dengan meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi, BP3K 2016 berkontribusi pada peningkatan kesehatan reproduksi secara keseluruhan di Indonesia. Masyarakat dapat memperoleh akses terhadap pelayanan kontrasepsi yang berkualitas, tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan kontrasepsi yang lebih baik, dan pada akhirnya angka kehamilan yang tidak diinginkan dapat berkurang dan kesehatan ibu dan anak dapat meningkat.

Tanya Jawab Seputar Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) menjadi panduan penting dalam memberikan layanan kontrasepsi yang berkualitas. Untuk memahami isi panduan ini dengan lebih jelas, berikut beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan:

Pertanyaan 1: Apa saja jenis kontrasepsi yang dibahas dalam BP3K 2016?
BP3K 2016 membahas berbagai jenis kontrasepsi, mulai dari kontrasepsi hormonal (pil KB, suntik KB, implan) hingga kontrasepsi non-hormonal (kondom, diafragma, IUD).Pertanyaan 2: Bagaimana cara menggunakan kontrasepsi dengan benar?
BP3K 2016 memberikan petunjuk yang jelas dan mudah diikuti tentang cara penggunaan setiap jenis kontrasepsi. Termasuk cara penyimpanan, pemasangan, dan penggunaan yang benar.Pertanyaan 3: Apa saja efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan kontrasepsi?
BP3K 2016 membahas efek samping potensial dari setiap jenis kontrasepsi, baik yang umum maupun yang jarang terjadi. Hal ini membantu pengguna memahami risiko dan manfaat dari setiap metode.Pertanyaan 4: Apakah BP3K 2016 memberikan panduan khusus untuk kelompok tertentu?
Ya, BP3K 2016 membahas pertimbangan khusus untuk memberikan layanan kontrasepsi pada kelompok tertentu, seperti remaja, ibu menyusui, dan penderita penyakit tertentu.Pertanyaan 5: Bagaimana BP3K 2016 meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi?
BP3K 2016 menetapkan standar pelayanan kontrasepsi yang harus diikuti, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan, serta memberikan aksesibilitas informasi yang lebih luas.Pertanyaan 6: Di mana saya bisa mendapatkan BP3K 2016?
BP3K 2016 tersedia dalam bentuk cetak dan elektronik di berbagai institusi kesehatan, perpustakaan, dan situs web resmi Kementerian Kesehatan.

Dengan memahami BP3K 2016, tenaga kesehatan dan masyarakat dapat memperoleh informasi yang komprehensif dan akurat tentang kontrasepsi. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan kontrasepsi dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan di Indonesia.

Sumber: Buku Pedoman Praktis Pelayanan Kontrasepsi (BP3K) 2016

Tips Memahami "Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016"

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) adalah sumber informasi yang sangat bermanfaat untuk memahami kontrasepsi dan penggunaannya. Berikut beberapa tips untuk membantumu memahami isi buku ini:

Tip 1: Bacalah secara sistematis
BP3K 2016 terdiri dari beberapa bab yang membahas topik yang berbeda. Mulailah dengan membaca bab pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum, lalu lanjutkan ke bab-bab selanjutnya secara berurutan. Hal ini akan membantumu memahami konsep dasar kontrasepsi secara bertahap.

Tip 2: Manfaatkan indeks
BP3K 2016 memiliki indeks yang komprehensif. Jika kamu ingin mencari informasi tertentu, gunakan indeks untuk menemukan bab atau halaman yang relevan. Ini akan menghemat banyak waktu dan membantumu menemukan informasi yang kamu butuhkan dengan cepat.

Tip 3: Perhatikan contoh dan ilustrasi
BP3K 2016 berisi banyak contoh dan ilustrasi yang membantu menjelaskan konsep yang kompleks. Pastikan untuk memperhatikan bagian-bagian ini karena dapat membantumu memahami materi dengan lebih baik.

Tip 4: Tandai bagian penting
Saat kamu membaca, tandai bagian-bagian penting atau informasi yang ingin kamu ingat. Hal ini akan memudahkanmu untuk meninjau materi nanti ketika kamu membutuhkannya.

Tip 5: Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan
Jika kamu memiliki pertanyaan atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut tentang isi BP3K 2016, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan. Mereka dapat memberikan informasi tambahan dan membantumu memahami konsep yang sulit.

Dengan mengikuti tips-tips ini, kamu dapat memahami isi BP3K 2016 dengan lebih mudah dan meningkatkan pengetahuanmu tentang kontrasepsi. Ingat, memahami kontrasepsi sangat penting untuk kesehatan reproduksi dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Semoga bermanfaat!

Panduan Lengkap Kontrasepsi

Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016

Mau tahu seluk beluk kontrasepsi? Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi 2016 (BP3K 2016) punya jawabannya! Buku ini bagaikan kamus lengkap seputar kontrasepsi, mulai dari jenis-jenisnya, cara pakai, sampai efek samping yang mungkin terjadi.

Dengan memahami isi BP3K 2016, kamu bisa merencanakan keluarga dengan lebih baik. Kontrasepsi bukan lagi hal yang tabu atau menakutkan, tapi justru jadi sahabat yang menjaga kesehatan dan masa depanmu. Yuk, baca dan pahami BP3K 2016 untuk masa depan reproduksi yang sehat!

Images References

Images References, Buku Panduan
Share on