This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Nasi Pulen: Trik Menanak Nasi di Kompor Terungkap!

 ·  ☕ 17 min read
  • Mudah dilakukan
  • Tidak memerlukan peralatan khusus
  • Hemat energi

Selain itu, menanak nasi di kompor juga memiliki sejarah yang panjang di Indonesia. Cara ini sudah digunakan sejak zaman dahulu kala, dan hingga saat ini masih menjadi cara yang paling populer untuk memasak nasi.

Untuk menanak nasi di kompor, diperlukan beberapa bahan dan peralatan, di antaranya:

  • Beras
  • Air
  • Kompor
  • Panci

Cara menanak nasi di kompor sangat mudah. Pertama, beras dicuci bersih dan direndam dalam air selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu, beras dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan air dengan perbandingan 1:2 (1 gelas beras : 2 gelas air). Panci kemudian diletakkan di atas kompor dan dipanaskan dengan api sedang. Setelah air mendidih, api dikecilkan dan nasi dimasak selama kurang lebih 15 menit atau hingga airnya habis.

Setelah nasi matang, kompor dimatikan dan nasi dibiarkan dalam panci selama kurang lebih 10 menit agar matang sempurna. Setelah itu, nasi siap disajikan.

Cara Menanak Nasi di Kompor

Menanak nasi di kompor adalah salah satu cara memasak nasi yang paling umum di Indonesia. Cara ini terbilang mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus. Selain itu, menanak nasi di kompor juga memiliki beberapa keunggulan, di antaranya:

  • Hemat energi
  • Mudah dilakukan
  • Tidak memerlukan peralatan khusus
  • Hasil nasi pulen dan enak
  • Aroma nasi lebih harum
  • Tekstur nasi lebih lembut
  • Warna nasi lebih putih
  • Nasi lebih tahan lama
  • Lebih sehat

Untuk menanak nasi di kompor, diperlukan beberapa bahan dan peralatan, di antaranya:

  • Beras
  • Air
  • Kompor
  • Panci

Cara menanak nasi di kompor sangat mudah. Pertama, beras dicuci bersih dan direndam dalam air selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu, beras dimasukkan ke dalam panci dan ditambahkan air dengan perbandingan 1:2 (1 gelas beras : 2 gelas air). Panci kemudian diletakkan di atas kompor dan dipanaskan dengan api sedang. Setelah air mendidih, api dikecilkan dan nasi dimasak selama kurang lebih 15 menit atau hingga airnya habis.

Setelah nasi matang, kompor dimatikan dan nasi dibiarkan dalam panci selama kurang lebih 10 menit agar matang sempurna. Setelah itu, nasi siap disajikan.

Menanak nasi di kompor adalah cara yang mudah dan praktis untuk mendapatkan nasi yang pulen dan enak. Cara ini juga lebih sehat karena tidak menggunakan minyak atau mentega.

Hemat Energi

Hemat Energi, Info News

Salah satu keunggulan menanak nasi di kompor adalah hemat energi. Dibandingkan dengan menanak nasi menggunakan rice cooker, menanak nasi di kompor membutuhkan energi yang lebih sedikit.

Hal ini karena rice cooker menggunakan energi listrik untuk memasak nasi, sedangkan kompor menggunakan gas atau minyak tanah. Energi listrik lebih mahal dibandingkan dengan gas atau minyak tanah. Selain itu, rice cooker juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memasak nasi dibandingkan dengan kompor.

Dengan demikian, menanak nasi di kompor merupakan cara yang lebih hemat energi dibandingkan dengan menggunakan rice cooker.

Sumber: Cara Hemat Energi Saat Memasak Nasi

Mudah dilakukan

Mudah Dilakukan, Info News

Memasak nasi di kompor itu mudah dilakukan. Siapa saja bisa melakukannya, bahkan yang belum pernah memasak sekalipun.

  • Tidak perlu keahlian khusus
    Memasak nasi di kompor tidak memerlukan keahlian khusus. Yang penting takaran air dan berasnya pas, nasi pasti akan matang dengan baik.
  • Alat dan bahannya mudah didapat
    Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk memasak nasi di kompor sangat mudah didapat. Yang pasti ada di setiap dapur.
  • Tidak perlu waktu lama
    Memasak nasi di kompor tidak perlu waktu lama. Hanya butuh sekitar 20 menit, nasi sudah matang dan siap disantap.
  • Bisa dilakukan di mana saja
    Memasak nasi di kompor bisa dilakukan di mana saja, asalkan ada kompor dan panci. Jadi, kamu bisa memasak nasi di rumah, di kosan, atau bahkan saat berkemah.

Dengan segala kemudahannya, memasak nasi di kompor menjadi pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin makan nasi pulen dan enak tanpa ribet.

Tidak memerlukan peralatan khusus

Tidak Memerlukan Peralatan Khusus, Info News

Salah satu kelebihan menanak nasi di kompor adalah tidak memerlukan peralatan khusus. Artinya, kamu bisa menanak nasi di kompor apa saja, baik kompor gas, kompor minyak, maupun kompor listrik. Selain itu, kamu juga tidak memerlukan alat-alat khusus seperti takaran beras atau sendok nasi. Cukup gunakan alat-alat yang biasa kamu gunakan untuk memasak sehari-hari, seperti gelas, sendok, dan garpu.

Hal ini tentu sangat memudahkan, terutama bagi kamu yang tinggal di tempat yang sederhana atau tidak memiliki banyak peralatan masak. Dengan tidak memerlukan peralatan khusus, kamu tetap bisa menanak nasi dengan mudah dan praktis.

Selain itu, tidak memerlukan peralatan khusus juga membuat cara menanak nasi di kompor menjadi lebih fleksibel. Kamu bisa menanak nasi di mana saja, kapan saja, asalkan ada kompor dan panci. Hal ini sangat berguna, misalnya ketika kamu sedang berkemah atau sedang berada di tempat yang tidak memiliki peralatan masak yang lengkap.

Jadi, tidak memerlukan peralatan khusus merupakan salah satu kelebihan utama cara menanak nasi di kompor. Hal ini membuat cara menanak nasi di kompor menjadi mudah, praktis, dan fleksibel.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Hasil nasi pulen dan enak

Hasil Nasi Pulen Dan Enak, Info News

Siapa yang tidak suka nasi pulen dan enak? Nasi pulen dan enak menjadi salah satu syarat mutlak untuk menikmati hidangan dengan lahap. Ternyata, cara menanak nasi di kompor sangat berpengaruh pada hasil nasi yang pulen dan enak.

  • Tekstur Pulen
    Tekstur pulen pada nasi berasal dari kandungan amilosa dan amilopektin dalam beras. Amilosa adalah pati yang tidak mudah menyerap air, sedangkan amilopektin adalah pati yang mudah menyerap air. Perbandingan yang pas antara amilosa dan amilopektin akan menghasilkan nasi yang pulen.
  • Aroma Harum
    Aroma harum pada nasi berasal dari senyawa volatil yang terbentuk selama proses pemasakan. Senyawa volatil ini terbentuk dari reaksi antara gula dan asam amino dalam beras. Menanak nasi di kompor dengan api sedang dan waktu yang pas akan menghasilkan aroma nasi yang lebih harum.
  • Warna Putih Bersih
    Warna putih bersih pada nasi menunjukkan bahwa nasi tersebut tidak overcook. Menanak nasi di kompor dengan api yang terlalu besar atau waktu yang terlalu lama akan membuat nasi menjadi kekuningan atau bahkan kecoklatan.
  • Rasa Gurih
    Rasa gurih pada nasi berasal dari kandungan mineral dan vitamin dalam beras. Menanak nasi di kompor dengan air yang cukup akan membuat mineral dan vitamin tersebut larut ke dalam nasi, sehingga menghasilkan rasa nasi yang lebih gurih.

Jadi, cara menanak nasi di kompor yang tepat sangat penting untuk menghasilkan nasi pulen dan enak. Dengan memperhatikan beberapa tips di atas, kamu bisa memasak nasi pulen dan enak dengan mudah di rumah.

Aroma nasi lebih harum

Aroma Nasi Lebih Harum, Info News

Siapa yang tidak suka nasi dengan aroma yang harum? Aroma harum pada nasi dapat menggugah selera makan dan membuat nasi terasa lebih nikmat. Cara menanak nasi di kompor sangat berpengaruh pada aroma nasi yang dihasilkan.

Aroma harum pada nasi berasal dari senyawa volatil yang terbentuk selama proses pemasakan. Senyawa volatil ini terbentuk dari reaksi antara gula dan asam amino dalam beras. Menanak nasi di kompor dengan api sedang dan waktu yang pas dapat menghasilkan aroma nasi yang lebih harum.

Selain itu, jenis beras yang digunakan juga dapat mempengaruhi aroma nasi. Beras pera memiliki aroma yang lebih harum dibandingkan dengan beras pulen. Hal ini karena beras pera mengandung lebih banyak senyawa volatil. Untuk mendapatkan nasi dengan aroma yang lebih harum, kamu bisa menggunakan campuran beras pera dan beras pulen.

Cara menanak nasi di kompor yang benar dapat menghasilkan nasi dengan aroma yang harum dan menggugah selera. Berikut adalah tips untuk menanak nasi di kompor dengan aroma yang lebih harum:

  • Gunakan beras pera atau campuran beras pera dan beras pulen.
  • Tanak nasi dengan api sedang.
  • Masak nasi hingga airnya habis.
  • Setelah nasi matang, biarkan nasi dalam panci selama 10-15 menit sebelum diaduk.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa memasak nasi dengan aroma yang harum dan menggugah selera.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Tekstur nasi lebih lembut

Tekstur Nasi Lebih Lembut, Info News

Bagi sebagian orang, tekstur nasi yang lebih lembut menjadi salah satu faktor penting dalam menikmati nasi. Tekstur nasi yang lembut membuat nasi lebih mudah dikunyah dan ditelan, sehingga cocok untuk segala usia, termasuk anak-anak dan orang tua.

Cara menanak nasi di kompor sangat berpengaruh pada tekstur nasi yang dihasilkan. Berikut adalah beberapa tips untuk menanak nasi dengan tekstur yang lebih lembut:

  • Gunakan beras pulen. Beras pulen memiliki kandungan amilopektin yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan nasi yang lebih lembut dan pulen.
  • Rendam beras sebelum dimasak. Merendam beras sebelum dimasak dapat membantu beras menyerap air lebih banyak, sehingga menghasilkan nasi yang lebih lembut.
  • Tambahkan sedikit garam ke dalam air beras. Garam dapat membantu mengikat pati dalam beras, sehingga menghasilkan nasi yang lebih lembut.
  • Masak nasi dengan api kecil. Memasak nasi dengan api besar dapat membuat nasi menjadi keras.
  • Setelah nasi matang, biarkan nasi dalam panci selama 10-15 menit sebelum diaduk. Hal ini dapat membantu nasi menyerap sisa air dan menjadi lebih lembut.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa memasak nasi dengan tekstur yang lebih lembut dan pulen. Nasi yang lebih lembut tidak hanya lebih enak dimakan, tetapi juga lebih mudah dicerna.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Warna nasi lebih putih

Warna Nasi Lebih Putih, Info News

Warna nasi yang lebih putih menjadi salah satu indikator bahwa nasi tersebut dimasak dengan baik. Nasi yang berwarna putih bersih menunjukkan bahwa nasi tersebut tidak overcook atau kurang matang. Warna putih pada nasi berasal dari amilosa, yaitu pati yang tidak mudah menyerap air. Semakin tinggi kandungan amilosa dalam beras, semakin putih warna nasinya.

Cara menanak nasi di kompor sangat berpengaruh pada warna nasi yang dihasilkan. Jika nasi dimasak dengan api yang terlalu besar atau waktu yang terlalu lama, nasi akan menjadi kekuningan atau bahkan kecoklatan. Hal ini karena panas yang berlebihan dapat merusak pati dalam beras dan menghasilkan warna yang tidak putih.

Selain itu, jenis beras yang digunakan juga dapat mempengaruhi warna nasi. Beras pera memiliki kandungan amilosa yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras pulen, sehingga menghasilkan nasi yang lebih putih. Untuk mendapatkan nasi dengan warna yang lebih putih, kamu bisa menggunakan campuran beras pera dan beras pulen.

Jadi, cara menanak nasi di kompor yang tepat dapat menghasilkan nasi dengan warna putih bersih yang menunjukkan bahwa nasi tersebut dimasak dengan baik.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Nasi lebih tahan lama

Nasi Lebih Tahan Lama, Info News

Salah satu kelebihan menanak nasi di kompor adalah nasi lebih tahan lama. Nasi yang dimasak dengan cara ini bisa bertahan hingga 2-3 hari di suhu ruang tanpa basi. Hal ini karena cara menanak nasi di kompor menghasilkan nasi yang lebih kering dan tidak mengandung banyak air. Nasi yang kering akan lebih sulit ditumbuhi bakteri, sehingga lebih awet.

Selain itu, menanak nasi di kompor juga dapat mengontrol kadar air dalam nasi. Jika nasi dimasak dengan air yang terlalu banyak, nasi akan menjadi lembek dan cepat basi. Sebaliknya, jika nasi dimasak dengan air yang terlalu sedikit, nasi akan menjadi keras dan tidak enak dimakan. Dengan menanak nasi di kompor, kamu bisa mengatur kadar air dengan lebih baik, sehingga menghasilkan nasi yang pulen dan tahan lama.

Nasi yang tahan lama sangat penting, terutama bagi masyarakat yang sibuk dan tidak sempat memasak nasi setiap hari. Dengan menanak nasi di kompor, kamu bisa memasak nasi dalam jumlah banyak sekaligus dan menyimpannya untuk dimakan nanti.

Jadi, cara menanak nasi di kompor tidak hanya menghasilkan nasi yang pulen dan enak, tetapi juga nasi yang lebih tahan lama. Hal ini tentu sangat menguntungkan, terutama bagi masyarakat yang sibuk dan tidak sempat memasak nasi setiap hari.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Lebih sehat

Lebih Sehat, Info News

Menanak nasi di kompor juga lebih sehat dibandingkan dengan menggunakan rice cooker. Hal ini karena menanak nasi di kompor tidak menggunakan minyak atau mentega, sehingga nasi yang dihasilkan lebih rendah lemak dan kalori. Selain itu, menanak nasi di kompor dengan api sedang dapat mempertahankan lebih banyak nutrisi dalam beras, seperti vitamin B1, B2, dan niasin.

  • Kadar gula darah lebih rendah
    Menanak nasi di kompor dengan api sedang dan waktu yang tepat dapat menghasilkan nasi dengan indeks glikemik yang lebih rendah. Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula darah. Nasi dengan indeks glikemik yang lebih rendah lebih baik untuk penderita diabetes atau mereka yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.
  • Lebih banyak serat
    Menanak nasi di kompor dengan air yang cukup dapat membantu mempertahankan lebih banyak serat dalam beras. Serat penting untuk kesehatan pencernaan dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
  • Lebih sedikit arsenik
    Arsenik adalah unsur beracun yang dapat ditemukan dalam beras. Menanak nasi di kompor dengan air yang banyak dapat membantu mengurangi kadar arsenik dalam nasi.
  • Bebas BPA
    Rice cooker biasanya terbuat dari plastik yang mengandung BPA (Bisphenol A). BPA adalah bahan kimia berbahaya yang dapat mengganggu sistem endokrin tubuh. Menanak nasi di kompor dengan panci antilengket dapat menghindari paparan BPA.

Dengan demikian, cara menanak nasi di kompor tidak hanya menghasilkan nasi yang pulen dan enak, tetapi juga nasi yang lebih sehat. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita.

Beras

Beras, Info News

Beras merupakan bahan utama dalam cara menanak nasi di kompor. Jenis beras yang digunakan akan sangat memengaruhi hasil nasi yang dimasak. Ada berbagai jenis beras yang tersedia di pasaran, masing-masing dengan karakteristik dan keunggulannya sendiri.

  • Beras Putih

    Beras putih adalah jenis beras yang paling umum digunakan. Beras ini memiliki tekstur yang pulen dan warna yang putih bersih. Beras putih juga mudah diolah dan cocok untuk berbagai jenis masakan.


  • Beras Merah

    Beras merah memiliki warna merah kecokelatan dan tekstur yang lebih kenyal dibandingkan beras putih. Beras merah kaya akan serat dan nutrisi, menjadikannya pilihan yang lebih sehat.


  • Beras Basmati

    Beras basmati adalah jenis beras yang berasal dari India. Beras ini memiliki bulir yang panjang dan ramping, serta aroma yang harum. Beras basmati sangat cocok untuk membuat nasi biryani dan pilaf.


  • Beras Ketan

    Beras ketan memiliki tekstur yang lengket dan agak keras. Beras ini biasanya digunakan untuk membuat makanan tradisional seperti ketupat, lepet, dan dodol.

Pemilihan jenis beras yang tepat akan sangat memengaruhi hasil nasi yang dimasak. Untuk cara menanak nasi di kompor, beras putih dan beras merah merupakan pilihan yang paling umum digunakan. Kedua jenis beras ini memiliki karakteristik yang cocok untuk dimasak dengan cara diaron, yaitu direbus dalam air mendidih hingga matang.

Selain jenis beras, kualitas beras juga sangat penting. Beras yang berkualitas baik akan menghasilkan nasi yang pulen, enak, dan tidak mudah basi. Sebaliknya, beras yang berkualitas buruk akan menghasilkan nasi yang keras, lembek, atau bahkan pahit.

Air

Air, Info News

Dalam cara menanak nasi di kompor, air merupakan komponen yang sangat penting. Air berfungsi sebagai medium pemanas untuk memasak beras dan menjadi bagian dari nasi yang matang.

Jumlah air yang digunakan sangat memengaruhi hasil nasi yang dimasak. Jika air terlalu sedikit, nasi akan menjadi keras dan tidak matang sempurna. Sebaliknya, jika air terlalu banyak, nasi akan menjadi lembek dan berair.

Takaran air yang ideal untuk menanak nasi adalah 1:2. Artinya, untuk setiap 1 gelas beras, dibutuhkan 2 gelas air. Takaran ini dapat disesuaikan sedikit tergantung jenis beras yang digunakan. Beras pera membutuhkan air yang lebih banyak dibandingkan beras pulen.

Selain jumlah air, kualitas air juga memengaruhi hasil nasi yang dimasak. Air yang bersih dan tidak mengandung kapur akan menghasilkan nasi yang lebih pulen dan enak. Sebaliknya, air yang keruh atau mengandung kapur dapat membuat nasi menjadi keras dan tidak enak.

Jadi, dalam cara menanak nasi di kompor, air memiliki peran yang sangat penting. Takaran dan kualitas air yang tepat akan menghasilkan nasi yang pulen, enak, dan tidak mudah basi.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Kompor

Kompor, Info News

Kompor merupakan alat masak yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk menanak nasi. Cara menanak nasi di kompor sudah menjadi tradisi yang turun-temurun di Indonesia. Hampir setiap rumah tangga di Indonesia memiliki kompor untuk memasak nasi.

Ada berbagai jenis kompor yang tersedia di pasaran, mulai dari kompor gas, kompor minyak, hingga kompor listrik. Namun, yang paling banyak digunakan untuk menanak nasi adalah kompor gas. Kompor gas dipilih karena praktis, mudah digunakan, dan harganya relatif terjangkau.

Kompor memiliki peran yang sangat penting dalam cara menanak nasi di kompor. Kompor berfungsi sebagai sumber panas untuk memasak beras. Tanpa kompor, nasi tidak akan bisa matang dengan sempurna.

Selain itu, kompor juga memengaruhi hasil nasi yang dimasak. Kompor yang bagus akan menghasilkan nasi yang pulen dan enak. Sebaliknya, kompor yang kurang bagus akan menghasilkan nasi yang keras atau lembek.

Jadi, memilih kompor yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menanak nasi di kompor. Kompor yang bagus akan membuat nasi menjadi lebih pulen, enak, dan tidak mudah basi.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Panci

Panci, Info News

Dalam cara menanak nasi di kompor, panci merupakan peralatan masak yang sangat penting. Panci berfungsi sebagai wadah untuk memasak beras dan air. Pemilihan panci yang tepat akan sangat memengaruhi hasil nasi yang dimasak.

  • Jenis Panci

    Ada berbagai jenis panci yang bisa digunakan untuk menanak nasi di kompor, seperti panci aluminium, panci stainless steel, dan panci keramik. Setiap jenis panci memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Panci aluminium ringan dan cepat panas, namun mudah penyok. Panci stainless steel lebih awet dan tidak mudah berkarat, namun harganya lebih mahal. Panci keramik anti lengket dan mudah dibersihkan, namun mudah retak.

  • Ukuran Panci

    Ukuran panci harus disesuaikan dengan jumlah beras yang akan dimasak. Jika panci terlalu kecil, nasi akan mudah meluap saat mendidih. Sebaliknya, jika panci terlalu besar, nasi akan matang tidak merata.

  • Bentuk Panci

    Bentuk panci juga memengaruhi hasil nasi yang dimasak. Panci dengan dasar yang lebar akan membuat nasi matang lebih merata. Selain itu, panci dengan tutup yang rapat akan membuat nasi lebih pulen.

  • Bahan Panci

    Bahan panci juga harus diperhatikan. Panci yang terbuat dari bahan yang aman untuk makanan, seperti aluminium, stainless steel, atau keramik, tidak akan mengeluarkan zat berbahaya ke dalam nasi.

Jadi, memilih panci yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menanak nasi di kompor. Panci yang bagus akan membuat nasi menjadi lebih pulen, enak, dan tidak mudah basi.

Seputar Cara Menanak Nasi di Kompor

Penasaran dengan seluk beluk menanak nasi di kompor? Simak pertanyaan-pertanyaan berikut yang bakal mengupas tuntas hal ini.

Pertanyaan 1: Apa jenis beras terbaik untuk dimasak di kompor?

Nasi pulen dan pera punya kelebihan masing-masing. Kalau suka nasi pulen, pilih beras jenis IR 64 atau Pandan Wangi. Sementara untuk nasi pera, bisa pakai beras jenis Ramos atau Rojo Lele.

Pertanyaan 2: Berapa takaran air yang pas untuk menanak nasi?

Takaran air yang ideal adalah 1:1,5. Jadi, untuk setiap 1 gelas beras, tambahkan 1,5 gelas air.

Pertanyaan 3: Kenapa nasi cepat basi saat dimasak di kompor?

Salah satu penyebabnya adalah penggunaan air yang terlalu banyak. Pastikan takaran air pas dan jangan buka tutup panci terlalu sering saat memasak.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara membuat nasi tidak lengket di panci?

Sebelum memasak, rendam beras dalam air selama 30 menit. Setelah itu, bilas bersih dan tiriskan. Panci yang digunakan juga harus dalam keadaan bersih dan tidak lengket.

Pertanyaan 5: Bolehkah menanak nasi dengan air dingin?

Boleh saja, tapi akan butuh waktu lebih lama untuk matang. Menanak nasi dengan air panas akan membuat nasi lebih cepat matang dan pulen.

Pertanyaan 6: Kenapa nasi menjadi kuning saat dimasak di kompor?

Warna kuning pada nasi biasanya disebabkan oleh penggunaan api yang terlalu besar atau memasak nasi terlalu lama. Atur api sedang dan masak nasi sesuai waktu yang dianjurkan.

Nah, itu dia jawaban atas beberapa pertanyaan umum seputar cara menanak nasi di kompor. Dengan mengikuti tips yang tepat, kamu bisa menyajikan nasi pulen dan lezat setiap saat.

Sumber: Cara Memasak Nasi di Kompor

Tips Menanak Nasi Pulen di Kompor

Menanak nasi di kompor itu gampang, tapi butuh trik khusus biar hasilnya pulen dan nggak lembek. Ikuti tips berikut ini, ya!

Tip 1: Pilih Beras yang Tepat
Jenis beras mempengaruhi hasil nasi. Untuk nasi pulen, pilih beras IR 64 atau Pandan Wangi yang punya kadar amilopektin tinggi.

Tip 2: Takar Air dengan Pas
Perbandingan air dan beras yang pas adalah 1:1,5. Jadi, untuk 1 gelas beras, tambahkan 1,5 gelas air.

Tip 3: Rendam Beras Sebelum Dimasak
Merendam beras selama 30 menit sebelum dimasak bikin nasi lebih pulen karena pati dalam beras menyerap air.

Tip 4: Gunakan Panci yang Tepat
Pilih panci yang nggak lengket dan memiliki dasar yang lebar agar panas merata.

Tip 5: Atur Api dengan Benar
Pakai api sedang saat memasak nasi. Api yang terlalu besar bikin nasi cepat gosong dan kuning.

Tip 6: Jangan Sering Buka Tutup Panci
Buka tutup panci hanya saat ingin mengaduk atau mengecek kematangan nasi. Terlalu sering buka tutup bikin uap panas keluar dan nasi jadi pera.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menyajikan nasi pulen dan lezat setiap saat. Selamat mencoba!

Menanak Nasi Pulen ala Emak-Emak

Sepiring nasi putih pulen mengepul

Menanak nasi di kompor itu gampang, tapi butuh trik khusus biar hasilnya pulen kayak buatan emak-emak. Rahasianya ada di takaran air, jenis beras, dan kesabaran saat memasak.

Pertama, pilih beras yang pulen seperti IR 64 atau Pandan Wangi. Lalu, takar air dengan benar, yaitu 1,5 gelas air untuk setiap 1 gelas beras. Jangan lupa rendam beras selama 30 menit sebelum dimasak. Ini bikin nasi lebih pulen karena pati dalam beras menyerap air.

Setelah itu, masak nasi dengan api sedang. Jangan sering buka tutup panci karena bisa membuat nasi pera. Tunggu sampai airnya habis dan nasi matang sempurna. Hasilnya, nasi pulen dan lezat siap disantap.

Jadi, jangan takut masak nasi di kompor. Dengan mengikuti trik-trik di atas, kamu bisa jadi juru masak handal yang bisa bikin nasi pulen ala emak-emak.

Images References

Images References, Info News
Share on