This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Menanam Alpukat dalam Pot: Hasil Lezat dari Kebun Sendiri

 ·  ☕ 14 min read

Untuk menanam alpukat dalam pot, ada beberapa langkah yang perlu diikuti. Pertama, pilih bibit alpukat unggul yang sehat dan bebas penyakit. Kedua, siapkan pot atau polybag berukuran minimal 50 cm dengan lubang drainase yang cukup. Ketiga, gunakan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi. Keempat, tanam bibit alpukat sedalam 10-15 cm dan padatkan tanah di sekitar tanaman. Terakhir, siram tanaman secara teratur dan beri pupuk sesuai kebutuhan.

Cara Menanam Alpukat dalam Pot

Menanam alpukat dalam pot adalah cara yang mudah dan praktis untuk menanam alpukat di lahan terbatas. Berikut adalah 8 aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menanam alpukat dalam pot:

  • Pemilihan bibit: Pilih bibit alpukat yang unggul dan bebas penyakit.
  • Ukuran pot: Gunakan pot berukuran minimal 50 cm dengan lubang drainase yang cukup.
  • Media tanam: Gunakan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.
  • Penanaman: Tanam bibit alpukat sedalam 10-15 cm dan padatkan tanah di sekitar tanaman.
  • Penyiraman: Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
  • Pemupukan: Beri pupuk sesuai kebutuhan tanaman, terutama pupuk yang mengandung nitrogen dan fosfor.
  • Pemangkasan: Pangkas cabang-cabang yang tumbuh tidak teratur untuk menjaga bentuk tanaman.
  • Pengendalian hama dan penyakit: Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara rutin untuk menjaga kesehatan tanaman.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam alpukat dalam pot dengan baik dan mendapatkan hasil panen yang optimal. Alpukat dalam pot dapat menjadi sumber buah alpukat yang segar dan sehat untuk keluarga Anda.

Selain itu, menanam alpukat dalam pot juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Anda dapat belajar tentang tanaman dan alam, sekaligus menikmati hasil panen Anda sendiri.

Pemilihan bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanams

Memilih bibit alpukat yang unggul dan bebas penyakit adalah langkah awal yang sangat penting dalam cara menanam alpukat dalam pot. Bibit yang baik akan menentukan pertumbuhan dan produktivitas tanaman alpukat nantinya. Bibit yang unggul biasanya berasal dari pohon induk yang sehat dan berbuah lebat. Bibit juga harus bebas dari hama dan penyakit agar tidak mudah terserang penyakit saat ditanam.

  • Asal bibit
    Bibit alpukat yang baik berasal dari sumber yang terpercaya, seperti petani atau pembibit alpukat yang berpengalaman. Hindari membeli bibit dari sumber yang tidak jelas atau tidak memiliki reputasi baik.

  • Varietas bibit
    Pilih varietas alpukat yang cocok untuk ditanam di pot. Beberapa varietas alpukat yang populer untuk ditanam dalam pot antara lain alpukat mentega, alpukat hass, dan alpukat reed.

  • Kesehatan bibit
    Bibit alpukat yang sehat memiliki batang yang kokoh, daun yang hijau dan segar, serta bebas dari hama dan penyakit. Bibit yang layu, daunnya menguning, atau terdapat bercak-bercak pada batang atau daun sebaiknya tidak dipilih.

  • Ukuran bibit
    Bibit alpukat yang siap tanam dalam pot biasanya berukuran sekitar 30-50 cm. Bibit yang terlalu kecil atau terlalu besar kurang cocok untuk ditanam dalam pot.

Pemilihan bibit alpukat yang unggul dan bebas penyakit sangat penting untuk keberhasilan cara menanam alpukat dalam pot. Bibit yang baik akan tumbuh dengan baik dan berbuah lebat, sehingga Anda dapat menikmati buah alpukat segar dari hasil tanaman sendiri.

Ukuran pot

Ukuran Pot, Cara Menanams

Ukuran pot sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman alpukat dalam pot. Pot yang terlalu kecil akan membatasi ruang gerak akar tanaman, sehingga pertumbuhan tanaman akan terhambat. Selain itu, pot yang terlalu kecil juga akan cepat kering, sehingga tanaman perlu disiram lebih sering.

  • Pengaruh ukuran pot pada pertumbuhan akar
    Pot yang berukuran minimal 50 cm memberikan ruang yang cukup bagi akar tanaman alpukat untuk berkembang dan mencari nutrisi. Akar yang sehat dan kuat akan mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat dan produktif.

  • Pengaruh ukuran pot pada kelembaban tanah
    Pot yang berukuran besar akan lebih mampu menahan kelembaban tanah dibandingkan pot yang berukuran kecil. Hal ini penting untuk tanaman alpukat yang membutuhkan tanah yang lembab tetapi tidak becek.

  • Pengaruh ukuran pot pada stabilitas tanaman
    Pot yang berukuran besar akan lebih stabil dan tidak mudah terguling, sehingga tanaman alpukat akan lebih aman dari angin kencang atau tersenggol.

  • Pengaruh lubang drainase pada kesehatan tanaman
    Lubang drainase pada pot berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan air dari dalam pot. Lubang drainase yang cukup akan mencegah terjadinya genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar.

Dengan menggunakan pot berukuran minimal 50 cm dengan lubang drainase yang cukup, Anda dapat memastikan bahwa tanaman alpukat dalam pot Anda memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh, kelembaban tanah yang optimal, dan terhindar dari masalah genangan air. Semua faktor ini akan mendukung pertumbuhan tanaman alpukat yang sehat dan produktif, sehingga Anda dapat menikmati buah alpukat segar dari hasil tanaman sendiri.

Media Tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam alpukat dalam pot, media tanam memegang peranan yang sangat penting. Media tanam yang subur dan gembur akan menyediakan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan akar tanaman alpukat. Hal ini karena media tanam yang subur mengandung banyak unsur hara yang dibutuhkan tanaman, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Sementara itu, media tanam yang gembur akan memudahkan akar tanaman untuk berkembang dan mencari nutrisi. Ada beberapa jenis media tanam yang bisa digunakan untuk menanam alpukat dalam pot, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.

Tanah merupakan komponen utama media tanam yang berfungsi sebagai tempat berdirinya tanaman dan penyedia unsur hara. Pupuk kandang berfungsi sebagai sumber unsur hara organik yang dapat menyuburkan tanah dan memperbaiki struktur tanah. Sementara itu, sekam padi berfungsi sebagai bahan pencampur yang dapat membuat media tanam menjadi lebih gembur dan porous. Ketiga bahan ini dicampur dengan perbandingan tertentu untuk mendapatkan media tanam yang ideal bagi tanaman alpukat dalam pot.

Penggunaan media tanam yang subur dan gembur sangat penting untuk keberhasilan cara menanam alpukat dalam pot. Media tanam yang baik akan mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat dan produktif, sehingga Anda dapat menikmati buah alpukat segar dari hasil tanaman sendiri.

Sumber:

  • Cara Menanam Alpukat dalam Pot agar Cepat Berbuah dan Subur
  • Cara Menanam Alpukat dalam Pot

Penanaman

Penanaman, Cara Menanams

Dalam cara menanam alpukat dalam pot, penanaman bibit alpukat merupakan tahap yang sangat penting. Penanaman yang tepat akan memastikan pertumbuhan dan perkembangan tanaman alpukat yang optimal. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses penanaman bibit alpukat dalam pot, di antaranya adalah kedalaman tanam dan pemadatan tanah di sekitar tanaman.

  • Kedalaman Tanam
    Kedalaman tanam bibit alpukat dalam pot sangat berpengaruh pada pertumbuhan akar tanaman. Bibit alpukat yang ditanam terlalu dalam akan menghambat pertumbuhan akar, sedangkan bibit yang ditanam terlalu dangkal akan membuat tanaman mudah roboh dan rentan terhadap kekeringan. Kedalaman tanam yang ideal untuk bibit alpukat dalam pot adalah sekitar 10-15 cm.

  • Pemadatan Tanah
    Setelah bibit alpukat ditanam, tanah di sekitar tanaman perlu dipadatkan. Pemadatan tanah berfungsi untuk menghilangkan kantong-kantong udara di sekitar akar tanaman, sehingga akar dapat menempel dengan baik pada tanah. Pemadatan tanah juga dapat membantu menjaga kelembaban tanah dan mencegah tanaman roboh.

Dengan memperhatikan kedalaman tanam dan pemadatan tanah di sekitar tanaman, Anda dapat memastikan bahwa bibit alpukat yang baru ditanam akan tumbuh dengan baik dan berkembang menjadi tanaman alpukat yang sehat dan produktif. Tanaman alpukat yang sehat akan menghasilkan buah alpukat yang segar dan lezat, sehingga Anda dapat menikmati hasil panen sendiri dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam cara menanam alpukat dalam pot, penyiraman merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Alpukat membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dan berbuah dengan baik. Namun, penyiraman yang berlebihan juga dapat menyebabkan masalah, seperti busuk akar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menyiram tanaman alpukat dalam pot dengan benar.

  • Waktu Penyiraman
    Waktu terbaik untuk menyiram tanaman alpukat dalam pot adalah pada pagi atau sore hari. Hindari menyiram pada siang hari saat matahari sedang terik, karena dapat menyebabkan daun tanaman terbakar.

  • Frekuensi Penyiraman
    Frekuensi penyiraman tanaman alpukat dalam pot tergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran tanaman, jenis media tanam, dan cuaca. Sebagai aturan umum, siram tanaman alpukat dalam pot saat media tanam mulai kering.

  • Jumlah Air
    Jumlah air yang dibutuhkan untuk menyiram tanaman alpukat dalam pot bervariasi tergantung pada ukuran tanaman dan media tanam. Siram tanaman alpukat secara menyeluruh hingga air keluar dari lubang drainase di dasar pot.

  • Penyiraman Saat Musim Kemarau
    Saat musim kemarau, tanaman alpukat dalam pot membutuhkan penyiraman lebih sering. Periksa media tanam secara teratur dan siram tanaman saat media tanam mulai kering.

Dengan memperhatikan aspek-aspek penyiraman yang telah dijelaskan, Anda dapat memastikan bahwa tanaman alpukat dalam pot Anda mendapatkan air yang cukup untuk tumbuh dan berbuah dengan baik. Tanaman alpukat yang sehat akan menghasilkan buah alpukat yang segar dan lezat, sehingga Anda dapat menikmati hasil panen sendiri dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Pemupukan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam alpukat dalam pot. Pupuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman alpukat untuk tumbuh dan berbuah dengan baik. Pupuk yang mengandung nitrogen dan fosfor sangat penting untuk tanaman alpukat karena kedua unsur hara ini berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

  • Nitrogen
    Nitrogen berperan penting dalam pertumbuhan vegetatif tanaman, seperti pembentukan daun, batang, dan cabang. Kekurangan nitrogen dapat menyebabkan tanaman alpukat tumbuh kerdil, daun menguning, dan berbuah sedikit.

  • Fosfor
    Fosfor berperan penting dalam pembentukan bunga dan buah, serta perkembangan akar. Kekurangan fosfor dapat menyebabkan tanaman alpukat berbunga dan berbuah sedikit, serta akar tanaman menjadi lemah.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman alpukat dalam pot, perlu diberikan pupuk secara teratur. Jenis dan dosis pupuk yang diberikan harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi media tanam. Pupuk dapat diberikan dalam bentuk pupuk organik atau pupuk anorganik. Pupuk organik, seperti pupuk kandang atau kompos, dapat memberikan nutrisi secara perlahan dan memperbaiki struktur tanah. Sedangkan pupuk anorganik, seperti urea atau NPK, dapat memberikan nutrisi secara cepat dan mudah diserap oleh tanaman.

Dengan memperhatikan aspek pemupukan yang telah dijelaskan, Anda dapat memastikan bahwa tanaman alpukat dalam pot Anda mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berbuah dengan baik. Tanaman alpukat yang sehat akan menghasilkan buah alpukat yang segar dan lezat, sehingga Anda dapat menikmati hasil panen sendiri dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Pemangkasan

Pemangkasan, Cara Menanams

Dalam cara menanam alpukat dalam pot, pemangkasan merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Pemangkasan berfungsi untuk menjaga bentuk tanaman dan mencegah pertumbuhan cabang yang tidak teratur. Cabang yang tumbuh tidak teratur dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan mengurangi produktivitas buah.

  • Mengatur Bentuk Tanaman
    Pemangkasan dapat dilakukan untuk mengatur bentuk tanaman alpukat dalam pot. Dengan memangkas cabang-cabang yang tumbuh ke arah yang tidak diinginkan, Anda dapat membentuk tanaman sesuai keinginan, seperti bentuk bulat, kerucut, atau payung.

  • Meningkatkan Penetrasi Cahaya Matahari
    Cabang-cabang yang tumbuh tidak teratur dapat menghalangi penetrasi cahaya matahari ke bagian dalam tanaman. Pemangkasan dapat membuka ruang di antara cabang-cabang sehingga cahaya matahari dapat masuk dan merata ke seluruh bagian tanaman. Hal ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman alpukat.

  • Meningkatkan Sirkulasi Udara
    Pemangkasan juga dapat meningkatkan sirkulasi udara di sekitar tanaman. Sirkulasi udara yang baik dapat mencegah kelembaban berlebih di sekitar tanaman, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit jamur.

  • Meningkatkan Produksi Buah
    Pemangkasan dapat meningkatkan produksi buah tanaman alpukat dalam pot. Dengan memangkas cabang-cabang yang tidak produktif atau tumbuh ke arah yang salah, tanaman dapat mengalihkan energinya untuk memproduksi buah. Pemangkasan juga dapat merangsang pertumbuhan tunas baru yang berpotensi menghasilkan buah.

Dengan memperhatikan aspek pemangkasan yang telah dijelaskan, Anda dapat memastikan bahwa tanaman alpukat dalam pot Anda tumbuh dengan bentuk yang baik, terhindar dari penyakit, dan produktif dalam menghasilkan buah. Tanaman alpukat yang sehat akan menghasilkan buah alpukat yang segar dan lezat, sehingga Anda dapat menikmati hasil panen sendiri dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Dalam cara menanam alpukat dalam pot, pengendalian hama dan penyakit merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman alpukat dan menyebabkan kerusakan pada daun, batang, atau buah. Jika tidak dikendalikan dengan baik, hama dan penyakit dapat mengurangi produktivitas tanaman dan bahkan menyebabkan kematian tanaman. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengendalian hama dan penyakit secara rutin untuk menjaga kesehatan tanaman alpukat dalam pot.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman alpukat dalam pot, di antaranya:

  • Pemilihan bibit yang sehat: Bibit alpukat yang sehat lebih tahan terhadap hama dan penyakit.
  • Penanaman di media tanam yang subur dan gembur: Media tanam yang subur dan gembur dapat meningkatkan kesehatan tanaman dan membuatnya lebih tahan terhadap hama dan penyakit.
  • Penyiraman yang tepat: Penyiraman yang tepat dapat mencegah tanaman dari stres dan membuatnya lebih tahan terhadap hama dan penyakit.
  • Pemupukan yang berimbang: Pemupukan yang berimbang dapat memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman sehingga lebih sehat dan tahan terhadap hama dan penyakit.
  • Pengendalian gulma: Gulma dapat menjadi tempat berkembang biaknya hama dan penyakit. Oleh karena itu, penting untuk mengendalikan gulma di sekitar tanaman alpukat dalam pot.
  • Penggunaan pestisida alami: Pestisida alami, seperti pestisida nabati, dapat digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman alpukat dalam pot.

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara rutin, Anda dapat memastikan bahwa tanaman alpukat dalam pot Anda tumbuh dengan sehat dan produktif. Tanaman alpukat yang sehat akan menghasilkan buah alpukat yang segar dan lezat, sehingga Anda dapat menikmati hasil panen sendiri dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Sumber:

  • Cara Menanam Alpukat dalam Pot agar Cepat Berbuah dan Subur
  • Cara Menanam Alpukat dalam Pot

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang Cara Menanam Alpukat dalam Pot

Menanam alpukat dalam pot kini menjadi salah satu cara populer untuk menikmati buah alpukat segar dari hasil berkebun sendiri. Meski terkesan mudah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tanaman alpukat tumbuh subur dan berbuah lebat. Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) terkait cara menanam alpukat dalam pot:

Pertanyaan 1: Jenis pot apa yang cocok untuk menanam alpukat?


Untuk menanam alpukat dalam pot, pilihlah pot berbahan plastik, tanah liat, atau keramik berukuran minimal 50 cm dengan lubang drainase yang cukup. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik agar air tidak menggenang dan menyebabkan akar tanaman membusuk.

Pertanyaan 2: Media tanam seperti apa yang bagus untuk alpukat dalam pot?


Gunakan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Media tanam yang subur akan menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman, sedangkan media tanam yang gembur akan memudahkan akar tanaman untuk berkembang.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara menyiram alpukat dalam pot?


Siram tanaman alpukat secara teratur, terutama saat musim kemarau. Siram tanaman hingga air keluar dari lubang drainase di dasar pot. Hindari menyiram tanaman secara berlebihan karena dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.

Pertanyaan 4: Apakah alpukat dalam pot perlu dipangkas?


Ya, pemangkasan perlu dilakukan untuk menjaga bentuk tanaman dan mencegah pertumbuhan cabang yang tidak teratur. Pangkas cabang-cabang yang tumbuh ke arah yang tidak diinginkan atau saling silang. Pemangkasan juga dapat merangsang pertumbuhan tunas baru yang berpotensi menghasilkan buah.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada alpukat dalam pot?


Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara rutin dengan menggunakan pestisida alami atau pestisida kimia jika diperlukan. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan pestisida dengan benar. Selain itu, jaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman dan hindari menanam tanaman yang rentan terhadap hama dan penyakit di dekat tanaman alpukat.

Pertanyaan 6: Kapan alpukat dalam pot mulai berbuah?


Alpukat dalam pot biasanya mulai berbuah pada usia 3-5 tahun. Namun, waktu berbuah dapat bervariasi tergantung pada varietas alpukat, perawatan yang diberikan, dan kondisi lingkungan.

Kesimpulan

Menanam alpukat dalam pot tidaklah sulit jika dilakukan dengan benar. Dengan mengikuti tips yang telah disebutkan di atas, Anda dapat menumbuhkan tanaman alpukat yang sehat dan produktif, menghasilkan buah alpukat segar untuk dikonsumsi sendiri atau dibagikan kepada orang lain.

Sumber:

  • Cara Menanam Alpukat dalam Pot agar Cepat Berbuah dan Subur
  • Cara Menanam Alpukat dalam Pot

Tips Menanam Alpukat dalam Pot

Yuk, simak tips berikut untuk menanam alpukat dalam pot yang sehat dan berbuah lebat:

Tip 1: Pilih Bibit yang Unggul

Pilih bibit alpukat yang berasal dari pohon induk yang sehat dan produktif. Pastikan bibit bebas dari hama dan penyakit agar tanaman alpukat tumbuh optimal.

Tip 2: Gunakan Pot yang Tepat

Pilih pot berukuran minimal 50 cm dengan lubang drainase yang cukup. Pot yang terlalu kecil akan menghambat pertumbuhan akar, sedangkan pot tanpa lubang drainase dapat menyebabkan genangan air dan pembusukan akar.

Tip 3: Siapkan Media Tanam yang Subur

Campurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Media tanam yang subur akan menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman alpukat.

Tip 4: Lakukan Penyiraman Secara Teratur

Siram tanaman alpukat secara teratur, terutama saat musim kemarau. Siram hingga air keluar dari lubang drainase di dasar pot, tetapi hindari menyiram secara berlebihan agar tidak menyebabkan pembusukan akar.

Tip 5: Beri Pupuk Secara Berkala

Beri pupuk NPK secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman alpukat. Pupuk dapat diberikan setiap 1-2 bulan sekali.

Tip 6: Pangkas Cabang Secara Rutin

Pangkas cabang-cabang yang tumbuh tidak teratur atau saling silang untuk menjaga bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan tunas baru yang berpotensi menghasilkan buah.

Kesimpulan

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menanam alpukat dalam pot yang sehat dan produktif. Nikmati buah alpukat segar dari hasil kebun sendiri, yuk!

Cara Menanam Alpukat dalam Pot, Nikmati Alpukat Segar dari Kebun Sendiri!

Alpukat dalam pot

Siapa sangka menanam alpukat kini bisa dilakukan dalam pot? Dengan cara yang tepat, kamu bisa menikmati buah alpukat segar dari hasil kebun sendiri, lho!

Menanam alpukat dalam pot memiliki banyak keuntungan. Selain menghemat lahan, perawatannya juga lebih mudah karena tanaman bisa dipindahkan sesuai kebutuhan. Yang terpenting, kamu bisa mengontrol pertumbuhan tanaman agar sesuai dengan ukuran pot yang digunakan.

Nah, berikut ini adalah beberapa tips penting dalam menanam alpukat dalam pot:

  • Pilih bibit alpukat unggul yang sehat dan bebas penyakit.
  • Gunakan pot berukuran minimal 50 cm dengan lubang drainase yang cukup.
  • Campurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam padi sebagai media tanam yang subur.
  • Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
  • Beri pupuk NPK secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
  • Pangkas cabang secara rutin untuk menjaga bentuk tanaman dan merangsang pertumbuhan buah.

Dengan mengikuti tips-tips tersebut, kamu selangkah lebih dekat untuk menikmati alpukat segar dari hasil kebun sendiri. Yuk, mulai menanam alpukat dalam pot sekarang juga!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on