This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Menanam Anggrek Pot yang Subur & Berbunga Lebat

 ·  ☕ 14 min read
  • Praktis dan mudah dilakukan, terutama bagi pemula.
  • Memungkinkan kita untuk mengontrol lingkungan tumbuh anggrek, sehingga dapat tumbuh dengan baik dan berbunga lebat.
  • Dapat dijadikan sebagai hiasan rumah yang indah dan elegan.
  • Dapat menjadi sumber penghasilan tambahan jika dibudidayakan dalam skala besar.

Secara historis, anggrek telah dibudidayakan selama berabad-abad di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, anggrek telah dikenal sejak zaman dahulu dan dianggap sebagai tanaman yang memiliki nilai estetika tinggi. Saat ini, Indonesia memiliki kekayaan jenis anggrek yang sangat beragam, dengan sekitar 5.000 jenis anggrek yang telah teridentifikasi.

Dalam menanam anggrek dalam pot, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti pemilihan media tanam, penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit. Dengan perawatan yang tepat, anggrek dalam pot dapat tumbuh subur dan berbunga dengan indah.

Cara Menanam Anggrek dalam Pot

Menanam anggrek dalam pot memerlukan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah 8 aspek kunci yang akan membantu Anda sukses dalam membudidayakan anggrek dalam pot:

  • Media tanam: Jenis media tanam yang tepat akan memastikan akar anggrek dapat bernapas dan mendapatkan nutrisi yang cukup.
  • Penyiraman: Anggrek tidak membutuhkan banyak air, tetapi penyiraman yang teratur sangat penting untuk menjaga kelembapan media tanam.
  • Pemupukan: Pemupukan secara teratur akan membantu anggrek tumbuh sehat dan berbunga lebat.
  • Cahaya: Anggrek membutuhkan cahaya terang tidak langsung, jadi pastikan untuk menempatkan pot di lokasi yang menerima cahaya yang cukup.
  • Kelembapan: Anggrek menyukai kelembapan tinggi, jadi Anda dapat meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman dengan menggunakan humidifier atau menempatkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air.
  • Suhu: Anggrek tumbuh subur pada suhu antara 18-29 derajat Celcius.
  • Hama dan penyakit: Anggrek rentan terhadap beberapa hama dan penyakit, jadi penting untuk melakukan pencegahan dan pengobatan yang tepat.
  • Repotting: Anggrek perlu direpoting setiap 2-3 tahun, atau saat media tanam sudah mulai rusak.

Dengan memperhatikan aspek-aspek kunci ini, Anda dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal untuk anggrek Anda. Dengan perawatan yang tepat, anggrek dalam pot Anda akan tumbuh subur dan berbunga dengan indah.

Selain aspek-aspek yang disebutkan di atas, ada beberapa tips tambahan yang dapat membantu Anda menanam anggrek dalam pot dengan sukses. Misalnya, Anda dapat menggunakan pot transparan agar dapat memantau kondisi akar anggrek. Anda juga dapat menambahkan lumut atau kulit kayu ke dalam media tanam untuk meningkatkan drainase dan kelembapan.

Menanam anggrek dalam pot adalah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan sedikit perawatan dan perhatian, Anda dapat menikmati keindahan bunga anggrek di rumah Anda sendiri.

Media Tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam menanam anggrek dalam pot, media tanam memegang peranan penting. Sebab, media tanam menjadi tempat akar anggrek menempel, menyerap air dan nutrisi, serta mendapatkan oksigen. Oleh karena itu, pemilihan media tanam yang tepat sangat penting untuk pertumbuhan dan kesehatan anggrek.

  • Jenis-jenis Media Tanam:
    Ada berbagai jenis media tanam yang dapat digunakan untuk anggrek, seperti pakis, arang, dan kulit kayu. Masing-masing media tanam memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Misalnya, pakis dapat menyimpan air dengan baik, tetapi mudah rusak dan dapat menjadi tempat berkembangnya jamur. Sementara itu, arang memiliki daya serap yang tinggi dan tidak mudah rusak, tetapi dapat membuat media tanam menjadi terlalu kering. Kulit kayu merupakan media tanam yang paling umum digunakan karena memiliki keseimbangan yang baik antara kemampuan menyimpan air dan drainase.
  • Ukuran Media Tanam:
    Ukuran media tanam juga perlu diperhatikan. Media tanam yang terlalu besar dapat membuat air sulit meresap ke dalam akar anggrek, sehingga menyebabkan pembusukan. Sebaliknya, media tanam yang terlalu kecil dapat membuat akar anggrek sulit menempel dan menyerap nutrisi.
  • pH Media Tanam:
    pH media tanam juga perlu disesuaikan dengan jenis anggrek yang ditanam. Kebanyakan anggrek menyukai media tanam dengan pH antara 5,5 hingga 6,5. Namun, ada beberapa jenis anggrek yang lebih menyukai media tanam dengan pH yang lebih asam atau basa.
  • Drainase Media Tanam:
    Drainase media tanam sangat penting untuk mencegah pembusukan akar. Media tanam yang tidak memiliki drainase yang baik dapat membuat air menggenang di sekitar akar anggrek, sehingga menyebabkan pembusukan. Oleh karena itu, pastikan untuk menggunakan media tanam yang memiliki drainase yang baik, seperti kulit kayu atau arang.

Dengan memperhatikan aspek-aspek di atas, Anda dapat memilih media tanam yang tepat untuk anggrek Anda. Media tanam yang tepat akan memastikan akar anggrek dapat bernapas dengan baik, menyerap air dan nutrisi yang cukup, serta terhindar dari pembusukan. Hal ini pada akhirnya akan membuat anggrek Anda tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam kaitannya dengan cara menanam anggrek dalam pot, penyiraman merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan. Anggrek memang tidak membutuhkan banyak air, namun penyiraman yang teratur sangat penting untuk menjaga kelembapan media tanam. Hal ini dikarenakan anggrek menyerap air dan nutrisi melalui akarnya, yang berada di dalam media tanam.

Jika media tanam terlalu kering, akar anggrek akan kesulitan menyerap air dan nutrisi, sehingga dapat menyebabkan anggrek layu dan pertumbuhannya terhambat. Sebaliknya, jika media tanam terlalu basah, akar anggrek dapat membusuk, yang juga dapat menyebabkan kematian anggrek.

Oleh karena itu, penting untuk menyiram anggrek secara teratur, tetapi tidak berlebihan. Frekuensi penyiraman dapat disesuaikan dengan jenis anggrek, media tanam, dan kondisi lingkungan. Misalnya, anggrek yang ditanam dalam media tanam yang cepat kering, seperti kulit kayu, perlu disiram lebih sering daripada anggrek yang ditanam dalam media tanam yang lebih lembap, seperti pakis.

Sebagai panduan umum, anggrek dapat disiram seminggu sekali atau dua minggu sekali, tergantung pada kondisi lingkungan. Namun, cara terbaik untuk mengetahui apakah anggrek perlu disiram adalah dengan memeriksa media tanamnya. Jika media tanam sudah mulai kering, maka anggrek perlu disiram.

Dengan memperhatikan aspek penyiraman dengan baik, Anda dapat memastikan bahwa anggrek Anda mendapatkan air dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Sumber: The Spruce

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam cara menanam anggrek dalam pot, pemupukan memegang peranan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anggrek yang optimal. Pupuk menyediakan nutrisi penting yang dibutuhkan anggrek untuk tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Seperti halnya manusia yang membutuhkan makanan bergizi untuk tumbuh sehat, anggrek juga membutuhkan nutrisi untuk tumbuh dan berbunga. Nutrisi tersebut dapat diperoleh dari pupuk yang diberikan secara teratur.

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan berbagai masalah pada anggrek, seperti pertumbuhan terhambat, daun menguning, dan bunga yang tidak lebat. Sebaliknya, pemupukan yang teratur dapat membantu anggrek tumbuh subur, menghasilkan daun yang hijau dan mengkilap, serta bunga yang lebat dan berwarna cerah.

Oleh karena itu, pemupukan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam anggrek dalam pot. Dengan memupuk anggrek secara teratur, Anda dapat memastikan bahwa anggrek mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Sumber: The Spruce

Cahaya

Cahaya, Cara Menanams

Dalam hal cara menanam anggrek dalam pot, cahaya memegang peranan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anggrek. Anggrek membutuhkan cahaya terang tidak langsung untuk melakukan fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

  • Fotosintesis

    Fotosintesis merupakan proses yang dilakukan oleh tanaman untuk mengubah cahaya matahari, air, dan karbon dioksida menjadi glukosa (gula) dan oksigen. Glukosa digunakan oleh tanaman sebagai sumber energi, sedangkan oksigen dilepaskan ke udara. Proses fotosintesis sangat penting bagi anggrek karena merupakan sumber makanan utama mereka.

  • Kebutuhan Cahaya Anggrek

    Anggrek membutuhkan cahaya terang tidak langsung untuk melakukan fotosintesis secara optimal. Cahaya yang terlalu terang dapat membakar daun anggrek, sedangkan cahaya yang terlalu redup dapat menyebabkan pertumbuhan anggrek terhambat dan tidak berbunga. Oleh karena itu, penting untuk menempatkan pot anggrek di lokasi yang menerima cahaya terang tidak langsung.

  • Lokasi Ideal

    Lokasi ideal untuk menempatkan pot anggrek adalah di dekat jendela yang menghadap ke timur atau barat. Cahaya dari arah timur atau barat tidak terlalu terik, sehingga tidak akan membakar daun anggrek. Selain itu, anggrek juga dapat diletakkan di bawah naungan pohon atau tanaman yang lebih tinggi, sehingga tetap mendapatkan cahaya terang tidak langsung.

  • Indikasi Kekurangan Cahaya

    Beberapa indikasi yang menunjukkan bahwa anggrek kekurangan cahaya adalah daun yang berwarna hijau pucat atau kekuning-kuningan, pertumbuhan yang terhambat, dan tidak berbunga. Jika Anda melihat tanda-tanda ini pada anggrek Anda, cobalah pindahkan ke lokasi yang lebih terang.

Dengan memperhatikan kebutuhan cahaya anggrek dan menempatkan pot di lokasi yang sesuai, Anda dapat membantu anggrek tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Kelembapan

Kelembapan, Cara Menanams

Kelembapan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam anggrek dalam pot. Anggrek menyukai kelembapan tinggi karena dapat membantu menjaga kesehatan tanaman dan mencegahnya dari kekeringan.

  • Pentingnya Kelembapan Tinggi bagi Anggrek

    Anggrek berasal dari daerah tropis yang memiliki kelembapan tinggi. Kelembapan tinggi membantu anggrek menyerap air dan nutrisi melalui akar dan daunnya. Selain itu, kelembapan tinggi juga dapat mencegah anggrek dari kekeringan, terutama pada musim kemarau atau ketika udara kering.

  • Cara Meningkatkan Kelembapan di Sekitar Anggrek

    Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kelembapan di sekitar anggrek, antara lain:

    Menggunakan humidifier: Humidifier adalah alat yang dapat mengeluarkan uap air ke udara, sehingga dapat meningkatkan kelembapan di sekitarnya. Humidifier sangat efektif untuk meningkatkan kelembapan di dalam ruangan, terutama pada musim kemarau atau ketika udara kering.

    Menempatkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air: Cara ini juga dapat membantu meningkatkan kelembapan di sekitar anggrek. Kerikil akan menyerap air dan melepaskannya ke udara secara perlahan, sehingga dapat meningkatkan kelembapan di sekitar pot anggrek.

    Mengelompokkan tanaman: Mengelompokkan tanaman dapat menciptakan mikroklimat dengan kelembapan tinggi di sekitar tanaman. Hal ini karena tanaman melepaskan uap air melalui proses transpirasi, sehingga dapat meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman lainnya.

Dengan memperhatikan kelembapan di sekitar anggrek, Anda dapat membantu anggrek tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Suhu

Suhu, Cara Menanams

Saat membicarakan cara menanam anggrek dalam pot, suhu merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan. Suhu yang tepat akan sangat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek kesayangan Anda.

  • Kisaran Suhu Ideal

    Anggrek umumnya tumbuh subur pada kisaran suhu antara 18 hingga 29 derajat Celcius. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menghambat pertumbuhan anggrek, bahkan menyebabkan kerusakan pada tanaman.

  • Pengaruh Suhu pada Pertumbuhan

    Pada suhu yang ideal, anggrek akan tumbuh dengan baik, menghasilkan daun yang sehat dan bunga yang indah. Sebaliknya, suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan daun anggrek layu atau terbakar, sementara suhu yang terlalu rendah dapat memperlambat pertumbuhan dan menghambat pembungaan.

  • Menyesuaikan Suhu

    Untuk memastikan anggrek Anda mendapatkan suhu yang optimal, Anda dapat menempatkannya di lokasi yang terlindung dari sinar matahari langsung dan angin kencang. Anda juga dapat menggunakan kipas angin atau AC untuk mengatur suhu ruangan, terutama pada saat cuaca panas.

  • Jenis Anggrek dan Kebutuhan Suhu

    Berbagai jenis anggrek memiliki kebutuhan suhu yang sedikit berbeda. Beberapa jenis anggrek, seperti anggrek bulan (Phalaenopsis), lebih menyukai suhu yang hangat dan lembap, sementara jenis anggrek lainnya, seperti anggrek pensil (Vanda), lebih menyukai suhu yang sedikit lebih sejuk dan kering.

Dengan memahami kebutuhan suhu anggrek dan menyesuaikannya dengan kondisi lingkungan, Anda dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal bagi anggrek kesayangan Anda. Anggrek yang tumbuh pada suhu yang tepat akan lebih sehat, berbunga lebih lebat, dan memiliki umur yang lebih panjang.

Hama dan Penyakit

Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Saat menanam anggrek dalam pot, hama dan penyakit merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi. Anggrek rentan terhadap berbagai jenis hama dan penyakit, sehingga penting untuk melakukan pencegahan dan pengobatan yang tepat agar tanaman anggrek tetap sehat dan berbunga indah.

  • Pencegahan

    Pencegahan merupakan langkah awal yang penting untuk melindungi anggrek dari hama dan penyakit. Beberapa tips pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

    Memilih tanaman anggrek yang sehat saat membeli
    Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman
    Mengisolasi tanaman yang terinfeksi
    Menggunakan pestisida organik secara teratur

  • Pengobatan

    Jika anggrek terlanjur terserang hama atau penyakit, segera lakukan pengobatan yang tepat. Jenis pengobatan akan tergantung pada jenis hama atau penyakit yang menyerang. Beberapa cara pengobatan yang umum dilakukan antara lain:

    Menggunakan pestisida kimia sesuai dosis
    Memotong dan membuang bagian tanaman yang terinfeksi
    Menggunakan fungisida untuk mengendalikan penyakit jamur

  • Contoh Hama dan Penyakit Umum

    Beberapa hama dan penyakit yang umum menyerang anggrek antara lain:

    Hama: Kutu putih, kutu daun, dan ulat
    Penyakit: Busuk akar, bercak daun, dan virus

  • Pentingnya Perawatan Rutin

    Perawatan rutin merupakan kunci untuk menjaga kesehatan anggrek dan mencegah serangan hama dan penyakit. Pastikan untuk menyiram anggrek secara teratur, memberikan pupuk yang cukup, dan menjaga lingkungan tumbuh yang bersih dan lembap.

Dengan melakukan pencegahan dan pengobatan yang tepat, Anda dapat melindungi anggrek kesayangan dari hama dan penyakit, sehingga tanaman anggrek dapat tumbuh sehat, berbunga lebat, dan mempercantik hunian Anda.

Repotting

Repotting, Cara Menanams

Dalam perjalanan menanam anggrek dalam pot, repotting menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga kesehatan tanaman kesayanganmu. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang repotting dan kaitannya dengan cara menanam anggrek dalam pot!

  • Menjaga Kesehatan Media Tanam

    Seiring waktu, media tanam anggrek akan mulai rusak dan tidak dapat menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman. Repotting secara teratur akan memperbarui media tanam, memastikan anggrekmu mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh sehat dan berbunga lebat.

  • Mencegah Pembusukan Akar

    Media tanam yang rusak dapat menahan air terlalu banyak, yang dapat menyebabkan pembusukan akar. Repotting akan memberikan ruang yang lebih baik bagi akar untuk bernapas dan mencegah pembusukan.

  • Memberikan Ruang untuk Pertumbuhan

    Anggrek dapat tumbuh cukup cepat, dan repotting akan memberikan ruang yang cukup bagi tanaman untuk terus berkembang. Pot yang lebih besar juga dapat menampung lebih banyak media tanam, yang berarti lebih banyak nutrisi dan kelembapan untuk anggrekmu.

  • Mengganti Pot yang Rusak

    Pot anggrek dapat rusak atau pecah seiring waktu, terutama jika terbuat dari bahan yang tidak tahan lama. Repotting adalah kesempatan untuk mengganti pot yang rusak dengan yang baru, sehingga anggrekmu memiliki rumah yang aman dan nyaman.

Jadi, dengan memperhatikan aspek repotting dan menerapkannya dalam cara menanam anggrek dalam pot, kamu dapat memastikan anggrek kesayanganmu tumbuh sehat, berbunga lebat, dan menemanimu dalam waktu yang lama.

Tanya Jawab Umum tentang Cara Menanam Anggrek dalam Pot

Bagi kamu yang penasaran atau ingin memperdalam pengetahuan tentang cara menanam anggrek dalam pot, berikut ini beberapa tanya jawab umum yang bisa membantu:

Pertanyaan 1: Kapan waktu yang tepat untuk merepoting anggrek?


Waktu yang tepat untuk merepoting anggrek adalah ketika media tanam sudah mulai rusak atau saat anggrek sudah tumbuh terlalu besar untuk potnya. Biasanya, anggrek perlu direpoting setiap 2-3 tahun sekali.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih pot yang tepat untuk anggrek?


Pilihlah pot yang memiliki lubang drainase yang baik dan berukuran sedikit lebih besar dari akar anggrek. Bahan pot bisa berupa plastik, tanah liat, atau kayu, tergantung preferensimu.

Pertanyaan 3: Apa saja jenis media tanam yang bisa digunakan untuk anggrek?


Beberapa jenis media tanam yang bisa digunakan untuk anggrek antara lain pakis, arang, kulit kayu, dan batu apung. Pilihlah media tanam yang memiliki drainase yang baik dan sesuai dengan jenis anggrek yang kamu tanam.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara menyiram anggrek yang benar?


Anggrek tidak membutuhkan banyak air, jadi siramlah secukupnya saja. Tunggu hingga media tanam kering sebelum disiram kembali. Hindari menyiram anggrek secara berlebihan karena dapat menyebabkan pembusukan akar.

Pertanyaan 5: Apakah anggrek membutuhkan sinar matahari?


Ya, anggrek membutuhkan sinar matahari, tetapi bukan sinar matahari langsung. Tempatkan anggrek di tempat yang terang, tetapi terlindung dari sinar matahari langsung. Cahaya yang cukup akan membantu anggrek tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara merawat anggrek agar tidak mudah terserang hama dan penyakit?


Jaga kebersihan lingkungan sekitar anggrek, hindari menyiram secara berlebihan, dan gunakan pestisida organik secara teratur untuk mencegah serangan hama dan penyakit.

Dengan mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan umum ini, kamu dapat merawat anggrek kesayanganmu dengan lebih baik dan menikmati keindahan bunganya yang menawan.

Sumber: The Spruce

Tips Menanam Anggrek di dalam Pot

Menanam anggrek di dalam pot itu menyenangkan dan nggak susah, lho! Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk merawat anggrek kesayanganmu agar tumbuh subur dan berbunga cantik.

Tip 1: Pilih Media Tanam yang Tepat

Anggrek suka media tanam yang bisa menyerap air tapi juga nggak terlalu becek. Beberapa pilihan yang bagus adalah kulit kayu, arang, atau pakis. Jangan lupa untuk membuat lubang drainase di bagian bawah pot agar air tidak menggenang.

Tip 2: Siram dengan Benar

Anggrek nggak perlu disiram setiap hari. Cukup siram saat media tanam sudah mulai kering. Cara terbaik untuk mengeceknya adalah dengan memasukkan jari ke dalam media tanam. Kalau jari terasa kering, berarti anggrek perlu disiram.

Tip 3: Beri Cahaya yang Cukup

Anggrek butuh cahaya matahari, tapi bukan sinar matahari langsung. Letakkan anggrek di tempat yang terang, tapi terhindar dari sengatan matahari. Cahaya yang cukup akan membuat anggrek tumbuh sehat dan berbunga lebat.

Tip 4: Beri Pupuk Secara Teratur

Pupuk membantu anggrek mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berbunga. Beri pupuk cair khusus anggrek setiap beberapa minggu sekali. Ikuti petunjuk penggunaan pupuk yang tertera pada kemasan.

Tip 5: Repotting Saat Dibutuhkan

Seiring waktu, anggrek akan tumbuh lebih besar dan membutuhkan pot yang lebih besar juga. Repotting biasanya dilakukan setiap 2-3 tahun sekali. Gunakan pot yang berukuran sedikit lebih besar dari sebelumnya dan pastikan untuk menggunakan media tanam yang baru.

Dengan mengikuti tips-tips ini, kamu bisa menikmati keindahan anggrek di dalam rumahmu. Selamat mencoba!

Menanam Anggrek di Pot, Cantik dan Menyenangkan!

Anggrek dalam pot yang cantik

Siapa yang nggak suka dengan bunga anggrek yang cantik dan menawan? Menanam anggrek di pot adalah cara yang mudah dan menyenangkan untuk menghadirkan keindahan anggrek ke dalam rumahmu. Dengan perawatan yang tepat, anggrek potmu bisa tumbuh subur dan berbunga lebat.

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat menanam anggrek di pot, seperti pemilihan media tanam, penyiraman, pemupukan, dan penempatan. Pastikan kamu memilih media tanam yang porous dan bisa menyerap air dengan baik, seperti kulit kayu atau arang. Siram anggrek saat media tanam sudah mulai kering, dan hindari menyiram berlebihan. Beri pupuk cair khusus anggrek setiap beberapa minggu sekali untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tempatkan anggrek di tempat yang terang, tapi terhindar dari sinar matahari langsung.

Menanam anggrek di pot adalah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Selain mempercantik rumah, anggrek juga dipercaya bisa membawa keberuntungan dan kebahagiaan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai tanam anggrek di pot dan nikmati keindahannya!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on