This page looks best with JavaScript enabled

Cara Ampuh Tanam Bawang Daun dari Biji, Dijamin Panen Melimpah!

 ·  ☕ 16 min read
  • Hemat biaya: Biji bawang daun relatif murah dan mudah didapat.
  • Mudah ditanam: Proses penanaman bawang daun dari biji cukup sederhana dan dapat dilakukan oleh siapa saja.
  • Dapat ditanam sepanjang tahun: Bawang daun dapat ditanam kapan saja sepanjang tahun, asalkan kondisi cuaca mendukung.
  • Hasil panen yang melimpah: Satu tanaman bawang daun dapat menghasilkan banyak daun yang dapat dipanen beberapa kali.
Selain itu, bawang daun juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya:
  • Kaya nutrisi: Bawang daun mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan potasium.
  • Antioksidan: Bawang daun mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Antiinflamasi: Bawang daun memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Untuk menanam bawang daun dari biji, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu:

  1. Siapkan media tanam: Media tanam yang digunakan untuk menanam bawang daun dari biji harus gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Media tanam dapat dibuat dari campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.
  2. Semai biji: Biji bawang daun disemai dengan cara ditaburkan secara merata pada permukaan media tanam. Setelah disemai, biji bawang daun tidak perlu ditutupi dengan tanah, cukup ditekan-tekan perlahan agar biji menempel pada media tanam.
  3. Siram secara teratur: Media tanam harus selalu dijaga kelembapannya, tetapi tidak boleh terlalu basah. Penyiraman dapat dilakukan secara rutin setiap pagi atau sore hari.
  4. Beri pupuk: Tanaman bawang daun dapat diberi pupuk setiap 2-3 minggu sekali. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik atau pupuk kimia.
  5. Panen: Daun bawang daun dapat dipanen setelah berumur sekitar 60-75 hari. Daun bawang daun yang siap panen memiliki ciri-ciri daun berwarna hijau segar, tegak, dan berukuran lebar.

Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Menanam bawang daun dari biji adalah cara mudah dan murah untuk menanam sayuran sendiri di rumah. Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan agar penanaman berhasil, yaitu:

  • Pemilihan Biji: Pilih biji bawang daun berkualitas baik dari toko pertanian.
  • Persiapan Media Tanam: Siapkan media tanam yang gembur dan subur, dapat menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.
  • Penyemaian: Taburkan biji bawang daun secara merata pada permukaan media tanam, tidak perlu ditutup tanah.
  • Penyiraman: Jaga kelembapan media tanam, siram secara rutin setiap pagi atau sore hari.
  • Pemupukan: Beri pupuk setiap 2-3 minggu sekali, dapat menggunakan pupuk organik atau kimia.
  • Penjarangan: Setelah bibit tumbuh, lakukan penjarangan untuk memberikan ruang tumbuh yang cukup.
  • Pengendalian Hama: Lindungi tanaman dari hama dengan menggunakan pestisida alami atau kimia jika diperlukan.
  • Panen: Daun bawang daun dapat dipanen setelah berumur sekitar 60-75 hari.
  • Penyimpanan: Simpan bawang daun di tempat yang sejuk dan kering untuk memperpanjang umur simpan.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, menanam bawang daun dari biji dapat menjadi kegiatan berkebun yang menyenangkan dan bermanfaat. Selain menghemat biaya, menanam bawang daun sendiri juga memastikan kesegaran dan kualitas sayuran yang kita konsumsi.

Sebagai tambahan, menanam bawang daun dari biji juga dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang proses pertumbuhan tanaman. Dengan melibatkan mereka dalam proses penanaman, anak-anak dapat belajar tentang pentingnya pertanian dan menghargai makanan yang mereka makan.

Pemilihan Biji

Pemilihan Biji, Cara Menanams

Memilih biji bawang daun yang berkualitas sangat penting dalam cara menanam bawang daun dari biji. Biji yang berkualitas akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Berikut adalah beberapa alasan mengapa pemilihan biji sangat penting:

  • Varietas yang Tepat: Toko pertanian menawarkan berbagai varietas bawang daun, masing-masing dengan karakteristik yang berbeda seperti ukuran, bentuk, dan waktu panen. Memilih varietas yang tepat akan memastikan keberhasilan panen sesuai dengan kebutuhan dan preferensi kita.
  • Kesehatan Tanaman: Biji bawang daun yang berkualitas berasal dari tanaman yang sehat dan bebas penyakit. Dengan memilih biji yang sehat, kita dapat mengurangi risiko tanaman terserang penyakit dan menghasilkan panen yang lebih baik.
  • Tingkat Perkecambahan: Biji bawang daun yang berkualitas memiliki tingkat perkecambahan yang tinggi, artinya lebih banyak biji yang akan berkecambah dan tumbuh menjadi tanaman. Tingkat perkecambahan yang tinggi akan menghemat waktu dan tenaga, serta memastikan hasil panen yang lebih banyak.
  • Umur Simpan: Biji bawang daun yang berkualitas memiliki umur simpan yang lebih lama, sehingga dapat disimpan untuk digunakan di masa mendatang. Ini penting bagi petani atau tukang kebun yang ingin menanam bawang daun secara berkelanjutan.

Dengan memperhatikan pemilihan biji, kita dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam cara menanam bawang daun dari biji. Biji yang berkualitas akan memberikan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan tanaman yang sehat dan panen yang melimpah.

Persiapan Media Tanam

Persiapan Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang daun dari biji, persiapan media tanam memegang peranan penting. Media tanam yang gembur dan subur akan memberikan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang daun. Berikut adalah alasannya:

  • Akar yang Sehat: Media tanam yang gembur memungkinkan akar bawang daun tumbuh dengan baik dan menyerap nutrisi secara efektif. Akar yang sehat akan menghasilkan tanaman yang kuat dan produktif.
  • Drainase yang Baik: Media tanam yang subur memiliki drainase yang baik, sehingga mencegah genangan air yang dapat menyebabkan pembusukan akar.
  • Nutrisi yang Memadai: Pupuk kandang dan sekam padi dalam media tanam menyediakan nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman bawang daun untuk tumbuh dan berkembang.
Selain itu, penggunaan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi memiliki kelebihan tersendiri:
  • Tanah: Menyediakan struktur dan stabilitas pada media tanam.
  • Pupuk Kandang: Memperkaya media tanam dengan nutrisi dan meningkatkan kesuburan.
  • Sekam Padi: Memperbaiki drainase dan aerasi, serta mencegah pemadatan tanah.
Dengan mempersiapkan media tanam yang gembur dan subur, kita dapat menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bawang daun yang sehat dan produktif. Ini akan berdampak positif pada hasil panen, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.
Contoh Nyata: Petani bawang daun di daerah Brebes, Jawa Tengah, menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi sebagai media tanam mereka. Hasilnya, tanaman bawang daun mereka tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah.
Kesimpulan: Persiapan media tanam yang gembur dan subur merupakan langkah penting dalam cara menanam bawang daun dari biji. Dengan memperhatikan faktor ini, kita dapat meningkatkan peluang keberhasilan panen dan menikmati bawang daun yang segar dan berkualitas.
Sumber: Cara Budidaya Bawang Daun di Lahan Sempit

Penyemaian

Penyemaian, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang daun dari biji, tahap penyemaian merupakan langkah awal yang sangat penting. Penyemaian yang baik akan menentukan pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang daun selanjutnya. Berikut adalah beberapa hal menarik tentang tahap penyemaian:

  • Biji Kecil, Tidak Perlu Ditutup: Biji bawang daun memiliki ukuran yang sangat kecil, sehingga tidak perlu ditutup tanah setelah disemai. Cukup dengan menaburkannya secara merata pada permukaan media tanam, biji-biji tersebut akan berkecambah dan tumbuh dengan baik.
  • Kedalaman yang Pas: Menaburkan biji pada permukaan media tanam akan memberikan kedalaman yang pas untuk perkecambahan. Jika biji ditanam terlalu dalam, mereka mungkin kesulitan berkecambah dan tumbuh ke permukaan.
  • Cahaya untuk Perkecambahan: Biji bawang daun membutuhkan cahaya untuk berkecambah. Oleh karena itu, tidak menutup biji dengan tanah akan memberikan akses cahaya yang cukup untuk proses perkecambahan.
  • Kelembapan yang Terjaga: Menabur biji di permukaan media tanam akan membantu menjaga kelembapan tanah di sekitar biji. Kelembapan yang cukup sangat penting untuk proses perkecambahan.

Dengan memahami tahap penyemaian yang tepat, kita dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam cara menanam bawang daun dari biji. Bawang daun yang tumbuh sehat dari penyemaian yang baik akan menghasilkan panen yang melimpah dan berkualitas.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang daun dari biji, penyiraman memegang peranan penting dalam keberhasilan budidaya. Penyiraman yang tepat memastikan bahwa tanaman bawang daun mendapatkan air yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Berikut ini adalah alasan mengapa penyiraman sangat penting dalam cara menanam bawang daun dari biji:

  • Perkecambahan Benih: Air sangat penting untuk proses perkecambahan benih bawang daun. Media tanam yang lembap akan membantu biji menyerap air dan berkecambah dengan baik.
  • Pertumbuhan Tanaman: Tanaman bawang daun membutuhkan air untuk segala aspek pertumbuhannya, mulai dari pembentukan akar, batang, hingga daun.
  • Fotosintesis: Air merupakan komponen penting dalam proses fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan oleh tanaman. Dengan penyiraman yang cukup, tanaman bawang daun dapat melakukan fotosintesis secara optimal dan menghasilkan pertumbuhan yang sehat.
  • Mencegah Layu: Penyiraman yang rutin akan mencegah tanaman bawang daun layu akibat kekurangan air. Daun bawang daun yang layu akan kehilangan kesegaran dan kualitasnya.

Meskipun penyiraman sangat penting, namun perlu dilakukan secara seimbang. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan genangan air dan pembusukan akar. Sebaliknya, penyiraman yang kurang dapat menyebabkan tanaman layu dan kerdil.

Waktu terbaik untuk menyiram tanaman bawang daun adalah pada pagi atau sore hari. Penyiraman pada pagi hari akan memberikan waktu bagi tanaman untuk menyerap air sebelum terik matahari. Sementara itu, penyiraman pada sore hari akan memberikan kelembapan pada malam hari, sehingga tanaman tidak layu keesokan harinya.

Dengan memahami pentingnya penyiraman dalam cara menanam bawang daun dari biji, kita dapat memastikan bahwa tanaman bawang daun tumbuh sehat dan produktif. Bawang daun yang segar dan berkualitas tinggi akan menjadi hasil dari penyiraman yang tepat dan perawatan yang baik.

Sumber:

Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang daun dari biji, pemupukan merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh dilewatkan. Pemberian pupuk secara teratur akan memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman bawang daun untuk tumbuh sehat dan produktif.

Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang kaya akan unsur hara alami yang bermanfaat bagi tanah dan tanaman. Sementara itu, pupuk kimia mengandung unsur hara spesifik dalam bentuk yang lebih mudah diserap oleh tanaman. Pemilihan jenis pupuk dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan di sekitar kita.

Dengan memupuk tanaman bawang daun secara rutin, kita dapat:

  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman
  • Meningkatkan produksi daun bawang daun
  • Meningkatkan kualitas daun bawang daun
  • Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit

Sebagai contoh, petani bawang daun di daerah Ciwidey, Jawa Barat, menggunakan pupuk kandang yang difermentasi untuk memupuk tanaman bawang daun mereka. Hasilnya, tanaman bawang daun tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah.

Jadi, dalam cara menanam bawang daun dari biji, pemupukan secara teratur sangat penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang sehat dan hasil panen yang optimal. Dengan memahami pentingnya pemupukan, kita dapat meningkatkan keberhasilan budidaya bawang daun dari biji.

Sumber:

Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Penjarangan

Penjarangan, Cara Menanams

Dalam rangkaian cara menanam bawang daun dari biji, proses penjarangan seringkali terlupakan. Padahal, langkah ini sangat penting untuk keberhasilan panen. Mengapa demikian?

Setelah disemai, biji bawang daun akan tumbuh menjadi bibit-bibit kecil yang berdekatan. Jika dibiarkan tanpa penjarangan, bibit-bibit ini akan berebut ruang, air, dan nutrisi. Akibatnya, pertumbuhan tanaman akan terhambat, daun menjadi kecil dan tidak berkembang dengan baik, serta produksi bawang daun menurun. Oleh karena itu, penjarangan sangat diperlukan untuk memberikan ruang tumbuh yang cukup bagi setiap tanaman bawang daun.

Cara melakukan penjarangan sangat mudah. Setelah bibit bawang daun tumbuh setinggi sekitar 5-7 cm, cabutlah bibit-bibit yang lemah atau tumbuh tidak normal. Jarak antar tanaman yang ideal adalah sekitar 10-15 cm. Dengan memberikan ruang yang cukup, tanaman bawang daun dapat tumbuh subur dan menghasilkan daun yang besar dan berkualitas.

Contoh nyata manfaat penjarangan dapat dilihat di sentra produksi bawang daun di Brebes, Jawa Tengah. Petani di sana rutin melakukan penjarangan pada tanaman bawang daun mereka. Hasilnya, tanaman bawang daun tumbuh sehat, daunnya lebar dan panjang, serta produksi panen melimpah.

Jadi, dalam cara menanam bawang daun dari biji, penjarangan merupakan langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Dengan memberikan ruang tumbuh yang cukup bagi tanaman, kita dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas bawang daun yang dihasilkan.

Sumber:

Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Pengendalian Hama

Pengendalian Hama, Cara Menanams

Dalam rangkaian cara menanam bawang daun dari biji, pengendalian hama memainkan peran penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan memastikan keberhasilan panen. Hama, seperti ulat grayak dan thrips, dapat menyerang tanaman bawang daun dan menyebabkan kerusakan pada daun, batang, atau bahkan umbi. Oleh karena itu, pengendalian hama sangat diperlukan untuk melindungi tanaman dan meminimalisir kerugian hasil panen.

Terdapat dua cara utama dalam pengendalian hama pada tanaman bawang daun dari biji, yaitu menggunakan pestisida alami dan kimia. Pestisida alami, seperti pestisida nabati atau insektisida alami, dapat menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan. Sementara itu, pestisida kimia umumnya lebih efektif dalam membasmi hama, namun penggunaannya harus sesuai dengan dosis dan aturan yang tepat.

Contoh nyata pentingnya pengendalian hama dapat dilihat di sentra produksi bawang daun di Nganjuk, Jawa Timur. Petani di sana rutin melakukan pengendalian hama pada tanaman bawang daun mereka menggunakan pestisida alami berbahan dasar bawang putih dan cabai. Hasilnya, tanaman bawang daun tumbuh sehat dan terhindar dari serangan hama, sehingga menghasilkan panen yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Jadi, dalam cara menanam bawang daun dari biji, pengendalian hama merupakan aspek krusial yang tidak boleh diabaikan. Dengan melakukan pengendalian hama secara tepat, kita dapat melindungi tanaman dari serangan hama, menjaga kesehatan tanaman, dan meningkatkan hasil panen bawang daun.

Sumber:

Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Panen

Panen, Cara Menanams

Masa panen bawang daun dari biji dimulai sekitar 60-75 hari setelah tanam. Inilah saat yang paling ditunggu-tunggu para petani bawang daun, karena kerja keras mereka selama ini akan segera membuahkan hasil.

Proses panen bawang daun cukup sederhana dan dapat dilakukan secara manual. Petani akan mencabut tanaman bawang daun dari tanah dengan hati-hati, kemudian membersihkan akar dan tanah yang menempel. Daun bawang daun yang baru dipanen memiliki aroma yang segar dan khas, serta tekstur yang renyah.

Bawang daun yang telah dipanen dapat langsung dijual atau diolah menjadi berbagai masakan. Di pasar tradisional, bawang daun biasanya dijual dalam bentuk ikat atau kilogram. Sementara itu, di pasar modern, bawang daun sering dikemas dalam plastik atau styrofoam untuk menjaga kesegarannya.

Selain untuk dijual, bawang daun juga dapat ditanam untuk konsumsi sendiri. Bagi masyarakat yang gemar memasak, menanam bawang daun di halaman rumah bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan begitu, mereka dapat menikmati bawang daun segar kapan saja tanpa harus membelinya di pasar.

Keberhasilan panen bawang daun dari biji sangat bergantung pada perawatan tanaman selama masa pertumbuhan. Jika tanaman dirawat dengan baik, maka hasil panen yang diperoleh akan melimpah dan berkualitas tinggi.

Sumber:

Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Penyimpanan

Penyimpanan, Cara Menanams

Setelah memanen bawang daun dari biji, langkah selanjutnya adalah menyimpannya dengan benar untuk menjaga kesegaran dan kualitasnya. Proses penyimpanan yang tepat akan memperpanjang umur simpan bawang daun, sehingga kita dapat menikmatinya dalam waktu yang lebih lama.

  • Penyimpanan Suhu Rendah: Tempat yang sejuk seperti lemari es dapat memperlambat proses pembusukan dan mempertahankan kesegaran bawang daun. Suhu ideal untuk menyimpan bawang daun adalah sekitar 10-15 derajat Celsius.
  • Kelembapan Terjaga: Bawang daun membutuhkan kelembapan yang cukup untuk menjaga kesegarannya. Simpan bawang daun dalam wadah atau kantong plastik yang memiliki lubang kecil untuk sirkulasi udara. Hindari menyimpan bawang daun dalam wadah tertutup rapat, karena dapat menyebabkan pembusukan.
  • Jauhkan dari Cahaya: Cahaya dapat mempercepat kerusakan bawang daun. Simpan bawang daun di tempat yang gelap atau tutupi wadah penyimpanannya dengan kain.
  • Pisahkan dari Buah dan Sayuran Lain: Beberapa buah dan sayuran, seperti apel dan kentang, mengeluarkan gas etilen yang dapat mempercepat pematangan bawang daun. Simpan bawang daun secara terpisah dari bahan makanan tersebut.

Dengan mengikuti tips penyimpanan yang tepat, bawang daun dari biji dapat bertahan hingga 1-2 minggu di lemari es. Proses penyimpanan yang baik akan menjaga kualitas dan kesegaran bawang daun, sehingga kita dapat menikmati hasil panen kita dalam waktu yang lebih lama.

Tanya Jawab Seputar Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Menanam bawang daun dari biji dapat menjadi kegiatan berkebun yang menyenangkan dan bermanfaat. Namun, mungkin masih ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab. Berikut adalah beberapa tanya jawab umum yang dapat membantu:

Pertanyaan 1: Kapan waktu terbaik untuk menanam bawang daun dari biji?


Waktu terbaik untuk menanam bawang daun dari biji adalah pada awal musim hujan atau musim kemarau. Pada saat-saat ini, curah hujan cukup dan sinar matahari tidak terlalu terik, sehingga tanaman bawang daun dapat tumbuh dengan baik.

Pertanyaan 2: Berapa lama waktu yang dibutuhkan bawang daun untuk tumbuh dari biji?


Bawang daun membutuhkan waktu sekitar 60-75 hari untuk tumbuh dari biji hingga siap dipanen. Selama masa pertumbuhan, tanaman bawang daun perlu dirawat dengan baik, seperti disiram secara teratur, diberi pupuk, dan dilindungi dari hama.

Pertanyaan 3: Apa saja manfaat menanam bawang daun sendiri?


Menanam bawang daun sendiri memiliki beberapa manfaat, antara lain menghemat biaya, memastikan kesegaran dan kualitas bawang daun, serta dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang proses pertumbuhan tanaman.

Pertanyaan 4: Apakah menanam bawang daun dari biji sulit?


Tidak, menanam bawang daun dari biji tidaklah sulit. Prosesnya cukup sederhana dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat dan memberikan perawatan yang baik, kita dapat memanen bawang daun sendiri dengan mudah.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan bawang daun agar tetap segar?


Untuk menyimpan bawang daun agar tetap segar, dapat dilakukan dengan cara menyimpannya di tempat yang sejuk, lembap, dan gelap. Kita dapat menyimpan bawang daun di dalam lemari es atau di dalam wadah kedap udara yang diberi lubang-lubang kecil untuk sirkulasi udara.

Pertanyaan 6: Apa saja hama dan penyakit yang dapat menyerang bawang daun?


Beberapa hama dan penyakit yang dapat menyerang bawang daun antara lain ulat grayak, thrips, dan penyakit busuk daun. Untuk mencegah dan mengatasi hama dan penyakit ini, dapat dilakukan dengan cara menanam bawang daun secara tumpang sari dengan tanaman lain, menjaga kebersihan lingkungan tanam, serta menggunakan pestisida alami atau kimia jika diperlukan.

Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan umum ini, diharapkan dapat membantu kita dalam menanam bawang daun dari biji dengan lebih baik. Dengan sedikit usaha dan perawatan yang tepat, kita dapat menikmati hasil panen bawang daun yang segar dan berkualitas dari kebun kita sendiri.

Sumber:

Cara Menanam Bawang Daun dari Biji

Tips Menanam Bawang Daun dari Biji

Menanam bawang daun dari biji itu mudah dan murah, tapi ada beberapa tips yang bisa membuat hasil panenmu lebih bagus. Yuk, simak tips-tips berikut ini:

Tips 1: Pilih Biji yang Bagus

Pilih biji bawang daun yang berkualitas baik, karena biji yang bagus akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Beli biji dari toko pertanian yang terpercaya dan pastikan biji masih baru dan tidak rusak.

Tips 2: Siapkan Media Tanam yang Gembur

Bawang daun membutuhkan media tanam yang gembur dan subur agar akarnya bisa tumbuh dengan baik. Buat campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Aduk rata dan pastikan media tanam tidak terlalu padat atau terlalu basah.

Tips 3: Semai Biji dengan Benar

Taburkan biji bawang daun secara merata di permukaan media tanam. Jangan terlalu dalam, cukup ditekan-tekan sedikit agar biji menempel pada tanah. Setelah disemai, siram media tanam dengan air secukupnya.

Tips 4: Siram Secara Teratur

Jaga kelembapan media tanam dengan menyiramnya secara teratur, terutama pada saat musim kemarau. Jangan sampai media tanam terlalu basah atau terlalu kering, karena kedua kondisi ini bisa membuat tanaman bawang daun layu atau busuk.

Tips 5: Beri Pupuk Setiap 2-3 Minggu

Tanaman bawang daun membutuhkan nutrisi untuk tumbuh dengan baik. Beri pupuk setiap 2-3 minggu sekali dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kimia. Pupuk organik bisa dibuat dari kotoran hewan atau sisa-sisa tanaman, sedangkan pupuk kimia bisa dibeli di toko pertanian.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menanam bawang daun dari biji dengan mudah dan hasil panen yang melimpah. Selamat mencoba!

Kesimpulan:

Menanam bawang daun dari biji tidaklah sulit, asalkan kita tahu tips dan triknya. Dengan mengikuti tips-tips yang telah disebutkan di atas, kamu bisa menanam bawang daun sendiri di rumah dan menikmati hasil panen yang segar dan berkualitas.

Menanam Bawang Daun dari Biji, Gampang Banget!

Menanam bawang daun dari biji

Siapa sangka menanam bawang daun dari biji itu mudah banget? Cukup ikuti langkah-langkah berikut, dijamin kamu bisa panen bawang daun sendiri di rumah.

  1. Pilih biji yang bagus: Pilih biji bawang daun yang berkualitas baik, karena biji yang bagus akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.
  2. Siapkan media tanam yang gembur: Bawang daun membutuhkan media tanam yang gembur dan subur agar akarnya bisa tumbuh dengan baik. Buat campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
  3. Semai biji dengan benar: Taburkan biji bawang daun secara merata di permukaan media tanam. Jangan terlalu dalam, cukup ditekan-tekan sedikit agar biji menempel pada tanah.
  4. Siram secara teratur: Jaga kelembapan media tanam dengan menyiramnya secara teratur, terutama pada saat musim kemarau. Jangan sampai media tanam terlalu basah atau terlalu kering.
  5. Beri pupuk setiap 2-3 minggu: Tanaman bawang daun membutuhkan nutrisi untuk tumbuh dengan baik. Beri pupuk setiap 2-3 minggu sekali dengan menggunakan pupuk organik atau pupuk kimia.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa menanam bawang daun sendiri di rumah dan menikmati hasil panen yang segar dan berkualitas. Selamat mencoba!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on