- Hemat lahan
- Mudah perawatannya
- Hasil panen yang relatif sama dengan penanaman di lahan
Untuk menanam bawang merah di dalam pot, diperlukan beberapa bahan dan alat, antara lain:
- Bibit bawang merah
- Pot berukuran sedang (diameter sekitar 20-30 cm)
- Media tanam (tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1)
- Pupuk organik
- Sekop kecil
- Air
Cara menanam bawang merah di dalam pot:
- Isi pot dengan media tanam hingga penuh.
- Buat lubang tanam sedalam 5-7 cm.
- Tanam bibit bawang merah dengan posisi akar berada di bawah.
- Timbun lubang tanam dengan media tanam dan padatkan perlahan.
- Siram tanaman secukupnya.
- Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
- Lakukan penyiraman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
- Beri pupuk organik setiap 2-3 minggu sekali.
- Panen bawang merah setelah berumur sekitar 60-70 hari, atau saat daunnya sudah menguning dan layu.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menanam bawang merah di dalam pot dengan mudah dan mendapatkan hasil panen yang memuaskan.
Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot
Menanam bawang merah di dalam pot adalah kegiatan berkebun yang mudah dan menyenangkan. Berikut adalah 10 aspek penting yang perlu diperhatikan:
- Pemilihan Bibit: Pilih bibit bawang merah yang sehat dan berkualitas.
- Media Tanam: Gunakan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, kompos, dan sekam padi.
- Ukuran Pot: Gunakan pot berukuran sedang, sekitar 20-30 cm.
- Penanaman: Tanam bibit bawang merah sedalam 5-7 cm.
- Penyiraman: Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
- Pemupukan: Beri pupuk organik setiap 2-3 minggu sekali.
- Pencahayaan: Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
- Pengendalian Hama: Lakukan pengendalian hama secara alami, misalnya dengan menggunakan pestisida organik.
- Pemanenan: Panen bawang merah setelah berumur sekitar 60-70 hari.
- Penyimpanan: Simpan bawang merah di tempat yang kering dan sejuk.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam bawang merah di dalam pot dengan mudah dan mendapatkan hasil panen yang memuaskan. Menanam bawang merah di dalam pot tidak hanya menghemat lahan, tetapi juga dapat menjadi kegiatan hobi yang menyenangkan dan bermanfaat.
Selain itu, menanam bawang merah di dalam pot juga dapat menjadi solusi bagi mereka yang ingin menanam bawang merah tetapi memiliki lahan terbatas, seperti di apartemen atau rumah dengan halaman sempit.
Pemilihan Bibit
Dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", pemilihan bibit merupakan aspek yang sangat penting. Bibit bawang merah yang sehat dan berkualitas akan menentukan keberhasilan budidaya bawang merah di dalam pot. Mengapa demikian?
Bibit bawang merah yang sehat memiliki daya tumbuh yang baik, sehingga akan menghasilkan tanaman yang kuat dan produktif. Sebaliknya, bibit yang kurang sehat atau berkualitas buruk akan menghasilkan tanaman yang lemah dan rentan terhadap penyakit, sehingga dapat menurunkan hasil panen.
Selain itu, pemilihan bibit yang tepat juga dapat mempengaruhi ukuran dan kualitas bawang merah yang dihasilkan. Bibit bawang merah yang berukuran besar dan sehat cenderung menghasilkan bawang merah yang berukuran besar dan berkualitas baik. Sebaliknya, bibit yang berukuran kecil atau kurang sehat akan menghasilkan bawang merah yang berukuran kecil dan kurang berkualitas.
Oleh karena itu, dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", sangat penting untuk memilih bibit bawang merah yang sehat dan berkualitas. Dengan memilih bibit yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan budidaya bawang merah di dalam pot dan mendapatkan hasil panen yang memuaskan.
Berikut adalah beberapa tips untuk memilih bibit bawang merah yang sehat dan berkualitas:
- Pilih bibit bawang merah yang berukuran besar dan sehat.
- Hindari bibit yang menunjukkan tanda-tanda penyakit atau kerusakan.
- Beli bibit dari toko pertanian atau penjual bibit yang terpercaya.
Sumber:
- Cybex.co.id: Tips Memilih Bibit Bawang Merah yang Bagus Agar Panen Melimpah
Media Tanam
Saat menanam bawang merah di dalam pot, pemilihan media tanam sangat penting karena akan mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen bawang merah. Media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, kompos, dan sekam padi, memiliki beberapa kelebihan, antara lain:
- Menyediakan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan bawang merah.
- Memperlancar drainase air, sehingga mencegah akar bawang merah membusuk.
- Membuat akar bawang merah dapat berkembang dengan baik.
Tanpa media tanam yang subur dan gembur, bawang merah tidak akan dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah. Oleh karena itu, dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", penggunaan media tanam yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan.
Berikut adalah beberapa tips untuk menyiapkan media tanam yang baik untuk menanam bawang merah di dalam pot:
- Campurkan tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
- Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
- Isi pot dengan media tanam hingga penuh.
- Padatkan media tanam secara perlahan.
Dengan menyiapkan media tanam yang baik, Anda dapat mendukung pertumbuhan bawang merah di dalam pot secara optimal dan memperoleh hasil panen yang memuaskan.
Sumber:
- Pertanianku.com: Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot
Ukuran Pot
Saat menanam bawang merah di dalam pot, pemilihan ukuran pot yang tepat sangat penting. Ukuran pot yang sesuai akan mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen bawang merah.
-
Pengaruh Ukuran Pot terhadap Pertumbuhan Bawang Merah
Pot berukuran sedang, sekitar 20-30 cm, memberikan ruang yang cukup bagi bawang merah untuk tumbuh dan berkembang. Ukuran pot yang terlalu kecil akan membatasi pertumbuhan bawang merah, sedangkan pot yang terlalu besar dapat menyebabkan genangan air dan pembusukan akar.
-
Pengaruh Ukuran Pot terhadap Hasil Panen Bawang Merah
Pot berukuran sedang memungkinkan bawang merah untuk mengembangkan sistem perakaran yang kuat, sehingga dapat menyerap nutrisi dan air dengan optimal. Hal ini akan menghasilkan bawang merah yang berukuran besar dan berkualitas baik.
-
Jenis Pot yang Cocok
Untuk menanam bawang merah di dalam pot, Anda dapat menggunakan berbagai jenis pot, seperti pot tanah liat, pot plastik, atau pot kayu. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup untuk mencegah genangan air.
-
Tips Memilih Pot yang Tepat
Saat memilih pot untuk menanam bawang merah, perhatikan ukuran, jenis, dan bahan pot. Pilih pot yang berukuran sedang, sekitar 20-30 cm, terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama, serta memiliki lubang drainase yang cukup.
Dengan menggunakan pot berukuran sedang, sekitar 20-30 cm, Anda dapat menciptakan kondisi pertumbuhan yang optimal untuk bawang merah di dalam pot. Hal ini akan mendukung pertumbuhan bawang merah yang sehat dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah.
Penanaman
Dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", penanaman bibit bawang merah sedalam 5-7 cm merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Mengapa demikian?
-
Kedalaman Tanam yang Tepat
Menanam bibit bawang merah sedalam 5-7 cm memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk berkembang dan menyerap nutrisi dari tanah. Kedalaman tanam yang terlalu dangkal dapat menyebabkan akar terpapar udara dan kekeringan, sedangkan kedalaman tanam yang terlalu dalam dapat menghambat pertumbuhan akar dan menyebabkan pembusukan.
-
Ukuran Bawang Merah
Kedalaman tanam juga mempengaruhi ukuran bawang merah yang dihasilkan. Bibit yang ditanam terlalu dangkal cenderung menghasilkan bawang merah berukuran kecil, sedangkan bibit yang ditanam terlalu dalam cenderung menghasilkan bawang merah berukuran besar.
-
Kualitas Bawang Merah
Penanaman bibit pada kedalaman yang tepat juga berpengaruh pada kualitas bawang merah. Bibit yang ditanam terlalu dangkal dapat menyebabkan bawang merah mudah rusak dan rentan terhadap penyakit, sedangkan bibit yang ditanam terlalu dalam dapat menyebabkan bawang merah bertunas dan kurang berkualitas.
-
Tips Menanam Bibit
Untuk menanam bibit bawang merah sedalam 5-7 cm, buatlah lubang tanam terlebih dahulu menggunakan jari atau tongkat kecil. Kemudian, masukkan bibit bawang merah ke dalam lubang tanam dan timbun dengan tanah hingga menutupi pangkal bibit. Padatkan tanah di sekitar bibit dengan lembut.
Dengan memperhatikan kedalaman tanam bibit bawang merah sedalam 5-7 cm, Anda dapat mendukung pertumbuhan bawang merah di dalam pot secara optimal dan memperoleh hasil panen yang melimpah.
Penyiraman
Dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", penyiraman merupakan aspek penting yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya. Bawang merah membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, terutama saat musim kemarau.
-
Kebutuhan Air Bawang Merah
Bawang merah membutuhkan air yang cukup untuk proses fotosintesis, transportasi nutrisi, dan pertumbuhan sel. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman bawang merah layu, pertumbuhan terhambat, dan hasil panen menurun.
-
Waktu dan Frekuensi Penyiraman
Penyiraman tanaman bawang merah harus dilakukan secara teratur, terutama saat musim kemarau. Frekuensi penyiraman tergantung pada kondisi cuaca dan kelembaban tanah. Saat musim kemarau, penyiraman dapat dilakukan setiap hari atau dua hari sekali.
-
Cara Penyiraman yang Benar
Penyiraman tanaman bawang merah sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Hindari penyiraman pada siang hari saat matahari terik karena dapat menyebabkan tanaman layu. Siram tanaman hingga air meresap ke dalam tanah, tetapi jangan sampai menggenang.
-
Pengaruh Penyiraman terhadap Hasil Panen
Penyiraman yang tepat dapat meningkatkan hasil panen bawang merah. Bawang merah yang disiram secara teratur cenderung berukuran lebih besar, berkualitas baik, dan tahan lama disimpan.
Dengan memperhatikan aspek penyiraman dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", Anda dapat mendukung pertumbuhan bawang merah secara optimal dan memperoleh hasil panen yang melimpah.
Pemupukan
Dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", pemupukan merupakan salah satu aspek penting yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil panen bawang merah. Pupuk organik yang diberikan secara teratur setiap 2-3 minggu sekali akan memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman bawang merah untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.
Pupuk organik mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanaman bawang merah, seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Unsur hara ini berperan penting dalam berbagai proses fisiologis tanaman, seperti pembentukan klorofil, pertumbuhan sel, pembungaan, dan pembuahan. Pemberian pupuk organik secara teratur akan memastikan bahwa tanaman bawang merah memiliki nutrisi yang cukup untuk menghasilkan umbi yang besar dan berkualitas baik.
Selain itu, pupuk organik juga membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kapasitas menahan air. Hal ini sangat penting untuk tanaman bawang merah yang membutuhkan tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik. Pupuk organik akan membuat tanah lebih porous dan subur, sehingga akar tanaman bawang merah dapat berkembang dengan baik dan menyerap nutrisi secara optimal.
Dengan memperhatikan aspek pemupukan dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", Anda dapat mendukung pertumbuhan bawang merah secara optimal dan memperoleh hasil panen yang melimpah. Bawang merah yang dipupuk secara teratur cenderung berukuran lebih besar, berkualitas baik, dan tahan lama disimpan.
Sumber:
- Cybex.co.id: Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot
Pencahayaan
Dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", pencahayaan merupakan aspek yang sangat penting dan tidak dapat diabaikan. Bawang merah membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Sinar matahari berperan penting dalam proses fotosintesis, yaitu proses pembentukan makanan oleh tanaman. Tanpa sinar matahari yang cukup, bawang merah akan mengalami pertumbuhan yang kerdil, daun menguning, dan hasil panen yang menurun.
Oleh karena itu, saat menanam bawang merah di dalam pot, pastikan untuk meletakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Sinar matahari langsung akan membantu bawang merah melakukan fotosintesis secara optimal dan menghasilkan umbi yang besar dan berkualitas baik.
Sebagai contoh, jika Anda menanam bawang merah di dalam pot di teras rumah, pastikan teras tersebut tidak terhalang oleh bangunan atau pohon yang tinggi sehingga sinar matahari dapat masuk dengan leluasa. Jika Anda menanam bawang merah di dalam pot di dalam ruangan, Anda dapat menggunakan lampu khusus tanaman untuk memberikan pencahayaan yang cukup.
Dengan memperhatikan aspek pencahayaan dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", Anda dapat mendukung pertumbuhan bawang merah secara optimal dan memperoleh hasil panen yang melimpah. Bawang merah yang mendapat sinar matahari yang cukup cenderung berukuran lebih besar, berkualitas baik, dan tahan lama disimpan.
Sumber:
- Pertanianku.com: Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot
Pengendalian Hama
Dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", pengendalian hama merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan tanaman dan mencegah kerugian hasil panen. Hama, seperti ulat dan kutu daun, dapat menyerang tanaman bawang merah dan menyebabkan kerusakan pada daun, batang, dan umbi. Pengendalian hama secara alami menggunakan pestisida organik menjadi solusi tepat, karena tidak hanya efektif tetapi juga aman bagi lingkungan.
Pestisida organik, seperti pestisida nabati yang terbuat dari ekstrak tumbuhan, dapat mengendalikan hama tanpa meninggalkan residu berbahaya pada tanaman dan tanah. Cara pembuatan pestisida nabati pun cukup mudah dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Misalnya, pestisida nabati dari bawang putih dapat dibuat dengan menghaluskan bawang putih dan merendamnya dalam air selama beberapa jam. Hasil rendaman tersebut kemudian dapat disemprotkan pada tanaman bawang merah untuk mengusir hama.
Dengan melakukan pengendalian hama secara alami, tanaman bawang merah akan terlindungi dari serangan hama dan dapat tumbuh dengan sehat. Hal ini akan berdampak positif pada hasil panen, di mana bawang merah yang dihasilkan akan berukuran besar, berkualitas baik, dan bebas dari hama. Selain itu, pengendalian hama secara alami juga mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Sumber:
- Cybex.co.id: Cara Membuat Pestisida Nabati untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman
Pemanenan
Saat menanam bawang merah di dalam pot, mengetahui waktu panen sangatlah penting. Umur panen bawang merah berkisar antara 60-70 hari setelah tanam. Hal ini menentukan kualitas dan hasil panen bawang merah.
Bawang merah yang dipanen pada waktu yang tepat akan memiliki ukuran yang optimal, kulit yang mengering dan mengeras, serta umbi yang padat. Jika dipanen terlalu cepat, bawang merah akan berukuran kecil dan mudah rusak. Sebaliknya, jika dipanen terlalu lambat, bawang merah akan bertunas dan kualitasnya menurun.
Cara memanen bawang merah cukup mudah. Cukup cabut tanaman bawang merah dari tanah secara perlahan. Hindari menarik daunnya secara langsung karena dapat merusak umbi. Setelah dicabut, biarkan bawang merah mengering di tempat yang teduh selama beberapa hari hingga benar-benar kering.
Dengan memahami waktu panen yang tepat dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", Anda dapat memperoleh hasil panen bawang merah yang berkualitas baik dan melimpah.
Sumber:
- Pertanianku.com: Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot
Penyimpanan
Aspek penyimpanan bawang merah merupakan bagian penting dari "cara menanam bawang merah di dalam pot". Bawang merah yang disimpan dengan benar akan memiliki umur simpan yang lebih lama dan kualitas yang tetap terjaga.
-
Tempat Penyimpanan yang Tepat
Bawang merah sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan sejuk, seperti di dapur atau gudang. Hindari menyimpan bawang merah di tempat yang lembap atau terkena sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan bawang merah cepat busuk.
-
Pengaturan Sirkulasi Udara
Sediakan sirkulasi udara yang baik di tempat penyimpanan bawang merah. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan wadah penyimpanan berlubang atau meletakkan bawang merah di atas rak.
-
Jauhkan dari Sumber Panas
Jangan menyimpan bawang merah di dekat sumber panas, seperti kompor atau oven. Panas dapat menyebabkan bawang merah mengering dan kehilangan kualitasnya.
-
Hindari Penyimpanan Bersama Bahan Lain
Bawang merah sebaiknya tidak disimpan bersama bahan makanan lain yang berbau menyengat, seperti bawang putih atau kentang. Hal ini dapat menyebabkan bawang merah menyerap bau bahan makanan lain.
Dengan memperhatikan aspek penyimpanan dalam "cara menanam bawang merah di dalam pot", Anda dapat memastikan bahwa bawang merah yang Anda panen dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama dan tetap memiliki kualitas yang baik.
Tanya Jawab tentang "Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot"
Bagi pemula yang ingin mencoba menanam bawang merah di dalam pot, berikut beberapa pertanyaan umum yang sering muncul beserta jawabannya:
Pertanyaan 1: Apakah sulit menanam bawang merah di dalam pot?
Tidak, menanam bawang merah di dalam pot cukup mudah dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Asalkan memperhatikan tips dan trik yang tepat, Anda dapat memanen bawang merah segar dari pot di rumah Anda sendiri.
Pertanyaan 2: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memanen bawang merah yang ditanam di dalam pot?
Waktu yang dibutuhkan untuk memanen bawang merah yang ditanam di dalam pot sekitar 60-70 hari setelah tanam. Bawang merah siap panen saat daunnya mulai menguning dan layu.
Pertanyaan 3: Berapa kali bawang merah yang ditanam di dalam pot perlu disiram?
Frekuensi penyiraman bawang merah di dalam pot tergantung pada kondisi cuaca dan kelembaban tanah. Namun, secara umum, bawang merah perlu disiram secara teratur, terutama saat musim kemarau, agar tidak layu.
Pertanyaan 4: Apakah bawang merah yang ditanam di dalam pot bisa berukuran besar?
Ya, bawang merah yang ditanam di dalam pot bisa berukuran besar asalkan mendapat perawatan yang baik, seperti penyiraman, pemupukan, dan pencahayaan yang cukup.
Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengatasi hama pada bawang merah yang ditanam di dalam pot?
Hama pada bawang merah di dalam pot dapat diatasi dengan cara alami, seperti menggunakan pestisida nabati yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti bawang putih atau cabai.
Pertanyaan 6: Bagaimana cara menyimpan bawang merah yang sudah dipanen agar tahan lama?
Untuk menyimpan bawang merah agar tahan lama, simpan di tempat yang kering, sejuk, dan berventilasi baik. Hindari menyimpan bawang merah di tempat yang lembap atau terkena sinar matahari langsung.
Demikian beberapa pertanyaan umum seputar "cara menanam bawang merah di dalam pot". Dengan memahami tips dan trik yang tepat, Anda dapat menanam dan memanen bawang merah sendiri dengan mudah dan sukses.
Sumber:
- Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot - Cybex.co.id
- Cara Menanam Bawang Merah di Dalam Pot - Pertanianku.com
Tips Menanam Bawang Merah di Dalam Pot
Menanam bawang merah di dalam pot bisa jadi kegiatan berkebun yang menyenangkan. Berikut beberapa tips bermanfaat untuk membantumu sukses menanam bawang merah di pot:
Tip 1: Pilih Bibit yang Sehat
Kunci keberhasilan menanam bawang merah dalam pot adalah menggunakan bibit yang sehat dan berkualitas. Pilih bibit bawang merah yang berukuran besar, bebas dari penyakit, dan terlihat segar.
Tip 2: Siapkan Media Tanam yang Subur
Bawang merah membutuhkan media tanam yang subur dan gembur agar bisa tumbuh dengan baik. Buatlah campuran tanah, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1 untuk menciptakan media tanam yang ideal.
Tip 3: Gunakan Pot Berukuran Tepat
Pilih pot berukuran sedang, sekitar 20-30 cm, untuk menanam bawang merah. Ukuran pot ini memberikan ruang yang cukup bagi bawang merah untuk tumbuh dan berkembang.
Tip 4: Tanam Bibit dengan Kedalaman yang Pas
Tanam bibit bawang merah sedalam 5-7 cm. Kedalaman tanam ini memungkinkan akar bawang merah berkembang dengan baik dan menyerap nutrisi dengan optimal.
Tip 5: Siram Secara Teratur
Bawang merah membutuhkan air yang cukup, terutama saat musim kemarau. Siram tanaman secara teratur, tetapi jangan sampai menggenang. Pastikan tanah tetap lembap, tapi tidak becek.
Tip 6: Beri Pupuk Tambahan
Untuk mendukung pertumbuhan bawang merah, berikan pupuk organik setiap 2-3 minggu sekali. Pupuk organik akan memberikan nutrisi tambahan yang dibutuhkan bawang merah untuk tumbuh sehat dan menghasilkan umbi yang besar.
Tip 7: Letakkan di Tempat yang Terkena Sinar Matahari
Bawang merah membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk melakukan fotosintesis. Letakkan pot bawang merah di tempat yang terkena sinar matahari langsung, seperti teras atau balkon.
Tip 8: Panen Saat Daun Menguning
Bawang merah biasanya siap dipanen sekitar 60-70 hari setelah tanam. Tanda-tanda bawang merah siap panen adalah ketika daunnya mulai menguning dan layu. Cabut bawang merah dengan hati-hati dan keringkan di tempat yang teduh sebelum disimpan.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menanam bawang merah di dalam pot dengan mudah dan sukses. Nikmati hasil panen bawang merah segar dari kebunmu sendiri!
Tanam Bawang Merah di Pot, Yuk!
Siapa sangka, menanam bawang merah bisa dilakukan di dalam pot. Menarik banget, kan? Cara menanamnya pun mudah kok! Cukup ikuti langkah-langkah berikut:
1. Pilih bibit bawang merah yang sehat dan berkualitas.
2. Siapkan media tanam yang subur, dari campuran tanah, kompos, dan sekam padi.
3. Gunakan pot berukuran sedang, sekitar 20-30 cm.
4. Tanam bibit bawang merah sedalam 5-7 cm.
5. Siram secara teratur, terutama saat musim kemarau.
6. Beri pupuk organik setiap 2-3 minggu sekali.
7. Letakkan di tempat yang terkena sinar matahari.
8. Panen saat daun menguning dan layu.
Dengan cara mudah ini, kamu bisa menanam bawang merah sendiri di rumah. Selain lebih hemat, kamu juga bisa mendapatkan bawang merah yang lebih segar dan sehat. Yuk, langsung coba tanam bawang merah di pot!