This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Sukses Menanam Bawang Merah di Tempat Telur yang Wajib Diketahui

 ·  ☕ 15 min read
  • Menghemat ruang
  • Dapat ditanam secara vertikal, sehingga dapat mengoptimalkan sinar matahari
  • Mudah dipantau dan dirawat
  • Dapat dijadikan sebagai hiasan

Untuk menanam bawang merah di tempat telur, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Siapkan wadah bekas telur yang masih utuh dan bersih.
  2. Buat lubang pada bagian bawah setiap wadah telur untuk drainase air.
  3. Isi wadah telur dengan tanah yang gembur dan subur.
  4. Buat lubang kecil pada tanah dan masukkan satu siung bawang merah ke dalam setiap lubang.
  5. Tutup lubang dengan tanah dan padatkan sedikit.
  6. Siram tanaman secara teratur, terutama saat tanah mulai mengering.
  7. Tempatkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau di bawah lampu tanam.

Dalam waktu sekitar 2-3 minggu, bawang merah akan mulai tumbuh dan menghasilkan daun. Setelah sekitar 3-4 bulan, bawang merah akan siap dipanen. Ciri-ciri bawang merah yang siap dipanen adalah daunnya yang mulai menguning dan layu, serta umbi bawang merah yang sudah terbentuk sempurna.

Menanam bawang merah di tempat telur adalah cara yang mudah dan menyenangkan untuk menanam bawang merah sendiri. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menikmati hasil panen bawang merah yang segar dan organik.

Cara Menanam Bawang Merah di Tempat Telur

Menanam bawang merah di tempat telur adalah cara mudah dan menyenangkan untuk menanam bawang merah sendiri. Berikut adalah 10 aspek penting yang perlu diperhatikan:

  • Alat: Tempat telur bekas, tanah, siung bawang merah
  • Teknik: Buat lubang pada tempat telur, isi dengan tanah, tanam bawang merah
  • Penyiraman: Siram secara teratur, terutama saat tanah kering
  • Pencahayaan: Tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau di bawah lampu tanam
  • Pupuk: Beri pupuk secara berkala untuk nutrisi
  • Pengendalian hama: Lindungi tanaman dari hama dengan pestisida alami
  • Panen: Panen setelah 3-4 bulan, saat daun menguning dan umbi terbentuk
  • Penyimpanan: Simpan bawang merah di tempat yang kering dan sejuk
  • Olahan: Bawang merah dapat digunakan sebagai bumbu masakan atau bahan obat tradisional
  • Manfaat: Hemat ruang, praktis, dan ramah lingkungan

Dengan memperhatikan aspek-aspek penting di atas, Anda dapat menanam bawang merah di tempat telur dengan sukses. Tanaman bawang merah tidak hanya akan mempercantik rumah Anda, tetapi juga menyediakan bahan makanan yang sehat dan organik.

Menanam bawang merah di tempat telur juga mengajarkan kita tentang pentingnya daur ulang dan pemanfaatan kembali barang bekas. Dengan cara ini, kita dapat berkontribusi pada lingkungan yang lebih hijau dan lestari.

Alat

Alat, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, alat-alat yang digunakan sangatlah sederhana dan mudah didapatkan. Tempat telur bekas, tanah, dan siung bawang merah merupakan komponen utama yang saling berkaitan dan berperan penting dalam keberhasilan penanaman.

Tempat telur bekas berfungsi sebagai wadah untuk menampung tanah dan bawang merah. Lubang-lubang pada tempat telur memungkinkan air dan udara masuk, sehingga akar bawang merah dapat berkembang dengan baik. Tanah yang digunakan haruslah tanah yang gembur dan subur, agar bawang merah dapat memperoleh nutrisi yang cukup untuk pertumbuhannya.

Siung bawang merah merupakan bahan utama yang ditanam. Pilihlah siung bawang merah yang sehat dan tidak cacat. Siung bawang merah yang ditanam akan tumbuh menjadi tanaman bawang merah yang baru.

Kombinasi ketiga alat ini, yaitu tempat telur bekas, tanah, dan siung bawang merah, menjadi kunci keberhasilan cara menanam bawang merah di tempat telur. Dengan memperhatikan pemilihan alat yang tepat dan penggunaannya yang benar, Anda dapat menanam bawang merah sendiri dengan mudah dan praktis.

Selain itu, cara menanam bawang merah di tempat telur juga mengajarkan kita tentang pentingnya pemanfaatan kembali barang bekas. Dengan menggunakan tempat telur bekas, kita dapat mengurangi sampah dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih hijau.

Sumber:

  • How to Grow Onions in an Egg Carton
  • Growing Onions in Egg Cartons

Teknik

Teknik, Cara Menanams

Cara menanam bawang merah di tempat telur melibatkan beberapa teknik penting, salah satunya adalah membuat lubang pada tempat telur, mengisinya dengan tanah, dan menanam bawang merah di dalamnya. Teknik ini menjadi bagian krusial dalam proses penanaman karena:

  • Membuat Lubang pada Tempat Telur: Lubang-lubang pada tempat telur berfungsi sebagai saluran drainase untuk air berlebih. Dengan adanya lubang, air tidak tergenang di dalam tempat telur, sehingga mencegah pembusukan bawang merah.
  • Mengisi dengan Tanah: Tanah yang digunakan haruslah tanah yang gembur dan subur agar bawang merah dapat tumbuh dengan optimal. Tanah menyediakan nutrisi, oksigen, dan kelembapan yang dibutuhkan oleh akar bawang merah.
  • Menanam Bawang Merah: Siung bawang merah ditanam dengan cara ditekan sedikit ke dalam tanah. Bagian ujung bawang merah yang meruncing ditanam menghadap ke atas, sedangkan bagian akar berada di bawah. Penanaman bawang merah pada kedalaman yang tepat sangat penting untuk pertumbuhannya.

Dengan mengikuti teknik ini dengan benar, Anda dapat menciptakan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan bawang merah di tempat telur. Bawang merah akan memiliki ruang yang cukup untuk berkembang, drainase yang baik, dan nutrisi yang cukup. Dengan demikian, Anda dapat memanen bawang merah yang sehat dan berkualitas tinggi dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, penyiraman memegang peranan penting yang tidak boleh diabaikan. Bawang merah membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhannya, terutama saat tanah kering.

  • Kebutuhan Air: Bawang merah membutuhkan air yang cukup untuk membentuk umbi yang besar dan berkualitas. Penyiraman yang teratur membantu menjaga kelembapan tanah dan memastikan bawang merah mendapatkan air yang dibutuhkannya.
  • Waktu Penyiraman: Waktu penyiraman yang tepat adalah pagi hari atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik. Penyiraman pada siang hari berisiko membuat daun bawang merah terbakar.
  • Jumlah Air: Jumlah air yang diberikan harus cukup untuk membasahi tanah hingga kedalaman sekitar 10 cm. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan pembusukan bawang merah, sedangkan penyiraman yang kurang dapat membuat bawang merah kerdil.
  • Pengecekan Tanah: Sebelum menyiram, cek terlebih dahulu kelembapan tanah. Jika tanah masih lembap, penyiraman dapat ditunda. Penyiraman yang berlebihan dapat membuat tanah becek dan kekurangan oksigen.

Dengan memperhatikan kebutuhan penyiraman bawang merah di tempat telur, Anda dapat memastikan bahwa tanaman bawang merah tumbuh dengan baik dan menghasilkan umbi yang besar dan sehat. Penyiraman yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan cara menanam bawang merah di tempat telur.

Pencahayaan

Pencahayaan, Cara Menanams

Sinar matahari adalah sumber energi utama bagi bawang merah untuk melakukan fotosintesis dan menghasilkan makanan. Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, pencahayaan yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bawang merah yang optimal.

  • Fotosintesis: Bawang merah membutuhkan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis, yaitu proses pembentukan makanan dari karbon dioksida dan air dengan bantuan sinar matahari. Fotosintesis menghasilkan gula yang merupakan sumber energi utama bagi bawang merah.
  • Pertumbuhan Daun: Sinar matahari berperan penting dalam pertumbuhan daun bawang merah. Daun yang terkena sinar matahari yang cukup akan tumbuh lebat dan sehat, sehingga dapat menyerap lebih banyak sinar matahari dan menghasilkan lebih banyak makanan.
  • Pembentukan Umbi: Pencahayaan yang cukup juga mempengaruhi pembentukan umbi bawang merah. Bawang merah yang terkena sinar matahari yang cukup akan menghasilkan umbi yang lebih besar dan berkualitas lebih baik.
  • Penggunaan Lampu Tanam: Jika bawang merah ditanam di dalam ruangan atau di tempat yang kurang terkena sinar matahari, penggunaan lampu tanam dapat menjadi alternatif untuk memberikan pencahayaan yang cukup.

Dengan memperhatikan kebutuhan pencahayaan bawang merah, Anda dapat memastikan bahwa tanaman bawang merah di tempat telur tumbuh dengan baik dan menghasilkan umbi yang besar dan sehat. Pencahayaan yang tepat merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan cara menanam bawang merah di tempat telur.

Pupuk

Pupuk, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, pemberian pupuk secara berkala sangat penting untuk memastikan tanaman bawang merah tumbuh dengan sehat dan menghasilkan umbi yang besar dan berkualitas.

  • Nutrisi untuk Pertumbuhan: Pupuk menyediakan nutrisi penting yang dibutuhkan bawang merah untuk pertumbuhannya, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Nutrisi ini membantu bawang merah membentuk daun yang sehat, akar yang kuat, dan umbi yang besar.
  • Jenis Pupuk: Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang sangat dianjurkan untuk tanaman bawang merah di tempat telur. Pupuk organik kaya akan unsur hara dan dapat meningkatkan struktur tanah.
  • Waktu Pemupukan: Pemupukan pertama dapat dilakukan saat bawang merah mulai tumbuh tunas. Pemupukan selanjutnya dapat dilakukan setiap 2-3 minggu sekali hingga tanaman bawang merah siap panen.
  • Cara Pemupukan: Pupuk dapat diberikan dengan cara ditaburkan di sekitar tanaman bawang merah atau dilarutkan dalam air dan disiramkan.

Dengan memperhatikan kebutuhan nutrisi bawang merah dan memberikan pupuk secara berkala, Anda dapat memastikan bahwa tanaman bawang merah di tempat telur tumbuh dengan optimal dan menghasilkan panen yang melimpah.

Pengendalian Hama

Pengendalian Hama, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, pengendalian hama merupakan aspek penting untuk melindungi tanaman dari serangan hama yang dapat merusak pertumbuhan dan hasil panen. Pestisida alami menjadi pilihan yang aman dan ramah lingkungan untuk mengendalikan hama pada bawang merah.

  • Penggunaan Pestisida Alami: Pestisida alami menggunakan bahan-bahan alami seperti bawang putih, cabai, atau tembakau untuk mengusir atau membunuh hama. Pestisida alami tidak meninggalkan residu kimia berbahaya pada tanaman dan lingkungan.
  • Jenis Hama pada Bawang Merah: Hama yang biasa menyerang bawang merah antara lain ulat grayak, kutu daun, dan thrips. Hama ini dapat menyebabkan kerusakan pada daun, umbi, atau batang tanaman bawang merah.
  • Cara Pembuatan Pestisida Alami: Pestisida alami dapat dibuat dengan cara sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Misalnya, pestisida dari bawang putih dapat dibuat dengan menumbuk bawang putih dan merendamnya dalam air selama beberapa jam.
  • Aplikasi Pestisida Alami: Pestisida alami dapat diaplikasikan dengan cara disemprotkan atau dioleskan pada tanaman bawang merah. Aplikasi dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan untuk mencegah serangan hama.

Dengan menerapkan pengendalian hama menggunakan pestisida alami, tanaman bawang merah di tempat telur dapat terlindungi dari serangan hama secara efektif. Cara ini tidak hanya aman bagi tanaman dan lingkungan, tetapi juga menghasilkan bawang merah yang sehat dan berkualitas baik.

Panen

Panen, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, tahap panen merupakan momen yang ditunggu-tunggu. Panen bawang merah dilakukan setelah tanaman berusia sekitar 3-4 bulan, ditandai dengan daun yang mulai menguning dan layu, serta terbentuknya umbi bawang merah di bawah tanah.

Proses panen bawang merah di tempat telur cukup mudah. Cukup dengan membongkar tempat telur secara hati-hati dan mengambil umbi bawang merah yang sudah terbentuk. Umbi bawang merah yang sudah dipanen kemudian dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Setelah kering, bawang merah dapat disimpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering.

Tahap panen pada cara menanam bawang merah di tempat telur sangat penting karena menandakan keberhasilan budidaya bawang merah. Dengan memperhatikan waktu panen yang tepat, yaitu saat daun menguning dan umbi terbentuk, Anda dapat memperoleh hasil panen bawang merah yang optimal. Bawang merah yang dipanen pada waktu yang tepat akan memiliki kualitas yang baik dan dapat disimpan dalam waktu yang lama.

Sumber:

  • How to Grow Onions in an Egg Carton
  • Growing Onions in Egg Cartons

Penyimpanan

Penyimpanan, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, penyimpanan merupakan aspek penting yang menentukan kualitas dan umur simpan bawang merah setelah panen. Penyimpanan bawang merah di tempat yang kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk menjaga kesegaran dan mencegah pembusukan.

  • Pengaruh Suhu dan Kelembapan: Bawang merah sebaiknya disimpan pada suhu sekitar 10-15 derajat Celcius dan kelembapan relatif 60-70%. Suhu dan kelembapan yang terlalu tinggi dapat mempercepat pembusukan, sedangkan suhu dan kelembapan yang terlalu rendah dapat membuat bawang merah mengering dan layu.
  • Ventilasi yang Baik: Tempat penyimpanan bawang merah harus memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah penumpukan gas etilen, yang dapat mempercepat pematangan dan pembusukan bawang merah.
  • Hindari Sinar Matahari Langsung: Bawang merah sebaiknya disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung, karena sinar matahari dapat merusak kualitas bawang merah dan mempercepat pertumbuhan tunas.
  • Jauhkan dari Sumber Air: Bawang merah harus disimpan jauh dari sumber air, seperti wastafel atau kulkas, untuk mencegah pembusukan akibat kelembapan berlebih.

Dengan memperhatikan aspek penyimpanan yang tepat, bawang merah yang ditanam di tempat telur dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama dan tetap segar saat digunakan sebagai bumbu masakan atau bahan obat-obatan tradisional.

Olahan

Olahan, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, aspek pengolahan sangat erat kaitannya dengan tujuan penanaman itu sendiri. Bawang merah yang ditanam tidak hanya sebagai tanaman hias, tetapi juga untuk dimanfaatkan sebagai bumbu masakan atau bahan obat tradisional.

Sebagai bumbu masakan, bawang merah memberikan cita rasa gurih dan harum pada berbagai hidangan. Kandungan antioksidan dan senyawa sulfur dalam bawang merah juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan, seperti menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Selain sebagai bumbu dapur, bawang merah juga dikenal sebagai bahan obat tradisional. Umbi bawang merah dipercaya memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan. Bawang merah sering digunakan sebagai obat alami untuk meredakan batuk, pilek, dan infeksi lainnya.

Dengan memahami manfaat dan kegunaan bawang merah sebagai bumbu masakan dan bahan obat tradisional, kita dapat semakin menghargai pentingnya cara menanam bawang merah di tempat telur. Teknik penanaman ini tidak hanya menyediakan bahan makanan yang sehat, tetapi juga berkontribusi pada gaya hidup sehat dan alami.

Sumber:

  • Red Onion: Nutrition, Benefits, and How to Use It
  • Health Benefits of Red Onions

Manfaat

Manfaat, Cara Menanams

Dalam cara menanam bawang merah di tempat telur, aspek manfaat memegang peranan penting. Teknik penanaman ini menawarkan sejumlah keuntungan yang memberikan nilai tambah bagi pelakunya.

  • Hemat Ruang

    Salah satu keunggulan utama cara menanam bawang merah di tempat telur adalah penghematan ruang. Tempat telur bekas yang digunakan sebagai wadah memiliki ukuran yang kompak dan dapat disusun secara vertikal, sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas. Hal ini menjadi solusi ideal bagi mereka yang memiliki keterbatasan lahan, seperti penghuni apartemen atau rumah dengan halaman sempit.

  • Praktis

    Cara menanam bawang merah di tempat telur juga sangat praktis dan mudah dilakukan. Alat yang dibutuhkan sangat sederhana dan mudah didapat, sehingga tidak memerlukan keahlian atau pengalaman khusus. Proses penanaman dan perawatannya pun tidak rumit, sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan pemula sekalipun.

  • Ramah Lingkungan

    Dengan memanfaatkan tempat telur bekas, cara menanam bawang merah ini juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan. Tempat telur yang tadinya menjadi sampah dapat dialihkan fungsinya menjadi wadah tanam, sehingga mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Selain itu, teknik ini tidak memerlukan bahan kimia atau pestisida sintetis, sehingga aman bagi lingkungan dan kesehatan.

Kombinasi manfaat hemat ruang, praktis, dan ramah lingkungan menjadikan cara menanam bawang merah di tempat telur sebagai pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin menanam sendiri bahan makanan sehat di rumah dengan cara yang mudah dan berkelanjutan.

Pertanyaan Umum Seputar Cara Menanam Bawang Merah di Tempat Telur

Menanam bawang merah di tempat telur menawarkan berbagai manfaat, tetapi mungkin juga menimbulkan beberapa pertanyaan. Berikut beberapa pertanyaan umum dan jawabannya:

Pertanyaan 1: Apakah semua jenis bawang merah bisa ditanam di tempat telur?

Ya, sebagian besar jenis bawang merah dapat ditanam di tempat telur. Beberapa varietas yang direkomendasikan antara lain bawang merah biasa, bawang merah bombay, dan bawang merah jepang.

Pertanyaan 2: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memanen bawang merah dari tempat telur?

Waktu yang dibutuhkan untuk memanen bawang merah dari tempat telur sekitar 3-4 bulan, tergantung pada varietas bawang merah dan kondisi pertumbuhan.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengatasi hama pada bawang merah yang ditanam di tempat telur?

Untuk mengatasi hama pada bawang merah di tempat telur, dapat digunakan pestisida alami seperti larutan bawang putih atau cabai. Menjaga kebersihan area tanam dan melakukan rotasi tanaman juga dapat membantu mencegah serangan hama.

Pertanyaan 4: Apakah bawang merah yang ditanam di tempat telur memiliki rasa dan kualitas yang sama dengan bawang merah yang ditanam di tanah?

Meskipun bawang merah yang ditanam di tempat telur umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil, rasa dan kualitasnya tidak jauh berbeda dengan bawang merah yang ditanam di tanah, selama teknik penanaman dan perawatan dilakukan dengan baik.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan bawang merah yang ditanam di tempat telur?

Setelah dipanen, bawang merah yang ditanam di tempat telur dapat disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki ventilasi yang baik. Hindari menyimpan bawang merah di tempat yang lembap atau terkena sinar matahari langsung.

Pertanyaan 6: Apa saja manfaat menanam bawang merah di tempat telur?

Menanam bawang merah di tempat telur memiliki banyak manfaat, di antaranya menghemat ruang, praktis, ramah lingkungan, dan menghasilkan bawang merah organik yang sehat untuk dikonsumsi.

Semoga informasi ini menjawab pertanyaan Anda tentang cara menanam bawang merah di tempat telur. Selamat berkebun!

Sumber:

  • How to Grow Onions in an Egg Carton
  • Growing Onions in Egg Cartons

Tips Menanam Bawang Merah di Tempat Telur

Menanam bawang merah di tempat telur menjadi cara yang mudah dan menyenangkan untuk menghasilkan bawang merah organik sendiri. Simak beberapa tips berikut agar tanaman bawang merahmu tumbuh subur dan berlimpah:

Tips 1: Pilih Tempat Telur Bersih

Gunakan tempat telur bekas yang masih utuh dan bersih. Lubangi bagian bawah tempat telur untuk sirkulasi udara dan air.

Tips 2: Gunakan Tanah Subur

Isi tempat telur dengan tanah yang gembur dan subur. Tanah yang kaya nutrisi akan mendukung pertumbuhan bawang merah yang sehat.

Tips 3: Pilih Siung Berkualitas

Tanam siung bawang merah yang sehat dan tidak cacat. Siung bawang merah yang bagus akan tumbuh menjadi tanaman bawang merah yang produktif.

Tips 4: Siram Secara Rutin

Jaga kelembapan tanah agar bawang merah tumbuh optimal. Siram tanaman secara teratur, terutama saat tanah mulai kering.

Tips 5: Beri Sinar Matahari Cukup

Tempatkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau di bawah lampu tanam. Sinar matahari sangat penting untuk fotosintesis dan pertumbuhan bawang merah.

Tips 6: Beri Jarak Tanam

Beri jarak antar tanaman bawang merah sekitar 5-10 cm. Jarak yang cukup akan mencegah persaingan antar tanaman dan memungkinkan sirkulasi udara yang baik.

Tips 7: Jaga Kebersihan

Singkirkan gulma di sekitar tanaman bawang merah untuk mencegah persaingan nutrisi. Jaga kebersihan area tanam untuk menghindari hama dan penyakit.

Tips 8: Panen Tepat Waktu

Bawang merah siap dipanen sekitar 3-4 bulan setelah tanam. Ciri-ciri bawang merah yang siap panen adalah daun yang menguning dan layu, serta umbi bawang merah yang sudah terbentuk sempurna.

Kesimpulan

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu dapat menanam bawang merah di tempat telur dengan mudah dan berhasil. Nikmati hasil panen bawang merah organik yang segar dan sehat untuk berbagai keperluan memasak dan pengobatan tradisional.

Si Merah di Dalam Cangkang Telur

Bawang merah dalam tempat telur

Siapa sangka, tempat telur bekas dapat disulap menjadi wadah tanam yang unik untuk menanam si merah bulat, bawang merah. Teknik ini tidak hanya menghemat tempat, tetapi juga praktis dan ramah lingkungan.

Menanam bawang merah di tempat telur dimulai dengan mempersiapkan wadah, mengisi dengan tanah subur, dan menanam siung bawang merah. Perawatannya pun mudah, cukup disiram secara teratur dan diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Dalam waktu sekitar 3-4 bulan, bawang merah siap dipanen dan dinikmati kesegarannya.

Teknik ini membuka peluang baru bagi siapa saja yang ingin menanam bawang merah sendiri, bahkan di lahan terbatas. Selain itu, memanfaatkan kembali tempat telur bekas juga menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Yuk, coba tanam bawang merah di tempat telur dan rasakan sensasi panen sendiri yang menyenangkan!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on