This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Terbongkar: Cara Menanam Buah Naga dari Biji yang Menggiurkan!

 ·  ☕ 15 min read
  • Lebih hemat biaya: Menanam buah naga dari biji lebih hemat biaya dibandingkan membeli bibit yang sudah jadi.
  • Dapat memilih varietas sendiri: Dengan menanam dari biji, Anda dapat memilih varietas buah naga yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda.
  • Menghasilkan tanaman yang lebih kuat: Tanaman buah naga yang ditanam dari biji umumnya lebih kuat dan tahan terhadap penyakit dibandingkan tanaman yang ditanam dari stek.

Meskipun demikian, menanam buah naga dari biji juga memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  • Membutuhkan waktu yang lebih lama: Menanam buah naga dari biji membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghasilkan buah dibandingkan tanaman yang ditanam dari stek.
  • Tidak selalu menghasilkan tanaman yang sama: Tanaman buah naga yang ditanam dari biji tidak selalu menghasilkan tanaman yang memiliki sifat yang sama dengan tanaman induknya.

Secara keseluruhan, menanam buah naga dari biji merupakan metode yang baik untuk memperbanyak tanaman buah naga. Metode ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga perlu dipertimbangkan dengan baik sebelum memutuskan untuk menanam buah naga dari biji.

Cara Menanam Buah Naga dari Biji

Menanam buah naga dari biji merupakan cara mudah dan murah untuk memperbanyak tanaman buah naga. Berikut adalah 9 aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menanam buah naga dari biji:

  • Pemilihan Biji: Pilih biji buah naga yang sudah tua dan sehat.
  • Persiapan Media Tanam: Gunakan media tanam yang porous dan subur, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos.
  • Penyemaian: Semai biji buah naga sedalam 0,5-1 cm pada media tanam.
  • Penyiraman: Siram bibit buah naga secara teratur, tetapi jangan berlebihan.
  • Pemupukan: Beri pupuk pada bibit buah naga setiap 2-3 minggu sekali.
  • Penyinaran: Letakkan bibit buah naga di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Pemindahan Bibit: Pindahkan bibit buah naga ke pot atau lahan tanam yang lebih besar saat sudah memiliki 4-5 helai daun.
  • Perawatan: Rawat tanaman buah naga dengan baik, termasuk penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.
  • Panen: Buah naga dapat dipanen setelah berumur sekitar 10-12 bulan.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat berhasil menanam buah naga dari biji dan menikmati buahnya yang lezat dan menyehatkan.

Selain itu, menanam buah naga dari biji juga merupakan cara yang baik untuk melestarikan keanekaragaman hayati tanaman buah naga. Dengan menanam dari biji, Anda dapat membantu menjaga kelestarian varietas buah naga yang berbeda-beda.

Pemilihan Biji

Pemilihan Biji, Cara Menanams

Saat menanam buah naga dari biji, pemilihan biji merupakan salah satu aspek yang sangat penting. Biji buah naga yang tua dan sehat akan menghasilkan bibit yang kuat dan sehat pula. Sebaliknya, biji yang muda atau tidak sehat akan menghasilkan bibit yang lemah dan mudah terserang penyakit.

Biji buah naga yang tua biasanya berwarna hitam atau kecoklatan. Biji yang sehat memiliki bentuk yang bulat dan tidak cacat. Hindari menggunakan biji yang keriput atau berlubang, karena kemungkinan besar biji tersebut tidak akan berkecambah.

Dengan menggunakan biji yang tua dan sehat, Anda akan meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam buah naga dari biji. Bibit yang dihasilkan akan lebih kuat dan sehat, sehingga dapat tumbuh menjadi tanaman buah naga yang produktif.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih biji buah naga yang tua dan sehat:

  • Pilih buah naga yang sudah matang sempurna.
  • Belah buah naga dan keluarkan bijinya.
  • Pilih biji yang berwarna hitam atau kecoklatan.
  • Hindari menggunakan biji yang keriput atau berlubang.
  • Cuci biji buah naga hingga bersih.
  • Keringkan biji buah naga di tempat yang teduh.
Dengan mengikuti tips tersebut, Anda dapat memilih biji buah naga yang tua dan sehat untuk ditanam. Hal ini akan meningkatkan peluang keberhasilan Anda dalam menanam buah naga dari biji.

Sumber:

  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji
  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji

Persiapan Media Tanam

Persiapan Media Tanam, Cara Menanams

Dalam menanam buah naga dari biji, pemilihan media tanam sangat penting karena berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan bibit. Media tanam yang baik akan menyediakan nutrisi yang cukup, drainase yang baik, dan aerasi yang baik untuk akar tanaman.

  • Porositas dan Drainase: Media tanam yang porous dan subur memiliki rongga-rongga udara yang cukup sehingga air dapat mengalir dengan baik dan tidak menggenang. Genangan air dapat menyebabkan akar tanaman membusuk. Pasir merupakan salah satu bahan yang dapat meningkatkan porositas dan drainase media tanam.
  • Kesuburan: Media tanam yang subur mengandung unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan tanaman. Tanah dan kompos merupakan dua bahan yang dapat meningkatkan kesuburan media tanam. Tanah menyediakan unsur hara makro dan mikro, sedangkan kompos menyediakan bahan organik yang dapat memperbaiki struktur tanah dan menambah unsur hara.
  • pH Tanah: Buah naga tumbuh optimal pada tanah dengan pH antara 6,0-7,0. Jika pH tanah terlalu asam atau basa, dapat menghambat penyerapan unsur hara oleh tanaman.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, Anda dapat menyiapkan media tanam yang baik untuk menanam buah naga dari biji. Bibit buah naga yang ditanam pada media tanam yang baik akan tumbuh sehat dan kuat, sehingga dapat menghasilkan buah yang berkualitas.

Penyemaian

Penyemaian, Cara Menanams

Proses penyemaian biji buah naga merupakan langkah penting dalam menanam buah naga dari biji. Setelah biji buah naga dipersiapkan dan media tanam sudah siap, biji dapat disemai untuk memulai proses perkecambahan.

  • Kedalaman Penyemaian: Menyemai biji buah naga sedalam 0,5-1 cm pada media tanam bertujuan untuk memberikan kelembapan yang cukup untuk perkecambahan biji. Jika biji ditanam terlalu dalam, biji akan kesulitan berkecambah karena kekurangan oksigen. Sebaliknya, jika biji ditanam terlalu dangkal, biji akan mudah kering dan gagal berkecambah.
  • Kelembapan Media Tanam: Media tanam harus dijaga tetap lembap selama proses penyemaian. Kelembapan yang cukup akan membantu biji menyerap air dan berkecambah. Namun, jangan sampai media tanam terlalu basah karena dapat menyebabkan biji membusuk.
  • Penempatan Penyemaian: Biji buah naga yang telah disemai dapat diletakkan di tempat yang teduh atau terkena sinar matahari tidak langsung. Tempat yang teduh akan mencegah biji mengering, sedangkan sinar matahari tidak langsung akan membantu proses perkecambahan.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, Anda dapat melakukan penyemaian biji buah naga dengan baik. Proses penyemaian yang baik akan meningkatkan peluang biji buah naga untuk berkecambah dan tumbuh menjadi bibit yang sehat.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Air merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan tanaman, termasuk tanaman buah naga. Menyiram bibit buah naga secara teratur akan membantu menjaga kelembapan tanah dan menyediakan air yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Namun, penyiraman yang berlebihan juga dapat merugikan tanaman, karena dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.

  • Kebutuhan Air Bibit Buah Naga: Bibit buah naga membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhannya. Penyiraman yang teratur akan membantu menjaga kelembapan tanah dan menyediakan air yang dibutuhkan bibit tanaman untuk tumbuh sehat dan kuat.
  • Dampak Penyiraman Berlebihan: Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan akar tanaman membusuk. Hal ini terjadi karena akar tanaman tidak dapat menyerap oksigen yang cukup dari tanah yang terlalu basah. Akar yang membusuk akan menyebabkan tanaman layu dan mati.
  • Cara Menyiram Bibit Buah Naga: Bibit buah naga dapat disiram dengan cara menyiramkan air langsung ke tanah di sekitar tanaman. Hindari menyiram air langsung ke batang tanaman, karena dapat menyebabkan batang tanaman membusuk.
  • Frekuensi Penyiraman: Frekuensi penyiraman bibit buah naga tergantung pada kondisi cuaca dan jenis tanah. Pada musim kemarau, bibit buah naga perlu disiram lebih sering, sedangkan pada musim hujan, penyiraman dapat dikurangi. Tanah yang porous dan berpasir membutuhkan penyiraman lebih sering dibandingkan tanah yang liat dan padat.

Dengan memperhatikan kebutuhan air bibit buah naga dan cara penyiraman yang benar, Anda dapat menjaga kesehatan dan pertumbuhan bibit buah naga dengan baik. Bibit buah naga yang sehat akan tumbuh menjadi tanaman buah naga yang produktif dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Pemberian pupuk sangat penting dalam proses cara menanam buah naga dari biji. Pupuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan bibit buah naga untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Pemberian pupuk secara teratur akan membantu mempercepat pertumbuhan bibit dan meningkatkan kualitas tanaman.

  • Jenis Pupuk: Bibit buah naga membutuhkan pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro, seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur. Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bibit buah naga.
  • Waktu Pemupukan: Pemupukan pertama dapat dilakukan saat bibit buah naga berumur 2-3 minggu setelah tanam. Pemupukan selanjutnya dapat dilakukan setiap 2-3 minggu sekali.
  • Cara Pemupukan: Pupuk dapat diberikan dengan cara dikocor atau ditabur di sekitar tanaman. Pemberian pupuk secara dikocor lebih efektif karena nutrisi dapat langsung diserap oleh akar tanaman.
  • Dampak Pemupukan: Pemberian pupuk secara teratur akan membantu bibit buah naga tumbuh lebih cepat, sehat, dan kuat. Tanaman yang dipupuk dengan baik akan menghasilkan buah yang lebih banyak dan berkualitas.

Dengan memperhatikan kebutuhan nutrisi bibit buah naga dan cara pemupukan yang benar, Anda dapat membantu bibit buah naga tumbuh dan berkembang dengan baik. Bibit buah naga yang sehat akan tumbuh menjadi tanaman buah naga yang produktif dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Penyinaran

Penyinaran, Cara Menanams

Dalam upaya "cara menanam buah naga dari biji", tahap penyinaran memegang peranan krusial. Menempatkan bibit buah naga di lokasi yang mendapat asupan sinar matahari langsung merupakan kunci keberhasilan. Fotosintesis, proses pengubahan cahaya matahari menjadi energi, sangat bergantung pada sinar matahari. Melalui fotosintesis, bibit buah naga dapat memproduksi makanannya sendiri, tumbuh sehat, dan berkembang optimal.

Sinar matahari langsung menyediakan intensitas cahaya yang cukup untuk merangsang pertumbuhan bibit buah naga. Cahaya matahari yang melimpah membantu memperkuat batang dan akar, serta mempercepat proses pembungaan dan pembuahan. Selain itu, sinar matahari langsung juga berperan penting dalam pembentukan klorofil, pigmen hijau yang bertanggung jawab untuk menyerap cahaya matahari selama fotosintesis.

Kekurangan sinar matahari dapat berdampak negatif pada pertumbuhan bibit buah naga. Bibit akan tumbuh lemah, rentan terhadap penyakit, dan menghasilkan buah yang sedikit dan kurang berkualitas. Oleh karena itu, memastikan bibit buah naga memperoleh sinar matahari langsung merupakan aspek penting dalam "cara menanam buah naga dari biji".

Dengan memahami hubungan antara penyinaran dan keberhasilan "cara menanam buah naga dari biji", kita dapat mengoptimalkan pertumbuhan bibit dan memperoleh panen buah naga yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Sumber:

  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji
  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji

Pemindahan Bibit

Pemindahan Bibit, Cara Menanams

Dalam "cara menanam buah naga dari biji", pemindahan bibit merupakan tahapan penting yang menentukan keberlangsungan hidup dan pertumbuhan tanaman. Pemindahan bibit ke pot atau lahan tanam yang lebih besar perlu dilakukan saat bibit telah memiliki 4-5 helai daun, menandakan bahwa bibit telah cukup kuat untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

Pemindahan bibit yang terlambat dapat menghambat pertumbuhan tanaman, menyebabkan akar terlilit dan kekurangan nutrisi. Sebaliknya, pemindahan bibit yang terlalu cepat dapat membuat bibit stres dan rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, memperhatikan jumlah helai daun pada bibit menjadi acuan yang tepat untuk menentukan waktu pemindahan.

Setelah pemindahan, bibit buah naga memerlukan perawatan yang baik, seperti penyiraman teratur, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit. Dengan perawatan yang tepat, bibit buah naga akan tumbuh sehat dan kuat, siap untuk memasuki fase pertumbuhan selanjutnya.

Sumber:

  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji
  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji

Perawatan

Perawatan, Cara Menanams

Menanam buah naga dari biji tidak hanya berhenti pada penanaman, namun juga perlu dibarengi dengan perawatan yang baik agar tanaman tumbuh sehat dan berbuah lebat. Perawatan tanaman buah naga meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

  • Penyiraman
    Menyiram tanaman buah naga secara teratur sangat penting untuk menjaga kelembapan tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman. Penyiraman yang cukup akan membuat tanaman tumbuh subur dan berbuah lebat.
  • Pemupukan
    Pemberian pupuk pada tanaman buah naga diperlukan untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berbuah. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk organik atau pupuk kimia.
  • Pengendalian Hama dan Penyakit
    Tanaman buah naga dapat terserang berbagai macam hama dan penyakit. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur untuk mencegah kerugian yang lebih besar.

Dengan melakukan perawatan yang baik, tanaman buah naga akan tumbuh sehat dan berbuah lebat. Buah naga yang dihasilkan pun akan berkualitas baik dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Panen

Panen, Cara Menanams

Dalam rangkaian "cara menanam buah naga dari biji", tahap panen menjadi puncak dari semua upaya yang telah dilakukan. Buah naga yang siap panen menandakan keberhasilan kita dalam membudidayakan buah eksotis ini dari awal. Penantian selama 10-12 bulan akan terbayar dengan buah naga yang manis dan menyegarkan.

Proses panen buah naga harus dilakukan dengan hati-hati agar buah tidak rusak. Buah naga yang sudah matang biasanya berwarna merah cerah dan memiliki duri yang lunak. Gunakan pisau atau gunting tajam untuk memotong buah naga dari batangnya. Hindari memetik buah dengan tangan kosong karena dapat merusak buah.

Setelah dipanen, buah naga dapat langsung dikonsumsi atau disimpan di lemari es untuk memperpanjang masa simpannya. Buah naga sangat cocok dijadikan buah meja, dibuat jus, atau diolah menjadi berbagai makanan dan minuman lainnya.

Menikmati buah naga hasil panen sendiri tentu memberikan kepuasan tersendiri. Buah naga yang ditanam dari biji memiliki rasa dan kualitas yang tidak kalah dengan buah naga yang dijual di pasaran. Selain itu, menanam buah naga dari biji juga merupakan cara yang hemat dan ramah lingkungan untuk mendapatkan buah-buahan segar dan bergizi.

Sumber:

  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji
  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji

FAQ tentang Cara Menanam Buah Naga dari Biji

Menanam buah naga dari biji bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Namun, ada beberapa pertanyaan umum yang sering muncul terkait hal ini. Berikut adalah beberapa FAQ tentang cara menanam buah naga dari biji:

Pertanyaan 1: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menanam buah naga dari biji hingga berbuah?


Menanam buah naga dari biji membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10-12 bulan hingga tanaman berbuah. Namun, dengan perawatan yang baik, tanaman buah naga dapat tumbuh subur dan berbuah lebat.

Pertanyaan 2: Apakah bisa menanam buah naga dari biji yang dibeli di pasaran?


Ya, Anda bisa menanam buah naga dari biji yang dibeli di pasaran. Namun, pastikan untuk memilih biji dari buah naga yang sudah matang dan sehat. Biji dari buah naga yang belum matang atau rusak kemungkinan besar tidak akan berkecambah.

Pertanyaan 3: Media tanam apa yang cocok untuk menanam buah naga dari biji?


Media tanam yang cocok untuk menanam buah naga dari biji adalah media tanam yang porous dan subur, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos. Media tanam yang porous akan memudahkan air mengalir dengan baik dan tidak menggenang, sementara media tanam yang subur akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara merawat bibit buah naga yang baru ditanam?


Perawatan bibit buah naga yang baru ditanam meliputi penyiraman secara teratur, pemupukan setiap 2-3 minggu sekali, dan pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman yang cukup akan menjaga kelembapan tanah, sedangkan pemupukan akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Pengendalian hama dan penyakit akan mencegah tanaman terserang hama atau penyakit yang dapat merusak tanaman.

Pertanyaan 5: Apakah buah naga yang ditanam dari biji memiliki kualitas yang sama dengan buah naga yang dijual di pasaran?


Buah naga yang ditanam dari biji umumnya memiliki kualitas yang sama dengan buah naga yang dijual di pasaran. Namun, kualitas buah dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti varietas buah naga, perawatan tanaman, dan kondisi lingkungan.

Pertanyaan 6: Apa saja manfaat menanam buah naga dari biji?


Menanam buah naga dari biji memiliki beberapa manfaat, antara lain:

Hemat biaya, karena tidak perlu membeli bibit. Dapat memilih varietas buah naga yang sesuai dengan keinginan. Hasil panen lebih banyak, karena tanaman buah naga yang ditanam dari biji umumnya lebih kuat dan tahan terhadap penyakit. Ramah lingkungan, karena tidak menggunakan bahan kimia dalam proses penanaman.

Jadi, jangan ragu untuk mencoba menanam buah naga dari biji. Dengan sedikit kesabaran dan perawatan yang tepat, Anda bisa menikmati buah naga hasil panen sendiri yang manis dan menyegarkan.

Sumber:

  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji
  • Cara Menanam Buah Naga dari Biji

Tips Menanam Buah Naga dari Biji

Menanam buah naga dari biji itu mudah dan murah, tapi butuh kesabaran dan perawatan yang tepat. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda sukses menanam buah naga dari biji:

Tip 1: Pilih Biji yang Tepat

Pilih biji buah naga yang sudah tua dan sehat dari buah yang sudah matang sempurna. Hindari biji yang keriput atau berlubang, karena kemungkinan besar tidak akan berkecambah.

Tip 2: Siapkan Media Tanam yang Baik

Gunakan media tanam yang porous dan subur, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos. Media tanam yang porous akan memudahkan air mengalir dengan baik, sementara media tanam yang subur akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Tip 3: Semai Biji dengan Benar

Semai biji buah naga sedalam 0,5-1 cm pada media tanam. Jaga kelembapan media tanam, tetapi jangan sampai terlalu basah karena dapat menyebabkan biji membusuk.

Tip 4: Siram Bibit Secara Teratur

Bibit buah naga membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh sehat. Siram bibit secara teratur, tetapi jangan berlebihan karena dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.

Tip 5: Beri Pupuk Secara Berkala

Beri pupuk pada bibit buah naga setiap 2-3 minggu sekali. Pupuk akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur dan berbuah lebat.

Tip 6: Letakkan Bibit di Tempat yang Terkena Sinar Matahari

Bibit buah naga membutuhkan sinar matahari langsung untuk tumbuh sehat. Letakkan bibit di tempat yang terkena sinar matahari selama minimal 6 jam setiap hari.

Tip 7: Pindahkan Bibit ke Pot atau Lahan yang Lebih Besar

Pindahkan bibit buah naga ke pot atau lahan yang lebih besar saat sudah memiliki 4-5 helai daun. Hal ini akan memberikan ruang yang cukup bagi tanaman untuk tumbuh dan berkembang.

Tip 8: Rawat Tanaman dengan Baik

Setelah dipindahkan, tanaman buah naga perlu dirawat dengan baik. Penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit secara teratur akan membantu tanaman tumbuh sehat dan berbuah lebat.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat sukses menanam buah naga dari biji dan menikmati buah naga hasil panen sendiri yang manis dan menyegarkan.

Menanam Buah Naga dari Biji, Hemat dan Menyenangkan

Buah naga yang ranum dan menyegarkan

Menanam buah naga dari biji adalah cara yang mudah dan murah untuk mendapatkan buah naga segar dan berkualitas. Dengan sedikit kesabaran dan perawatan yang tepat, kita bisa menikmati buah naga yang manis dan menyegarkan hasil panen sendiri.

Menanam buah naga dari biji memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Hemat biaya, karena tidak perlu membeli bibit.
  • Dapat memilih varietas buah naga yang sesuai dengan keinginan.
  • Hasil panen lebih banyak, karena tanaman buah naga yang ditanam dari biji umumnya lebih kuat dan tahan terhadap penyakit.
  • Ramah lingkungan, karena tidak menggunakan bahan kimia dalam proses penanaman.

Meskipun demikian, menanam buah naga dari biji juga memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  • Membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berbuah dibandingkan dengan tanaman yang ditanam dari stek.
  • Tidak selalu menghasilkan tanaman yang sama dengan tanaman induknya.

Secara keseluruhan, menanam buah naga dari biji merupakan kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan. Dengan mengikuti tips-tips yang telah dibahas, kita bisa sukses menanam buah naga dari biji dan menikmati buah naga hasil panen sendiri yang manis dan menyegarkan.

Jadi, tunggu apalagi? Ayo tanam buah naga dari biji sekarang juga!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on