This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Terungkap! Panduan Lengkap Menanam Buah Naga Stek

 ·  ☕ 15 min read
  • Cepat dan mudah dilakukan.
  • Dapat menghasilkan tanaman baru dalam waktu yang relatif singkat.
  • Dapat digunakan untuk memperbanyak tanaman buah naga unggul.

Berikut adalah langkah-langkah cara menanam buah naga stek:

  1. Pilih batang buah naga yang sehat dan sudah cukup tua.
  2. Potong batang sepanjang 20-30 cm.
  3. Buang daun-daun pada bagian bawah stek.
  4. Tanam stek pada media tanam yang gembur dan porous.
  5. Siram stek secara teratur.
  6. Letakkan stek di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menanam buah naga stek dengan mudah dan berhasil.

Cara Menanam Buah Naga Stek

Untuk menanam buah naga dengan stek, ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah 9 aspek penting tersebut:

  • Pemilihan batang: Pilih batang yang sehat dan sudah cukup tua.
  • Ukuran stek: Potong batang sepanjang 20-30 cm.
  • Pembuangan daun: Buang daun-daun pada bagian bawah stek.
  • Media tanam: Tanam stek pada media tanam yang gembur dan porous.
  • Penyiraman: Siram stek secara teratur.
  • Penyinaran: Letakkan stek di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Pengendalian hama dan penyakit: Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur.
  • Pemupukan: Berikan pupuk secara teratur untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
  • Panen: Buah naga dapat dipanen setelah sekitar 1 tahun tanam.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam buah naga stek dengan mudah dan berhasil. Buah naga merupakan tanaman yang relatif mudah dibudidayakan dan dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis. Tanaman ini memiliki banyak manfaat, antara lain sebagai sumber vitamin, mineral, dan antioksidan.

Selain itu, budidaya buah naga juga dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Permintaan pasar terhadap buah naga cukup tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan teknik penanaman yang tepat, Anda dapat menghasilkan buah naga yang berkualitas tinggi dan bernilai jual.

Pemilihan batang

Pemilihan Batang, Cara Menanams

Dalam cara menanam buah naga stek, pemilihan batang menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Batang yang dipilih akan sangat berpengaruh pada keberhasilan pertumbuhan dan produktivitas tanaman buah naga nantinya.

  • Batang yang sehat
    Batang yang sehat ditandai dengan warna yang hijau segar, tidak terdapat bercak atau luka, dan memiliki ruas-ruas yang jelas. Batang yang sehat akan lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta memiliki kemampuan pertumbuhan yang baik.
  • Batang yang sudah cukup tua
    Batang yang sudah cukup tua memiliki tingkat kematangan yang baik, sehingga lebih siap untuk ditanam sebagai stek. Batang yang terlalu muda biasanya masih belum memiliki cukup cadangan makanan, sehingga rentan mengalami kegagalan saat ditanam.
  • Ukuran batang
    Ukuran batang yang ideal untuk ditanam sebagai stek adalah sekitar 20-30 cm. Batang yang terlalu pendek akan memiliki cadangan makanan yang terbatas, sedangkan batang yang terlalu panjang akan sulit untuk ditanam dan rawan patah.
  • Posisi batang
    Pilih batang yang tumbuh pada posisi yang tegak lurus. Hindari memilih batang yang tumbuh merambat atau menjuntai, karena batang tersebut biasanya tidak memiliki kualitas yang baik.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat memilih batang yang sehat dan sudah cukup tua untuk ditanam sebagai stek buah naga. Pemilihan batang yang tepat akan meningkatkan peluang keberhasilan penanaman buah naga stek dan menghasilkan tanaman yang produktif.

Ukuran stek

Ukuran Stek, Cara Menanams

Dalam cara menanam buah naga stek, ukuran stek menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Ukuran stek yang tepat akan berpengaruh pada keberhasilan pertumbuhan dan produktivitas tanaman buah naga nantinya.

Stek yang terlalu pendek akan memiliki cadangan makanan yang terbatas, sehingga pertumbuhannya akan terhambat dan rentan mengalami kegagalan. Sebaliknya, stek yang terlalu panjang akan sulit untuk ditanam dan rawan patah, sehingga juga dapat menurunkan peluang keberhasilan penanaman.

Ukuran stek yang ideal untuk ditanam adalah sekitar 20-30 cm. Ukuran ini cukup untuk menyediakan cadangan makanan yang cukup bagi stek untuk tumbuh dan berkembang, serta memudahkan dalam penanaman.

Dengan memperhatikan ukuran stek yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan penanaman buah naga stek dan menghasilkan tanaman yang produktif.

Sumber: Cara Menanam Buah Naga Stek

Pembuangan daun

Pembuangan Daun, Cara Menanams

Dalam cara menanam buah naga stek, pembuangan daun pada bagian bawah stek merupakan salah satu langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Daun-daun pada bagian bawah stek yang tidak dibuang dapat menjadi sumber penyakit dan menghambat pertumbuhan stek.

  • Mengurangi risiko penyakit
    Daun-daun pada bagian bawah stek yang tidak dibuang dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri. Jamur dan bakteri ini dapat menyebabkan penyakit pada stek, seperti busuk batang dan layu fusarium.
  • Meningkatkan penyerapan air dan nutrisi
    Tanpa daun, bagian bawah stek akan lebih mudah menyerap air dan nutrisi dari tanah. Hal ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan stek.
  • Mempercepat pertumbuhan akar
    Pembuangan daun pada bagian bawah stek dapat mempercepat pertumbuhan akar. Akar yang tumbuh dari bagian bawah stek akan lebih kuat dan dapat menopang tanaman dengan lebih baik.
  • Mencegah pembusukan
    Daun yang menempel pada bagian bawah stek dapat menyebabkan pembusukan. Hal ini karena daun tersebut akan lembab dan menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri.

Dengan memperhatikan langkah pembuangan daun pada bagian bawah stek, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan penanaman buah naga stek dan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.

Media tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam buah naga stek, pemilihan media tanam sangat penting untuk keberhasilan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Media tanam yang gembur dan porous akan memberikan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan akar dan perkembangan tanaman.

Media tanam yang gembur memiliki struktur yang tidak padat, sehingga akar dapat dengan mudah menembus dan menyerap air dan nutrisi. Selain itu, media tanam yang porous memiliki kemampuan drainase yang baik, sehingga kelebihan air dapat mengalir keluar dengan mudah dan tidak menggenang di sekitar akar. Genangan air dapat menyebabkan pembusukan akar dan menghambat pertumbuhan tanaman.

Beberapa contoh media tanam yang gembur dan porous antara lain: campuran tanah, pasir, dan kompos; sekam bakar; atau cocopeat. Anda dapat memilih salah satu media tanam tersebut atau membuat campuran sendiri sesuai dengan ketersediaan bahan di sekitar Anda.

Dengan menggunakan media tanam yang gembur dan porous, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan penanaman buah naga stek dan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.

Sumber: Cara Menanam Buah Naga Stek

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Penyiraman merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam buah naga stek. Stek yang baru ditanam membutuhkan air yang cukup untuk dapat tumbuh dan berkembang. Penyiraman yang teratur akan menjaga kelembaban media tanam dan mencegah stek mengering.

Selain itu, penyiraman juga membantu mengangkut nutrisi dari dalam tanah ke dalam stek. Nutrisi tersebut dibutuhkan oleh stek untuk membangun jaringan baru dan tumbuh menjadi tanaman yang sehat. Oleh karena itu, penyiraman yang teratur sangat penting untuk keberhasilan penanaman buah naga stek.

Frekuensi penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan jenis media tanam. Sebagai contoh, pada musim kemarau, stek perlu disiram lebih sering dibandingkan pada musim hujan. Selain itu, media tanam yang porous akan lebih cepat kering dibandingkan dengan media tanam yang padat, sehingga stek yang ditanam pada media tanam porous perlu disiram lebih sering.

Penyiraman yang berlebihan juga perlu dihindari, karena dapat menyebabkan genangan air di sekitar stek. Genangan air dapat menyebabkan pembusukan pada stek dan menghambat pertumbuhan akar.

Sumber: Cara Menanam Buah Naga Stek

Penyinaran

Penyinaran, Cara Menanams

Sinar matahari sangat penting untuk pertumbuhan tanaman, termasuk buah naga. Fotosintesis, proses pembuatan makanan oleh tanaman, membutuhkan sinar matahari. Oleh karena itu, stek buah naga yang baru ditanam harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

  • Pertumbuhan batang dan daun
    Sinar matahari membantu pertumbuhan batang dan daun tanaman. Stek buah naga yang terkena sinar matahari langsung akan memiliki batang yang kuat dan kokoh, serta daun yang lebar dan hijau. Hal ini karena sinar matahari membantu pembentukan klorofil, zat hijau pada daun yang berfungsi untuk fotosintesis.
  • Pembungaan dan pembuahan
    Sinar matahari juga berperan penting dalam pembungaan dan pembuahan tanaman buah naga. Stek yang terkena sinar matahari langsung akan lebih cepat berbunga dan menghasilkan buah yang lebih banyak. Hal ini karena sinar matahari membantu pembentukan bunga dan buah, serta meningkatkan produksi hormon pertumbuhan.
  • Pencegahan penyakit
    Sinar matahari memiliki efek antibakteri dan antijamur. Stek buah naga yang terkena sinar matahari langsung akan lebih tahan terhadap penyakit. Hal ini karena sinar matahari membantu mengeringkan permukaan stek dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit.
  • Peningkatan kualitas buah
    Buah naga yang terkena sinar matahari langsung akan memiliki kualitas yang lebih baik. Hal ini karena sinar matahari membantu meningkatkan kandungan gula dan vitamin pada buah. Buah naga yang terkena sinar matahari langsung akan lebih manis dan bernutrisi.

Dengan memperhatikan aspek penyinaran, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan penanaman buah naga stek dan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.

Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Ketika membicarakan cara menanam buah naga stek, kita tidak boleh melupakan pentingnya pengendalian hama dan penyakit. Musuh-musuh tanaman kecil ini dapat dengan mudah menggagalkan kerja keras kita jika kita tidak waspada. Ibarat kata pepatah, "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit", pengendalian hama dan penyakit yang dilakukan secara teratur akan menjaga kesehatan tanaman buah naga kita dan memastikan pertumbuhannya yang optimal.

  • Inspeksi rutin
    Langkah pertama dalam pengendalian hama dan penyakit adalah inspeksi rutin. Periksa tanaman buah naga secara teratur untuk mencari tanda-tanda hama atau penyakit, seperti daun yang menguning, berlubang, atau layu. Semakin cepat kita mendeteksi masalah, semakin mudah kita mengatasinya.
  • Penggunaan pestisida alami
    Jika kita menemukan hama atau penyakit pada tanaman buah naga, kita dapat menggunakan pestisida alami untuk mengendalikannya. Pestisida alami lebih ramah lingkungan dan aman bagi manusia dan hewan peliharaan dibandingkan pestisida kimia. Beberapa contoh pestisida alami yang dapat kita gunakan antara lain larutan bawang putih, minyak neem, dan sabun insektisida.
  • Pembersihan lingkungan
    Menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman buah naga juga penting untuk mencegah hama dan penyakit. Bersihkan gulma dan sisa-sisa tanaman di sekitar tanaman, karena ini dapat menjadi tempat berkembang biaknya hama dan penyakit. Selain itu, pastikan drainase tanah baik untuk mencegah genangan air yang dapat menarik nyamuk dan hama lainnya.
  • Rotasi tanaman
    Rotasi tanaman adalah teknik menanam tanaman yang berbeda di lokasi yang sama secara bergantian. Rotasi tanaman dapat membantu memutus siklus hidup hama dan penyakit yang menyerang tanaman tertentu. Misalnya, kita dapat menanam kacang-kacangan di lokasi yang sama dengan buah naga pada tahun berikutnya, karena kacang-kacangan dapat membantu memperbaiki kesuburan tanah dan mengusir hama.

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, kita dapat melindungi tanaman buah naga kita dari berbagai ancaman dan memastikan pertumbuhannya yang sehat dan produktif. Ingatlah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi jangan pernah meremehkan pentingnya pengendalian hama dan penyakit dalam cara menanam buah naga stek.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam "cara menanam buah naga stek", pemupukan memegang peranan penting sebagai penopang utama pertumbuhan tanaman. Pupuk menyediakan nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman untuk berkembang dengan baik, layaknya vitamin yang kita konsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Yuk, kita jelajahi lebih dalam hubungan antara pemupukan dan penanaman buah naga stek!

  • Makanan Seimbang untuk Tanaman
    Pupuk, ibarat makanan seimbang untuk tanaman, mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap. Unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium berperan penting dalam pertumbuhan vegetatif tanaman, seperti pembentukan batang, daun, dan akar. Sementara itu, unsur hara mikro, meski dibutuhkan dalam jumlah lebih sedikit, tidak kalah penting untuk kesehatan tanaman secara keseluruhan.
  • Meningkatkan Ketahanan Tanaman
    Tanaman yang dipupuk secara teratur memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap hama, penyakit, dan kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. Nutrisi dalam pupuk memperkuat dinding sel tanaman, sehingga lebih sulit ditembus oleh patogen dan hama. Selain itu, tanaman yang sehat dan ternutrisi lebih mampu beradaptasi dengan perubahan suhu, kekeringan, dan genangan air.
  • Kualitas Buah yang Lebih Baik
    Pemupukan juga berpengaruh pada kualitas buah naga yang dihasilkan. Tanaman yang mendapat nutrisi yang cukup akan menghasilkan buah dengan ukuran lebih besar, rasa lebih manis, dan warna lebih cerah. Buah naga yang berkualitas tidak hanya enak disantap, tetapi juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
  • Dosis dan Waktu yang Tepat
    Pemberian pupuk yang berlebihan atau pada waktu yang tidak tepat justru dapat merugikan tanaman. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti dosis dan jadwal pemupukan yang disarankan. Pupuk dapat diberikan melalui penyiraman, penaburan, atau penyemprotan, tergantung pada jenis pupuk yang digunakan.

Dari penjelasan di atas, jelaslah bahwa pemupukan merupakan aspek krusial dalam "cara menanam buah naga stek". Dengan memberikan pupuk secara teratur, kita tidak hanya mendukung pertumbuhan tanaman, tetapi juga meningkatkan ketahanannya, meningkatkan kualitas buah, dan pada akhirnya memperoleh hasil panen yang memuaskan. Jadi, jangan lupa untuk memberikan "makanan" terbaik bagi tanaman buah naga kita, ya!

Panen

Panen, Cara Menanams

Dalam "cara menanam buah naga stek", waktu panen menjadi penentu kesuksesan kita dalam membudidayakan buah naga. Setelah melewati serangkaian proses panjang dan penuh perhatian, kita akan disambut dengan momen membahagiakan saat buah naga siap dipetik dan dinikmati. Yuk, kita gali lebih dalam hubungan antara waktu panen dan "cara menanam buah naga stek" berikut ini:

  • Indikator Kematangan
    Sekitar 1 tahun setelah tanam, buah naga mulai menunjukkan tanda-tanda kematangan. Kulit buah berubah warna menjadi merah terang atau kuning keemasan, tergantung varietasnya. Duri pada kulit buah juga mulai rontok atau mengering. Buah yang matang memiliki aroma khas yang manis dan segar.
  • Waktu yang Tepat
    Memanen buah naga pada waktu yang tepat sangat penting. Jika dipanen terlalu cepat, buah naga akan terasa asam dan kurang manis. Sebaliknya, jika dipanen terlalu lambat, buah naga akan menjadi terlalu matang dan mudah rusak. Oleh karena itu, penting untuk mengamati tanda-tanda kematangan dan memanen buah naga saat sudah siap.
  • Teknik Panen
    Teknik panen yang benar akan menjaga kualitas dan kesegaran buah naga. Gunakan pisau atau gunting tajam untuk memotong tangkai buah dekat dengan pangkalnya. Hindari menarik atau memelintir buah, karena dapat merusak daging buah. Setelah dipanen, buah naga dapat disimpan di tempat yang sejuk dan kering untuk memperpanjang masa simpannya.
  • Rasa Manis yang Terbayar
    Setelah melalui proses penanaman yang panjang, panen buah naga menjadi momen yang membanggakan. Menikmati buah naga yang segar dan manis dari hasil kerja keras kita sendiri tentu memberikan kepuasan tersendiri. Buah naga dapat dikonsumsi langsung, dijadikan jus, atau diolah menjadi berbagai makanan dan minuman yang lezat.

Panen buah naga adalah puncak dari "cara menanam buah naga stek". Dengan memahami waktu panen yang tepat dan teknik panen yang benar, kita dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan menikmati buah naga yang segar dan lezat. Jadi, jangan lewatkan momen bahagia saat buah naga siap dipanen, karena itu adalah buah manis dari kerja keras kita!

Pertanyaan Umum tentang "Cara Menanam Buah Naga Stek"

Bagi pemula yang ingin menanam buah naga stek, mungkin ada beberapa pertanyaan yang muncul. Tenang saja, berikut beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya yang bisa membantu:

Pertanyaan 1: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menanam buah naga stek hingga berbuah?

Biasanya, buah naga stek akan mulai berbuah sekitar 1 tahun setelah ditanam. Dengan perawatan yang baik, tanaman buah naga dapat terus berbuah hingga bertahun-tahun.

Pertanyaan 2: Apakah buah naga stek bisa ditanam di pot?

Ya, buah naga stek bisa ditanam di pot. Namun, pastikan pot yang digunakan cukup besar dan memiliki lubang drainase yang baik. Gunakan media tanam yang gembur dan subur, serta beri pupuk secara teratur untuk mendukung pertumbuhannya.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman buah naga stek?

Lakukan pemeriksaan rutin pada tanaman untuk mendeteksi hama dan penyakit sejak dini. Gunakan pestisida alami jika diperlukan, dan jaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman untuk mencegah serangan hama dan penyakit.

Pertanyaan 4: Berapa kali buah naga stek perlu disiram?

Frekuensi penyiraman tergantung pada cuaca dan jenis media tanam. Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau. Hindari penyiraman yang berlebihan karena dapat menyebabkan pembusukan akar.

Pertanyaan 5: Apakah buah naga stek membutuhkan sinar matahari langsung?

Ya, buah naga stek membutuhkan sinar matahari langsung untuk tumbuh dengan baik. Letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari penuh selama minimal 6 jam per hari.

Pertanyaan 6: Apa manfaat menanam buah naga stek?

Menanam buah naga stek memiliki banyak manfaat, seperti menghemat biaya karena tidak perlu membeli bibit, mempercepat waktu berbuah, dan dapat dilakukan di lahan yang terbatas.

Semoga jawaban-jawaban ini dapat membantu Anda dalam menanam buah naga stek. Selamat berkebun!

Sumber:
https://www.ilmubudidaya.com/cara-menanam-buah-naga-stek/

Tips Menanam Buah Naga Stek

Menanam buah naga stek itu gampang banget, lho! Yuk, simak tips-tips berikut ini biar tanaman buah nagamu tumbuh subur dan berbuah lebat!

Tip 1: Pilih Batang yang Sehat

Pilih batang buah naga yang tampak sehat, tidak ada luka atau bercak, serta ruas-ruasnya jelas. Batang yang sehat akan lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta dapat tumbuh dengan baik.

Tip 2: Potong Batang dengan Ukuran yang Tepat

Potong batang buah naga sepanjang 20-30 cm. Batang yang terlalu pendek akan kekurangan cadangan makanan, sedangkan batang yang terlalu panjang akan sulit ditanam dan mudah patah.

Tip 3: Buang Daun Bagian Bawah

Buang daun-daun pada bagian bawah stek untuk mengurangi risiko penyakit dan mempercepat pertumbuhan akar. Daun yang menempel pada bagian bawah stek dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri, serta menghambat penyerapan air dan nutrisi.

Tip 4: Gunakan Media Tanam yang Gembur

Tanam stek pada media tanam yang gembur dan porous, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos. Media tanam yang gembur memudahkan akar menyerap air dan nutrisi, serta mencegah pembusukan akar.

Tip 5: Siram Secara Teratur

Siram stek buah naga secara teratur, terutama saat musim kemarau. Jangan menyiram terlalu berlebihan karena dapat menyebabkan pembusukan akar. Sebaliknya, jangan biarkan stek kekeringan karena dapat menghambat pertumbuhannya.

Tip 6: Berikan Sinar Matahari yang Cukup

Letakkan stek buah naga di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama minimal 6 jam per hari. Sinar matahari sangat penting untuk pertumbuhan tanaman, termasuk buah naga. Sinar matahari membantu proses fotosintesis, pertumbuhan batang dan daun, pembungaan, dan pembuahan.

Tip 7: Lakukan Pengendalian Hama dan Penyakit

Lakukan pemeriksaan rutin pada tanaman buah naga stek untuk mendeteksi hama dan penyakit sejak dini. Bersihkan gulma di sekitar tanaman, gunakan pestisida alami jika diperlukan, dan jaga kebersihan lingkungan untuk mencegah serangan hama dan penyakit.

Tip 8: Pupuk Secara Teratur

Berikan pupuk secara teratur untuk mendukung pertumbuhan tanaman buah naga stek. Pupuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dengan baik, berdaun lebat, dan berbuah lebat.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menanam buah naga stek dengan mudah dan berhasil. Selamat mencoba!

Menanam Buah Naga Stek, Gampang Banget!


Menanam Buah Naga Stek

Siapa sangka menanam buah naga dari stek itu ternyata mudah banget? Dengan mengikuti beberapa langkah, kamu bisa menanam buah naga sendiri di rumah dan menikmati buahnya yang manis dan menyegarkan.

Pertama-tama, pilihlah batang buah naga yang sehat dan potong sepanjang 20-30 cm. Buang daun-daun pada bagian bawah stek, lalu tanam stek tersebut di media tanam yang gembur dan porous. Jangan lupa disiram secara teratur dan diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Untuk perawatan selanjutnya, kamu bisa memberikan pupuk secara teratur dan melakukan pengendalian hama dan penyakit. Dengan perawatan yang baik, tanaman buah naga stekmu akan tumbuh subur dan berbuah lebat. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai tanam buah naga stek sekarang!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on