Untuk menanam bunga aglaonema di pot, diperlukan beberapa langkah penting:
- Pemilihan pot: Pilih pot berukuran sesuai dengan besar tanaman, tidak terlalu besar atau terlalu kecil. Pastikan pot memiliki lubang drainase untuk mencegah genangan air.
- Media tanam: Gunakan media tanam yang poros, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan perlite. Media tanam yang baik akan membantu drainase dan aerasi akar.
- Penanaman: Buat lubang tanam pada media, kemudian masukkan tanaman aglaonema dan padatkan tanah di sekitarnya. Pastikan pangkal batang tidak tertanam terlalu dalam.
- Penyiraman: Sirami tanaman secukupnya hingga air keluar dari lubang drainase. Jangan menyiram secara berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.
- Pencahayaan: Aglaonema membutuhkan cahaya terang tidak langsung. Hindari menempatkan tanaman di bawah sinar matahari langsung karena dapat membakar daun.
- Pemupukan: Berikan pupuk cair seimbang setiap 2-4 minggu sekali selama musim tanam. Kurangi pemupukan selama musim dingin.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menanam dan merawat bunga aglaonema di pot dengan baik. Tanaman ini akan mempercantik ruangan Anda dan memberikan manfaat bagi kesehatan.
Cara Menanam Bunga Aglaonema di Pot
Menanam bunga aglaonema di pot merupakan kegiatan yang menyenangkan dan mudah dilakukan. Dengan memperhatikan beberapa aspek penting, kamu bisa membuat tanaman hias ini tumbuh subur dan mempercantik ruanganmu.
- Pemilihan Pot: Pilih pot yang berukuran sesuai, tidak terlalu besar atau terlalu kecil.
- Media Tanam: Gunakan media tanam yang poros, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan perlite.
- Pencahayaan: Aglaonema membutuhkan cahaya terang tidak langsung. Hindari sinar matahari langsung yang dapat membakar daun.
- Penyiraman: Sirami secukupnya, jangan berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.
- Pemupukan: Beri pupuk cair seimbang setiap 2-4 minggu sekali selama musim tanam.
- Kelembapan: Aglaonema menyukai kelembapan tinggi. Kamu bisa menggunakan humidifier atau meletakkan pot di atas nampan berisi air dan kerikil.
- Pembersihan Daun: Bersihkan daun aglaonema dari debu secara rutin agar fotosintesis berjalan lancar.
- Pemindahan Tanaman: Jika tanaman sudah terlalu besar, pindahkan ke pot yang lebih besar.
- Perbanyak Tanaman: Aglaonema dapat diperbanyak dengan cara stek batang atau cangkok.
- Hama dan Penyakit: Waspadai hama seperti kutu daun dan penyakit seperti busuk akar. Segera lakukan pengendalian jika ditemukan.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, kamu bisa menanam bunga aglaonema di pot dengan baik. Tanaman ini akan tumbuh subur dan mempercantik ruanganmu. Selain itu, aglaonema juga dipercaya dapat memurnikan udara dalam ruangan, sehingga bermanfaat bagi kesehatan.
Sebagai contoh, memilih pot yang tepat akan memengaruhi pertumbuhan akar dan kesehatan tanaman secara keseluruhan. Media tanam yang poros akan memastikan drainase dan aerasi yang baik, mencegah genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar. Pemberian cahaya yang cukup akan membuat daun aglaonema tumbuh lebat dan berwarna cerah. Dengan memperhatikan semua aspek ini, kamu bisa menikmati keindahan tanaman aglaonema di pot untuk waktu yang lama.
Pemilihan Pot
Memilih pot yang tepat merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam bunga aglaonema di pot. Pot yang terlalu besar dapat menyebabkan genangan air dan pembusukan akar, sementara pot yang terlalu kecil akan menghambat pertumbuhan tanaman.
Pot yang sesuai akan memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk berkembang tanpa membuatnya tergenang air. Ukuran pot juga harus disesuaikan dengan ukuran tanaman. Untuk tanaman aglaonema kecil, pot berdiameter 15-20 cm sudah cukup. Sedangkan untuk tanaman yang lebih besar, gunakan pot berdiameter 25-30 cm atau lebih.
Selain ukuran, perhatikan juga bahan pot. Pot tanah liat atau keramik umumnya lebih berat dan memiliki drainase yang baik. Sedangkan pot plastik lebih ringan dan memiliki harga yang lebih terjangkau, namun drainase airnya tidak sebaik pot tanah liat atau keramik.
Dengan memilih pot yang tepat, kamu bisa memastikan kesehatan dan pertumbuhan optimal bunga aglaonema di pot.
Sumber:Cara Menanam Aglaonema di Pot
Media Tanam
Dalam cara menanam bunga aglaonema di pot, pemilihan media tanam memegang peranan penting. Media tanam yang poros akan memastikan drainase dan aerasi yang baik, mencegah genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar.
- Struktur dan Komposisi: Media tanam yang poros memiliki struktur yang longgar dan terdiri dari partikel-partikel berukuran besar, seperti tanah, sekam bakar, dan perlite. Struktur ini memungkinkan air dan udara mengalir dengan mudah, sehingga akar tanaman dapat bernapas dengan baik.
- Kapasitas Menahan Air: Meskipun memiliki struktur yang poros, media tanam ini tetap dapat menahan air dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Tanah, sekam bakar, dan perlite memiliki kemampuan menahan air yang berbeda-beda, sehingga kombinasi ketiganya dapat menciptakan media tanam yang ideal untuk aglaonema.
- Nutrisi: Tanah merupakan sumber nutrisi bagi tanaman, sementara sekam bakar dan perlite tidak mengandung banyak nutrisi. Namun, kombinasi ketiganya dapat menciptakan media tanam yang cukup subur untuk pertumbuhan aglaonema.
- pH Tanah: Aglaonema membutuhkan media tanam dengan pH antara 5,5-6,5. Tanah yang terlalu asam atau basa dapat menghambat penyerapan nutrisi oleh tanaman.
Dengan menggunakan media tanam yang poros, kamu dapat memastikan kesehatan dan pertumbuhan optimal bunga aglaonema di pot. Tanaman akan memiliki akar yang kuat, daun yang lebat, dan warna yang cerah.
Pencahayaan
Dalam cara menanam bunga aglaonema di pot, pencahayaan memegang peranan penting. Aglaonema membutuhkan cahaya terang tidak langsung untuk tumbuh dengan baik. Sinar matahari langsung dapat membakar daun aglaonema, menyebabkan daun menjadi kering, coklat, dan rontok. Oleh karena itu, penting untuk menempatkan tanaman aglaonema di lokasi yang mendapat cukup cahaya terang tidak langsung.
Cahaya terang diperlukan untuk proses fotosintesis, di mana tanaman menggunakan cahaya untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen. Glukosa digunakan sebagai sumber energi, sedangkan oksigen dilepaskan ke udara. Tanpa cahaya yang cukup, tanaman tidak dapat melakukan fotosintesis dan akan mengalami gangguan pertumbuhan.
Lokasi yang ideal untuk menempatkan tanaman aglaonema di pot adalah di dekat jendela yang menghadap ke timur atau barat. Cahaya pagi dan sore yang masuk melalui jendela ini cukup terang untuk fotosintesis, tetapi tidak terlalu terik untuk membakar daun. Jika tidak memungkinkan untuk menempatkan tanaman di dekat jendela, kamu dapat menggunakan lampu neon atau lampu LED sebagai sumber cahaya tambahan.
Dengan memberikan pencahayaan yang tepat, kamu dapat memastikan pertumbuhan yang optimal dan kesehatan bunga aglaonema di pot. Tanaman akan memiliki daun yang lebat, berwarna cerah, dan tidak mudah rontok.
Sumber: Cara Menanam Aglaonema di Pot
Penyiraman
Penyiraman merupakan aspek penting dalam cara menanam bunga aglaonema di pot. Aglaonema membutuhkan penyiraman yang cukup, tetapi tidak berlebihan. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan busuk akar, yang dapat berakibat fatal bagi tanaman.
Busuk akar terjadi ketika akar tanaman terendam air dalam waktu yang lama. Hal ini dapat menyebabkan akar menjadi lunak dan lembek, serta berwarna coklat atau hitam. Akar yang busuk tidak dapat menyerap air dan nutrisi dengan baik, sehingga tanaman akan layu dan akhirnya mati.
Untuk menghindari busuk akar, sirami aglaonema hanya ketika tanah sudah kering. Cara terbaik untuk memeriksa kelembapan tanah adalah dengan memasukkan jari ke dalam tanah hingga kedalaman sekitar 2-3 cm. Jika tanah terasa kering, maka tanaman perlu disiram. Siram secara perlahan dan menyeluruh hingga air keluar dari lubang drainase di dasar pot.
Frekuensi penyiraman akan bervariasi tergantung pada ukuran tanaman, jenis tanah, dan kondisi lingkungan. Sebagai panduan umum, sirami aglaonema berukuran kecil sekitar sekali seminggu, sedangkan aglaonema berukuran besar dapat disiram setiap 2-3 minggu sekali.
Dengan memperhatikan kebutuhan penyiraman aglaonema, kamu dapat memastikan kesehatan dan pertumbuhan optimal tanaman hias cantik ini.
Sumber: Cara Menanam Aglaonema di Pot
Pemupukan
Dalam perjalanan kita menanam bunga aglaonema di pot, pemupukan memegang peranan penting sebagai nutrisi tanaman. Sama seperti kita yang butuh makan sehat, aglaonema juga memerlukan asupan hara yang cukup untuk tumbuh subur dan tampil menawan.
- Nutrisi Utama: Pupuk cair seimbang mengandung unsur hara makro seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) yang sangat dibutuhkan aglaonema. Nitrogen berperan dalam pertumbuhan daun, fosfor untuk perkembangan akar, dan kalium untuk kesehatan tanaman secara keseluruhan.
- Waktu Pemupukan: Pemupukan dilakukan setiap 2-4 minggu sekali selama musim tanam, yaitu saat aglaonema sedang aktif tumbuh. Di luar musim tanam, pemupukan bisa dikurangi atau dihentikan sementara.
- Jenis Pupuk: Pilihlah pupuk cair khusus untuk tanaman hias daun, yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan aglaonema. Hindari penggunaan pupuk dengan dosis tinggi, karena dapat menyebabkan kelebihan nutrisi yang justru merugikan tanaman.
- Cara Pemupukan: Larutkan pupuk cair sesuai dosis yang dianjurkan pada kemasan. Siramkan larutan pupuk tersebut secara merata ke media tanam, hindari mengenai daun secara langsung.
Dengan pemupukan yang teratur dan tepat, aglaonema akan tumbuh sehat, memiliki daun yang rimbun dan berwarna cerah, serta lebih tahan terhadap penyakit. Jadi, jangan lupa untuk memberikan nutrisi terbaik bagi tanaman cantikmu ini agar ia selalu tampil menawan di pot kesayanganmu.
Kelembapan
Kelembapan menjadi salah satu faktor penting dalam cara menanam bunga aglaonema di pot. Aglaonema merupakan tanaman tropis yang berasal dari daerah dengan kelembapan tinggi. Oleh karena itu, menjaga kelembapan lingkungan sekitar tanaman sangat penting untuk pertumbuhan dan kesehatannya.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman aglaonema. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan humidifier. Humidifier adalah alat elektronik yang berfungsi untuk meningkatkan kelembapan udara. Cara lainnya adalah dengan meletakkan pot aglaonema di atas nampan berisi air dan kerikil. Air yang menguap dari nampan akan meningkatkan kelembapan udara di sekitar tanaman.
Menjaga kelembapan yang tinggi sangat penting untuk pertumbuhan aglaonema. Kelembapan yang tinggi akan membantu tanaman menyerap air dan nutrisi lebih efektif. Selain itu, kelembapan tinggi juga dapat membantu mencegah serangan hama dan penyakit.
Oleh karena itu, dalam cara menanam bunga aglaonema di pot, kelembapan memegang peranan penting. Dengan menjaga kelembapan yang tinggi, kamu dapat memastikan kesehatan dan pertumbuhan optimal tanaman hias cantik ini.Sumber
Pembersihan Daun
Dalam cara menanam bunga aglaonema di pot, pembersihan daun merupakan salah satu aspek perawatan yang seringkali terabaikan. Padahal, membersihkan daun aglaonema dari debu secara rutin sangat penting agar fotosintesis dapat berjalan lancar.
Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan oleh tumbuhan dengan bantuan sinar matahari. Proses ini terjadi di dalam daun, di mana terdapat organel khusus yang disebut kloroplas. Kloroplas mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil, yang berfungsi menyerap sinar matahari. Sinar matahari yang diserap oleh klorofil kemudian digunakan untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa (gula) dan oksigen. Glukosa merupakan sumber energi bagi tumbuhan, sedangkan oksigen dilepaskan ke udara.
Debu yang menempel pada daun aglaonema dapat menghalangi sinar matahari mencapai kloroplas. Akibatnya, proses fotosintesis menjadi terhambat dan produksi glukosa berkurang. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan aglaonema menjadi terhambat, daun menguning, dan tanaman menjadi lemah.
Oleh karena itu, membersihkan daun aglaonema dari debu secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Pembersihan daun dapat dilakukan dengan menggunakan lap lembut yang dibasahi air. Lap daun secara perlahan agar tidak merusak permukaan daun.
Dengan membersihkan daun aglaonema secara rutin, kamu dapat memastikan bahwa tanaman hias cantik ini tumbuh subur dan tampil menawan di pot kesayanganmu.
SumberPemindahan Tanaman
Dalam perjalanan kita menanam bunga aglaonema di pot, pemindahan tanaman menjadi salah satu perawatan penting yang tidak boleh dilewatkan. Sama seperti kita yang butuh baju baru saat tumbuh besar, aglaonema juga memerlukan pot yang lebih besar ketika ukurannya sudah bertambah.
Akar aglaonema yang terus berkembang membutuhkan ruang yang cukup untuk tumbuh dan menyerap nutrisi. Jika pot terlalu kecil, akar akan terhambat pertumbuhannya dan tanaman akan kesulitan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan aglaonema terhambat, daun menguning, dan tanaman menjadi lemah.
Oleh karena itu, ketika aglaonema sudah terlalu besar untuk potnya, segera pindahkan ke pot yang lebih besar. Pilih pot yang berukuran sekitar 2-3 kali lebih besar dari pot sebelumnya. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup untuk mencegah genangan air.
Proses pemindahan tanaman harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar. Siram aglaonema terlebih dahulu hingga tanah menjadi lembap. Kemudian, keluarkan tanaman dari pot dengan hati-hati. Jangan menarik batang atau daun aglaonema, tetapi pegang pada bagian pangkal batang. Setelah dikeluarkan, masukkan aglaonema ke dalam pot baru dan isi dengan media tanam yang baru. Padatkan media tanam di sekitar tanaman dan siram secukupnya.
Dengan memindahkan aglaonema ke pot yang lebih besar pada waktu yang tepat, kamu dapat memastikan pertumbuhan dan kesehatan optimal tanaman hias cantik ini.
Sumber: Cara Menanam Aglaonema di Pot
Perbanyak Tanaman
Dalam perjalanan menanam bunga aglaonema di pot, memperbanyak tanaman menjadi salah satu aspek penting untuk melestarikan keindahannya. Aglaonema yang cantik dapat diperbanyak dengan dua cara utama, yaitu melalui stek batang dan cangkok.
-
Stek Batang
Stek batang merupakan metode perbanyakan aglaonema yang paling umum. Pilih batang aglaonema yang sehat dan potong menjadi beberapa bagian, masing-masing sepanjang sekitar 10-15 cm. Hilangkan daun pada bagian bawah batang, kemudian tancapkan batang tersebut ke dalam media tanam yang lembap. Tutup wadah penyemaian dengan plastik atau kaca untuk menjaga kelembapan dan letakkan di tempat yang terang namun tidak terkena sinar matahari langsung. Akar akan mulai tumbuh dalam waktu beberapa minggu.
-
Cangkok
Teknik cangkok juga dapat digunakan untuk memperbanyak aglaonema. Pilih batang aglaonema yang sehat dan buat sayatan melingkar pada batang tersebut. Keruk kulit batang pada bagian yang disayat, kemudian tempelkan media cangkok yang sudah dibasahi pada bagian yang dikelupas. Bungkus area cangkok dengan plastik atau sabut kelapa dan ikat dengan kuat. Akar akan mulai tumbuh dari bagian yang dicangkok dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Setelah akar cukup banyak, potong batang di bawah bagian yang dicangkok dan tanam di pot baru.
Dengan memperbanyak aglaonema melalui stek batang atau cangkok, kamu dapat memiliki lebih banyak tanaman cantik ini untuk menghiasi rumah atau lingkungan sekitar. Selain itu, memperbanyak tanaman juga merupakan cara yang bagus untuk berbagi keindahan aglaonema dengan teman dan keluarga.
Hama dan Penyakit
Dalam perjalanan menanam bunga aglaonema di pot, kita harus waspada terhadap serangan hama dan penyakit. Hama seperti kutu daun dan penyakit seperti busuk akar dapat mengancam kesehatan dan keindahan tanaman hias kita.
-
Hama: Kutu Daun dan Pengendaliannya
Kutu daun merupakan hama kecil berwarna hijau atau hitam yang dapat menghisap cairan dari daun aglaonema. Akibatnya, daun dapat menjadi keriting, menguning, dan rontok. Untuk mengendalikan kutu daun, kita dapat menggunakan insektisida khusus atau menyemprotkan air sabun secara teratur.
-
Penyakit: Busuk Akar dan Pencegahannya
Busuk akar disebabkan oleh jamur yang menyerang akar aglaonema. Gejalanya antara lain daun menguning, layu, dan akhirnya rontok. Untuk mencegah busuk akar, kita harus memastikan media tanam memiliki drainase yang baik dan tidak menyiram secara berlebihan. Jika terlanjur terserang busuk akar, segera buang bagian tanaman yang terinfeksi dan ganti media tanam dengan yang baru.
-
Pentingnya Deteksi Dini dan Tindakan Cepat
Dalam menghadapi hama dan penyakit, deteksi dini dan tindakan cepat sangat penting. Segera lakukan pengendalian hama atau pengobatan penyakit setelah ditemukan gejala. Dengan begitu, kita dapat mencegah penyebaran hama dan penyakit yang lebih luas dan menyelamatkan tanaman aglaonema kita.
-
Menjaga Kesehatan Tanaman
Selain pengendalian hama dan penyakit, menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan juga penting. Berikan aglaonema paparan cahaya yang cukup, siram secara teratur, dan pupuk sesuai kebutuhan. Tanaman yang sehat akan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
Dengan mengetahui jenis hama dan penyakit yang dapat menyerang aglaonema serta cara pengendaliannya, kita dapat melindungi tanaman hias kita dari gangguan these unwelcome guests. Dengan begitu, aglaonema dapat tumbuh subur dan mempercantik pot kesayangan kita.
Pertanyaan Umum Seputar Cara Menanam Bunga Aglaonema di Pot
Merawat tanaman hias seperti aglaonema memang mengasyikkan, tapi kadang kita dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan yang bikin penasaran. Nah, berikut adalah beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya seputar cara menanam bunga aglaonema di pot:
Pertanyaan 1: Cahaya matahari seperti apa yang bagus untuk tanaman aglaonema?
Jawaban: Aglaonema lebih menyukai cahaya tidak langsung atau tempat yang teduh. Hindari menaruh tanaman ini di bawah sinar matahari langsung karena dapat menyebabkan daunnya terbakar.
Pertanyaan 2: Seberapa sering tanaman aglaonema perlu disiram?
Jawaban: Siram aglaonema secukupnya, jangan berlebihan. Biarkan tanah mengering di antara waktu penyiraman. Hindari menyiram terlalu sering karena dapat menyebabkan busuk akar.
Pertanyaan 3: Apa jenis pupuk yang bagus untuk aglaonema?
Jawaban: Gunakan pupuk cair seimbang yang mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Berikan pupuk setiap 2-4 minggu sekali selama musim tanam.
Pertanyaan 4: Bagaimana cara mengatasi daun aglaonema yang menguning?
Jawaban: Daun aglaonema yang menguning bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kekurangan nutrisi, penyiraman yang berlebihan, atau serangan hama. Periksa penyebabnya dan lakukan perawatan yang sesuai.
Pertanyaan 5: Apakah boleh memindahkan tanaman aglaonema ke pot yang lebih besar?
Jawaban: Ya, disarankan untuk memindahkan aglaonema ke pot yang lebih besar ketika akarnya sudah memenuhi pot sebelumnya. Gunakan pot yang berukuran 2-3 kali lebih besar dari pot sebelumnya.
Pertanyaan 6: Bagaimana cara memperbanyak tanaman aglaonema?
Jawaban: Aglaonema dapat diperbanyak dengan cara stek batang atau cangkok. Stek batang dilakukan dengan memotong batang aglaonema menjadi beberapa bagian, sedangkan cangkok dilakukan dengan membuat sayatan pada batang dan membungkusnya dengan media cangkok.
Dengan mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan umum ini, kamu bisa merawat tanaman aglaonema dengan lebih baik dan membuatnya tumbuh subur di pot kesayanganmu.
Selamat bercocok tanam!
Sumber: Cara Menanam Aglaonema di Pot
Tips Menanam Bunga Aglaonema di Pot
Menanam aglaonema di pot nggak sesulit yang dikira, lho! Dengan mengikuti beberapa tips berikut, kamu bisa punya tanaman hias cantik yang bikin rumah makin asri.
Tip 1: Pilih Pot yang Tepat
Pilih pot yang berukuran pas, nggak terlalu besar atau kecil. Pot yang terlalu besar bisa bikin tanah terlalu lembap dan menyebabkan busuk akar, sedangkan pot yang terlalu kecil bikin tanaman nggak bisa berkembang dengan baik.
Tip 2: Gunakan Media Tanam yang Poros
Media tanam yang bagus untuk aglaonema adalah yang poros, artinya bisa mengalirkan air dengan baik. Campuran tanah, sekam bakar, dan perlite bisa jadi pilihan yang tepat. Hindari media tanam yang terlalu padat karena bisa menghambat pertumbuhan akar.
Tip 3: Beri Cahaya yang Cukup
Aglaonema butuh cahaya terang tapi nggak langsung. Jangan taruh tanaman ini di bawah sinar matahari langsung karena bisa bikin daunnya gosong. Tempat yang ideal adalah di dekat jendela yang menghadap ke timur atau barat.
Tip 4: Siram Secukupnya
Aglaonema nggak butuh banyak air. Siram aja secukupnya, jangan sampai tanahnya tergenang. Biarkan tanah mengering dulu sebelum disiram lagi. Penyiraman yang berlebihan bisa bikin akar busuk.
Tip 5: Beri Pupuk Secara Teratur
Pupuk cair seimbang bisa membantu aglaonema tumbuh subur. Beri pupuk setiap 2-4 minggu sekali saat musim tanam. Jangan terlalu banyak memberi pupuk karena bisa bikin tanaman keracunan.
Ringkasan
Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa punya tanaman aglaonema yang cantik dan sehat di pot. Jangan lupa untuk rutin merawatnya agar tanamanmu bisa terus tumbuh subur dan mempercantik rumahmu.
Merawat Aglaonema di Pot
Menanam aglaonema di pot itu gampang banget! Tanaman hias yang cantik ini cuma butuh sedikit perhatian dan perawatan rutin. Yuk, simak panduan singkat ini supaya aglaonema kamu tumbuh subur dan bikin rumah makin asri.
Pertama, pilih pot yang sesuai ukuran tanaman dan punya lubang drainase. Media tanamnya harus porous, misalnya campuran tanah, sekam bakar, dan perlite. Jangan lupa kasih cahaya terang tapi nggak langsung ya, soalnya aglaonema nggak suka sinar matahari langsung. Siram secukupnya aja, jangan sampai tanahnya becek. Terakhir, kasih pupuk cair seimbang setiap 2-4 minggu sekali.
Dengan perawatan yang tepat, aglaonema kamu pasti akan tumbuh cantik dan jadi hiasan rumah yang kece. Yuk, coba tanam sendiri di pot kesayanganmu!