- Siapkan biji rosella yang sudah tua dan kering.
- Rendam biji dalam air hangat selama 12-24 jam.
- Siapkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
- Isi wadah atau pot dengan media tanam.
- Buat lubang tanam sedalam 1-2 cm.
- Masukkan 2-3 biji rosella ke dalam lubang tanam.
- Tutup lubang tanam dengan tanah.
- Siram tanaman secara teratur.
- Letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
Bibit rosella akan berkecambah dalam waktu 7-14 hari. Setelah bibit tumbuh setinggi 10-15 cm, bibit dapat dipindahkan ke lahan tanam.
Cara Menanam Bunga Rosella dari Biji
Menanam bunga rosella dari biji adalah kegiatan yang mudah dan menyenangkan. Berikut adalah 10 aspek penting yang perlu diperhatikan:
- Biji berkualitas: Gunakan biji rosella yang tua dan kering.
- Perendaman: Rendam biji dalam air hangat selama 12-24 jam.
- Media tanam: Siapkan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.
- Penanaman: Buat lubang tanam sedalam 1-2 cm dan masukkan 2-3 biji.
- Penyiraman: Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
- Pencahayaan: Letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
- Pemupukan: Beri pupuk tambahan setiap 2-3 bulan.
- Penyiangan: Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.
- Hama dan penyakit: Waspadai hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman rosella.
- Pemanenan: Bunga rosella dapat dipanen setelah berumur sekitar 4-5 bulan.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam bunga rosella dari biji dengan sukses. Tanaman rosella tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan. Bunga rosella dapat diolah menjadi berbagai minuman dan makanan yang menyehatkan.
Selamat mencoba!
Biji berkualitas
Ketika menanam bunga rosella dari biji, kualitas biji sangat menentukan keberhasilan. Biji rosella yang tua dan kering memiliki cadangan makanan yang lebih banyak, sehingga dapat berkecambah dan tumbuh dengan baik. Sebaliknya, biji yang masih muda atau lembap berisiko gagal berkecambah atau menghasilkan tanaman yang lemah.
Cara memperoleh biji rosella yang berkualitas cukup mudah. Anda dapat memanennya sendiri dari bunga rosella yang sudah tua dan kering. Pilihlah bunga yang warnanya sudah berubah menjadi merah kecoklatan dan kelopaknya sudah mengering. Setelah dipanen, jemur biji rosella di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Biji yang sudah kering dapat disimpan dalam wadah kedap udara hingga siap digunakan.
Dengan menggunakan biji rosella yang berkualitas, Anda akan mendapatkan tanaman rosella yang sehat dan produktif. Tanaman rosella yang sehat akan menghasilkan bunga yang lebih banyak dan berkualitas baik, sehingga Anda dapat menikmati manfaatnya secara maksimal.
Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bunga-rosella-dari-biji/
Perendaman
Proses perendaman biji rosella merupakan langkah penting dalam menanam bunga rosella dari biji. Dengan merendam biji dalam air hangat, kulit biji akan menjadi lunak dan embrio di dalamnya akan terpicu untuk mulai berkecambah.
-
Manfaat Perendaman
Perendaman biji rosella memberikan beberapa manfaat, di antaranya:
- Melunakkan kulit biji, sehingga memudahkan penyerapan air dan oksigen.
- Memicu aktivasi enzim dan hormon pertumbuhan dalam biji.
- Meningkatkan persentase perkecambahan biji.
- Menyeleksi biji yang sehat dan layak tanam.
-
Cara Merendam Biji
Proses perendaman biji rosella cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:
- Siapkan wadah berisi air hangat (suhu sekitar 25-30 derajat Celcius).
- Masukkan biji rosella ke dalam wadah.
- Rendam biji selama 12-24 jam.
- Setelah direndam, tiriskan biji dan bilas dengan air bersih.
- Biji siap untuk disemai.
Dengan melakukan perendaman biji rosella sebelum disemai, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan penanaman bunga rosella dari biji. Biji yang direndam akan lebih cepat berkecambah dan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.
Media tanam
Memilih media tanam yang tepat sangat penting untuk keberhasilan menanam bunga rosella dari biji. Media tanam yang baik akan menyediakan nutrisi, kelembapan, dan drainase yang optimal untuk pertumbuhan tanaman.
-
Komposisi Media Tanam
Media tanam yang ideal untuk menanam bunga rosella dari biji adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Tanah menyediakan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman, pupuk kandang memberikan nutrisi organik dan memperbaiki struktur tanah, sementara sekam padi meningkatkan drainase dan aerasi.
-
Peran Tanah
Tanah merupakan komponen utama media tanam yang menyediakan unsur hara penting bagi pertumbuhan tanaman rosella. Tanah yang baik memiliki tekstur gembur, kaya akan bahan organik, dan memiliki pH yang sesuai untuk tanaman rosella (sekitar 5,5-6,5).
-
Manfaat Pupuk Kandang
Pupuk kandang berperan sebagai sumber nutrisi organik yang kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalium. Selain itu, pupuk kandang juga membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas menahan air, dan menyediakan mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman.
-
Fungsi Sekam Padi
Sekam padi memiliki peran penting dalam meningkatkan drainase dan aerasi media tanam. Struktur sekam padi yang berpori memungkinkan kelebihan air mengalir dengan lancar, sehingga mencegah genangan air yang dapat merusak akar tanaman.
Dengan menggunakan media tanam yang tepat, Anda dapat menciptakan kondisi yang optimal untuk pertumbuhan bunga rosella dari biji. Tanaman rosella yang sehat akan menghasilkan bunga yang lebih banyak dan berkualitas baik, sehingga Anda dapat menikmati manfaatnya secara maksimal.
Penanaman
Langkah penanaman merupakan bagian krusial dalam cara menanam bunga rosella dari biji. Mengapa demikian? Karena pada tahap inilah kita memberikan tempat yang layak bagi biji rosella untuk tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang sehat dan produktif.
Lubang tanam yang dibuat sedalam 1-2 cm berperan penting dalam melindungi biji dari gangguan seperti hewan atau terpaan air hujan yang terlalu deras. Kedalaman ini juga cukup untuk memberikan ruang bagi biji untuk berkecambah dan mengeluarkan akarnya.
Jumlah biji yang dimasukkan ke dalam lubang tanam, yaitu 2-3 biji, memperbesar peluang keberhasilan perkecambahan. Jika hanya satu biji yang ditanam, risiko gagal berkecambah atau menghasilkan tanaman yang lemah lebih besar. Sementara jika terlalu banyak biji yang ditanam dalam satu lubang, persaingan antar tanaman akan semakin ketat sehingga pertumbuhannya kurang optimal.
Dengan memahami pentingnya langkah penanaman yang tepat, kita dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam bunga rosella dari biji. Tanaman rosella yang sehat akan menghasilkan bunga yang lebih banyak dan berkualitas baik, sehingga kita dapat menikmati manfaatnya secara maksimal.
Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bunga-rosella-dari-biji/
Penyiraman
Dalam upaya menanam bunga rosella dari biji, penyiraman memegang peranan penting. Bunga rosella membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, terutama saat musim kemarau tiba. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman layu, kerdil, bahkan mati. Oleh karena itu, penyiraman secara teratur menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menanam bunga rosella.
-
Manfaat Penyiraman Teratur
Penyiraman tanaman rosella secara teratur memiliki banyak manfaat, di antaranya:
- Menjaga kelembapan tanah, sehingga akar tanaman dapat menyerap air dan unsur hara dengan baik.
- Membantu proses fotosintesis, karena air merupakan salah satu bahan baku yang dibutuhkan tanaman untuk memproduksi makanan.
- Mencegah tanaman layu dan kerdil, serta meningkatkan pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
- Mengurangi risiko serangan hama dan penyakit, karena tanaman yang terhidrasi dengan baik cenderung lebih sehat dan memiliki daya tahan yang lebih kuat.
-
Cara Penyiraman yang Benar
Untuk mendapatkan hasil penyiraman yang optimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
- Siram tanaman pada pagi atau sore hari, saat matahari tidak terlalu terik.
- Siram tanaman secara merata hingga air membasahi seluruh bagian tanah.
- Hindari penyiraman yang berlebihan, karena dapat menyebabkan genangan air dan membusukkan akar tanaman.
- Saat musim kemarau, intensitas penyiraman perlu ditingkatkan, karena air dapat menguap lebih cepat.
Dengan melakukan penyiraman secara teratur dan benar, tanaman bunga rosella dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan bunga yang indah dan melimpah. Bunga rosella yang berkualitas baik dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti membuat teh, sirup, atau campuran minuman kesehatan lainnya.
Pencahayaan
Dalam hal menanam bunga rosella dari biji, pencahayaan memegang peranan yang sangat penting. Bunga rosella merupakan tanaman yang menyukai sinar matahari penuh, artinya tanaman ini membutuhkan paparan sinar matahari langsung selama kurang lebih 6-8 jam setiap harinya.
Mengapa sinar matahari penting bagi bunga rosella? Sinar matahari berperan vital dalam proses fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan oleh tanaman. Melalui proses fotosintesis, tanaman memanfaatkan sinar matahari, air, dan karbon dioksida untuk menghasilkan glukosa (gula) yang merupakan sumber energi utama bagi tanaman. Selain itu, sinar matahari juga membantu memperkuat batang dan daun tanaman, serta meningkatkan produksi bunga dan buah.
Ketika bunga rosella tidak mendapatkan cukup sinar matahari, tanaman akan tumbuh lemah, kerdil, dan kurang produktif. Daunnya akan tampak pucat dan menguning, serta bunga yang dihasilkan akan sedikit dan kualitasnya buruk. Sebaliknya, tanaman bunga rosella yang mendapatkan sinar matahari yang cukup akan tumbuh subur, sehat, dan menghasilkan bunga yang banyak dan berkualitas baik.
Oleh karena itu, ketika menanam bunga rosella dari biji, pastikan untuk memilih lokasi tanam yang terkena sinar matahari langsung selama sebagian besar hari. Jika memungkinkan, tanam bunga rosella di tanah terbuka atau di pot yang diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari penuh.
Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bunga-rosella-dari-biji/
Pemupukan
Dalam proses cara menanam bunga rosella dari biji, pemupukan merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh dilewatkan. Pemberian pupuk tambahan setiap 2-3 bulan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman rosella.
Pupuk berfungsi sebagai sumber nutrisi tambahan bagi tanaman. Unsur hara yang terkandung dalam pupuk, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk berbagai proses fisiologis, seperti pertumbuhan vegetatif, pembentukan bunga, dan pembuahan. Tanpa pemupukan yang cukup, tanaman rosella akan kesulitan menyerap nutrisi dari tanah, sehingga pertumbuhannya akan terhambat dan produksinya akan menurun.
Selain itu, pemupukan juga membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air. Hal ini penting untuk tanaman rosella yang membutuhkan tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik. Dengan tanah yang sehat dan subur, tanaman rosella dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan bunga yang berkualitas baik.
Dalam praktiknya, pemupukan tanaman rosella dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik maupun pupuk kimia. Pupuk organik, seperti pupuk kandang atau kompos, lebih ramah lingkungan dan dapat memperbaiki struktur tanah dalam jangka panjang. Sementara itu, pupuk kimia dapat memberikan nutrisi yang lebih cepat, tetapi penggunaannya harus disesuaikan dengan dosis dan waktu yang tepat agar tidak merusak tanaman.
Dengan melakukan pemupukan secara teratur, kita dapat memastikan bahwa tanaman rosella mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh sehat dan produktif. Bunga rosella yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang baik, baik dari segi ukuran, warna, maupun kandungan nutrisinya.
Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bunga-rosella-dari-biji/
Penyiangan
Dalam proses cara menanam bunga rosella dari biji, penyiangan merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Penyiangan adalah kegiatan membersihkan gulma atau tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman rosella. Mengapa penyiangan penting dilakukan? Gulma dapat berebut nutrisi, air, dan sinar matahari dengan tanaman rosella, sehingga menghambat pertumbuhan dan produktivitas tanaman.
Gulma juga dapat menjadi tempat bersembunyi bagi hama dan penyakit, yang dapat menyerang tanaman rosella dan menyebabkan kerusakan serius. Oleh karena itu, penyiangan secara teratur sangat penting untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman rosella.
Dalam praktiknya, penyiangan dapat dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan atau cangkul kecil. Penyiangan sebaiknya dilakukan saat gulma masih muda dan belum terlalu besar, agar mudah dicabut. Penyiangan juga dapat dilakukan dengan menggunakan mulsa, seperti jerami atau potongan rumput, yang diletakkan di sekitar tanaman rosella. Mulsa berfungsi untuk menekan pertumbuhan gulma dan menjaga kelembapan tanah.
Dengan melakukan penyiangan secara teratur, kita dapat memastikan bahwa tanaman rosella mendapatkan nutrisi, air, dan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh sehat dan produktif. Bunga rosella yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang baik, baik dari segi ukuran, warna, maupun kandungan nutrisinya.
Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bunga-rosella-dari-biji/
Hama dan penyakit
Dalam perjalanan menanam bunga rosella dari biji, kita tidak boleh lengah terhadap serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit dapat menjadi momok yang mengancam kesehatan dan produktivitas tanaman rosella. Oleh karena itu, kewaspadaan dan tindakan pencegahan sangat penting dilakukan.
-
Pengaruh Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit dapat memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap tanaman rosella. Hama, seperti kutu daun, ulat, dan wereng, dapat menghisap cairan tanaman, merusak daun, dan menularkan penyakit. Sementara itu, penyakit, seperti layu fusarium, bercak daun, dan karat, dapat menyebabkan tanaman menjadi lemah, kerdil, dan bahkan mati.
-
Pencegahan dan Pengendalian
Pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman rosella dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:
- Menjaga kebersihan lingkungan tanam.
- Melakukan rotasi tanaman.
- Menggunakan varietas rosella yang tahan hama dan penyakit.
- Melakukan penyemprotan pestisida secara tepat dan sesuai dosis.
-
Manfaat Pencegahan dan Pengendalian
Dengan melakukan pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit secara efektif, kita dapat memperoleh beberapa manfaat, antara lain:
- Menjaga kesehatan dan produktivitas tanaman rosella.
- Mengurangi risiko kerugian akibat gagal panen.
- Meningkatkan kualitas bunga rosella yang dihasilkan.
Dengan demikian, kewaspadaan terhadap hama dan penyakit merupakan bagian penting dalam proses cara menanam bunga rosella dari biji. Dengan melakukan pencegahan dan pengendalian yang tepat, kita dapat memastikan bahwa tanaman rosella tumbuh sehat dan menghasilkan bunga yang berkualitas baik.
Pemanenan
Proses cara menanam bunga rosella dari biji tidak lengkap tanpa membahas tahap pemanenan. Pemanenan merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para petani rosella, karena pada tahap ini mereka dapat menikmati hasil kerja kerasnya selama berbulan-bulan.
Bunga rosella dapat dipanen setelah berumur sekitar 4-5 bulan. Ciri-ciri bunga rosella yang siap panen adalah kelopaknya yang telah berubah menjadi merah kecoklatan dan sedikit mengering. Bunga rosella yang dipanen terlalu muda akan memiliki kualitas yang kurang baik, sedangkan bunga yang dipanen terlalu tua akan mudah rontok dan kehilangan aromanya.
Cara memanen bunga rosella cukup mudah. Petik bunga rosella beserta kelopaknya secara perlahan agar tidak merusak tanaman. Bunga rosella yang telah dipanen dapat langsung diolah menjadi berbagai produk, seperti teh, sirup, atau selai.
Tahap pemanenan merupakan bagian penting dalam cara menanam bunga rosella dari biji. Dengan mengetahui waktu dan cara panen yang tepat, petani rosella dapat memperoleh hasil panen yang maksimal dan berkualitas baik.
Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bunga-rosella-dari-biji/
Pertanyaan Umum tentang Cara Menanam Bunga Rosella dari Biji
Bagi kamu yang ingin menanam bunga rosella dari biji, pasti ada banyak pertanyaan yang muncul di benak. Berikut ini beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya:
Pertanyaan 1: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menanam bunga rosella dari biji hingga bisa dipanen?
Jawaban: Biasanya, bunga rosella dapat dipanen setelah berumur sekitar 4-5 bulan.
Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih biji rosella yang berkualitas?
Jawaban: Pilihlah biji rosella yang tua dan kering, karena biji seperti ini memiliki cadangan makanan yang lebih banyak sehingga lebih mudah berkecambah.
Pertanyaan 3: Mengapa perlu merendam biji rosella sebelum ditanam?
Jawaban: Perendaman biji rosella dapat melunakkan kulit biji, sehingga memudahkan penyerapan air dan oksigen. Selain itu, proses ini juga dapat memicu aktivasi enzim dan hormon pertumbuhan dalam biji.
Pertanyaan 4: Bagaimana cara membuat media tanam yang baik untuk menanam bunga rosella?
Jawaban: Campurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Tanah menyediakan unsur hara, pupuk kandang memberikan nutrisi organik, dan sekam padi meningkatkan drainase dan aerasi.
Pertanyaan 5: Apa saja manfaat sinar matahari untuk tanaman bunga rosella?
Jawaban: Sinar matahari sangat penting untuk proses fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan oleh tanaman. Selain itu, sinar matahari juga membantu memperkuat batang dan daun tanaman, serta meningkatkan produksi bunga.
Pertanyaan 6: Mengapa penyiangan gulma penting dilakukan dalam proses penanaman bunga rosella?
Jawaban: Gulma dapat berebut nutrisi, air, dan sinar matahari dengan tanaman rosella, sehingga menghambat pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Selain itu, gulma juga dapat menjadi tempat bersembunyi bagi hama dan penyakit.
Itulah beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya seputar cara menanam bunga rosella dari biji. Dengan memahami hal-hal tersebut, kamu dapat menanam bunga rosella dengan lebih baik dan mendapatkan hasil panen yang maksimal.
Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bunga-rosella-dari-biji/
Tips Menanam Bunga Rosella dari Biji untuk Pemula
Menanam bunga rosella dari biji itu mudah dan menyenangkan, lho! Ikuti tips berikut ini untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah:
Tip 1: Pilih Biji Berkualitas
Pilih biji rosella yang tua dan kering, karena biji seperti ini memiliki cadangan makanan yang lebih banyak sehingga lebih mudah berkecambah. Kamu bisa mendapatkan biji rosella dengan memanennya dari bunga rosella yang sudah tua atau membelinya di toko pertanian.
Tip 2: Rendam Biji Sebelum Tanam
Rendam biji rosella dalam air hangat selama 12-24 jam. Proses ini akan melunakkan kulit biji, sehingga memudahkan penyerapan air dan oksigen. Selain itu, perendaman juga dapat memicu aktivasi enzim dan hormon pertumbuhan dalam biji, sehingga meningkatkan persentase perkecambahan.
Tip 3: Siapkan Media Tanam yang Baik
Campurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Tanah menyediakan unsur hara, pupuk kandang memberikan nutrisi organik, dan sekam padi meningkatkan drainase dan aerasi. Media tanam yang baik akan membuat tanaman rosella tumbuh subur dan berbunga lebat.
Tip 4: Beri Sinar Matahari yang Cukup
Bunga rosella membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dan berbunga. Letakkan tanaman rosella di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama kurang lebih 6 jam setiap harinya. Sinar matahari sangat penting untuk proses fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan oleh tanaman.
Tip 5: Siram Secara Teratur
Siram tanaman rosella secara teratur, terutama saat musim kemarau. Penyiraman yang cukup akan menjaga kelembapan tanah, sehingga akar tanaman dapat menyerap air dan unsur hara dengan baik. Hindari penyiraman yang berlebihan, karena dapat menyebabkan genangan air dan membusukkan akar tanaman.
Tip 6: Beri Pupuk Tambahan
Beri pupuk tambahan setiap 2-3 bulan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman rosella. Kamu bisa menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos, atau pupuk kimia sesuai dosis yang dianjurkan. Pemupukan yang teratur akan membuat tanaman rosella tumbuh sehat dan berbunga lebat.
Kesimpulan
Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menanam bunga rosella dari biji dengan mudah dan sukses. Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Cara Menanam Bunga Rosella dari Biji
Menanam bunga rosella dari biji adalah suatu kegiatan yang mudah dan menyenangkan. Dengan sedikit perawatan dan perhatian, kamu bisa menikmati keindahan bunga rosella di rumahmu sendiri.
Cara menanam bunga rosella dari biji adalah sebagai berikut:
- Pilih biji rosella yang tua dan kering.
- Rendam biji rosella dalam air hangat selama 12-24 jam.
- Siapkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
- Isi wadah atau pot dengan media tanam.
- Buat lubang tanam sedalam 1-2 cm.
- Masukkan 2-3 biji rosella ke dalam lubang tanam.
- Tutup lubang tanam dengan tanah.
- Siram tanaman secara teratur.
- Letakkan tanaman di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa menanam bunga rosella dari biji dengan mudah. Bunga rosella yang kamu tanam sendiri akan tumbuh subur dan berbunga lebat, sehingga kamu bisa menikmati keindahan dan manfaatnya.