This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Menanam Cabai Tanpa Polybag: Panen Melimpah dengan Cara Tak Biasa

 ·  ☕ 14 min read

Berikut adalah langkah-langkah cara menanam cabai tanpa polybag menggunakan pot:

  1. Siapkan pot berukuran sedang, sekitar 20-30 cm.
  2. Isi pot dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
  3. Buat lubang tanam pada bagian tengah pot dengan kedalaman sekitar 5 cm.
  4. Masukkan bibit cabai ke dalam lubang tanam dan timbun dengan tanah.
  5. Siram bibit cabai secukupnya.
  6. Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  7. Lakukan perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

Cara Menanam Cabe Tanpa Polybag

Menanam cabe tanpa polybag merupakan salah satu teknik budidaya cabe yang populer karena kepraktisannya dan ekonomis. Berikut adalah 9 aspek penting dalam cara menanam cabe tanpa polybag:

  • Media tanam: Tanah, pupuk kandang, sekam padi
  • Pot atau wadah: Pot, ember bekas, tanah langsung
  • Bibit: Bibit cabe unggul
  • Penanaman: Buat lubang, masukkan bibit, timbun tanah
  • Penyiraman: Siram secukupnya
  • Penyinaran: Sinar matahari langsung
  • Pemupukan: Pupuk kandang, kompos, NPK
  • Pengendalian hama: Pestisida organik, pestisida kimia
  • Panen: Cabe siap panen saat berwarna merah atau hijau tua

Beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menanam cabe tanpa polybag antara lain pemilihan media tanam yang subur dan gembur, penggunaan bibit cabe unggul yang tahan penyakit, serta perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, petani dapat memperoleh hasil panen cabe yang optimal.

Menanam cabe tanpa polybag juga dapat dilakukan secara organik dengan menggunakan pupuk kandang dan pestisida organik. Cara ini lebih ramah lingkungan dan menghasilkan cabe yang lebih sehat.

Media Tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam cabe tanpa polybag, media tanam memegang peranan penting. Media tanam yang baik akan menyediakan unsur hara yang cukup, drainase yang baik, dan aerasi yang baik pula bagi tanaman cabe. Media tanam yang biasa digunakan untuk menanam cabe tanpa polybag adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.

Tanah merupakan komponen utama media tanam yang berfungsi menyediakan unsur hara dan air bagi tanaman. Pupuk kandang berfungsi menyuburkan tanah dan meningkatkan kapasitas menahan air. Sekam padi berfungsi memperbaiki drainase dan aerasi tanah, sehingga akar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Perbandingan ideal antara tanah, pupuk kandang, dan sekam padi adalah 1:1:1. Campuran media tanam ini dapat disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim setempat. Misalnya, jika tanah terlalu liat, dapat ditambahkan lebih banyak sekam padi untuk memperbaiki drainase. Sebaliknya, jika tanah terlalu gembur, dapat ditambahkan lebih banyak pupuk kandang untuk meningkatkan kesuburan.

Selain ketiga komponen utama tersebut, dapat juga ditambahkan bahan organik lainnya ke dalam media tanam, seperti kompos atau arang sekam. Bahan organik ini akan semakin menyuburkan tanah dan meningkatkan kesehatan tanaman.

Dengan menggunakan media tanam yang baik, tanaman cabe akan tumbuh subur dan berproduksi tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan pemilihan dan pengolahan media tanam saat menanam cabe tanpa polybag.

Sumber: Cara Menanam Cabe Tanpa Polybag untuk Pemula

Pot atau wadah

Pot Atau Wadah, Cara Menanams

Dalam cara menanam cabe tanpa polybag, pemilihan pot atau wadah menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Sebab, pot atau wadah akan menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya tanaman cabe. Ada beberapa jenis pot atau wadah yang bisa digunakan, antara lain:

  • Pot
    Pot merupakan wadah yang paling umum digunakan untuk menanam cabe tanpa polybag. Pot bisa terbuat dari berbagai bahan, seperti tanah liat, plastik, atau logam. Ukuran pot yang digunakan harus disesuaikan dengan ukuran tanaman cabe.
  • Ember bekas
    Ember bekas juga bisa digunakan sebagai wadah untuk menanam cabe tanpa polybag. Ember bekas yang digunakan harus dibersihkan terlebih dahulu dari sisa-sisa makanan atau minuman. Ember bekas yang berukuran besar bisa digunakan untuk menanam beberapa tanaman cabe sekaligus.
  • Tanah langsung
    Menanam cabe tanpa polybag juga bisa dilakukan langsung di tanah. Cara ini biasanya dilakukan pada lahan yang luas. Namun, perlu diperhatikan bahwa menanam cabe langsung di tanah memiliki risiko lebih tinggi terserang hama dan penyakit.

Setiap jenis pot atau wadah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pot tanah liat memiliki pori-pori yang bisa membantu aerasi tanah, tetapi mudah pecah. Pot plastik ringan dan mudah dipindahkan, tetapi tidak memiliki pori-pori sehingga aerasi tanah kurang baik. Ember bekas biasanya memiliki ukuran yang besar sehingga bisa menampung banyak media tanam, tetapi tidak memiliki lubang drainase sehingga perlu dilubangi terlebih dahulu.

Pemilihan pot atau wadah yang tepat akan berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman cabe. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan berbagai faktor sebelum memilih pot atau wadah untuk menanam cabe tanpa polybag.

Bibit

Bibit, Cara Menanams

Dalam cara menanam cabe tanpa polybag, pemilihan bibit cabe unggul menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan budidaya. Bibit cabe unggul memiliki beberapa keunggulan dibandingkan bibit biasa, antara lain:

  • Tahan terhadap penyakit
  • Produktivitas tinggi
  • Kualitas buah baik

Pemilihan bibit cabe unggul sangat penting karena bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Tanaman yang sehat akan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga dapat menghasilkan buah yang berkualitas baik dan berlimpah.

Selain itu, penggunaan bibit cabe unggul juga dapat menghemat biaya produksi. Bibit cabe unggul biasanya memiliki daya tumbuh yang tinggi, sehingga petani tidak perlu menanam banyak bibit untuk mendapatkan jumlah tanaman yang diinginkan. Bibit cabe unggul juga memiliki masa panen yang lebih cepat, sehingga petani dapat memperoleh hasil panen lebih cepat dan lebih banyak.

Oleh karena itu, sangat penting bagi petani untuk menggunakan bibit cabe unggul dalam cara menanam cabe tanpa polybag. Dengan menggunakan bibit cabe unggul, petani dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, serta menghemat biaya produksi.

Sumber: Cara Menanam Cabe Tanpa Polybag untuk Pemula

Penanaman

Penanaman, Cara Menanams

Tahap penanaman merupakan salah satu langkah penting dalam cara menanam cabe tanpa polybag. Pada tahap ini, petani perlu membuat lubang tanam, memasukkan bibit cabe, dan menimbunnya dengan tanah. Proses ini sederhana, namun sangat menentukan keberhasilan budidaya cabe tanpa polybag.

  • Pembuatan lubang tanam

Pembuatan lubang tanam berfungsi untuk menyediakan ruang bagi pertumbuhan akar tanaman cabe. Lubang tanam harus dibuat dengan ukuran yang cukup, sekitar 10-15 cm dengan kedalaman yang sama. Jarak antar lubang tanam juga perlu diperhatikan, yaitu sekitar 50-60 cm. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang yang cukup bagi tanaman cabe untuk tumbuh dan berkembang.

Pemasangan bibit

Bibit cabe yang akan ditanam harus memiliki kualitas yang baik, yaitu sehat, tidak layu, dan tidak cacat. Pastikan bibit cabe memiliki minimal 4-5 daun sejati. Bibit cabe ditanam dengan cara memasukkan akarnya ke dalam lubang tanam, kemudian menimbunnya dengan tanah. Penimbunan tanah harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar tanaman.

Penyiraman

Setelah bibit cabe ditanam, lakukan penyiraman secara merata. Penyiraman bertujuan untuk memberikan kelembaban yang cukup bagi tanaman cabe agar dapat tumbuh dengan baik. Penyiraman dilakukan secukupnya, jangan sampai berlebihan karena dapat menyebabkan kebusukan pada akar tanaman.


Dengan melakukan penanaman dengan benar, tanaman cabe tanpa polybag akan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Tanaman yang sehat akan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan melimpah.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam cara menanam cabe tanpa polybag, penyiraman merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Penyiraman yang cukup akan membantu tanaman cabe tumbuh subur dan berproduksi tinggi. Sebaliknya, kekurangan air dapat menyebabkan tanaman cabe layu, kerdil, dan bahkan mati. Penyiraman yang berlebihan juga tidak baik karena dapat menyebabkan kebusukan pada akar tanaman.

Waktu terbaik untuk menyiram tanaman cabe tanpa polybag adalah pada pagi atau sore hari. Hindari menyiram tanaman pada siang hari karena air akan cepat menguap dan tidak terserap oleh tanaman. Penyiraman juga harus dilakukan secara merata, jangan hanya menyiram pada satu titik saja. Air siraman harus sampai ke seluruh bagian akar tanaman.

Untuk mengetahui apakah tanaman cabe perlu disiram, cukup cek kelembaban tanah dengan jari. Jika tanah sudah kering, maka tanaman perlu disiram. Namun, jika tanah masih lembab, penyiraman dapat ditunda.

Dengan memperhatikan aspek penyiraman dengan baik, tanaman cabe tanpa polybag akan tumbuh subur dan berproduksi tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan penyiraman secara teratur dan secukupnya.

Sumber: Cara Menanam Cabe Tanpa Polybag untuk Pemula

Penyinaran

Penyinaran, Cara Menanams

Dalam cara menanam cabe tanpa polybag, penyinaran merupakan faktor penting yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Cabe merupakan tanaman yang membutuhkan banyak sinar matahari untuk tumbuh dan berproduksi dengan baik. Oleh karena itu, dalam cara menanam cabe tanpa polybag, penyinaran harus menjadi salah satu aspek yang diperhatikan.

  • Manfaat Sinar Matahari Langsung
    Sinar matahari langsung memiliki banyak manfaat bagi tanaman cabe, di antaranya:
    • Membantu proses fotosintesis, sehingga tanaman dapat memproduksi makanan sendiri.
    • Memperkuat batang dan daun tanaman, sehingga tanaman lebih kokoh dan tidak mudah roboh.
    • Meningkatkan produksi bunga dan buah, sehingga tanaman cabe dapat berbuah lebih banyak.
  • Cara Mendapatkan Sinar Matahari Langsung
    Untuk mendapatkan sinar matahari langsung, tanaman cabe tanpa polybag harus diletakkan di tempat yang terbuka dan tidak terhalang oleh benda lain. Tanaman cabe dapat diletakkan di halaman rumah, kebun, atau lahan terbuka lainnya. Pastikan tanaman cabe terkena sinar matahari langsung selama minimal 6-8 jam per hari.
  • Efek Kekurangan Sinar Matahari
    Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan tanaman cabe tumbuh kerdil, daun menguning, dan produksi buah berkurang. Dalam kasus yang parah, kekurangan sinar matahari bahkan dapat menyebabkan tanaman cabe mati.
  • Tips Memberikan Sinar Matahari Langsung
    Untuk memastikan tanaman cabe tanpa polybag mendapatkan sinar matahari langsung yang cukup, ada beberapa tips yang dapat dilakukan, di antaranya:
    • Pilih lokasi tanam yang terbuka dan tidak terhalang oleh pohon atau bangunan.
    • Tanam cabe dengan jarak yang cukup, sehingga setiap tanaman dapat memperoleh sinar matahari yang cukup.
    • Jika terpaksa menanam cabe di tempat yang kurang sinar matahari, dapat menggunakan lampu tambahan untuk memberikan penyinaran.

Dengan memperhatikan aspek penyinaran dengan baik, tanaman cabe tanpa polybag dapat tumbuh subur dan berproduksi tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan tanaman cabe mendapatkan sinar matahari langsung yang cukup selama proses pertumbuhannya.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam cara menanam cabe tanpa polybag, pemupukan memegang peranan penting dalam memastikan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Pemberian pupuk secara tepat dan teratur akan membantu tanaman cabe memenuhi kebutuhan nutrisinya, sehingga dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah yang melimpah.

  • Pupuk Kandang
    Pupuk kandang merupakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan, seperti sapi, kambing, atau ayam. Pupuk kandang kaya akan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman, seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Pemberian pupuk kandang pada tanaman cabe tanpa polybag dapat meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, dan menyediakan mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman.
  • Kompos
    Kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang telah mengalami proses pengomposan. Kompos kaya akan unsur hara organik dan mineral yang mudah diserap oleh tanaman. Pemberian kompos pada tanaman cabe tanpa polybag dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas menahan air, dan menyediakan nutrisi yang lengkap bagi tanaman.
  • Pupuk NPK
    Pupuk NPK merupakan pupuk anorganik yang mengandung unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dalam bentuk kimia. Pupuk NPK dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman cabe tanpa polybag secara cepat dan tepat. Pemberian pupuk NPK harus dilakukan sesuai dengan dosis dan waktu yang dianjurkan, karena pemberian yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman keracunan.

Dengan memperhatikan aspek pemupukan dengan baik, tanaman cabe tanpa polybag dapat tumbuh subur dan berproduksi tinggi. Pemberian pupuk secara tepat dan teratur akan membantu tanaman cabe memenuhi kebutuhan nutrisinya, sehingga dapat menghasilkan buah yang berkualitas dan melimpah.

Pengendalian Hama

Pengendalian Hama, Cara Menanams

Dalam cara menanam cabe tanpa polybag, pengendalian hama merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan. Hama dapat merusak tanaman cabe dan menyebabkan kerugian hasil panen. Pengendalian hama dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida organik atau pestisida kimia.

  • Pestisida Organik
    Pestisida organik merupakan pestisida yang berasal dari bahan-bahan alami, seperti tanaman, hewan, atau mikroorganisme. Pestisida organik lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia dibandingkan pestisida kimia. Beberapa contoh pestisida organik yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama pada tanaman cabe tanpa polybag antara lain:
    • Pestisida nabati dari daun nimba
    • Pestisida hayati dari jamur Trichoderma
    • Pestisida biologi dari predator alami, seperti kumbang Coccinellidae
  • Pestisida Kimia
    Pestisida kimia merupakan pestisida yang dibuat dari bahan-bahan kimia sintetis. Pestisida kimia umumnya lebih efektif dalam mengendalikan hama dibandingkan pestisida organik, tetapi memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Beberapa contoh pestisida kimia yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama pada tanaman cabe tanpa polybag antara lain:
    • Insektisida berbahan aktif imidakloprid
    • Fungisida berbahan aktif mankozeb
    • Herbisida berbahan aktif glifosat

Pemilihan pestisida organik atau pestisida kimia untuk mengendalikan hama pada tanaman cabe tanpa polybag harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Pestisida organik lebih ramah lingkungan dan aman, tetapi mungkin kurang efektif dalam mengendalikan hama. Sebaliknya, pestisida kimia lebih efektif dalam mengendalikan hama, tetapi memiliki risiko lebih tinggi terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, petani perlu mempertimbangkan dengan cermat sebelum menggunakan pestisida kimia.

Panen

Panen, Cara Menanams

Saat menanam cabe tanpa polybag, mengetahui waktu panen yang tepat sangatlah penting untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Cabe siap dipanen ketika sudah berwarna merah atau hijau tua, tergantung pada varietasnya. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait waktu panen cabe:

  • Warna kulit: Warna kulit cabe merupakan indikator kematangan yang paling mudah dikenali. Cabe yang siap panen biasanya sudah berwarna merah atau hijau tua, tergantung pada varietasnya. Hindari memanen cabe yang masih berwarna hijau muda, karena cabe tersebut belum matang sepenuhnya dan rasanya mungkin masih pahit.
  • Tekstur kulit: Tekstur kulit cabe juga dapat menjadi indikator kematangan. Cabe yang siap panen biasanya memiliki kulit yang mengkilap dan sedikit keras. Hindari memanen cabe yang kulitnya masih kusam atau lembek, karena cabe tersebut mungkin belum matang sepenuhnya atau sudah terlalu matang.
  • Ukuran dan bentuk: Ukuran dan bentuk cabe juga dapat menjadi indikator kematangan. Cabe yang siap panen biasanya sudah mencapai ukuran dan bentuk yang maksimal sesuai dengan varietasnya. Hindari memanen cabe yang masih kecil atau bentuknya tidak normal, karena cabe tersebut mungkin belum matang sepenuhnya atau tidak berkembang dengan baik.

Dengan memperhatikan waktu panen yang tepat, Anda dapat memperoleh hasil panen cabe yang berkualitas baik dan bercita rasa nikmat. Cabe yang dipanen pada waktu yang tepat akan memiliki kandungan nutrisi yang optimal dan dapat disimpan lebih lama.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Cara Menanam Cabe Tanpa Polybag

Menanam cabe tanpa polybag memang mudah, namun ada beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan. Berikut adalah enam pertanyaan dan jawabannya untuk membantu Anda memulai perjalanan menanam cabe tanpa polybag:

Pertanyaan 1: Kapan waktu terbaik untuk menanam cabe?

Waktu terbaik untuk menanam cabe adalah saat musim kemarau, yaitu sekitar bulan April-September. Pada musim ini, curah hujan rendah sehingga tanaman cabe tidak mudah terserang penyakit.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam yang ideal untuk cabe?

Jarak tanam yang ideal untuk cabe adalah sekitar 50-60 cm antar tanaman. Jarak ini cukup untuk tanaman cabe tumbuh dan berkembang dengan baik.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara merawat tanaman cabe yang baru ditanam?

Tanaman cabe yang baru ditanam perlu disiram secara teratur, terutama pada musim kemarau. Selain itu, tanaman cabe juga perlu diberi pupuk secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Pertanyaan 4: Hama dan penyakit apa saja yang sering menyerang tanaman cabe?

Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman cabe antara lain kutu daun, thrips, dan penyakit layu fusarium. Hama dan penyakit ini dapat dikendalikan dengan menggunakan pestisida organik atau pestisida kimia.

Pertanyaan 5: Kapan cabe bisa dipanen?

Cabe dapat dipanen ketika buahnya sudah berwarna merah atau hijau tua, tergantung pada varietasnya. Cabe yang dipanen pada waktu yang tepat akan memiliki kualitas terbaik dan rasa yang lebih nikmat.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara menyimpan cabe agar tahan lama?

Cabe dapat disimpan dalam lemari es atau di tempat yang sejuk dan kering. Untuk penyimpanan jangka panjang, cabe dapat dikeringkan atau dibuat menjadi bubuk cabe.

Menanam cabe tanpa polybag memang mudah dan menyenangkan. Dengan mengikuti tips dan menjawab pertanyaan yang sering diajukan di atas, Anda dapat memanen cabe yang sehat dan melimpah.

Sumber: Cara Menanam Cabe Tanpa Polybag untuk Pemula

Tips Menanam Cabe Tanpa Polybag

Menanam cabe tanpa polybag memang gampang-gampang susah. Namun, dengan beberapa tips berikut, dijamin tanaman cabemu bakal tumbuh subur dan berbuah lebat!

Tip 1: Pilih lokasi yang tepat

Cabe butuh sinar matahari yang cukup, jadi pilih lokasi yang terbuka dan terkena sinar matahari langsung minimal 6 jam sehari. Pastikan juga tanahnya gembur dan subur.

Tip 2: Siapkan media tanam yang baik

Media tanam yang ideal untuk cabe adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Campuran ini akan membuat tanah menjadi gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik.

Tip 3: Gunakan bibit unggul

Bibit unggul akan menghasilkan tanaman yang kuat dan produktif. Pilih bibit cabe yang sudah terbukti kualitasnya dan tahan terhadap hama dan penyakit.

Tip 4: Tanam dengan benar

Lubang tanam untuk cabe harus berukuran cukup besar, sekitar 15-20 cm. Tanam bibit cabe hingga pangkal batangnya, lalu timbun dengan tanah dan padatkan perlahan.

Tip 5: Siram secara teratur

Cabe butuh air yang cukup, terutama saat musim kemarau. Siram tanaman cabe secara teratur, terutama pada pagi atau sore hari.

Tip 6: Beri pupuk secara berkala

Pupuk akan membantu tanaman cabe tumbuh subur dan berbuah lebat. Beri pupuk kandang atau kompos setiap 2-3 minggu sekali.

Tip 7: Kendalian hama dan penyakit

Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman cabe antara lain kutu daun, thrips, dan penyakit layu fusarium. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur menggunakan pestisida organik atau pestisida kimia.

Tip 8: Panen tepat waktu

Cabe siap dipanen ketika buahnya sudah berwarna merah atau hijau tua, tergantung varietasnya. Panen cabe dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman.

Dengan mengikuti tips di atas, menanam cabe tanpa polybag bukan lagi perkara sulit. Selamat mencoba dan semoga panen cabenya melimpah!

Cara Menanam Cabe Tanpa Polybag, Mudah Banget!

Menanam cabe tanpa polybag

Siapa sangka menanam cabe bisa dilakukan tanpa polybag? Ternyata caranya gampang banget, lho! Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, kamu bisa menanam cabe sendiri di rumah dan menikmati hasilnya yang lezat.

Pertama, siapkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Setelah itu, buat lubang tanam berukuran sekitar 15-20 cm dan tanam bibit cabe hingga pangkal batangnya. Siram tanaman cabe secara teratur, terutama pada pagi atau sore hari, dan beri pupuk kandang atau kompos setiap 2-3 minggu sekali.

Untuk mencegah hama dan penyakit, kamu bisa menggunakan pestisida organik atau pestisida kimia. Cabe siap dipanen ketika buahnya sudah berwarna merah atau hijau tua, tergantung varietasnya. Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa memanen cabe sendiri yang segar dan bebas pestisida.

Yuk, tunggu apalagi? Ayo mulai menanam cabe tanpa polybag dan nikmati hasil panennya yang melimpah!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on