This page looks best with JavaScript enabled

Tanam Sayuran dan Bunga Cantik di Botol Bekas! Siap Temukan Rahasianya?

 ·  ☕ 15 min read


Langkah-langkah menanam dalam botol bekas:

  1. Siapkan botol bekas yang bersih dan kering.
  2. Buat lubang kecil di bagian bawah botol untuk drainase air.
  3. Isi botol dengan tanah yang subur hingga sekitar 3/4 penuh.
  4. Buat lubang kecil pada tanah dan tanam benih atau bibit tanaman.
  5. Siram tanaman secara teratur dan pastikan tanah tetap lembap.
  6. Letakkan botol di tempat yang terkena sinar matahari yang cukup.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat dengan mudah menanam berbagai jenis tanaman dalam botol bekas, seperti sayuran, bunga, dan tanaman herbal. Teknik ini tidak hanya bermanfaat secara praktis dan estetis, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan limbah dan pelestarian lingkungan.

Cara Menanam dalam Botol Bekas

Menanam dalam botol bekas menawarkan berbagai manfaat, mulai dari menghemat ruang hingga mengurangi limbah. Berikut adalah 9 aspek penting dalam teknik penanaman unik ini:

  • Praktis: Tidak memerlukan lahan luas atau peralatan khusus.
  • Hemat biaya: Memanfaatkan botol bekas yang mudah didapat dan gratis.
  • Ramah lingkungan: Mengurangi limbah plastik dan mempromosikan daur ulang.
  • Kreatif: Botol bekas dapat dihias dan dijadikan elemen dekoratif.
  • Edukatif: Mengajarkan anak-anak tentang pertanian dan keberlanjutan.
  • Cocok untuk berbagai tanaman: Dapat menanam sayuran, bunga, dan tanaman herbal.
  • Hemat air: Botol bekas membantu menjaga kelembapan tanah.
  • Mudah dipantau: Pertumbuhan tanaman dapat diamati dengan mudah melalui botol transparan.
  • Cocok untuk ruang terbatas: Ideal untuk balkon, apartemen, atau taman kecil.

Dengan mempertimbangkan aspek-aspek ini, menanam dalam botol bekas menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin bercocok tanam dengan cara yang praktis, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Teknik ini tidak hanya memberikan manfaat praktis, tetapi juga menjadi aktivitas kreatif dan edukatif yang dapat dinikmati oleh semua orang.

Sebagai contoh, botol bekas dapat dihias dengan lukisan atau decoupage untuk mempercantik tampilannya. Selain itu, menanam tanaman yang berbeda dalam botol bekas dengan warna dan bentuk yang bervariasi dapat menciptakan taman vertikal yang unik dan indah.

Praktis

Praktis, Cara Menanams

Salah satu kelebihan utama cara menanam dalam botol bekas adalah kepraktisannya. Berbeda dengan metode tanam konvensional yang membutuhkan lahan luas dan peralatan khusus, teknik botol bekas sangat cocok untuk diterapkan di lahan terbatas, seperti balkon, apartemen, atau taman kecil.

  • Tanam Vertikal: Menanam dalam botol bekas memungkinkan Anda memanfaatkan ruang vertikal, sehingga cocok untuk area dengan lahan terbatas. Anda dapat menggantung botol-botol bekas secara vertikal di dinding atau pagar, menciptakan taman vertikal yang menghemat ruang dan menambah estetika.
  • Tanpa Alat Khusus: Metode ini tidak memerlukan alat-alat khusus. Anda hanya membutuhkan botol bekas, tanah, dan benih atau bibit tanaman. Cukup buat lubang kecil di bagian bawah botol untuk drainase, isi dengan tanah, dan tanam benih atau bibit.
  • Mudah Dipindahkan: Botol bekas yang berisi tanaman mudah dipindahkan, sehingga Anda dapat menyesuaikan tata letak taman Anda dengan mudah. Botol-botol ini juga dapat dibawa saat bepergian, sehingga Anda dapat menanam tanaman favorit Anda di mana saja.

Kepraktisan cara menanam dalam botol bekas menjadikannya pilihan yang menarik bagi pemula, penghuni apartemen, dan siapa saja yang ingin bercocok tanam dengan cara yang mudah dan hemat ruang. Dengan memanfaatkan botol bekas yang mudah didapat dan tidak memerlukan peralatan khusus, Anda dapat menikmati berkebun tanpa kendala ruang atau keterbatasan alat.

Hemat biaya

Hemat Biaya, Cara Menanams

Salah satu keunggulan "cara menanam dalam botol bekas" adalah hemat biaya. Botol bekas yang menjadi bahan utamanya mudah didapat dan gratis, sehingga menghemat pengeluaran Anda untuk membeli pot atau wadah tanam lainnya.

Selain itu, penggunaan botol bekas mengurangi kebutuhan akan tanah yang banyak. Botol bekas yang berukuran kecil hanya membutuhkan sedikit tanah untuk diisi, sehingga menghemat biaya pembelian tanah dan memudahkan Anda mengelola jumlah tanah yang dibutuhkan.

Mengurangi limbah botol plastik juga merupakan salah satu keuntungan ekonomis dari "cara menanam dalam botol bekas". Dengan memanfaatkan botol bekas, Anda tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan mengurangi sampah plastik.

Contoh nyata dari penghematan biaya ini adalah kisah seorang ibu rumah tangga yang berhasil menanam berbagai sayuran di botol bekas. Ia menghemat hingga 50% dari biaya yang biasanya dikeluarkan untuk membeli pot dan tanah. Selain itu, ia juga menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu mencari dan membeli wadah tanam di toko.

Dengan demikian, "Hemat biaya: Memanfaatkan botol bekas yang mudah didapat dan gratis" merupakan komponen penting dari "cara menanam dalam botol bekas". Metode ini tidak hanya memberikan manfaat praktis, tetapi juga menghemat biaya dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Sumber: Gardening Know How: Using Plastic Bottles for Gardening

Ramah lingkungan

Ramah Lingkungan, Cara Menanams

Cara menanam dalam botol bekas tidak hanya unik dan praktis, tetapi juga ramah lingkungan karena mengurangi limbah plastik dan mempromosikan daur ulang. Botol plastik adalah salah satu penyumbang terbesar sampah plastik, yang dapat mencemari lingkungan dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai.

Dengan menggunakan botol bekas sebagai wadah tanam, kita dapat mengurangi jumlah botol plastik yang berakhir di tempat pembuangan sampah atau mencemari lingkungan. Selain itu, kita juga mempromosikan daur ulang karena botol bekas merupakan bahan yang dapat didaur ulang.

Banyak orang telah merasakan manfaat ramah lingkungan dari cara menanam dalam botol bekas. Misalnya, sebuah sekolah di Indonesia berhasil mengurangi limbah plastik hingga 50% dengan menerapkan metode ini. Botol bekas yang tadinya dibuang sekarang digunakan untuk menanam berbagai tanaman, seperti sayuran, bunga, dan tanaman obat.

Dengan demikian, cara menanam dalam botol bekas tidak hanya memberikan manfaat praktis dan ekonomis, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan mengurangi limbah plastik dan mempromosikan daur ulang.

Sumber: Greenpeace Indonesia: Sampah Plastik, Ancaman Nyata bagi Laut Indonesia

Kreatif

Kreatif, Cara Menanams

Dalam kaitannya dengan "cara menanam dalam botol bekas", kreativitas memegang peranan penting karena botol bekas yang digunakan sebagai wadah tanam dapat dihias dan dijadikan elemen dekoratif yang indah.

  • Lukisan dan Decoupage

    Botol bekas dapat dilukis dengan berbagai motif atau gambar yang menarik. Selain itu, teknik decoupage juga dapat diterapkan untuk menghias botol bekas dengan cara menempelkan kertas atau kain bermotif pada permukaan botol. Hasilnya, botol bekas yang tadinya biasa-biasa saja berubah menjadi wadah tanam yang unik dan estetik.

  • Macrame dan Rajutan

    Teknik macrame atau rajutan dapat digunakan untuk membuat gantungan atau penutup botol bekas. Hiasan ini tidak hanya menambah nilai estetika, tetapi juga berfungsi untuk melindungi tanaman dari sinar matahari langsung atau angin kencang.

  • Mosaik dan Kerang

    Botol bekas dapat dihias dengan potongan keramik atau kerang yang ditempelkan pada permukaan botol menggunakan lem. Teknik ini menghasilkan botol bekas yang terlihat seperti karya seni yang dapat mempercantik tampilan taman atau ruangan.

  • Kombinasi Berbagai Teknik

    Anda dapat mengombinasikan berbagai teknik di atas untuk menciptakan botol bekas yang benar-benar unik dan sesuai dengan selera Anda. Misalnya, Anda dapat melukis botol bekas dengan motif tertentu, kemudian menambahkan hiasan macrame atau rajutan, dan terakhir menempelkan potongan keramik atau kerang.

Dengan kreativitas dan sedikit sentuhan artistik, botol bekas yang digunakan sebagai wadah tanam dapat disulap menjadi elemen dekoratif yang mempercantik lingkungan sekitar. Tanaman yang tumbuh di dalam botol bekas yang dihias akan semakin terlihat menarik dan memberikan kesan yang berbeda pada taman atau ruangan Anda.

Edukatif

Edukatif, Cara Menanams

Cara menanam dalam botol bekas tidak hanya bermanfaat dalam aspek praktis dan ekonomis, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang tinggi, terutama untuk anak-anak.

Menanam tanaman dalam botol bekas mengajarkan anak-anak tentang proses pertumbuhan tanaman, pentingnya air, sinar matahari, dan nutrisi bagi tanaman. Selain itu, anak-anak juga belajar tentang konsep daur ulang dan pelestarian lingkungan dengan memanfaatkan botol bekas sebagai wadah tanam.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas California, Berkeley menemukan bahwa anak-anak yang terlibat dalam kegiatan berkebun menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang sumber makanan, nutrisi, dan lingkungan. Studi tersebut juga menemukan bahwa berkebun dapat meningkatkan keterampilan motorik halus, kreativitas, dan rasa tanggung jawab pada anak-anak.

Berikut adalah beberapa contoh bagaimana cara menanam dalam botol bekas dapat menjadi sarana edukatif bagi anak-anak:

  • Anak-anak dapat mengamati proses pertumbuhan tanaman dari dekat, dari biji hingga menjadi tanaman dewasa.
  • Anak-anak belajar tentang pentingnya daur ulang dan pengurangan sampah dengan menggunakan botol bekas sebagai wadah tanam.
  • Anak-anak dapat bereksperimen dengan berbagai jenis tanaman dan belajar tentang kebutuhan spesifik masing-masing tanaman.
  • Anak-anak dapat belajar tentang pentingnya kesabaran dan ketekunan dalam merawat tanaman.

Dengan melibatkan anak-anak dalam kegiatan menanam dalam botol bekas, kita tidak hanya menanamkan kecintaan pada alam, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan berharga yang akan bermanfaat bagi mereka di masa depan.

Sumber: Nature: Children's Gardens Nurture Healthy Eating, Environmental Stewardship

Cocok untuk berbagai tanaman

Cocok Untuk Berbagai Tanaman, Cara Menanams

Keanekaragaman jenis tanaman yang dapat ditanam dalam botol bekas menjadi salah satu keunggulan dari metode ini. Botol bekas yang memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi memungkinkan Anda untuk menanam berbagai jenis tanaman, mulai dari sayuran, bunga, hingga tanaman herbal.

Sayuran seperti selada, kangkung, dan bayam dapat tumbuh dengan baik dalam botol bekas yang berukuran sedang. Sementara itu, bunga seperti marigold, petunia, dan verbena dapat menambah warna dan keindahan pada botol bekas yang digantung secara vertikal. Tanaman herbal seperti basil, mint, dan rosemary juga cocok ditanam dalam botol bekas dan dapat memberikan aroma yang menyegarkan pada ruangan atau taman Anda.

Kemampuan menanam berbagai jenis tanaman dalam botol bekas menjadikan metode ini sangat praktis dan efisien. Anda dapat mengoptimalkan ruang yang tersedia dengan menanam beberapa jenis tanaman dalam satu botol atau menanam tanaman yang berbeda dalam beberapa botol dan mengaturnya sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Sumber: The Spruce: The Best Vegetables to Grow in Containers

Hemat air

Hemat Air, Cara Menanams

Salah satu kelebihan dari "cara menanam dalam botol bekas" adalah kemampuannya dalam menghemat air. Botol bekas berperan penting dalam menjaga kelembapan tanah sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik tanpa perlu disiram terlalu sering.

  • Botol bekas sebagai reservoir air

    Botol bekas berfungsi seperti reservoir air yang menyimpan air dan melepaskannya secara perlahan ke tanah. Hal ini dikarenakan sifat botol bekas yang tidak memiliki pori-pori sehingga air tidak mudah menguap ke udara. Dengan demikian, tanaman dapat menyerap air yang dibutuhkan dari tanah secara terus-menerus tanpa khawatir kekurangan air.

  • Mengurangi penguapan air

    Botol bekas juga membantu mengurangi penguapan air dari tanah. Saat botol bekas ditutup rapat, udara di dalam botol akan lembap dan mencegah air di tanah menguap ke udara. Hal ini sangat bermanfaat, terutama pada daerah yang memiliki iklim kering atau saat musim kemarau.

  • Menghemat waktu dan tenaga

    Dengan menggunakan botol bekas sebagai wadah tanam, Anda dapat menghemat waktu dan tenaga dalam menyiram tanaman. Karena kelembapan tanah terjaga dengan baik, tanaman tidak perlu disiram terlalu sering. Anda dapat menyiram tanaman secukupnya dan botol bekas akan menjaga kelembapan tanah hingga penyiraman berikutnya.

  • Ramah lingkungan

    Hemat air juga berarti ramah lingkungan. Dengan mengurangi frekuensi penyiraman, Anda dapat menghemat penggunaan air. Air merupakan sumber daya alam yang berharga dan perlu dijaga kelestariannya. Cara menanam dalam botol bekas dapat menjadi salah satu upaya kecil untuk berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa "Hemat air: Botol bekas membantu menjaga kelembapan tanah" merupakan salah satu komponen penting dalam "cara menanam dalam botol bekas". Metode ini tidak hanya menghemat air, tetapi juga menghemat waktu dan tenaga, serta ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan botol bekas sebagai wadah tanam, Anda dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan sekaligus menikmati tanaman yang tumbuh subur dengan perawatan yang lebih mudah.

Mudah dipantau

Mudah Dipantau, Cara Menanams

Keunikan "cara menanam dalam botol bekas" terletak pada wadahnya yang transparan. Botol bekas yang terbuat dari plastik bening memungkinkan kita untuk mengamati pertumbuhan tanaman dengan mudah. Berbeda dengan pot atau wadah tanam lainnya yang menghalangi pandangan, botol bekas memberikan visibilitas penuh ke dalam akar dan perkembangan tanaman secara keseluruhan.

Kemudahan dalam memantau pertumbuhan tanaman memiliki beberapa manfaat penting. Pertama, kita dapat mendeteksi masalah atau penyakit pada tanaman sejak dini. Saat akar tanaman terlihat sehat dan putih, kita tahu bahwa tanaman dalam kondisi baik. Namun, jika akar tanaman berwarna coklat atau hitam, atau jika terdapat pertumbuhan jamur, kita dapat mengambil tindakan segera untuk mengatasi masalah tersebut.

Kedua, kemudahan pemantauan pertumbuhan tanaman memungkinkan kita untuk menyesuaikan perawatan tanaman sesuai dengan kebutuhannya. Kita dapat mengamati apakah tanaman membutuhkan lebih banyak air, nutrisi, atau sinar matahari. Dengan menyesuaikan perawatan, kita dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen.

Ketiga, kemudahan pemantauan pertumbuhan tanaman juga dapat menjadi pengalaman belajar yang menarik, terutama bagi anak-anak. Dengan mengamati pertumbuhan tanaman dalam botol bekas, anak-anak dapat belajar tentang proses fotosintesis, kebutuhan dasar tanaman, dan siklus hidup tanaman.

Sebagai contoh, seorang guru biologi menggunakan "cara menanam dalam botol bekas" untuk mengajarkan konsep fotosintesis kepada murid-muridnya. Murid-murid menanam tanaman kacang hijau dalam botol bekas dan mengamati perubahan yang terjadi pada tanaman dari hari ke hari. Melalui pengamatan ini, murid-murid dapat memahami bagaimana tanaman menggunakan sinar matahari, air, dan karbon dioksida untuk menghasilkan makanan.

Dengan demikian, "Mudah dipantau: Pertumbuhan tanaman dapat diamati dengan mudah melalui botol transparan" merupakan salah satu komponen penting dalam "cara menanam dalam botol bekas". Kemudahan pemantauan pertumbuhan tanaman tidak hanya bermanfaat dalam perawatan tanaman, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan dapat menjadi pengalaman belajar yang menarik.

Sumber: Kids Gardening: Plant Seeds in a Bottle for an Easy Science Experiment

Cocok untuk ruang terbatas

Cocok Untuk Ruang Terbatas, Cara Menanams

Tinggal di ruang yang terbatas seperti apartemen atau memiliki balkon kecil bukan lagi penghalang untuk berkebun. Cara menanam dalam botol bekas hadir sebagai solusi cerdas bagi mereka yang ingin menikmati kesegaran tanaman tanpa harus memiliki lahan yang luas.

Botol bekas yang berukuran kecil dan bentuknya yang fleksibel memungkinkan Anda untuk memanfaatkan setiap sudut ruang yang tersedia. Anda dapat menggantung botol bekas secara vertikal di dinding balkon atau pagar, menciptakan taman vertikal yang menghemat ruang dan menambah estetika. Botol bekas juga dapat diletakkan di rak atau meja, sehingga cocok untuk ditempatkan di dalam apartemen yang mungil.

Selain itu, cara menanam dalam botol bekas juga cocok untuk taman kecil. Botol bekas dapat disusun dengan rapi di atas tanah atau bahkan ditanam langsung di dalam tanah. Dengan mengatur botol bekas secara kreatif, Anda dapat menciptakan taman botol bekas yang unik dan menarik.

Sebagai contoh, seorang ibu rumah tangga di Jakarta berhasil menyulap balkon apartemennya yang sempit menjadi taman botol bekas yang asri. Ia menanam berbagai sayuran dan bunga dalam botol bekas yang digantung secara vertikal. Balkon apartemennya yang tadinya terlihat kosong kini menjadi oase hijau yang menyegarkan.

Dengan demikian, "Cocok untuk ruang terbatas: Ideal untuk balkon, apartemen, atau taman kecil" merupakan komponen penting dari "cara menanam dalam botol bekas". Metode ini memberikan solusi praktis bagi mereka yang ingin berkebun di ruang terbatas, sekaligus mempercantik lingkungan sekitar dengan sentuhan kreativitas.

Sumber: Urban Farming: Cara Menanam Sayuran di Botol Bekas

Pertanyaan Umum tentang "Cara Menanam dalam Botol Bekas"

Menanam dalam botol bekas adalah cara berkebun yang unik dan kreatif, tapi tidak jarang memunculkan pertanyaan. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya yang bisa membantu:

Pertanyaan 1: Apakah semua jenis tanaman bisa ditanam dalam botol bekas?


Jawaban: Tidak semua jenis tanaman cocok ditanam dalam botol bekas. Tanaman yang memiliki akar besar atau membutuhkan banyak ruang tidak disarankan untuk ditanam dalam botol bekas. Sebaiknya pilih tanaman berukuran kecil hingga sedang, seperti sayuran berdaun, bunga, atau tanaman herbal.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara membuat lubang drainase pada botol bekas?


Jawaban: Lubang drainase sangat penting untuk mencegah busuk akar. Buatlah beberapa lubang kecil di bagian bawah botol bekas menggunakan paku atau penusuk. Pastikan lubangnya tidak terlalu besar agar tanah tidak ikut keluar.

Pertanyaan 3: Seberapa sering harus menyiram tanaman dalam botol bekas?


Jawaban: Frekuensi penyiraman tergantung pada jenis tanaman dan kondisi lingkungan. Umumnya, tanaman dalam botol bekas tidak perlu disiram terlalu sering karena botol bekas membantu menjaga kelembapan tanah. Periksa tanah secara teratur dan siramlah saat tanah mulai mengering.

Pertanyaan 4: Apa saja keuntungan menanam dalam botol bekas?


Jawaban: Menanam dalam botol bekas memiliki banyak keuntungan, antara lain: menghemat ruang, mengurangi limbah plastik, praktis dan mudah dilakukan, ramah lingkungan, dan dapat menjadi sarana edukatif.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menghias botol bekas sebagai wadah tanam?


Jawaban: Botol bekas dapat dihias dengan berbagai cara agar terlihat lebih menarik. Anda bisa mengecatnya, membungkusnya dengan kain atau kertas, atau menambahkan aksesori seperti pita atau manik-manik.

Pertanyaan 6: Di mana saja bisa menanam dalam botol bekas?


Jawaban: Cara menanam dalam botol bekas cocok diterapkan di berbagai tempat, seperti balkon, apartemen, taman kecil, bahkan di dalam ruangan.

Dengan memahami jawaban-jawaban atas pertanyaan umum ini, Anda dapat memulai perjalanan berkebun dalam botol bekas dengan lebih percaya diri. Jangan ragu untuk bereksperimen dan menemukan cara terbaik yang sesuai dengan kebutuhan dan kreativitas Anda.

Sumber:
The Spruce: The Best Vegetables to Grow in Containers

Tips Menanam dalam Botol Bekas

Cara menanam dalam botol bekas tuh unik dan kreatif banget, Urban Gardener! Supaya makin sukses berkebun pakai botol bekas, yuk, simak beberapa tips kece ini:

Tip 1: Pilih Tanaman yang Tepat

Nggak semua tanaman cocok tinggal di botol bekas, Urban Gardener. Pilih tanaman kecil atau sedang, misalnya sayuran berdaun, bunga-bunga cantik, atau tanaman herbal yang wangi.

Tip 2: Bikin Lubang Drainase yang Cukup

Biar akar tanaman nggak kebanjiran, jangan lupa buat lubang drainase di bagian bawah botol bekas. Cukup pakai paku atau penusuk buat bikin beberapa lubang kecil. Tapi jangan terlalu besar, ya, nanti tanahnya ikut kabur!

Tip 3: Siram Sesuai Kebutuhan

Botol bekas memang jago jaga kelembapan, tapi bukan berarti tanaman nggak perlu disiram, ya. Cek tanahnya dulu, kalau udah mulai kering, baru deh disiram secukupnya.

Tip 4: Beri Nutrisi Tambahan

Sama kayak kita, tanaman juga butuh makan. Beri pupuk atau kompos secara teratur biar tanaman tumbuh subur dan sehat.

Tip 5: Dekorasi Botol Bekasmu

Biar makin kece, jangan ragu hias botol bekasmu. Bisa dicat, dibungkus kain, atau ditambahi aksesori lucu. Dijamin, tanamanmu bakal makin semangat tumbuh!

Tip 6: Cari Tempat yang Pas

Botol bekas itu fleksibel banget, bisa ditaruh di mana aja. Mau digantung, ditaruh di rak, atau ditanam langsung di tanah, semua bisa. Pilih tempat yang pas dan terkena sinar matahari yang cukup.

Kesimpulan:

Dengan ngikutin tips-tips ini, Urban Gardener bisa makin jago berkebun pakai botol bekas. Tanaman makin sehat, lingkungan makin bersih, dan jiwa kreatifmu makin terasah. Yuk, langsung praktikkan!

Cara Menanam dalam Botol Bekas

Photo of plants growing in plastic bottles

Siapa sangka, botol bekas yang biasanya berakhir di tempat sampah bisa disulap jadi wadah tanam yang kece abis! Cara menanam dalam botol bekas ini lagi hits banget, Urban Gardener. Selain unik dan kreatif, metode ini juga ramah lingkungan dan hemat biaya.

Kamu bisa menanam berbagai jenis tanaman dalam botol bekas, mulai dari sayuran, bunga-bunga cantik, hingga tanaman herbal. Nggak cuma itu, botol bekasnya juga bisa kamu hias sedemikian rupa biar makin estetik. Dijamin, berkebun jadi makin seru dan menyenangkan!

Yuk, mulai berkreasi dengan botol-botol bekasmu dan ciptakan taman botol bekas yang unik dan asri. Selain mempercantik lingkungan sekitar, cara ini juga berkontribusi mengurangi sampah plastik. Jadi, tunggu apalagi? Ayo berkebun pakai botol bekas sekarang juga!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on