This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Tanam Sukses dengan Cocopeat, Temukan Cara Terbaiknya!

 ·  ☕ 14 min read
  • Memiliki daya serap air dan udara yang baik, sehingga dapat menjaga kelembapan tanah dan mencegah pembusukan akar.
  • Mengandung unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan tanaman.
  • Tidak mudah lapuk dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
  • Ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami.

Berikut ini adalah cara menanam dengan media cocopeat:

  1. Siapkan media tanam cocopeat dan rendam dalam air selama beberapa jam hingga mengembang.
  2. Tiriskan cocopeat dan masukkan ke dalam pot atau wadah tanam.
  3. Buat lubang tanam pada cocopeat dan masukkan bibit tanaman.
  4. Tutup lubang tanam dan padatkan media tanam di sekitar bibit.
  5. Siram tanaman secukupnya.

Dengan mengikuti cara menanam dengan media cocopeat di atas, Anda dapat memperoleh tanaman yang sehat dan produktif.

Cara Menanam dengan Media Cocopeat

Menanam dengan media cocopeat memiliki banyak keuntungan, diantaranya adalah:

  • Hemat air
  • Mudah didapat
  • Ramah lingkungan
  • Tidak mudah lapuk
  • Mengandung unsur hara
  • Menjaga kelembapan tanah
  • Menyimpan cadangan air
  • Mengurangi resiko penyakit
  • Mempercepat pertumbuhan tanaman

Selain itu, cocopeat juga dapat dicampur dengan media tanam lain, seperti tanah atau kompos, untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Cocopeat juga dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman, baik sayuran, buah-buahan, maupun tanaman hias.

Jadi, jika Anda ingin menanam tanaman dengan cara yang mudah dan efisien, cocopeat adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

Hemat air

Hemat Air, Cara Menanams

Salah satu keuntungan menanam dengan media cocopeat adalah hemat air. Cocopeat memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air yang sangat baik, sehingga tanaman yang ditanam dengan media ini tidak perlu disiram terlalu sering. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan, terutama di daerah yang kekurangan air atau saat musim kemarau.

Selain itu, cocopeat juga dapat membantu mengurangi penguapan air dari tanah. Hal ini dikarenakan cocopeat memiliki struktur yang porous sehingga dapat menahan kelembapan tanah lebih lama. Dengan demikian, tanaman yang ditanam dengan media cocopeat tidak mudah layu dan dapat tumbuh dengan baik meskipun tidak disiram setiap hari.

Berikut ini adalah beberapa contoh nyata manfaat hemat air dari media cocopeat:

  • Di daerah kering, petani menggunakan cocopeat untuk menanam sayuran dan buah-buahan. Dengan media cocopeat, mereka dapat mengurangi frekuensi penyiraman hingga 50%, sehingga menghemat banyak air.
  • Di rumah kaca, cocopeat digunakan untuk menanam tanaman hias. Karena kemampuannya menyimpan air, cocopeat dapat membantu menjaga kelembapan udara di dalam rumah kaca, sehingga tanaman tidak mudah layu.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa cara menanam dengan media cocopeat sangat hemat air. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan, terutama di daerah yang kekurangan air atau saat musim kemarau.

Sumber: Cara Menanam dengan Media Cocopeat

Mudah didapat

Mudah Didapat, Cara Menanams

Salah satu keuntungan menanam dengan media cocopeat adalah mudah didapat. Cocopeat merupakan hasil olahan dari sabut kelapa, yang merupakan limbah dari industri kelapa. Di Indonesia, kelapa merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan, sehingga cocopeat juga mudah ditemukan.

Selain itu, cocopeat juga tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Ada cocopeat yang dikemas dalam bentuk blok, ada juga yang dikemas dalam bentuk serbuk. Cocopeat juga dapat dibeli secara online atau di toko-toko pertanian.

Kemudahan mendapatkan cocopeat ini tentu saja sangat menguntungkan bagi para petani dan penghobi tanaman. Mereka tidak perlu kesulitan mencari media tanam yang berkualitas baik.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa cara menanam dengan media cocopeat sangat mudah didapat. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan, terutama bagi para petani dan penghobi tanaman.

Sumber: Cara Menanam dengan Media Cocopeat

Ramah lingkungan

Ramah Lingkungan, Cara Menanams

Budidaya tanaman dengan media cocopeat dapat menjadi langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. Berkebun secara ramah lingkungan bukan sekadar tren, tapi juga kebutuhan untuk keberlangsungan bumi kita.

  • Mengurangi limbah organik

    Sabut kelapa yang diolah menjadi cocopeat merupakan limbah organik yang melimpah di Indonesia. Dengan memanfaatkan cocopeat sebagai media tanam, kita turut mengurangi penumpukan limbah organik di lingkungan.

  • Mengurangi penggunaan pupuk kimia

    Cocopeat mengandung unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan tanaman, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Pupuk kimia yang berlebihan dapat mencemari tanah dan air.

  • Mengurangi emisi karbon

    Produksi cocopeat tidak memerlukan proses kimiawi yang intensif energi. Dengan menggunakan cocopeat, kita dapat mengurangi emisi karbon yang dihasilkan dari produksi media tanam sintetis.

  • Menjaga kualitas tanah

    Cocopeat memiliki struktur yang porous dan dapat meningkatkan aerasi tanah. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tanah dan pertumbuhan tanaman.

Dengan memilih cocopeat sebagai media tanam, kita tidak hanya menanam tanaman, tapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih baik. Mari berkebun dengan bijak, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Tidak mudah lapuk

Tidak Mudah Lapuk, Cara Menanams

Salah satu kelebihan cocopeat sebagai media tanam adalah tidak mudah lapuk. Cocopeat terbuat dari sabut kelapa yang telah diproses, sehingga memiliki struktur yang kuat dan tidak mudah hancur. Hal ini sangat penting untuk pertumbuhan tanaman, karena media tanam yang mudah lapuk dapat menyebabkan tanaman kekurangan nutrisi dan mudah terserang penyakit.

Cocopeat yang tidak mudah lapuk juga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Media tanam ini dapat bertahan hingga 5 tahun, sehingga petani tidak perlu sering mengganti media tanam. Hal ini tentu saja menghemat biaya dan tenaga.

Berikut ini adalah beberapa contoh nyata manfaat dari cocopeat yang tidak mudah lapuk:
  • Di daerah tropis, petani menggunakan cocopeat untuk menanam tanaman jangka panjang, seperti kelapa sawit dan karet. Cocopeat yang tidak mudah lapuk dapat menjaga kesuburan tanah selama bertahun-tahun, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan produktif.
  • Di rumah kaca, cocopeat digunakan untuk menanam tanaman hias. Karena tidak mudah lapuk, cocopeat dapat digunakan berulang kali, sehingga petani dapat menghemat biaya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa cocopeat yang tidak mudah lapuk sangat penting untuk cara menanam dengan media cocopeat. Media tanam ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan dapat menjaga kesuburan tanah, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan produktif.

Sumber: Cara Menanam dengan Media Cocopeat

Mengandung unsur hara

Mengandung Unsur Hara, Cara Menanams

Salah satu keuntungan menanam dengan media cocopeat adalah mengandung unsur hara. Unsur hara sangat penting untuk pertumbuhan tanaman karena berfungsi sebagai nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Cocopeat mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap, seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur. Unsur hara ini berperan penting dalam berbagai proses fisiologis tanaman, seperti fotosintesis, pembentukan protein, dan pertumbuhan sel.

Dengan menanam dengan media cocopeat, kebutuhan unsur hara tanaman dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini akan membuat tanaman tumbuh subur, sehat, dan produktif. Selain itu, cocopeat juga memiliki kemampuan menyimpan dan melepaskan unsur hara secara perlahan, sehingga tanaman dapat menyerap unsur hara sesuai dengan kebutuhannya.

Berikut ini adalah beberapa contoh nyata manfaat dari kandungan unsur hara dalam cocopeat:

  • Di daerah tropis, petani menggunakan cocopeat untuk menanam tanaman pangan, seperti padi dan jagung. Cocopeat yang mengandung unsur hara yang lengkap dapat membantu meningkatkan produktivitas tanaman dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.
  • Di rumah kaca, cocopeat digunakan untuk menanam tanaman sayuran dan buah-buahan. Kandungan unsur hara dalam cocopeat dapat membuat tanaman tumbuh lebih cepat dan menghasilkan buah yang lebih banyak.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kandungan unsur hara dalam cocopeat sangat penting untuk cara menanam dengan media cocopeat. Cocopeat dapat menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang, sehingga menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.

Sumber: Cara Menanam dengan Media Cocopeat

Menjaga kelembapan tanah

Menjaga Kelembapan Tanah, Cara Menanams

Dalam dunia pertanian, menjaga kelembapan tanah menjadi salah satu kunci sukses bercocok tanam. Tanah yang lembap menyediakan lingkungan yang ideal bagi akar tanaman untuk menyerap air dan nutrisi. Media tanam cocopeat memiliki peran penting dalam menjaga kelembapan tanah, sehingga sangat cocok digunakan untuk berbagai jenis tanaman.

  • Kapasitas Menahan Air yang Tinggi

    Cocopeat memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menyerap dan menyimpan air. Struktur cocopeat yang menyerupai spons dapat menampung air dalam jumlah banyak, sehingga kelembapan tanah tetap terjaga meskipun jarang disiram.

  • Mengurangi Penguapan

    Struktur cocopeat yang porous juga membantu mengurangi penguapan air dari permukaan tanah. Cocopeat membentuk lapisan pelindung yang mencegah air menguap ke udara, sehingga kelembapan tanah tetap terjaga lebih lama.

  • Menjaga Suhu Tanah

    Cocopeat juga berperan dalam menjaga suhu tanah tetap stabil. Saat cuaca panas, cocopeat dapat menyerap panas dan menjaga tanah tetap sejuk. Sebaliknya, saat cuaca dingin, cocopeat dapat melepaskan panas dan menjaga tanah tetap hangat.

  • Meningkatkan Aerasi Tanah

    Meskipun cocopeat memiliki kemampuan menahan air yang tinggi, namun strukturnya yang porous juga memastikan aerasi tanah tetap baik. Akar tanaman dapat bernapas dengan baik di dalam media cocopeat, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal.

Dengan menjaga kelembapan tanah, media tanam cocopeat memberikan lingkungan yang ideal bagi tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Tanaman dapat menyerap air dan nutrisi dengan mudah, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang sehat dan produktif.

Menyimpan cadangan air

Menyimpan Cadangan Air, Cara Menanams

Dalam dunia pertanian, ketersediaan air merupakan faktor krusial bagi keberhasilan budidaya tanaman. Menyimpan cadangan air menjadi sangat penting, terutama di daerah yang mengalami kekeringan atau saat musim kemarau. Media tanam cocopeat memiliki peran penting dalam menyimpan cadangan air, sehingga sangat cocok digunakan untuk berbagai jenis tanaman.

  • Kapasitas Penyimpanan Air yang Tinggi

    Cocopeat memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air dalam jumlah banyak. Struktur cocopeat yang seperti spons memungkinkan air tersimpan di dalam pori-porinya. Saat tanah kering, cocopeat melepaskan air yang tersimpan secara perlahan, sehingga menjaga kelembapan tanah tetap terjaga.

  • Mengurangi Penguapan Air

    Struktur cocopeat yang porous juga membantu mengurangi penguapan air dari permukaan tanah. Cocopeat membentuk lapisan pelindung yang mencegah air menguap ke udara, sehingga cadangan air di dalam tanah tetap terjaga lebih lama.

  • Cadangan Air untuk Tanaman

    Cocopeat yang menyimpan cadangan air berfungsi sebagai sumber air bagi tanaman saat dibutuhkan. Saat tanah mengalami kekeringan, tanaman dapat menyerap air dari cocopeat, sehingga terhindar dari layu dan stres kekeringan.

  • Menunjang Pertumbuhan Tanaman

    Ketersediaan cadangan air yang cukup dalam media tanam cocopeat mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Tanaman dapat menyerap air dan nutrisi dengan mudah, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang sehat dan produktif.

Dengan menyimpan cadangan air, media tanam cocopeat memberikan jaminan ketersediaan air bagi tanaman, terutama saat kondisi kering. Tanaman dapat tumbuh subur dan produktif, meskipun di daerah yang mengalami kekeringan atau saat musim kemarau.

Mengurangi resiko penyakit

Mengurangi Resiko Penyakit, Cara Menanams

Dalam dunia pertanian, penyakit tanaman menjadi salah satu momok yang dapat mengancam hasil panen. Berbagai faktor dapat menyebabkan tanaman terserang penyakit, salah satunya adalah kondisi media tanam yang tidak sehat.

Media tanam cocopeat memiliki peran penting dalam mengurangi resiko penyakit tanaman. Cocopeat yang terbuat dari sabut kelapa memiliki sifat antibakteri dan antijamur alami. Sifat ini dapat membantu menghambat pertumbuhan patogen penyebab penyakit, sehingga tanaman terhindar dari infeksi.

Selain itu, struktur cocopeat yang porous dan memiliki drainase yang baik juga dapat mengurangi resiko penyakit. Struktur ini memungkinkan air dan udara bersirkulasi dengan baik di dalam media tanam, sehingga mencegah terjadinya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangnya jamur dan bakteri.

Beberapa contoh nyata manfaat cocopeat dalam mengurangi resiko penyakit antara lain:

  • Di daerah tropis, petani menggunakan cocopeat untuk menanam tanaman sayuran dan buah-buahan. Cocopeat yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur dapat membantu mengurangi serangan penyakit layu pada tanaman tomat dan penyakit busuk akar pada tanaman cabai.
  • Di rumah kaca, cocopeat digunakan untuk menanam tanaman hias. Sifat cocopeat yang porous dan memiliki drainase yang baik dapat membantu mencegah terjadinya penyakit busuk batang pada tanaman anggrek dan penyakit bercak daun pada tanaman mawar.

Dengan mengurangi resiko penyakit, media tanam cocopeat dapat membantu petani dan penghobi tanaman untuk memperoleh hasil panen yang lebih baik dan berkualitas tinggi.

Sumber: Cara Menanam dengan Media Cocopeat

Mempercepat pertumbuhan tanaman

Mempercepat Pertumbuhan Tanaman, Cara Menanams

Dalam dunia pertanian, mempercepat pertumbuhan tanaman merupakan suatu hal yang sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah pemilihan media tanam yang tepat. Cocopeat, sebagai media tanam yang berasal dari sabut kelapa, memiliki peran penting dalam mempercepat pertumbuhan tanaman.

  • Kandungan Unsur Hara yang Lengkap

    Cocopeat mengandung berbagai unsur hara makro dan mikro yang lengkap, seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, dan sulfur. Unsur hara ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Dengan menggunakan cocopeat sebagai media tanam, kebutuhan unsur hara tanaman dapat terpenuhi secara optimal, sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung lebih cepat.

  • Kapasitas Menahan Air yang Tinggi

    Cocopeat memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air dalam jumlah banyak. Struktur cocopeat yang seperti spons memungkinkan air tersimpan di dalam pori-porinya. Kelembapan tanah yang terjaga dengan baik sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Akar tanaman dapat menyerap air dan nutrisi dengan mudah, sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung lebih cepat.

  • Aerasi Tanah yang Baik

    Meskipun cocopeat memiliki kemampuan menahan air yang tinggi, namun strukturnya yang porous juga memastikan aerasi tanah tetap baik. Akar tanaman dapat bernapas dengan baik di dalam media cocopeat, sehingga pertumbuhan akar menjadi lebih optimal. Pertumbuhan akar yang baik akan mendukung pertumbuhan tanaman secara keseluruhan, termasuk mempercepat pertumbuhan batang, daun, dan buah.

  • pH Tanah yang Ideal

    Cocopeat memiliki pH yang sedikit asam, sekitar 5,5-6,5. pH tanah yang ideal sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Pada pH yang optimal, tanaman dapat menyerap nutrisi dengan lebih efektif, sehingga pertumbuhan tanaman dapat berlangsung lebih cepat.

Dengan demikian, media tanam cocopeat memiliki peran penting dalam mempercepat pertumbuhan tanaman. Cocopeat menyediakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan tanaman, mulai dari ketersediaan unsur hara yang lengkap, kapasitas menahan air yang tinggi, aerasi tanah yang baik, hingga pH tanah yang ideal. Dengan menggunakan cocopeat sebagai media tanam, petani dan penghobi tanaman dapat memperoleh hasil panen yang lebih cepat dan melimpah.

Seputar Menanam dengan Media Cocopeat

Bagi yang ingin mencoba menanam dengan media cocopeat, mungkin ada beberapa pertanyaan yang muncul. Berikut beberapa pertanyaan umum seputar menanam dengan media cocopeat beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja kelebihan menggunakan media cocopeat?


Menanam dengan media cocopeat memiliki banyak kelebihan, di antaranya mudah didapat, ramah lingkungan, tidak mudah lapuk, serta mengandung unsur hara yang cukup untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu, cocopeat juga memiliki kemampuan menyimpan air yang sangat baik sehingga tanaman tidak perlu disiram terlalu sering.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara menggunakan media cocopeat?


Sebelum digunakan, cocopeat harus direndam dalam air selama beberapa jam hingga mengembang. Setelah itu, cocopeat dapat dicampur dengan tanah atau kompos dengan perbandingan 1:1. Campuran media tanam ini kemudian dapat digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman.

Pertanyaan 3: Apakah media cocopeat cocok untuk semua jenis tanaman?


Media cocopeat cocok untuk berbagai jenis tanaman, baik sayuran, buah-buahan, maupun tanaman hias. Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa jenis tanaman mungkin memerlukan penyesuaian pH tanah atau penambahan unsur hara tertentu.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara merawat tanaman yang ditanam dengan media cocopeat?


Perawatan tanaman yang ditanam dengan media cocopeat pada dasarnya sama dengan tanaman yang ditanam di tanah. Namun, karena cocopeat memiliki kemampuan menyimpan air yang baik, penyiraman dapat dilakukan lebih jarang.

Pertanyaan 5: Apakah media cocopeat dapat digunakan kembali?


Media cocopeat dapat digunakan kembali beberapa kali. Setelah digunakan, cocopeat dapat dicuci dan dikeringkan, kemudian dapat digunakan kembali dengan menambahkan sedikit unsur hara.

Pertanyaan 6: Di mana bisa membeli media cocopeat?


Media cocopeat dapat dibeli di toko-toko pertanian atau secara online. Tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Demikian beberapa pertanyaan umum seputar menanam dengan media cocopeat beserta jawabannya. Semoga bermanfaat!

Sumber:

  • Cara Menanam dengan Media Cocopeat
  • Cara Menggunakan Cocopeat untuk Media Tanam

Tips Menanam dengan Media Cocopeat

Menanam dengan media cocopeat bisa menjadi pilihan tepat untuk kamu yang ingin berkebun dengan hasil maksimal. Yuk, simak tips berikut ini agar tanamanmu tumbuh subur dan sehat!

Tip 1: Pilih Cocopeat Berkualitas

Kualitas cocopeat sangat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Pilih cocopeat yang berwarna cokelat tua, bertekstur halus, dan tidak berbau menyengat. Hindari cocopeat yang masih berwarna kecokelatan atau berbau busuk karena bisa jadi mengandung jamur atau bakteri.

Tip 2: Rendam Cocopeat Sebelum Digunakan

Sebelum digunakan, cocopeat perlu direndam dalam air selama beberapa jam hingga mengembang. Proses ini akan menghilangkan garam-garam yang terkandung dalam cocopeat dan membuat cocopeat lebih mudah menyerap air dan nutrisi.

Tip 3: Campur Cocopeat dengan Media Lain

Cocopeat dapat digunakan sebagai media tanam tunggal, tetapi lebih baik jika dicampur dengan media lain seperti tanah atau kompos. Pencampuran ini akan membuat media tanam lebih subur dan memiliki struktur yang lebih baik.

Tip 4: Sesuaikan pH Tanah

Cocopeat memiliki pH yang sedikit asam, sekitar 5,5-6,5. pH tanah yang ideal untuk sebagian besar tanaman adalah 6,0-7,0. Jika pH cocopeat terlalu asam, kamu dapat menambahkan kapur dolomit untuk menaikkan pH. Sebaliknya, jika pH terlalu basa, kamu dapat menambahkan sulfur untuk menurunkannya.

Tip 5: Siram dengan Benar

Cocopeat memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air dengan baik. Siram tanaman secara teratur, tetapi jangan berlebihan. Tunggu hingga permukaan cocopeat sedikit mengering sebelum disiram kembali.

Tip 6: Beri Pupuk Secara Teratur

Meskipun cocopeat mengandung unsur hara, namun tanaman tetap membutuhkan pupuk tambahan untuk tumbuh optimal. Berikan pupuk cair atau padat secara teratur sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Tip 7: Gunakan Pot dengan Drainase yang Baik

Cocopeat cenderung menahan air, sehingga penting untuk menggunakan pot dengan drainase yang baik. Buat lubang-lubang kecil di dasar pot agar kelebihan air dapat keluar.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu dapat menanam tanaman dengan media cocopeat dengan mudah dan hasil yang memuaskan. Selamat berkebun!

Cara Menanam dengan Media Cocopeat

Menanam dengan cocopeat

Cocopeat, si sabut kelapa ajaib, jadi kunci sukses berkebun masa kini. Bukan rahasia lagi, media tanam ini punya banyak kelebihan. Dari hemat air, mudah didapat, ramah lingkungan, sampai bisa dipakai berkali-kali. Tapi, tahu nggak sih cara memanfaatkannya dengan benar? Yuk, simak tips berikut ini!

Pertama, pilih cocopeat berkualitas. Cari yang warnanya cokelat tua, teksturnya halus, dan nggak bau aneh. Jangan lupa rendam dulu selama beberapa jam sebelum pakai, biar mengembang dan garamnya hilang. Campurkan cocopeat dengan tanah atau kompos, biar media tanamnya makin subur. Jangan lupa atur pH tanahnya, ya, supaya pas buat tanamanmu.

Saat menyiram, jangan berlebihan. Cocopeat itu jagoan nyerap dan simpan air, jadi siram aja secukupnya. Beri pupuk secara teratur, biar tanamanmu nggak kekurangan nutrisi. Terakhir, pakai pot yang ada lubang-lubangnya di dasar, biar air nggak menggenang. Nah, dengan cara ini, tanamanmu pasti tumbuh subur dan sehat deh!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on