This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Sukses Menanam Durian Montong, Dijamin Berbuah Lebat dan Berkualitas!

 ·  ☕ 14 min read

Adapun tahapan-tahapan dalam cara menanam durian montong meliputi:

  1. Pemilihan bibit
  2. Pengolahan lahan
  3. Penanaman
  4. Perawatan
  5. Pemanenan

Cara Menanam Durian Montong

Untuk menanam durian montong yang baik, ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Pemilihan bibit: Pilih bibit durian montong yang unggul dan bebas penyakit.
  • Pengolahan lahan: Tanah harus diolah dengan baik agar gembur dan subur.
  • Penanaman: Jarak tanam ideal adalah 8 x 8 meter.
  • Pemupukan: Pemupukan dilakukan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
  • Penyiraman: Penyiraman dilakukan secukupnya, terutama pada musim kemarau.
  • Penyiangan: Gulma harus disiangi secara teratur agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.
  • Pemangkasan: Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanaman dan merangsang pertumbuhan buah.
  • Pengendalian hama dan penyakit: Hama dan penyakit harus dikendalikan agar tidak merusak tanaman.
  • Pemanenan: Buah durian montong dapat dipanen setelah berumur sekitar 120 hari setelah bunga mekar.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam durian montong yang berkualitas dan berproduksi tinggi. Durian montong yang dihasilkan dapat dikonsumsi sendiri atau dijual untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.

Pemilihan bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanam

Jika ingin menanam durian montong yang berkualitas, pemilihan bibit menjadi langkah awal yang sangat penting. Bibit yang unggul dan bebas penyakit akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi buah durian nantinya.

Bibit durian montong yang unggul memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Berasal dari pohon induk yang produktif dan berkualitas baik.
  • Batang kokoh dan tidak cacat.
  • Akar sehat dan tidak busuk.
  • Daun berwarna hijau segar dan tidak layu.

Sementara itu, bibit durian montong yang bebas penyakit ditandai dengan tidak adanya gejala-gejala penyakit, seperti bercak pada daun, busuk pada batang, atau layu pada tanaman.

Dengan memilih bibit durian montong yang unggul dan bebas penyakit, Anda telah memperbesar peluang untuk berhasil dalam budidaya durian montong. Tanaman durian akan tumbuh dengan sehat dan produktif, sehingga menghasilkan buah durian montong yang berkualitas tinggi.

Sumber:

https://www.distanbun.jabarprov.go.id/artikel/22-tips-cara-menanam-durian-montong-bibit-unggulan

Pengolahan lahan

Pengolahan Lahan, Cara Menanam

Dalam cara menanam durian montong, pengolahan lahan merupakan langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Tanah yang diolah dengan baik akan membuat tanaman durian tumbuh dengan subur dan produktif. Tanah yang gembur dan subur akan membuat akar tanaman dapat menyerap nutrisi dan air dengan lebih mudah, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan sehat dan kuat. Selain itu, tanah yang gembur juga akan membuat sirkulasi udara di sekitar akar tanaman menjadi lebih baik, sehingga akar tidak mudah busuk.

Ada beberapa cara untuk mengolah lahan tanam durian montong, yaitu:

  1. Mencangkul atau membajak tanah hingga kedalaman sekitar 50 cm.
  2. Memberikan pupuk kandang atau kompos untuk menambah kesuburan tanah.
  3. Membuat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi sekitar 30 cm.
  4. Memberikan jarak antar bedengan sekitar 50 cm.

Dengan mengolah lahan tanam dengan baik, Anda telah mempersiapkan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan tanaman durian montong. Tanaman durian akan tumbuh dengan sehat dan produktif, sehingga menghasilkan buah durian montong yang berkualitas tinggi.

Sumber:

https://www.distanbun.jabarprov.go.id/artikel/22-tips-cara-menanam-durian-montong-bibit-unggulan

Penanaman

Penanaman, Cara Menanam

Dalam cara menanam durian montong, jarak tanam memegang peranan penting untuk pertumbuhan dan produksi tanaman. Jarak tanam yang ideal adalah 8 x 8 meter, artinya setiap pohon durian ditanam dengan jarak 8 meter antar pohon dan 8 meter antar baris.

  • Manfaat jarak tanam 8 x 8 meter

    Jarak tanam yang ideal memberikan beberapa manfaat bagi tanaman durian montong, antara lain:

    • Akar tanaman dapat tumbuh dengan leluasa dan tidak saling berebut nutrisi.
    • Tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup untuk proses fotosintesis.
    • Sirkulasi udara di sekitar tanaman menjadi lebih baik, sehingga mengurangi risiko penyakit.
    • Petani dapat melakukan perawatan tanaman dengan lebih mudah, seperti pemupukan, penyiraman, dan pengendalian hama penyakit.
  • Dampak jarak tanam yang terlalu rapat

    Jarak tanam yang terlalu rapat dapat berdampak negatif pada tanaman durian montong, antara lain:

    • Akar tanaman saling berebut nutrisi dan air, sehingga pertumbuhan tanaman terhambat.
    • Tanaman kekurangan sinar matahari, sehingga proses fotosintesis terganggu dan produksi buah berkurang.
    • Sirkulasi udara di sekitar tanaman menjadi buruk, sehingga meningkatkan risiko penyakit.
    • Petani kesulitan melakukan perawatan tanaman, sehingga produktivitas tanaman menurun.
  • Dampak jarak tanam yang terlalu lebar

    Jarak tanam yang terlalu lebar juga dapat berdampak negatif pada tanaman durian montong, antara lain:

    • Lahan menjadi kurang efisien, karena banyak ruang kosong yang tidak terpakai.
    • Gulma dapat tumbuh subur di sela-sela tanaman, sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman.
    • Biaya produksi menjadi lebih tinggi, karena petani harus menggunakan lebih banyak pupuk dan pestisida untuk menutupi area tanam yang lebih luas.

Dengan menerapkan jarak tanam yang ideal, yaitu 8 x 8 meter, petani dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman durian montong. Tanaman akan tumbuh dengan sehat dan produktif, sehingga menghasilkan buah durian montong yang berkualitas tinggi.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanam

Dalam cara menanam durian montong, pemupukan memegang peranan penting untuk pertumbuhan dan produksi tanaman. Pupuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh sehat dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Jenis pupuk yang digunakan untuk durian montong antara lain:

  • Pupuk kandang atau kompos
  • Pupuk NPK
  • Pupuk urea
  • Pupuk ZA

Pemupukan dilakukan secara teratur, yaitu setiap 2-3 bulan sekali. Dosis pupuk yang diberikan disesuaikan dengan umur tanaman dan kondisi tanah.

Pemupukan yang tepat dapat memberikan manfaat bagi tanaman durian montong, antara lain:

  • Mempercepat pertumbuhan tanaman
  • Meningkatkan produksi buah
  • Meningkatkan kualitas buah
  • Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit

Sebaliknya, pemupukan yang berlebihan dapat berdampak negatif pada tanaman durian montong, antara lain:

  • Membakar akar tanaman
  • Menghambat pertumbuhan tanaman
  • Menurunkan produksi buah
  • Menurunkan kualitas buah

Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemupukan sesuai dengan dosis dan waktu yang tepat. Dengan pemupukan yang tepat, tanaman durian montong akan tumbuh sehat dan produktif, sehingga menghasilkan buah durian montong yang berkualitas tinggi.

Sumber:

https://www.distanbun.jabarprov.go.id/artikel/22-tips-cara-menanam-durian-montong-bibit-unggulan

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanam

Dalam cara menanam durian montong, penyiraman merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Penyiraman yang tepat dapat membantu tanaman durian tumbuh sehat dan berproduksi optimal, terutama pada musim kemarau.

  • Manfaat Penyiraman yang Cukup

    Penyiraman yang cukup memberikan banyak manfaat bagi tanaman durian montong, antara lain:

    • Menjaga kelembapan tanah, sehingga akar tanaman dapat menyerap air dan nutrisi dengan baik.
    • Menurunkan suhu tanah, sehingga akar tanaman tidak mudah rusak.
    • Meningkatkan pertumbuhan tanaman, karena air merupakan komponen penting dalam proses fotosintesis.
    • Meningkatkan produksi buah, karena air membantu proses pembuahan dan pembentukan buah.
  • Dampak Kekurangan Air

    Kekurangan air dapat berdampak negatif pada tanaman durian montong, antara lain:

    • Tanaman layu dan pertumbuhannya terhambat.
    • Daun menguning dan rontok.
    • Produksi buah menurun, bahkan dapat menyebabkan gagal panen.
    • Tanaman rentan terserang hama dan penyakit.
  • Dampak Kelebihan Air

    Kelebihan air juga dapat berdampak negatif pada tanaman durian montong, antara lain:

    • Akar tanaman membusuk, karena kekurangan oksigen.
    • Tanaman rentan terserang penyakit jamur.
    • Produksi buah menurun, karena kelebihan air dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi.
  • Cara Penyiraman yang Tepat

    Untuk mendapatkan manfaat penyiraman yang optimal, perlu dilakukan penyiraman yang tepat, yaitu:

    • Siram tanaman durian montong secara teratur, terutama pada musim kemarau.
    • Siram tanaman pada pagi atau sore hari, saat sinar matahari tidak terlalu terik.
    • Siram tanaman hingga tanah basah kuyup, tetapi jangan sampai tergenang.
    • Sesuaikan frekuensi penyiraman dengan kondisi tanah dan cuaca.

Dengan melakukan penyiraman yang tepat, tanaman durian montong akan tumbuh sehat dan berproduksi optimal. Buah durian montong yang dihasilkan pun akan berkualitas tinggi, sehingga dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi petani.

Penyiangan

Penyiangan, Cara Menanam

Dalam cara menanam durian montong, penyiangan merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman durian montong dapat mengganggu pertumbuhan dan produksi tanaman. Oleh karena itu, gulma harus disiangi secara teratur agar tidak merugikan tanaman durian montong.

  • Gulma Menyerap Nutrisi dan Air

    Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman durian montong dapat menyerap nutrisi dan air dari tanah. Hal ini dapat membuat tanaman durian montong kekurangan nutrisi dan air, sehingga pertumbuhannya terhambat dan produksinya menurun.

  • Gulma Menghambat Fotosintesis

    Gulma yang tumbuh tinggi dapat menghalangi sinar matahari yang dibutuhkan tanaman durian montong untuk melakukan fotosintesis. Akibatnya, proses fotosintesis terhambat dan produksi buah durian montong menurun.

  • Gulma Menjadi Sarang Hama dan Penyakit

    Gulma yang tidak terkontrol dapat menjadi sarang hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman durian montong. Hama dan penyakit ini dapat merusak tanaman dan menurunkan produksinya.

  • Penyiangan Meningkatkan Sirkulasi Udara

    Penyiangan secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi udara di sekitar tanaman durian montong. Sirkulasi udara yang baik dapat membuat tanaman durian montong lebih sehat dan produktif.

Dengan melakukan penyiangan secara teratur, petani dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman durian montong. Tanaman durian montong yang sehat dan produktif akan menghasilkan buah durian montong yang berkualitas tinggi dan bernilai jual tinggi.

Pemangkasan

Pemangkasan, Cara Menanam

Dalam proses cara menanam durian montong, pemangkasan memegang peranan penting untuk membentuk tajuk tanaman yang ideal dan merangsang pertumbuhan buah yang lebat. Pemangkasan yang tepat dapat membantu pohon durian tumbuh sehat, produktif, dan menghasilkan buah durian yang berkualitas tinggi.

  • Membentuk Tajuk Tanaman

    Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanaman durian montong agar memiliki struktur yang kuat dan seimbang. Tajuk yang baik akan memudahkan sinar matahari masuk ke seluruh bagian tanaman, sehingga proses fotosintesis dapat berjalan optimal. Dengan tajuk yang rapi dan teratur, sirkulasi udara di sekitar tanaman juga akan lebih baik, sehingga dapat mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

  • Merangsang Pertumbuhan Buah

    Pemangkasan juga dilakukan untuk merangsang pertumbuhan buah durian montong. Dengan memangkas cabang-cabang yang tidak produktif atau terlalu rimbun, tanaman akan memfokuskan energinya untuk menghasilkan lebih banyak bunga dan buah. Pemangkasan juga dapat membantu memperbesar ukuran buah dan meningkatkan kualitasnya.

  • Menjaga Kesehatan Tanaman

    Pemangkasan juga berfungsi untuk menjaga kesehatan tanaman durian montong. Cabang-cabang yang sakit, kering, atau terserang hama dan penyakit harus dipangkas agar tidak menjadi sumber penularan. Dengan memangkas cabang-cabang yang tidak sehat, tanaman akan terhindar dari kerusakan lebih lanjut dan dapat tumbuh lebih kuat dan produktif.

  • Meningkatkan Produksi Buah

    Pada akhirnya, pemangkasan yang tepat dapat meningkatkan produksi buah durian montong. Dengan tajuk tanaman yang ideal, pertumbuhan buah yang terstimulasi, dan kesehatan tanaman yang terjaga, pohon durian montong dapat menghasilkan buah yang lebih banyak, besar, dan berkualitas tinggi. Pemangkasan yang dilakukan secara teratur akan membantu petani durian montong memperoleh hasil panen yang maksimal dan menguntungkan.

Dengan memahami pentingnya pemangkasan dalam cara menanam durian montong, petani dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman mereka. Pemangkasan yang tepat akan menghasilkan pohon durian montong yang sehat, produktif, dan berumur panjang, sehingga dapat memberikan keuntungan finansial yang berkelanjutan bagi petani.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanam

Dalam cara menanam durian montong, pengendalian hama dan penyakit merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Hama dan penyakit dapat menyebabkan kerusakan serius pada tanaman durian montong, sehingga berdampak pada produksi dan kualitas buah. Oleh karena itu, petani perlu melakukan upaya pengendalian hama dan penyakit secara efektif untuk menjaga kesehatan tanaman dan memperoleh hasil panen yang optimal.

  • Identifikasi Hama dan Penyakit

    Langkah pertama dalam pengendalian hama dan penyakit adalah mengidentifikasi jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman durian montong. Identifikasi yang tepat akan membantu petani memilih metode pengendalian yang sesuai dan efektif. Beberapa hama dan penyakit umum yang menyerang tanaman durian montong antara lain:

    • Kutu loncat
    • Ulat penggerek buah
    • Penyakit layu Fusarium
    • Penyakit busuk akar
  • Penggunaan Pestisida

    Penggunaan pestisida merupakan salah satu metode pengendalian hama dan penyakit yang umum dilakukan. Petani dapat menggunakan berbagai jenis pestisida, seperti insektisida, fungisida, dan bakterisida, sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang. Namun, penggunaan pestisida harus dilakukan secara bijak dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan untuk menghindari dampak negatif pada lingkungan dan kesehatan manusia.

  • Pengendalian Biologis

    Pengendalian biologis melibatkan penggunaan musuh alami untuk mengendalikan hama dan penyakit. Musuh alami ini dapat berupa predator, parasit, atau bakteri yang dapat menyerang dan membunuh hama atau penyakit. Pengendalian biologis merupakan metode yang ramah lingkungan dan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk pengendalian hama dan penyakit.

  • Praktik Budidaya yang Baik

    Penerapan praktik budidaya yang baik juga dapat membantu mencegah dan mengendalikan hama dan penyakit. Praktik-praktik ini meliputi:

    • Penanaman varietas durian montong yang tahan hama dan penyakit
    • Pemangkasan dan penjarangan tanaman untuk meningkatkan sirkulasi udara dan mengurangi kelembapan
    • Pengelolaan gulma untuk menghilangkan tempat persembunyian hama
    • Sanitasi kebun untuk membuang bagian tanaman yang terinfeksi

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara efektif, petani durian montong dapat melindungi tanaman mereka dari kerusakan dan memperoleh hasil panen yang optimal. Buah durian montong yang dihasilkan akan berkualitas tinggi dan bernilai jual tinggi, sehingga dapat memberikan keuntungan yang maksimal bagi petani.

Pemanenan

Pemanenan, Cara Menanam

Tahap pemanenan merupakan bagian penting dalam cara menanam durian montong. Buah durian montong yang siap panen memiliki ciri-ciri tertentu, seperti:

  • Buah berwarna hijau kekuningan
  • Duri buah sudah mulai menumpul
  • Terdengar suara gemuruh saat buah durian diketuk

Pemanenan durian montong harus dilakukan pada waktu yang tepat untuk mendapatkan kualitas buah yang optimal. Jika dipanen terlalu cepat, buah akan kurang matang dan rasanya kurang manis. Sebaliknya, jika dipanen terlalu lambat, buah akan terlalu matang dan daging buah menjadi lembek.

Proses pemanenan durian montong harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan pada buah. Petani biasanya menggunakan galah atau tangga untuk memanen buah durian yang berada di ketinggian. Buah durian yang sudah dipanen kemudian dikumpulkan dan dibawa ke tempat pengumpulan untuk disortir dan dipasarkan.

Pemanenan durian montong yang tepat akan menghasilkan buah dengan kualitas tinggi yang disukai oleh konsumen. Buah durian montong yang berkualitas tinggi memiliki daging buah yang tebal, manis, dan legit. Buah durian montong juga memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga dapat memberikan keuntungan yang besar bagi petani.

Sumber:

https://www.distanbun.jabarprov.go.id/artikel/22-tips-cara-menanam-durian-montong-bibit-unggulan

Pertanyaan Umum tentang Cara Menanam Durian Montong

Bagi kamu yang tertarik membudidayakan durian montong, mungkin ada beberapa pertanyaan yang muncul di benakmu. Berikut beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Kapan waktu terbaik menanam durian montong?

Waktu terbaik untuk menanam durian montong adalah pada awal musim penghujan, sekitar bulan Oktober hingga November. Saat itu, tanah masih lembap dan curah hujan cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam ideal untuk durian montong?

Jarak tanam ideal untuk durian montong adalah 8 x 8 meter. Jarak ini memberikan ruang yang cukup bagi tanaman untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara merawat tanaman durian montong agar tumbuh subur?

Perawatan tanaman durian montong meliputi penyiraman secara teratur, pemupukan setiap 2-3 bulan sekali, penyiangan gulma, dan pengendalian hama dan penyakit.

Pertanyaan 4: Kapan buah durian montong bisa dipanen?

Buah durian montong dapat dipanen setelah berumur sekitar 120 hari setelah bunga mekar. Ciri-ciri buah durian montong yang siap panen adalah berwarna hijau kekuningan, duri buah sudah mulai menumpul, dan terdengar suara gemuruh saat buah diketuk.

Pertanyaan 5: Apa saja manfaat menanam durian montong?

Menanam durian montong memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah nilai jual buah yang tinggi, dapat dijadikan sebagai investasi jangka panjang, dan dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan tambahan.

Pertanyaan 6: Di mana saja durian montong bisa ditanam?

Durian montong dapat ditanam di daerah beriklim tropis, seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan ketinggian 0-500 meter di atas permukaan laut.

Dengan memahami cara menanam durian montong dengan baik, kamu bisa mendapatkan hasil panen yang maksimal dan berkualitas tinggi. Durian montong yang kamu tanam dapat menjadi sumber kebanggaan dan keuntungan finansial.

Sumber:

https://www.distanbun.jabarprov.go.id/artikel/22-tips-cara-menanam-durian-montong-bibit-unggulan

Tips Menanam Durian Montong

Menanam durian montong tidaklah sulit, asalkan kita mengetahui teknik dan tips yang tepat. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda menanam durian montong dengan sukses:

Tip 1: Pilih Bibit Unggul

Bibit durian montong yang unggul akan menentukan kualitas tanaman dan buah yang dihasilkan. Pilihlah bibit yang berasal dari pohon induk yang produktif, bebas penyakit, dan memiliki pertumbuhan yang baik.

Tip 2: Siapkan Lahan Tanam

Lahan tanam durian montong harus diolah dengan baik agar gembur dan subur. Bersihkan lahan dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya. Buat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi sekitar 30 cm.

Tip 3: Tanam dengan Jarak Ideal

Jarak tanam durian montong yang ideal adalah 8 x 8 meter. Jarak ini memberikan ruang yang cukup bagi tanaman untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Tip 4: Siram Secara Teratur

Tanaman durian montong membutuhkan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau. Siram tanaman pada pagi atau sore hari, saat sinar matahari tidak terlalu terik.

Tip 5: Beri Pupuk Secara Rutin

Pemupukan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman durian montong. Berikan pupuk secara rutin, setiap 2-3 bulan sekali. Gunakan pupuk yang mengandung unsur hara lengkap, seperti NPK.

Tip 6: Kendalikan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman durian montong dan menyebabkan kerusakan serius. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, menggunakan pestisida atau insektisida jika diperlukan.

Tip 7: Lakukan Pemangkasan

Pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk tanaman dan merangsang pertumbuhan buah. Pangkas cabang-cabang yang tidak produktif atau terlalu rimbun.

Tip 8: Panen Tepat Waktu

Buah durian montong dapat dipanen setelah berumur sekitar 120 hari setelah bunga mekar. Ciri-ciri buah durian montong yang siap panen adalah berwarna hijau kekuningan, duri buah sudah mulai menumpul, dan terdengar suara gemuruh saat buah diketuk.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat menanam durian montong dengan sukses dan memperoleh hasil panen yang memuaskan.

Menanam Durian Montong, Buah Berharga nan Lezat

Buah durian montong yang lezat

Durian montong, siapa yang tak kenal buah satu ini? Dengan daging buahnya yang tebal, legit, dan rasanya yang manis, durian montong menjadi primadona bagi para pecinta buah. Tak heran jika banyak orang yang ingin menanamnya. Nah, bagi kamu yang tertarik menanam durian montong, berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

  • Pilih bibit yang unggul dan bebas penyakit.
  • Siapkan lahan tanam yang gembur dan subur.
  • Tanam bibit dengan jarak yang ideal, sekitar 8 x 8 meter.
  • Siram tanaman secara teratur, terutama pada musim kemarau.
  • Beri pupuk secara rutin untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
  • Kendalikan hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman.
  • Lakukan pemangkasan untuk membentuk tajuk tanaman dan merangsang pertumbuhan buah.
  • Panen buah durian montong setelah berumur sekitar 120 hari setelah bunga mekar.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menanam durian montong dengan sukses dan menikmati buahnya yang lezat. Yuk, tanam durian montong sekarang juga dan rasakan sendiri kenikmatannya!

Images References

Images References, Cara Menanam
Share on