This page looks best with JavaScript enabled

Cara Menanam Indigofera: Rahasia Terungkap untuk Penanaman Sukses

 ·  ☕ 14 min read

Selain Indigofera tinctoria, ada banyak spesies indigofera lainnya yang memiliki nilai ekonomi penting. Beberapa spesies digunakan sebagai pakan ternak, sementara spesies lain digunakan dalam pembuatan kertas dan bahan bangunan. Tanaman indigofera juga memiliki peran penting dalam ekosistem, karena dapat membantu memperbaiki tanah dan menyediakan makanan dan tempat berlindung bagi satwa liar.

Cara Menanam Indigofera

Indigofera merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat, mulai dari pewarna alami hingga obat-obatan. Untuk dapat memanfaatkan manfaat tersebut, kita perlu mengetahui cara menanam indigofera dengan baik. Berikut adalah 10 aspek penting dalam menanam indigofera:

  • Pemilihan Bibit
  • Persiapan Lahan
  • Penanaman
  • Penyiraman
  • Pemupukan
  • Pengendalian Hama dan Penyakit
  • Panen
  • Pengolahan Pasca Panen
  • Penyimpanan
  • Pemasaran

Pemilihan bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Persiapan lahan yang baik akan membuat tanaman indigofera dapat tumbuh dengan subur. Penanaman yang benar akan memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup. Penyiraman yang teratur akan menjaga kelembaban tanah dan mencegah tanaman kekeringan. Pemupukan yang tepat akan memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berproduksi. Pengendalian hama dan penyakit akan melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit yang dapat merusak tanaman. Panen yang tepat waktu akan menghasilkan hasil panen yang optimal. Pengolahan pasca panen yang baik akan menjaga kualitas hasil panen. Penyimpanan yang benar akan mencegah hasil panen rusak dan memperpanjang masa simpannya. Pemasaran yang efektif akan membantu petani mendapatkan harga yang layak untuk hasil panen mereka.

Dengan memperhatikan 10 aspek penting tersebut, petani dapat menanam indigofera dengan baik dan memperoleh hasil panen yang optimal. Indigofera yang berkualitas dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pewarna alami, obat-obatan, dan pakan ternak. Tanaman indigofera juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, seperti memperbaiki tanah dan menyediakan makanan bagi satwa liar.

Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanam

Dalam cara menanam indigofera, pemilihan bibit merupakan aspek yang sangat penting. Bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Sebaliknya, bibit yang kurang baik akan menghasilkan tanaman yang kerdil, mudah terserang hama dan penyakit, serta tidak produktif.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bibit indigofera, antara lain:

  1. Jenis indigofera: Ada banyak jenis indigofera yang dapat ditanam, masing-masing memiliki karakteristik dan kegunaan yang berbeda. Pilih jenis indigofera yang sesuai dengan tujuan penanaman Anda.
  2. Kualitas bibit: Bibit indigofera yang baik harus berasal dari tanaman induk yang sehat dan produktif. Bibit harus memiliki ukuran yang seragam, tidak cacat, dan tidak terserang hama atau penyakit.
  3. Sumber bibit: Bibit indigofera dapat diperoleh dari berbagai sumber, seperti toko pertanian, pembibitan, atau petani lain. Pastikan Anda membeli bibit dari sumber yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.

Dengan memilih bibit indigofera yang unggul, Anda telah meletakkan dasar yang kuat untuk keberhasilan penanaman indigofera. Bibit yang baik akan tumbuh menjadi tanaman yang sehat dan produktif, sehingga Anda dapat memperoleh hasil panen yang optimal.

Sumber

Persiapan Lahan

Persiapan Lahan, Cara Menanam

Dalam cara menanam indigofera, persiapan lahan merupakan aspek yang sangat penting. Lahan yang dipersiapkan dengan baik akan membuat tanaman indigofera dapat tumbuh dengan subur dan produktif. Sebaliknya, lahan yang kurang dipersiapkan akan membuat tanaman kerdil, mudah terserang hama dan penyakit, serta tidak produktif.

Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam persiapan lahan untuk menanam indigofera, antara lain:

  1. Pembajakan: Pembajakan dilakukan untuk menggemburkan tanah dan membuang gulma. Pembajakan harus dilakukan sedalam 20-30 cm.
  2. Penggaruan: Penggaruan dilakukan untuk meratakan tanah dan membuat bedengan. Bedengan dibuat dengan lebar 100-120 cm dan tinggi 20-30 cm.
  3. Pemupukan dasar: Pemupukan dasar dilakukan untuk memberikan nutrisi pada tanah. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk kandang atau pupuk kimia. Pupuk kandang diberikan dengan dosis 20-30 ton/ha, sedangkan pupuk kimia diberikan dengan dosis sesuai dengan rekomendasi.
  4. Pengapuran: Pengapuran dilakukan untuk menaikkan pH tanah. Pengapuran dilakukan dengan menggunakan kapur dolomit atau kapur pertanian. Kapur diberikan dengan dosis 2-4 ton/ha.

Dengan mempersiapkan lahan dengan baik, Anda telah menciptakan kondisi yang optimal untuk pertumbuhan tanaman indigofera. Tanaman indigofera akan tumbuh dengan subur dan produktif, sehingga Anda dapat memperoleh hasil panen yang optimal.

Sumber

Penanaman

Penanaman, Cara Menanam

Dalam cara menanam indigofera, penanaman merupakan aspek yang sangat penting. Penanaman yang benar akan memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup, sinar matahari yang cukup, dan ruang yang cukup untuk tumbuh dan berkembang. Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan dalam penanaman indigofera, antara lain:

  • Pembuatan lubang tanam

    Lubang tanam dibuat dengan ukuran 30x30x30 cm. Jarak antar lubang tanam 50-75 cm. Lubang tanam diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

  • Penanaman bibit

    Bibit indigofera ditanam pada lubang tanam yang telah disiapkan. Bibit ditanam sedalam 5-10 cm. Setelah ditanam, bibit disiram secukupnya.

  • Penyulaman

    Penyulaman dilakukan jika ada bibit yang mati atau tidak tumbuh. Penyulaman dilakukan dengan cara menanam bibit baru pada lubang tanam yang kosong.

  • Penyiangan

    Penyiangan dilakukan untuk membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman indigofera. Penyiangan dilakukan secara rutin, terutama pada saat tanaman masih muda.

Dengan melakukan penanaman dengan benar, Anda telah memastikan tanaman indigofera mendapatkan kondisi yang optimal untuk tumbuh dan berkembang. Tanaman indigofera yang sehat dan produktif akan menghasilkan hasil panen yang optimal.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanam

Penyiraman merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam indigofera. Tanaman indigofera membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman kerdil, daun menguning, dan bahkan mati. Sebaliknya, kelebihan air juga dapat menyebabkan tanaman busuk akar dan penyakit lainnya.

Waktu dan jumlah penyiraman harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan jenis tanah. Pada musim kemarau, tanaman indigofera perlu disiram lebih sering dibandingkan pada musim hujan. Tanaman yang ditanam di tanah berpasir juga perlu disiram lebih sering dibandingkan tanaman yang ditanam di tanah liat.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah tanaman indigofera perlu disiram adalah dengan memeriksa kelembaban tanah. Jika tanah sudah kering sedalam 5-10 cm, maka tanaman perlu disiram. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, saat matahari tidak terlalu terik.

Dengan memperhatikan kebutuhan air tanaman indigofera dan melakukan penyiraman dengan benar, Anda dapat memastikan tanaman tumbuh subur dan produktif.

Sumber

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanam

Pemupukan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam indigofera. Pupuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Kekurangan unsur hara dapat menyebabkan tanaman kerdil, daun menguning, dan bahkan mati. Sebaliknya, pemupukan yang berlebihan juga dapat menyebabkan tanaman keracunan dan mati.

Jenis dan dosis pupuk yang diberikan harus disesuaikan dengan jenis tanah dan umur tanaman. Pada umumnya, tanaman indigofera membutuhkan pupuk yang kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk kandang atau kompos dapat digunakan sebagai sumber nitrogen. Pupuk fosfat dapat digunakan sebagai sumber fosfor. Pupuk kalium dapat digunakan sebagai sumber kalium.

Pemupukan dapat dilakukan dengan cara dikocor atau ditabur. Pemupukan dikocor dilakukan dengan cara melarutkan pupuk dalam air dan kemudian disiramkan ke tanaman. Pemupukan ditabur dilakukan dengan cara menaburkan pupuk di sekitar tanaman dan kemudian disiram.

Dengan melakukan pemupukan dengan benar, Anda dapat memastikan tanaman indigofera mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh subur dan produktif.

Sumber

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanam

Dalam cara menanam indigofera, pengendalian hama dan penyakit merupakan aspek yang sangat penting. Hama dan penyakit dapat menyebabkan kerusakan tanaman, menurunkan hasil panen, bahkan menyebabkan kematian tanaman. Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan secara efektif dan efisien.

  • Penggunaan Pestisida

    Pestisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman. Pestisida dapat berupa insektisida (untuk mengendalikan hama serangga), fungisida (untuk mengendalikan penyakit jamur), dan bakterisida (untuk mengendalikan penyakit bakteri). Penggunaan pestisida harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan, karena penggunaan pestisida yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

  • Penggunaan Metode Kultur Teknis

    Metode kultur teknis merupakan cara pengendalian hama dan penyakit yang tidak menggunakan bahan kimia. Metode ini meliputi penggunaan varietas tanaman yang tahan hama dan penyakit, pergiliran tanaman, sanitasi lingkungan, dan pengaturan jarak tanam. Penggunaan metode kultur teknis dapat mengurangi ketergantungan pada pestisida dan lebih ramah lingkungan.

  • Penggunaan Agen Hayati

    Agen hayati merupakan organisme hidup yang digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman. Agen hayati dapat berupa predator alami, parasitoid, atau mikroorganisme. Penggunaan agen hayati dapat mengurangi ketergantungan pada pestisida dan lebih ramah lingkungan.

  • Penggunaan Pengendalian Biologis

    Pengendalian biologis merupakan metode pengendalian hama dan penyakit yang menggunakan musuh alami, seperti predator, parasitoid, atau mikroorganisme. Penggunaan pengendalian biologis dapat mengurangi ketergantungan pada pestisida dan lebih ramah lingkungan.

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara efektif dan efisien, Anda dapat memastikan tanaman indigofera tumbuh sehat dan produktif, sehingga Anda dapat memperoleh hasil panen yang optimal.

Panen Indigofera

Panen Indigofera, Cara Menanam

Panen merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam indigofera. Panen yang tepat waktu dan dilakukan dengan benar akan menghasilkan kualitas indigofera yang baik dan harga jual yang tinggi. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam panen indigofera:

  • Waktu Panen

    Waktu panen indigofera sangat bergantung pada jenis indigofera yang ditanam dan tujuan pemanfaatannya. Namun, secara umum, indigofera siap dipanen pada saat tanaman sudah berumur 3-4 bulan setelah tanam. Indigofera yang ditanam untuk diambil daunnya dapat dipanen lebih awal, yaitu pada saat tanaman berumur 2-3 bulan setelah tanam.

  • Cara Panen

    Cara panen indigofera juga bergantung pada jenis indigofera yang ditanam dan tujuan pemanfaatannya. Indigofera yang ditanam untuk diambil daunnya dapat dipanen dengan cara dipetik atau dipotong. Indigofera yang ditanam untuk diambil bijinya dapat dipanen dengan cara dicabut atau dipotong.

  • Pengolahan Pasca Panen

    Setelah dipanen, indigofera perlu diolah lebih lanjut agar siap digunakan atau dijual. Indigofera yang diambil daunnya dapat diolah dengan cara dijemur, dikeringkan dengan oven, atau dibuat menjadi ekstrak. Indigofera yang diambil bijinya dapat diolah dengan cara dijemur, dikeringkan dengan oven, atau ditanam kembali.

  • Penyimpanan

    Indigofera yang sudah diolah perlu disimpan dengan baik agar kualitasnya tetap terjaga. Indigofera yang disimpan dengan benar dapat bertahan hingga beberapa bulan.

Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, Anda dapat memanen indigofera dengan baik dan menghasilkan kualitas indigofera yang tinggi. Indigofera yang berkualitas tinggi dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pewarna alami, obat-obatan, dan pakan ternak. Indigofera juga dapat dijual dengan harga yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani.

Pengolahan Pasca Panen

Pengolahan Pasca Panen, Cara Menanam

Dalam cara menanam indigofera, pengolahan pasca panen merupakan salah satu aspek yang sangat penting. Pengolahan pasca panen dilakukan untuk menjaga kualitas dan memperpanjang masa simpan indigofera.

Ada beberapa cara pengolahan pasca panen indigofera, di antaranya:

  • Penjemuran: Indigofera dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Cara ini biasa digunakan untuk mengolah daun indigofera yang akan digunakan sebagai pewarna alami.
  • Pengeringan dengan oven: Indigofera dikeringkan menggunakan oven pada suhu tertentu. Cara ini biasa digunakan untuk mengolah daun dan biji indigofera yang akan digunakan sebagai obat-obatan.
  • Pembuatan ekstrak: Daun indigofera diekstrak menggunakan pelarut tertentu, seperti air atau alkohol. Ekstrak indigofera dapat digunakan sebagai pewarna alami atau obat-obatan.

Pengolahan pasca panen yang baik akan menghasilkan indigofera berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya, daun indigofera yang dijemur dan dikeringkan dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk membatik atau membuat kain tenun. Ekstrak indigofera juga dapat digunakan sebagai obat-obatan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, seperti diare dan disentri.

Oleh karena itu, pengolahan pasca panen merupakan aspek yang sangat penting dalam cara menanam indigofera. Dengan melakukan pengolahan pasca panen yang baik, petani dapat menghasilkan indigofera berkualitas tinggi yang bernilai jual tinggi.

Sumber:

  • Cara Menanam Indigofera untuk Pemula
  • Budidaya Tanaman Indigofera

Penyimpanan

Penyimpanan, Cara Menanam

Penyimpanan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam indigofera. Indigofera yang telah dipanen dan diolah perlu disimpan dengan baik agar kualitasnya tetap terjaga dan dapat digunakan dalam waktu yang lama.

Ada beberapa cara penyimpanan indigofera, di antaranya:

  • Penyimpanan dalam wadah kedap udara: Indigofera disimpan dalam wadah kedap udara, seperti toples atau plastik klip. Cara ini dapat menjaga indigofera dari paparan udara dan kelembapan, sehingga kualitasnya tetap terjaga.
  • Penyimpanan dalam lemari es: Indigofera disimpan dalam lemari es pada suhu rendah. Cara ini dapat memperpanjang masa simpan indigofera, terutama untuk indigofera yang telah diolah menjadi ekstrak.
  • Penyimpanan dalam freezer: Indigofera disimpan dalam freezer pada suhu sangat rendah. Cara ini dapat membuat indigofera bertahan lebih lama, namun perlu diperhatikan agar indigofera tidak mengalami perubahan tekstur atau rasa setelah dicairkan.

Pemilihan cara penyimpanan yang tepat akan tergantung pada jenis indigofera dan tujuan penggunaannya. Dengan melakukan penyimpanan yang baik, indigofera dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa kehilangan kualitasnya. Hal ini sangat penting bagi petani indigofera untuk menjaga nilai jual hasil panen mereka.

Sumber:

  • Cara Menanam Indigofera untuk Pemula
  • Budidaya Tanaman Indigofera

Pemasaran

Pemasaran, Cara Menanam

Dalam budidaya tanaman indigofera, pemasaran memegang peranan penting untuk menentukan nilai jual dan keberhasilan usaha tani. Pemasaran yang baik akan membantu petani mendapatkan harga yang layak atas hasil panen mereka.

  • Riset Pasar

    Sebelum memasarkan indigofera, petani perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen. Riset pasar dapat dilakukan dengan cara survei, wawancara, atau observasi. Dengan memahami kebutuhan konsumen, petani dapat menyesuaikan strategi pemasaran mereka agar lebih efektif.

  • Segmentasi Pasar

    Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar menjadi kelompok-kelompok kecil yang memiliki kebutuhan dan karakteristik yang sama. Dengan melakukan segmentasi pasar, petani dapat menargetkan pemasaran mereka secara lebih efektif. Misalnya, petani dapat membagi pasar indigofera menjadi segmen industri tekstil, segmen farmasi, dan segmen konsumen akhir.

  • Penetapan Harga

    Penetapan harga merupakan salah satu aspek penting dalam pemasaran indigofera. Petani perlu mempertimbangkan biaya produksi, harga pasar, dan daya beli konsumen dalam menetapkan harga indigofera mereka. Harga yang terlalu tinggi dapat membuat konsumen enggan membeli, sementara harga yang terlalu rendah dapat merugikan petani.

  • Promosi

    Promosi merupakan kegiatan untuk memperkenalkan dan memasarkan indigofera kepada konsumen. Promosi dapat dilakukan melalui berbagai saluran, seperti iklan, media sosial, atau pameran dagang. Petani dapat juga menjalin kerja sama dengan pengepul atau distributor untuk memperluas jangkauan pemasaran mereka.

Dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat, petani indigofera dapat meningkatkan nilai jual hasil panen mereka dan memperoleh keuntungan yang lebih besar. Pemasaran yang baik juga akan membantu mengembangkan industri indigofera di Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Tanya Jawab tentang Cara Menanam Indigofera

Indigofera merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat, mulai dari pewarna alami hingga obat-obatan. Namun, masih banyak orang yang belum mengetahui cara menanam indigofera dengan baik. Oleh karena itu, kami telah mengumpulkan beberapa pertanyaan umum tentang cara menanam indigofera beserta jawabannya.

Pertanyaan 1: Kapan waktu yang tepat untuk menanam indigofera?

Waktu yang tepat untuk menanam indigofera adalah pada awal musim hujan, yaitu sekitar bulan Oktober-November.

Pertanyaan 2: Apa saja syarat tumbuh indigofera?

Indigofera dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang subur, gembur, dan memiliki pH antara 6-7. Indigofera juga membutuhkan sinar matahari yang cukup dan air yang cukup.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mempersiapkan lahan untuk menanam indigofera?

Lahan untuk menanam indigofera perlu dibajak atau dicangkul terlebih dahulu. Setelah itu, buat bedengan-bedengan dengan lebar 100-120 cm dan tinggi 20-30 cm.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara menanam indigofera?

Bibit indigofera ditanam pada lubang tanam yang telah disiapkan. Bibit ditanam sedalam 5-10 cm. Setelah ditanam, bibit disiram secukupnya.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara merawat tanaman indigofera?

Tanaman indigofera perlu disiram secara teratur, terutama pada saat musim kemarau. Tanaman indigofera juga perlu dipupuk secara berkala. Penyiangan juga perlu dilakukan untuk membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

Pertanyaan 6: Kapan indigofera bisa dipanen?

Indigofera dapat dipanen pada saat tanaman sudah berumur sekitar 3-4 bulan setelah tanam. Indigofera yang ditanam untuk diambil daunnya dapat dipanen lebih awal, yaitu pada saat tanaman berumur 2-3 bulan setelah tanam.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum tentang cara menanam indigofera beserta jawabannya. Dengan mengetahui cara menanam indigofera dengan baik, Anda dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan berkualitas tinggi.

Sumber:

Cara Menanam Indigofera untuk Pemula

Tips Menanam Indigofera

Indigofera adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat, mulai dari pewarna alami hingga obat-obatan. Namun, menanam indigofera tidaklah sulit. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda menanam indigofera dengan sukses:

Tip 1: Pilih Bibit yang Unggul

Bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Pilih bibit indigofera yang berasal dari tanaman induk yang sehat dan produktif. Bibit harus memiliki ukuran yang seragam, tidak cacat, dan tidak terserang hama atau penyakit.

Tip 2: Siapkan Lahan dengan Baik

Lahan yang dipersiapkan dengan baik akan membuat tanaman indigofera dapat tumbuh dengan subur. Bajak atau cangkul lahan terlebih dahulu. Setelah itu, buat bedengan-bedengan dengan lebar 100-120 cm dan tinggi 20-30 cm.

Tip 3: Tanam pada Waktu yang Tepat

Waktu yang tepat untuk menanam indigofera adalah pada awal musim hujan, yaitu sekitar bulan Oktober-November. Pada saat ini, curah hujan cukup tinggi sehingga tanaman indigofera dapat tumbuh dengan baik.

Tip 4: Beri Perawatan yang Optimal

Tanaman indigofera membutuhkan perawatan yang optimal agar dapat tumbuh sehat dan produktif. Siram tanaman secara teratur, terutama pada saat musim kemarau. Beri pupuk secara berkala. Lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

Tip 5: Panen pada Waktu yang Tepat

Indigofera dapat dipanen pada saat tanaman sudah berumur sekitar 3-4 bulan setelah tanam. Indigofera yang ditanam untuk diambil daunnya dapat dipanen lebih awal, yaitu pada saat tanaman berumur 2-3 bulan setelah tanam.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menanam indigofera dengan sukses dan memperoleh hasil panen yang optimal. Indigofera yang Anda tanam dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pewarna alami, obat-obatan, dan pakan ternak.



Indigofera si Tanaman Serbaguna

Tanaman Indigofera

Indigofera, tanaman yang enggak cuma cantik tapi juga punya banyak manfaat. Mau tahu nggak cara menanamnya? Yuk, simak rangkumannya!

Menanam indigofera itu gampang banget, kok. Pertama-tama, pilih bibit unggul yang sehat. Terus, siapkan lahan yang subur dan gembur. Jangan lupa buat bedengan-bedengan, ya. Waktu yang tepat buat nanam indigofera itu awal musim hujan. Setelah ditanam, jangan lupa siram dan beri pupuk secara teratur. Oh ya, bersihin gulma di sekitar tanaman supaya nggak ganggu pertumbuhannya.

Indigofera bisa dipanen setelah berumur sekitar 3-4 bulan. Kerennya, tanaman ini bisa dimanfaatkan buat banyak hal. Daunnya bisa dijadikan pewarna alami. Bisa juga diolah jadi obat-obatan. Bahkan, indigofera bisa dijadikan pakan ternak, lho.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, tanam indigofera sekarang juga. Tanaman serbaguna yang bakal ngasih banyak manfaat buat kamu!

Images References

Images References, Cara Menanam
Share on