This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Sukses Menanam Jagung Bisi 18: Panduan Lengkap & Teruji

 ·  ☕ 16 min read

Adapun beberapa faktor penting dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, antara lain:

  • Pemilihan benih unggul varietas Bisi 18 yang berkualitas.
  • Pengolahan lahan yang baik untuk memastikan kesuburan dan aerasi tanah.
  • Penanaman dengan jarak dan kedalaman yang tepat untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang optimal.
  • Pemupukan berimbang sesuai kebutuhan tanaman untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas.
  • Pengairan yang cukup dan teratur untuk memenuhi kebutuhan air tanaman.
  • Pengendalian hama dan penyakit secara terpadu untuk mencegah kerugian akibat serangan organisme pengganggu tanaman.

Cara Menanam Jagung Bisi 18 yang Benar

Menanam jagung Bisi 18 dengan benar sangat penting untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Ada 9 aspek penting yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Benih unggul: Pilih benih varietas Bisi 18 yang berkualitas.
  • Lahan subur: Olah lahan dengan baik untuk memastikan kesuburan tanah.
  • Tanam tepat: Tanam jagung dengan jarak dan kedalaman yang tepat.
  • Pupuk berimbang: Beri pupuk sesuai kebutuhan tanaman.
  • Air cukup: Siram jagung secara teratur, terutama saat musim kemarau.
  • Hama penyakit: Kendalikan hama dan penyakit dengan tepat.
  • Penyerbukan: Jagung membutuhkan penyerbukan untuk berbuah.
  • Panen tepat: Panen jagung saat sudah matang.
  • Pasca panen: Simpan jagung dengan baik setelah panen.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, petani dapat memaksimalkan produktivitas jagung Bisi 18. Misalnya, pemilihan benih unggul dapat meningkatkan potensi hasil panen hingga 20%. Pengolahan lahan yang baik dapat memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan penyerapan air dan nutrisi. Penanaman dengan jarak yang tepat dapat mencegah persaingan antar tanaman dan memastikan pertumbuhan yang optimal. Pemupukan berimbang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman dan meningkatkan produktivitas. Pengairan yang cukup dapat mencegah tanaman kekeringan dan meningkatkan hasil panen. Pengendalian hama dan penyakit dapat mencegah kerugian akibat serangan organisme pengganggu tanaman. Penyerbukan yang baik dapat meningkatkan jumlah buah jagung yang dihasilkan. Panen pada waktu yang tepat dapat memastikan kualitas dan hasil panen yang optimal. Pasca panen yang baik dapat memperpanjang masa simpan jagung dan menjaga kualitasnya.

Dengan menguasai teknik cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, petani dapat berkontribusi pada ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Benih Unggul

Benih Unggul, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, pemilihan benih sangatlah krusial. Benih yang berkualitas akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Varietas Bisi 18 dikenal memiliki potensi hasil tinggi, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan.

Benih unggul yang dipilih harus memiliki tingkat kemurnian dan daya kecambah yang tinggi. Benih yang murni memastikan tanaman yang tumbuh merupakan varietas Bisi 18 asli, bukan campuran dengan varietas lain. Daya kecambah yang tinggi menunjukkan bahwa benih memiliki kemampuan berkecambah dengan baik dan menghasilkan tanaman yang seragam.

Pemilihan benih unggul memberikan beberapa keuntungan, antara lain:

  • Meningkatkan potensi hasil panen hingga 20%.
  • Mendapatkan tanaman yang seragam dan sehat.
  • Mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.
  • Mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Dengan demikian, memilih benih unggul varietas Bisi 18 merupakan langkah awal yang sangat penting dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar. Benih yang berkualitas akan menjadi dasar bagi pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung yang optimal.

Sumber: BISI International - Benih Jagung BISI 18

Lahan Subur

Lahan Subur, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, pengolahan lahan yang baik sangatlah penting untuk memastikan kesuburan tanah. Tanah yang subur akan menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman jagung, sehingga dapat tumbuh sehat dan produktif.

Pengolahan lahan yang baik meliputi beberapa langkah, antara lain:

  • Pembajakan untuk menggemburkan tanah dan membuang gulma.
  • Pencangkulan untuk memperbaiki aerasi tanah dan membuat bedengan.
  • Pemberian pupuk organik atau anorganik untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Tanah yang subur memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman jagung.
  • Memperbaiki pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
  • Meningkatkan hasil panen jagung.
  • Mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

Dengan demikian, pengolahan lahan yang baik merupakan bagian penting dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar. Tanah yang subur akan menjadi dasar bagi pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung yang optimal.

Sumber: Cara Menanam Jagung Hibrida Agar Hasil Melimpah

Tanam Tepat

Tanam Tepat, Cara Menanams

Menanam jagung dengan jarak dan kedalaman yang tepat merupakan bagian penting dari cara menanam jagung Bisi 18 yang benar. Ini menentukan ruang tumbuh, ketersediaan nutrisi, dan perkembangan akar tanaman jagung.

Jarak tanam yang tepat mencegah persaingan antar tanaman untuk mendapatkan sinar matahari, air, dan unsur hara. Tanaman jagung yang terlalu rapat akan berebut sumber daya, sehingga pertumbuhannya terhambat dan hasil panen menurun. Sebaliknya, jarak tanam yang terlalu lebar akan menyebabkan pemborosan lahan dan mengurangi potensi hasil panen.

Kedalaman tanam yang tepat juga sangat penting. Menanam terlalu dalam dapat menghambat munculnya kecambah, sedangkan menanam terlalu dangkal dapat menyebabkan tanaman mudah rebah dan akarnya tidak dapat berkembang dengan baik untuk menyerap air dan nutrisi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengikuti rekomendasi jarak dan kedalaman tanam yang tepat untuk varietas jagung Bisi 18. Biasanya, jarak tanam yang dianjurkan adalah 70-90 cm antar baris dan 20-25 cm antar tanaman dalam baris. Kedalaman tanam yang disarankan adalah 5-7 cm.

Dengan memperhatikan jarak dan kedalaman tanam yang tepat, petani dapat memastikan pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung Bisi 18 yang optimal, sehingga dapat memaksimalkan hasil panen.

Sumber: Cara Menanam Jagung Hibrida Agar Hasil Melimpah

Pupuk berimbang

Pupuk Berimbang, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, pemupukan berimbang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman dan meningkatkan produktivitas. Pupuk yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman, baik jenis, dosis, maupun waktu pemberiannya.

Pemberian pupuk yang tidak tepat dapat berdampak negatif pada pertumbuhan tanaman. Kekurangan pupuk dapat menyebabkan tanaman kerdil, daun menguning, dan hasil panen rendah. Sebaliknya, pemberian pupuk yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman tumbuh terlalu cepat dan rentan terhadap penyakit, serta dapat mencemari lingkungan.

Untuk menentukan kebutuhan pupuk tanaman jagung Bisi 18, perlu dilakukan pengujian tanah untuk mengetahui kadar unsur hara yang tersedia. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat ditentukan jenis dan dosis pupuk yang tepat. Biasanya, tanaman jagung membutuhkan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dalam jumlah yang cukup. Pupuk dapat diberikan dalam bentuk organik atau anorganik, sesuai dengan kondisi dan ketersediaan.

Pemberian pupuk secara berimbang dan tepat waktu akan membantu tanaman jagung Bisi 18 tumbuh sehat dan produktif. Tanaman akan memiliki batang yang kokoh, daun yang hijau dan lebar, serta tongkol yang besar dan berisi. Pada akhirnya, petani dapat memperoleh hasil panen jagung yang optimal dan berkontribusi pada ketahanan pangan.

Sumber: Cara Memupuk Tanaman Jagung yang Tepat Agar Hasil Melimpah

Air cukup

Air Cukup, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, pengairan yang cukup sangat penting untuk keberhasilan budidaya. Air merupakan unsur vital bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman kerdil, daun layu, dan hasil panen menurun.

  • Menjaga kelembapan tanah
    Pengairan yang cukup akan menjaga kelembapan tanah, sehingga akar tanaman dapat menyerap air dan nutrisi dengan baik. Tanah yang terlalu kering akan menghambat pertumbuhan tanaman dan membuatnya rentan terhadap serangan hama dan penyakit.
  • Membantu proses fotosintesis
    Air merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses fotosintesis, yaitu proses pembuatan makanan oleh tanaman. Dengan pengairan yang cukup, tanaman jagung dapat berfotosintesis secara optimal dan menghasilkan lebih banyak hasil panen.
  • Mengangkut nutrisi
    Air berperan penting dalam mengangkut nutrisi dari dalam tanah ke seluruh bagian tanaman. Pengairan yang cukup akan membantu tanaman menyerap nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
  • Mencegah kekeringan
    Terutama pada musim kemarau, pengairan yang cukup sangat penting untuk mencegah tanaman jagung kekeringan. Kekeringan dapat menyebabkan tanaman layu, pertumbuhan terhambat, dan bahkan kematian tanaman. Pengairan secara teratur akan menjaga tanaman tetap terhidrasi dan sehat.

Dengan memperhatikan aspek pengairan yang cukup, petani dapat memastikan pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung Bisi 18 yang optimal, sehingga dapat memperoleh hasil panen yang maksimal.

Hama Penyakit

Hama Penyakit, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, pengendalian hama dan penyakit merupakan aspek krusial yang tidak boleh diabaikan. Hama dan penyakit dapat mengancam pertumbuhan dan produktivitas tanaman jagung, bahkan menyebabkan gagal panen jika tidak dikendalikan dengan tepat.

  • Pengaruh Hama dan Penyakit pada Tanaman Jagung
    Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman jagung kapan saja, dari tahap awal pertumbuhan hingga menjelang panen. Hama seperti penggerek batang, ulat grayak, dan belalang dapat merusak tanaman secara langsung, sedangkan penyakit seperti penyakit bulai, karat daun, dan busuk tongkol dapat menyebabkan gangguan fisiologis dan menurunkan kualitas hasil panen.
  • Akibat Pengendalian Hama dan Penyakit yang Tidak Tepat
    Pengendalian hama dan penyakit yang tidak tepat dapat memperburuk masalah. Penggunaan pestisida secara berlebihan atau tidak sesuai dosis dapat menimbulkan resistensi hama dan penyakit, serta merusak ekosistem lingkungan. Selain itu, pengendalian yang terlambat dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar pada tanaman jagung.
  • Cara Pengendalian Hama dan Penyakit yang Tepat
    Pengendalian hama dan penyakit yang tepat melibatkan pendekatan terpadu yang meliputi:
    • Penggunaan varietas jagung yang tahan hama dan penyakit
    • Penanaman dengan jarak yang tepat untuk sirkulasi udara yang baik
    • Pengawasan rutin tanaman untuk deteksi dini hama dan penyakit
    • Penggunaan pestisida secara selektif dan bijaksana sesuai kebutuhan
    • Penerapan praktik sanitasi yang baik, seperti membersihkan lahan dari sisa tanaman dan gulma
  • Manfaat Pengendalian Hama dan Penyakit yang Tepat
    Pengendalian hama dan penyakit yang tepat memberikan banyak manfaat, antara lain:
    • Melindungi tanaman jagung dari kerusakan dan kerugian hasil panen
    • Meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen
    • Mengurangi biaya produksi dengan menghemat penggunaan pestisida
    • Menjaga kesehatan lingkungan dan ekosistem

Dengan menguasai teknik pengendalian hama dan penyakit yang tepat, petani jagung Bisi 18 dapat memaksimalkan hasil panen, meningkatkan keuntungan, dan berkontribusi pada ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Penyerbukan

Penyerbukan, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, penyerbukan memegang peranan penting untuk menghasilkan buah jagung yang berkualitas. Penyerbukan terjadi ketika serbuk sari dari bunga jantan berpindah ke kepala putik bunga betina, memungkinkan terjadinya pembuahan dan pembentukan biji jagung.

  • Komponen Penyerbukan
    Penyerbukan pada tanaman jagung melibatkan dua komponen utama, yaitu:
    • Bunga Jantan (Tassel)
      Bunga jantan terletak di bagian atas tanaman jagung dan menghasilkan serbuk sari dalam jumlah besar.
    • Bunga Betina (Klobot)
      Bunga betina terletak di bagian tengah tanaman jagung, tertutup oleh lapisan daun yang disebut klobot. Bunga betina memiliki kepala putik yang siap menerima serbuk sari untuk terjadinya pembuahan.
  • Proses Penyerbukan
    Penyerbukan pada tanaman jagung terjadi melalui bantuan angin. Ketika bunga jantan mekar, serbuk sari akan terbawa angin dan jatuh ke kepala putik bunga betina. Jika kondisi lingkungan mendukung, serbuk sari akan berkecambah dan membentuk tabung polen yang menuju ke bakal biji, terjadilah pembuahan. Setelah pembuahan, bakal biji akan berkembang menjadi biji jagung yang kita konsumsi.
  • Faktor yang Mempengaruhi Penyerbukan
    Beberapa faktor dapat mempengaruhi keberhasilan penyerbukan pada tanaman jagung, di antaranya:
    • Cuaca
      Kondisi cuaca yang ideal untuk penyerbukan adalah cerah dan berangin. Angin membantu penyebaran serbuk sari, sehingga meningkatkan peluang penyerbukan.
    • Waktu Berbunga
      Sinkronisasi waktu berbunga antara bunga jantan dan bunga betina sangat penting. Jika bunga jantan mekar terlalu cepat atau terlalu lambat, penyerbukan tidak dapat terjadi secara optimal.
    • Hama dan Penyakit
      Hama dan penyakit dapat merusak bunga jagung, mengganggu proses penyerbukan. Pengendalian hama dan penyakit yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan kelancaran penyerbukan.
  • Dampak Penyerbukan yang Baik
    Penyerbukan yang baik sangat penting untuk menghasilkan buah jagung yang berkualitas, antara lain:
    • Tongkol Terisi Penuh
      Penyerbukan yang baik memastikan bahwa semua biji jagung pada tongkol terisi penuh, sehingga menghasilkan tongkol yang padat dan berisi.
    • Biji Jagung Bernas
      Penyerbukan yang sukses menghasilkan biji jagung yang bernas dan bernutrisi tinggi.
    • Meningkatkan Hasil Panen
      Penyerbukan yang optimal berkontribusi pada peningkatan hasil panen jagung secara keseluruhan.

Dengan memahami proses penyerbukan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, petani dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengoptimalkan penyerbukan pada tanaman jagung Bisi 18. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan menghasilkan panen jagung yang melimpah.

Panen Tepat

Panen Tepat, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung bisi 18 yang benar, panen tepat merupakan kunci untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Jagung yang dipanen pada waktu yang tepat akan memiliki kualitas terbaik, hasil yang melimpah, dan nilai jual yang tinggi.

  • Ciri-ciri Jagung Matang
    Jagung siap panen biasanya menunjukkan beberapa ciri-ciri, antara lain:
    • Klobot (daun pembungkus) kering dan berwarna kecokelatan.
    • Rambut jagung (sutera) kering dan berwarna kecoklatan.
    • Biji jagung keras dan berwarna kuning cerah.
    • Batang dan daun jagung mulai mengering.
  • Waktu Panen yang Tepat
    Waktu panen jagung yang tepat bervariasi tergantung pada varietas dan kondisi lingkungan. Namun, secara umum, jagung dapat dipanen sekitar 100-120 hari setelah tanam. Untuk menentukan waktu panen yang optimal, petani dapat menggunakan metode "black layer". Metode ini dilakukan dengan mengupas sedikit klobot dan melihat bagian atas biji jagung. Jika bagian tersebut berwarna hitam, berarti jagung sudah siap panen.
  • Teknik Panen
    Panen jagung dilakukan dengan cara memetik tongkol dari batangnya. Gunakan pisau atau parang yang tajam untuk memotong batang jagung tepat di bawah tongkol. Hindari memetik tongkol dengan tangan kosong karena dapat merusak tongkol dan mengurangi kualitasnya.
  • Penanganan Pasca Panen
    Setelah dipanen, tongkol jagung harus segera ditangani dengan baik untuk menjaga kualitas dan kesegarannya. Tongkol jagung dapat disimpan dalam kondisi kering dan berventilasi baik untuk mencegah pembusukan. Jagung juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti jagung pipil, tepung jagung, atau pakan ternak.

Dengan memanen jagung pada waktu yang tepat dan menerapkan teknik panen yang benar, petani dapat memaksimalkan hasil panen dan memperoleh keuntungan yang optimal dari budidaya jagung Bisi 18.

Pasca Panen

Pasca Panen, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, penanganan pasca panen memegang peranan penting untuk menjaga kualitas dan kesegaran hasil panen. Jagung yang disimpan dengan baik akan memiliki daya simpan yang lebih lama, nilai jual yang lebih tinggi, dan dapat diolah menjadi berbagai produk turunan.

  • Menjaga Kualitas Jagung
    Penyimpanan jagung yang baik dapat menjaga kualitas jagung, mencegah kerusakan akibat jamur atau hama, dan mempertahankan kandungan nutrisi di dalamnya.
  • Meningkatkan Daya Simpan
    Jagung yang disimpan dengan benar dapat memiliki daya simpan hingga berbulan-bulan, sehingga petani dapat menjual hasil panennya secara bertahap dan mendapatkan harga yang lebih baik.
  • Menambah Nilai Jual
    Jagung yang berkualitas baik memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran. Jagung yang disimpan dengan baik akan terlihat lebih segar, bersih, dan menarik, sehingga lebih disukai konsumen.
  • Mendukung Industri Pengolahan
    Jagung yang disimpan dengan baik dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, seperti tepung jagung, minyak jagung, dan pakan ternak. Hal ini mendukung industri pengolahan dan menciptakan nilai tambah bagi petani jagung.

Dengan menerapkan teknik penyimpanan pasca panen yang tepat, petani jagung Bisi 18 dapat memaksimalkan nilai hasil panen mereka, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi pada ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Tanya Jawab tentang Cara Menanam Jagung Bisi 18

Sebelum menanam jagung varietas Bisi 18, ada beberapa pertanyaan umum yang sering muncul. Berikut ini adalah beberapa tanya jawab yang dapat membantu kamu memahami cara menanam jagung Bisi 18 dengan benar:

Pertanyaan 1: Apa saja faktor penting yang harus diperhatikan dalam menanam jagung Bisi 18?

Dalam menanam jagung Bisi 18, ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan, seperti pemilihan benih unggul, pengolahan lahan yang baik, penanaman dengan jarak dan kedalaman yang tepat, pemupukan berimbang, pengairan yang cukup, pengendalian hama dan penyakit, penyerbukan yang baik, panen yang tepat, dan penanganan pasca panen.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih benih jagung Bisi 18 yang unggul?

Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal, pilihlah benih jagung Bisi 18 yang berkualitas. Benih yang unggul memiliki tingkat kemurnian dan daya kecambah yang tinggi. Pilihlah benih dari sumber yang terpercaya dan pastikan benih tersebut memiliki kemasan yang baik.

Pertanyaan 3: Apa saja manfaat pengolahan lahan yang baik dalam penanaman jagung Bisi 18?

Pengolahan lahan yang baik sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung Bisi 18. Lahan yang subur akan menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman, memperbaiki pertumbuhan dan perkembangan tanaman, meningkatkan hasil panen, serta mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman jagung Bisi 18?

Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman jagung Bisi 18 sangat penting untuk melindungi tanaman dari kerusakan dan kerugian hasil panen. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara terpadu, seperti penggunaan varietas jagung yang tahan hama dan penyakit, penanaman dengan jarak yang tepat, pengawasan rutin tanaman, penggunaan pestisida secara selektif dan bijaksana, serta penerapan praktik sanitasi yang baik.

Pertanyaan 5: Kapan waktu yang tepat untuk memanen jagung Bisi 18?

Jagung Bisi 18 siap panen sekitar 100-120 hari setelah tanam. Ciri-ciri jagung yang siap panen antara lain klobot (daun pembungkus) kering dan berwarna kecokelatan, rambut jagung (sutera) kering dan berwarna kecoklatan, biji jagung keras dan berwarna kuning cerah, serta batang dan daun jagung mulai mengering.

Pertanyaan 6: Bagaimana cara menyimpan jagung Bisi 18 setelah panen?

Untuk menjaga kualitas dan kesegaran hasil panen, simpan jagung Bisi 18 dengan baik setelah panen. Simpan tongkol jagung dalam kondisi kering dan berventilasi baik untuk mencegah pembusukan. Jagung juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti jagung pipil, tepung jagung, atau pakan ternak.

Dengan memahami dan menerapkan cara menanam jagung Bisi 18 yang benar, kamu dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan berkontribusi pada ketahanan pangan.

Sumber: BISI International - Benih Jagung BISI 18

Tips Menanam Jagung Bisi 18 yang Benar

Jagung Bisi 18 dikenal sebagai varietas jagung unggul yang banyak dibudidayakan petani Indonesia. Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal, penting untuk mengetahui cara menanam jagung Bisi 18 yang benar. Berikut beberapa tips yang dapat kamu ikuti:

Tip 1: Pilih Benih Unggul

Kualitas benih sangat menentukan keberhasilan budidaya jagung. Pilih benih Bisi 18 yang bersertifikat dan memiliki tingkat kemurnian dan daya kecambah yang tinggi. Benih unggul akan menghasilkan tanaman yang sehat, produktif, dan tahan terhadap hama penyakit.

Tip 2: Olah Lahan dengan Benar

Jagung membutuhkan lahan yang subur dan gembur. Olah lahan dengan membajak dan mencangkul tanah. Berikan pupuk kandang atau kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Tip 3: Tanam dengan Jarak dan Kedalaman yang Tepat

Jarak tanam yang ideal untuk jagung Bisi 18 adalah 70-90 cm antar baris dan 20-25 cm antar tanaman. Kedalaman tanam yang tepat adalah 5-7 cm. Jarak dan kedalaman tanam yang tepat akan mencegah persaingan antar tanaman dan memastikan pertumbuhan yang optimal.

Tip 4: Beri Pupuk Secara Teratur

Pemupukan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman jagung. Beri pupuk NPK secara berimbang sesuai kebutuhan tanaman. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara disebar atau dikocor.

Tip 5: Siram Secara Teratur

Jagung membutuhkan air yang cukup, terutama saat musim kemarau. Siram tanaman secara teratur, terutama pada pagi atau sore hari. Pengairan yang cukup akan menjaga kelembapan tanah dan mencegah tanaman kekeringan.

Tip 6: Kendalikan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman jagung dan menyebabkan kerugian. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara terpadu, seperti dengan menggunakan varietas tahan hama penyakit, menjaga kebersihan lahan, dan menggunakan pestisida secara bijaksana.

Tip 7: Panen Tepat Waktu

Jagung Bisi 18 biasanya siap panen sekitar 100-120 hari setelah tanam. Ciri-ciri jagung yang siap panen adalah klobot (daun pembungkus) kering dan berwarna kecokelatan, rambut jagung (sutera) kering dan berwarna kecoklatan, biji jagung keras dan berwarna kuning cerah, serta batang dan daun jagung mulai mengering.

Tip 8: Simpan Hasil Panen dengan Baik

Setelah panen, simpan hasil panen jagung Bisi 18 dengan baik. Simpan tongkol jagung di tempat yang kering dan berventilasi baik. Jagung juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti jagung pipil, tepung jagung, atau pakan ternak.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu dapat menanam jagung Bisi 18 dengan benar dan memperoleh hasil panen yang optimal. Jagung Bisi 18 yang sehat dan produktif akan memberikan kontribusi yang besar bagi ketahanan pangan Indonesia.

Cara Menanam Jagung Bisi 18 yang Benar, Kunci Panen Melimpah!

Jagung Bisi 18 yang subur dan berlimpah

Jagung Bisi 18 menjadi pilihan petani karena keunggulannya. Untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah, menanamnya dengan benar adalah kuncinya.

Pertama, pilihlah benih unggul yang bersertifikat. Olah lahan dengan baik agar subur dan gembur. Tanamlah dengan jarak dan kedalaman yang tepat, jangan lupa beri pupuk secara teratur.

Jagung membutuhkan air yang cukup, siramlah secara teratur. Hama dan penyakit mengintai, kendalikan dengan bijak. Panenlah tepat waktu saat jagung sudah matang, tandanya klobot kering dan biji berwarna kuning cerah.

Setelah panen, simpanlah hasil panen dengan baik. Jagung Bisi 18 yang sehat dan berkualitas siap dinikmati atau diolah menjadi berbagai produk makanan. Menanam jagung Bisi 18 dengan benar, bukan hanya mengenyangkan perut, tapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan Indonesia.

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on