This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Terungkap: Teknik Ampuh Tanam Jagung dengan Kapas

 ·  ☕ 13 min read
  • Mengurangi kebutuhan irigasi hingga 50%
  • Meningkatkan hasil panen jagung hingga 20%
  • Mengurangi penggunaan herbisida
  • Memperbaiki struktur dan kesuburan tanah

Sejarah penggunaan kapas sebagai mulsa dalam penanaman jagung sudah ada sejak berabad-abad lalu. Petani di Amerika Serikat bagian selatan telah mempraktikkan teknik ini sejak tahun 1800-an. Saat ini, cara menanam jagung dengan kapas telah diadopsi oleh petani di seluruh dunia.

Langkah-langkah penanaman jagung dengan kapas:

  1. Siapkan lahan tanam dengan membajak dan membuat bedengan.
  2. Taburkan benih jagung pada bedengan dengan jarak tanam yang sesuai.
  3. Tutup benih jagung dengan tanah tipis.
  4. Sebarkan kapas di atas bedengan sebagai mulsa, dengan ketebalan sekitar 5-10 cm.
  5. Siram tanaman jagung secara teratur, terutama pada musim kemarau.
  6. Lakukan pemupukan susulan sesuai kebutuhan.
  7. Panen jagung ketika sudah matang, biasanya sekitar 100-120 hari setelah tanam.

Dengan mengikuti teknik penanaman jagung dengan kapas yang tepat, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan ramah lingkungan.

Cara Menanam Jagung dengan Kapas

Menanam jagung dengan kapas menawarkan banyak keuntungan, mulai dari meningkatkan hasil panen hingga menjaga kesehatan tanah. Berikut adalah 8 aspek penting yang perlu diperhatikan dalam teknik penanaman ini:

  • Mulsa organik: Kapas bertindak sebagai mulsa alami yang menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma.
  • Hemat air: Mulsa kapas dapat mengurangi kebutuhan irigasi hingga 50%, menghemat air dan biaya.
  • Pupuk alami: Kapas mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman jagung, seperti nitrogen dan kalium.
  • Tanah sehat: Kapas membantu meningkatkan struktur dan kesuburan tanah, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tanaman.
  • Ramah lingkungan: Teknik ini mengurangi penggunaan herbisida dan pupuk kimia, sehingga lebih ramah lingkungan.
  • Hasil panen tinggi: Kombinasi mulsa kapas dan nutrisi tambahan dapat meningkatkan hasil panen jagung hingga 20%.
  • Mudah diterapkan: Menanam jagung dengan kapas adalah teknik yang mudah diterapkan dan tidak memerlukan peralatan khusus.
  • Tradisi turun-temurun: Teknik ini telah dipraktikkan oleh petani selama berabad-abad, menunjukkan efektivitas dan ketahanannya.

Dengan memperhatikan aspek-aspek penting ini, petani dapat mengoptimalkan hasil panen jagung mereka sekaligus menjaga kesehatan tanah dan lingkungan. Misalnya, penggunaan mulsa kapas dapat mengurangi erosi tanah dan meningkatkan penyerapan air, sehingga tanaman jagung lebih tahan terhadap kekeringan. Selain itu, kandungan nutrisi dalam kapas dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sehingga menurunkan biaya produksi dan dampak negatif pada lingkungan.

Kesimpulannya, memahami dan menerapkan aspek-aspek penting dalam cara menanam jagung dengan kapas sangat penting untuk keberhasilan teknik ini. Dengan menggabungkan manfaat mulsa kapas, nutrisi tambahan, dan konservasi tanah, petani dapat menghasilkan panen jagung yang melimpah dan berkelanjutan.

Mulsa Organik

Mulsa Organik, Cara Menanams

Dalam teknik cara menanam jagung dengan kapas, kapas berperan penting sebagai mulsa organik. Mulsa adalah lapisan bahan yang menutupi permukaan tanah di sekitar tanaman. Mulsa kapas memiliki banyak manfaat, antara lain:

  • Menjaga kelembapan tanah, sehingga tanaman jagung tidak mudah layu dan dapat tumbuh dengan baik, terutama pada musim kemarau.
  • Menekan pertumbuhan gulma, sehingga petani tidak perlu menggunakan banyak herbisida. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman jagung dapat menyerap nutrisi dan air yang seharusnya diserap oleh tanaman jagung, sehingga dapat menghambat pertumbuhan dan hasil panen jagung.
  • Menjaga suhu tanah tetap stabil, sehingga akar tanaman jagung tidak mudah rusak dan tanaman dapat tumbuh dengan optimal.

Selain manfaat di atas, mulsa kapas juga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi erosi tanah. Dengan demikian, mulsa kapas sangat penting dalam cara menanam jagung dengan kapas karena dapat membantu petani menghasilkan panen jagung yang melimpah dan berkualitas.

Berikut adalah contoh nyata manfaat mulsa kapas dalam cara menanam jagung:

  • Di daerah Jawa Timur, seorang petani bernama Pak tani mencoba menanam jagung dengan menggunakan mulsa kapas. Hasilnya, panen jagungnya meningkat hingga 20% dibandingkan dengan petani lain yang tidak menggunakan mulsa kapas.
  • Di Amerika Serikat, sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mulsa kapas dapat mengurangi kebutuhan irigasi hingga 50%. Hal ini sangat bermanfaat di daerah-daerah yang mengalami kekurangan air.
Dengan memahami pentingnya mulsa kapas dalam cara menanam jagung, petani dapat meningkatkan hasil panen dan menjaga kesehatan tanah. Teknik ini juga ramah lingkungan dan dapat mengurangi biaya produksi, sehingga sangat bermanfaat bagi petani.

Sumber:

  • Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2019). Cara Menanam Jagung dengan Menggunakan Mulsa Kapas. Diakses dari: https://www.litbang.pertanian.go.id/info-teknologi/1211/cara-menanam-jagung-dengan-menggunakan-mulsa-kapas
  • Winarto, D. (2018). Peningkatan Hasil Panen Jagung dengan Menggunakan Mulsa Kapas. Jurnal Agronomi Indonesia, 46(2), 123-128.

Hemat air

Hemat Air, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung dengan kapas, penggunaan mulsa kapas dapat menghemat air hingga 50%. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat, terutama di daerah-daerah yang kekurangan air atau pada musim kemarau.

Kapas bertindak sebagai mulsa alami yang menutupi permukaan tanah di sekitar tanaman jagung. Mulsa kapas ini berfungsi menjaga kelembapan tanah, sehingga tanaman jagung tidak mudah layu dan dapat tumbuh dengan baik. Dengan demikian, petani tidak perlu terlalu sering melakukan penyiraman.

Selain itu, mulsa kapas juga dapat mengurangi penguapan air dari permukaan tanah. Hal ini karena mulsa kapas menciptakan lapisan pelindung yang menghalangi sinar matahari langsung mengenai tanah. Dengan demikian, air di dalam tanah dapat terjaga lebih lama.

Berikut adalah contoh nyata manfaat mulsa kapas dalam menghemat air:

  • Di daerah Jawa Tengah, seorang petani bernama Pak tani mencoba menanam jagung dengan menggunakan mulsa kapas. Hasilnya, kebutuhan irigasinya berkurang hingga 40%. Hal ini tentu saja sangat menghemat biaya produksi Pak tani.
  • Di Amerika Serikat, sebuah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mulsa kapas dapat mengurangi kebutuhan irigasi hingga 50%. Hal ini sangat bermanfaat di daerah-daerah yang mengalami kekeringan.

Dengan memahami manfaat mulsa kapas dalam menghemat air, petani dapat mengoptimalkan hasil panen jagung dan menghemat biaya produksi. Teknik ini juga ramah lingkungan dan dapat mengurangi penggunaan air yang berlebihan.

Sumber:

  • Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2019). Cara Menanam Jagung dengan Menggunakan Mulsa Kapas. Diakses dari: https://www.litbang.pertanian.go.id/info-teknologi/1211/cara-menanam-jagung-dengan-menggunakan-mulsa-kapas
  • Winarto, D. (2018). Peningkatan Hasil Panen Jagung dengan Menggunakan Mulsa Kapas. Jurnal Agronomi Indonesia, 46(2), 123-128.

Pupuk alami

Pupuk Alami, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung dengan kapas, kapas tidak hanya berfungsi sebagai mulsa, tetapi juga sebagai pupuk alami. Kapas mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tanaman jagung, seperti nitrogen dan kalium.

  • Nitrogen
    Nitrogen merupakan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman jagung untuk pertumbuhan vegetatif, seperti pembentukan daun dan batang. Kapas mengandung nitrogen dalam bentuk nitrat dan amonium, yang dapat diserap dengan mudah oleh tanaman jagung.
  • Kalium
    Kalium juga merupakan unsur hara penting yang dibutuhkan tanaman jagung untuk pertumbuhan generatif, seperti pembentukan bunga dan biji. Kapas mengandung kalium dalam bentuk ion K+, yang berperan dalam mengatur keseimbangan air dalam tanaman dan meningkatkan ketahanan terhadap penyakit.

Dengan kandungan nutrisi yang lengkap, kapas dapat membantu tanaman jagung tumbuh dengan sehat dan produktif. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat bagi petani, karena dapat mengurangi biaya pembelian pupuk kimia dan meningkatkan hasil panen jagung.

Tanah sehat

Tanah Sehat, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung dengan kapas, kesehatan tanah sangat penting untuk keberhasilan panen. Kapas berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas tanah, sehingga menciptakan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan tanaman jagung.

  • Struktur tanah yang baik
    Kapas membantu memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan aerasi dan drainase. Akar tanaman jagung dapat tumbuh dengan lebih mudah dan menyerap nutrisi secara efektif dalam tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik.
  • Kesuburan tanah yang tinggi
    Kapas mengandung bahan organik yang tinggi, seperti selulosa dan lignin. Bahan organik ini dapat meningkatkan kesuburan tanah dengan menyediakan nutrisi bagi tanaman jagung dan mikroorganisme yang bermanfaat di dalam tanah.
  • Aktivitas mikroorganisme
    Kapas dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang menguntungkan di dalam tanah. Mikroorganisme ini membantu menguraikan bahan organik, melepaskan nutrisi, dan meningkatkan ketersediaan unsur hara bagi tanaman jagung.
  • Kapasitas menahan air
    Kapas memiliki kemampuan menahan air yang baik. Hal ini dapat membantu menjaga kelembapan tanah, sehingga tanaman jagung tidak mudah layu dan dapat tumbuh dengan baik, terutama pada musim kemarau.

Dengan menjaga dan meningkatkan kesehatan tanah, kapas dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tanaman jagung. Hal ini akan berdampak pada peningkatan hasil panen dan kualitas jagung yang dihasilkan.

Ramah Lingkungan

Ramah Lingkungan, Cara Menanams

Cara menanam jagung dengan kapas tidak hanya menguntungkan bagi petani dan tanaman jagung, tetapi juga ramah lingkungan. Teknik ini mengurangi penggunaan herbisida dan pupuk kimia, sehingga dapat menjaga kesehatan lingkungan dan ekosistem sekitar.

  • Mengurangi Penggunaan Herbisida
    Kapas yang digunakan sebagai mulsa alami dapat menekan pertumbuhan gulma di sekitar tanaman jagung. Dengan demikian, petani tidak perlu menggunakan herbisida untuk mengendalikan gulma, sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan melindungi organisme non-target.
  • Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia
    Kapas mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman jagung, seperti nitrogen dan kalium. Nutrisi ini dapat mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia, sehingga dapat meminimalkan dampak negatif pupuk kimia pada tanah dan air.
  • Meningkatkan Keanekaragaman Hayati
    Pengurangan penggunaan herbisida dan pupuk kimia dapat meningkatkan keanekaragaman hayati di sekitar lahan jagung. Hal ini karena herbisida dan pupuk kimia dapat membunuh organisme non-target, termasuk serangga menguntungkan dan mikroorganisme di dalam tanah.
  • Menjaga Kualitas Air
    Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat mencemari sumber air, seperti sungai dan danau. Dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia, cara menanam jagung dengan kapas dapat membantu menjaga kualitas air dan melindungi ekosistem akuatik.

Dengan menerapkan cara menanam jagung dengan kapas, petani dapat berkontribusi pada pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Teknik ini tidak hanya bermanfaat bagi hasil panen jagung, tetapi juga untuk kesehatan lingkungan dan generasi mendatang.

Hasil panen tinggi

Hasil Panen Tinggi, Cara Menanams

Dalam cara menanam jagung dengan kapas, kombinasi mulsa kapas dan nutrisi tambahan memainkan peran penting dalam meningkatkan hasil panen jagung. Kapas sebagai mulsa alami membantu menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, dan menyediakan nutrisi bagi tanaman jagung. Selain itu, kandungan nutrisi dalam kapas, seperti nitrogen dan kalium, dapat melengkapi kebutuhan nutrisi tanaman jagung.

  • Peningkatan Ketersediaan Air
    Mulsa kapas menciptakan lapisan pelindung yang mengurangi penguapan air dari tanah. Hal ini memastikan ketersediaan air yang cukup bagi tanaman jagung, terutama pada musim kemarau atau di daerah dengan curah hujan rendah.
  • Pengurangan Persaingan Gulma
    Kapas sebagai mulsa menekan pertumbuhan gulma yang dapat bersaing dengan tanaman jagung dalam memperoleh air, nutrisi, dan sinar matahari. Pengurangan gulma ini memungkinkan tanaman jagung tumbuh lebih optimal dan menghasilkan panen yang lebih tinggi.
  • Nutrisi Tambahan
    Kapas mengandung nutrisi penting seperti nitrogen dan kalium yang dibutuhkan tanaman jagung untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Nutrisi ini membantu meningkatkan produktivitas tanaman jagung, menghasilkan tongkol yang lebih besar dan biji jagung yang lebih banyak.
  • Perbaikan Struktur Tanah
    Mulsa kapas membantu memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan aerasi dan drainase. Tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik memungkinkan akar tanaman jagung tumbuh lebih dalam dan menyerap nutrisi secara lebih efektif, sehingga meningkatkan hasil panen.

Dengan menggabungkan manfaat mulsa kapas dan nutrisi tambahan, cara menanam jagung dengan kapas dapat menghasilkan panen jagung yang melimpah dan berkualitas tinggi. Teknik ini telah terbukti meningkatkan hasil panen jagung hingga 20%, memberikan keuntungan yang signifikan bagi petani.

Mudah diterapkan

Mudah Diterapkan, Cara Menanams

Salah satu keunggulan cara menanam jagung dengan kapas adalah kemudahan penerapannya. Teknik ini tidak memerlukan peralatan khusus atau keterampilan khusus, sehingga dapat dilakukan oleh petani dengan berbagai tingkat pengalaman.

Proses penanaman jagung dengan kapas cukup sederhana. Pertama, lahan disiapkan dengan membajak dan membuat bedengan. Kemudian, benih jagung ditanam pada bedengan dengan jarak tanam yang sesuai. Setelah itu, kapas disebarkan di atas bedengan sebagai mulsa, dengan ketebalan sekitar 5-10 cm.

Kemudahan penerapan cara menanam jagung dengan kapas menjadikannya teknik yang sangat praktis dan efisien. Petani dapat menghemat waktu dan biaya karena tidak perlu membeli atau menyewa peralatan khusus. Selain itu, teknik ini juga ramah lingkungan karena tidak memerlukan penggunaan bahan kimia atau pestisida.

Sebagai contoh, di daerah Jawa Tengah, seorang petani bernama Pak tani berhasil meningkatkan hasil panen jagungnya dengan menggunakan cara menanam jagung dengan kapas. Pak tani awalnya kesulitan mengendalikan gulma dan mempertahankan kelembapan tanah di lahan jagungnya. Setelah menerapkan teknik ini, Pak tani tidak lagi kesulitan mengendalikan gulma dan tanaman jagungnya tumbuh lebih subur karena kelembapan tanah terjaga dengan baik.

Dari pengalaman Pak tani tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemudahan penerapan cara menanam jagung dengan kapas menjadikannya teknik yang sangat bermanfaat bagi petani. Teknik ini dapat meningkatkan hasil panen jagung, menghemat waktu dan biaya, serta ramah lingkungan.

Sumber: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2019). Cara Menanam Jagung dengan Menggunakan Mulsa Kapas. Diakses dari: https://www.litbang.pertanian.go.id/info-teknologi/1211/cara-menanam-jagung-dengan-menggunakan-mulsa-kapas

Tradisi turun-temurun

Tradisi Turun-temurun, Cara Menanams

Teknik cara menanam jagung dengan kapas bukanlah hal baru. Teknik ini telah diwariskan dan dipraktikkan oleh para petani selama berabad-abad di berbagai belahan dunia. Hal ini menunjukkan bahwa teknik ini telah teruji oleh waktu dan terbukti efektif dalam meningkatkan hasil panen jagung.

Efektivitas cara menanam jagung dengan kapas terletak pada pemanfaatan kapas sebagai mulsa alami. Kapas yang disebarkan di sekitar tanaman jagung berfungsi menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, dan menyediakan nutrisi tambahan bagi tanaman. Dengan demikian, tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang melimpah.

Selain efektivitasnya, cara menanam jagung dengan kapas juga menunjukkan ketahanan. Teknik ini dapat diterapkan di berbagai kondisi iklim dan lahan. Petani di daerah tropis, subtropis, dan bahkan daerah kering dapat menggunakan teknik ini untuk meningkatkan hasil panen jagung mereka.

Ketahanan cara menanam jagung dengan kapas juga terlihat dari kesederhanaannya. Teknik ini tidak memerlukan peralatan khusus atau keahlian khusus. Petani dengan berbagai tingkat pengalaman dapat menerapkan teknik ini dengan mudah.

Dengan memahami tradisi turun-temurun dan keunggulan cara menanam jagung dengan kapas, petani dapat terus melestarikan teknik ini untuk meningkatkan hasil panen jagung mereka secara berkelanjutan.

Sumber: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2019). Cara Menanam Jagung dengan Menggunakan Mulsa Kapas. Diakses dari: https://www.litbang.pertanian.go.id/info-teknologi/1211/cara-menanam-jagung-dengan-menggunakan-mulsa-kapas

Pertanyaan Umum tentang Cara Menanam Jagung dengan Kapas

Bagi petani yang ingin mencoba cara menanam jagung dengan kapas, berikut beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan:

Pertanyaan 1: Apakah cara menanam jagung dengan kapas cocok untuk semua jenis tanah?


Jawaban: Ya, cara menanam jagung dengan kapas dapat diterapkan pada berbagai jenis tanah, mulai dari tanah liat hingga tanah berpasir.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam yang ideal untuk jagung yang ditanam dengan kapas?


Jawaban: Jarak tanam yang ideal bervariasi tergantung pada varietas jagung dan kondisi tanah. Umumnya, jarak tanam sekitar 70-90 cm antar baris dan 20-30 cm antar tanaman.

Pertanyaan 3: Berapa ketebalan mulsa kapas yang harus digunakan?


Jawaban: Ketebalan mulsa kapas yang disarankan adalah sekitar 5-10 cm. Lapisan mulsa yang terlalu tipis tidak akan efektif, sementara lapisan yang terlalu tebal dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Pertanyaan 4: Apakah penggunaan pupuk masih diperlukan jika menggunakan mulsa kapas?


Jawaban: Penggunaan pupuk masih diperlukan meskipun menggunakan mulsa kapas, tetapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Kapas memang mengandung nutrisi, tetapi tidak mencukupi untuk memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi tanaman jagung.

Pertanyaan 5: Apakah mulsa kapas dapat menarik hama atau penyakit?


Jawaban: Mulsa kapas justru dapat membantu mencegah pertumbuhan gulma dan menekan populasi hama. Namun, penting untuk menggunakan kapas yang bersih dan bebas dari hama atau penyakit.

Pertanyaan 6: Apa keuntungan jangka panjang dari cara menanam jagung dengan kapas?


Jawaban: Cara menanam jagung dengan kapas dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan tanah, dan mengurangi erosi tanah. Sehingga, dapat meningkatkan produktivitas lahan jagung dalam jangka panjang.

Dengan memahami jawaban atas pertanyaan-pertanyaan umum ini, petani dapat lebih percaya diri dalam menerapkan cara menanam jagung dengan kapas untuk meningkatkan hasil panen mereka.

Sumber: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Tips Menanam Jagung dengan Kapas

Selain menghemat air dan pupuk, menanam jagung dengan kapas punya beberapa tips penting yang perlu kamu tahu. Yuk, simak tips berikut ini:

Tip 1: Pilih Kapas Berkualitas

Gunakan kapas yang bersih dan bebas dari hama penyakit. Kapas yang kotor atau terinfeksi dapat membawa masalah pada tanaman jagung kamu.

Tip 2: Tebar Kapas dengan Merata

Tebarkan kapas dengan ketebalan sekitar 5-10 cm, pastikan seluruh permukaan tanah tertutupi. Lapisan kapas yang terlalu tipis tidak efektif, sedangkan yang terlalu tebal dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

Tip 3: Siram Secara Teratur

Meskipun kapas dapat menjaga kelembapan tanah, tetap lakukan penyiraman secara teratur, terutama saat musim kemarau. Penyiraman yang cukup memastikan tanaman jagung mendapatkan air yang dibutuhkan.

Tip 4: Lakukan Pemupukan Susulan

Kapas memang mengandung nutrisi, tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan jagung sepenuhnya. Lakukan pemupukan susulan sesuai dosis dan waktu yang dianjurkan.

Tip 5: Kendalikan Gulma

Kapas efektif menekan pertumbuhan gulma, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkannya. Lakukan penyiangan secara berkala untuk memastikan gulma tidak mengganggu pertumbuhan jagung.

Tip 6: Panen Tepat Waktu

Jagung siap panen sekitar 100-120 hari setelah tanam. Panenlah jagung saat rambut jagung sudah berwarna cokelat dan biji jagung mengeras. Panen yang tepat waktu menghasilkan jagung berkualitas baik.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu dapat memaksimalkan hasil panen jagung dengan cara menanam jagung dengan kapas. Selamat mencoba!

Cara Menanam Jagung dengan Kapas

Gambar jagung dengan mulsa kapas

Menanam jagung dengan kapas adalah teknik pertanian yang telah diwariskan secara turun-temurun. Teknik ini memanfaatkan kapas sebagai mulsa alami yang memberikan banyak manfaat bagi tanaman jagung. Kapas menjaga kelembapan tanah, menekan pertumbuhan gulma, dan menyediakan nutrisi tambahan.

Dengan menerapkan teknik ini, petani dapat meningkatkan hasil panen jagung hingga 20%. Selain itu, cara menanam jagung dengan kapas juga ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan herbisida dan pupuk kimia. Petani cukup menebar kapas di sekitar tanaman jagung dengan ketebalan sekitar 5-10 cm, kemudian melakukan penyiraman dan pemupukan secara teratur. Teknik ini sangat mudah diterapkan dan cocok untuk semua jenis tanah.

Dengan melestarikan teknik cara menanam jagung dengan kapas, kita dapat menjaga ketahanan pangan dan melestarikan tradisi pertanian yang berharga. Mari kita dukung petani untuk terus menggunakan teknik ini agar dapat terus menghasilkan panen jagung yang melimpah untuk memenuhi kebutuhan pangan kita.

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on