This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Sukses Menanam Jeruk dari Biji, Temukan Cara Mudahnya!

 ·  ☕ 15 min read
  • Biaya yang lebih murah dibandingkan dengan membeli bibit jeruk.
  • Dapat memilih varietas jeruk yang sesuai dengan keinginan.
  • Menghasilkan tanaman jeruk yang lebih kuat dan tahan terhadap penyakit.

Selain itu, menanam jeruk dari biji juga memiliki nilai historis dan budaya. Masyarakat Indonesia telah lama mempraktikkan cara ini untuk mendapatkan tanaman jeruk yang berkualitas baik. Bahkan, beberapa varietas jeruk lokal yang terkenal, seperti jeruk siam dan jeruk bali, berasal dari tanaman yang ditanam dari biji.

Untuk menanam jeruk dari biji, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu:

  1. Siapkan biji jeruk yang telah diambil dari buah yang matang.
  2. Rendam biji jeruk dalam air hangat selama 24 jam.
  3. Semai biji jeruk dalam media tanam yang gembur dan porous, seperti campuran tanah dan sekam padi.
  4. Siram media tanam secara teratur agar tetap lembab.
  5. Letakkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  6. Tunggu hingga biji jeruk berkecambah dan tumbuh menjadi tanaman muda.
  7. Setelah tanaman muda memiliki beberapa pasang daun, pindahkan ke dalam pot atau lahan yang lebih besar.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menanam jeruk dari biji dengan mudah dan sukses. Nikmati hasil panen jeruk yang segar dan manis dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Cara Menanam Jeruk dari Biji

Menanam jeruk dari biji adalah cara yang mudah dan murah untuk mendapatkan tanaman jeruk yang berkualitas baik. Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menanam jeruk dari biji, yaitu:

  • Pemilihan biji: Pilih biji jeruk yang berasal dari buah yang matang dan sehat.
  • Perendaman biji: Rendam biji jeruk dalam air hangat selama 24 jam untuk meningkatkan daya kecambah.
  • Media tanam: Gunakan media tanam yang gembur dan porous, seperti campuran tanah dan sekam padi.
  • Penyemaian: Semai biji jeruk sedalam 1-2 cm dalam media tanam.
  • Penyiraman: Siram media tanam secara teratur agar tetap lembab.
  • Pencahayaan: Letakkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Pemindahan bibit: Setelah tanaman muda memiliki beberapa pasang daun, pindahkan ke dalam pot atau lahan yang lebih besar.
  • Perawatan: Tanaman jeruk membutuhkan perawatan rutin, seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam jeruk dari biji dengan mudah dan sukses. Tanaman jeruk yang ditanam dari biji akan berbuah dalam waktu 3-5 tahun. Nikmati hasil panen jeruk yang segar dan manis dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

Selain aspek-aspek teknis, menanam jeruk dari biji juga memiliki nilai historis dan budaya. Masyarakat Indonesia telah lama mempraktikkan cara ini untuk mendapatkan tanaman jeruk yang berkualitas baik. Bahkan, beberapa varietas jeruk lokal yang terkenal, seperti jeruk siam dan jeruk bali, berasal dari tanaman yang ditanam dari biji.

Pemilihan biji

Pemilihan Biji, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, pemilihan biji merupakan langkah awal yang sangat penting. Biji jeruk yang berasal dari buah yang matang dan sehat akan memiliki kualitas genetik yang baik sehingga menghasilkan tanaman jeruk yang sehat dan produktif. Sebaliknya, biji jeruk yang berasal dari buah yang belum matang atau sakit berpotensi menghasilkan tanaman jeruk yang lemah dan mudah terserang penyakit.

Selain itu, biji jeruk yang berasal dari buah yang matang biasanya memiliki ukuran yang lebih besar dan bernas. Biji yang besar memiliki cadangan makanan yang lebih banyak, sehingga dapat mendukung pertumbuhan awal bibit jeruk dengan baik. Sementara itu, biji yang bernas memiliki embrio yang sehat dan siap untuk berkecambah.

Oleh karena itu, dalam cara menanam jeruk dari biji, sangat penting untuk memilih biji jeruk yang berasal dari buah yang matang dan sehat. Dengan memilih biji yang berkualitas baik, Anda akan meningkatkan peluang keberhasilan penanaman jeruk dari biji.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih biji jeruk yang baik:

  • Pilih buah jeruk yang sudah matang sempurna, ditandai dengan warna kulit yang cerah dan mengkilap.
  • Hindari buah jeruk yang memiliki bintik-bintik atau memar.
  • Belah buah jeruk dan keluarkan bijinya dengan hati-hati.
  • Pilih biji jeruk yang berukuran besar dan bernas.
  • Rendam biji jeruk dalam air hangat selama 24 jam sebelum disemai.

Dengan mengikuti tips tersebut, Anda dapat memilih biji jeruk yang berkualitas baik dan siap untuk ditanam.

Sumber:

  • How to Grow Citrus Trees From Seed
  • Growing Citrus From Seed

Perendaman biji

Perendaman Biji, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, perendaman biji merupakan langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Proses ini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penyemaian dan pertumbuhan bibit jeruk.

  • Meningkatkan daya kecambah
    Perendaman biji dalam air hangat selama 24 jam dapat melunakkan kulit biji dan mengaktifkan enzim yang berperan dalam proses perkecambahan. Hal ini akan mempercepat proses perkecambahan dan meningkatkan persentase biji yang berkecambah.
  • Membuang biji yang tidak bernas
    Selama proses perendaman, biji yang tidak bernas atau rusak akan mengapung di permukaan air. Biji-biji ini dapat dibuang, sehingga hanya biji yang berkualitas baik yang akan disemai. Dengan demikian, Anda dapat menghemat waktu dan tenaga untuk merawat bibit yang berpotensi tumbuh dengan baik.
  • Menyiapkan biji untuk penyerapan air
    Perendaman biji dalam air hangat akan membuat biji menjadi lebih siap untuk menyerap air saat disemai. Hal ini akan mempercepat proses imbibisi, yaitu penyerapan air oleh biji, sehingga biji dapat berkecambah lebih cepat.
  • Mencegah penyakit
    Merendam biji dalam air hangat dapat membantu mencegah penyebaran penyakit yang terbawa oleh biji. Air hangat dapat membunuh patogen yang menempel pada permukaan biji, sehingga mengurangi risiko penyakit pada bibit jeruk.

Dengan melakukan perendaman biji sebelum disemai, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan cara menanam jeruk dari biji. Biji yang direndam akan berkecambah lebih cepat, tumbuh lebih kuat, dan lebih tahan terhadap penyakit. Hasilnya, Anda akan mendapatkan bibit jeruk yang sehat dan produktif.

Media tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, pemilihan media tanam sangat penting untuk mendukung pertumbuhan bibit jeruk yang sehat dan produktif. Media tanam yang gembur dan porous, seperti campuran tanah dan sekam padi, memiliki beberapa keunggulan:

  • Dapat menyerap air dengan baik
    Media tanam yang gembur dan porous memiliki banyak pori-pori yang dapat menyerap air dengan baik. Hal ini sangat penting untuk pertumbuhan jeruk, karena jeruk membutuhkan banyak air untuk tumbuh dan berbuah. Selain itu, media tanam yang dapat menyerap air dengan baik dapat mencegah terjadinya genangan air yang dapat membahayakan akar jeruk.
  • Dapat mengalirkan air dengan baik
    Selain dapat menyerap air dengan baik, media tanam yang gembur dan porous juga dapat mengalirkan air dengan baik. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya pembusukan akar akibat genangan air. Media tanam yang dapat mengalirkan air dengan baik juga membuat akar jeruk dapat bernapas dengan baik.
  • Memiliki aerasi yang baik
    Media tanam yang gembur dan porous memiliki banyak pori-pori yang memungkinkan udara masuk ke dalam tanah. Hal ini penting untuk pertumbuhan akar jeruk, karena akar jeruk membutuhkan oksigen untuk bernapas. Media tanam yang memiliki aerasi yang baik juga dapat mencegah terjadinya penyakit pada akar jeruk.

Dengan menggunakan media tanam yang gembur dan porous, seperti campuran tanah dan sekam padi, Anda dapat memberikan kondisi yang optimal untuk pertumbuhan bibit jeruk. Bibit jeruk akan tumbuh dengan sehat dan kuat, serta memiliki akar yang kuat dan sehat. Hal ini akan meningkatkan peluang keberhasilan cara menanam jeruk dari biji.

Sumber:

  • How to Grow Citrus Trees From Seed
  • Growing Citrus From Seed

Penyemaian

Penyemaian, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, penyemaian merupakan langkah penting yang menentukan keberhasilan pertumbuhan bibit jeruk. Menyemai biji jeruk sedalam 1-2 cm dalam media tanam memiliki beberapa alasan penting:

  • Kedalaman yang optimal untuk perkecambahan
    Kedalaman 1-2 cm merupakan kedalaman yang optimal untuk perkecambahan biji jeruk. Pada kedalaman ini, biji jeruk berada pada lingkungan yang hangat dan lembab, sehingga dapat berkecambah dengan baik. Selain itu, kedalaman ini juga membuat biji jeruk tidak terlalu dalam sehingga tidak kesulitan untuk mendapatkan oksigen.
  • Melindungi biji dari hama dan penyakit
    Menyemai biji jeruk sedalam 1-2 cm dapat melindungi biji dari hama dan penyakit. Hama seperti semut dan burung tidak dapat dengan mudah menjangkau biji jeruk yang berada di dalam tanah. Selain itu, biji jeruk yang terkubur dalam tanah juga terhindar dari serangan penyakit yang dibawa oleh angin atau air.
  • Menjaga kelembaban biji
    Media tanam yang gembur dan porous dapat menjaga kelembaban biji jeruk dengan baik. Hal ini penting untuk proses perkecambahan, karena biji jeruk membutuhkan kelembaban yang cukup untuk dapat berkecambah. Menyemai biji jeruk sedalam 1-2 cm memastikan bahwa biji jeruk berada dalam lingkungan yang cukup lembab untuk berkecambah.

Dengan menyemai biji jeruk sedalam 1-2 cm dalam media tanam yang gembur dan porous, Anda dapat memberikan kondisi yang optimal untuk perkecambahan biji jeruk. Biji jeruk akan berkecambah dengan baik, tumbuh dengan sehat, dan siap untuk dipindahkan ke tempat yang lebih luas.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, penyiraman merupakan aspek yang sangat penting untuk keberhasilan pertumbuhan bibit jeruk. Menjaga kelembaban media tanam sangat krusial untuk mendukung proses perkecambahan biji dan pertumbuhan bibit jeruk muda.

  • Mendukung Proses Perkecambahan
    Air merupakan salah satu faktor penting dalam proses perkecambahan biji. Biji jeruk membutuhkan kelembaban yang cukup untuk mengaktifkan enzim yang berperan dalam pemecahan cadangan makanan dan pertumbuhan embrio. Menjaga kelembaban media tanam akan memastikan bahwa biji jeruk memiliki akses terhadap air yang cukup untuk berkecambah dengan baik.
  • Menjaga Kesehatan Akar
    Setelah biji jeruk berkecambah, bibit jeruk muda akan mulai mengembangkan akar. Akar membutuhkan air untuk menyerap nutrisi dari tanah dan menyalurkannya ke seluruh tanaman. Menjaga kelembaban media tanam akan membantu akar jeruk tumbuh dengan sehat dan kuat, sehingga dapat menopang pertumbuhan tanaman jeruk secara keseluruhan.
  • Mencegah Layu dan Kerusakan Tanaman
    Jeruk merupakan tanaman yang membutuhkan air dalam jumlah yang cukup. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman jeruk layu dan mengalami kerusakan. Menjaga kelembaban media tanam akan membantu mencegah terjadinya layu dan kerusakan pada tanaman jeruk, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur dan produktif.
  • Mengoptimalkan Penyerapan Nutrisi
    Air berperan sebagai pelarut yang membantu melarutkan nutrisi dalam tanah. Nutrisi yang terlarut ini kemudian dapat diserap oleh akar jeruk. Menjaga kelembaban media tanam akan membantu mengoptimalkan penyerapan nutrisi, sehingga tanaman jeruk dapat memperoleh nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Dengan memperhatikan aspek penyiraman dan menjaga kelembaban media tanam secara teratur, Anda dapat mendukung pertumbuhan bibit jeruk yang sehat dan produktif. Bibit jeruk akan tumbuh dengan subur, memiliki akar yang kuat, dan siap untuk dipindahkan ke tempat yang lebih luas.

Pencahayaan

Pencahayaan, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, aspek pencahayaan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bibit jeruk. Menempatkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung memiliki beberapa manfaat:

  • Mendukung Fotosintesis
    Sinar matahari merupakan sumber energi utama bagi tanaman jeruk. Melalui proses fotosintesis, tanaman jeruk menggunakan sinar matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa, yang merupakan sumber energi bagi tanaman. Menempatkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung akan memberikan cahaya yang cukup untuk mendukung proses fotosintesis, sehingga tanaman jeruk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
  • Memperkuat Batang dan Daun
    Sinar matahari membantu memperkuat batang dan daun tanaman jeruk. Batang yang kuat akan menopang tanaman jeruk agar dapat tumbuh tegak dan tidak mudah roboh. Sementara itu, daun yang kuat akan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Menempatkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung akan membantu memperkuat batang dan daun tanaman jeruk.
  • Meningkatkan Produksi Buah
    Sinar matahari juga berperan penting dalam meningkatkan produksi buah jeruk. Tanaman jeruk yang mendapatkan sinar matahari yang cukup akan menghasilkan lebih banyak bunga dan buah. Selain itu, buah jeruk yang dihasilkan akan lebih manis dan berkualitas tinggi. Menempatkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung akan membantu meningkatkan produksi buah jeruk.

Dengan memperhatikan aspek pencahayaan dan menempatkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung, Anda dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan bibit jeruk yang sehat dan produktif. Bibit jeruk akan tumbuh dengan subur, memiliki batang dan daun yang kuat, serta menghasilkan banyak buah yang manis dan berkualitas tinggi.

Pemindahan bibit

Pemindahan Bibit, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, pemindahan bibit merupakan langkah penting yang menandai transisi dari fase pembibitan ke fase pertumbuhan yang lebih lanjut. Memindahkan bibit ke dalam pot atau lahan yang lebih besar memberikan ruang yang lebih luas untuk pertumbuhan akar dan tunas, sehingga tanaman jeruk dapat berkembang secara optimal.

  • Menyediakan Ruang untuk Pertumbuhan Akar
    Tanaman jeruk memiliki sistem perakaran yang luas dan kuat. Ketika bibit jeruk ditanam dalam wadah yang terlalu kecil, akarnya akan terhambat pertumbuhannya. Pemindahan bibit ke dalam pot atau lahan yang lebih besar memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk tumbuh dan berkembang, sehingga tanaman jeruk dapat menyerap nutrisi dan air secara lebih efisien.
  • Meningkatkan Sirkulasi Udara
    Sirkulasi udara yang baik di sekitar akar tanaman jeruk sangat penting untuk mencegah penyakit dan pembusukan akar. Pot atau lahan yang lebih besar memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik, sehingga akar tanaman jeruk dapat bernapas dengan baik dan terhindar dari masalah kesehatan.
  • Mempercepat Pertumbuhan Tunas
    Ketika akar tanaman jeruk memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh, tunas tanaman juga akan tumbuh lebih cepat dan kuat. Hal ini karena akar yang sehat dan kuat dapat menyerap lebih banyak nutrisi dan air, yang kemudian disalurkan ke tunas untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Dengan memindahkan bibit jeruk ke dalam pot atau lahan yang lebih besar pada waktu yang tepat, Anda dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman jeruk secara optimal. Tanaman jeruk akan memiliki akar yang kuat dan sehat, tunas yang tumbuh subur, dan memiliki potensi untuk menghasilkan buah yang berkualitas tinggi.

Perawatan

Perawatan, Cara Menanams

Dalam cara menanam jeruk dari biji, perawatan merupakan aspek penting yang menentukan keberhasilan pertumbuhan dan produktivitas tanaman jeruk. Perawatan yang baik akan membuat tanaman jeruk tumbuh sehat, berbuah lebat, dan tahan terhadap hama dan penyakit.

  • Penyiraman
    Menyirami tanaman jeruk secara teratur sangat penting, terutama saat musim kemarau. Penyiraman yang cukup akan menjaga kelembaban tanah, sehingga akar tanaman dapat menyerap air dan nutrisi dengan baik. Namun, jangan menyiram tanaman secara berlebihan, karena dapat menyebabkan pembusukan akar.

    Dalam cara menanam jeruk dari biji, penyiraman harus dilakukan secara hati-hati, terutama pada bibit jeruk yang masih kecil. Bibit jeruk memerlukan kelembaban yang cukup, tetapi tidak boleh tergenang air.

  • Pemupukan
    Pemupukan merupakan salah satu cara untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan tanaman jeruk. Pupuk yang baik mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium, yang berperan penting dalam pertumbuhan tanaman. Pemupukan dapat dilakukan secara rutin, setiap 1-2 bulan sekali.

    Dalam cara menanam jeruk dari biji, pemupukan harus dilakukan dengan hati-hati. Bibit jeruk yang masih kecil cukup diberi pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang. Pemberian pupuk kimia dapat dilakukan saat tanaman jeruk sudah lebih besar.

  • Pengendalian hama penyakit
    Tanaman jeruk rentan terhadap berbagai hama dan penyakit. Hama yang sering menyerang tanaman jeruk antara lain kutu putih, kutu daun, dan ulat. Sementara itu, penyakit yang sering menyerang tanaman jeruk antara lain penyakit busuk akar, penyakit layu, dan penyakit kanker batang.

    Dalam cara menanam jeruk dari biji, pengendalian hama penyakit harus dilakukan sedini mungkin. Hama dan penyakit dapat dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman jeruk, serta dengan menggunakan pestisida alami atau kimia.

Perawatan tanaman jeruk memang membutuhkan waktu dan tenaga, tetapi hasilnya akan sepadan dengan buah jeruk yang manis dan menyegarkan yang bisa Anda nikmati dari tanaman yang Anda tanam sendiri.

FAQ Menanam Jeruk dari Biji

Bingung bagaimana cara menanam jeruk dari biji? Jangan khawatir, berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya yang akan membantu Anda memulai:

Pertanyaan 1: Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan?


Menanam jeruk dari biji sangat mudah. Anda hanya perlu menyiapkan biji jeruk, media tanam seperti tanah atau sekam padi, pot atau wadah, dan air.

Pertanyaan 2: Kapan waktu terbaik untuk menanam jeruk dari biji?


Waktu terbaik untuk menanam jeruk dari biji adalah pada awal musim hujan. Namun, Anda juga bisa menanamnya kapan saja asalkan cuaca mendukung.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara menyemai biji jeruk?


Semai biji jeruk sedalam 1-2 cm dalam media tanam. Kemudian, siram secara teratur agar tetap lembab.

Pertanyaan 4: Berapa lama waktu yang dibutuhkan biji jeruk untuk berkecambah?


Biasanya, biji jeruk akan berkecambah dalam waktu 2-3 minggu.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara merawat bibit jeruk?


Setelah bibit jeruk tumbuh, pindahkan ke pot yang lebih besar. Siram secara teratur, beri pupuk, dan lindungi dari hama dan penyakit.

Pertanyaan 6: Kapan tanaman jeruk mulai berbuah?


Tanaman jeruk biasanya mulai berbuah setelah berumur 3-5 tahun.

Menanam jeruk dari biji memang membutuhkan waktu dan kesabaran. Namun, dengan perawatan yang tepat, Anda bisa menikmati buah jeruk segar hasil panen sendiri.

Sumber:

  • How to Grow Citrus Trees From Seed
  • Growing Citrus From Seed

Tips Menanam Jeruk dari Biji

Menanam jeruk dari biji memang gampang-gampang susah. Tapi, jangan khawatir, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk menanam jeruk dari biji dengan mudah:

Pilih biji jeruk yang bagus. Pilihlah biji jeruk yang berasal dari buah yang sudah matang dan sehat. Biji yang bagus biasanya berukuran besar dan berwarna kecoklatan.

Rendam biji jeruk dalam air hangat. Rendam biji jeruk dalam air hangat selama 24 jam. Hal ini akan membantu melunakkan kulit biji dan mempercepat proses perkecambahan.

Gunakan media tanam yang gembur. Media tanam yang gembur akan membuat akar jeruk mudah tumbuh dan berkembang. Kamu bisa menggunakan campuran tanah dan sekam padi sebagai media tanam.

Semai biji jeruk sedalam 1-2 cm. Semai biji jeruk sedalam 1-2 cm dalam media tanam. Jangan menanam biji terlalu dalam karena akan sulit berkecambah.

Siram media tanam secara teratur. Siram media tanam secara teratur agar tetap lembab. Jangan menyiram terlalu banyak karena dapat menyebabkan busuk akar.

Letakkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari. Jeruk membutuhkan banyak sinar matahari untuk tumbuh. Letakkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Pindahkan bibit jeruk ke pot atau lahan yang lebih besar. Setelah bibit jeruk tumbuh beberapa pasang daun, pindahkan ke pot atau lahan yang lebih besar. Hal ini akan memberikan ruang yang cukup bagi jeruk untuk tumbuh.

Rawat jeruk dengan baik. Rawat jeruk dengan baik agar tumbuh sehat dan berbuah lebat. Siram secara teratur, beri pupuk, dan lindungi dari hama penyakit.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menanam jeruk dari biji dengan mudah dan sukses. Selamat mencoba!

Cara Mudah Menanam Jeruk dari Biji

Jeruk yang ditanam dari biji

Siapa sangka menanam jeruk dari biji itu mudah? Cukup ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pilih biji jeruk yang berasal dari buah yang matang dan sehat.
  2. Rendam biji jeruk dalam air hangat selama 24 jam.
  3. Gunakan media tanam yang gembur, seperti campuran tanah dan sekam padi.
  4. Semai biji jeruk sedalam 1-2 cm dalam media tanam.
  5. Siram media tanam secara teratur agar tetap lembab.
  6. Letakkan media tanam di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  7. Pindahkan bibit jeruk ke pot atau lahan yang lebih besar setelah tumbuh beberapa pasang daun.
  8. Rawat jeruk dengan baik, termasuk menyiram secara teratur, memberi pupuk, dan melindungi dari hama penyakit.

Dengan kesabaran dan perawatan yang tepat, pohon jeruk yang kamu tanam dari biji akan tumbuh subur dan berbuah lebat. Nikmati buah jeruk manis hasil panen sendiri, bukti nyata kesuksesan berkebunmu!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on