This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Menanam Jeruk Purut Terungkap: Panduan Lengkap untuk Pemula!

 ·  ☕ 8 min read
  1. Siapkan bibit jeruk purut yang sehat.
  2. Gali lubang tanam dengan ukuran sekitar 60 x 60 cm.
  3. Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang atau kompos.
  4. Tanam bibit jeruk purut sedalam pangkal batang.
  5. Siram tanaman jeruk purut secara teratur.
  6. Beri pupuk tambahan setiap 3 bulan sekali.

Dengan perawatan yang baik, tanaman jeruk purut akan tumbuh subur dan berbuah lebat. Tanaman jeruk purut dapat dipanen setelah berumur sekitar 2-3 tahun.

Cara Menanam Jeruk Purut

Menanam jeruk purut memerlukan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Pemilihan Bibit
  • Pengolahan Lahan
  • Penanaman
  • Pemupukan
  • Perawatan

Pemilihan bibit yang baik akan menentukan kualitas tanaman jeruk purut yang dihasilkan. Bibit yang sehat dan bebas penyakit akan menghasilkan tanaman yang tumbuh subur dan berbuah lebat. Pengolahan lahan yang baik meliputi pembersihan lahan, pembuatan bedengan, dan pemupukan dasar. Penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam yang cukup besar, kemudian bibit ditanam sedalam pangkal batang. Pemupukan dilakukan secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Sedangkan perawatan meliputi penyiraman, penyiangan, dan pengendalian hama penyakit.

Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanam Rumput

Pemilihan bibit merupakan salah satu faktor penting dalam cara menanam jeruk purut. Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Sebaliknya, bibit yang buruk dapat menyebabkan tanaman tumbuh kerdil, berpenyakit, dan tidak berbuah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bibit jeruk purut, yaitu:

  • Pilih bibit yang berasal dari pohon induk yang sehat dan produktif.
  • Pilih bibit yang berukuran sedang, tidak terlalu kecil atau terlalu besar.
  • Pilih bibit yang memiliki perakaran yang kuat dan sehat.
  • Pilih bibit yang bebas dari hama dan penyakit.

Bibit jeruk purut dapat diperoleh dari toko pertanian atau dari petani jeruk purut. Jika Anda membeli bibit dari petani, pastikan Anda memilih petani yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik.

Setelah mendapatkan bibit jeruk purut, segera tanam bibit tersebut di lahan yang telah disiapkan. Penanaman dilakukan dengan membuat lubang tanam yang cukup besar, kemudian bibit ditanam sedalam pangkal batang. Setelah ditanam, siram bibit jeruk purut secara teratur.

Pengolahan Lahan

Pengolahan Lahan, Cara Menanam Rumput

Pengolahan lahan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam jeruk purut. Lahan yang diolah dengan baik akan menghasilkan tanaman jeruk purut yang sehat dan produktif. Sebaliknya, lahan yang tidak diolah dengan baik dapat menyebabkan tanaman jeruk purut tumbuh kerdil, berpenyakit, dan tidak berbuah.

Ada beberapa manfaat pengolahan lahan, antara lain:

  • Memperbaiki struktur tanah sehingga menjadi lebih gembur dan subur.
  • Memperbaiki drainase tanah sehingga tidak terjadi genangan air yang dapat membahayakan tanaman.
  • Membasmi gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
  • Menambah unsur hara ke dalam tanah sehingga tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.

Pengolahan lahan dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:

  • Pembajakan
  • Penggaruan
  • Pencangkulan
  • Pemberian pupuk kandang atau kompos

Pemilihan metode pengolahan lahan tergantung pada kondisi lahan dan ketersediaan peralatan. Namun, secara umum, pengolahan lahan yang baik dilakukan dengan cara membajak atau mencangkul tanah sedalam 20-30 cm, kemudian dicampur dengan pupuk kandang atau kompos. Setelah itu, tanah dibiarkan selama beberapa minggu agar terjadi pelapukan dan perbaikan struktur tanah.

Penanaman

Penanaman, Cara Menanam Rumput

Penanaman merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam jeruk purut. Penanaman yang dilakukan dengan benar akan menghasilkan tanaman jeruk purut yang sehat dan produktif. Sebaliknya, penanaman yang dilakukan dengan tidak benar dapat menyebabkan tanaman jeruk purut tumbuh kerdil, berpenyakit, dan tidak berbuah.

  • Pemilihan Lokasi Tanam
    Pemilihan lokasi tanam merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam penanaman jeruk purut. Jeruk purut membutuhkan lokasi tanam yang mendapat sinar matahari penuh dan memiliki drainase yang baik. Hindari menanam jeruk purut di lokasi yang tergenang air atau memiliki pH tanah yang terlalu asam.
  • Pembuatan Lubang Tanam
    Setelah lokasi tanam dipilih, langkah selanjutnya adalah membuat lubang tanam. Lubang tanam dibuat dengan ukuran sekitar 60 x 60 cm dan kedalaman sekitar 50 cm. Lubang tanam diisi dengan campuran tanah galian dan pupuk kandang atau kompos.
  • Penanaman Bibit
    Bibit jeruk purut ditanam di tengah lubang tanam. Bibit ditanam sedalam pangkal batang. Setelah ditanam, tanah di sekitar bibit dipadatkan dan disiram secukupnya.
  • Pembuatan Guludan
    Setelah bibit ditanam, dibuat guludan di sekitar tanaman. Guludan berfungsi untuk menahan air dan mencegah erosi tanah. Guludan dibuat dengan cara menimbunkan tanah di sekitar tanaman setinggi sekitar 20 cm.

Setelah ditanam, tanaman jeruk purut membutuhkan perawatan yang baik agar dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Perawatan tanaman jeruk purut meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanam Rumput

Pemupukan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam jeruk purut. Pemupukan yang dilakukan secara teratur akan membantu tanaman jeruk purut tumbuh subur dan berbuah lebat. Sebaliknya, tanaman jeruk purut yang tidak dipupuk akan tumbuh kerdil, berpenyakit, dan tidak berbuah.

Unsur hara yang dibutuhkan tanaman jeruk purut antara lain nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Unsur hara ini dapat diperoleh dari pupuk organik maupun pupuk anorganik. Pupuk organik yang biasa digunakan untuk tanaman jeruk purut antara lain pupuk kandang, kompos, dan guano. Sedangkan pupuk anorganik yang biasa digunakan antara lain urea, SP-36, dan KCl.

Pemupukan tanaman jeruk purut dapat dilakukan dengan cara dikocor atau disebar. Pemupukan dikocor dilakukan dengan cara melarutkan pupuk dalam air, kemudian disiramkan ke tanaman. Sedangkan pemupukan disebar dilakukan dengan cara menaburkan pupuk di sekitar tanaman, kemudian dicangkul atau dibajak. Dosis dan frekuensi pemupukan tergantung pada jenis pupuk yang digunakan dan umur tanaman.

Dengan pemupukan yang teratur, tanaman jeruk purut akan tumbuh subur dan berbuah lebat. Pemupukan juga dapat membantu tanaman jeruk purut lebih tahan terhadap hama dan penyakit.

Perawatan

Perawatan, Cara Menanam Rumput

Perawatan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam jeruk purut. Perawatan yang dilakukan secara teratur akan membantu tanaman jeruk purut tumbuh subur dan berbuah lebat. Sebaliknya, tanaman jeruk purut yang tidak dirawat akan tumbuh kerdil, berpenyakit, dan tidak berbuah.

Ada beberapa jenis perawatan yang perlu dilakukan pada tanaman jeruk purut, antara lain:

  • Penyiraman
  • Pemupukan
  • Penyiangan
  • Pengendalian hama dan penyakit

Penyiraman dilakukan secara teratur, terutama pada musim kemarau. Pemupukan dilakukan setiap 3-4 bulan sekali dengan menggunakan pupuk organik atau anorganik. Penyiangan dilakukan secara berkala untuk membersihkan gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan menggunakan pestisida atau insektisida.

Dengan perawatan yang teratur, tanaman jeruk purut akan tumbuh subur dan berbuah lebat. Perawatan juga dapat membantu tanaman jeruk purut lebih tahan terhadap hama dan penyakit.

Pertanyaan Umum tentang Cara Menanam Jeruk Purut

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum tentang cara menanam jeruk purut beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Kapan waktu terbaik menanam jeruk purut?


Jawaban: Waktu terbaik menanam jeruk purut adalah pada awal musim hujan.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam ideal untuk jeruk purut?


Jawaban: Jarak tanam ideal untuk jeruk purut adalah 4 x 4 meter.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara merawat tanaman jeruk purut?


Jawaban: Tanaman jeruk purut membutuhkan penyiraman secara teratur, pemupukan setiap 3-4 bulan sekali, dan pengendalian hama dan penyakit secara berkala.

Pertanyaan 4: Berapa lama waktu yang dibutuhkan jeruk purut untuk berbuah?


Jawaban: Tanaman jeruk purut mulai berbuah pada usia 2-3 tahun setelah tanam.

Pertanyaan 5: Apa saja manfaat buah jeruk purut?


Jawaban: Buah jeruk purut memiliki banyak manfaat, antara lain melancarkan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, dan mengurangi stres.

Pertanyaan 6: Dimana saya bisa mendapatkan bibit jeruk purut?


Jawaban: Bibit jeruk purut dapat diperoleh dari toko pertanian atau petani jeruk purut.

Dengan mengikuti panduan cara menanam jeruk purut di atas, Anda dapat menanam jeruk purut sendiri dan menikmati manfaatnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Hama dan Penyakit pada Tanaman Jeruk Purut

Tips Menanam Jeruk Purut

Berikut adalah beberapa tips menanam jeruk purut yang dapat membantu Anda memperoleh tanaman yang sehat dan produktif:

Tip 1: Pilih Bibit yang Berkualitas
Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Pilih bibit yang berasal dari pohon induk yang sehat dan berbuah lebat, serta bebas dari hama dan penyakit.

Tip 2: Siapkan Lahan yang Baik
Jeruk purut membutuhkan lahan yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Olah tanah terlebih dahulu dengan cara membajak atau mencangkul, kemudian tambahkan pupuk kandang atau kompos.

Tip 3: Tanam pada Waktu yang Tepat
Waktu terbaik untuk menanam jeruk purut adalah pada awal musim hujan. Hal ini karena pada musim hujan, tanah masih lembap dan curah hujan yang cukup akan membantu pertumbuhan tanaman.

Tip 4: Lakukan Perawatan Secara Teratur
Tanaman jeruk purut membutuhkan perawatan seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit secara teratur. Penyiraman dilakukan secukupnya, terutama pada musim kemarau. Pemupukan dilakukan setiap 3-4 bulan sekali menggunakan pupuk organik atau anorganik. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan menggunakan pestisida atau insektisida sesuai kebutuhan.

Tip 5: Panen pada Waktu yang Tepat
Buah jeruk purut dapat dipanen setelah berumur sekitar 6-8 bulan setelah berbunga. Ciri-ciri buah jeruk purut yang siap panen adalah kulitnya berwarna hijau kekuningan dan terasa lunak saat ditekan.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menanam jeruk purut sendiri dan menikmati manfaatnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Hama dan Penyakit pada Tanaman Jeruk Purut

Kesimpulan

Menanam jeruk purut tidaklah sulit dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Dengan mengikuti panduan cara menanam jeruk purut di atas, Anda dapat menanam jeruk purut sendiri dan menikmati manfaatnya. Jeruk purut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti melancarkan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, dan mengurangi stres. Selain itu, jeruk purut juga dapat digunakan sebagai bumbu masakan yang menambah cita rasa pada makanan.Dengan menanam jeruk purut sendiri, Anda dapat menghemat biaya dan mendapatkan jeruk purut yang segar dan berkualitas. Selain itu, menanam jeruk purut juga dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.Ayo, tanam jeruk purut sekarang juga dan nikmati manfaatnya!

Images References

Images References, Cara Menanam Rumput
Share on