This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Terungkap: Panduan Jitu Sukses Nanam Kacang Hijau di Lahan

 ·  ☕ 14 min read
  1. Siapkan lahan yang akan ditanami kacang hijau. Lahan harus gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik.
  2. Buat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi sekitar 20 cm.
  3. Taburkan benih kacang hijau di atas bedengan dengan jarak sekitar 10 cm.
  4. Tutup benih kacang hijau dengan tanah tipis-tipis.
  5. Siram benih kacang hijau dengan air secukupnya.
  6. Lakukan penyiraman secara teratur, terutama pada saat musim kemarau.
  7. Beri pupuk tambahan pada tanaman kacang hijau saat tanaman berumur sekitar 2 minggu.
  8. Panen kacang hijau saat polong sudah berwarna coklat dan biji kacang sudah mengeras.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menanam kacang hijau dengan tanah dengan mudah dan berhasil.

Cara Menanam Kacang Hijau dengan Tanah

Kacang hijau adalah tanaman pangan yang kaya manfaat. Menanamnya dengan tanah yang baik dapat meningkatkan hasil panen. Berikut 10 aspek penting dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah:

  • Lahan: Gembur, subur, drainase baik.
  • Bedengan: Lebar 1 meter, tinggi 20 cm.
  • Benih: Jarak tanam 10 cm.
  • Penyiraman: Teratur, terutama saat kemarau.
  • Pupuk: Tambahan saat tanaman berumur 2 minggu.
  • Penyiangan: Bersihkan gulma secara teratur.
  • Pengendalian Hama: Gunakan pestisida alami jika perlu.
  • Panen: Polong berwarna coklat, biji mengeras.
  • Penjemuran: Keringkan kacang hijau sebelum disimpan.
  • Penyimpanan: Tempat kering, wadah tertutup rapat.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam kacang hijau dengan tanah secara optimal. Kacang hijau yang ditanam dengan baik akan menghasilkan panen yang melimpah dan berkualitas tinggi. Selain itu, menanam kacang hijau juga dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.

Sebagai contoh, dengan memilih lahan yang subur dan gembur, tanaman kacang hijau akan mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Begitu juga dengan penyiraman yang teratur, akan menjaga kelembaban tanah dan mencegah tanaman layu. Sementara itu, pengendalian hama yang tepat akan melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.

Lahan

Lahan, Cara Menanams

Saat hendak menanam kacang hijau dengan tanah, pemilihan lahan menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan panen. Lahan yang ideal memiliki karakteristik gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik.

  • Gembur

    Lahan yang gembur memungkinkan akar tanaman kacang hijau menembus dan menyerap nutrisi dari dalam tanah dengan mudah. Struktur tanah yang gembur juga memudahkan sirkulasi udara, sehingga mencegah pembusukan akar.

  • Subur

    Kesuburan lahan menjadi sumber makanan bagi tanaman kacang hijau. Tanah yang subur mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang melimpah.

  • Drainase yang baik

    Drainase yang baik sangat penting untuk mencegah genangan air di sekitar tanaman kacang hijau. Genangan air dapat menyebabkan pembusukan akar dan mengundang penyakit. Lahan dengan drainase yang baik memungkinkan air meresap dengan cepat, sehingga menjaga kesehatan tanaman.

Dengan memperhatikan karakteristik lahan yang ideal, petani dapat mempersiapkan lahan tanam yang optimal untuk budidaya kacang hijau. Persiapan lahan yang baik menjadi dasar penting untuk keberhasilan cara menanam kacang hijau dengan tanah, sehingga menghasilkan panen yang memuaskan.

Bedengan

Bedengan, Cara Menanams

Dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah, pembuatan bedengan merupakan salah satu langkah penting yang perlu diperhatikan. Bedengan adalah lahan yang dibuat khusus untuk menanam tanaman, yang disesuaikan dengan karakteristik tanaman tersebut. Untuk kacang hijau, ukuran bedengan yang ideal adalah lebar 1 meter dan tinggi 20 cm.

  • Fungsi Bedengan

    Bedengan berfungsi untuk mengatur drainase air dan aerasi tanah. Dengan adanya bedengan, air hujan tidak akan menggenang di sekitar tanaman, sehingga mencegah pembusukan akar. Selain itu, bedengan juga memudahkan sirkulasi udara di sekitar tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh sehat dan subur.

  • Ukuran Bedengan

    Lebar bedengan 1 meter memudahkan petani dalam melakukan perawatan tanaman, seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama. Sementara itu, tinggi bedengan 20 cm cukup ideal untuk pertumbuhan akar kacang hijau dan mencegah tanaman rebah.

  • Pembuatan Bedengan

    Pembuatan bedengan dilakukan dengan cara menggali tanah sedalam 20 cm, kemudian tanah tersebut dibentuk menjadi bedengan dengan lebar 1 meter. Bedengan dibuat memanjang sesuai dengan luas lahan tanam.

  • Dampak Penggunaan Bedengan

    Penggunaan bedengan dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah memberikan banyak manfaat, antara lain:

    • Tanaman kacang hijau dapat tumbuh sehat dan subur karena drainase air dan aerasi tanah yang baik.
    • Petani lebih mudah melakukan perawatan tanaman, sehingga menghemat waktu dan tenaga.
    • Hasil panen kacang hijau meningkat karena tanaman dapat menyerap nutrisi dari tanah secara optimal.

Dengan memperhatikan ukuran dan pembuatan bedengan yang tepat, petani dapat mengoptimalkan cara menanam kacang hijau dengan tanah. Bedengan yang ideal akan mendukung pertumbuhan tanaman kacang hijau, sehingga menghasilkan panen yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Benih

Benih, Cara Menanams

Dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah, jarak tanam benih menjadi faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan dan hasil panen. Jarak tanam yang ideal untuk benih kacang hijau adalah 10 cm, baik antar benih maupun antar baris.

  • Pertumbuhan Akar

    Jarak tanam 10 cm memberikan ruang yang cukup bagi akar tanaman kacang hijau untuk tumbuh dan berkembang. Akar yang sehat dan kuat akan mampu menyerap nutrisi dari tanah secara optimal, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.

  • Sirkulasi Udara

    Jarak tanam yang tepat juga memastikan sirkulasi udara yang baik di sekitar tanaman. Sirkulasi udara yang lancar membantu mencegah serangan hama dan penyakit, serta menjaga kesehatan tanaman.

  • Penyerapan Cahaya Matahari

    Jarak tanam 10 cm memungkinkan setiap tanaman kacang hijau mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sinar matahari sangat penting untuk proses fotosintesis, yang menghasilkan makanan bagi tanaman.

  • Hasil Panen

    Jarak tanam yang sesuai berdampak positif pada hasil panen kacang hijau. Tanaman yang tumbuh dengan baik akan menghasilkan polong kacang yang berisi banyak biji. Selain itu, jarak tanam yang tepat memudahkan petani dalam memanen kacang hijau.

Dengan memperhatikan jarak tanam benih 10 cm dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah, petani dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, mencegah hama dan penyakit, serta meningkatkan hasil panen. Jarak tanam yang tepat menjadi kunci keberhasilan budidaya kacang hijau untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Air merupakan komponen penting dalam kehidupan tanaman, termasuk kacang hijau. Penyiraman yang teratur, terutama saat musim kemarau, menjadi salah satu kunci keberhasilan cara menanam kacang hijau dengan tanah.

Saat musim kemarau, intensitas hujan berkurang, sehingga tanaman kacang hijau bergantung pada penyiraman untuk mendapatkan air yang cukup. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman layu, pertumbuhan terhambat, bahkan mati. Penyiraman yang teratur akan menjaga kelembaban tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Selain itu, penyiraman yang teratur juga membantu mencegah serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit cenderung menyerang tanaman yang lemah dan stres, termasuk tanaman yang kekurangan air. Dengan menjaga kelembaban tanah, tanaman kacang hijau akan lebih kuat dan sehat, sehingga lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Dalam praktiknya, penyiraman kacang hijau dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menggunakan gembor, selang, atau sistem irigasi. Frekuensi penyiraman tergantung pada kondisi cuaca dan jenis tanah. Namun, sebagai pedoman umum, penyiraman dapat dilakukan setiap 1-2 hari saat musim kemarau.

Dengan memahami pentingnya penyiraman yang teratur, terutama saat kemarau, petani dapat mengoptimalkan cara menanam kacang hijau dengan tanah. Penyiraman yang tepat akan menghasilkan tanaman kacang hijau yang sehat, produktif, dan tahan terhadap hama dan penyakit.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Pupuk

Pupuk, Cara Menanams

Pemberian pupuk merupakan bagian penting dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah. Pupuk berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman, sehingga dapat tumbuh sehat dan produktif. Pemberian pupuk tambahan saat tanaman berumur 2 minggu sangat penting karena pada tahap ini tanaman kacang hijau sedang dalam masa pertumbuhan aktif.

Pupuk yang diberikan pada tanaman kacang hijau biasanya berupa pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium). Nitrogen berperan dalam pertumbuhan daun dan batang, fosfor berperan dalam perkembangan akar dan pembungaan, sedangkan kalium berperan dalam pembentukan polong dan biji. Pemberian pupuk NPK yang tepat akan membantu tanaman kacang hijau tumbuh subur, berdaun lebat, dan menghasilkan polong yang berisi banyak biji.

Selain pupuk NPK, petani juga dapat memberikan pupuk organik, seperti pupuk kandang atau kompos. Pupuk organik bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan tanah, dan menyediakan unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman. Pemberian pupuk organik dapat dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk NPK.

Dengan memberikan pupuk tambahan saat tanaman berumur 2 minggu, petani dapat mengoptimalkan cara menanam kacang hijau dengan tanah. Pemupukan yang tepat akan menghasilkan tanaman kacang hijau yang sehat, produktif, dan tahan terhadap hama dan penyakit.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Penyiangan

Penyiangan, Cara Menanams

Dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah, penyiangan merupakan kegiatan penting yang tidak boleh dilewatkan. Gulma adalah tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman kacang hijau dan dapat mengganggu pertumbuhannya. Gulma dapat menyerap nutrisi dari tanah, air, dan sinar matahari yang seharusnya diserap oleh tanaman kacang hijau. Selain itu, gulma juga dapat menjadi tempat bersembunyi hama dan penyakit.

Dengan membersihkan gulma secara teratur, petani dapat memastikan bahwa tanaman kacang hijau mendapatkan nutrisi, air, dan sinar matahari yang cukup. Gulma yang bersih juga akan mengurangi risiko serangan hama dan penyakit. Penyiangan dapat dilakukan dengan cara mencabut gulma dengan tangan atau menggunakan alat bantu seperti cangkul atau traktor.

Penyiangan yang teratur akan menghasilkan tanaman kacang hijau yang sehat, produktif, dan tahan terhadap hama dan penyakit. Oleh karena itu, petani harus menjadikan penyiangan sebagai bagian penting dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Pengendalian Hama

Pengendalian Hama, Cara Menanams

Dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah, pengendalian hama merupakan aspek penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan mencegah kerugian hasil panen. Salah satu cara pengendalian hama yang dianjurkan adalah dengan menggunakan pestisida alami jika perlu.

  • Pestisida Nabati

    Pestisida nabati dibuat dari ekstrak tumbuhan yang memiliki sifat racun atau pengusir hama. Contohnya, pestisida berbahan dasar nimba efektif mengendalikan hama kutu daun dan ulat, sementara pestisida berbahan dasar bawang putih dapat mengendalikan hama thrips dan kutu kebul.

  • Insektisida Hayati

    Insektisida hayati memanfaatkan musuh alami hama untuk mengendalikan populasi hama. Contohnya, penggunaan predator alami seperti kumbang Coccinellidae (kumbang kepik) dapat mengendalikan hama kutu daun, sedangkan parasitoid seperti tawon Trichogramma dapat mengendalikan hama telur ulat.

  • Pengelolaan Kultur Teknis

    Pengelolaan kultur teknis meliputi praktik-praktik seperti rotasi tanaman, penggunaan mulsa, dan sanitasi lahan. Rotasi tanaman dapat memutus siklus hidup hama, penggunaan mulsa dapat menciptakan lingkungan yang tidak disukai hama, dan sanitasi lahan dapat menghilangkan tempat persembunyian hama.

  • Pemantauan dan Deteksi Dini

    Pemantauan dan deteksi dini hama sangat penting untuk mencegah penyebaran hama secara masif. Petani perlu melakukan pengamatan rutin pada tanaman untuk mendeteksi adanya hama sejak dini. Deteksi dini memungkinkan petani mengambil tindakan pengendalian hama secara cepat dan efektif.

Penggunaan pestisida alami dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah memiliki beberapa keuntungan. Pestisida alami umumnya lebih ramah lingkungan dan tidak meninggalkan residu berbahaya pada tanaman. Selain itu, pestisida alami juga lebih aman bagi petani dan konsumen.

Dengan memahami berbagai metode pengendalian hama dan mengutamakan penggunaan pestisida alami jika perlu, petani dapat menjaga kesehatan tanaman kacang hijau dan memperoleh hasil panen yang optimal.

Panen

Panen, Cara Menanams

Dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah, panen merupakan tahap akhir yang sangat ditunggu-tunggu petani. Panen kacang hijau dapat dilakukan ketika polong berwarna coklat dan biji di dalamnya sudah mengeras.

Warna coklat pada polong kacang hijau menandakan bahwa polong telah matang dan siap dipanen. Sementara itu, biji yang mengeras menunjukkan bahwa biji telah selesai berkembang dan memiliki kadar air yang cukup. Jika panen dilakukan terlalu cepat, polong masih berwarna hijau dan biji masih lunak sehingga dapat menurunkan kualitas hasil panen.

Panen kacang hijau yang tepat waktu sangat penting untuk mendapatkan hasil panen yang optimal. Panen yang terlambat dapat menyebabkan polong pecah dan biji rontok, sehingga dapat mengurangi hasil panen. Selain itu, panen yang terlambat juga dapat meningkatkan risiko serangan hama dan penyakit pada tanaman kacang hijau.

Dengan memahami tanda-tanda kematangan kacang hijau, petani dapat melakukan panen pada waktu yang tepat. Panen yang tepat waktu akan menghasilkan kacang hijau berkualitas tinggi dan memaksimalkan hasil panen.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Penjemuran

Penjemuran, Cara Menanams

Dalam "cara menanam kacang hijau dengan tanah", penjemuran merupakan langkah penting setelah panen untuk memastikan kualitas dan daya simpan kacang hijau. Berikut adalah beberapa aspek yang menghubungkan penjemuran dengan cara menanam kacang hijau dengan tanah:

  • Mencegah Pertumbuhan Jamur

    Kacang hijau yang tidak dikeringkan dengan benar dapat menjadi tempat berkembangnya jamur. Jamur dapat merusak kualitas kacang hijau dan membuatnya tidak layak konsumsi. Penjemuran dapat membantu mengurangi kadar air pada kacang hijau sehingga jamur sulit tumbuh.

  • Menjaga Kualitas Kacang Hijau

    Penjemuran membantu mempertahankan kualitas kacang hijau dengan menjaga warna, rasa, dan teksturnya. Kacang hijau yang dijemur dengan baik akan memiliki warna hijau cerah, rasa yang gurih, dan tekstur yang renyah.

  • Meningkatkan Daya Simpan

    Kacang hijau yang dikeringkan dengan benar memiliki daya simpan yang lebih lama. Kacang hijau kering dapat disimpan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering hingga beberapa bulan.

  • Menghemat Tempat Penyimpanan

    Kacang hijau kering memiliki volume yang lebih kecil dibandingkan kacang hijau basah. Hal ini dapat menghemat tempat penyimpanan dan memudahkan penyimpanan dalam jumlah besar.

Dengan memahami pentingnya penjemuran dalam cara menanam kacang hijau dengan tanah, petani dapat menjaga kualitas dan daya simpan kacang hijau setelah panen. Kacang hijau yang dijemur dengan baik akan memiliki kualitas yang lebih baik, daya simpan yang lebih lama, dan lebih hemat tempat penyimpanan.

Penyimpanan

Penyimpanan, Cara Menanams

Setelah dipanen dan dijemur, kacang hijau perlu disimpan dengan benar untuk menjaga kualitas dan daya tahannya. Salah satu aspek penting dalam penyimpanan kacang hijau adalah memilih tempat yang kering dan wadah yang tertutup rapat.

  • Tempat yang Kering

    Kacang hijau sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tidak lembap. Kelembapan dapat menyebabkan kacang hijau menjadi berjamur dan berkurang kualitasnya. Tempat yang kering dapat mencegah pertumbuhan jamur dan menjaga kacang hijau tetap renyah.

  • Wadah yang Tertutup Rapat

    Wadah yang tertutup rapat dapat melindungi kacang hijau dari udara, cahaya, dan serangga. Udara dan cahaya dapat menyebabkan kacang hijau menjadi tengik dan kehilangan rasanya. Serangga dapat merusak kacang hijau dan menjadikannya tidak layak konsumsi. Dengan menyimpan kacang hijau dalam wadah yang tertutup rapat, kualitas dan daya tahannya dapat terjaga dengan baik.

Dengan memperhatikan aspek penyimpanan yang tepat, petani dapat menjaga kualitas kacang hijau hasil panennya. Kacang hijau yang disimpan dengan baik akan memiliki daya tahan yang lebih lama dan dapat dikonsumsi dalam waktu yang lebih lama tanpa kehilangan cita rasanya.

Tanya Jawab Seputar Cara Menanam Kacang Hijau dengan Tanah

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya mengenai cara menanam kacang hijau dengan tanah:

Pertanyaan 1: Apa saja syarat tanah yang baik untuk menanam kacang hijau?


Jawaban: Tanah yang baik untuk menanam kacang hijau adalah tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam yang ideal untuk benih kacang hijau?


Jawaban: Jarak tanam yang ideal untuk benih kacang hijau adalah 10 cm, baik antar benih maupun antar baris.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengatasi gulma pada tanaman kacang hijau?


Jawaban: Gulma dapat diatasi dengan cara mencabutnya secara manual atau menggunakan herbisida alami.

Pertanyaan 4: Kapan waktu yang tepat untuk memanen kacang hijau?


Jawaban: Kacang hijau dapat dipanen ketika polongnya berwarna coklat dan bijinya sudah mengeras.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan kacang hijau agar tahan lama?


Jawaban: Kacang hijau dapat disimpan dalam wadah kedap udara di tempat yang kering dan sejuk.

Pertanyaan 6: Apa saja manfaat mengonsumsi kacang hijau?


Jawaban: Kacang hijau kaya akan protein, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Dengan memahami informasi ini, Anda dapat menanam kacang hijau dengan sukses dan mendapatkan hasil panen yang melimpah.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian

Tips Menanam Kacang Hijau di Lahan Tanah

Menanam kacang hijau di lahan tanah bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menguntungkan. Berikut beberapa tips untuk membantumu sukses menanam kacang hijau di tanah:

1. Pilih Lahan yang Tepat

Kacang hijau menyukai tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase yang baik. Hindari menanam di lahan yang becek atau tergenang air.

2. Siapkan Bedengan

Buat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi 20 cm. Bedengan akan membantu mengatur drainase air dan aerasi tanah.

3. Tanam Benih dengan Jarak Tepat

Tanam benih kacang hijau dengan jarak 10 cm antar benih dan antar baris. Jarak yang tepat akan memberikan ruang yang cukup bagi tanaman untuk tumbuh dan berkembang.

4. Siram Secara Teratur

Kacang hijau membutuhkan penyiraman yang teratur, terutama saat musim kemarau. Siramlah saat tanah mulai kering, tetapi jangan sampai tergenang.

5. Beri Pupuk Tambahan

Beri pupuk tambahan pada tanaman kacang hijau saat tanaman berumur sekitar 2 minggu. Pupuk akan membantu tanaman tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah.

6. Kendalikan Gulma

Gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman kacang hijau. Bersihkan gulma secara teratur dengan mencabutnya atau menggunakan herbisida alami.

7. Panen Tepat Waktu

Kacang hijau dapat dipanen ketika polongnya berwarna coklat dan bijinya mengeras. Panen tepat waktu akan menghasilkan kacang hijau dengan kualitas terbaik.

Menanam kacang hijau di lahan tanah tidaklah sulit. Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa mendapatkan panen kacang hijau yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Menanam Kacang Hijau di Tanah, Mudah dan Menyenangkan!

Foto tanaman kacang hijau yang subur

Siapa sangka, menanam kacang hijau di tanah bisa jadi kegiatan yang seru dan menguntungkan? Dengan mengikuti beberapa tips sederhana, kamu bisa mendapatkan panen kacang hijau yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Pertama, pilih lahan yang tepat. Kacang hijau senang tinggal di tanah yang gembur, subur, dan punya saluran air yang baik. Jangan pilih lahan yang becek atau tergenang air, ya!

Setelah itu, buat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi 20 cm. Bedengan ini berguna untuk mengatur saluran air dan sirkulasi udara di tanah.

Sekarang, saatnya tanam benih kacang hijau dengan jarak yang tepat, yaitu 10 cm antar benih dan antar baris. Jarak yang pas ini akan kasih ruang yang cukup untuk tanaman tumbuh dan berkembang.

Jangan lupa siram tanaman kacang hijau secara teratur, terutama saat musim kemarau. Siramlah saat tanah mulai kering, tapi jangan sampai tergenang.

Supaya tanaman kacang hijaumu makin subur, beri pupuk tambahan saat tanaman berumur sekitar 2 minggu. Pupuk akan membantu tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang melimpah.

Oh iya, jangan biarkan gulma mengganggu tanaman kacang hijaumu. Bersihkan gulma secara teratur dengan cara mencabutnya atau pakai herbisida alami.

Terakhir, panen kacang hijau saat polongnya berwarna coklat dan bijinya mengeras. Panen tepat waktu akan menghasilkan kacang hijau dengan kualitas terbaik.

Menanam kacang hijau di tanah itu gampang, kan? Yuk, coba tanam sendiri dan rasakan serunya panen kacang hijau yang kamu tanam sendiri!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on