This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Menanam Kangkung di Kolam, Panen Berlimpah, Keuntungan Menggiurkan

 ·  ☕ 14 min read
  • Pertumbuhan kangkung lebih cepat dan subur karena ketersediaan air dan nutrisi yang cukup.
  • Lebih hemat lahan karena dapat ditanam dalam wadah yang relatif kecil.
  • Menghemat air karena kangkung menyerap air dari kolam.
  • Mengurangi hama dan penyakit karena kangkung tidak bersentuhan langsung dengan tanah.

Untuk memulai menanam kangkung di kolam, berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:

  1. Siapkan kolam atau wadah berisi air.
  2. Pilih bibit kangkung yang sehat dan berkualitas.
  3. Tanam bibit kangkung pada media tanam seperti rockwool atau spons.
  4. Letakkan media tanam berisi bibit kangkung pada kolam.
  5. Beri pupuk secara teratur untuk menunjang pertumbuhan kangkung.
  6. Lakukan perawatan rutin seperti mengganti air kolam dan membersihkan gulma.
  7. Panen kangkung setelah berumur sekitar 3-4 minggu.

Cara menanam kangkung di kolam sangat cocok diterapkan pada lahan yang terbatas atau pada daerah yang kesulitan air. Teknik ini juga dapat menjadi alternatif bagi petani yang ingin meningkatkan produktivitas budidaya kangkung.

Cara Menanam Kangkung di Kolam

Menanam kangkung di kolam punya banyak kelebihan. Selain hemat lahan dan air, kangkung juga tumbuh lebih cepat dan subur. Berikut 10 aspek penting dalam menanam kangkung di kolam:

  • Pemilihan bibit unggul
  • Media tanam yang tepat
  • Pengaturan jarak tanam
  • Pemupukan teratur
  • Pengendalian hama dan penyakit
  • Penggantian air kolam
  • Penyiangan gulma
  • Panen tepat waktu
  • Pasca panen
  • Pemasaran

Pemilihan bibit unggul menjadi aspek krusial karena menentukan kualitas dan produktivitas kangkung. Media tanam yang tepat, seperti rockwool atau spons, akan menunjang pertumbuhan akar dan penyerapan nutrisi. Pengaturan jarak tanam yang tepat memastikan kangkung memperoleh sinar matahari dan sirkulasi udara yang cukup.

Pemupukan teratur dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kangkung. Pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan secara rutin untuk mencegah kerugian. Penggantian air kolam secara berkala menjaga kualitas air dan mencegah penyakit. Penyiangan gulma penting untuk menghindari persaingan nutrisi dan sinar matahari.

Panen tepat waktu dilakukan saat kangkung berumur sekitar 3-4 minggu. Pasca panen, kangkung harus segera dibersihkan dan dikemas untuk menjaga kesegaran. Pemasaran yang baik akan memastikan hasil panen dapat terserap pasar dengan harga yang menguntungkan.

Pemilihan Bibit Unggul dalam Cara Menanam Kangkung di Kolam

Pemilihan Bibit Unggul Dalam Cara Menanam Kangkung Di Kolam, Cara Menanams

Pemilihan bibit unggul menjadi aspek penting dalam cara menanam kangkung di kolam. Bibit yang unggul akan menentukan kualitas dan produktivitas kangkung yang dihasilkan. Bibit unggul biasanya berasal dari varietas kangkung yang tahan penyakit, pertumbuhannya cepat, dan memiliki hasil panen yang melimpah.

Saat memilih bibit kangkung, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Pilih bibit dari varietas kangkung yang cocok untuk ditanam di kolam, seperti kangkung cabut atau kangkung darat.
  • Pilih bibit yang sehat, tidak cacat, dan tidak terserang hama atau penyakit.
  • Beli bibit dari toko pertanian atau petani yang terpercaya.

Dengan menggunakan bibit unggul, petani dapat meningkatkan peluang keberhasilan budidaya kangkung di kolam. Kangkung akan tumbuh subur, tahan terhadap penyakit, dan menghasilkan panen yang melimpah.

Sumber:

Tips Menanam Kangkung di Kolam Agar Cepat Panen

Media Tanam yang Tepat untuk Cara Menanam Kangkung di Kolam

Media Tanam Yang Tepat Untuk Cara Menanam Kangkung Di Kolam, Cara Menanams

Dalam cara menanam kangkung di kolam, media tanam memegang peranan penting. Media tanam yang tepat akan menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya akar kangkung, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Berikut beberapa aspek penting terkait media tanam yang tepat:

  • Jenis Media Tanam
    Media tanam yang digunakan untuk kangkung di kolam umumnya berupa rockwool atau spons. Rockwool memiliki struktur yang porous sehingga dapat menyerap dan menyimpan air serta udara dengan baik. Spons juga memiliki sifat serupa dan mudah didapatkan.
  • Struktur Media Tanam
    Struktur media tanam harus porous dan tidak mudah padat. Hal ini penting untuk memudahkan akar kangkung menyerap air dan nutrisi. Media tanam yang padat akan menghambat pertumbuhan akar dan membuat kangkung mudah layu.
  • Kemampuan Menahan Air
    Media tanam harus memiliki kemampuan menahan air yang baik. Hal ini karena kangkung membutuhkan air dalam jumlah cukup untuk pertumbuhannya. Namun, media tanam juga tidak boleh terlalu menahan air karena dapat menyebabkan akar kangkung membusuk.
  • Ketersediaan Nutrisi
    Media tanam yang baik harus menyediakan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan kangkung. Nutrisi dapat ditambahkan melalui pemupukan secara teratur.

Dengan memilih media tanam yang tepat, petani dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal bagi kangkung di kolam. Kangkung akan tumbuh subur, berproduksi tinggi, dan tahan terhadap penyakit.

Pengaturan Jarak Tanam dalam Cara Menanam Kangkung di Kolam

Pengaturan Jarak Tanam Dalam Cara Menanam Kangkung Di Kolam, Cara Menanams

Dalam cara menanam kangkung di kolam, pengaturan jarak tanam memegang peranan penting. Jarak tanam yang tepat akan memastikan kangkung memperoleh sinar matahari, sirkulasi udara, dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh subur dan berproduksi tinggi.

  • Jarak Antar Tanaman
    Jarak antar tanaman kangkung di kolam umumnya sekitar 15-20 cm. Jarak ini memberikan ruang yang cukup bagi setiap tanaman untuk tumbuh dan berkembang tanpa saling berebut nutrisi dan sinar matahari.
  • Jarak Antar Baris
    Jarak antar baris kangkung di kolam biasanya sekitar 30-40 cm. Jarak ini memudahkan petani untuk melakukan perawatan tanaman, seperti pemupukan, penyiangan, dan pengendalian hama penyakit.
  • Pengaturan Pola Tanam
    Pola tanam kangkung di kolam dapat diatur dalam berbagai bentuk, seperti zig-zag, persegi, atau segitiga. Pola tanam yang tepat akan memaksimalkan penggunaan lahan dan memastikan setiap tanaman memperoleh sinar matahari yang cukup.
  • Penyesuaian Jarak Tanam
    Jarak tanam kangkung di kolam dapat disesuaikan dengan varietas kangkung yang digunakan. Varietas kangkung yang berukuran besar membutuhkan jarak tanam yang lebih lebar dibandingkan dengan varietas kangkung yang berukuran kecil.

Dengan mengatur jarak tanam yang tepat, petani dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal bagi kangkung di kolam. Kangkung akan tumbuh subur, berproduksi tinggi, dan tahan terhadap penyakit.

Pemupukan teratur

Pemupukan Teratur, Cara Menanams

Dalam cara menanam kangkung di kolam, pemupukan teratur memegang peranan penting. Pemupukan yang teratur akan memastikan kangkung memperoleh nutrisi yang cukup untuk tumbuh subur dan berproduksi tinggi. Nutrisi yang dibutuhkan oleh kangkung antara lain nitrogen, fosfor, dan kalium.

Nitrogen berperan dalam pertumbuhan vegetatif kangkung, seperti pembentukan batang dan daun. Fosfor berperan dalam pertumbuhan akar dan pembentukan bunga. Kalium berperan dalam meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit dan kekeringan.

Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik atau anorganik. Pupuk organik berasal dari bahan-bahan alami, seperti kotoran hewan atau kompos. Pupuk anorganik berasal dari bahan kimia, seperti urea atau TSP.

Pemupukan dilakukan secara berkala, biasanya setiap 7-10 hari. Dosis dan jenis pupuk yang digunakan harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi kolam.

Dengan melakukan pemupukan teratur, petani dapat memastikan kangkung di kolam tumbuh subur, berproduksi tinggi, dan tahan terhadap penyakit.

Sumber:

Tips Menanam Kangkung di Kolam Agar Cepat Panen

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Hama dan penyakit menjadi momok menakutkan bagi petani kangkung. Serangan hama dan penyakit dapat menyebabkan gagal panen dan kerugian besar. Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit menjadi aspek penting dalam cara menanam kangkung di kolam.

Berbagai jenis hama dan penyakit dapat menyerang kangkung di kolam, seperti:

  • Hama: Ulat grayak, kutu daun, dan wereng
  • Penyakit: Layu fusarium, bercak daun, dan penyakit kuning

Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan cara:

  • Penggunaan pestisida organik atau anorganik
  • Pemeliharaan kebersihan kolam dan lingkungan sekitar
  • Pemilihan varietas kangkung yang tahan hama dan penyakit
  • Penanaman tanaman pengusir hama
  • Pengaturan jarak tanam yang tepat

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, petani dapat mencegah kerugian dan meningkatkan hasil panen kangkung di kolam.

Sumber:

Tips Menanam Kangkung di Kolam Agar Cepat Panen

Penggantian air kolam

Penggantian Air Kolam, Cara Menanams

Dalam cara menanam kangkung di kolam, penggantian air kolam menjadi aspek penting yang tak boleh dilewatkan. Air yang bersih dan berkualitas akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan kesehatan tanaman kangkung. Penggantian air kolam secara teratur dapat mencegah berbagai masalah yang dapat menghambat produktivitas kangkung.

  • Menjaga kualitas air

    Air kolam yang tidak diganti secara teratur akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, jamur, dan mikroorganisme berbahaya lainnya. Hal ini dapat menyebabkan penyakit pada tanaman kangkung, seperti busuk batang, layu fusarium, dan bercak daun.

  • Menghilangkan limbah

    Sisa-sisa pakan, kotoran kangkung, dan bahan organik lainnya akan menumpuk di dasar kolam. Jika tidak dibersihkan, limbah ini dapat mengotori air dan menjadi sumber penyakit bagi kangkung.

  • Menjaga kadar oksigen terlarut

    Tanaman kangkung membutuhkan oksigen untuk bernapas. Kadar oksigen terlarut dalam air kolam yang rendah dapat menyebabkan kangkung kekurangan oksigen dan mengalami stres. Penggantian air kolam secara teratur akan menjaga kadar oksigen terlarut tetap tinggi.

  • Mengatur suhu air

    Suhu air yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menghambat pertumbuhan kangkung. Penggantian air kolam dengan air yang bersuhu sesuai dapat membantu mengatur suhu air dan menciptakan lingkungan yang optimal bagi kangkung.

Dengan melakukan penggantian air kolam secara teratur, petani dapat menjaga kesehatan dan produktivitas tanaman kangkung. Kangkung akan tumbuh subur, berproduksi tinggi, dan tahan terhadap penyakit.

Penyiangan Gulma

Penyiangan Gulma, Cara Menanams

Dalam "cara menanam kangkung di kolam", penyiangan gulma memegang peranan penting untuk keberhasilan budidaya kangkung. Gulma adalah tumbuhan pengganggu yang dapat berebut nutrisi, air, dan sinar matahari dengan kangkung. Jika tidak dikendalikan, gulma dapat menghambat pertumbuhan dan produktivitas kangkung.

  • Mengurangi Persaingan Nutrisi

    Gulma menyerap nutrisi dari tanah atau air kolam, sehingga mengurangi jumlah nutrisi yang tersedia untuk kangkung. Hal ini dapat menyebabkan kangkung kekurangan nutrisi dan mengalami gangguan pertumbuhan.

  • Membatasi Akses Cahaya Matahari

    Gulma yang tumbuh tinggi dapat menghalangi sinar matahari mencapai tanaman kangkung. Akibatnya, kangkung tidak dapat melakukan fotosintesis secara optimal dan pertumbuhannya menjadi terhambat.

  • Menjadi Sarang Hama dan Penyakit

    Gulma dapat menjadi tempat persembunyian bagi hama dan penyakit. Hama dan penyakit ini kemudian dapat menyerang tanaman kangkung dan menyebabkan kerugian.

  • Menghambat Sirkulasi Udara

    Gulma yang lebat dapat menghambat sirkulasi udara di sekitar tanaman kangkung. Hal ini dapat menyebabkan kelembapan tinggi yang dapat memicu penyakit pada kangkung.

Oleh karena itu, penyiangan gulma secara teratur sangat penting dalam "cara menanam kangkung di kolam". Dengan mengendalikan gulma, petani dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal bagi kangkung. Kangkung akan tumbuh subur, berproduksi tinggi, dan tahan terhadap penyakit.

Panen Tepat Waktu

Panen Tepat Waktu, Cara Menanams

Dalam cara menanam kangkung di kolam, panen tepat waktu menjadi kunci utama untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Memanen kangkung terlalu cepat atau terlalu lambat dapat berdampak negatif pada kualitas dan kuantitas hasil panen.

  • Ciri-Ciri Kangkung Siap Panen

    Kangkung siap panen ditandai dengan beberapa ciri-ciri fisik, seperti batang yang kokoh, daun yang lebar dan berwarna hijau tua, serta akar yang sudah cukup panjang.

  • Waktu Panen Ideal

    Waktu panen ideal untuk kangkung yang ditanam di kolam biasanya sekitar 3-4 minggu setelah tanam. Namun, waktu panen dapat bervariasi tergantung pada varietas kangkung dan kondisi lingkungan.

  • Teknik Panen

    Kangkung di kolam dapat dipanen dengan cara dicabut atau dipotong menggunakan pisau tajam. Mencabut kangkung akan menghasilkan batang yang lebih panjang, sedangkan memotong kangkung akan menghasilkan batang yang lebih pendek.

  • Pasca Panen

    Setelah panen, kangkung harus segera dibersihkan dan dikemas untuk menjaga kesegaran. Kangkung dapat disimpan di lemari es atau tempat yang sejuk untuk memperpanjang masa simpannya.

Dengan memanen kangkung tepat waktu dan mengikuti teknik panen yang benar, petani dapat memperoleh hasil panen yang berkualitas tinggi dan melimpah. Kangkung yang dipanen tepat waktu memiliki kandungan nutrisi yang optimal dan dapat memenuhi permintaan pasar dengan harga yang baik.

Pasca Panen

Pasca Panen, Cara Menanams

Dalam "cara menanam kangkung di kolam", pasca panen memegang peranan yang sangat penting dalam menjaga kualitas dan kesegaran hasil panen. Pasca panen meliputi serangkaian kegiatan yang dilakukan setelah kangkung dipanen, seperti pembersihan, pengemasan, dan penyimpanan.

Pembersihan kangkung pasca panen bertujuan untuk menghilangkan kotoran, tanah, atau sisa-sisa tanaman yang masih menempel. Kangkung yang bersih akan lebih awet dan tidak mudah rusak. Pengemasan kangkung dilakukan untuk melindungi kangkung dari kerusakan fisik dan menjaga kesegarannya. Kemasan yang baik akan menjaga kadar air kangkung dan mencegah layu. Penyimpanan kangkung dilakukan di tempat yang sejuk dan memiliki kelembapan yang cukup. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan kangkung cepat layu dan membusuk.

Dengan melakukan pasca panen yang baik, petani dapat memperpanjang masa simpan kangkung dan menjaga kualitasnya tetap baik. Kangkung yang berkualitas baik akan lebih disukai konsumen dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Sumber:

Tips Menanam Kangkung di Kolam Agar Cepat Panen

Pemasaran

Pemasaran, Cara Menanams

Pemasaran merupakan aspek krusial dalam "cara menanam kangkung di kolam" karena menentukan keberhasilan petani dalam menjual hasil panennya. Dengan strategi pemasaran yang tepat, petani dapat memperoleh keuntungan yang optimal dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

  • Riset Pasar

    Sebelum memasarkan kangkung, petani perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen. Riset pasar dapat dilakukan dengan cara survei, wawancara, atau mengumpulkan data dari sumber lain. Informasi yang diperoleh dari riset pasar akan membantu petani menentukan strategi pemasaran yang tepat.

  • Segmentasi Pasar

    Segmentasi pasar adalah proses membagi konsumen ke dalam kelompok-kelompok yang berbeda berdasarkan karakteristik tertentu, seperti usia, pendapatan, lokasi, atau gaya hidup. Dengan melakukan segmentasi pasar, petani dapat menyesuaikan strategi pemasarannya dengan kebutuhan masing-masing segmen konsumen.

  • Penetapan Harga

    Penetapan harga merupakan salah satu aspek terpenting dalam pemasaran. Petani harus menentukan harga kangkungnya berdasarkan biaya produksi, harga pasar, dan nilai yang ditawarkan kepada konsumen. Harga yang terlalu tinggi dapat membuat konsumen enggan membeli, sedangkan harga yang terlalu rendah dapat merugikan petani.

  • Promosi

    Promosi bertujuan untuk mengkomunikasikan produk kangkung kepada konsumen dan membujuk mereka untuk membeli. Promosi dapat dilakukan melalui berbagai saluran, seperti iklan, media sosial, atau promosi di pasar tradisional.

Dengan menguasai strategi pemasaran yang tepat, petani dapat meningkatkan penjualan kangkungnya, memperoleh keuntungan yang lebih besar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

Tanya Jawab Seputar Cara Menanam Kangkung di Kolam

Bagi pemula yang ingin mencoba menanam kangkung di kolam, mungkin masih banyak pertanyaan yangdi benak. Berikut beberapa tanya jawab umum:

Pertanyaan 1: Apa saja kelebihan menanam kangkung di kolam?


Menanam kangkung di kolam punya banyak keunggulan, di antaranya pertumbuhan kangkung lebih cepat dan subur, lebih hemat lahan dan air, menghemat pupuk, serta mengurangi hama dan penyakit.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih bibit kangkung yang baik?


Pilih bibit kangkung yang sehat, tidak cacat, dan tidak terserang hama atau penyakit. Pilih juga bibit dari varietas kangkung yang cocok untuk ditanam di kolam, seperti kangkung cabut atau kangkung darat.

Pertanyaan 3: Apa media tanam yang tepat untuk kangkung di kolam?


Media tanam yang umum digunakan adalah rockwool atau spons. Rockwool memiliki struktur yang porous sehingga dapat menyerap dan menyimpan air serta udara dengan baik, sedangkan spons mudah didapatkan dan memiliki sifat yang mirip dengan rockwool.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara mengatur jarak tanam kangkung di kolam?


Jarak antar tanaman kangkung sekitar 15-20 cm, sedangkan jarak antar baris sekitar 30-40 cm. Pengaturan jarak tanam yang tepat memastikan kangkung memperoleh sinar matahari, sirkulasi udara, dan nutrisi yang cukup.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada kangkung di kolam?


Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur menggunakan pestisida organik atau anorganik. Selain itu, jaga kebersihan kolam dan lingkungan sekitar, pilih varietas kangkung yang tahan hama dan penyakit, serta gunakan tanaman pengusir hama.

Pertanyaan 6: Kapan waktu panen kangkung yang tepat?


Kangkung siap panen biasanya sekitar 3-4 minggu setelah tanam. Ciri-ciri kangkung siap panen adalah batang yang kokoh, daun yang lebar dan berwarna hijau tua, serta akar yang sudah cukup panjang.

Dengan memahami jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, menanam kangkung di kolam menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Selamat mencoba!

Sumber:

Tips Menanam Kangkung di Kolam Agar Cepat Panen

Tips Menanam Kangkung di Kolam

Menanam kangkung di kolam tak hanya mudah, tapi juga menguntungkan. Ikuti tips berikut untuk hasil panen kangkung melimpah:

Tip 1: Pilih Bibit Unggul

Pilih bibit kangkung yang sehat, bebas hama, dan berasal dari varietas yang cocok ditanam di kolam, seperti kangkung cabut atau kangkung darat. Bibit unggul akan menghasilkan tanaman kangkung yang subur dan produktif.

Tip 2: Gunakan Media Tanam yang Tepat

Rockwool atau spons sangat direkomendasikan sebagai media tanam kangkung di kolam. Kedua bahan ini memiliki sifat porous yang baik, sehingga akar kangkung dapat menyerap air dan oksigen secara optimal. Selain itu, rockwool dan spons juga tidak mudah lapuk dan tahan lama.

Tip 3: Atur Jarak Tanam dengan Cermat

Atur jarak tanam sekitar 15-20 cm antar tanaman dan 30-40 cm antar baris. Jarak yang tepat memastikan setiap tanaman kangkung mendapat cukup sinar matahari, sirkulasi udara, dan nutrisi untuk tumbuh sehat dan produktif.

Tip 4: Lakukan Pemupukan Secara Teratur

Kangkung membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh subur. Berikan pupuk organik atau anorganik secara teratur, sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kondisi kolam. Pemupukan yang tepat akan menghasilkan kangkung yang berdaun lebat dan berbatang kokoh.

Tip 5: Lindungi dari Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat mengganggu pertumbuhan kangkung di kolam. Lakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan kolam, memilih varietas kangkung yang tahan hama, dan menggunakan pestisida alami jika diperlukan. Dengan begitu, kangkung akan terhindar dari serangan hama dan penyakit.

Tip 6: Panen Tepat Waktu

Kangkung siap panen sekitar 3-4 minggu setelah tanam. Ciri-cirinya adalah batang yang kokoh, daun yang lebar dan berwarna hijau tua, serta akar yang sudah cukup panjang. Memanen kangkung tepat waktu akan menghasilkan kangkung yang segar dan berkualitas tinggi.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menanam kangkung di kolam dengan mudah dan memperoleh hasil panen yang melimpah. Selamat mencoba!

Cara Menanam Kangkung di Kolam, Mudah dan Menguntungkan!

Cara Menanam Kangkung di Kolam

Siapa sangka, menanam kangkung di kolam itu mudah dan menguntungkan? Yuk, simak tips lengkapnya di sini! Mulai dari pemilihan bibit unggul, media tanam yang tepat, hingga cara panen yang benar. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, dijamin kangkungmu bakal tumbuh subur dan berlimpah.

Selain mudah dibudidayakan, kangkung juga punya banyak manfaat kesehatan. Sayuran hijau ini kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Jadi, tunggu apalagi? Ayo mulai menanam kangkung di kolam sekarang juga! Siapa tahu, nanti kamu bisa panen kangkung setiap hari dan hidup sehat selalu.

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on