Setelah dipindahkan, lakukan perawatan secara intensif. Siram secara teratur, terutama pada musim kemarau. Beri pupuk secara berkala dan lakukan pemangkasan untuk membentuk tajuk pohon. Dengan perawatan yang baik, pohon kelengkeng akan cepat berbuah dalam waktu sekitar 3-5 tahun.
Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat Berbuah
Menanam kelengkeng dari biji merupakan cara yang mudah dan murah untuk mendapatkan pohon kelengkeng. Namun, agar pohon kelengkeng cepat berbuah, diperlukan perawatan khusus. Berikut adalah 10 aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah:
- Pilih biji yang tua dan sehat
- Rendam biji dalam air hangat selama 24 jam
- Semai biji dalam media tanam yang gembur dan subur
- Siram secara teratur
- Tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung
- Pindahkan bibit kelengkeng ke dalam pot atau lahan setelah 2-3 bulan
- Lakukan perawatan secara intensif
- Beri pupuk secara berkala
- Lakukan pemangkasan untuk membentuk tajuk pohon
- Dengan perawatan yang baik, pohon kelengkeng akan cepat berbuah dalam waktu sekitar 3-5 tahun
Dengan memperhatikan aspek-aspek penting tersebut, Anda dapat menanam kelengkeng dari biji dan mendapatkan buah kelengkeng yang lezat dalam waktu yang relatif singkat. Selamat mencoba!
Pilih biji yang tua dan sehat
Dalam proses menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah, memilih biji yang tua dan sehat merupakan langkah awal yang sangat penting. Biji yang tua dan sehat memiliki cadangan makanan yang cukup untuk mendukung pertumbuhan awal bibit kelengkeng. Selain itu, biji yang sehat juga memiliki embrio yang kuat dan siap untuk berkecambah.
Sebaliknya, jika biji yang digunakan untuk menanam kelengkeng masih muda atau tidak sehat, maka kemungkinan besar bibit kelengkeng akan tumbuh lemah dan kerdil. Bahkan, biji yang tidak sehat bisa jadi tidak dapat berkecambah sama sekali.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih biji kelengkeng yang tua dan sehat sebagai langkah awal dalam menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah.
Tips memilih biji kelengkeng yang tua dan sehat:
- Pilih biji kelengkeng yang berasal dari buah yang sudah matang sempurna.
- Pilih biji kelengkeng yang berwarna coklat tua dan mengkilap.
- Hindari memilih biji kelengkeng yang keriput atau berjamur.
- Rendam biji kelengkeng dalam air selama 24 jam sebelum disemai.
Dengan memilih biji kelengkeng yang tua dan sehat, Anda telah meningkatkan peluang keberhasilan menanam kelengkeng dari biji dan mendapatkan buah kelengkeng yang lezat dalam waktu yang relatif singkat.
Sumber:
Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat Berbuah
Rendam biji dalam air hangat selama 24 jam
Dalam proses "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah", merendam biji dalam air hangat selama 24 jam merupakan langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Proses ini memiliki beberapa manfaat yang sangat berguna untuk keberhasilan penanaman kelengkeng dari biji.
-
Melunakkan kulit biji
Perendaman dalam air hangat akan melunakkan kulit biji kelengkeng, sehingga memudahkan embrio di dalamnya untuk keluar dan berkecambah. Kulit biji kelengkeng yang keras dapat menghambat proses perkecambahan, sehingga merendamnya dalam air hangat sangat membantu untuk mempercepat proses tersebut.
-
Menyerap air dan nutrisi
Biji kelengkeng membutuhkan air dan nutrisi untuk berkecambah. Perendaman dalam air hangat akan membantu biji menyerap air dan nutrisi yang cukup, sehingga mempersiapkannya untuk pertumbuhan awal. Biji yang terhidrasi dengan baik akan memiliki tingkat perkecambahan yang lebih tinggi dan menghasilkan bibit yang lebih sehat.
-
Memicu proses perkecambahan
Air hangat dapat memicu proses perkecambahan pada biji kelengkeng. Suhu air yang hangat akan mengaktifkan enzim dalam biji, yang kemudian akan memulai proses perkecambahan. Biji yang direndam dalam air hangat akan berkecambah lebih cepat dibandingkan dengan biji yang tidak direndam.
-
Menyeleksi biji yang sehat
Perendaman dalam air hangat juga dapat membantu menyeleksi biji kelengkeng yang sehat. Biji yang sehat akan tenggelam ke dasar wadah perendaman, sedangkan biji yang tidak sehat akan mengapung di permukaan air. Biji yang mengapung biasanya memiliki embrio yang lemah atau rusak, sehingga tidak cocok untuk ditanam.
Dengan memahami manfaat merendam biji dalam air hangat selama 24 jam, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam kelengkeng dari biji dan mendapatkan buah kelengkeng yang lezat dalam waktu yang relatif singkat.
Sumber:
Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat Berbuah
Semai biji dalam media tanam yang gembur dan subur
Dalam menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah, pemilihan media tanam yang tepat sangatlah penting. Media tanam yang gembur dan subur akan memberikan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan dan perkembangan akar dan batang pohon kelengkeng.
-
Struktur yang gembur
Struktur media tanam yang gembur memungkinkan akar pohon kelengkeng untuk menembus dan berkembang dengan mudah. Struktur yang gembur juga memastikan drainase yang baik, mencegah genangan air yang dapat menyebabkan pembusukan akar. -
Kandungan unsur hara yang tinggi
Media tanam yang subur kaya akan unsur hara yang dibutuhkan oleh pohon kelengkeng untuk tumbuh dan berbuah dengan baik. Unsur hara ini meliputi nitrogen, fosfor, dan kalium, yang berperan penting dalam pertumbuhan vegetatif, perkembangan bunga, dan pembentukan buah. -
Tingkat pH yang sesuai
Pohon kelengkeng tumbuh optimal pada tanah dengan tingkat pH antara 5,5 sampai 6,5. Media tanam yang digunakan harus memiliki tingkat pH dalam kisaran ini untuk memastikan ketersediaan unsur hara yang optimal bagi pohon kelengkeng. -
Contoh media tanam yang cocok
Beberapa contoh media tanam yang gembur dan subur yang dapat digunakan untuk menanam kelengkeng dari biji antara lain campuran tanah, pasir, dan kompos; campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang; atau campuran cocopeat, perlite, dan vermiculite.
Dengan menggunakan media tanam yang gembur dan subur, pohon kelengkeng akan mendapatkan nutrisi yang cukup dan kondisi pertumbuhan yang optimal, sehingga mempercepat proses pembuahan dan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas.
Siram secara teratur
Ketika menanam kelengkeng dari biji, menyiram secara teratur merupakan salah satu aspek penting untuk memastikan pohon kelengkeng tumbuh subur dan cepat berbuah. Menyiram secara teratur memberikan beberapa manfaat penting bagi pohon kelengkeng, di antaranya:
-
Menjaga kelembapan tanah
Menyiram secara teratur membantu menjaga kelembapan tanah, yang sangat penting untuk pertumbuhan akar pohon kelengkeng. Akar yang lembab dapat menyerap air dan nutrisi dengan lebih optimal, sehingga mendukung pertumbuhan pohon yang sehat dan kuat.
-
Melarutkan dan mengalirkan nutrisi
Air yang digunakan untuk menyiram akan melarutkan nutrisi dalam tanah dan membawanya ke akar pohon kelengkeng. Nutrisi ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan pohon, termasuk pembentukan bunga dan buah.
-
Mencegah kekeringan
Menyiram secara teratur, terutama pada musim kemarau, dapat mencegah pohon kelengkeng mengalami kekeringan. Kekeringan dapat menyebabkan pohon kerdil, daun menguning dan rontok, bahkan kematian pohon.
-
Mengurangi risiko penyakit
Menjaga kelembapan tanah yang optimal dapat mengurangi risiko pohon kelengkeng terserang penyakit. Tanah yang terlalu kering atau terlalu basah dapat menjadi tempat yang ideal bagi jamur dan bakteri penyebab penyakit untuk berkembang.
Dengan memahami manfaat menyiram secara teratur pada pohon kelengkeng, Anda dapat memastikan pohon kelengkeng tumbuh subur, cepat berbuah, dan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas.
Tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung
Dalam "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah", menempatkan bibit kelengkeng di tempat yang terkena sinar matahari langsung memegang peran yang sangat penting. Cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi pohon kelengkeng melalui proses fotosintesis.
-
Fotosintesis dan pertumbuhan
Fotosintesis adalah proses di mana pohon kelengkeng menggunakan sinar matahari, air, dan karbon dioksida untuk menghasilkan makanan (glukosa) dan oksigen. Glukosa inilah yang menjadi sumber energi utama bagi pohon kelengkeng untuk tumbuh dan berkembang.
-
Pembentukan bunga dan buah
Sinar matahari juga berperan penting dalam pembentukan bunga dan buah pada pohon kelengkeng. Hormon pertumbuhan dan perkembangan pada pohon kelengkeng dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari. Dengan intensitas cahaya matahari yang cukup, pohon kelengkeng akan lebih produktif dalam menghasilkan bunga dan buah.
-
Kualitas buah
Selain mempengaruhi kuantitas buah, sinar matahari juga berpengaruh pada kualitas buah kelengkeng. Buah kelengkeng yang mendapat sinar matahari yang cukup akan memiliki warna yang lebih cerah, rasa yang lebih manis, dan kandungan vitamin yang lebih tinggi.
-
Kesehatan pohon
Menempatkan pohon kelengkeng di tempat yang terkena sinar matahari langsung juga dapat meningkatkan kesehatan pohon secara keseluruhan. Sinar matahari membantu memperkuat batang dan cabang pohon, serta mencegah serangan hama dan penyakit.
Dengan memahami pentingnya menempatkan bibit kelengkeng di tempat yang terkena sinar matahari langsung, Anda dapat memastikan pohon kelengkeng tumbuh subur, cepat berbuah, dan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas.
Pindahkan bibit kelengkeng ke dalam pot atau lahan setelah 2-3 bulan
Dalam "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah", pemindahan bibit kelengkeng ke dalam pot atau lahan setelah 2-3 bulan merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh dilewatkan. Pemindahan ini memberikan beberapa manfaat yang sangat berguna untuk keberhasilan penanaman kelengkeng dari biji.
-
Memberikan ruang tumbuh yang lebih luas
Setelah 2-3 bulan, bibit kelengkeng sudah mulai tumbuh dan membutuhkan ruang tumbuh yang lebih luas. Pemindahan ke dalam pot atau lahan yang lebih besar akan memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk berkembang dan menyerap nutrisi. -
Mempercepat pertumbuhan
Tanah atau media tanam pada pot atau lahan biasanya lebih subur dan gembur dibandingkan dengan media semai. Pemindahan bibit ke dalam pot atau lahan yang lebih subur akan mempercepat pertumbuhan bibit kelengkeng karena ketersediaan unsur hara yang lebih banyak. -
Memudahkan perawatan
Memindahkan bibit kelengkeng ke dalam pot atau lahan akan memudahkan perawatan seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit. Bibit yang ditanam dalam pot dapat dipindahkan ke tempat yang lebih teduh saat cuaca panas atau hujan lebat, sedangkan bibit yang ditanam di lahan dapat diberi mulsa untuk menjaga kelembapan tanah. -
Mempersiapkan pembuahan
Pemindahan bibit kelengkeng ke dalam pot atau lahan yang lebih besar juga mempersiapkan pohon kelengkeng untuk berbuah. Pohon kelengkeng yang memiliki sistem perakaran yang kuat dan sehat akan lebih produktif dalam menghasilkan bunga dan buah.
Dengan memahami manfaat pemindahan bibit kelengkeng ke dalam pot atau lahan setelah 2-3 bulan, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam kelengkeng dari biji dan mendapatkan buah kelengkeng yang lezat dalam waktu yang relatif singkat.
Lakukan perawatan secara intensif
Dalam "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah", perawatan secara intensif merupakan kunci untuk mempercepat pertumbuhan dan pembuahan pohon kelengkeng. Perawatan ini meliputi berbagai aspek penting yang saling berkaitan dan mendukung satu sama lain.
-
Penyiraman teratur
Pohon kelengkeng membutuhkan air yang cukup untuk tumbuh subur dan berbuah lebat. Penyiraman harus dilakukan secara teratur, terutama pada musim kemarau. Siramlah pohon kelengkeng hingga tanahnya basah kuyup, tetapi hindari menggenangi air di sekitar pangkal pohon.
-
Pemupukan berkala
Pupuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan pohon kelengkeng untuk tumbuh dan berbuah. Berikan pupuk secara berkala, setiap 2-3 bulan sekali, menggunakan pupuk yang kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk kandang atau kompos juga dapat digunakan sebagai sumber nutrisi tambahan.
-
Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk tajuk pohon kelengkeng dan merangsang pertumbuhan tunas-tunas baru. Pemangkasan dapat dilakukan secara berkala, yaitu setiap 6-12 bulan sekali. Pangkaslah cabang-cabang yang mati, kering, atau tumbuh tidak sesuai dengan bentuk yang diinginkan.
-
Pengendalian hama dan penyakit
Hama dan penyakit dapat menghambat pertumbuhan dan pembuahan pohon kelengkeng. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, baik menggunakan pestisida alami maupun kimia. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan pestisida dengan benar dan gunakan alat pelindung diri yang sesuai.
Dengan melakukan perawatan secara intensif sesuai dengan aspek-aspek yang telah disebutkan di atas, Anda dapat mempercepat pertumbuhan dan pembuahan pohon kelengkeng dari biji. Pohon kelengkeng yang dirawat dengan baik akan lebih sehat, produktif, dan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas.
Beri pupuk secara berkala
Dalam upaya "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah", memberi pupuk secara berkala adalah praktik penting yang tidak boleh diabaikan. Pupuk menyediakan nutrisi penting bagi pohon kelengkeng untuk tumbuh dengan sehat dan berbuah lebat.
-
Nutrisi untuk pertumbuhan
Pupuk mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan pohon kelengkeng untuk pertumbuhan vegetatif, seperti nitrogen untuk pertumbuhan daun, fosfor untuk perkembangan akar, dan kalium untuk pembungaan dan pembuahan.
-
Meningkatkan kualitas buah
Pemberian pupuk yang cukup dapat meningkatkan kualitas buah kelengkeng, membuatnya lebih manis, berukuran lebih besar, dan memiliki warna yang lebih cerah. Pupuk juga membantu meningkatkan kandungan vitamin dan mineral pada buah.
-
Meningkatkan ketahanan penyakit
Pohon kelengkeng yang mendapat nutrisi yang cukup akan lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Pupuk membantu memperkuat sistem kekebalan pohon dan membuatnya lebih mampu melawan infeksi.
-
Mempercepat pembuahan
Pemberian pupuk secara berkala dapat mempercepat proses pembuahan pada pohon kelengkeng. Unsur hara yang terdapat dalam pupuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan pembentukan bunga, sehingga memperpendek waktu tunggu untuk menikmati buah kelengkeng.
Dengan memahami peran penting pemberian pupuk secara berkala dalam "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah", kini Anda dapat memberikan perawatan terbaik bagi pohon kelengkeng Anda dan memperoleh hasil panen yang berlimpah dan berkualitas.
Lakukan pemangkasan untuk membentuk tajuk pohon
Dalam "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah", pemangkasan untuk membentuk tajuk pohon merupakan langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Pemangkasan bertujuan untuk mengatur pertumbuhan pohon, meningkatkan kualitas buah, dan mempercepat proses pembuahan.
Pohon kelengkeng yang dipangkas secara teratur akan memiliki tajuk yang rapi dan seimbang, sehingga sinar matahari dapat masuk secara merata ke seluruh bagian pohon. Hal ini mendorong pertumbuhan tunas-tunas baru yang sehat dan produktif, serta meningkatkan sirkulasi udara di sekitar pohon, mencegah serangan hama dan penyakit.
Selain itu, pemangkasan juga merangsang pertumbuhan bunga dan buah pada pohon kelengkeng. Dengan memangkas cabang-cabang yang tidak produktif atau tumbuh tidak sesuai dengan bentuk yang diinginkan, pohon akan memfokuskan energinya pada pertumbuhan cabang-cabang yang produktif, menghasilkan buah yang lebih banyak dan berkualitas.
Untuk membentuk tajuk pohon kelengkeng, lakukan pemangkasan secara berkala setiap 6-12 bulan sekali. Pangkaslah cabang-cabang yang mati, kering, atau tumbuh tidak sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada saat pohon sedang tidak berbuah, agar pohon tidak kehilangan cadangan energinya. Dengan melakukan pemangkasan secara teratur, pohon kelengkeng Anda akan tumbuh subur, berbuah lebat, dan memiliki umur produktif yang panjang.
Sumber:
Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat Berbuah
Dengan perawatan yang baik, pohon kelengkeng akan cepat berbuah dalam waktu sekitar 3-5 tahun
Menanam kelengkeng dari biji merupakan cara yang mudah dan murah untuk mendapatkan pohon kelengkeng. Namun, agar pohon kelengkeng cepat berbuah, diperlukan perawatan yang baik dan intensif. "Dengan perawatan yang baik, pohon kelengkeng akan cepat berbuah dalam waktu sekitar 3-5 tahun" merupakan salah satu aspek penting dalam "cara menanam kelengkeng dari biji agar cepat berbuah".
Perawatan yang baik meliputi penyiraman secara teratur, pemupukan berkala, pemangkasan, dan pengendalian hama penyakit. Dengan penyiraman yang cukup, pohon kelengkeng akan memiliki akar yang sehat dan kuat untuk menyerap nutrisi dari tanah. Pemupukan berkala akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan pohon kelengkeng untuk tumbuh subur dan berbuah lebat. Pemangkasan akan membentuk tajuk pohon yang rapi dan seimbang, sehingga sinar matahari dapat masuk secara merata ke seluruh bagian pohon dan merangsang pertumbuhan bunga dan buah. Pengendalian hama penyakit akan mencegah serangan hama dan penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan pembuahan pohon kelengkeng.
Dengan memahami pentingnya perawatan yang baik dan mempraktikkannya secara konsisten, kita dapat mempercepat proses pembuahan pohon kelengkeng yang ditanam dari biji. Dalam waktu sekitar 3-5 tahun, kita dapat menikmati buah kelengkeng yang manis dan segar dari pohon yang kita tanam sendiri.
Sumber:
Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat Berbuah
Tanya Jawab tentang "Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat Berbuah"
Bagi kamu yang ingin menanam kelengkeng dari biji tapi ingin cepat berbuah, berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul beserta jawabannya.
Pertanyaan 1: Berapa lama waktu yang dibutuhkan pohon kelengkeng yang ditanam dari biji untuk berbuah?
Jawaban: Dengan perawatan yang baik dan intensif, pohon kelengkeng yang ditanam dari biji dapat berbuah dalam waktu sekitar 3-5 tahun.
Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih biji kelengkeng yang baik untuk ditanam?
Jawaban: Pilih biji kelengkeng yang tua, berwarna coklat tua dan mengkilap, serta tidak keriput atau berjamur.
Pertanyaan 3: Media tanam seperti apa yang cocok untuk menanam kelengkeng dari biji?
Jawaban: Gunakan media tanam yang gembur dan subur, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos, atau campuran tanah, sekam padi, dan pupuk kandang.
Pertanyaan 4: Seberapa sering pohon kelengkeng perlu disiram?
Jawaban: Siram pohon kelengkeng secara teratur, terutama pada musim kemarau. Siram hingga tanahnya basah kuyup, tetapi hindari menggenangi air di sekitar pangkal pohon.
Pertanyaan 5: Apakah pohon kelengkeng perlu dipupuk?
Jawaban: Ya, beri pupuk secara berkala setiap 2-3 bulan sekali menggunakan pupuk yang kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalium.
Pertanyaan 6: Apa saja hama dan penyakit yang perlu diwaspadai pada pohon kelengkeng?
Jawaban: Beberapa hama dan penyakit yang perlu diwaspadai pada pohon kelengkeng antara lain kutu putih, lalat buah, dan penyakit busuk akar.
Dengan memahami jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, kamu dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam kelengkeng dari biji dan mendapatkan buah kelengkeng yang manis dan segar dalam waktu yang relatif singkat.
Sumber:
Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Agar Cepat BerbuahTips Menanam Kelengkeng dari Biji Biar Cepat Berbuah
Menanam kelengkeng dari biji itu mudah dan murah, tapi kalau mau cepat berbuah, butuh perawatan khusus. Yuk, simak tips-tips berikut:
Tip 1: Pilih Biji yang Juara
Pilih biji kelengkeng yang sudah tua, berwarna cokelat tua dan mengkilap, serta tidak keriput atau berjamur. Rendam dalam air hangat selama 24 jam sebelum disemai.
Tip 2: Semai di Media yang Gembur
Gunakan media tanam yang gembur dan subur, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos. Jangan lupa beri lubang drainase pada wadah penyemaiannya.
Tip 3: Siram Secara Teratur
Siram pohon kelengkeng secara teratur, terutama saat musim kemarau. Tapi jangan sampai tergenang air ya, karena bisa bikin akarnya busuk.
Tip 4: Beri Pupuk Secara Berkala
Pohon kelengkeng butuh asupan nutrisi yang cukup. Beri pupuk secara berkala setiap 2-3 bulan sekali menggunakan pupuk yang kaya akan nitrogen, fosfor, dan kalium.
Tip 5: Pangkas dan Bentuk Tajuknya
Pangkas cabang-cabang yang mati, kering, atau tumbuh tidak sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Pemangkasan ini akan merangsang pertumbuhan tunas baru dan mempercepat proses pembuahan.
Tip 6: Lindungi dari Hama dan Penyakit
Pohon kelengkeng bisa terserang hama dan penyakit. Rajin-rajinlah periksa tanaman dan segera lakukan tindakan pengendalian jika diperlukan.
Tip 7: Sabar dan Telaten
Menanam kelengkeng dari biji memang butuh waktu dan kesabaran. Dengan perawatan yang baik dan telaten, pohon kelengkeng kalian bisa cepat berbuah dan menghasilkan buah yang manis dan lezat.
Cara Menanam Kelengkeng dari Biji Biar Cepat Berbuah
Menanam kelengkeng dari biji itu gampang dan murah, tapi kalau mau cepat berbuah, ada trik khususnya. Yuk, simak tips-tips berikut:
Pertama, pilih biji yang sudah tua dan sehat. Rendam dalam air hangat selama 24 jam sebelum disemai. Lalu, tanam biji dalam media tanam yang gembur dan subur. Jangan lupa siram secara teratur, terutama saat musim kemarau.
Setelah bibit tumbuh, beri pupuk secara berkala. Pangkas juga cabang-cabang yang tidak perlu untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Lindungi pohon kelengkeng dari hama dan penyakit. Dengan perawatan yang baik, pohon kelengkeng bisa cepat berbuah dan menghasilkan buah yang manis dan lezat.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo tanam kelengkeng dari biji sekarang juga. Dengan kesabaran dan ketelatenan, kamu bisa menikmati buah kelengkeng yang kamu tanam sendiri.