This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Terungkap: Panduan Praktis Menanam Kol yang Subur dan Berlimpah

 ·  ☕ 14 min read

Berikut ini adalah beberapa topik utama yang akan dibahas dalam artikel ini:

  • Persiapan lahan tanam
  • Penyemaian benih
  • Penanaman bibit
  • Perawatan tanaman
  • Pemanenan

Cara Menanam Kol

Menanam kol adalah kegiatan yang tidak sulit dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan agar tanaman kol dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

  • Persiapan Lahan: Gemburkan tanah dan buat bedengan dengan lebar sekitar 1 meter dan tinggi 20-30 cm.
  • Penyemaian Benih: Semai benih kol dalam wadah persemaian dan siram secara teratur.
  • Pemindahan Bibit: Setelah bibit berumur sekitar 3-4 minggu, pindahkan ke lahan tanam dengan jarak tanam sekitar 50x50 cm.
  • Penyiraman: Siram tanaman kol secara teratur, terutama pada saat musim kemarau.
  • Pemupukan: Berikan pupuk NPK secara berkala untuk menjaga kesuburan tanah.
  • Penyiangan: Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kol agar tidak mengganggu pertumbuhannya.
  • Pengendalian Hama dan Penyakit: Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara rutin untuk melindungi tanaman kol.
  • Pembentukan Kepala: Ikat daun-daun kol bagian luar agar kepala kol dapat terbentuk dengan baik.
  • Pemanenan: Panen kol ketika kepala kol sudah padat dan berwarna hijau tua.
  • Penyimpanan: Simpan kol di tempat yang sejuk dan kering agar dapat bertahan lebih lama.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menanam kol dengan sukses dan menikmati hasil panen yang melimpah. Selain itu, menanam kol juga dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan, karena Anda dapat mengonsumsi sayuran hasil tanam sendiri yang bebas dari pestisida.

Menanam kol juga dapat menjadi sarana untuk belajar tentang alam dan proses pertumbuhan tanaman. Dengan mengamati tanaman kol yang Anda tanam, Anda dapat melihat secara langsung bagaimana makanan kita tumbuh dan berkembang.

Persiapan Lahan

Persiapan Lahan, Cara Menanam

Persiapan lahan merupakan salah satu langkah penting dalam cara menanam kol. Tanah yang gembur dan bedengan yang dibuat dengan lebar dan tinggi yang sesuai akan memberikan ruang yang cukup bagi akar tanaman untuk berkembang dan menyerap nutrisi dari tanah. Selain itu, bedengan yang tinggi juga akan membantu drainase air sehingga tanaman tidak tergenang dan busuk.

Tanpa persiapan lahan yang baik, tanaman kol akan sulit tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan aspek ini sebelum mulai menanam kol.

Berikut adalah beberapa contoh nyata yang menunjukkan pentingnya persiapan lahan dalam cara menanam kol:

  • Tanaman kol yang ditanam di tanah yang tidak gembur akan memiliki akar yang dangkal dan lemah, sehingga mudah tumbang saat terkena angin atau hujan deras.
  • Tanaman kol yang ditanam di bedengan yang terlalu rendah akan mudah tergenang air saat hujan, sehingga dapat menyebabkan busuk akar.
  • Tanaman kol yang ditanam di bedengan yang terlalu sempit akan kekurangan ruang untuk berkembang, sehingga pertumbuhannya akan terhambat dan hasil panennya akan sedikit.

Dengan memahami pentingnya persiapan lahan dalam cara menanam kol, kita dapat memastikan bahwa tanaman kol yang kita tanam akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Sumber:

  • Cara Budidaya Kubis dari Persiapan Lahan sampai Panen

Penyemaian Benih

Penyemaian Benih, Cara Menanam

Penyemaian benih merupakan langkah awal yang sangat penting dalam cara menanam kol. Benih kol yang berkualitas baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Selain itu, penyemaian yang dilakukan dengan benar akan meningkatkan persentase perkecambahan benih dan pertumbuhan bibit yang optimal.

Berikut adalah beberapa contoh nyata yang menunjukkan pentingnya penyemaian benih dalam cara menanam kol:

  • Benih kol yang disemai dalam wadah persemaian yang steril akan terhindar dari serangan hama dan penyakit, sehingga bibit akan tumbuh sehat dan kuat.
  • Benih kol yang disiram secara teratur akan mendapatkan kelembaban yang cukup untuk berkecambah dan tumbuh menjadi bibit yang sehat.
  • Bibit kol yang tumbuh dalam wadah persemaian yang mendapatkan sinar matahari yang cukup akan memiliki batang yang kokoh dan daun yang hijau.

Dengan memahami pentingnya penyemaian benih dalam cara menanam kol, kita dapat memastikan bahwa tanaman kol yang kita tanam akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Sumber:

  • Cara Budidaya Kubis dari Persiapan Lahan sampai Panen

Pemindahan Bibit

Pemindahan Bibit, Cara Menanam

Pemindahan bibit merupakan salah satu langkah penting dalam cara menanam kol. Bibit yang telah berumur sekitar 3-4 minggu dan memiliki 4-5 helai daun sejati sudah siap untuk dipindahkan ke lahan tanam. Jarak tanam yang ideal untuk tanaman kol adalah sekitar 50x50 cm, karena jarak tanam yang terlalu rapat dapat menyebabkan persaingan antar tanaman untuk mendapatkan sinar matahari, air, dan nutrisi.

Pemindahan bibit yang dilakukan dengan benar akan memberikan ruang yang cukup bagi tanaman kol untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu, jarak tanam yang tepat juga akan memudahkan dalam perawatan tanaman, seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

Berikut adalah beberapa contoh nyata yang menunjukkan pentingnya pemindahan bibit dalam cara menanam kol:

  • Tanaman kol yang dipindahkan ke lahan tanam pada waktu yang tepat akan memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, sehingga pertumbuhannya tidak akan terhambat.
  • Tanaman kol yang ditanam dengan jarak tanam yang sesuai akan memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan akar dan menyerap nutrisi dari tanah, sehingga pertumbuhannya akan optimal.
  • Tanaman kol yang dirawat dengan baik setelah dipindahkan ke lahan tanam akan tumbuh dengan sehat dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah.

Dengan memahami pentingnya pemindahan bibit dalam cara menanam kol, kita dapat memastikan bahwa tanaman kol yang kita tanam akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Sumber:

  • Cara Budidaya Kubis dari Persiapan Lahan sampai Panen

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanam

Menyiram tanaman kol secara teratur sangat penting dalam cara menanam kol, terutama pada saat musim kemarau. Air merupakan komponen penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, karena air digunakan oleh tanaman untuk fotosintesis, transportasi nutrisi, dan menjaga turgiditas sel.

  • Menjaga kelembaban tanah
    Penyiraman secara teratur akan menjaga kelembaban tanah, sehingga akar tanaman dapat menyerap air dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman layu, kerdil, dan bahkan mati.
  • Mencegah stres kekeringan
    Pada saat musim kemarau, penguapan air dari tanah dan tanaman meningkat, sehingga tanaman mengalami stres kekeringan. Penyiraman secara teratur akan membantu mengurangi stres kekeringan dan menjaga tanaman tetap sehat.
  • Meningkatkan hasil panen
    Tanaman yang mendapat cukup air akan tumbuh dengan baik dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Kekurangan air dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kualitas sayuran yang dihasilkan.
  • Mengurangi serangan hama dan penyakit
    Tanaman yang terhidrasi dengan baik akan memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat, sehingga lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Dengan memahami pentingnya penyiraman dalam cara menanam kol, kita dapat memastikan bahwa tanaman kol yang kita tanam akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanam

Pemupukan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam kol. Pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium) sangat dibutuhkan oleh tanaman kol untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian pupuk NPK secara berkala akan menjaga kesuburan tanah dan memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.

  • Meningkatkan pertumbuhan tanaman
    Pupuk NPK mengandung unsur hara makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman kol, seperti nitrogen untuk pertumbuhan daun, fosfor untuk pertumbuhan akar dan bunga, serta kalium untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen.
  • Meningkatkan hasil panen
    Tanaman kol yang mendapat cukup nutrisi akan tumbuh dengan sehat dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kualitas sayuran yang dihasilkan.
  • Meningkatkan ketahanan tanaman
    Tanaman kol yang mendapat cukup nutrisi akan memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat, sehingga lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
  • Menjaga kesehatan tanah
    Pemberian pupuk NPK secara berkala akan menjaga kesuburan tanah dan mencegah terjadinya pencucian unsur hara yang dapat menurunkan produktivitas tanah.

Dengan memahami pentingnya pemupukan dalam cara menanam kol, kita dapat memastikan bahwa tanaman kol yang kita tanam akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Penyiangan

Penyiangan, Cara Menanam

Dalam cara menanam kol, penyiangan merupakan salah satu aspek penting yang seringkali diabaikan. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kol dapat berebut nutrisi, air, dan sinar matahari, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman kol. Selain itu, gulma juga dapat menjadi tempat persembunyian hama dan penyakit.

Berikut adalah beberapa contoh nyata yang menunjukkan pentingnya penyiangan dalam cara menanam kol:

  • Tanaman kol yang ditanam di lahan yang banyak gulmanya akan tumbuh kerdil dan tidak produktif.
  • Tanaman kol yang tidak disiangi akan lebih mudah terserang hama dan penyakit.
  • Hasil panen tanaman kol yang tidak disiangi akan menurun, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Dengan memahami pentingnya penyiangan dalam cara menanam kol, kita dapat memastikan bahwa tanaman kol yang kita tanam akan tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang melimpah.

Beberapa tips untuk melakukan penyiangan pada tanaman kol:

  • Lakukan penyiangan secara teratur, terutama pada saat tanaman masih muda.
  • Cabut gulma dengan tangan atau gunakan alat penyiang.
  • Mulsa di sekitar tanaman kol untuk mencegah pertumbuhan gulma.

Dengan melakukan penyiangan secara rutin, kita dapat membantu tanaman kol tumbuh dengan optimal dan menghasilkan panen yang melimpah.

Sumber:

  • Cara Budidaya Kubis dari Persiapan Lahan sampai Panen

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanam

Dalam cara menanam kol, pengendalian hama dan penyakit merupakan aspek yang sangat penting. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman kol dan menyebabkan kerusakan yang parah, bahkan dapat menyebabkan gagal panen. Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan secara rutin untuk melindungi tanaman kol dan memastikan hasil panen yang optimal.

Ada berbagai macam hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman kol, antara lain:

  • Hama: Ulat grayak, kutu daun, dan thrips
  • Penyakit: Layu fusarium, penyakit busuk hitam, dan bercak daun

Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:

  • Penggunaan pestisida
  • Penggunaan musuh alami
  • Penerapan teknik budidaya yang baik

Pemilihan metode pengendalian hama dan penyakit harus disesuaikan dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang, serta tingkat keparahan serangan. Pengendalian hama dan penyakit yang dilakukan secara tepat dan rutin akan membantu melindungi tanaman kol dan memastikan hasil panen yang melimpah.

Sumber:

  • Cara Budidaya Kubis dari Persiapan Lahan sampai Panen

Pembentukan Kepala

Pembentukan Kepala, Cara Menanam

Proses pembentukan kepala pada tanaman kol sangat penting untuk menghasilkan kol yang padat dan berkualitas baik. Salah satu cara untuk membantu proses ini adalah dengan mengikat daun-daun kol bagian luar.

  • Perlindungan dari Serangga dan Penyakit
    Dengan mengikat daun-daun bagian luar, kita dapat melindungi kepala kol dari serangan serangga dan penyakit. Daun-daun bagian luar yang terikat akan membentuk lapisan pelindung yang menyulitkan serangga dan penyakit untuk masuk ke dalam kepala kol.
  • Konsentrasi Nutrisi
    Pengikatan daun-daun bagian luar akan membuat nutrisi terkonsentrasi di dalam kepala kol. Hal ini karena nutrisi yang diserap dari tanah akan lebih banyak tersimpan di dalam kepala kol, sehingga kepala kol akan tumbuh lebih besar dan padat.
  • Warna yang Lebih Hijau
    Daun-daun bagian luar yang terikat akan menghalangi sinar matahari langsung ke bagian dalam kepala kol. Hal ini akan membuat kepala kol berwarna lebih hijau dan segar.
  • Ukuran yang Lebih Besar
    Dengan mengikat daun-daun bagian luar, kita dapat mengatur ukuran kepala kol. Daun-daun yang terikat akan memaksa kepala kol untuk tumbuh lebih besar dan padat.

Dengan memahami teknik pembentukan kepala pada tanaman kol, kita dapat menghasilkan kol yang padat, berkualitas baik, dan siap untuk dipanen.

Pemanenan

Pemanenan, Cara Menanam

Masa panen merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh petani kol. Setelah melalui proses panjang dari persiapan lahan hingga perawatan tanaman, tiba saatnya untuk memetik hasil kerja keras tersebut. Namun, kapan waktu yang tepat untuk memanen kol agar mendapatkan hasil yang optimal? Jawabannya adalah ketika kepala kol sudah padat dan berwarna hijau tua.

  • Ciri-ciri Kol yang Siap Panen
    Kepala kol yang siap panen memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
    • Kepadatan yang tinggi, terasa keras saat ditekan
    • Warna hijau tua yang merata pada seluruh permukaan kepala kol
    • Daun-daun luar yang sudah kering dan mulai menguning

    Dengan memperhatikan ciri-ciri tersebut, petani dapat menentukan waktu panen yang tepat untuk mendapatkan kol dengan kualitas terbaik.

  • Dampak Panen Tepat Waktu
    Memanen kol pada waktu yang tepat sangat penting karena akan berpengaruh pada:
    • Kualitas kol: Kol yang dipanen tepat waktu akan memiliki tekstur yang renyah, rasa yang manis, dan kandungan nutrisi yang tinggi.
    • Hasil panen: Pemanenan yang tepat waktu dapat meningkatkan hasil panen karena mencegah kol terlalu matang dan rusak.
    • Harga jual: Kol yang dipanen pada waktu yang tepat memiliki nilai jual yang lebih tinggi karena kualitasnya yang baik.

    Oleh karena itu, petani perlu cermat dalam menentukan waktu panen untuk memaksimalkan keuntungan dari budidaya kol.

  • Cara Panen Kol
    Proses panen kol dilakukan dengan cara memotong batang tanaman menggunakan pisau tajam. Potong batang sedekat mungkin dengan permukaan tanah, tetapi jangan sampai mengenai kepala kol. Setelah dipotong, kol dapat langsung diangkut ke tempat penampungan untuk disiapkan dipasarkan.

    Dengan mengikuti cara panen yang benar, petani dapat menjaga kualitas dan kesegaran kol hingga sampai ke tangan konsumen.

Dengan memahami pentingnya memanen kol pada waktu yang tepat dan cara panen yang benar, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan berkualitas tinggi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar dan memberikan keuntungan yang maksimal.

Penyimpanan

Penyimpanan, Cara Menanam

Setelah melalui proses panjang menanam kol, tentu kita ingin hasil panen kita dapat dinikmati dalam waktu yang lebih lama. Salah satu kunci untuk menjaga kesegaran dan kualitas kol adalah dengan menyimpannya dengan benar. Di sinilah pentingnya memperhatikan teknik penyimpanan yang tepat, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari cara menanam kol.

  • Menjaga Kualitas Kol

    Menyimpan kol di tempat yang sejuk dan kering akan membantu menjaga kualitas kol tetap baik. Suhu yang sejuk akan memperlambat proses pembusukan, sementara tempat yang kering akan mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Dengan demikian, kol dapat bertahan lebih lama dan tetap segar.

  • Mengurangi Pemborosan Pangan

    Teknik penyimpanan yang tepat juga berperan penting dalam mengurangi pemborosan pangan. Kol yang disimpan dengan benar akan memiliki umur simpan yang lebih panjang, sehingga dapat mengurangi jumlah kol yang terbuang karena rusak atau busuk. Hal ini tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga berkontribusi pada upaya mengurangi limbah makanan.

  • Menjaga Kandungan Nutrisi

    Selain menjaga kesegaran, menyimpan kol dengan benar juga dapat membantu mempertahankan kandungan nutrisinya. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam kol akan lebih awet jika disimpan di lingkungan yang sesuai. Dengan demikian, kita dapat memperoleh manfaat nutrisi dari kol lebih lama.

Dengan memahami pentingnya penyimpanan yang tepat dalam cara menanam kol, kita dapat menikmati hasil panen kol yang segar, berkualitas baik, dan kaya nutrisi dalam waktu yang lebih lama. Hal ini tidak hanya menguntungkan kita sebagai penanam kol, tetapi juga berkontribusi pada upaya mengurangi pemborosan pangan dan menjaga kesehatan masyarakat.

Pertanyaan Umum tentang Cara Menanam Kol

Menanam kol bisa jadi hal yang menyenangkan sekaligus menantang. Untuk membantu Anda, berikut beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa waktu terbaik untuk menanam kol?

Waktu terbaik untuk menanam kol adalah pada musim hujan, saat tanah lembap dan curah hujan cukup. Namun, di daerah dengan iklim yang lebih kering, kol dapat ditanam pada awal musim kemarau dengan penyiraman yang teratur.

Pertanyaan 2: Seberapa sering tanaman kol perlu disiram?

Tanaman kol membutuhkan penyiraman secara teratur, terutama saat musim kemarau. Siramlah tanaman hingga tanah lembap, tetapi hindari genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengatasi hama pada tanaman kol?

Hama yang umum menyerang tanaman kol antara lain ulat, kutu daun, dan thrips. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan pestisida organik atau menanam tanaman pengusir hama, seperti bawang merah atau marigold.

Pertanyaan 4: Kapan kol siap dipanen?

Kol siap dipanen saat kepala kol sudah padat dan berwarna hijau tua. Biasanya, dibutuhkan waktu sekitar 60-90 hari setelah tanam.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan kol agar tahan lama?

Untuk menyimpan kol agar tahan lama, simpanlah di tempat yang sejuk dan kering, seperti lemari es atau gudang. Kol dapat disimpan hingga beberapa minggu jika disimpan dengan benar.

Pertanyaan 6: Apa saja manfaat menanam kol sendiri?

Menanam kol sendiri memiliki banyak manfaat, di antaranya menghemat pengeluaran, memperoleh sayuran segar dan organik, serta menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan.

Dengan memahami jawaban atas pertanyaan-pertanyaan umum ini, Anda akan semakin siap untuk menanam kol Anda sendiri dan menikmati hasilnya yang lezat dan bergizi.

Sumber:

  • Cara Budidaya Kubis dari Persiapan Lahan sampai Panen

Tips Menanam Kol yang Mudah dan Sukses

Menanam kol sendiri di rumah itu mudah dan menyenangkan, lho! Dengan mengikuti beberapa tips sederhana ini, kamu bisa memanen kol yang segar dan berkualitas tinggi untuk keluarga tercinta.

Tip 1: Siapkan Lahan yang Subur

Kol membutuhkan tanah yang gembur dan kaya nutrisi. Beri pupuk kandang atau kompos sebelum menanam untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Tip 2: Semai Benih dengan Benar

Semai benih kol dalam wadah persemaian berisi tanah yang lembap. Tutup dengan plastik bening untuk menjaga kelembapan. Setelah muncul kecambah, pindahkan bibit ke lahan tanam.

Tip 3: Siram Secara Teratur

Kol membutuhkan air yang cukup, terutama saat musim kemarau. Siram secara teratur, tetapi hindari genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar.

Tip 4: Berikan Pupuk Tambahan

Selama masa pertumbuhan, berikan pupuk tambahan seperti NPK untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Pupuk akan membantu kol tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah.

Tip 5: Lindungi dari Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman kol. Gunakan pestisida organik atau tanam tanaman pengusir hama seperti bawang merah atau marigold untuk mencegah serangan.

Tip 6: Panen Tepat Waktu

Kol siap dipanen saat kepala kol sudah padat dan berwarna hijau tua. Panen dengan memotong batang dekat dengan permukaan tanah.

Tip 7: Simpan dengan Benar

Untuk menjaga kesegaran kol, simpan di tempat yang sejuk dan kering seperti lemari es atau gudang. Kol dapat disimpan hingga beberapa minggu jika disimpan dengan benar.

Menanam kol sendiri di rumah bukan hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan. Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menikmati hasil panen kol yang segar dan berkualitas tinggi.

Cara Menanam Kol

Tanaman kol

Menanam kol di rumah bukanlah hal yang sulit, lho! Ikuti langkah-langkah mudah ini dan bersiaplah untuk menikmati hasil panen kol yang segar dan melimpah.

Pertama, siapkan lahan yang subur dan gembur. Jangan lupa beri pupuk kandang atau kompos untuk nutrisi tanaman. Semai benih kol dalam wadah khusus, lalu pindahkan bibit ke lahan tanam setelah memiliki beberapa daun.

Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau. Beri pupuk tambahan secara berkala untuk membantu kol tumbuh subur. Jangan lupa lindungi tanaman dari hama dan penyakit agar tidak merusak hasil panen.

Kol siap dipanen saat kepalanya padat dan berwarna hijau tua. Panen dengan memotong batang dekat permukaan tanah. Simpan kol di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga kesegarannya.

Selamat mencoba dan semoga berhasil memanen kol yang berlimpah!

Images References

Images References, Cara Menanam
Share on