This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Menanam Kunyit di Pot, Panen Berlimpah di Lahan Sempit!

 ·  ☕ 14 min read

Untuk menanam kunyit di pot, diperlukan beberapa langkah berikut:

  1. Pemilihan pot: Pilih pot dengan diameter minimal 20 cm dan kedalaman minimal 30 cm. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik.
  2. Pemilihan bibit: Pilih bibit kunyit yang sehat dan tidak cacat. Bibit dapat diperoleh dari toko pertanian atau dari tanaman kunyit yang sudah ada.
  3. Media tanam: Media tanam yang digunakan harus porous dan subur. Campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1 dapat digunakan sebagai media tanam.
  4. Penanaman: Tanam bibit kunyit dengan kedalaman sekitar 5-7 cm. Jarak tanam antar bibit sekitar 10-15 cm.
  5. Perawatan: Siram tanaman secara teratur, terutama pada musim kemarau. Berikan pupuk tambahan secara berkala untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
  6. Panen: Kunyit dapat dipanen setelah berumur sekitar 7-9 bulan. Tanda-tanda kunyit siap panen adalah daunnya yang mulai menguning dan layu.

Cara Menanam Kunyit di Pot

Menanam kunyit di pot bukanlah perkara sulit. Dengan mengikuti beberapa langkah mudah, kamu bisa menanam kunyit sendiri di rumah dan menikmati hasil panennya.

  • Pemilihan pot: Pilih pot berdiameter minimal 20 cm dan kedalaman minimal 30 cm.
  • Bibit sehat: Gunakan bibit kunyit yang sehat dan bebas dari penyakit.
  • Media tanam subur: Campurkan tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
  • Penanaman: Tanam bibit kunyit sedalam 5-7 cm dengan jarak antar bibit 10-15 cm.
  • Penyiraman teratur: Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
  • Pemupukan: Berikan pupuk tambahan secara berkala untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
  • Penyiangan: Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kunyit.
  • Hama dan penyakit: Waspadai hama dan penyakit yang menyerang tanaman kunyit.
  • Panen tepat waktu: Panen kunyit saat daunnya mulai menguning dan layu.
  • Penggunaan: Kunyit dapat digunakan sebagai bumbu dapur, pewarna alami, atau obat tradisional.

Menanam kunyit di pot tidak hanya menghemat lahan, tetapi juga memungkinkan kamu untuk memantau pertumbuhan tanaman dengan lebih mudah. Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa mendapatkan hasil panen kunyit yang melimpah dan berkualitas baik.

Selain itu, menanam kunyit di pot juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Kamu bisa belajar tentang proses pertumbuhan tanaman dan menikmati hasil panen sendiri.

Pemilihan pot

Pemilihan Pot, Cara Menanams

Pemilihan pot yang tepat sangat penting dalam cara menanam kunyit di pot. Pot yang terlalu kecil akan membatasi pertumbuhan tanaman kunyit, sedangkan pot yang terlalu besar akan membuat media tanam cepat kering dan tanaman sulit menyerap nutrisi.

Pot berdiameter minimal 20 cm dan kedalaman minimal 30 cm memberikan ruang yang cukup bagi tanaman kunyit untuk tumbuh dan berkembang. Ukuran pot ini juga memastikan bahwa media tanam tetap lembap dan tidak cepat kering. Selain itu, pot dengan ukuran yang cukup besar akan membuat tanaman kunyit lebih kokoh dan tidak mudah roboh.

Dalam praktiknya, pemilihan pot yang tepat akan berdampak langsung pada hasil panen kunyit. Tanaman kunyit yang ditanam dalam pot yang sesuai ukurannya akan menghasilkan rimpang kunyit yang lebih besar dan berkualitas baik.

Sumber: Cara Budidaya Kunyit di Pot atau Polybag

Bibit sehat

Bibit Sehat, Cara Menanams

Saat menanam kunyit di pot, pemilihan bibit yang sehat sangat penting. Bibit yang sehat akan menghasilkan tanaman yang kuat dan produktif, sedangkan bibit yang sakit akan berisiko gagal panen.

  • Ciri-ciri bibit kunyit yang sehat:

    Bibit kunyit yang sehat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

    • Ukurannya besar dan tidak keriput.
    • Kulitnya halus dan tidak ada bercak atau luka.
    • Tidak ada tanda-tanda pembusukan atau serangan hama.
  • Cara mendapatkan bibit kunyit yang sehat:

    Ada dua cara untuk mendapatkan bibit kunyit yang sehat, yaitu:

    • Membeli bibit kunyit dari toko pertanian atau penjual bibit terpercaya.
    • Mengambil bibit dari tanaman kunyit yang sudah ada. Pilih tanaman yang sehat dan produktif, kemudian ambil rimpangnya untuk dijadikan bibit.
  • Dampak penggunaan bibit kunyit yang sehat:

    Penggunaan bibit kunyit yang sehat akan berdampak positif pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman kunyit di pot, antara lain:

    • Tanaman kunyit akan tumbuh lebih kuat dan sehat.
    • Produksi rimpang kunyit akan lebih banyak dan berkualitas baik.
    • Tanaman kunyit akan lebih tahan terhadap hama dan penyakit.

Jadi, dalam cara menanam kunyit di pot, pemilihan bibit yang sehat merupakan faktor penting yang akan menentukan keberhasilan panen. Dengan menggunakan bibit yang sehat, petani dapat meningkatkan peluang memperoleh hasil panen yang melimpah dan berkualitas baik.

Media Tanam Subur

Media Tanam Subur, Cara Menanams

Dalam cara menanam kunyit di pot, media tanam memegang peranan penting dalam keberhasilan budidaya. Media tanam yang subur akan menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman kunyit untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

  • Komposisi Media Tanam:

    Media tanam yang ideal untuk menanam kunyit di pot adalah campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Tanah berfungsi sebagai sumber nutrisi, kompos sebagai penyedia unsur organik, dan pasir untuk meningkatkan drainase dan aerasi.

  • Peran Nutrisi:

    Tanah yang subur mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kunyit, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Unsur hara ini berperan penting dalam pertumbuhan tanaman, pembentukan rimpang, dan peningkatan hasil panen.

  • Pentingnya Drainase:

    Pasir dalam media tanam berfungsi untuk meningkatkan drainase dan mencegah genangan air. Drainase yang baik sangat penting untuk mencegah pembusukan rimpang kunyit akibat kondisi tanah yang terlalu lembap.

  • Aerasi dan Struktur Tanah:

    Media tanam yang subur memiliki struktur yang gembur dan aerasi yang baik. Hal ini memungkinkan akar tanaman kunyit dapat menyerap oksigen dan nutrisi dengan mudah, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal.

Dengan menggunakan media tanam yang subur dan sesuai dengan kebutuhan tanaman kunyit, petani dapat meningkatkan produktivitas tanaman dan mendapatkan hasil panen yang berkualitas baik. Kualitas rimpang kunyit yang baik akan berpengaruh pada nilai jual dan manfaatnya sebagai bumbu dapur maupun bahan obat-obatan.

Penanaman

Penanaman, Cara Menanams

Dalam cara menanam kunyit di pot, penanaman bibit yang tepat sangat penting untuk pertumbuhan dan hasil panen yang optimal. Penanaman bibit kunyit sedalam 5-7 cm dengan jarak antar bibit 10-15 cm memiliki beberapa peran penting:

  • Kedalaman Penanaman:

    Kedalaman penanaman 5-7 cm memastikan rimpang kunyit berada pada kedalaman yang sesuai untuk mendapatkan nutrisi dan kelembapan yang cukup, sekaligus terhindar dari paparan sinar matahari langsung yang dapat merusak rimpang.

  • Jarak Antar Bibit:

    Jarak antar bibit 10-15 cm memberikan ruang yang cukup bagi tanaman kunyit untuk tumbuh dan berkembang, serta mencegah persaingan antar tanaman untuk mendapatkan nutrisi dan sinar matahari.

  • Pertumbuhan Akar:

    Kedalaman dan jarak tanam yang tepat memungkinkan akar tanaman kunyit tumbuh dengan baik dan menyebar mencari nutrisi, sehingga tanaman menjadi lebih kuat dan produktif.

  • Produktivitas Panen:

    Penanaman bibit kunyit yang tepat akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif, sehingga menghasilkan rimpang kunyit yang lebih besar dan berkualitas baik, yang pada akhirnya meningkatkan hasil panen.

Dengan memahami dan menerapkan teknik penanaman yang tepat, petani dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman kunyit di pot dan memperoleh hasil panen yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Penyiraman teratur

Penyiraman Teratur, Cara Menanams

Dalam cara menanam kunyit di pot, penyiraman teratur sangat penting untuk menjaga kelembapan tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman kunyit. Air berperan krusial dalam berbagai proses fisiologis tanaman, seperti fotosintesis, pengangkutan nutrisi, dan pertumbuhan sel.

  • Menjaga Kelembapan Tanah:

    Penyiraman teratur membantu menjaga kelembapan tanah, sehingga akar tanaman kunyit dapat menyerap air dan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Kelembapan tanah yang optimal juga mencegah tanaman layu dan stres.

  • Mendukung Fotosintesis:

    Air merupakan bahan baku utama dalam proses fotosintesis, di mana tanaman mengubah cahaya matahari menjadi energi. Penyiraman teratur memastikan bahwa tanaman kunyit memiliki cukup air untuk melakukan fotosintesis dan menghasilkan makanan sendiri.

  • Mengangkut Nutrisi:

    Air berfungsi sebagai pelarut dan pengangkut nutrisi dari tanah ke seluruh bagian tanaman. Penyiraman teratur membantu melarutkan nutrisi dalam tanah dan memudahkan tanaman menyerapnya.

  • Membantu Pertumbuhan Sel:

    Air merupakan komponen penting dalam sel tanaman. Penyiraman teratur membantu menjaga turgiditas sel dan mendukung pertumbuhan sel yang sehat, sehingga tanaman kunyit dapat tumbuh dengan baik dan produktif.

Dengan memahami pentingnya penyiraman teratur dalam cara menanam kunyit di pot, petani dapat memastikan bahwa tanaman kunyit menerima air yang cukup untuk tumbuh sehat dan menghasilkan panen yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam cara menanam kunyit di pot, pemupukan merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Pupuk tambahan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman kunyit untuk tumbuh sehat dan menghasilkan rimpang yang berkualitas.

Tanaman kunyit membutuhkan nutrisi seperti nitrogen, fosfor, dan kalium dalam jumlah yang cukup. Nitrogen berperan dalam pertumbuhan vegetatif, fosfor untuk pembentukan bunga dan buah, serta kalium untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit. Pemberian pupuk secara berkala akan memastikan bahwa tanaman kunyit mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan pada setiap tahap pertumbuhannya.

Tanpa pemupukan yang cukup, tanaman kunyit akan mengalami kekurangan nutrisi. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat, daun menguning, dan hasil panen yang menurun. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan pupuk tambahan secara teratur untuk mendukung pertumbuhan tanaman kunyit di pot.

Sumber: Cara Budidaya Kunyit di Lahan Kering

Penyiangan

Penyiangan, Cara Menanams

Dalam upaya menanam kunyit di pot, penyiangan memainkan peran penting dalam keberhasilan budidaya. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kunyit dapat mengganggu pertumbuhannya dengan cara:

  • Persaingan Nutrisi:

    Gulma menyerap nutrisi dari tanah, sehingga mengurangi ketersediaan nutrisi bagi tanaman kunyit. Hal ini dapat menyebabkan tanaman kunyit tumbuh kerdil dan menghasilkan rimpang yang lebih kecil.

  • Perebutan Cahaya Matahari:

    Gulma yang tinggi dapat menghalangi sinar matahari yang dibutuhkan tanaman kunyit untuk berfotosintesis. Kurangnya cahaya matahari dapat memperlambat pertumbuhan tanaman dan mengurangi hasil panen.

  • Sarang Hama dan Penyakit:

    Gulma yang lebat dapat menjadi tempat berlindung bagi hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman kunyit. Keberadaan gulma meningkatkan risiko tanaman terserang penyakit dan hama, sehingga berdampak negatif pada kesehatan dan produktivitas tanaman.

  • Penghambat Sirkulasi Udara:

    Gulma yang lebat dapat menghambat sirkulasi udara di sekitar tanaman kunyit. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kelembapan, yang dapat memicu pertumbuhan jamur dan penyakit pada tanaman.

Oleh karena itu, dalam cara menanam kunyit di pot, penyiangan secara teratur sangat penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang sehat dan produktif. Dengan membersihkan gulma, petani dapat memaksimalkan penyerapan nutrisi, cahaya matahari, dan sirkulasi udara, sehingga tanaman kunyit dapat tumbuh optimal dan menghasilkan rimpang kunyit yang berkualitas tinggi.

Hama dan penyakit

Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Dalam cara menanam kunyit di pot, hama dan penyakit merupakan salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat menurunkan produktivitas tanaman dan kualitas rimpang kunyit. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman kunyit pada berbagai tahap pertumbuhan, mulai dari penanaman hingga panen.

  • Hama pada Tanaman Kunyit:

    Hama yang umum menyerang tanaman kunyit antara lain kutu daun, penggerek batang, dan nematoda. Kutu daun dapat menyebabkan daun tanaman menguning dan keriting, sedangkan penggerek batang dapat merusak batang dan rimpang tanaman. Nematoda dapat menyebabkan pembengkakan pada akar tanaman dan mengganggu penyerapan nutrisi.

  • Penyakit pada Tanaman Kunyit:

    Penyakit yang sering menyerang tanaman kunyit adalah penyakit busuk rimpang, penyakit layu fusarium, dan penyakit kuning. Penyakit busuk rimpang disebabkan oleh jamur yang menyerang rimpang tanaman, membuatnya membusuk dan tidak layak jual. Penyakit layu fusarium menyebabkan tanaman layu dan mengering, sedangkan penyakit kuning menyebabkan daun tanaman menguning dan rontok.

  • Pencegahan dan Pengendalian Hama dan Penyakit:

    Untuk mencegah dan mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman kunyit di pot, dapat dilakukan beberapa langkah, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman, melakukan penyiraman yang cukup tetapi tidak berlebihan, dan menggunakan pestisida atau fungisida secara tepat jika diperlukan.

Dengan memahami jenis-jenis hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman kunyit serta cara pencegahan dan pengendaliannya, petani dapat meminimalkan risiko kerugian akibat serangan hama dan penyakit, sehingga tanaman kunyit dapat tumbuh sehat dan menghasilkan rimpang yang berkualitas tinggi.

Panen tepat waktu

Panen Tepat Waktu, Cara Menanams

Dalam cara menanam kunyit di pot, panen tepat waktu sangat penting untuk mendapatkan rimpang kunyit yang berkualitas baik. Kunyit yang dipanen pada waktu yang tepat akan memiliki ukuran yang lebih besar, warna yang lebih cerah, dan kandungan kurkumin yang lebih tinggi.

  • Ciri-ciri Kunyit Siap Panen:

    Ciri-ciri tanaman kunyit yang siap panen adalah daunnya mulai menguning dan layu. Selain itu, batang tanaman juga akan mulai mengering dan rimpang kunyit akan terasa padat saat ditekan.

  • Waktu Panen yang Tepat:

    Waktu panen kunyit yang tepat adalah sekitar 7-9 bulan setelah tanam. Panen yang terlambat dapat menyebabkan rimpang kunyit menjadi terlalu tua dan keras, sehingga kualitasnya menurun.

  • Cara Panen:

    Cara memanen kunyit adalah dengan menggali rimpangnya menggunakan garpu atau cangkul. Hati-hati saat menggali agar tidak merusak rimpang kunyit.

Dengan memanen kunyit pada waktu yang tepat, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan berkualitas tinggi. Rimpang kunyit yang berkualitas baik dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi dan digunakan sebagai bumbu dapur atau bahan obat-obatan.

Penggunaan

Penggunaan, Cara Menanams

Dalam kaitannya dengan cara menanam kunyit di pot, memahami penggunaan kunyit sangatlah penting, karena hal ini dapat menjadi motivasi dan memberikan tujuan dalam proses penanaman.

  • Sebagai Bumbu Dapur

    Kunyit merupakan bumbu dapur yang sangat populer di berbagai masakan Asia. Aromanya yang khas dan warna kuningnya yang cerah dapat meningkatkan cita rasa dan tampilan makanan. Menanam kunyit di pot memungkinkan kita untuk memiliki persediaan bumbu segar dan alami kapan saja.

  • Sebagai Pewarna Alami

    Kunyit juga dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk berbagai produk makanan dan tekstil. Warnanya yang kuning cerah berasal dari kandungan kurkumin, yang juga memiliki sifat antioksidan. Menanam kunyit di pot dapat menyediakan sumber pewarna alami yang aman dan ramah lingkungan.

  • Sebagai Obat Tradisional

    Dalam pengobatan tradisional, kunyit telah lama digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Senyawa aktif dalam kunyit, seperti kurkumin, memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu meredakan nyeri, meningkatkan pencernaan, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Menanam kunyit di pot dapat memberikan akses mudah ke bahan alami untuk perawatan kesehatan.

Dengan memahami berbagai penggunaan kunyit, menanam kunyit di pot menjadi kegiatan yang tidak hanya bermanfaat secara praktis, tetapi juga dapat berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan kita.

FAQ Cara Menanam Kunyit di Pot

Menanam kunyit di pot memiliki banyak keunggulan. Namun ada beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar cara menanam kunyit di pot. Berikut beberapa pertanyaan dan jawaban umum:

Pertanyaan 1: Apa saja keuntungan menanam kunyit di pot?

Jawaban: Menanam kunyit di pot memiliki beberapa keuntungan, di antaranya menghemat lahan, memudahkan perawatan, memungkinkan penanaman di daerah dengan lahan terbatas, mempercepat proses panen, dan menghasilkan kualitas kunyit yang baik.

Pertanyaan 2: Kapan waktu yang tepat untuk memanen kunyit?

Jawaban: Kunyit dapat dipanen sekitar 7-9 bulan setelah tanam. Ciri-ciri kunyit siap panen adalah daunnya mulai menguning dan layu.

Pertanyaan 3: Apakah menanam kunyit di pot membutuhkan banyak air?

Jawaban: Ya, tanaman kunyit membutuhkan penyiraman yang cukup, terutama saat musim kemarau. Penyiraman yang teratur membantu menjaga kelembapan tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada tanaman kunyit di pot?

Jawaban: Untuk mencegah dan mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman kunyit di pot, dapat dilakukan beberapa langkah, seperti menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman, melakukan penyiraman yang cukup tetapi tidak berlebihan, dan menggunakan pestisida atau fungisida secara tepat jika diperlukan.

Pertanyaan 5: Apakah kunyit hanya bisa digunakan sebagai bumbu dapur?

Jawaban: Kunyit memiliki berbagai kegunaan, selain sebagai bumbu dapur, kunyit juga dapat digunakan sebagai pewarna alami dan obat tradisional.

Pertanyaan 6: Di mana bisa mendapatkan bibit kunyit untuk ditanam di pot?

Jawaban: Bibit kunyit dapat diperoleh dari toko pertanian, pedagang bibit, atau dari tanaman kunyit yang sudah ada.

Dengan memahami jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, diharapkan dapat membantu Anda dalam menanam kunyit di pot dengan lebih mudah dan berhasil.

Sumber:

- Cara Budidaya Kunyit di Pot atau Polybag

Tips Menanam Kunyit di Pot

Menanam kunyit di pot memang mengasyikkan, tapi ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan agar tanaman kunyit tumbuh subur dan menghasilkan rimpang yang berkualitas.

Tip 1: Pilih Pot yang Tepat

Pilih pot berdiameter minimal 20 cm dan kedalaman minimal 30 cm. Ukuran ini memberikan ruang yang cukup bagi kunyit untuk tumbuh dan berkembang. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik agar air tidak menggenang dan membusukkan rimpang.

Tip 2: Gunakan Bibit yang Sehat

Bibit kunyit yang sehat akan menghasilkan tanaman yang kuat dan produktif. Pilih bibit yang berukuran besar, tidak keriput, dan tidak ada tanda-tanda penyakit.

Tip 3: Siapkan Media Tanam yang Subur

Media tanam yang ideal untuk kunyit adalah campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Tanah menyediakan nutrisi, kompos sebagai penyedia unsur organik, dan pasir untuk meningkatkan drainase dan aerasi.

Tip 4: Tanam Kunyit dengan Benar

Tanam bibit kunyit sedalam 5-7 cm dengan jarak antar bibit 10-15 cm. Kedalaman dan jarak ini memastikan rimpang kunyit mendapatkan nutrisi dan kelembapan yang cukup, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Tip 5: Siram Secara Teratur

Tanaman kunyit membutuhkan penyiraman secara teratur, terutama saat musim kemarau. Penyiraman yang cukup membantu menjaga kelembapan tanah dan memenuhi kebutuhan air tanaman.

Dengan mengikuti tips-tips ini, kamu bisa menanam kunyit di pot dengan mudah dan berhasil. Selamat berkebun!

Kunyit Pot, Si Mungil Penambah Cita Rasa

Kunyit pot dalam pot tanah liat

Menanam kunyit di pot, siapa sangka ternyata mudah dan menyenangkan? Dengan sedikit usaha, kita bisa punya stok bumbu dapur sendiri yang segar dan alami. Yuk, ikuti langkah-langkahnya!

Pertama, pilih pot berdiameter minimal 20 cm dan kedalaman 30 cm. Pastikan ada lubang drainase di bawahnya. Lalu, siapkan media tanam dari campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Tanam bibit kunyit sedalam 5-7 cm dengan jarak antar bibit 10-15 cm. Siram secara teratur, terutama saat musim kemarau.

Dalam waktu sekitar 7-9 bulan, kunyit sudah bisa dipanen. Ciri-cirinya, daun mulai menguning dan layu. Setelah dipanen, kunyit bisa langsung digunakan sebagai bumbu dapur, pewarna alami, atau obat tradisional. Seru, kan? Yuk, segera tanam kunyit di pot dan rasakan manfaatnya!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on