This page looks best with JavaScript enabled

Cara Menanam Lada dalam Polybag: Rahasia Panen Melimpah di Lahan Sempit

 ·  ☕ 14 min read
  • Menghemat lahan: Polybag memiliki ukuran yang relatif kecil, sehingga dapat menghemat lahan tanam yang digunakan.
  • Mudah perawatan: Tanaman lada dalam polybag mudah dirawat karena dapat dipindahkan dan diatur posisinya sesuai kebutuhan.
  • Mengontrol lingkungan: Polybag memungkinkan petani untuk mengontrol lingkungan tumbuh tanaman lada, seperti kelembapan, drainase, dan penyinaran matahari.
  • Meningkatkan produktivitas: Dengan mengontrol lingkungan tumbuh, petani dapat meningkatkan produktivitas tanaman lada dan menghasilkan panen yang lebih optimal.

Selain itu, menanam lada dalam polybag juga memiliki nilai sejarah yang panjang.Teknik ini telah digunakan oleh petani lada di Indonesia sejak zaman dahulu, dan masih terus digunakan hingga saat ini karena terbukti efektif dan efisien.

Adapun beberapa topik utama yang perlu diperhatikan dalam menanam lada dalam polybag, antara lain:

  • Pemilihan bibit
  • Persiapan media tanam
  • Penanaman bibit
  • Perawatan tanaman
  • Panen

Dengan memahami teknik dan memperhatikan aspek-aspek penting dalam menanam lada dalam polybag, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan berkualitas tinggi.

Cara Menanam Lada dalam Polybag

Menanam lada dalam polybag merupakan salah satu teknik budidaya lada yang cukup populer, terutama bagi petani yang memiliki keterbatasan lahan. Dengan menggunakan polybag, petani dapat mengontrol lingkungan tumbuh tanaman lada dengan lebih optimal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

  • Pemilihan Bibit: Pilih bibit lada yang berkualitas baik, berasal dari varietas unggul dan bebas penyakit.
  • Persiapan Media Tanam: Gunakan media tanam yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dapat menjadi pilihan yang tepat.
  • Penanaman Bibit: Buat lubang tanam pada media tanam sedalam 10-15 cm, kemudian tanam bibit lada dan padatkan tanah di sekitar pangkal batang.
  • Penyiraman: Siram tanaman lada secara teratur, terutama pada musim kemarau. Hindari penyiraman yang berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.
  • Pemupukan: Berikan pupuk secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman lada. Gunakan pupuk organik atau anorganik sesuai kebutuhan.
  • Penyiangan: Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman lada untuk mencegah persaingan dalam penyerapan nutrisi.
  • Pemasangan Ajir: Pasang ajir atau tiang penyangga untuk menopang tanaman lada agar tidak roboh saat berbuah.
  • Pengendalian Hama dan Penyakit: Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur untuk mencegah serangan yang dapat merusak tanaman lada.
  • Panen: Lada dapat dipanen saat buahnya sudah berwarna merah tua dan mengkilap. Panen dilakukan dengan cara memetik buah lada dari tangkainya.

Selain memperhatikan aspek-aspek teknis dalam menanam lada dalam polybag, petani juga perlu memperhatikan faktor lingkungan, seperti intensitas cahaya matahari, suhu, dan kelembapan udara. Dengan mengoptimalkan faktor-faktor tersebut, petani dapat memperoleh hasil panen lada yang maksimal dan berkualitas tinggi.

Menanam lada dalam polybag tidak hanya bermanfaat bagi petani, tetapi juga dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menanam lada di lahan yang terbatas, seperti di halaman rumah atau di balkon apartemen.

Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanams

Dalam cara menanam lada dalam polybag, pemilihan bibit menjadi salah satu faktor krusial yang menentukan keberhasilan budidaya. Bibit lada yang berkualitas baik akan menghasilkan tanaman yang sehat, produktif, dan tahan terhadap penyakit. Sebaliknya, bibit yang buruk dapat menyebabkan kegagalan panen dan merugikan petani.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bibit lada, antara lain:

  • Varietas: Pilih varietas lada yang unggul, sesuai dengan kondisi lingkungan dan tujuan budidaya. Beberapa varietas lada yang populer antara lain lada hitam, lada putih, dan lada merah.
  • Kualitas: Bibit lada yang baik harus berasal dari tanaman induk yang sehat dan bebas penyakit. Bibit harus memiliki batang yang kokoh, daun yang rimbun, dan tidak menunjukkan gejala penyakit.
  • Bebas penyakit: Pastikan bibit lada bebas dari hama dan penyakit. Bibit yang terinfeksi penyakit dapat menular ke tanaman lainnya dan menyebabkan kerugian yang lebih besar.

Dengan memilih bibit lada yang berkualitas baik, petani dapat memaksimalkan peluang keberhasilan budidaya lada dalam polybag. Tanaman lada yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas, sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Selain itu, pemilihan bibit yang tepat juga dapat menghemat biaya perawatan dan pengendalian hama penyakit. Bibit lada yang unggul biasanya memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga petani tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pestisida dan fungisida.

Dengan demikian, pemilihan bibit yang berkualitas baik merupakan langkah awal yang sangat penting dalam cara menanam lada dalam polybag. Petani yang memperhatikan aspek ini akan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh hasil panen yang optimal dan menguntungkan.

Sumber: Cara Menanam Lada di Polybag Agar Cepat Berbuah

Persiapan Media Tanam

Persiapan Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam lada dalam polybag, persiapan media tanam memegang peranan yang sangat penting. Media tanam yang baik akan menyediakan lingkungan tumbuh yang optimal bagi tanaman lada, sehingga dapat tumbuh dengan sehat dan produktif.

Media tanam yang subur mengandung unsur hara yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman lada. Gembur dan memiliki drainase yang baik juga tak kalah penting, karena akan membuat akar tanaman dapat bernapas dengan baik dan mencegah terjadinya pembusukan akar.

Campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi merupakan kombinasi yang tepat untuk media tanam lada dalam polybag. Tanah menyediakan unsur hara dan struktur yang baik, pupuk kandang menambah kesuburan, dan sekam padi membuat media tanam menjadi lebih gembur dan memiliki drainase yang baik.

Dengan menggunakan media tanam yang tepat, tanaman lada akan tumbuh dengan vigor dan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas. Sebaliknya, jika media tanam tidak sesuai, tanaman lada akan tumbuh kerdil, kurang produktif, dan rentan terserang penyakit.

Oleh karena itu, dalam cara menanam lada dalam polybag, persiapan media tanam harus dilakukan dengan benar. Dengan menyediakan lingkungan tumbuh yang optimal, petani dapat meningkatkan peluang keberhasilan budidaya lada dan memperoleh hasil panen yang maksimal.

Sumber: Cara Menanam Lada di Polybag Agar Cepat Berbuah

Penanaman Bibit

Penanaman Bibit, Cara Menanams

Dalam cara menanam lada dalam polybag, penanaman bibit merupakan salah satu langkah penting yang menentukan keberhasilan budidaya. Proses penanaman bibit harus dilakukan dengan benar agar tanaman lada dapat tumbuh dengan sehat dan produktif.

  • Pembuatan Lubang Tanam
    Lubang tanam dibuat sedalam 10-15 cm pada media tanam yang telah disiapkan. Kedalaman lubang tanam ini cukup untuk menampung akar bibit lada dan memberikan ruang yang cukup untuk pertumbuhan akar.
  • Penanaman Bibit
    Bibit lada ditanam tegak lurus pada lubang tanam, kemudian ditutup dengan tanah dan dipadatkan di sekitar pangkal batang. Pemadatan tanah di sekitar pangkal batang bertujuan untuk menjaga bibit tetap tegak dan mencegah akar terangkat saat disiram.
  • Penyiraman
    Setelah bibit lada ditanam, lakukan penyiraman secara hati-hati untuk menjaga kelembapan media tanam. Hindari penyiraman yang berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.
  • Peneduhan
    Setelah disiram, bibit lada perlu diberi naungan atau peneduh untuk melindungi bibit dari sinar matahari langsung. Peneduhan dapat dilakukan dengan menggunakan paranet atau daun-daun pisang.

Dengan melakukan penanaman bibit dengan benar, petani dapat meningkatkan peluang keberhasilan budidaya lada dalam polybag. Tanaman lada yang tumbuh sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas, sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam budidaya tanaman lada, penyiraman merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Penyiraman yang benar akan membantu tanaman lada tumbuh dengan sehat dan produktif. Sebaliknya, penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman lada mengalami busuk akar dan mati.

Tanaman lada membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhannya. Air digunakan oleh tanaman untuk berbagai proses fisiologis, seperti fotosintesis, transportasi nutrisi, dan pengaturan suhu. Pada musim kemarau, ketika curah hujan sedikit, tanaman lada membutuhkan penyiraman secara teratur untuk memenuhi kebutuhan airnya.

Namun, penyiraman yang berlebihan juga dapat merugikan tanaman lada. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan tanah menjadi becek dan kekurangan oksigen. Hal ini dapat menyebabkan akar tanaman lada membusuk dan tanaman menjadi layu dan mati.

Oleh karena itu, dalam cara menanam lada dalam polybag, penyiraman harus dilakukan secara teratur, tetapi tidak berlebihan. Petani perlu memperhatikan kondisi media tanam dan tanaman lada untuk menentukan kebutuhan airnya. Penyiraman dapat dilakukan pada pagi atau sore hari, saat matahari tidak terlalu terik.

Dengan memperhatikan aspek penyiraman dengan benar, petani dapat memastikan tanaman lada dalam polybag tumbuh dengan sehat dan produktif. Tanaman lada yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas, sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Sumber: Cara Menanam Lada di Polybag Agar Cepat Berbuah

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam cara menanam lada dalam polybag, pemupukan merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Pupuk berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman lada agar dapat tumbuh dengan sehat dan produktif. Tanpa pemupukan yang cukup, tanaman lada akan mengalami kekurangan nutrisi dan tidak dapat menghasilkan buah yang optimal.

Ada dua jenis pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman lada, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Pupuk organik berasal dari bahan-bahan alami, seperti kotoran hewan, kompos, dan limbah pertanian. Pupuk organik memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan tanah, dan menyediakan unsur hara secara perlahan. Pupuk anorganik dibuat dari bahan kimia dan menyediakan unsur hara dalam bentuk yang lebih cepat diserap oleh tanaman. Pemilihan jenis pupuk tergantung pada kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

Pemberian pupuk pada tanaman lada dalam polybag harus dilakukan secara berkala, sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pada fase pertumbuhan awal, tanaman lada membutuhkan pupuk yang kaya nitrogen untuk mendorong pertumbuhan vegetatif. Sedangkan pada fase generatif, tanaman lada membutuhkan pupuk yang kaya fosfor dan kalium untuk mendukung pembungaan dan pembuahan. Dosis dan frekuensi pemupukan dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman dan jenis pupuk yang digunakan.

Dengan melakukan pemupukan secara benar, petani dapat memastikan tanaman lada dalam polybag memperoleh nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan sehat dan produktif. Tanaman lada yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas, sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Sumber: Cara Menanam Lada di Polybag Agar Cepat Berbuah

Penyiangan

Penyiangan, Cara Menanams

Dalam cara menanam lada dalam polybag, penyiangan merupakan salah satu aspek penting yang seringkali diabaikan. Padahal, penyiangan memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya lada.

  • Gulma: Kompetitor yang Merebut Nutrisi

    Gulma adalah tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman budidaya. Gulma dapat menjadi kompetitor bagi tanaman lada dalam penyerapan nutrisi dari tanah. Jika gulma tidak dibersihkan, tanaman lada akan kekurangan nutrisi dan pertumbuhannya akan terhambat.

  • Menjaga Kesehatan Tanah

    Penyiangan juga membantu menjaga kesehatan tanah. Gulma dapat menjadi tempat berkembangnya hama dan penyakit. Dengan membersihkan gulma, petani dapat mengurangi risiko serangan hama dan penyakit pada tanaman lada.

  • Meningkatkan Hasil Panen

    Penyiangan yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan hasil panen lada. Dengan membersihkan gulma, tanaman lada akan mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas.

  • Menghemat Biaya Produksi

    Penyiangan juga dapat menghemat biaya produksi. Jika gulma tidak dibersihkan, tanaman lada akan rentan terserang hama dan penyakit. Untuk mengatasi serangan hama dan penyakit, petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pestisida dan fungisida.

Dengan melakukan penyiangan secara teratur, petani dapat memastikan tanaman lada dalam polybag tumbuh dengan sehat dan produktif. Tanaman lada yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas, sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Pemasangan Ajir

Pemasangan Ajir, Cara Menanams

Dalam cara menanam lada dalam polybag, pemasangan ajir merupakan salah satu aspek penting yang seringkali diabaikan. Padahal, pemasangan ajir memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan budidaya lada.

  • Manfaat Pemasangan Ajir

    Pemasangan ajir pada tanaman lada dalam polybag memiliki beberapa manfaat, antara lain:

    • Menopang tanaman lada agar tidak roboh saat berbuah. Tanaman lada yang berbuah lebat akan memiliki beban yang cukup berat, sehingga jika tidak ditopang dengan ajir, tanaman dapat roboh dan rusak.
    • Memudahkan perawatan tanaman. Dengan adanya ajir, petani dapat dengan mudah melakukan perawatan tanaman, seperti pemangkasan, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.
    • Meningkatkan hasil panen. Tanaman lada yang ditopang dengan ajir akan tumbuh lebih sehat dan produktif, sehingga dapat menghasilkan buah yang lebih banyak dan berkualitas.
  • Cara Pemasangan Ajir

    Pemasangan ajir pada tanaman lada dalam polybag dapat dilakukan dengan mudah. Berikut adalah langkah-langkahnya:

    1. Siapkan ajir atau tiang penyangga yang terbuat dari bambu atau kayu.
    2. Tancapkan ajir di sekitar tanaman lada, dengan jarak sekitar 20-30 cm dari batang tanaman.
    3. Ikat batang tanaman lada pada ajir menggunakan tali atau kawat.

Dengan melakukan pemasangan ajir secara benar, petani dapat memastikan tanaman lada dalam polybag tumbuh dengan sehat dan produktif. Tanaman lada yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas, sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Dalam cara menanam lada dalam polybag, pengendalian hama dan penyakit merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman lada kapan saja dan menyebabkan kerugian yang besar bagi petani.

  • Pengaruh Hama dan Penyakit pada Tanaman Lada

    Hama dan penyakit dapat menyebabkan berbagai masalah pada tanaman lada, antara lain:

    • Menyerang daun dan batang, menyebabkan pertumbuhan terhambat dan kematian tanaman.
    • Menyerang bunga dan buah, menyebabkan gagal panen atau penurunan kualitas buah.
    • Menularkan virus dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit serius pada tanaman lada.
  • Cara Pengendalian Hama dan Penyakit

    Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman lada dalam polybag dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain:

    • Penggunaan pestisida dan fungisida secara tepat dan sesuai dosis.
    • Penanaman varietas lada yang tahan terhadap hama dan penyakit.
    • Pembersihan gulma dan sisa-sisa tanaman yang dapat menjadi tempat berkembangnya hama dan penyakit.
    • Pengaturan jarak tanam yang tepat untuk mencegah penyebaran penyakit.
  • Manfaat Pengendalian Hama dan Penyakit

    Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman lada dalam polybag memiliki beberapa manfaat, antara lain:

    • Melindungi tanaman lada dari serangan hama dan penyakit, sehingga meningkatkan kesehatan dan produktivitas tanaman.
    • Meningkatkan hasil panen dan kualitas buah lada.
    • Menghemat biaya produksi karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mengatasi serangan hama dan penyakit.

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, petani dapat memastikan tanaman lada dalam polybag tumbuh dengan sehat dan produktif. Tanaman lada yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas, sehingga meningkatkan pendapatan petani.

Panen

Panen, Cara Menanams

Panen merupakan tahap akhir dalam cara menanam lada dalam polybag. Panen dilakukan saat buah lada sudah tua dan siap dipetik. Buah lada yang siap panen biasanya berwarna merah tua dan mengkilap. Panen dilakukan dengan cara memetik buah lada dari tangkainya secara hati-hati.

Tahap panen sangat penting dalam budidaya lada. Panen yang dilakukan pada waktu yang tepat akan menghasilkan buah lada dengan kualitas yang baik. Buah lada yang berkualitas baik akan laku dijual dengan harga yang tinggi. Sebaliknya, panen yang dilakukan terlalu cepat atau terlalu lambat akan menghasilkan buah lada dengan kualitas yang rendah dan harga jual yang rendah.

Oleh karena itu, petani harus memperhatikan dengan cermat waktu panen lada. Petani juga harus memanen lada dengan hati-hati agar tidak merusak buah lada. Buah lada yang rusak akan menurunkan kualitas dan harga jualnya.

Dengan memanen lada pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal. Hasil panen yang optimal akan meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan keluarganya.

Sumber: Cara Menanam Lada di Polybag Agar Cepat Berbuah

Tanya Jawab Seputar Cara Menanam Lada dalam Polybag

Bingung mau mulai dari mana saat ingin menanam lada dalam polybag? Tenang, berikut ini beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyakan beserta jawabannya.

Pertanyaan 1: Kapan waktu terbaik menanam lada dalam polybag?


Waktu terbaik menanam lada dalam polybag adalah pada awal musim hujan, saat tanah masih lembap dan kaya nutrisi.


Pertanyaan 2: Ukuran polybag yang tepat untuk menanam lada?


Ukuran polybag yang ideal untuk menanam lada adalah sekitar 30x40 cm atau disesuaikan dengan ukuran bibit yang digunakan.


Pertanyaan 3: Berapa banyak lubang tanam yang dibuat dalam satu polybag?


Dalam satu polybag, cukup buat satu lubang tanam saja, karena lada merupakan tanaman yang tumbuh tegak ke atas.


Pertanyaan 4: Bagaimana cara merawat tanaman lada dalam polybag?


Perawatan tanaman lada dalam polybag meliputi penyiraman teratur, pemupukan berkala, dan pengendalian hama dan penyakit.


Pertanyaan 5: Kapan lada siap dipanen?


Lada siap dipanen ketika buahnya sudah berwarna merah tua dan mengkilap.


Pertanyaan 6: Apa saja manfaat menanam lada dalam polybag?


Menanam lada dalam polybag memiliki banyak manfaat, seperti menghemat lahan, mudah dipindah-pindahkan, dan dapat dilakukan di lahan terbatas.


Demikianlah beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyakan tentang cara menanam lada dalam polybag. Dengan memahami dasar-dasarnya, menanam lada dalam polybag jadi lebih mudah dan menyenangkan.

Sumber: Cara Menanam Lada di Polybag Agar Cepat Berbuah

Tips Menanam Lada dalam Polybag

Ingin merasakan sensasi berkebun lada tapi lahan terbatas? Polybag solusinya! Dengan teknik tepat, menanam lada dalam polybag bisa menghasilkan panen melimpah. Berikut beberapa tipsnya:

Tip 1: Pilih Bibit Unggul

Kunci keberhasilan dimulai dari bibit berkualitas. Pilih bibit lada varietas unggul, bebas penyakit, dan pertumbuhannya bagus.

Tip 2: Siapkan Media Tanam Subur

Lada butuh media tanam yang kaya nutrisi dan gembur. Campuran tanah, pupuk kompos, dan sekam padi jadi pilihan tepat.

Tip 3: Siram Secukupnya

Penyiraman teratur sangat penting, tapi jangan berlebihan. Siram secukupnya, terutama saat musim kemarau agar tanaman tidak kekeringan.

Tip 4: Beri Pupuk Berkala

Lada butuh nutrisi tambahan dari pupuk. Berikan pupuk organik atau anorganik secara berkala untuk menjaga pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Tip 5: Bersihkan Gulma

Gulma dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan lada. Rajin-rajin bersihkan gulma di sekitar tanaman agar pertumbuhan lada optimal.

Tip 6: Pasang Ajir Penyangga

Saat berbuah, tanaman lada akan semakin berat. Pasang ajir atau tiang penyangga untuk mencegah tanaman roboh.

Tip 7: Kendalikan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit jadi musuh utama tanaman lada. Lakukan pengendalian secara teratur menggunakan pestisida atau fungisida sesuai kebutuhan.

Tip 8: Panen Tepat Waktu

Buah lada siap dipanen saat warnanya merah tua mengkilap. Panen dengan hati-hati agar kualitas buah tetap terjaga.

Dengan mengikuti tips di atas, menanam lada dalam polybag dijamin sukses. Selamat mencoba dan nikmati hasil panen melimpah!

Bertanam Lada di Polybag, Panen Melimpah di Lahan Sempit

Gambar tanaman lada dalam polybag

Menanam lada tak melulu butuh lahan luas. Polybag hadir sebagai solusi bagi pencinta lada yang ingin berkebun di lahan terbatas. Dengan teknik tepat, menanam lada dalam polybag bisa menghasilkan panen melimpah.

Rahasianya ada pada pemilihan bibit unggul, media tanam subur, penyiraman secukupnya, dan pemupukan berkala. Jangan lupa bersihkan gulma dan pasang ajir penyangga agar tanaman tidak roboh saat berbuah. Kendalikan pula hama dan penyakit untuk menjaga kesehatan tanaman.

Ketika buah lada berwarna merah tua mengkilap, saatnya panen tiba. Petik dengan hati-hati agar kualitas buah tetap terjaga. Menanam lada dalam polybag memang mengasyikkan, bukan? Yuk, coba sekarang dan rasakan sensasi panen melimpah di lahan sempit!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on