Untuk menanam lidah mertua di dalam rumah, Anda perlu menyiapkan beberapa bahan, seperti pot, tanah, dan tanaman lidah mertua. Setelah semua bahan siap, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Pilih pot yang memiliki ukuran yang sesuai dengan tanaman lidah mertua Anda.
- Isi pot dengan tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik.
- Buat lubang di tengah tanah dan masukkan tanaman lidah mertua ke dalam lubang tersebut.
- Padatkan tanah di sekitar tanaman dan siram dengan air secukupnya.
- Tempatkan tanaman lidah mertua di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung.
Merawat lidah mertua sangatlah mudah. Anda hanya perlu menyiram tanaman ini seminggu sekali atau ketika tanah sudah kering. Selain itu, Anda juga perlu memupuk tanaman ini setiap bulan dengan pupuk cair.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan mudah menanam lidah mertua di dalam rumah dan menikmati keindahan serta manfaatnya.
Cara Menanam Lidah Mertua di Dalam Rumah
Menanam lidah mertua di dalam rumah adalah kegiatan yang mudah dan menyenangkan. Tanaman ini tidak hanya indah, tetapi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain itu, lidah mertua juga sangat mudah dirawat, sehingga cocok untuk pemula yang ingin menanam tanaman di dalam rumah.
- Pemilihan Tanaman: Pilih tanaman lidah mertua yang sehat dan memiliki akar yang kuat.
- Media Tanam: Gunakan media tanam yang porous dan memiliki drainase yang baik, seperti campuran tanah, pasir, dan kompos.
- Ukuran Pot: Pilih pot yang berukuran sesuai dengan tanaman lidah mertua Anda. Jangan gunakan pot yang terlalu besar atau terlalu kecil.
- Pencahayaan: Lidah mertua membutuhkan cahaya terang tidak langsung. Hindari menempatkan tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
- Penyiraman: Siram lidah mertua secara teratur, tetapi jangan berlebihan. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman.
- Pemupukan: Beri pupuk lidah mertua setiap bulan selama musim tanam.
- Pemangkasan: Pangkas daun lidah mertua yang sudah tua atau rusak untuk menjaga kesehatan tanaman.
- Penggantian Pot: Repot lidah mertua setiap 2-3 tahun atau ketika tanaman sudah terlalu besar untuk potnya.
- Hama dan Penyakit: Lidah mertua jarang terkena hama dan penyakit, tetapi tetap perlu diwaspadai.
Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat dengan mudah menanam lidah mertua di dalam rumah dan menikmati keindahan serta manfaatnya. Selain itu, lidah mertua juga bisa menjadi hadiah yang indah untuk teman dan keluarga.
Menanam lidah mertua di dalam rumah juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Tanaman ini tidak hanya indah, tetapi juga dapat membantu meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. Selain itu, lidah mertua juga sangat mudah dirawat, sehingga cocok untuk pemula yang ingin menanam tanaman di dalam rumah.
Pemilihan Tanaman
Memilih tanaman lidah mertua yang sehat dan memiliki akar yang kuat merupakan langkah awal yang sangat penting dalam cara menanam lidah mertua di dalam rumah. Tanaman yang sehat akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan lebih tahan terhadap penyakit. Selain itu, akar yang kuat akan membantu tanaman menyerap nutrisi dan air dengan baik, sehingga dapat tumbuh dengan subur.
-
Ciri-ciri tanaman lidah mertua yang sehat:
- Daunnya berwarna hijau cerah dan mengkilap.
- Batangnya kokoh dan tidak mudah patah.
- Akarnya berwarna putih atau krem dan tidak busuk. -
Cara memilih tanaman lidah mertua dengan akar yang kuat:
- Pilih tanaman yang ditanam dalam pot yang berukuran sesuai.
- Periksa akar tanaman pada lubang drainase pot. Akar yang sehat akan berwarna putih atau krem dan tidak busuk.
- Hindari memilih tanaman yang akarnya sudah keluar dari pot atau berwarna hitam.
Dengan memilih tanaman lidah mertua yang sehat dan memiliki akar yang kuat, Anda akan meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam lidah mertua di dalam rumah. Tanaman yang sehat akan tumbuh dengan subur dan memberikan keindahan serta manfaat bagi rumah Anda.
Media Tanam
Saat menanam lidah mertua di dalam rumah, pemilihan media tanam memegang peranan penting. Media tanam yang porous dan memiliki drainase yang baik akan membantu akar tanaman menyerap air dan nutrisi dengan lebih mudah, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan sehat dan subur.
- Porositas: Porositas mengacu pada kemampuan media tanam untuk mengalirkan air dan udara. Media tanam yang porous akan memungkinkan kelebihan air mengalir keluar dengan mudah, sehingga akar tanaman tidak tergenang air dan membusuk.
- Drainase: Drainase mengacu pada kemampuan media tanam untuk mengalirkan kelebihan air keluar dari pot. Media tanam yang memiliki drainase yang baik akan mencegah air menggenang di dasar pot, yang dapat menyebabkan akar tanaman membusuk.
- Contoh media tanam porous dan memiliki drainase yang baik: Campuran tanah, pasir, dan kompos merupakan salah satu contoh media tanam yang porous dan memiliki drainase yang baik. Tanah menyediakan nutrisi dan struktur, pasir meningkatkan porositas, dan kompos membantu meningkatkan drainase dan kesuburan tanah.
- Implikasi dalam cara menanam lidah mertua di dalam rumah: Menggunakan media tanam yang porous dan memiliki drainase yang baik akan membantu mencegah masalah umum pada tanaman lidah mertua, seperti busuk akar. Selain itu, media tanam yang baik akan memastikan bahwa tanaman mendapatkan air dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan sehat.
Dengan memahami pentingnya media tanam yang porous dan memiliki drainase yang baik, Anda dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal untuk tanaman lidah mertua Anda di dalam rumah.
Ukuran Pot
Memilih pot yang berukuran sesuai merupakan hal penting dalam cara menanam lidah mertua di dalam rumah. Pot yang terlalu besar dapat menyebabkan tanah menjadi terlalu basah dan akar tanaman membusuk. Sebaliknya, pot yang terlalu kecil dapat membatasi pertumbuhan tanaman dan menyebabkan tanaman kekurangan air dan nutrisi.
Ukuran pot yang ideal untuk tanaman lidah mertua adalah sekitar 2-3 inci lebih besar dari diameter akar tanaman. Hal ini akan memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk tumbuh dan berkembang, tanpa membuat tanah terlalu basah.
Selain ukuran, perhatikan juga bahan pot. Pot tanah liat atau terakota adalah pilihan yang baik karena dapat menyerap kelebihan air dan membantu mencegah pembusukan akar. Pot plastik juga dapat digunakan, tetapi pastikan pot tersebut memiliki lubang drainase yang cukup.
Dengan memilih pot yang berukuran sesuai dan berbahan yang tepat, Anda dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang optimal untuk tanaman lidah mertua Anda di dalam rumah.
Sumber: The Spruce: Growing Snake Plants Indoors
Pencahayaan
Dalam hal cara menanam lidah mertua di dalam rumah, pencahayaan memegang peranan penting. Lidah mertua membutuhkan cahaya terang tidak langsung untuk tumbuh subur dan sehat. Hindari menempatkan tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari langsung, karena dapat menyebabkan daunnya terbakar dan mengering.
- Cahaya terang tidak langsung: Cahaya terang tidak langsung menyediakan pencahayaan yang cukup untuk fotosintesis, proses di mana tanaman mengubah cahaya menjadi energi. Cahaya tidak langsung dapat diperoleh dari jendela yang menghadap ke timur atau barat, atau dari cahaya buatan seperti lampu neon.
- Sinar matahari langsung: Sinar matahari langsung dapat terlalu kuat untuk lidah mertua dan menyebabkan daunnya terbakar dan mengering. Jika Anda ingin menempatkan lidah mertua di dekat jendela yang menghadap ke selatan, pastikan untuk memberikan tirai atau kerai untuk menyaring sinar matahari.
- Kekurangan cahaya: Jika lidah mertua tidak mendapatkan cukup cahaya, pertumbuhannya akan terhambat dan daunnya akan menjadi pucat dan lemah. Pastikan untuk memindahkan tanaman ke tempat yang lebih terang jika Anda melihat tanda-tanda kekurangan cahaya.
- Gejala kekurangan cahaya: Beberapa gejala kekurangan cahaya pada lidah mertua antara lain pertumbuhan terhambat, daun pucat dan lemah, dan daun yang rontok.
Dengan menyediakan pencahayaan yang tepat, Anda dapat membantu lidah mertua Anda tumbuh subur dan sehat di dalam rumah. Tanaman yang sehat tidak hanya akan mempercantik rumah Anda, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan kualitas udara dan mengurangi stres.
Penyiraman
Ketika menanam lidah mertua di dalam rumah, penyiraman yang tepat sangat penting. Lidah mertua adalah tanaman yang toleran kekeringan, tetapi tetap membutuhkan air untuk tumbuh subur.
- Penyiraman yang teratur: Lidah mertua perlu disiram secara teratur, terutama selama musim tanam (musim semi dan musim panas). Frekuensi penyiraman akan bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti ukuran tanaman, ukuran pot, dan kondisi lingkungan. Sebagai aturan umum, siram lidah mertua ketika tanah bagian atas sudah kering saat disentuh.
- Jangan berlebihan: Meskipun lidah mertua membutuhkan air, tetapi jangan berlebihan saat menyiram. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan tanah menjadi terlalu basah dan akar tanaman membusuk. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman untuk mencegah pembusukan akar.
- Cara memeriksa kelembaban tanah: Cara terbaik untuk memeriksa kelembaban tanah adalah dengan memasukkan jari Anda ke dalam tanah hingga kedalaman sekitar 2-3 cm. Jika tanah terasa kering saat disentuh, maka sudah waktunya untuk menyiram lidah mertua.
- Tanda-tanda penyiraman berlebihan: Jika lidah mertua disiram secara berlebihan, daunnya akan mulai menguning dan layu. Dalam kasus yang parah, akar tanaman dapat membusuk dan tanaman bisa mati. Jika Anda melihat tanda-tanda penyiraman berlebihan, segera kurangi frekuensi penyiraman dan biarkan tanah mengering.
Dengan mengikuti tips penyiraman yang tepat, Anda dapat membantu lidah mertua Anda tumbuh subur dan sehat di dalam rumah. Tanaman yang sehat tidak hanya akan mempercantik rumah Anda, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan kualitas udara dan mengurangi stres.
Pemupukan
Dalam "cara menanam lidah mertua di dalam rumah", pemupukan merupakan aspek penting untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Pemupukan teratur akan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan lidah mertua untuk tumbuh subur dan menghasilkan daun yang indah.
- Nutrisi untuk pertumbuhan: Pupuk mengandung unsur hara makro dan mikro yang penting untuk pertumbuhan tanaman, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Nitrogen membantu pertumbuhan daun, fosfor memperkuat akar, dan kalium meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.
- Waktu pemupukan: Musim tanam adalah periode ketika lidah mertua aktif tumbuh, yaitu pada musim semi dan musim panas. Pemupukan selama periode ini akan memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan yang optimal.
- Jenis pupuk: Anda dapat menggunakan pupuk cair atau padat yang diformulasikan khusus untuk tanaman hias. Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan pupuk untuk menentukan dosis dan frekuensi pemupukan yang tepat.
- Tanda-tanda kekurangan nutrisi: Jika lidah mertua kekurangan nutrisi, daunnya akan terlihat pucat, pertumbuhannya terhambat, dan rentan terhadap penyakit. Pemupukan teratur akan mencegah masalah ini dan menjaga tanaman tetap sehat.
Dengan mengikuti tips pemupukan yang tepat, Anda dapat membantu lidah mertua tumbuh subur dan mempercantik rumah Anda. Tanaman yang sehat tidak hanya akan menambah keindahan, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan kualitas udara dan mengurangi stres.
Pemangkasan
Dalam "cara menanam lidah mertua di dalam rumah", pemangkasan merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan dan keindahan tanaman. Daun yang sudah tua atau rusak dapat mengurangi estetika tanaman dan menjadi tempat berkembangnya penyakit. Dengan melakukan pemangkasan secara teratur, kamu dapat memastikan lidah mertua tumbuh subur dan tampil menawan.
Daun lidah mertua yang sudah tua atau rusak biasanya berwarna kuning, layu, atau memiliki ujung yang kering. Memangkas daun-daun ini akan merangsang pertumbuhan daun baru yang lebih sehat dan segar. Selain itu, pemangkasan juga membantu memperlancar sirkulasi udara di sekitar tanaman, sehingga mengurangi risiko penyakit.
Untuk memangkas lidah mertua, cukup gunakan gunting atau pisau yang tajam dan steril. Potong daun yang rusak atau tua pada pangkalnya, sedekat mungkin dengan batang utama. Hindari memangkas terlalu banyak daun sekaligus, karena dapat membuat tanaman stres.
Dengan melakukan pemangkasan secara teratur, kamu dapat membantu lidah mertua tumbuh subur dan mempercantik rumahmu. Tanaman yang sehat dan terawat tidak hanya akan menambah keindahan, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan kualitas udara dan mengurangi stres.
Sumber: The Spruce: Growing Snake Plants Indoors
Penggantian Pot
Dalam "cara menanam lidah mertua di dalam rumah", penggantian pot merupakan salah satu aspek penting yang sering terlupakan. Lidah mertua yang tumbuh subur membutuhkan ruang yang cukup untuk akarnya berkembang. Merepot lidah mertua secara teratur akan memastikan tanaman memiliki ruang dan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh sehat dan mempesona.
-
Alasan Penggantian Pot:
Seiring waktu, akar lidah mertua akan tumbuh dan memenuhi pot. Jika tidak direpot, akar dapat menjadi sesak dan terlilit, menghambat penyerapan air dan nutrisi. Selain itu, tanah dalam pot lama bisa menjadi padat dan kehilangan kesuburannya, sehingga tidak lagi dapat menopang pertumbuhan tanaman.
-
Waktu yang Tepat untuk Merepot:
Waktu yang tepat untuk merepot lidah mertua adalah setiap 2-3 tahun atau ketika kamu melihat akarnya sudah mulai keluar dari lubang drainase pot. Musim semi atau awal musim panas adalah waktu yang ideal untuk merepot karena tanaman sedang dalam masa pertumbuhan aktif.
-
Memilih Pot Baru:
Saat merepot lidah mertua, pilih pot yang berukuran sekitar 2-3 inci lebih besar dari pot sebelumnya. Pot yang lebih besar akan memberikan ruang yang cukup untuk akar tanaman berkembang.
-
Media Tanam yang Tepat:
Gunakan media tanam yang porous dan memiliki drainase yang baik untuk lidah mertua. Campuran tanah, pasir, dan kompos adalah pilihan yang baik. Hindari menggunakan tanah yang terlalu berat atau padat karena dapat menghambat drainase dan menyebabkan pembusukan akar.
Dengan mengikuti tips penggantian pot ini, kamu dapat memastikan lidah mertua tumbuh sehat dan subur di rumahmu. Tanaman yang sehat tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan seperti meningkatkan kualitas udara dan mengurangi stres.
Hama dan Penyakit
Dalam "cara menanam lidah mertua di dalam rumah", hama dan penyakit memang jarang menjadi masalah yang berarti. Namun, tetap perlu diwaspadai karena dapat mengancam kesehatan tanaman kesayangan kita. Yuk, cari tahu seluk-beluk hama dan penyakit pada lidah mertua agar kita bisa mengantisipasinya dengan baik!
-
Ketahanan Alami:
Lidah mertua memiliki ketahanan alami terhadap hama dan penyakit. Daunnya yang tebal dan kandungan saponin di dalamnya tidak disukai oleh kebanyakan hama. Namun, beberapa hama seperti kutu putih dan kutu daun tetap berpotensi menyerang jika kondisi lingkungan tidak optimal.
-
Kondisi Lingkungan yang Buruk:
Lingkungan yang lembab dan kurang cahaya dapat mengundang hama dan penyakit. Pastikan lidah mertua mendapat sinar matahari yang cukup dan penyiraman yang tidak berlebihan untuk meminimalisir risiko serangan.
-
Pengamatan Rutin:
Lakukan pengamatan rutin pada tanaman lidah mertua untuk mendeteksi tanda-tanda serangan hama atau penyakit sejak dini. Periksa bagian bawah daun, batang, dan media tanam secara menyeluruh.
-
Tindakan Pencegahan:
Sebelum membawa tanaman baru ke rumah, lakukan karantina terlebih dahulu untuk memastikan tanaman tersebut bebas dari hama dan penyakit. Gunakan tanah yang steril dan pot yang bersih untuk mencegah penyebaran penyakit.
Dengan memahami aspek hama dan penyakit pada lidah mertua, kita dapat merawat tanaman kesayangan kita dengan lebih baik. Lidah mertua yang sehat dan bebas dari hama penyakit akan mempercantik rumah dan memberikan manfaat kesehatannya secara optimal.
Pertanyaan Seputar Cara Menanam Lidah Mertua di Dalam Rumah
Merawat lidah mertua di dalam rumah cukup mudah, tetapi ada beberapa pertanyaan umum yang sering muncul. Yuk, kita bahas agar tanaman kesayangan kita tumbuh subur dan bikin rumah makin asri!
Pertanyaan 1: Berapa kali sebaiknya lidah mertua disiram?
Penyiraman lidah mertua tidak perlu terlalu sering. Siramlah saat media tanam sudah mulai kering. Biasanya, cukup siram seminggu sekali atau dua minggu sekali, tergantung kondisi lingkungan.
Pertanyaan 2: Mengapa ujung daun lidah mertua menjadi cokelat?
Ujung daun lidah mertua yang cokelat biasanya disebabkan oleh penyiraman yang berlebihan atau kualitas air yang buruk. Pastikan untuk menyiram dengan air bersih dan biarkan media tanam benar-benar kering sebelum disiram lagi.
Pertanyaan 3: Apa yang harus dilakukan jika lidah mertua terserang hama?
Hama yang biasa menyerang lidah mertua adalah kutu putih dan kutu daun. Untuk mengatasinya, gunakan pestisida alami seperti larutan sabun atau minyak neem. Semprotkan pada bagian tanaman yang terserang dan lakukan secara rutin hingga hama hilang.
Pertanyaan 4: Bolehkah lidah mertua diletakkan di kamar tidur?
Tidak masalah meletakkan lidah mertua di kamar tidur karena tanaman ini justru dapat membantu membersihkan udara dan menghasilkan oksigen di malam hari. Jadi, selain mempercantik ruangan, lidah mertua juga bisa bikin tidurmu lebih nyenyak.
Pertanyaan 5: Kapan waktu yang tepat untuk memindahkan lidah mertua ke pot yang lebih besar?
Pindahkan lidah mertua ke pot yang lebih besar saat akar tanaman sudah mulai terlihat dari lubang drainase pot. Biasanya, pemindahan pot dilakukan setiap 2-3 tahun sekali.
Pertanyaan 6: Apa manfaat menanam lidah mertua di dalam rumah?
Selain mempercantik ruangan, lidah mertua juga memiliki banyak manfaat, seperti membersihkan udara dari polutan, menyerap radiasi, dan mengurangi stres. Jadi, gak ada salahnya untuk punya tanaman lidah mertua di rumah!
Dengan memahami tips dan menjawab pertanyaan-pertanyaan umum seputar cara menanam lidah mertua di dalam rumah, kita bisa memastikan tanaman kesayangan kita tumbuh sehat dan memberikan manfaatnya secara optimal.
Sumber: Bibit Bunga - Cara Merawat Tanaman Lidah Mertua
Tips Menanam Lidah Mertua di Dalam Rumah
Menanam lidah mertua di dalam rumah itu gampang banget, lho! Selain mempercantik ruangan, tanaman ini juga punya banyak manfaat kesehatan. Yuk, simak tips berikut biar lidah mertuamu tumbuh subur dan bikin rumahmu makin asri!
Tip 1: Pilih Lidah Mertua yang Sehat
Pilih lidah mertua yang daunnya hijau segar dan mengkilap, batangnya kokoh, dan akarnya putih atau krem. Hindari tanaman yang daunnya layu, batangnya lembek, atau akarnya berwarna kehitaman.
Tip 2: Siapkan Media Tanam yang Porus
Gunakan campuran tanah, pasir, dan kompos sebagai media tanam. Campuran ini akan membuat air dan udara bisa mengalir dengan baik, sehingga akar lidah mertua tidak busuk.
Tip 3: Beri Cahaya yang Cukup
Lidah mertua butuh cahaya terang tidak langsung. Jangan letakkan tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena bisa membuat daunnya terbakar.
Tip 4: Siram Secara Teratur
Siram lidah mertua secukupnya, jangan sampai tanahnya terlalu basah. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Biasanya, cukup siram seminggu sekali atau dua minggu sekali, tergantung kondisi lingkungan.
Tip 5: Pupuk Secara Rutin
Beri pupuk cair pada lidah mertua setiap bulan selama musim tanam (musim semi dan musim panas). Hal ini akan membantu tanaman tumbuh subur dan menghasilkan daun-daun yang indah.
Tip 6: Pangkas Daun yang Rusak
Pangkas daun lidah mertua yang sudah tua, layu, atau rusak. Pemangkasan ini akan merangsang pertumbuhan daun baru yang lebih sehat dan segar.
Tip 7: Repot Secara Berkala
Repot lidah mertua setiap 2-3 tahun sekali atau saat akarnya sudah memenuhi pot. Gunakan pot yang lebih besar dari sebelumnya agar tanaman punya ruang yang cukup untuk tumbuh.
Tip 8: Waspadai Hama dan Penyakit
Lidah mertua jarang terkena hama dan penyakit, tapi tetap perlu diwaspadai. Periksa tanaman secara rutin dan segera atasi jika ada tanda-tanda serangan hama atau penyakit.
Kesimpulan:
Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menanam lidah mertua di dalam rumah dengan mudah. Tanaman ini tidak hanya cantik, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan dan bisa mempercantik rumahmu. Selamat mencoba!
Menanam Lidah Mertua di Dalam Rumah
Menanam lidah mertua di dalam rumah ternyata gampang banget! Selain bikin rumah makin cantik, tanaman ini juga punya banyak manfaat buat kesehatan kita, lho. Daunnya yang hijau segar bisa bantu bersihin udara dan bikin suasana rumah jadi lebih adem. Nggak cuma itu, lidah mertua juga bisa menyerap radiasi dan mengurangi stres. Menarik banget, kan?
Nah, buat kamu yang mau mencoba menanam lidah mertua di rumah, berikut ini beberapa tips penting yang perlu kamu tahu:
- Pilih tanaman lidah mertua yang sehat, daunnya hijau segar dan mengkilap.
- Gunakan campuran tanah, pasir, dan kompos sebagai media tanamnya. Campuran ini akan membuat air dan udara bisa mengalir dengan baik, jadi akar lidah mertua nggak akan busuk.
- Beri lidah mertua cahaya terang tidak langsung. Jangan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena bisa bikin daunnya terbakar.
- Siram lidah mertua secukupnya, jangan sampai tanahnya terlalu basah. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman.
- Beri pupuk cair pada lidah mertua setiap bulan selama musim tanam. Pupuk ini akan membantu tanaman tumbuh subur dan menghasilkan daun-daun yang indah.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menanam lidah mertua di dalam rumah dengan mudah dan menikmati manfaatnya buat kesehatan dan keindahan rumahmu. Lidah mertua, tanaman cantik yang nggak cuma menyegarkan mata tapi juga bikin rumah jadi lebih sehat!