This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Sukses Menanam Lombok di Polybag, Panen Berlimpah Tanpa Repot

 ·  ☕ 14 min read
  • Hemat tempat dan lahan
  • Mudah perawatan dan pengendalian hama penyakit
  • Dapat dilakukan di mana saja, termasuk di balkon atau rooftop
  • Hasil panen tetap optimal

Untuk menanam lombok di polybag, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan polybag berukuran sedang (sekitar 30x40 cm)
  2. Isi polybag dengan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi
  3. Buat lubang tanam sedalam sekitar 5 cm
  4. Masukkan bibit lombok ke dalam lubang tanam dan timbun dengan media tanam
  5. Siram bibit secukupnya
  6. Letakkan polybag di tempat yang terkena sinar matahari langsung
  7. Lakukan perawatan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menanam lombok di polybag dengan mudah dan memperoleh hasil panen yang optimal.

Cara Menanam Lombok di Polybag

Menanam lombok di polybag menawarkan beberapa keuntungan, seperti menghemat lahan, mudah perawatan, dan dapat dilakukan di mana saja. Untuk memperoleh hasil panen yang optimal, ada beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan:

  • Pemilihan bibit: Pilih bibit lombok yang unggul dan sehat.
  • Media tanam: Gunakan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.
  • Ukuran polybag: Ukuran polybag yang ideal untuk menanam lombok adalah sekitar 30x40 cm.
  • Penyinaran matahari: Letakkan polybag di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Penyiraman: Siram bibit secukupnya, jangan sampai terlalu basah atau terlalu kering.
  • Pemupukan: Lakukan pemupukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.
  • Pengendalian hama dan penyakit: Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara tepat untuk mencegah kerusakan tanaman.
  • Panen: Panen lombok ketika buah sudah berwarna merah dan mengkilap.
  • Penyimpanan: Simpan lombok di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga kesegarannya.

Selain aspek-aspek di atas, keberhasilan menanam lombok di polybag juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti kondisi cuaca, ketersediaan air, dan keterampilan dalam perawatan tanaman. Dengan memperhatikan semua faktor tersebut, Anda dapat memanen lombok yang sehat dan melimpah dari polybag yang Anda tanam.

Menanam lombok di polybag merupakan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Selain dapat menghemat lahan dan biaya, Anda juga dapat menikmati kepuasan memanen hasil tanaman sendiri. Selamat mencoba!

Pemilihan bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanams

Dalam menanam lombok di polybag, pemilihan bibit yang tepat sangat penting untuk keberhasilan budidaya. Bibit yang unggul dan sehat akan menghasilkan tanaman yang tumbuh subur dan berbuah lebat. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih bibit lombok, di antaranya:

  • Varietas: Pilih varietas lombok yang cocok untuk ditanam di polybag, seperti varietas cabai rawit atau cabai keriting.
  • Kualitas: Pilih bibit yang berasal dari tanaman induk yang sehat dan produktif.
  • Umur: Bibit yang ideal untuk ditanam adalah bibit yang berumur sekitar 2-3 minggu.
  • Penampilan: Bibit yang sehat memiliki batang yang kokoh, daun yang segar, dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.

Dengan memilih bibit lombok yang unggul dan sehat, Anda telah meletakkan dasar yang kuat untuk keberhasilan budidaya lombok di polybag. Bibit yang baik akan tumbuh menjadi tanaman yang sehat dan produktif, sehingga Anda dapat menikmati panen lombok yang melimpah.

Media tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, media tanam memegang peranan yang sangat penting. Media tanam yang subur dan gembur akan menyediakan nutrisi dan oksigen yang cukup bagi tanaman lombok untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi merupakan kombinasi ideal untuk media tanam lombok di polybag.

Tanah sebagai komponen utama media tanam menyediakan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman. Pupuk kandang berperan sebagai sumber unsur hara organik yang dapat memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan tanah. Sementara itu, sekam padi berfungsi untuk mempergemburkan tanah dan meningkatkan drainase, sehingga akar tanaman dapat bernapas dengan baik.

Penggunaan media tanam yang tepat akan membuat tanaman lombok lebih tahan terhadap penyakit dan hama. Tanaman yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas baik. Oleh karena itu, dalam cara menanam lombok di polybag, pemilihan media tanam yang subur dan gembur sangatlah penting untuk keberhasilan budidaya.

Sebagai contoh, di daerah dengan tanah yang kurang subur, penggunaan pupuk kandang dan sekam padi dalam media tanam dapat meningkatkan hasil panen lombok secara signifikan. Selain itu, media tanam yang gembur akan memudahkan penyerapan air dan nutrisi oleh tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh lebih optimal.

Dengan memahami pentingnya media tanam yang subur dan gembur dalam cara menanam lombok di polybag, Anda dapat memperoleh hasil panen yang melimpah dan berkualitas baik. Pastikan untuk menggunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi yang tepat untuk memberikan lingkungan tumbuh yang ideal bagi tanaman lombok Anda.

Sumber: Cara Mudah Menanam Cabe di Polybag

Ukuran polybag

Ukuran Polybag, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, ukuran polybag memegang peranan penting untuk pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Polybag yang terlalu kecil akan menghambat pertumbuhan akar dan tanaman menjadi kerdil, sedangkan polybag yang terlalu besar akan membuat media tanam cepat kering dan boros air. Oleh karena itu, ukuran polybag yang ideal untuk menanam lombok adalah sekitar 30x40 cm.

  • Kapasitas media tanam

    Ukuran polybag 30x40 cm menyediakan kapasitas media tanam yang cukup bagi tanaman lombok untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Media tanam yang cukup akan menyediakan ruang yang cukup bagi akar untuk berkembang dan menyerap nutrisi dari tanah.

  • Drainase yang baik

    Ukuran polybag yang ideal juga memastikan drainase yang baik. Lubang-lubang di dasar polybag akan memungkinkan kelebihan air mengalir keluar, mencegah akar tanaman terendam air dan membusuk.

  • Penggunaan air yang efisien

    Ukuran polybag 30x40 cm tidak terlalu besar sehingga media tanam tidak cepat kering. Hal ini membuat penggunaan air menjadi lebih efisien dan mencegah pemborosan air.

  • Praktis dan mudah dipindahkan

    Ukuran polybag yang tidak terlalu besar juga memudahkan dalam perawatan dan pemindahan tanaman. Anda dapat dengan mudah memindahkan polybag berisi tanaman lombok ke tempat yang terkena sinar matahari atau terlindung dari hujan.

Dengan menggunakan ukuran polybag yang tepat, Anda dapat memastikan tanaman lombok mendapatkan lingkungan tumbuh yang optimal, sehingga dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Jadi, dalam cara menanam lombok di polybag, jangan lupa untuk memperhatikan ukuran polybag agar tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik.

Penyinaran matahari

Penyinaran Matahari, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, penyinaran matahari merupakan faktor penting yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Sinar matahari menyediakan energi bagi tanaman untuk melakukan fotosintesis, yaitu proses pembentukan makanan bagi tanaman. Fotosintesis menghasilkan klorofil, yang membuat daun tanaman berwarna hijau dan berperan penting dalam penyerapan sinar matahari.

Tanaman lombok membutuhkan sinar matahari langsung dalam jumlah yang cukup agar dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Jika tanaman lombok kekurangan sinar matahari, maka pertumbuhannya akan terhambat dan tanaman akan menjadi kurus dan kerdil. Selain itu, kekurangan sinar matahari juga dapat menyebabkan tanaman lombok mudah terserang penyakit.

Oleh karena itu, dalam cara menanam lombok di polybag, sangat penting untuk meletakkan polybag di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Idealnya, tanaman lombok membutuhkan sinar matahari selama 8-10 jam per hari. Jika Anda menanam lombok di daerah yang memiliki intensitas sinar matahari yang rendah, Anda dapat menggunakan lampu tambahan untuk memberikan cahaya yang cukup bagi tanaman.

Dengan memperhatikan kebutuhan sinar matahari yang cukup, Anda dapat memastikan tanaman lombok tumbuh sehat dan berproduksi optimal. Tanaman yang mendapatkan sinar matahari yang cukup akan memiliki batang yang kokoh, daun yang lebat, dan buah yang banyak dan berkualitas baik.

Jadi, dalam cara menanam lombok di polybag, jangan lupa untuk memberikan sinar matahari yang cukup bagi tanaman Anda. Dengan memberikan sinar matahari yang cukup, Anda telah memberikan energi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berbuah lebat.

Sumber: Cara Mudah Menanam Cabe di Polybag

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, penyiraman merupakan aspek penting yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Penyiraman yang tepat akan menjaga kelembapan tanah dan menyediakan air yang cukup bagi tanaman untuk melakukan berbagai proses fisiologis, seperti penyerapan nutrisi, fotosintesis, dan transportasi zat hara.

Menyiram bibit secukupnya, tidak terlalu basah atau terlalu kering, sangat penting untuk keberhasilan cara menanam lombok di polybag. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan tanah menjadi becek dan akar tanaman membusuk. Sebaliknya, penyiraman yang kurang dapat menyebabkan tanaman layu dan kekurangan air, sehingga pertumbuhannya terhambat. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kelembapan tanah pada tingkat yang optimal.

Cara terbaik untuk mengetahui apakah tanaman lombok membutuhkan penyiraman adalah dengan memeriksa kelembapan tanah. Tancapkan jari Anda ke dalam tanah sedalam sekitar 2-3 cm. Jika tanah terasa kering, maka tanaman perlu disiram. Sebaliknya, jika tanah masih lembap, maka penyiraman dapat ditunda.

Frekuensi penyiraman tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis tanah, ukuran tanaman, dan kondisi cuaca. Sebagai panduan umum, tanaman lombok di polybag perlu disiram setiap 1-2 hari sekali. Namun, pada musim hujan, frekuensi penyiraman dapat dikurangi, sedangkan pada musim kemarau, frekuensi penyiraman dapat ditingkatkan.

Dengan memperhatikan kebutuhan penyiraman yang tepat, Anda dapat memastikan tanaman lombok tumbuh sehat dan berproduksi optimal. Tanaman yang mendapatkan penyiraman yang cukup akan memiliki batang yang kokoh, daun yang lebat, dan buah yang banyak dan berkualitas baik.

Sumber: Cara Mudah Menanam Cabe di Polybag

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, pemupukan merupakan aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Pemupukan rutin sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh sehat dan berproduksi optimal.

Tanaman lombok membutuhkan berbagai jenis nutrisi untuk tumbuh dan berbuah, seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan unsur hara mikro lainnya. Nutrisi-nutrisi ini berperan penting dalam berbagai proses fisiologis tanaman, seperti pertumbuhan batang dan daun, pembentukan bunga dan buah, serta ketahanan terhadap penyakit.

Dalam cara menanam lombok di polybag, media tanam yang digunakan biasanya terbatas dan cepat kehilangan unsur hara. Oleh karena itu, pemupukan rutin sangat penting untuk menjaga ketersediaan nutrisi bagi tanaman. Pupuk dapat diberikan dalam bentuk organik atau anorganik, tergantung pada kebutuhan dan ketersediaan.

Dengan melakukan pemupukan secara rutin, Anda dapat memastikan tanaman lombok mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berproduksi dengan baik. Tanaman yang mendapatkan nutrisi yang cukup akan memiliki batang yang kokoh, daun yang lebat, dan buah yang banyak dan berkualitas baik.

Oleh karena itu, dalam cara menanam lombok di polybag, jangan lupa untuk melakukan pemupukan secara rutin. Pemupukan yang tepat akan membantu tanaman lombok tumbuh sehat dan berproduksi optimal.

Sumber: Cara Mudah Menanam Cabe di Polybag

Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, pengendalian hama dan penyakit sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan mencegah kerugian akibat kerusakan tanaman. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman lombok kapan saja, terutama pada saat pertumbuhan dan pembuahan. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pengendalian hama dan penyakit secara tepat dan efektif.

Pengendalian hama dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti penggunaan pestisida nabati, pemasangan perangkap, dan pemantauan tanaman secara rutin. Sedangkan pengendalian penyakit dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan tanam, penggunaan fungisida, dan pemupukan yang tepat.

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara tepat, Anda dapat menjaga kesehatan tanaman lombok dan meningkatkan produktivitas tanaman. Tanaman yang sehat akan menghasilkan buah yang lebat dan berkualitas baik.

Sumber: Cara Mudah Menanam Cabe di Polybag

Panen

Panen, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, panen merupakan tahap akhir yang sangat penting. Panen dilakukan ketika buah lombok sudah berwarna merah dan mengkilap. Warna merah pada buah lombok menunjukkan bahwa buah sudah matang dan siap untuk dipanen. Jika panen dilakukan terlalu cepat, maka buah lombok akan kurang pedas dan kurang beraroma. Sebaliknya, jika panen dilakukan terlalu lambat, maka buah lombok akan terlalu tua dan mudah rusak.

Dengan memanen lombok pada waktu yang tepat, Anda dapat memperoleh buah lombok yang berkualitas baik, pedas, dan beraroma. Buah lombok yang berkualitas baik akan memberikan harga jual yang lebih tinggi dan disukai oleh konsumen. Selain itu, panen yang tepat waktu juga akan mencegah kerugian akibat buah lombok yang terlalu tua dan rusak.

Jadi, dalam cara menanam lombok di polybag, sangat penting untuk memperhatikan waktu panen yang tepat. Panenlah buah lombok ketika sudah berwarna merah dan mengkilap untuk mendapatkan hasil panen yang optimal.

Sumber: Cara Mudah Menanam Cabe di Polybag

Penyimpanan

Penyimpanan, Cara Menanams

Dalam cara menanam lombok di polybag, penyimpanan merupakan aspek penting yang seringkali diabaikan. Padahal, penyimpanan yang tepat sangat berpengaruh terhadap kualitas dan kesegaran buah lombok setelah panen. Buah lombok yang disimpan dengan baik akan memiliki daya simpan yang lebih lama dan tetap segar, sehingga nilai jualnya tetap tinggi.

  • Pengaruh suhu pada kesegaran lombok

    Suhu merupakan faktor utama yang memengaruhi kesegaran buah lombok. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mempercepat pembusukan dan penurunan kualitas buah. Oleh karena itu, buah lombok sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, seperti di lemari es atau ruangan ber-AC.

  • Pengaruh kelembapan pada kesegaran lombok

    Selain suhu, kelembapan juga berpengaruh pada kesegaran buah lombok. Kelembapan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan buah lombok menjadi busuk dan berjamur. Sebaliknya, kelembapan yang terlalu rendah dapat membuat buah lombok menjadi layu dan kering. Oleh karena itu, buah lombok sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

  • Cara menyimpan lombok agar tetap segar

    Untuk menjaga kesegaran buah lombok, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

    • Simpan buah lombok di dalam plastik atau wadah kedap udara.
    • Bungkus buah lombok dengan kertas tisu atau koran untuk menyerap kelembapan berlebih.
    • Simpan buah lombok di tempat yang sejuk dan kering, seperti di lemari es atau ruangan ber-AC.
  • Manfaat penyimpanan yang tepat

    Dengan menyimpan buah lombok dengan tepat, Anda dapat memperoleh beberapa manfaat, seperti:

    • Daya simpan buah lombok menjadi lebih lama.
    • Kualitas dan kesegaran buah lombok tetap terjaga.
    • Nilai jual buah lombok tetap tinggi.

Dengan memahami pentingnya penyimpanan yang tepat dan menerapkan cara-cara penyimpanan yang benar, Anda dapat menjaga kesegaran buah lombok setelah panen. Buah lombok yang segar dan berkualitas baik akan memberikan harga jual yang lebih tinggi dan disukai oleh konsumen.

Pertanyaan Umum tentang Cara Menanam Lombok di Polybag

Bagi pemula yang ingin menanam lombok di polybag, mungkin ada beberapa pertanyaan yang muncul di benak. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apa saja keuntungan menanam lombok di polybag?


Jawaban: Menanam lombok di polybag memiliki beberapa keuntungan, antara lain:

  • Hemat tempat dan lahan
  • Mudah perawatan dan pengendalian hama penyakit
  • Dapat dilakukan di mana saja, termasuk di balkon atau rooftop
  • Hasil panen tetap optimal

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih bibit lombok yang baik?


Jawaban: Pilih bibit lombok yang unggul dan sehat, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Varietas yang cocok untuk ditanam di polybag
  • Berasal dari tanaman induk yang sehat dan produktif
  • Berumur sekitar 2-3 minggu
  • Batang kokoh, daun segar, dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit

Pertanyaan 3: Media tanam apa yang cocok untuk menanam lombok di polybag?


Jawaban: Gunakan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi. Komposisi yang ideal adalah 1:1:1.

Pertanyaan 4: Berapa ukuran polybag yang tepat untuk menanam lombok?


Jawaban: Ukuran polybag yang ideal untuk menanam lombok adalah sekitar 30x40 cm. Ukuran ini cukup untuk menampung media tanam dan akar tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara merawat tanaman lombok di polybag?


Jawaban: Perawatan tanaman lombok di polybag meliputi penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemangkasan. Penyiraman dilakukan secukupnya, jangan sampai terlalu basah atau terlalu kering. Pemupukan dilakukan secara rutin setiap 2-3 minggu. Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan cara mengamati tanaman secara teratur dan mengambil tindakan jika terdapat gejala serangan. Pemangkasan dilakukan untuk menghilangkan cabang atau daun yang tidak produktif.

Pertanyaan 6: Kapan waktu yang tepat untuk memanen lombok?


Jawaban: Lombok dapat dipanen ketika buahnya sudah berwarna merah dan mengkilap. Jika dipanen terlalu cepat, rasanya akan kurang pedas. Sebaliknya, jika dipanen terlalu lambat, buah akan terlalu tua dan mudah rusak.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum tentang cara menanam lombok di polybag beserta jawabannya. Dengan mengikuti tips dan trik yang telah dijelaskan, Anda dapat menanam lombok di polybag dengan mudah dan hasil panen yang melimpah.

Sumber: Cara Mudah Menanam Cabe di Polybag

Tips Menanam Lombok di Polybag

Menanam lombok di polybag nggak cuma hemat tempat, tapi juga bisa jadi solusi buat yang hobi berkebun di rumah. Supaya hasil panennya melimpah, yuk simak beberapa tips berikut ini:

Tip 1: Pilih Bibit yang Unggul

Pilih bibit lombok yang sehat dan bebas dari penyakit. Pilih juga varietas yang cocok untuk ditanam di polybag, seperti varietas cabai rawit atau cabai keriting.

Tip 2: Siapkan Media Tanam yang Subur

Campurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Campuran ini akan membuat media tanam jadi subur dan gembur, sehingga akar tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Tip 3: Gunakan Polybag yang Tepat

Ukuran polybag yang ideal untuk menanam lombok adalah sekitar 30x40 cm. Ukuran ini cukup untuk menampung media tanam dan akar tanaman, sehingga tanaman bisa tumbuh dengan optimal.

Tip 4: Siram Secukupnya

Jangan menyiram tanaman lombok terlalu sering atau terlalu sedikit. Siram secukupnya, yaitu saat media tanam sudah mulai kering. Hindari penyiraman yang berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.

Tip 5: Beri Pupuk Secara Teratur

Tanaman lombok membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dan berbuah. Beri pupuk secara teratur setiap 2-3 minggu. Pupuk bisa berupa pupuk kandang atau pupuk kimia.

Tip 6: Kendalikan Hama dan Penyakit

Amati tanaman lombok secara teratur dan segera ambil tindakan jika ada tanda-tanda serangan hama atau penyakit. Gunakan pestisida alami atau kimia sesuai kebutuhan.

Tip 7: Panen Tepat Waktu

Lombok bisa dipanen saat buahnya sudah berwarna merah dan mengkilap. Panen tepat waktu agar buah lombok tidak terlalu tua atau rusak.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menanam lombok di polybag dengan mudah dan mendapatkan hasil panen yang melimpah. Selamat mencoba!

Cara Menanam Lombok di Polybag untuk Pemula

{image of someone planting lombok in a polybag}

Siapa sangka, menanam lombok di polybag itu mudah dan menguntungkan? Nggak perlu lahan luas, kamu bisa menanam lombok sendiri di rumah. Yuk, ikuti beberapa tips berikut ini:

  • Pilih bibit lombok yang sehat dan unggul
  • Siapkan media tanam yang subur (campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi)
  • Gunakan polybag berukuran sekitar 30x40 cm
  • Siram secukupnya
  • Beri pupuk secara teratur
  • Kendalikan hama dan penyakit
  • Panen tepat waktu (saat buah berwarna merah dan mengkilap)

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa panen lombok sendiri dengan mudah. Nggak cuma hemat, tapi juga menyehatkan karena kamu tahu sendiri proses penanamannya. Selamat mencoba!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on