This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Terlengkap Cara Menanam Mangga untuk Pemula

 ·  ☕ 13 min read

Dalam menanam mangga, terdapat beberapa tahap penting yang perlu dilakukan, seperti pemilihan bibit, pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan panen. Pemilihan bibit yang baik akan menentukan kualitas dan produktivitas pohon mangga. Pengolahan lahan yang tepat akan memastikan kesuburan tanah dan ketersediaan air yang cukup. Penanaman harus dilakukan dengan benar agar pohon mangga dapat tumbuh dengan baik. Pemeliharaan pohon mangga meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit. Panen buah mangga harus dilakukan pada waktu yang tepat untuk mendapatkan kualitas buah yang optimal.

Cara Menanam Mangga

Menanam mangga membutuhkan beberapa aspek penting yang harus diperhatikan. Berikut adalah 8 aspek penting dalam menanam mangga:

  • Pemilihan bibit: Memilih bibit mangga yang unggul dan berkualitas.
  • Pengolahan lahan: Mempersiapkan lahan tanam yang subur dan gembur.
  • Penanaman: Menanam bibit mangga dengan benar dan pada waktu yang tepat.
  • Pemeliharaan: Merawat pohon mangga dengan baik, termasuk penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.
  • Penyerbukan: Memastikan penyerbukan yang baik pada bunga mangga.
  • Pemangkasan: Melakukan pemangkasan untuk membentuk tajuk pohon dan meningkatkan produktivitas.
  • Pengendalian hama dan penyakit: Melindungi pohon mangga dari serangan hama dan penyakit.
  • Panen: Memanen buah mangga pada waktu yang tepat untuk mendapatkan kualitas buah yang optimal.

Semua aspek ini saling terkait dan penting untuk keberhasilan dalam menanam mangga. Dengan memperhatikan aspek-aspek ini, petani dapat menghasilkan panen mangga yang berkualitas tinggi dan melimpah.

Selain itu, menanam mangga juga memiliki manfaat ekologis. Pohon mangga dapat menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, sehingga membantu menjaga keseimbangan lingkungan.

Pemilihan bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanam

Memilih bibit mangga yang unggul dan berkualitas adalah langkah awal yang sangat penting dalam cara menanam mangga. Bibit yang baik akan menentukan kualitas dan produktivitas pohon mangga di kemudian hari.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih bibit mangga, antara lain:

Varietas mangga yang diinginkanAsal-usul bibit yang jelasKesehatan dan vigor bibitBebas dari hama dan penyakit

Bibit mangga yang baik biasanya berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti okulasi atau cangkok. Bibit yang berasal dari biji biasanya memiliki kualitas yang kurang baik dan tidak seragam.

Memilih bibit mangga yang unggul dan berkualitas akan sangat berpengaruh pada keberhasilan cara menanam mangga. Bibit yang baik akan tumbuh menjadi pohon mangga yang sehat dan produktif, sehingga dapat menghasilkan buah mangga yang berkualitas tinggi dan melimpah.

Sumber: Cara Budidaya Mangga

Pengolahan lahan

Pengolahan Lahan, Cara Menanam

Pengolahan lahan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam mangga. Lahan yang subur dan gembur akan menyediakan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan pohon mangga. Tanah yang subur mengandung unsur hara yang cukup, sedangkan tanah yang gembur memiliki aerasi dan drainase yang baik.

Pengolahan lahan yang baik akan membuat akar pohon mangga dapat tumbuh dengan leluasa dan menyerap unsur hara secara maksimal. Hal ini akan membuat pohon mangga tumbuh sehat dan produktif, sehingga dapat menghasilkan buah mangga yang berkualitas tinggi dan melimpah.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengolah lahan tanam mangga antara lain:

Mencangkul atau membajak lahan untuk menggemburkan tanah.Memberikan pupuk kandang atau kompos untuk menyuburkan tanah.Membuat bedengan atau guludan untuk memperbaiki drainase dan aerasi tanah.Melakukan penanaman tanaman penutup tanah untuk menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma.

Dengan melakukan pengolahan lahan yang baik, petani dapat mempersiapkan lahan tanam yang subur dan gembur, sehingga pohon mangga dapat tumbuh dengan optimal dan menghasilkan buah mangga yang berkualitas.

Sumber: Cara Budidaya Mangga

Penanaman

Penanaman, Cara Menanam

Dalam cara menanam mangga, penanaman menjadi salah satu aspek krusial yang menentukan keberhasilan budidaya. Menanam bibit mangga dengan benar dan pada waktu yang tepat akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan dan produktivitas pohon mangga di kemudian hari. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam tahap penanaman:

  • Pemilihan Waktu Tanam

    Waktu tanam yang tepat untuk mangga adalah pada awal musim penghujan, yaitu sekitar bulan Oktober-November. Pada saat ini, ketersediaan air cukup dan sinar matahari tidak terlalu terik, sehingga bibit mangga dapat beradaptasi dengan baik dan tumbuh optimal.

  • Persiapan Lubang Tanam

    Lubang tanam dibuat dengan ukuran sekitar 60x60x60 cm. Jarak antar lubang tanam sekitar 6-8 meter. Lubang tanam diisi dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1.

  • Penanaman Bibit

    Bibit mangga ditanam tegak lurus dengan posisi leher akar tepat pada permukaan tanah. Setelah ditanam, bibit disiram hingga basah dan diberi ajir sebagai penyangga.

  • Pemeliharaan Setelah Tanam

    Setelah ditanam, bibit mangga perlu dirawat dengan baik agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Perawatan meliputi penyiraman secara teratur, penyiangan, dan pemupukan.

Dengan memperhatikan aspek-aspek penanaman yang benar dan pada waktu yang tepat, petani dapat meningkatkan peluang keberhasilan budidaya mangga dan memperoleh hasil panen yang melimpah dan berkualitas tinggi.

Pemeliharaan

Pemeliharaan, Cara Menanam

Pemeliharaan merupakan aspek yang tak kalah penting dalam cara menanam mangga. Dengan perawatan yang baik, pohon mangga akan tumbuh sehat dan produktif, sehingga menghasilkan buah mangga yang berkualitas tinggi dan melimpah.

  • Penyiraman
    Penyiraman yang cukup sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan pohon mangga. Pada musim kemarau, penyiraman perlu dilakukan secara teratur agar tanah tetap lembap. Namun, hindari penyiraman yang berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar.
  • Pemupukan
    Pemupukan dilakukan untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan pohon mangga agar dapat tumbuh dengan baik. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) atau pupuk anorganik (pupuk NPK). Pemupukan dilakukan secara berkala, sekitar 3-4 bulan sekali.
  • Pengendalian Hama dan Penyakit
    Hama dan penyakit merupakan salah satu kendala yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas pohon mangga. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian hama dan penyakit secara tepat dan efektif. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida atau dengan cara alami, seperti menggunakan predator alami atau menanam tanaman pengusir hama.

Dengan melakukan pemeliharaan yang baik, petani dapat menjaga kesehatan dan produktivitas pohon mangga, sehingga dapat memperoleh hasil panen yang optimal dan berkualitas tinggi.

Penyerbukan

Penyerbukan, Cara Menanam

Dalam cara menanam mangga, penyerbukan memegang peranan penting untuk menghasilkan buah mangga yang berkualitas. Penyerbukan adalah proses jatuhnya serbuk sari dari kepala sari ke kepala putik bunga mangga. Proses ini memungkinkan terjadinya pembuahan, yang akan menghasilkan biji dan daging buah mangga.

Penyerbukan yang baik pada bunga mangga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

Kehadiran serangga penyerbuk, seperti lebah dan lalat.Kondisi cuaca yang mendukung, seperti suhu hangat dan kelembapan yang cukup.Varietas mangga yang ditanam, karena beberapa varietas bersifat partenokarpi (dapat berbuah tanpa penyerbukan).

Untuk memastikan penyerbukan yang baik pada bunga mangga, petani dapat melakukan beberapa hal, seperti:

Menanam bunga-bunga lain di sekitar pohon mangga untuk menarik serangga penyerbuk.Menyediakan tempat berlindung bagi serangga penyerbuk, seperti kotak sarang lebah.Melakukan penyerbukan buatan jika penyerbukan alami tidak terjadi.

Dengan memastikan penyerbukan yang baik pada bunga mangga, petani dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas buah mangga yang dihasilkan. Hal ini akan berdampak positif pada pendapatan petani dan ketersediaan buah mangga yang berkualitas di pasaran.

Sumber: Cara Budidaya Mangga

Pemangkasan

Pemangkasan, Cara Menanam

Dalam cara menanam mangga, pemangkasan memegang peranan penting untuk membentuk tajuk pohon yang ideal dan meningkatkan produktivitas. Pemangkasan yang dilakukan secara tepat akan membuat pohon mangga tumbuh sehat, bercabang banyak, dan menghasilkan buah yang lebat.

  • Membentuk Tajuk Pohon

    Pemangkasan bertujuan untuk membentuk tajuk pohon mangga yang ideal. Tajuk pohon yang ideal adalah tajuk yang berbentuk bulat atau oval, dengan cabang-cabang yang tersusun secara merata. Pemangkasan dilakukan untuk menghilangkan cabang-cabang yang tumbuh tidak teratur, terlalu rapat, atau tidak produktif.

  • Meningkatkan Produktivitas

    Pemangkasan juga dapat meningkatkan produktivitas pohon mangga. Pemangkasan akan merangsang pertumbuhan tunas-tunas baru, yang berpotensi menjadi cabang-cabang produktif. Selain itu, pemangkasan juga dapat memperlancar sirkulasi udara dan sinar matahari ke seluruh bagian pohon, sehingga pohon mangga dapat berfotosintesis dengan lebih baik dan menghasilkan lebih banyak buah.

  • Jenis-jenis Pemangkasan

    Ada beberapa jenis pemangkasan yang dapat dilakukan pada pohon mangga, antara lain pemangkasan pembentukan, pemangkasan pemeliharaan, dan pemangkasan peremajaan. Pemangkasan pembentukan dilakukan pada pohon mangga yang masih muda untuk membentuk tajuk pohon yang ideal. Pemangkasan pemeliharaan dilakukan pada pohon mangga yang sudah dewasa untuk menjaga bentuk tajuk dan meningkatkan produktivitas. Sedangkan pemangkasan peremajaan dilakukan pada pohon mangga yang sudah tua atau rusak untuk merangsang pertumbuhan tunas-tunas baru dan meningkatkan produktivitas.

  • Waktu Pemangkasan

    Waktu pemangkasan yang tepat adalah pada saat pohon mangga sedang tidak berbuah, yaitu sekitar bulan Mei-Juni. Pemangkasan pada saat pohon mangga sedang berbuah dapat menyebabkan kerontokan buah dan menurunkan produktivitas. Selain itu, pemangkasan juga sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah dan tidak hujan, untuk menghindari infeksi penyakit pada luka bekas pangkas.

Dengan melakukan pemangkasan secara tepat dan teratur, petani dapat membentuk tajuk pohon mangga yang ideal dan meningkatkan produktivitas pohon mangga. Hal ini akan berdampak positif pada pendapatan petani dan ketersediaan buah mangga yang berkualitas di pasaran.

Pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanam

Dalam cara menanam mangga, pengendalian hama dan penyakit merupakan salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Hama dan penyakit dapat menyerang pohon mangga dan menyebabkan kerusakan pada daun, batang, bunga, dan buah. Jika tidak dikendalikan dengan baik, hama dan penyakit dapat menurunkan produktivitas pohon mangga bahkan menyebabkan kematian.

Beberapa jenis hama yang sering menyerang pohon mangga antara lain kutu putih, kutu daun, ulat, dan lalat buah. Sedangkan penyakit yang sering menyerang pohon mangga antara lain antraknosa, busuk batang, dan embun tepung. Untuk mengendalikan hama dan penyakit pada pohon mangga, petani dapat menggunakan berbagai metode, seperti:

  • Penggunaan pestisida
  • Penggunaan predator alami
  • Penanaman tanaman pengusir hama
  • Pemangkasan bagian pohon yang terserang hama atau penyakit
  • Sanitasi kebun

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara tepat dan teratur, petani dapat melindungi pohon mangga dari serangan hama dan penyakit, sehingga pohon mangga dapat tumbuh sehat dan produktif. Hal ini akan berdampak positif pada pendapatan petani dan ketersediaan buah mangga yang berkualitas di pasaran.

Sumber: Cara Budidaya Mangga

Panen

Panen, Cara Menanam

Dalam cara menanam mangga, panen merupakan salah satu aspek penting yang menentukan kualitas dan nilai jual buah mangga. Memanen buah mangga pada waktu yang tepat sangat penting untuk mendapatkan buah mangga yang berkualitas optimal, baik dari segi rasa, tekstur, maupun kandungan nutrisinya.

Buah mangga yang dipanen terlalu cepat atau terlalu lambat dapat menurunkan kualitas buah. Buah mangga yang dipanen terlalu cepat biasanya memiliki rasa yang masih asam dan tekstur yang keras. Sebaliknya, buah mangga yang dipanen terlalu lambat dapat menjadi terlalu matang, sehingga teksturnya menjadi lembek dan mudah rusak.

Untuk mendapatkan buah mangga yang berkualitas optimal, petani harus memanen buah mangga pada saat buah sudah matang fisiologis. Kematangan fisiologis adalah tahap kematangan di mana buah mangga telah mencapai ukuran dan berat maksimum, serta kadar gula dan asamnya sudah seimbang. Pada tahap ini, buah mangga memiliki rasa yang manis dan tekstur yang lembut.

Untuk mengetahui apakah buah mangga sudah matang fisiologis, petani dapat mengamati beberapa ciri-ciri, seperti perubahan warna kulit buah, aroma buah yang harum, dan sedikit tekanan pada buah yang terasa lunak. Petani juga dapat menggunakan alat ukur kadar gula, seperti refraktometer, untuk menentukan kadar gula buah mangga.

Dengan memanen buah mangga pada waktu yang tepat, petani dapat memperoleh buah mangga yang berkualitas optimal, sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan pendapatan petani. Selain itu, buah mangga yang berkualitas optimal juga akan lebih disukai oleh konsumen, sehingga dapat meningkatkan permintaan dan konsumsi buah mangga di pasaran.

Sumber: Cara Budidaya Mangga

FAQ tentang Cara Menanam Mangga

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang cara menanam mangga beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Kapan waktu terbaik untuk menanam mangga?


Waktu terbaik untuk menanam mangga adalah pada awal musim hujan, yaitu sekitar bulan Oktober-November. Pada saat ini, ketersediaan air cukup dan sinar matahari tidak terlalu terik, sehingga bibit mangga dapat beradaptasi dengan baik dan tumbuh optimal.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam yang ideal untuk pohon mangga?


Jarak tanam yang ideal untuk pohon mangga adalah sekitar 6-8 meter. Jarak ini cukup untuk memberikan ruang tumbuh yang cukup bagi pohon mangga dan memudahkan perawatan, seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara merawat pohon mangga agar tumbuh sehat dan berbuah lebat?


Perawatan pohon mangga meliputi penyiraman secara teratur, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemangkasan. Penyiraman dilakukan saat tanah mulai kering, pemupukan dilakukan secara berkala setiap 3-4 bulan, pengendalian hama dan penyakit dilakukan jika diperlukan, dan pemangkasan dilakukan untuk membentuk tajuk pohon dan meningkatkan produktivitas.

Pertanyaan 4: Kapan buah mangga bisa dipanen?


Buah mangga dapat dipanen ketika sudah matang fisiologis, yaitu saat buah sudah mencapai ukuran dan berat maksimum, serta kadar gula dan asamnya sudah seimbang. Ciri-ciri buah mangga yang matang fisiologis antara lain perubahan warna kulit buah, aroma buah yang harum, dan sedikit tekanan pada buah yang terasa lunak.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan buah mangga agar tahan lama?


Buah mangga dapat disimpan dalam suhu ruangan selama beberapa hari. Untuk penyimpanan jangka panjang, buah mangga dapat disimpan dalam lemari es atau dibekukan. Buah mangga yang disimpan dalam lemari es dapat bertahan hingga 2 minggu, sedangkan buah mangga yang dibekukan dapat bertahan hingga beberapa bulan.

Pertanyaan 6: Apa manfaat buah mangga bagi kesehatan?


Buah mangga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, antara lain kaya akan vitamin C, vitamin A, dan serat. Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin A berfungsi untuk menjaga kesehatan mata, dan serat berfungsi untuk melancarkan pencernaan.

Demikianlah beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang cara menanam mangga. Dengan memperhatikan tips dan trik yang telah dijelaskan, Anda dapat menanam mangga dengan baik dan memperoleh hasil panen yang melimpah.

Sumber: Cara Budidaya Mangga

Tips Menanam Mangga yang Manis dan Berlimpah

Menanam mangga tidaklah sulit, asalkan kamu tahu tips dan triknya. Berikut ini adalah beberapa tips ampuh yang bisa kamu ikuti untuk menanam mangga yang manis dan berlimpah:

Tip 1: Pilih Bibit Mangga yang Unggul

Kualitas buah mangga sangat ditentukan oleh bibit yang ditanam. Oleh karena itu, pilihlah bibit mangga yang unggul dan berkualitas. Bibit yang baik biasanya berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti okulasi atau cangkok. Pastikan bibit yang kamu pilih bebas dari hama dan penyakit.

Tip 2: Siapkan Lahan Tanam yang Subur

Pohon mangga membutuhkan tanah yang subur dan gembur untuk tumbuh dengan baik. Tanah yang subur mengandung unsur hara yang cukup, sedangkan tanah yang gembur memiliki aerasi dan drainase yang baik. Kamu bisa mengolah lahan tanam dengan cara mencangkul atau membajak tanah, memberikan pupuk kandang atau kompos, dan membuat bedengan atau guludan.

Tip 3: Tanam Bibit Mangga dengan Benar

Waktu yang tepat untuk menanam bibit mangga adalah pada awal musim penghujan. Buat lubang tanam dengan ukuran sekitar 60x60x60 cm, lalu isi lubang tanam dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1. Tanam bibit mangga tegak lurus dengan posisi leher akar tepat pada permukaan tanah. Setelah ditanam, siram bibit dengan air hingga basah dan beri ajir sebagai penyangga.

Tip 4: Rawat Pohon Mangga dengan Baik

Perawatan pohon mangga meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit. Penyiraman dilakukan secara teratur, terutama pada musim kemarau. Pemupukan dilakukan setiap 3-4 bulan sekali dengan menggunakan pupuk organik atau anorganik. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida atau secara alami, seperti menggunakan predator alami atau menanam tanaman pengusir hama.

Tip 5: Panen Buah Mangga pada Waktu yang Tepat

Buah mangga dapat dipanen ketika sudah matang fisiologis, yaitu saat buah sudah mencapai ukuran dan berat maksimum, serta kadar gula dan asamnya sudah seimbang. Ciri-ciri buah mangga yang matang fisiologis antara lain perubahan warna kulit buah, aroma buah yang harum, dan sedikit tekanan pada buah yang terasa lunak. Pemanenan buah mangga yang tepat waktu akan menghasilkan buah yang manis dan berkualitas tinggi.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menanam mangga dengan mudah dan memperoleh hasil panen yang melimpah. Selamat mencoba!

Cara Menanam Mangga, Buah Manis nan Kaya Manfaat

Pohon mangga berbuah lebat

Menanam mangga itu mudah dan menyenangkan, lho! Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, kamu bisa menikmati buah mangga manis dan segar hasil tanam sendiri. Yuk, simak cara menanam mangga yang bisa kamu ikuti:


1. Pilih Bibit Mangga yang Unggul
Kualitas buah mangga bergantung pada bibit yang ditanam. Pilihlah bibit mangga yang sehat dan bebas dari hama penyakit.

2. Persiapkan Lahan Tanam
Pohon mangga membutuhkan tanah yang subur dan gembur. Olah tanah dengan cara mencangkul atau membajak, lalu berikan pupuk kandang atau kompos.

3. Tanam Bibit Mangga
Tanam bibit mangga tegak lurus dengan kedalaman sekitar 60 cm. Setelah ditanam, siram bibit dengan air dan berikan penyangga agar tidak roboh.

4. Rawat Pohon Mangga
Pohon mangga perlu disiram secara teratur, terutama pada musim kemarau. Berikan pupuk setiap 3-4 bulan sekali dan lakukan pengendalian hama dan penyakit jika diperlukan.

5. Panen Buah Mangga
Buah mangga dapat dipanen ketika sudah matang dan berwarna kuning kehijauan. Tekan sedikit buah untuk memastikan sudah lunak.

Dengan mengikuti cara-cara di atas, kamu bisa menanam mangga sendiri dan menikmati rasanya yang manis dan menyegarkan. Selamat mencoba!

Images References

Images References, Cara Menanam
Share on