This page looks best with JavaScript enabled

Temukan Rahasia Menanam Monstera yang Belum Terungkap

 ·  ☕ 14 min read

Untuk menanam monstera, diperlukan beberapa langkah penting, seperti pemilihan media tanam, penyiraman, pemupukan, dan pencahayaan. Media tanam yang cocok untuk monstera adalah campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Penyiraman dilakukan secara teratur, namun tidak berlebihan. Pemupukan dapat dilakukan setiap 1-2 bulan dengan menggunakan pupuk cair atau padat. Monstera membutuhkan cahaya matahari tidak langsung, sehingga sebaiknya diletakkan di tempat yang teduh atau semi-teduh.

Cara Menanam Monstera

Monstera adalah tanaman hias yang populer karena keindahan daunnya yang berlubang-lubang. Tanaman ini juga relatif mudah dirawat, sehingga cocok untuk pemula yang ingin memelihara tanaman hias.

  • Media tanam: Tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.
  • Penyiraman: Secara teratur, namun tidak berlebihan.
  • Pemupukan: Setiap 1-2 bulan dengan pupuk cair atau padat.
  • Pencahayaan: Cahaya matahari tidak langsung.
  • Kelembaban: Monstera menyukai kelembaban tinggi, sehingga bisa diletakkan di dekat humidifier atau disemprot dengan air secara teratur.
  • Pemangkasan: Pangkas daun yang layu atau rusak untuk menjaga kesehatan tanaman.
  • Penyangga: Monstera membutuhkan penyangga untuk menopang pertumbuhannya.
  • Hama dan penyakit: Monstera rentan terhadap serangan hama seperti kutu putih dan penyakit seperti busuk akar.
  • Perbanyakan: Monstera dapat diperbanyak dengan stek batang atau cangkok.
  • Manfaat: Monstera dapat menyerap polusi udara, menambah keindahan ruangan, serta dipercaya membawa keberuntungan menurut feng shui.

Dengan memperhatikan aspek-aspek di atas, kita dapat menanam dan merawat monstera dengan baik sehingga tumbuh subur dan indah.

Sebagai contoh, untuk meningkatkan kelembaban di sekitar monstera, kita bisa meletakkannya di dekat akuarium atau bak mandi. Selain itu, kita juga bisa menggunakan humidifier untuk menjaga kelembaban udara tetap tinggi.

Media Tanam

Media Tanam, Cara Menanam

Dalam cara menanam monstera, pemilihan media tanam sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Media tanam yang tepat akan menyediakan nutrisi, drainase, dan aerasi yang dibutuhkan monstera untuk berkembang dengan baik.

  • Komposisi Media Tanam
    Media tanam untuk monstera harus memiliki komposisi yang seimbang, yaitu campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Tanah berfungsi sebagai sumber nutrisi dan penahan air, sekam bakar meningkatkan drainase dan aerasi, sedangkan pupuk kandang menyediakan unsur hara organik.
  • Peran Tanah
    Tanah merupakan komponen utama media tanam yang menyediakan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan monstera untuk pertumbuhannya. Tanah yang baik memiliki tekstur gembur, tidak terlalu padat atau terlalu berpasir, serta memiliki pH yang sesuai.
  • Manfaat Sekam Bakar
    Sekam bakar memiliki peran penting dalam memperbaiki drainase dan aerasi media tanam. Struktur sekam bakar yang porous memungkinkan air dan udara mengalir dengan baik, sehingga akar monstera dapat bernapas dan menyerap nutrisi secara optimal.
  • Fungsi Pupuk Kandang
    Pupuk kandang berasal dari kotoran hewan yang telah difermentasi. Pupuk kandang menyediakan unsur hara organik yang dibutuhkan monstera, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Selain itu, pupuk kandang juga dapat memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kapasitas menahan air.

Dengan menggunakan media tanam yang tepat sesuai dengan komposisi 1:1:1, monstera akan mendapatkan kondisi tumbuh yang optimal, sehingga dapat tumbuh subur dan menghasilkan daun-daun yang indah dan berlubang-lubang yang menjadi ciri khasnya.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanam

Penyiraman merupakan aspek penting dalam cara menanam monstera. Monstera membutuhkan air untuk tumbuh dan berkembang, namun penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan masalah seperti busuk akar. Oleh karena itu, penyiraman harus dilakukan secara teratur, namun tidak berlebihan.

Frekuensi penyiraman tergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran tanaman, jenis tanah, dan kondisi lingkungan. Sebagai panduan umum, monstera dapat disiram setiap 1-2 minggu sekali. Namun, selalu periksa kelembaban tanah sebelum menyiram. Jika tanah masih lembab, tunda penyiraman hingga tanah mengering.

Saat menyiram monstera, siramlah hingga air mengalir keluar dari lubang drainase di dasar pot. Hal ini memastikan bahwa seluruh akar tanaman mendapatkan air yang cukup. Setelah disiram, biarkan air mengalir keluar sepenuhnya sebelum meletakkan pot kembali ke tempatnya.

Selain frekuensi penyiraman, kualitas air juga penting. Sebaiknya gunakan air hujan atau air ledeng yang sudah didiamkan semalaman untuk menghilangkan kandungan klorin dan bahan kimia lainnya.

Dengan mengikuti tips penyiraman yang tepat, kamu dapat memastikan monstera kamu mendapatkan air yang cukup untuk tumbuh subur tanpa berisiko busuk akar.

Sumber: The Spruce

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanam

Dalam cara menanam monstera, pemupukan memegang peranan penting untuk memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh subur dan menghasilkan daun-daun yang indah berlubang-lubang.

  • Nutrisi untuk Pertumbuhan Optimal
    Pupuk menyediakan nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang dibutuhkan monstera untuk pertumbuhan dan perkembangannya yang optimal. Pemupukan secara teratur membantu menjaga kesuburan tanah dan memastikan tanaman memiliki akses ke nutrisi yang cukup.
  • Jenis Pupuk dan Waktu Aplikasi
    Ada dua jenis pupuk yang dapat digunakan untuk monstera, yaitu pupuk cair dan pupuk padat. Pupuk cair lebih mudah diserap tanaman, sedangkan pupuk padat lebih tahan lama. Pemupukan dapat dilakukan setiap 1-2 bulan sekali, tergantung jenis pupuk yang digunakan.
  • Dampak Pemupukan yang Tepat
    Pemupukan yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan monstera, menghasilkan daun yang lebih besar dan lebih hijau, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan hama. Selain itu, pemupukan juga dapat memperpanjang masa hidup tanaman.
  • Tips Pemupukan
    Saat memupuk monstera, sebaiknya gunakan pupuk yang diformulasikan khusus untuk tanaman hias. Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan pupuk dan jangan berlebihan dalam memupuk karena dapat menyebabkan penumpukan garam dan merusak tanaman.

Dengan melakukan pemupukan secara teratur sesuai kebutuhan, kamu dapat memastikan monstera kamu tumbuh sehat dan subur, sehingga dapat menghiasi rumahmu dengan keindahan daun-daunnya yang unik dan berlubang-lubang.

Pencahayaan

Pencahayaan, Cara Menanam

Dalam cara menanam monstera, pencahayaan memegang peranan yang krusial karena memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Monstera membutuhkan cahaya matahari tidak langsung, artinya tanaman ini tidak boleh terkena sinar matahari langsung yang terik.

  • Fotosintesis dan Pertumbuhan
    Cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi tanaman melalui proses fotosintesis. Dengan mendapatkan cahaya matahari tidak langsung, monstera dapat mengoptimalkan proses fotosintesis, sehingga menghasilkan energi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangannya.
  • Warna dan Bentuk Daun
    Pencahayaan yang tepat juga memengaruhi warna dan bentuk daun monstera. Daun yang terkena cahaya matahari tidak langsung cenderung memiliki warna hijau yang lebih cerah dan lubang-lubang yang lebih tegas, menjadikannya lebih estetis dan menarik.
  • Kesehatan Tanaman
    Cahaya matahari tidak langsung dapat membantu menjaga kesehatan tanaman monstera secara keseluruhan. Dengan mendapatkan cahaya yang cukup, tanaman akan lebih kuat dan memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap penyakit dan hama.
  • Tips Pencahayaan
    Untuk memberikan pencahayaan yang ideal bagi monstera, kamu dapat menempatkan tanaman di dekat jendela yang menghadap ke timur atau barat. Kamu juga dapat menggunakan tirai tipis untuk menyaring sinar matahari langsung yang terlalu terik.

Dengan memberikan pencahayaan yang tepat, yaitu cahaya matahari tidak langsung, kamu dapat memastikan monstera tumbuh subur, menghasilkan daun-daun yang indah dan berlubang-lubang, serta memiliki kesehatan yang optimal.

Kelembaban

Kelembaban, Cara Menanam

Kelembaban udara yang tinggi merupakan salah satu faktor penting dalam cara menanam monstera. Monstera berasal dari daerah tropis yang memiliki kelembaban tinggi, sehingga tanaman ini membutuhkan kelembaban yang cukup untuk tumbuh subur.

Jika kelembaban udara terlalu rendah, daun monstera dapat menjadi kering, keriting, dan bahkan rontok. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelembaban udara di sekitar monstera tetap tinggi.

Salah satu cara untuk menjaga kelembaban udara adalah dengan meletakkan monstera di dekat humidifier. Humidifier akan mengeluarkan uap air ke udara, sehingga meningkatkan kelembaban. Cara lainnya adalah dengan menyemprot monstera dengan air secara teratur. Semprotkan air ke seluruh bagian tanaman, termasuk daun dan batang.

Selain menggunakan humidifier atau menyemprot dengan air, kamu juga bisa meningkatkan kelembaban udara di sekitar monstera dengan cara mengelompokkan tanaman. Dengan mengelompokkan tanaman, udara di sekitar tanaman akan menjadi lebih lembab.

Dengan menjaga kelembaban udara tetap tinggi, kamu dapat membantu monstera tumbuh subur dan menghasilkan daun-daun yang indah.

Sumber: The Spruce

Pemangkasan

Pemangkasan, Cara Menanam

Pemangkasan merupakan bagian penting dalam cara menanam monstera. Monstera dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan daun-daun indah berlubang-lubang. Namun, seiring waktu, beberapa daun mungkin menjadi layu atau rusak. Daun-daun yang layu atau rusak ini tidak hanya mengurangi keindahan tanaman, tetapi juga dapat menjadi sumber penyakit.

  • Manfaat Pemangkasan

    Membuang daun yang layu atau rusak dapat membantu menjaga kesehatan tanaman monstera secara keseluruhan. Dengan memangkas daun yang layu, monstera akan mengalihkan energinya untuk memproduksi daun baru yang sehat. Pemangkasan juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi udara di sekitar tanaman, sehingga mengurangi risiko penyakit.

  • Cara Memangkas

    Untuk memangkas daun monstera, gunakan gunting tajam yang bersih. Potong daun tepat di atas ruasnya, yaitu bagian tempat daun menempel pada batang. Hindari memotong terlalu dekat dengan batang karena dapat merusak tanaman.

  • Waktu Pemangkasan

    Pemangkasan dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun, tetapi waktu terbaik untuk memangkas monstera adalah di awal musim tanam, yaitu pada musim semi atau awal musim panas. Pada saat ini, tanaman sedang aktif tumbuh dan dapat dengan cepat pulih dari pemangkasan.

  • Perawatan Setelah Pemangkasan

    Setelah memangkas monstera, siram tanaman secara menyeluruh dan berikan pupuk cair. Ini akan membantu tanaman pulih dari pemangkasan dan mempromosikan pertumbuhan daun baru.

Dengan melakukan pemangkasan secara teratur, kamu dapat membantu monstera tumbuh sehat dan subur, serta menghasilkan daun-daun baru yang indah.

Penyangga

Penyangga, Cara Menanam

Dalam cara menanam monstera, penggunaan penyangga sangat penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat dan subur. Monstera merupakan tanaman merambat yang memiliki batang yang panjang dan lemas. Tanpa penyangga, batang monstera akan tumbuh tidak beraturan dan bahkan bisa roboh.

Penyangga berfungsi untuk memberikan struktur dan dukungan bagi monstera, sehingga tanaman dapat tumbuh tegak dan rapi. Penyangga juga membantu monstera untuk mendapatkan lebih banyak sinar matahari dengan mengangkat daunnya ke atas. Dengan demikian, monstera dapat melakukan fotosintesis secara optimal dan menghasilkan daun-daun baru yang lebih besar dan lebih hijau.

Ada berbagai jenis penyangga yang dapat digunakan untuk monstera, seperti tiang lumut, tiang kayu, atau teralis. Pemilihan jenis penyangga tergantung pada ukuran dan bentuk monstera. Penyangga harus kokoh dan cukup tinggi untuk menopang tanaman saat tumbuh.

Dengan memberikan penyangga yang tepat, kamu dapat membantu monstera tumbuh sehat dan subur, sehingga dapat menjadi tanaman hias yang indah dan menarik di rumahmu.

Sumber: The Spruce

Hama dan penyakit

Hama Dan Penyakit, Cara Menanam

Dalam cara menanam monstera, pengetahuan tentang hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman sangatlah penting. Hama dan penyakit dapat menyebabkan kerusakan pada monstera, bahkan dapat menyebabkan kematian tanaman jika tidak ditangani dengan tepat.

Salah satu hama yang umum menyerang monstera adalah kutu putih. Kutu putih adalah serangga kecil berwarna putih yang menempel pada batang dan daun monstera. Kutu putih dapat mengisap cairan dari tanaman, menyebabkan daun menguning dan rontok. Selain kutu putih, monstera juga rentan terhadap serangan hama lainnya, seperti thrips dan tungau laba-laba.

Selain hama, monstera juga dapat terserang penyakit, salah satunya adalah busuk akar. Busuk akar disebabkan oleh jamur yang menyerang akar tanaman. Busuk akar dapat menyebabkan akar monstera menjadi lunak dan berwarna coklat, serta mengeluarkan bau busuk. Jika tidak ditangani dengan tepat, busuk akar dapat menyebabkan tanaman layu dan mati.

Pengetahuan tentang hama dan penyakit yang dapat menyerang monstera sangat penting untuk melakukan pencegahan dan pengendalian. Dengan mengetahui hama dan penyakit yang dapat menyerang monstera, kita dapat mengambil langkah-langkah pencegahan, seperti menjaga kebersihan tanaman dan lingkungan sekitar, serta melakukan pemeriksaan rutin pada tanaman.

Jika monstera terlanjur terserang hama atau penyakit, segera lakukan tindakan pengendalian. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida atau fungisida yang sesuai. Pemilihan pestisida atau fungisida harus dilakukan dengan tepat, sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang monstera.

Dengan melakukan pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit secara tepat, kita dapat menjaga kesehatan monstera dan membuatnya tumbuh subur. Monstera yang sehat dan subur akan menjadi tanaman hias yang indah dan menarik di rumah kita.

Sumber: The Spruce

Perbanyakan

Perbanyakan, Cara Menanam

Dalam cara menanam monstera, perbanyakan merupakan aspek penting untuk memperbanyak tanaman dan mendapatkan tanaman baru yang memiliki sifat yang sama dengan tanaman induknya. Monstera dapat diperbanyak dengan dua metode utama, yaitu stek batang dan cangkok.

  • Stek Batang
    Stek batang adalah cara perbanyakan monstera yang paling umum dilakukan. Metode ini dilakukan dengan mengambil potongan batang tanaman yang sehat dan menanamnya di media tanam yang sesuai. Stek batang akan membentuk akar baru dan tumbuh menjadi tanaman monstera baru yang identik dengan tanaman induknya.
  • Cangkok
    Cangkok adalah metode perbanyakan monstera yang dilakukan dengan membuat luka pada batang tanaman dan membungkusnya dengan media tanam. Luka pada batang akan merangsang pertumbuhan akar baru, dan setelah akar baru terbentuk, bagian batang yang dicangkok dapat dipotong dan ditanam di media tanam yang sesuai.

Kedua metode perbanyakan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Stek batang lebih mudah dilakukan dan lebih cepat menghasilkan tanaman baru, sedangkan cangkok dapat dilakukan pada tanaman yang lebih tua atau pada batang yang sulit untuk dipotong.

Dengan memahami teknik perbanyakan monstera, kita dapat memperbanyak tanaman kesayangan kita dan memperindah rumah kita dengan tanaman monstera yang cantik dan rimbun.

Manfaat

Manfaat, Cara Menanam

Monstera tak hanya menjadi tanaman hias yang cantik, tetapi juga memiliki banyak manfaat yang menjadikannya pilihan tepat untuk menghiasi ruangan. Yuk, kita bahas manfaat-manfaat tersebut lebih lanjut dan cari tahu mengapa monstera layak untuk dirawat di rumah kamu!

  • Penyerap Polusi Udara
    Monstera diketahui ampuh dalam menyerap polusi udara dalam ruangan. Tanaman ini mampu menyaring zat-zat berbahaya seperti formaldehida, xilen, dan benzena, sehingga udara di ruangan menjadi lebih bersih dan sehat.
  • Pemberi Keindahan Ruangan
    Dengan daunnya yang berlubang-lubang unik, monstera menjadi tanaman hias yang sangat estetis. Tanaman ini dapat mempercantik ruangan mana pun, baik di rumah maupun di kantor. Monstera juga dapat diletakkan di sudut-sudut ruangan untuk memberi kesan asri dan menyegarkan.
  • Pembawa Keberuntungan
    Dalam budaya feng shui, monstera dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran. Diyakini bahwa tanaman ini dapat menarik energi positif dan meningkatkan aliran chi di dalam ruangan. Tak heran jika banyak orang menempatkan monstera di area kerja atau ruang tamu.

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, monstera jelas menjadi pilihan tepat untuk dijadikan tanaman hias di rumah. Bukan hanya cantik dan estetis, monstera juga dapat membuat udara lebih bersih dan dipercaya membawa keberuntungan. Yuk, segera tanam monstera di rumahmu dan rasakan sendiri manfaatnya!

Tanya Jawab tentang Cara Menanam Monstera

Ingin menanam monstera tapi masih bingung? Berikut beberapa pertanyaan umum dan jawabannya untuk membantu kamu dalam merawat tanaman cantik ini.

Pertanyaan 1: Sulitkah menanam monstera?
Menanam monstera tidaklah sulit. Tanaman ini relatif mudah dirawat dan dapat tumbuh dengan baik di lingkungan rumah.Pertanyaan 2: Kapan waktu terbaik menanam monstera?
Waktu terbaik menanam monstera adalah pada awal musim tanam, yaitu sekitar bulan Maret-April.Pertanyaan 3: Media tanam apa yang cocok untuk monstera?
Monstera menyukai media tanam yang porous dan subur. Campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 sangat ideal.Pertanyaan 4: Bagaimana cara menyirami monstera yang benar?
Monstera tidak suka tanah yang terlalu basah atau terlalu kering. Siramlah monstera ketika permukaan tanah sudah sedikit mengering.Pertanyaan 5: Apa saja hama yang sering menyerang monstera?
Hama yang sering menyerang monstera antara lain kutu putih, thrips, dan tungau laba-laba.Pertanyaan 6: Bagaimana cara mengatasi monstera yang daunnya menguning?
Daun monstera yang menguning bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kekurangan nutrisi, penyiraman berlebihan, atau serangan hama. Periksa kondisi tanaman dan lakukan perawatan yang sesuai.

Dengan memahami cara menanam monstera dengan benar, kamu dapat menikmati keindahan tanaman hias ini di rumahmu. Tanaman monstera yang sehat dan subur akan mempercantik ruangan dan membawa manfaat bagi kesehatanmu.

Sumber: The Spruce

Tips Menanam Monstera untuk Pemula

Monstera, tanaman hias dengan daunnya yang unik berlubang, menjadi favorit banyak orang karena keindahan dan kemudahan perawatannya. Berikut beberapa tips untuk kamu yang ingin menanam monstera:

Tip 1: Siapkan Media Tanam yang Tepat

Monstera menyukai tanah yang gembur dan memiliki drainase yang baik. Campurkan tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Sekam bakar akan membantu menggemburkan tanah, sementara pupuk kandang akan menyuburkannya.

Tip 2: Beri Siram Secara Teratur

Monstera tidak suka tanah yang terlalu basah atau terlalu kering. Siramlah monstera ketika permukaan tanah sudah sedikit mengering. Pastikan air mengalir keluar dari lubang drainase di dasar pot untuk menghindari genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar.

Tip 3: Beri Pencahayaan yang Cukup

Monstera membutuhkan cahaya matahari tidak langsung yang cukup. Tempatkan monstera di dekat jendela yang menghadap ke timur atau barat, atau gunakan tirai tipis untuk menyaring cahaya matahari langsung yang terlalu terik.

Tip 4: Beri Pupuk Secara Rutin

Pupuk monstera setiap 1-2 bulan sekali dengan pupuk cair atau padat yang diformulasikan khusus untuk tanaman hias. Pemupukan akan membantu monstera tumbuh subur dan menghasilkan daun-daun yang cantik.

Tip 5: Berikan Penyangga

Monstera adalah tanaman merambat yang membutuhkan penyangga untuk tumbuh tegak. Gunakan tiang lumut, tiang kayu, atau teralis untuk menopang monstera dan membantunya tumbuh ke atas.

Tip 6: Pangkas Daun yang Layu

Buang daun monstera yang layu atau rusak untuk menjaga kesehatan tanaman. Pemangkasan akan merangsang pertumbuhan daun baru dan mencegah penyebaran penyakit.

Tip 7: Hindari Hama dan Penyakit

Monitor monstera secara teratur untuk mengetahui adanya hama dan penyakit. Kutu putih dan thrips adalah hama yang umum menyerang monstera. Gunakan pestisida atau insektisida yang sesuai untuk mengendalikan hama dan penyakit.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu dapat menanam monstera yang sehat dan subur. Tanaman monstera yang cantik akan memperindah rumahmu dan memberikan manfaat bagi kesehatanmu.

Merawat Monstera, Si Cantik Berdaun Unik

monstera deliciosa

Menanam monstera tidaklah sesulit yang dibayangkan. Tanaman yang memiliki ciri khas daun berlubang ini bisa jadi pilihan tepat untuk mempercantik rumah atau ruangan. Dengan perawatan yang tepat, monstera akan tumbuh subur dan memberikan kesan asri pada hunian.

Tips merawatnya cukup mudah, antara lain dengan memperhatikan penyiraman secara teratur, memberikan pupuk setiap 1-2 bulan, dan menempatkannya di tempat yang terkena cahaya matahari tidak langsung. Jangan lupa juga untuk memangkas daun yang layu dan memberikan penyangga agar monstera bisa tumbuh tegak.

Selain mempercantik ruangan, monstera juga dipercaya membawa keberuntungan menurut feng shui. Tanaman ini dipercaya dapat menarik energi positif dan meningkatkan aliran chi di dalam ruangan. Jadi, tidak ada salahnya mencoba menanam monstera di rumah, baik untuk memperindah ruangan maupun mendatangkan keberuntungan.

Images References

Images References, Cara Menanam
Share on