This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Sukses Menanam Pisang Kepok Cepat Berbuah, Temukan Disini!

 ·  ☕ 14 min read

Setelah itu, masukkan pupuk kandang atau kompos ke dalam lubang tanam. Kemudian, tanam bibit pisang kepok sedalam 10-15 cm. Padatkan tanah di sekitar tanaman dan siram dengan air secukupnya.

Agar pisang kepok cepat berbuah, perlu dilakukan perawatan secara teratur. Perawatan tersebut meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

Penyiraman dilakukan secukupnya, yaitu 2-3 kali seminggu. Pemupukan dilakukan setiap 3-4 bulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK. Sedangkan pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan menggunakan pestisida alami atau kimia sesuai kebutuhan.

Dengan melakukan perawatan secara teratur, pisang kepok dapat tumbuh subur dan cepat berbuah. Biasanya pisang kepok akan mulai berbuah setelah berumur sekitar 12-18 bulan setelah tanam.

Cara Menanam Pisang Kepok Agar Cepat Berbuah

Siapa yang tidak suka pisang? Buah yang satu ini memang banyak digemari masyarakat Indonesia karena rasanya yang manis dan harganya yang terjangkau. Selain itu, pisang juga sangat mudah untuk ditanam, bahkan di lahan yang terbatas sekalipun.

Namun, untuk mendapatkan hasil panen yang optimal, ada beberapa cara yang perlu diperhatikan dalam menanam pisang kepok. Berikut ini adalah 8 aspek penting yang perlu diperhatikan agar pisang kepok cepat berbuah:

  • Bibit unggul
  • Lahan subur
  • Penanaman tepat
  • Perawatan intensif
  • Pemupukan teratur
  • Pengairan cukup
  • Pengendalian hama
  • Panen tepat waktu

Kedelapan aspek tersebut saling terkait dan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman pisang kepok. Misalnya, jika bibit yang digunakan berkualitas buruk, maka tanaman pisang tidak akan tumbuh dengan baik dan tidak akan cepat berbuah. Begitu juga jika lahan tanam tidak subur, maka tanaman pisang akan kekurangan nutrisi dan juga tidak akan cepat berbuah.

Selain itu, perawatan intensif juga sangat penting untuk mempercepat pertumbuhan dan pembuahan pisang kepok. Perawatan tersebut meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman harus dilakukan secara teratur, terutama pada musim kemarau. Pemupukan juga harus dilakukan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Sedangkan pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan untuk mencegah serangan hama dan penyakit yang dapat merusak tanaman pisang.

Dengan memperhatikan kedelapan aspek penting tersebut, maka tanaman pisang kepok dapat tumbuh subur dan cepat berbuah. Biasanya, pisang kepok akan mulai berbuah setelah berumur sekitar 12-18 bulan setelah tanam.

Bibit unggul

Bibit Unggul, Cara Menanams

Dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, pemilihan bibit unggul memegang peranan yang sangat penting. Bibit unggul merupakan bibit yang berasal dari tanaman induk yang sehat dan produktif. Bibit unggul memiliki ciri-ciri seperti pertumbuhan yang cepat, tahan terhadap hama dan penyakit, serta memiliki potensi produksi buah yang tinggi.

  • Asal-usul bibit

    Bibit unggul dapat diperoleh dari beberapa sumber, seperti dari petani yang khusus membudidayakan bibit pisang, dari lembaga penelitian pertanian, atau dari kebun induk yang dikelola dengan baik.

  • Ciri-ciri bibit unggul

    Bibit unggul pisang kepok memiliki ciri-ciri seperti batang yang kokoh, daun yang lebar dan berwarna hijau tua, serta akar yang banyak dan sehat.

  • Pengaruh bibit unggul

    Pemilihan bibit unggul akan sangat mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman pisang kepok. Bibit unggul akan tumbuh dengan cepat, tahan terhadap hama dan penyakit, serta mampu menghasilkan buah yang banyak dan berkualitas.

  • Cara memperoleh bibit unggul

    Untuk memperoleh bibit unggul, petani dapat membeli bibit dari petani yang khusus membudidayakan bibit pisang, atau dapat juga mengambil bibit dari kebun induk yang dikelola dengan baik.

Dengan menggunakan bibit unggul, petani dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam pisang kepok agar cepat berbuah. Bibit unggul akan tumbuh dengan baik, tahan terhadap hama dan penyakit, serta mampu menghasilkan buah yang banyak dan berkualitas.

Lahan subur

Lahan Subur, Cara Menanams

Dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, lahan subur memegang peranan yang sangat penting. Lahan subur adalah lahan yang memiliki kandungan unsur hara yang lengkap dan seimbang, serta memiliki struktur dan tekstur tanah yang baik. Lahan subur akan menyediakan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman pisang kepok, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan cepat dan berbuah lebat.

  • Jenis tanah

    Tanah yang subur untuk pisang kepok adalah tanah lempung berpasir atau tanah lempung liat dengan pH antara 5,5-6,5. Tanah tersebut memiliki drainase yang baik dan kaya akan bahan organik.

  • Kandungan unsur hara

    Tanah yang subur mengandung unsur hara makro (N, P, K) dan unsur hara mikro (Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo) yang lengkap dan seimbang. Unsur hara tersebut dibutuhkan oleh tanaman pisang kepok untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

  • Struktur dan tekstur tanah

    Tanah yang subur memiliki struktur dan tekstur yang baik, yaitu gembur dan porous. Struktur dan tekstur tanah yang baik akan memudahkan akar tanaman menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah.

  • Drainase

    Lahan yang subur memiliki drainase yang baik. Drainase yang baik akan mencegah terjadinya genangan air di sekitar tanaman, sehingga akar tanaman tidak akan membusuk.

Dengan menanam pisang kepok di lahan yang subur, petani dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam pisang kepok agar cepat berbuah. Lahan yang subur akan menyediakan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman pisang kepok, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan cepat dan berbuah lebat.

Penanaman Tepat

Penanaman Tepat, Cara Menanams

Menanam pisang kepok dengan tepat merupakan salah satu faktor penting agar tanaman cepat berbuah. Penanaman yang tepat meliputi pemilihan lokasi tanam, jarak tanam, dan waktu tanam yang sesuai.

  • Lokasi Tanam

    Pilih lokasi tanam yang mendapat sinar matahari yang cukup, terlindung dari angin kencang, dan memiliki drainase yang baik. Hindari menanam pisang di daerah yang tergenang air atau memiliki pH tanah yang terlalu asam atau basa.

  • Jarak Tanam

    Jarak tanam yang ideal untuk pisang kepok adalah sekitar 3-4 meter. Jarak tanam yang terlalu rapat akan membuat tanaman kekurangan sinar matahari dan nutrisi, sehingga pertumbuhannya terhambat dan berbuahnya terlambat.

  • Waktu Tanam

    Waktu tanam pisang kepok yang terbaik adalah pada awal musim hujan. Pada saat itu, tanah masih lembap dan curah hujan yang tinggi akan membantu pertumbuhan tanaman. Hindari menanam pisang pada saat musim kemarau karena tanah kering dan kekurangan air akan membuat tanaman sulit tumbuh.

Dengan melakukan penanaman yang tepat, petani dapat menciptakan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman pisang kepok. Tanaman yang sehat dan tumbuh dengan baik akan lebih cepat berbuah dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Perawatan Intensif

Perawatan Intensif, Cara Menanams

Dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, perawatan intensif memegang peranan yang sangat penting. Perawatan intensif meliputi penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta penyiangan.

Penyiraman harus dilakukan secara teratur, terutama pada musim kemarau. Tanaman pisang kepok membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman kerdil, daun menguning, dan buah yang kecil dan tidak manis.

Pemupukan juga harus dilakukan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk organik atau pupuk kimia. Pemupukan yang tepat dapat mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan produksi buah, dan meningkatkan kualitas buah.

Pengendalian hama dan penyakit juga sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman pisang kepok. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman pisang kepok dan menyebabkan kerusakan pada daun, batang, dan buah. Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida alami atau kimia sesuai kebutuhan.

Penyiangan juga perlu dilakukan untuk membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman pisang kepok. Gulma dapat menyerap air dan nutrisi dari dalam tanah, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman pisang kepok. Penyiangan dapat dilakukan secara manual atau menggunakan herbisida.

Dengan melakukan perawatan intensif, petani dapat menjaga kesehatan tanaman pisang kepok dan meningkatkan produksi buah. Tanaman pisang kepok yang sehat dan terawat akan lebih cepat berbuah dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Sumber: Cara Menanam Pisang Kepok Agar Cepat Berbuah

Pemupukan teratur

Pemupukan Teratur, Cara Menanams

Dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, pemupukan teratur memegang peranan yang sangat penting. Pupuk merupakan makanan bagi tanaman, yang menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pemupukan yang tepat dapat mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan produksi buah, dan meningkatkan kualitas buah.

  • Jenis pupuk

    Jenis pupuk yang digunakan untuk pisang kepok dapat berupa pupuk organik atau pupuk kimia. Pupuk organik berasal dari bahan-bahan alami, seperti kotoran hewan, kompos, atau limbah pertanian. Pupuk kimia merupakan pupuk buatan yang mengandung unsur hara tertentu, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium.

  • Waktu pemupukan

    Waktu pemupukan pisang kepok yang ideal adalah pada saat awal tanam, saat tanaman berumur sekitar 3-4 bulan, dan saat tanaman berbunga. Pemupukan pada saat awal tanam bertujuan untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan awal tanaman. Pemupukan saat tanaman berumur 3-4 bulan bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan pembentukan buah. Pemupukan saat tanaman berbunga bertujuan untuk meningkatkan produksi buah dan kualitas buah.

  • Dosis pemupukan

    Dosis pemupukan pisang kepok harus disesuaikan dengan umur tanaman dan kondisi lahan. Tanaman yang lebih tua membutuhkan dosis pupuk yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang masih muda. Lahan yang subur membutuhkan dosis pupuk yang lebih rendah dibandingkan dengan lahan yang kurang subur.

  • Cara pemupukan

    Cara pemupukan pisang kepok dapat dilakukan dengan cara ditabur atau dikocor. Pemupukan dengan cara ditabur dilakukan dengan menaburkan pupuk di sekitar tanaman, kemudian ditutup dengan tanah. Pemupukan dengan cara dikocor dilakukan dengan melarutkan pupuk dalam air, kemudian disiramkan ke tanaman.

Dengan melakukan pemupukan teratur sesuai dengan jenis, waktu, dosis, dan cara yang tepat, petani dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman pisang kepok. Tanaman pisang kepok yang sehat dan produktif akan lebih cepat berbuah dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Pengairan cukup

Pengairan Cukup, Cara Menanams

Dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, pengairan cukup memegang peranan yang sangat penting. Air merupakan komponen penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Air berfungsi sebagai pelarut unsur hara, membantu proses fotosintesis, dan menjaga turgiditas sel. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman kerdil, daun layu, dan buah yang kecil dan tidak manis.

Kebutuhan air tanaman pisang kepok bervariasi tergantung pada umur tanaman, kondisi cuaca, dan jenis tanah. Pada umumnya, tanaman pisang kepok membutuhkan air sekitar 5-10 liter per tanaman per hari. Penyiraman harus dilakukan secara teratur, terutama pada musim kemarau. Penyiraman dapat dilakukan dengan cara menyiram langsung ke pangkal tanaman atau menggunakan sistem irigasi.

Selain jumlah air yang cukup, kualitas air juga perlu diperhatikan. Air yang digunakan untuk penyiraman harus bersih dan bebas dari penyakit. Air yang terkontaminasi penyakit dapat menyebabkan tanaman terserang penyakit, sehingga pertumbuhan dan produksi buah dapat terganggu.

Dengan melakukan pengairan yang cukup dan memperhatikan kualitas air, petani dapat menjaga kesehatan tanaman pisang kepok dan meningkatkan produksi buah. Tanaman pisang kepok yang sehat dan produktif akan lebih cepat berbuah dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Sumber: Cara Menanam Pisang Kepok Agar Cepat Berbuah

Pengendalian Hama

Pengendalian Hama, Cara Menanams

Hama adalah musuh utama petani pisang kepok. Hama dapat menyerang tanaman pisang kepok pada semua fase pertumbuhan, mulai dari fase vegetatif hingga fase generatif. Serangan hama dapat menyebabkan kerusakan pada daun, batang, dan buah pisang kepok, sehingga dapat menurunkan produksi dan kualitas buah.

Oleh karena itu, pengendalian hama merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah. Pengendalian hama dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode, baik metode alami maupun kimiawi. Metode alami pengendalian hama meliputi penggunaan musuh alami, seperti predator dan parasit, serta penggunaan pestisida nabati. Sedangkan metode kimiawi pengendalian hama meliputi penggunaan pestisida sintetis.

Pemilihan metode pengendalian hama harus disesuaikan dengan jenis hama yang menyerang, tingkat serangan, dan kondisi lingkungan. Pengendalian hama harus dilakukan secara tepat dan teratur agar efektif dalam mencegah dan mengendalikan serangan hama. Dengan melakukan pengendalian hama yang tepat, petani dapat menjaga kesehatan tanaman pisang kepok dan meningkatkan produksi buah.

Contoh nyata pentingnya pengendalian hama dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah adalah kasus serangan hama penggerek batang pisang (Cosmopolites sordidus). Hama ini dapat menyebabkan kerusakan parah pada batang pisang kepok, sehingga dapat menyebabkan tanaman mati dan kehilangan hasil panen. Pengendalian hama penggerek batang pisang dapat dilakukan dengan menggunakan musuh alami, seperti nematoda Heterorhabditis indica, atau dengan menggunakan pestisida kimiawi, seperti insektisida berbahan aktif imidakloprid.

Dengan memahami hubungan antara pengendalian hama dan cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, petani dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah dan mengendalikan serangan hama. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan kesehatan tanaman pisang kepok, meningkatkan produksi buah, dan memperoleh hasil panen yang optimal.

Sumber: Cara Menanam Pisang Kepok Agar Cepat Berbuah

Panen Tepat Waktu

Panen Tepat Waktu, Cara Menanams

Dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, panen tepat waktu memegang peranan yang sangat penting. Panen yang dilakukan terlalu cepat atau terlalu lambat dapat menurunkan kualitas dan kuantitas buah pisang kepok yang dihasilkan.

Pisang kepok yang dipanen pada waktu yang tepat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Kulit buah berwarna kuning kehijauan
  • Daging buah sudah lunak dan manis
  • Tangkai buah sudah tua dan mudah dipotong

Jika pisang kepok dipanen terlalu cepat, maka buah akan mengkal dan rasanya akan kurang manis. Sebaliknya, jika pisang kepok dipanen terlalu lambat, maka buah akan terlalu matang dan mudah rusak.

Oleh karena itu, petani harus memanen pisang kepok pada waktu yang tepat agar mendapatkan hasil panen yang optimal. Dengan memanen pisang kepok pada waktu yang tepat, petani dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas buah pisang kepok yang dihasilkan.

Contoh nyata pentingnya panen tepat waktu dalam cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah adalah kasus panen pisang kepok yang dilakukan oleh petani di daerah Jawa Timur. Petani di daerah tersebut memanen pisang kepok pada saat buah sudah mulai menguning. Hasilnya, buah pisang kepok yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan rasa yang manis.

Dengan memahami hubungan antara panen tepat waktu dan cara menanam pisang kepok agar cepat berbuah, petani dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memanen pisang kepok pada waktu yang tepat. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas buah pisang kepok yang dihasilkan, serta memperoleh hasil panen yang optimal.

Sumber: Cara Menanam Pisang Kepok Agar Cepat Berbuah

Tanya Jawab Seputar Cara Menanam Pisang Kepok Agar Cepat Berbuah

Bagi kamu yang ingin menanam pisang kepok agar cepat berbuah, berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Kenapa pisang kepok yang saya tanam tidak kunjung berbuah?


Jawaban: Pastikan kamu menanam bibit pisang kepok yang unggul, lahan tanam subur, perawatan intensif, pemupukan teratur, pengairan cukup, pengendalian hama, dan panen tepat waktu.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih bibit pisang kepok yang unggul?


Jawaban: Pilih bibit dari tanaman induk yang sehat dan produktif, memiliki batang kokoh, daun lebar dan berwarna hijau tua, serta akar yang banyak dan sehat.

Pertanyaan 3: Kapan waktu yang tepat untuk menanam pisang kepok?


Jawaban: Waktu tanam terbaik adalah pada awal musim hujan, saat tanah masih lembap dan curah hujan tinggi akan membantu pertumbuhan tanaman.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara memupuk pisang kepok agar cepat berbuah?


Jawaban: Gunakan pupuk organik atau kimia sesuai dosis dan waktu yang tepat. Pemupukan awal tanam, saat tanaman berumur 3-4 bulan, dan saat tanaman berbunga.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengendalikan hama pada tanaman pisang kepok?


Jawaban: Gunakan musuh alami seperti predator dan parasit, atau pestisida nabati. Jika serangan parah, gunakan pestisida kimia sesuai petunjuk.

Pertanyaan 6: Kapan waktu yang tepat untuk memanen pisang kepok?


Jawaban: Panen saat kulit buah berwarna kuning kehijauan, daging buah lunak dan manis, serta tangkai buah mudah dipotong.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menanam pisang kepok agar cepat berbuah dan mendapatkan hasil panen yang optimal.

Sumber: Cara Menanam Pisang Kepok Agar Cepat Berbuah

Tips Menanam Pisang Kepok Biar Cepat Berbuah

Siapa yang tak suka pisang kepok? Buah satu ini memang jadi favorit banyak orang Indonesia karena rasanya manis dan harganya terjangkau. Selain itu, pisang kepok juga gampang banget ditanam, bahkan di lahan yang terbatas sekalipun.

Nah, biar hasil panennya maksimal, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan saat menanam pisang kepok. Yuk, simak baik-baik!

Tip 1: Pilih Bibit Unggul

Pilih bibit pisang kepok yang berasal dari tanaman induk yang sehat dan produktif. Bibit unggul biasanya punya ciri-ciri batang kokoh, daun lebar berwarna hijau tua, dan akar banyak serta sehat. Dengan bibit unggul, tanaman pisang kepok akan tumbuh subur dan cepat berbuah.

Tip 2: Siapkan Lahan Subur

Tanah yang subur akan menyediakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan pisang kepok. Pastikan tanahnya gembur, banyak mengandung unsur hara, dan punya drainase yang baik. Tanah yang subur akan membuat tanaman pisang kepok tumbuh cepat dan berbuah lebat.

Tip 3: Tanam dengan Benar

Tanam bibit pisang kepok di lokasi yang mendapat sinar matahari cukup, terlindung dari angin kencang, dan punya drainase yang baik. Jarak tanam yang ideal adalah sekitar 3-4 meter agar tanaman punya ruang yang cukup untuk tumbuh dan berkembang.

Tip 4: Rawat Secara Intensif

Tanaman pisang kepok butuh perawatan intensif agar cepat berbuah. Siram secara teratur, terutama saat musim kemarau. Beri pupuk secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Kendalikan hama dan penyakit agar tanaman tetap sehat. Dengan perawatan intensif, tanaman pisang kepok akan tumbuh optimal dan berbuah lebat.

Tip 5: Panen Tepat Waktu

Panen pisang kepok saat buahnya sudah berwarna kuning kehijauan, daging buahnya lunak dan manis, serta tangkainya mudah dipotong. Jika dipanen terlalu cepat atau terlalu lambat, kualitas buah pisang kepok bisa menurun. Panen tepat waktu akan menghasilkan buah pisang kepok yang berkualitas tinggi.

Dengan mengikuti tips di atas, tanaman pisang kepok yang kamu tanam akan tumbuh subur, cepat berbuah, dan menghasilkan buah yang melimpah. Selamat mencoba!

Cara Menanam Pisang Kepok Biar Cepat Berbuah

Petani sedang memanen pisang kepok

Pisang kepok, buah kesukaan banyak orang Indonesia. Rasanya manis, harganya terjangkau, dan mudah ditanam sendiri di rumah. Supaya cepat berbuah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Pertama, pilih bibit pisang kepok yang bagus. Bibit yang sehat akan menghasilkan tanaman yang sehat dan cepat berbuah. Kedua, siapkan tanah yang subur. Tanah yang kaya nutrisi akan membuat tanaman pisang kepok tumbuh subur dan berbuah lebat. Ketiga, tanam bibit pisang kepok dengan benar. Jarak antar tanaman harus cukup agar tanaman memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang.

Perawatan juga sangat penting. Siram tanaman pisang kepok secara teratur, terutama saat musim kemarau. Beri pupuk secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Jangan lupa juga untuk mengendalikan hama dan penyakit agar tanaman tetap sehat.

Terakhir, panen pisang kepok saat buahnya sudah matang. Buah pisang kepok yang matang memiliki kulit berwarna kuning kehijauan dan daging buah yang lembut. Panen tepat waktu akan menghasilkan buah pisang kepok yang berkualitas tinggi.

Dengan mengikuti cara-cara di atas, kamu bisa menanam pisang kepok sendiri di rumah dan menikmati buahnya yang manis dan menyegarkan.

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on