This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Jitu Menanam Durian Montong, Panen Melimpah!

 ·  ☕ 12 min read

Bibit durian montong dapat diperoleh dari penjual bibit tanaman atau dari hasil okulasi sendiri. Bibit yang baik berasal dari pohon induk yang sehat dan produktif. Lahan yang akan digunakan untuk menanam durian montong harus memiliki drainase yang baik, subur, dan mendapat sinar matahari yang cukup.

Cara Menanam Pohon Durian Montong

Menanam pohon durian montong memerlukan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah 8 aspek penting dalam menanam pohon durian montong:

  • Pemilihan Bibit
  • Persiapan Lahan
  • Penanaman
  • Penyiraman
  • Pemupukan
  • Penyiangan
  • Pengendalian Hama dan Penyakit
  • Panen

Pemilihan bibit yang baik merupakan aspek penting karena akan menentukan kualitas pohon durian yang dihasilkan. Bibit yang baik berasal dari pohon induk yang sehat dan produktif. Persiapan lahan juga penting untuk memastikan pohon durian dapat tumbuh subur. Lahan yang dipilih harus memiliki drainase yang baik, subur, dan mendapat sinar matahari yang cukup.

Penanaman pohon durian montong dilakukan dengan cara menggali lubang tanam berukuran 60x60x60 cm. Bibit durian ditanam pada lubang tanam dengan posisi tegak lurus dan akar tidak tertekuk. Setelah ditanam, bibit durian perlu disiram secara teratur, terutama pada musim kemarau.

Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanams

Memilih bibit yang baik merupakan langkah awal yang sangat penting dalam cara menanam pohon durian montong. Bibit yang baik akan menentukan kualitas pohon dan buah yang dihasilkan nantinya. Bibit yang berasal dari pohon induk yang sehat dan produktif akan lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta memiliki potensi hasil panen yang tinggi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bibit durian montong, antara lain:

  • Pilih bibit yang berasal dari pohon induk yang sehat dan produktif.
  • Bibit harus memiliki batang yang kokoh dan tidak berpenyakit.
  • Akar bibit harus sehat dan tidak rusak.
  • Pilih bibit yang sudah berumur sekitar 6-12 bulan.

Dengan memilih bibit yang baik, maka Anda telah meletakkan dasar yang kuat untuk keberhasilan budidaya pohon durian montong. Bibit yang baik akan tumbuh menjadi pohon yang sehat dan produktif, sehingga Anda dapat menikmati buah durian montong yang manis dan legit.

Sumber: Budidaya Durian Montong

Persiapan Lahan

Persiapan Lahan, Cara Menanams

Menanam pohon durian montong membutuhkan persiapan lahan yang matang. Persiapan lahan merupakan kunci keberhasilan budidaya durian montong karena akan mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

  • Pemilihan Lokasi

    Pilih lokasi yang memiliki sinar matahari yang cukup, drainase yang baik, dan terlindung dari angin kencang. Hindari lokasi yang rendah dan tergenang air.

  • Pengolahan Tanah

    Olah tanah sedalam 60-90 cm dan buat bedengan dengan lebar 1-1,5 m dan tinggi 30-50 cm. Beri jarak antar bedengan sekitar 60-90 cm untuk memudahkan perawatan.

  • Pemberian Kapur

    Jika pH tanah kurang dari 6,5, berikan kapur dolomit atau kalsit untuk menaikkan pH tanah. Kapur juga bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah dan ketersediaan hara.

  • Pembuatan Lubang Tanam

    Buat lubang tanam dengan ukuran 60x60x60 cm atau 80x80x80 cm. Jarak antar lubang tanam sekitar 8-12 m, tergantung pada varietas durian yang ditanam.

Dengan persiapan lahan yang baik, pohon durian montong akan tumbuh dengan sehat dan produktif. Persiapan lahan yang matang akan memberikan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan akar, penyerapan hara, dan ketersediaan air, sehingga tanaman dapat berproduksi secara maksimal.

Penanaman

Penanaman, Cara Menanams

Penanaman merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam pohon durian montong. Penanaman yang baik akan menentukan pertumbuhan dan produktivitas pohon durian. Penanaman dilakukan dengan cara menggali lubang tanam berukuran 60x60x60 cm atau 80x80x80 cm. Jarak antar lubang tanam sekitar 8-12 m, tergantung pada varietas durian yang ditanam.

Sebelum ditanam, bibit durian harus direndam dalam air selama beberapa jam untuk melembabkan akar. Setelah direndam, bibit durian ditanam pada lubang tanam dengan posisi tegak lurus dan akar tidak tertekuk. Setelah ditanam, bibit durian perlu disiram secara teratur, terutama pada musim kemarau.

Penanaman yang baik akan memberikan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan akar, penyerapan hara, dan ketersediaan air. Dengan demikian, pohon durian dapat tumbuh dengan sehat dan produktif, sehingga dapat menghasilkan buah durian yang berkualitas.

Sumber: Budidaya Durian Montong

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Air merupakan komponen penting dalam kehidupan pohon durian montong. Penyiraman yang tepat akan mendukung pertumbuhan dan produktivitas pohon. Penyiraman yang tidak tepat dapat menyebabkan pohon stres, kerdil, dan bahkan mati.

  • Waktu Penyiraman

    Pohon durian montong membutuhkan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari saat matahari tidak terik.

  • Jumlah Air

    Jumlah air yang dibutuhkan pohon durian montong tergantung pada ukuran pohon, jenis tanah, dan kondisi cuaca. Sebagai panduan, pohon durian montong berumur 1-2 tahun membutuhkan sekitar 10 liter air per hari. Pohon yang lebih besar membutuhkan lebih banyak air.

  • Metode Penyiraman

    Ada beberapa metode penyiraman yang dapat digunakan, antara lain penyiraman dengan selang, gembor, atau sistem irigasi. Pilih metode yang paling sesuai dengan kondisi lahan dan ketersediaan air.

  • Mulsa

    Pemberian mulsa di sekitar pohon durian montong dapat membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi penguapan air. Mulsa juga dapat menekan pertumbuhan gulma dan menyediakan nutrisi tambahan bagi pohon.

Dengan penyiraman yang tepat, pohon durian montong akan tumbuh sehat dan produktif. Penyiraman yang tidak tepat dapat menyebabkan pohon stres, kerdil, dan bahkan mati. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kebutuhan air pohon durian montong dan melakukan penyiraman secara teratur.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Pemupukan merupakan aspek penting dalam cara menanam pohon durian montong. Pemupukan yang tepat akan mendukung pertumbuhan dan produktivitas pohon durian. Pemupukan yang tidak tepat dapat menyebabkan pohon stres, kerdil, dan bahkan mati.

  • Jenis Pupuk

    Pohon durian montong membutuhkan pupuk yang mengandung unsur hara makro (nitrogen, fosfor, dan kalium) dan unsur hara mikro (seperti kalsium, magnesium, dan sulfur). Pupuk dapat diberikan dalam bentuk organik (pupuk kandang, kompos) atau anorganik (pupuk buatan).

  • Waktu Pemupukan

    Pemupukan sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan dan awal musim kemarau. Pada awal musim hujan, pohon durian membutuhkan pupuk yang kaya nitrogen untuk mendukung pertumbuhan vegetatif. Pada awal musim kemarau, pohon durian membutuhkan pupuk yang kaya fosfor dan kalium untuk mendukung pembentukan bunga dan buah.

  • Dosis Pupuk

    Dosis pupuk yang diberikan harus disesuaikan dengan umur pohon, jenis tanah, dan kondisi cuaca. Sebagai panduan, pohon durian montong berumur 1-2 tahun membutuhkan sekitar 100 gram pupuk NPK per pohon per tahun. Pohon yang lebih besar membutuhkan lebih banyak pupuk.

  • Cara Pemupukan

    Pupuk dapat diberikan dengan cara ditabur di sekitar pohon atau dikocor. Pemupukan dengan cara ditabur lebih mudah dilakukan, tetapi pemupukan dengan cara dikocor lebih efektif karena pupuk dapat langsung diserap oleh akar.

Dengan pemupukan yang tepat, pohon durian montong akan tumbuh sehat dan produktif. Pemupukan yang tidak tepat dapat menyebabkan pohon stres, kerdil, dan bahkan mati. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kebutuhan hara pohon durian montong dan melakukan pemupukan secara teratur.

Penyiangan

Penyiangan, Cara Menanams

Penyiangan merupakan salah satu aspek penting dalam cara menanam pohon durian montong. Penyiangan adalah kegiatan membersihkan gulma atau tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar pohon durian montong. Gulma dapat bersaing dengan pohon durian montong dalam memperoleh unsur hara, air, dan sinar matahari, sehingga dapat menghambat pertumbuhan dan produktivitas pohon durian montong.

  • Mengurangi Persaingan

    Penyiangan dapat mengurangi persaingan antara pohon durian montong dan gulma dalam memperoleh unsur hara, air, dan sinar matahari. Dengan demikian, pohon durian montong dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih optimal.

  • Mencegah Hama dan Penyakit

    Gulma dapat menjadi tempat berkembang biaknya hama dan penyakit. Dengan melakukan penyiangan, kita dapat mencegah hama dan penyakit menyerang pohon durian montong.

  • Memperbaiki Aerasi Tanah

    Penyiangan dapat memperbaiki aerasi tanah di sekitar pohon durian montong. Aerasi tanah yang baik akan mendukung pertumbuhan akar dan penyerapan unsur hara oleh pohon durian montong.

  • Menjaga Kebersihan Kebun

    Penyiangan juga dapat menjaga kebersihan kebun durian montong. Kebun yang bersih akan terlihat lebih rapi dan asri, serta dapat meningkatkan produktivitas pohon durian montong.

Penyiangan merupakan kegiatan penting dalam cara menanam pohon durian montong. Dengan melakukan penyiangan secara teratur, kita dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas pohon durian montong, serta mencegah hama dan penyakit. Kebun durian montong yang bersih dan terawat akan menghasilkan buah durian montong yang berkualitas tinggi.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Hama dan penyakit merupakan salah satu tantangan terbesar dalam cara menanam pohon durian montong. Hama adalah hewan yang dapat merusak tanaman durian, sedangkan penyakit adalah gangguan pada tanaman yang disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus. Pengendalian hama dan penyakit sangat penting untuk melindungi pohon durian montong dari serangan dan kerusakan.

Ada berbagai cara untuk mengendalikan hama dan penyakit pada pohon durian montong, antara lain:- Penggunaan pestisidaPestisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman. Namun, penggunaan pestisida harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan, karena penggunaan pestisida yang berlebihan dapat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia.- Penggunaan musuh alamiMusuh alami adalah hewan atau mikroorganisme yang dapat memangsa atau membunuh hama dan penyakit. Contoh musuh alami hama durian montong adalah kumbang predator dan tawon parasitoid.- Sanitasi kebunSanitasi kebun adalah kegiatan membersihkan kebun dari sisa-sisa tanaman dan gulma. Sanitasi kebun dapat mengurangi tempat berkembang biaknya hama dan penyakit.- Pemberian nutrisi yang cukupPohon durian montong yang sehat dan kuat lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu, penting untuk memberikan nutrisi yang cukup pada pohon durian montong melalui pemupukan.

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, kita dapat melindungi pohon durian montong dari kerusakan dan meningkatkan produktivitasnya. Pengendalian hama dan penyakit merupakan bagian penting dalam cara menanam pohon durian montong yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

Sumber: Budidaya Durian Montong

Panen

Panen, Cara Menanams

Panen merupakan salah satu aspek terpenting dalam cara menanam pohon durian montong. Panen adalah proses pengambilan buah durian yang sudah matang dari pohonnya. Panen yang tepat waktu dan dilakukan dengan cara yang benar akan menghasilkan buah durian berkualitas tinggi dan bernilai jual tinggi.

  • Waktu Panen

    Waktu panen durian montong sangat penting untuk diperhatikan. Durian yang dipanen terlalu cepat akan memiliki daging buah yang keras dan belum manis, sedangkan durian yang dipanen terlalu lambat akan memiliki daging buah yang lembek dan berair. Waktu panen yang tepat untuk durian montong adalah ketika buah sudah matang secara fisiologis. Ciri-ciri durian yang sudah matang antara lain kulit buah berwarna hijau kekuning-kuningan, duri pada kulit buah sudah mulai jarang, dan mengeluarkan aroma yang khas.

  • Cara Panen

    Cara panen durian montong juga harus dilakukan dengan benar. Durian yang dipanen dengan cara yang salah dapat menyebabkan kerusakan pada buah dan mengurangi kualitasnya. Cara panen yang benar adalah dengan memotong tangkai buah menggunakan pisau tajam atau gunting. Setelah dipotong, durian harus segera dimasukkan ke dalam keranjang atau wadah lainnya untuk menghindari kerusakan.

  • Pasca Panen

    Setelah dipanen, durian montong harus segera ditangani dengan baik untuk menjaga kualitasnya. Durian harus disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Durian juga dapat disimpan dalam lemari es untuk memperpanjang masa simpannya. Durian yang sudah dipanen dapat dikonsumsi langsung atau dijual ke pasar.

Dengan melakukan panen pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar, petani dapat memperoleh buah durian montong berkualitas tinggi dan bernilai jual tinggi. Panen yang tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam cara menanam pohon durian montong.

Pertanyaan Umum tentang Cara Menanam Pohon Durian Montong

Sebelum memulai perjalanan bertanam durian montong, yuk kita simak beberapa pertanyaan umum yang sering muncul. Dengan memahaminya, kita bisa lebih siap untuk menanam durian montong yang sehat dan berbuah lebat.

Pertanyaan 1: Kapan waktu yang tepat untuk menanam pohon durian montong?


Waktu terbaik untuk menanam pohon durian montong adalah pada awal musim hujan, saat tanah masih lembap dan terdapat cukup air untuk mendukung pertumbuhannya.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam yang ideal untuk pohon durian montong?


Jarak tanam yang ideal untuk pohon durian montong adalah sekitar 8-12 meter. Jarak ini memungkinkan pohon untuk tumbuh dengan baik dan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara merawat pohon durian montong yang baru ditanam?


Setelah ditanam, pohon durian montong membutuhkan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau. Selain itu, lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma dan pemupukan untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan pohon.

Pertanyaan 4: Kapan pohon durian montong mulai berbuah?


Pohon durian montong biasanya mulai berbuah pada umur 3-5 tahun setelah tanam. Namun, waktu berbuah dapat bervariasi tergantung pada faktor seperti perawatan, dan kondisi lingkungan.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada pohon durian montong?


Untuk mengatasi hama dan penyakit pada pohon durian montong, dapat dilakukan beberapa cara, seperti menggunakan pestisida alami, menjaga kebersihan kebun, dan memberikan nutrisi yang cukup pada pohon.

Pertanyaan 6: Apa saja manfaat menanam pohon durian montong?


Selain menghasilkan buah yang lezat, menanam pohon durian montong juga memiliki manfaat lain, seperti memperindah lingkungan, menyerap karbondioksida, dan menjadi sumber pendapatan bagi petani.

Dengan memahami pertanyaan-pertanyaan umum ini, kita dapat lebih percaya diri untuk memulai menanam pohon durian montong. Dengan perawatan dan pemeliharaan yang tepat, kita dapat menikmati buah durian montong yang manis dan legit hasil panen sendiri.

Sumber: Budidaya Durian Montong

Tips Menanam Pohon Durian Montong

Menanam durian montong tidaklah sulit, kok! Ikuti saja beberapa tips ini dan rasakan sendiri manisnya buah durian hasil panen sendiri.

Tips 1: Pilih Bibit Unggul

Pilihlah bibit durian montong yang berasal dari pohon induk unggul. Pastikan bibit sehat, tidak cacat, dan memiliki akar yang kuat. Dengan bibit yang bagus, pohon durian montong kamu akan tumbuh sehat dan berbuah lebat.

Tips 2: Persiapan Lahan

Pohon durian montong menyukai tanah yang gembur dan kaya nutrisi. Bersihkan lahan dari gulma dan buatlah lubang tanam berukuran 60x60x60 cm. Beri jarak antar lubang sekitar 8-12 meter agar pohon bisa tumbuh dengan baik.

Tips 3: Penanaman

Tanam bibit durian montong pada lubang yang telah disiapkan. Posisikan tegak lurus dan pastikan akarnya tidak tertekuk. Timbun dengan tanah dan padatkan perlahan. Siram secukupnya untuk menjaga kelembaban tanah.

Tips 4: Perawatan

Rawat pohon durian montong dengan baik agar tumbuh subur. Siram secara teratur, terutama saat musim kemarau. Beri pupuk secara berkala untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pohon. Pangkas cabang yang tidak produktif untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.

Tips 5: Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat mengancam kesehatan pohon durian montong. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur untuk mencegah serangan. Gunakan pestisida alami atau kimia sesuai dosis yang dianjurkan.

Tips Tambahan:

Setelah pohon durian montong berbunga, lakukan penyerbukan silang untuk meningkatkan kualitas buah. Buang buah yang berlebih saat masih kecil agar pohon tidak kelebihan beban. Panen buah durian montong saat sudah matang sempurna untuk mendapatkan rasa yang manis dan legit.

Menanam pohon durian montong tidak sulit, bukan? Dengan mengikuti tips ini, kamu bisa menikmati buah durian montong hasil panen sendiri. Selamat berkebun!

Cara Menanam Durian Montong yang Mudah dan Menyenangkan

Pohon durian montong sedang berbuah lebat

Siapa yang tidak suka durian? Buah yang satu ini memang menjadi favorit banyak orang. Selain rasanya yang manis dan legit, durian juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Nah, buat kamu yang tertarik menanam durian montong di rumah, berikut ini adalah tipsnya:

  1. Pilih bibit durian montong yang unggul, sehat, dan bebas penyakit.
  2. Siapkan lahan tanam yang gembur dan kaya nutrisi. Beri jarak antar lubang tanam sekitar 8-12 meter.
  3. Tanam bibit durian montong pada lubang yang sudah disiapkan. Siram secukupnya dan padatkan tanah di sekitar batang pohon.
  4. Rawat pohon durian montong dengan baik. Siram secara teratur, beri pupuk, dan pangkas cabang yang tidak produktif.
  5. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara teratur untuk mencegah serangan.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa menikmati buah durian montong hasil panen sendiri. Nikmati manisnya durian segar langsung dari pohon. Selamat berkebun!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on