This page looks best with JavaScript enabled

Temukan Rahasia Menanam Sayuran di Pot untuk Hasil Panen Berlimpah

 ·  ☕ 15 min read

Untuk memulai menanam sayuran di pot, terdapat beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan:

  • Pilih wadah pot yang tepat: Pilih pot dengan ukuran dan bahan yang sesuai dengan jenis sayuran yang akan ditanam.
  • Siapkan media tanam: Gunakan campuran tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik.
  • Pilih jenis sayuran: Pilih jenis sayuran yang cocok untuk ditanam di pot, seperti selada, bayam, kangkung, tomat, cabai, dan terong.
  • Penanaman: Buat lubang pada media tanam dan tanam bibit atau benih sayuran. Siram secukupnya.
  • Perawatan: Lakukan penyiraman secara teratur, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat menikmati hasil panen sayuran segar dan sehat dari kebun pot Anda sendiri.

Cara Menanam Sayuran di Pot

Menanam sayuran di pot menawarkan banyak keuntungan, mulai dari menghemat lahan hingga menghasilkan bahan makanan organik dan sehat. Berikut adalah 9 aspek penting yang perlu diperhatikan untuk memulai berkebun di pot:

  • Pemilihan Pot: Pilihlah pot dengan ukuran dan bahan yang sesuai dengan jenis sayuran yang akan ditanam.
  • Media Tanam: Gunakan campuran tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik.
  • Jenis Sayuran: Pilih jenis sayuran yang cocok untuk ditanam di pot, seperti selada, bayam, kangkung, tomat, cabai, dan terong.
  • Penanaman: Buat lubang pada media tanam dan tanam bibit atau benih sayuran. Siram secukupnya.
  • Penyiraman: Siram tanaman secara teratur, terutama saat cuaca panas dan kering.
  • Pemupukan: Berikan pupuk secara berkala untuk menjaga kesuburan tanah.
  • Pengendalian Hama: Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara alami, seperti menggunakan pestisida organik atau menanam tanaman pengusir hama.
  • Panen: Panen sayuran saat sudah matang dan segar.
  • Kreativitas: Jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai jenis sayuran dan teknik penanaman untuk menemukan cara terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda.

Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat menikmati hasil panen sayuran segar dan sehat dari kebun pot Anda sendiri. Menanam sayuran di pot tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan dan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan dan kreatif.

Sebagai contoh, Anda dapat menanam berbagai jenis sayuran dalam satu pot dengan teknik vertikultur. Cara ini dapat menghemat lahan dan menghasilkan panen yang lebih banyak. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan pot bekas atau bahan daur ulang lainnya untuk membuat kebun pot yang unik dan ramah lingkungan.

Pemilihan Pot

Pemilihan Pot, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", pemilihan pot adalah faktor penting yang menentukan keberhasilan berkebun Anda. Pot yang tepat dapat memberikan ruang yang cukup bagi akar untuk tumbuh, drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar, dan stabilitas untuk menopang tanaman.

  • Ukuran Pot: Ukuran pot harus disesuaikan dengan jenis sayuran yang akan ditanam. Sayuran yang berakar dangkal, seperti selada dan bayam, dapat ditanam di pot berukuran sedang. Sementara sayuran yang berakar dalam, seperti tomat dan cabai, membutuhkan pot yang lebih besar agar akarnya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
  • Bahan Pot: Bahan pot juga perlu dipertimbangkan. Pot plastik ringan dan mudah dipindahkan, tetapi dapat menyerap panas yang berlebihan. Pot tanah liat lebih berat dan dapat membantu menjaga kelembapan tanah, tetapi lebih mudah pecah. Pot kayu terlihat lebih estetik, namun perlu diberi lapisan kedap air untuk mencegah pembusukan.
  • Drainase Pot: Drainase yang baik sangat penting untuk mencegah pembusukan akar. Pastikan pot yang dipilih memiliki lubang drainase di bagian bawah untuk memungkinkan kelebihan air mengalir keluar.

Dengan memilih pot yang tepat, Anda telah meletakkan dasar yang kuat untuk keberhasilan "cara menanam sayuran di pot". Pot yang sesuai akan memberikan lingkungan yang optimal bagi tanaman Anda untuk tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah.

Media Tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", media tanam memegang peran yang sangat penting. Tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik menjadi kunci keberhasilan berkebun Anda.

Tanah yang subur kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Gembur berarti tanah tidak padat dan memiliki banyak pori-pori udara, sehingga akar tanaman dapat bernapas dengan baik. Drainase yang baik artinya tanah tidak menahan air terlalu banyak, sehingga kelebihan air dapat mengalir keluar dengan mudah dan tidak menggenangi akar.

Jika tanah tidak memenuhi syarat-syarat tersebut, tanaman akan sulit tumbuh dan rentan terserang penyakit. Misalnya, tanah yang padat dapat menyebabkan akar tanaman busuk karena kekurangan oksigen. Tanah yang terlalu banyak menahan air dapat menyebabkan akar tanaman membusuk karena terendam air.

Oleh karena itu, dalam "cara menanam sayuran di pot", sangat penting untuk menggunakan campuran tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Anda dapat membeli campuran tanah siap pakai di toko pertanian atau membuatnya sendiri dengan mencampurkan tanah, kompos, dan perlit atau sekam bakar.

Dengan menyediakan media tanam yang optimal, Anda telah memberikan dasar yang kuat untuk keberhasilan "cara menanam sayuran di pot". Tanaman Anda akan tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah.

Sumber: How to Make Good Potting Mix

Jenis Sayuran

Jenis Sayuran, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", pemilihan jenis sayuran sangat penting. Tidak semua sayuran cocok ditanam di pot, karena keterbatasan ruang dan nutrisi. Namun, ada banyak jenis sayuran yang tumbuh subur di pot, seperti selada, bayam, kangkung, tomat, cabai, dan terong.

  • Sayuran Berdaun Hijau: Sayuran berdaun hijau seperti selada, bayam, dan kangkung sangat cocok ditanam di pot. Mereka memiliki sistem perakaran yang dangkal dan tidak membutuhkan banyak ruang. Selain itu, sayuran berdaun hijau kaya akan vitamin dan mineral.
  • Sayuran Buah: Sayuran buah seperti tomat dan cabai juga dapat ditanam di pot. Mereka membutuhkan pot yang lebih besar dan sinar matahari yang cukup. Sayuran buah kaya akan antioksidan dan vitamin C.
  • Sayuran Terong: Terong adalah sayuran yang mudah ditanam di pot. Mereka membutuhkan pot yang berukuran sedang dan tanah yang subur. Terong kaya akan serat dan antioksidan.

Dengan memilih jenis sayuran yang tepat, Anda dapat menikmati panen sayuran segar dan sehat dari kebun pot Anda sendiri. "Cara menanam sayuran di pot" tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan dan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan dan kreatif.

Penanaman

Penanaman, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", tahap penanaman merupakan langkah krusial yang menentukan keberhasilan berkebun Anda. Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Buat Lubang yang Cukup Dalam: Buat lubang tanam dengan kedalaman yang sesuai dengan ukuran akar bibit atau benih. Lubang yang terlalu dangkal dapat membuat akar tanaman tidak dapat berkembang dengan baik, sedangkan lubang yang terlalu dalam dapat membuat benih sulit berkecambah.
  • Jarak Tanam yang Tepat: Perhatikan jarak tanam antar bibit atau benih. Jarak yang terlalu rapat dapat membuat tanaman kekurangan ruang dan nutrisi, sedangkan jarak yang terlalu jauh dapat membuang-buang ruang dan membuat pot terlihat kosong.
  • Tanam dengan Hati-hati: Tanam bibit atau benih dengan hati-hati agar tidak merusak akarnya. Untuk benih, taburkan tipis-tipis di permukaan tanah dan tutup dengan lapisan tanah tipis.
  • Siram Secukupnya: Setelah menanam, siram secukupnya untuk membasahi tanah. Jangan menyiram berlebihan karena dapat membuat tanah becek dan akar tanaman membusuk.

Dengan melakukan tahap penanaman dengan benar, Anda telah memberikan awal yang baik bagi tanaman sayuran Anda. Mereka akan memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh, nutrisi yang dibutuhkan, dan kelembapan yang optimal. Perawatan selanjutnya seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama akan semakin mendukung pertumbuhan tanaman dan menghasilkan panen yang melimpah.

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Penyiraman adalah salah satu aspek terpenting dalam "cara menanam sayuran di pot". Air sangat penting untuk pertumbuhan tanaman, karena membantu mengangkut nutrisi, mengatur suhu, dan menjaga turgiditas sel. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman layu, kerdil, dan bahkan mati. Sebaliknya, penyiraman yang berlebihan juga dapat berbahaya, karena dapat menyebabkan pembusukan akar dan penyakit jamur.

  • Jenis Tanaman: Kebutuhan air tanaman berbeda-beda tergantung jenisnya. Sayuran berdaun hijau, seperti selada dan bayam, membutuhkan lebih banyak air dibandingkan sayuran buah, seperti tomat dan cabai. Penting untuk mengetahui kebutuhan air spesifik dari sayuran yang ditanam.
  • Iklim dan Musim: Kebutuhan air tanaman juga dipengaruhi oleh iklim dan musim. Saat cuaca panas dan kering, tanaman membutuhkan lebih banyak air untuk menggantikan air yang hilang melalui penguapan. Di musim hujan, penyiraman mungkin tidak diperlukan sesering saat musim kemarau.
  • Ukuran Pot: Pot yang lebih besar menahan lebih banyak air dibandingkan pot yang lebih kecil. Oleh karena itu, tanaman yang ditanam di pot yang lebih besar mungkin tidak perlu disiram sesering tanaman yang ditanam di pot yang lebih kecil.
  • Media Tanam: Media tanam juga mempengaruhi kebutuhan air tanaman. Media tanam yang gembur dan memiliki drainase yang baik, seperti campuran tanah dan kompos, dapat menahan air dengan baik dan mencegah pembusukan akar. Sebaliknya, media tanam yang padat dan tidak memiliki drainase yang baik dapat menahan terlalu banyak air dan menyebabkan masalah pada akar.

Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, penyiraman dapat dilakukan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penyiraman yang tepat akan membantu tanaman tumbuh subur dan menghasilkan panen yang melimpah dalam "cara menanam sayuran di pot".

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", pemupukan memegang peranan penting untuk menjaga kesuburan tanah dan memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh subur. Tanpa pemupukan yang tepat, tanah akan kehilangan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, sehingga tanaman akan tumbuh kerdil, daunnya menguning, dan produksinya menurun.

Ada berbagai jenis pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman sayuran di pot, seperti pupuk organik (kompos, pupuk kandang) dan pupuk kimia (NPK, urea). Pemilihan jenis pupuk disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kondisi tanah. Pemberian pupuk dapat dilakukan secara berkala, misalnya setiap 2-3 minggu sekali. Dosis dan cara pemberian pupuk juga harus diperhatikan agar tidak berlebihan dan merusak tanaman.

Dengan melakukan pemupukan secara teratur, tanah dalam pot akan tetap subur dan menyediakan nutrisi yang cukup bagi tanaman sayuran. Hal ini akan berdampak langsung pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman, sehingga Anda dapat menikmati panen sayuran segar dan sehat dari kebun pot Anda sendiri.

Sumber: Fertilizing Vegetables

Pengendalian Hama

Pengendalian Hama, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", pengendalian hama dan penyakit sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan memastikan hasil panen yang optimal. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman sayuran di pot, menyebabkan kerusakan pada daun, batang, atau buah, bahkan dapat menyebabkan tanaman mati. Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit secara alami menjadi sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan mencegah kerugian.

Ada beberapa cara alami yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman sayuran di pot. Salah satunya adalah dengan menggunakan pestisida organik. Pestisida organik dibuat dari bahan-bahan alami, seperti ekstrak tumbuhan atau minyak nabati, dan lebih ramah lingkungan dibandingkan pestisida kimia. Pestisida organik dapat efektif untuk mengendalikan berbagai jenis hama, seperti kutu daun, ulat, dan lalat putih.

Cara alami lainnya untuk mengendalikan hama dan penyakit adalah dengan menanam tanaman pengusir hama. Tanaman pengusir hama, seperti tanaman marigold, basil, atau bawang putih, dapat mengeluarkan aroma atau zat kimia yang tidak disukai oleh hama. Menanam tanaman pengusir hama di sekitar tanaman sayuran di pot dapat membantu mencegah hama datang dan menyerang.

Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit secara alami, Anda dapat menjaga kesehatan tanaman sayuran di pot dan memastikan hasil panen yang optimal. Sayuran yang sehat dan bebas dari hama dan penyakit akan menghasilkan buah atau daun yang berkualitas baik, sehingga Anda dapat menikmati sayuran segar dan sehat dari kebun pot Anda sendiri.

Sumber: Natural Pest Control for Container Gardens

Panen

Panen, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", panen merupakan tahap akhir yang sangat ditunggu-tunggu. Panen yang tepat waktu akan menghasilkan sayuran yang segar, berkualitas baik, dan kaya nutrisi. Berikut adalah beberapa alasan mengapa panen sangat penting dalam "cara menanam sayuran di pot":


Sayuran Lebih Segar dan Bernutrisi: Sayuran yang dipanen saat sudah matang memiliki rasa yang lebih segar, tekstur yang lebih renyah, dan kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan sayuran yang dipanen terlalu cepat atau terlalu lambat. Sayuran yang dipanen tepat waktu mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.


Mencegah Hama dan Penyakit: Memanen sayuran saat sudah matang dapat membantu mencegah hama dan penyakit. Hama dan penyakit lebih tertarik pada sayuran yang terlalu matang atau sudah layu. Dengan memanen sayuran tepat waktu, Anda dapat mengurangi risiko serangan hama dan penyakit, sehingga sayuran tetap sehat dan terhindar dari kerusakan.


Meningkatkan Hasil Panen: Memanen sayuran secara teratur akan mendorong tanaman untuk terus berproduksi. Tanaman yang dipanen secara rutin akan menghasilkan lebih banyak sayuran dibandingkan tanaman yang jarang dipanen. Hal ini karena tanaman akan merasakan bahwa sayurannya sudah diambil dan akan memproduksi lebih banyak sayuran untuk menggantikannya.


Contoh Nyata: Misalnya, jika Anda menanam selada di pot, Anda harus memanennya saat daunnya sudah cukup besar dan berwarna hijau cerah. Jika Anda memanen selada terlalu cepat, daunnya akan kecil dan kurang renyah. Sebaliknya, jika Anda memanen selada terlalu lambat, daunnya akan mulai layu dan menguning, sehingga kualitasnya menurun.

Dengan memahami pentingnya panen dalam "cara menanam sayuran di pot", Anda dapat memastikan bahwa sayuran yang Anda tanam akan selalu segar, berkualitas baik, dan kaya nutrisi. Panen yang tepat waktu akan memberikan banyak manfaat, mulai dari rasa yang lebih lezat hingga hasil panen yang lebih melimpah.

Sumber: How to Harvest Vegetables

Kreativitas

Kreativitas, Cara Menanams

Dalam "cara menanam sayuran di pot", kreativitas berperan penting untuk menemukan cara terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda. Dengan bereksperimen dengan berbagai jenis sayuran dan teknik penanaman, Anda dapat menciptakan kebun pot yang unik dan produktif.

Misalnya, Anda dapat menanam sayuran secara vertikal untuk menghemat ruang dan menghasilkan panen yang lebih banyak. Anda juga dapat menggunakan teknik hidroponik atau aeroponik untuk menanam sayuran tanpa tanah. Selain itu, Anda dapat bereksperimen dengan menanam sayuran yang berbeda dalam satu pot untuk menciptakan kombinasi yang menarik dan bermanfaat.

Kreativitas juga penting untuk mengatasi keterbatasan yang dihadapi saat menanam sayuran di pot. Misalnya, jika Anda memiliki balkon yang kecil, Anda dapat menanam sayuran yang dapat menjuntai ke bawah, seperti tomat atau stroberi. Jika Anda tidak memiliki banyak waktu untuk merawat tanaman Anda, Anda dapat memilih sayuran yang perawatannya mudah, seperti selada atau bayam.

Dengan merangkul kreativitas, Anda dapat menikmati berkebun di pot dan menghasilkan sayuran segar dan sehat, tidak peduli seberapa besar atau kecil ruang yang Anda miliki. Jadi, jangan ragu untuk bereksperimen dan temukan cara terbaik untuk menanam sayuran di pot yang sesuai dengan kondisi Anda.

Sumber: Container Gardening: A Beginner's Guide

Tanya Jawab Seputar "Cara Menanam Sayuran di Pot"

Bagi pemula yang ingin menanam sayuran di pot, mungkin masih banyak pertanyaan yang muncul di benak. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Sayuran apa saja yang cocok ditanam di pot?

Ada banyak jenis sayuran yang bisa ditanam di pot, seperti selada, kangkung, bayam, tomat, cabai, dan terong. Sayuran-sayuran ini memiliki sistem perakaran yang tidak terlalu dalam dan dapat tumbuh dengan baik dalam wadah yang terbatas.

Pertanyaan 2: Berapa ukuran pot yang ideal untuk menanam sayuran?

Ukuran pot tergantung pada jenis sayuran yang ditanam. Untuk sayuran yang berakar dangkal, seperti selada dan bayam, pot berukuran sedang sudah cukup. Sementara untuk sayuran yang berakar dalam, seperti tomat dan cabai, diperlukan pot yang lebih besar agar akarnya dapat berkembang dengan baik.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara membuat media tanam yang baik untuk sayuran di pot?

Media tanam yang baik harus subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Anda dapat menggunakan campuran tanah, kompos, dan perlit atau sekam bakar. Pastikan media tanam tidak terlalu padat agar akar tanaman dapat bernapas dengan baik.

Pertanyaan 4: Bagaimana cara merawat sayuran di pot?

Perawatan sayuran di pot meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama. Siram tanaman secara teratur, terutama saat cuaca panas dan kering. Berikan pupuk secara berkala untuk menjaga kesuburan tanah. Kendalikan hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida organik atau menanam tanaman pengusir hama.

Pertanyaan 5: Kapan waktu yang tepat untuk memanen sayuran di pot?

Waktu panen tergantung pada jenis sayuran yang ditanam. Panen sayuran saat sudah matang dan segar. Memanen sayuran tepat waktu akan menghasilkan sayuran yang berkualitas baik dan kaya nutrisi.

Pertanyaan 6: Apakah bisa menanam sayuran di pot secara vertikal?

Ya, Anda bisa menanam sayuran di pot secara vertikal untuk menghemat ruang. Ada berbagai teknik penanaman vertikal yang bisa digunakan, seperti menggunakan rak atau menanam sayuran di dinding yang diberi lubang.

Dengan mengikuti tips dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan, Anda bisa sukses menanam sayuran di pot dan menikmati hasil panen yang segar dan sehat. Selamat berkebun!

Sumber: How to Make Good Potting Mix

Tips Menanam Sayuran di Pot

Menanam sayuran di pot adalah cara yang menyenangkan dan mudah untuk mendapatkan sayuran segar dan sehat di rumah. Berikut adalah beberapa tips mudah yang dapat membantu Anda sukses dalam berkebun pot:

Tip 1: Pilih pot yang tepat

Ukuran dan bahan pot yang Anda pilih akan tergantung pada jenis sayuran yang ingin Anda tanam. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup untuk mencegah genangan air. Untuk sayuran yang berakar dangkal, seperti selada dan bayam, pot berukuran sedang sudah cukup. Sementara untuk sayuran yang berakar dalam, seperti tomat dan cabai, diperlukan pot yang lebih besar agar akarnya dapat berkembang dengan baik.

Tip 2: Gunakan media tanam yang berkualitas baik

Media tanam yang baik harus subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik. Anda dapat menggunakan campuran tanah, kompos, dan perlit atau sekam bakar. Pastikan media tanam tidak terlalu padat agar akar tanaman dapat bernapas dengan baik.

Tip 3: Siram tanaman secara teratur

Kebutuhan air tanaman bervariasi tergantung pada jenis sayuran dan kondisi cuaca. Siram tanaman secara teratur, terutama saat cuaca panas dan kering. Hindari menyiram tanaman secara berlebihan, karena dapat menyebabkan pembusukan akar.

Tip 4: Berikan pupuk secara berkala

Pupuk akan membantu menjaga kesuburan tanah dan memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Anda dapat menggunakan pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang, atau pupuk kimia sesuai kebutuhan.

Tip 5: Kendalikan hama dan penyakit

Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman sayuran di pot. Gunakan pestisida organik atau tanam tanaman pengusir hama untuk mengendalikan hama dan penyakit secara alami. Jagalah kebersihan area tanam dan buang daun atau sisa tanaman yang terinfeksi.

Tip 6: Panen sayuran tepat waktu

Panen sayuran saat sudah matang dan segar. Memanen sayuran tepat waktu akan menghasilkan sayuran yang berkualitas baik dan kaya nutrisi. Waktu panen tergantung pada jenis sayuran yang ditanam.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat menikmati sayuran segar dan sehat dari kebun pot Anda sendiri. Selamat berkebun!

Menanam Sayuran di Pot

Menanam sayuran di pot

Menanam sayuran di pot menjadi solusi bagi mereka yang ingin berkebun tapi keterbatasan lahan. Dengan cara ini, siapa saja bisa menikmati sayuran segar dan sehat dari kebun sendiri. Cara menanamnya pun mudah, lho! Tinggal pilih pot yang tepat, gunakan media tanam yang subur, siram secara teratur, beri pupuk, kendalikan hama, dan panen tepat waktu.

Selain mudah, menanam sayuran di pot juga punya banyak manfaat. Selain menghemat ruang, berkebun dengan cara ini juga bisa mengurangi stres, mempercantik rumah, dan menjadi kegiatan yang menyenangkan bersama keluarga. Yuk, ajak orang terdekatmu untuk mulai menanam sayuran di pot hari ini!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on