This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Menanam Semangka di Pot, Dijamin Berbuah Manis!

 ·  ☕ 15 min read
  • Menghemat lahan
  • Dapat dilakukan di mana saja, termasuk di balkon atau teras
  • Perawatan lebih mudah dan terkontrol
  • Hasil panen tetap optimal

Berikut ini langkah-langkah menanam semangka di pot:

  1. Siapkan pot berdiameter minimal 50 cm dan kedalaman 40 cm.
  2. Isi pot dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
  3. Buat lubang tanam sedalam 5 cm.
  4. Masukkan 2-3 biji semangka ke dalam lubang tanam, kemudian tutup dengan tanah.
  5. Siram secukupnya.
  6. Tempatkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  7. Lakukan penyiraman secara teratur, terutama saat musim kemarau.
  8. Beri pupuk tambahan setiap 2 minggu sekali.
  9. Panen semangka setelah berumur sekitar 3-4 bulan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat menanam semangka di pot dengan mudah dan memperoleh hasil panen yang optimal.

Cara Menanam Semangka di Pot

Menanam semangka di pot memiliki beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan. Berikut adalah 8 aspek yang bisa Anda perhatikan:

  • Ukuran pot: Gunakan pot berdiameter minimal 50 cm dan kedalaman 40 cm.
  • Media tanam: Gunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
  • Bibit: Pilih bibit semangka yang berkualitas baik.
  • Penanaman: Buat lubang tanam sedalam 5 cm, masukkan 2-3 biji semangka, lalu tutup dengan tanah.
  • Penyiraman: Siram secukupnya, terutama saat musim kemarau.
  • Pemupukan: Beri pupuk tambahan setiap 2 minggu sekali.
  • Penyinaran: Tempatkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Hama dan penyakit: Lakukan pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit secara teratur.

Dengan memperhatikan aspek-aspek di atas, Anda dapat menanam semangka di pot dengan sukses. Semangka yang ditanam di pot dapat tumbuh dengan baik dan berbuah lebat, asalkan perawatannya dilakukan dengan baik.

Selain aspek-aspek di atas, ada beberapa informasi tambahan yang perlu Anda ketahui. Pertama, semangka membutuhkan banyak sinar matahari, jadi pastikan pot diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama minimal 6 jam sehari. Kedua, semangka juga membutuhkan air yang cukup, jadi siramlah secara teratur, terutama saat musim kemarau. Ketiga, semangka yang ditanam di pot cenderung lebih cepat berbuah dibandingkan semangka yang ditanam di tanah.

Ukuran pot

Ukuran Pot, Cara Menanams

Ukuran pot merupakan faktor penting dalam cara menanam semangka di pot. Pot berukuran minimal 50 cm dan kedalaman 40 cm diperlukan untuk memberikan ruang yang cukup bagi akar semangka berkembang. Akar semangka yang sehat akan menyerap nutrisi dan air secara optimal, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan berbuah lebat.

Jika pot yang digunakan terlalu kecil, akar semangka akan terhambat pertumbuhannya. Akibatnya, tanaman semangka akan kerdil, daunnya menguning, dan buahnya kecil-kecil. Sebaliknya, jika pot terlalu besar, media tanam akan lebih cepat kering dan sulit menyerap air. Hal ini dapat menyebabkan tanaman semangka layu dan mati.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan pot berukuran yang tepat saat menanam semangka di pot. Pot berdiameter minimal 50 cm dan kedalaman 40 cm adalah ukuran yang ideal untuk menanam semangka di pot. Dengan ukuran pot yang tepat, tanaman semangka dapat tumbuh dengan maksimal dan menghasilkan buah yang lebat.

Contoh nyata dari pentingnya ukuran pot dalam menanam semangka di pot adalah pengalaman yang dibagikan oleh seorang petani semangka di daerah urban. Petani tersebut awalnya menggunakan pot berukuran 30 cm untuk menanam semangka. Namun, tanaman semangka yang ditanamnya kerdil dan tidak berbuah. Setelah berkonsultasi dengan ahli pertanian, petani tersebut mengganti potnya dengan pot berukuran 50 cm. Hasilnya, tanaman semangka tumbuh dengan baik dan berbuah lebat.

Dari pengalaman tersebut, dapat disimpulkan bahwa ukuran pot sangat penting dalam cara menanam semangka di pot. Pot berukuran minimal 50 cm dan kedalaman 40 cm diperlukan untuk memberikan ruang yang cukup bagi akar semangka berkembang. Dengan menggunakan pot berukuran yang tepat, tanaman semangka dapat tumbuh dengan maksimal dan menghasilkan buah yang lebat.

Referensi:

  • Cara Menanam Semangka di Pot: Panduan Lengkap dari Pemula hingga Panen, https://www.bibitbunga.com/cara-menanam-semangka-di-pot

Media tanam

Media Tanam, Cara Menanams

Dalam cara menanam semangka di pot, media tanam memegang peranan penting. Media tanam yang baik akan menyediakan nutrisi dan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan tanaman semangka. Campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1 merupakan media tanam yang ideal untuk menanam semangka di pot.

Tanah berfungsi sebagai sumber nutrisi dan air bagi tanaman. Pupuk kandang berfungsi sebagai sumber nutrisi tambahan dan memperbaiki struktur tanah. Sekam padi berfungsi sebagai media penggembur tanah dan membantu drainase air. Perbandingan 1:1:1 antara ketiga komponen ini menghasilkan media tanam yang memiliki struktur yang baik, kaya nutrisi, dan memiliki drainase yang baik.

Media tanam yang baik akan membuat tanaman semangka tumbuh dengan sehat dan berbuah lebat. Sebaliknya, media tanam yang buruk akan membuat tanaman semangka kerdil, daunnya menguning, dan buahnya kecil-kecil. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan media tanam yang tepat saat menanam semangka di pot.

Contoh nyata dari pentingnya media tanam dalam cara menanam semangka di pot adalah pengalaman yang dibagikan oleh seorang petani semangka di daerah urban. Petani tersebut awalnya menggunakan tanah biasa sebagai media tanam. Namun, tanaman semangka yang ditanamnya kerdil dan tidak berbuah. Setelah berkonsultasi dengan ahli pertanian, petani tersebut mengganti media tanamnya dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Hasilnya, tanaman semangka tumbuh dengan baik dan berbuah lebat.

Dari pengalaman tersebut, dapat disimpulkan bahwa media tanam sangat penting dalam cara menanam semangka di pot. Campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1 merupakan media tanam yang ideal untuk menanam semangka di pot. Dengan menggunakan media tanam yang tepat, tanaman semangka dapat tumbuh dengan sehat dan berbuah lebat.

Referensi:

  • Cara Menanam Semangka di Pot: Panduan Lengkap dari Pemula hingga Panen, https://www.bibitbunga.com/cara-menanam-semangka-di-pot

Bibit

Bibit, Cara Menanams

Dalam cara menanam semangka di pot, pemilihan bibit sangat penting. Bibit semangka yang berkualitas baik akan menghasilkan tanaman semangka yang sehat dan berbuah lebat. Sebaliknya, bibit semangka yang buruk akan menghasilkan tanaman semangka yang kerdil, daunnya menguning, dan buahnya kecil-kecil.

Ada beberapa ciri-ciri bibit semangka yang berkualitas baik, antara lain:

  • Biji semangka terlihat bersih dan mengkilap.
  • Biji semangka berukuran besar dan seragam.
  • Biji semangka tidak memiliki cacat atau bintik-bintik hitam.

Jika Anda membeli bibit semangka di toko pertanian, pastikan Anda memilih toko yang terpercaya. Anda juga bisa membeli bibit semangka dari petani semangka yang sudah berpengalaman.

Setelah mendapatkan bibit semangka yang berkualitas baik, Anda bisa langsung menanamnya di pot. Cara menanam semangka di pot bisa dilihat pada artikel berikut: Cara Menanam Semangka di Pot: Panduan Lengkap dari Pemula hingga Panen.

Dengan memilih bibit semangka yang berkualitas baik, Anda bisa meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam semangka di pot. Tanaman semangka yang sehat dan berbuah lebat akan membuat Anda bangga dan puas.

Sumber:

  • Cara Menanam Semangka di Pot: Panduan Lengkap dari Pemula hingga Panen

Penanaman

Penanaman, Cara Menanams

Langkah penanaman dalam "cara menanam semangka di pot" sangat penting diperhatikan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan berbuah lebat. Salah satu langkah penting dalam penanaman adalah membuat lubang tanam sedalam 5 cm, memasukkan 2-3 biji semangka, lalu menutupnya dengan tanah.

Pembuatan lubang tanam sedalam 5 cm bertujuan untuk memberikan ruang yang cukup bagi biji semangka untuk berkecambah dan tumbuh. Kedalaman lubang tanam yang terlalu dangkal dapat menyebabkan biji semangka tidak dapat berkecambah dengan baik, sedangkan kedalaman lubang tanam yang terlalu dalam dapat menyebabkan biji semangka sulit untuk mendapatkan oksigen dan nutrisi. Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat lubang tanam dengan kedalaman yang tepat.

Setelah membuat lubang tanam, masukkan 2-3 biji semangka ke dalam lubang tanam. Jumlah biji semangka yang ditanam dalam satu lubang tanam berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Jika terlalu banyak biji semangka yang ditanam dalam satu lubang tanam, tanaman akan tumbuh dengan tidak optimal dan berbuah sedikit. Sebaliknya, jika terlalu sedikit biji semangka yang ditanam dalam satu lubang tanam, kemungkinan besar tanaman tidak akan tumbuh sama sekali.

Setelah memasukkan biji semangka ke dalam lubang tanam, tutuplah lubang tanam dengan tanah. Penutupan lubang tanam bertujuan untuk melindungi biji semangka dari hama dan penyakit, serta menjaga kelembapan tanah. Penutupan lubang tanam yang tidak sempurna dapat menyebabkan biji semangka dimakan oleh hama atau penyakit, serta tanah menjadi kering dan biji semangka tidak dapat berkecambah dengan baik.

Dengan mengikuti langkah-langkah penanaman dengan benar, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam menanam semangka di pot. Tanaman semangka yang sehat dan berbuah lebat akan membuat Anda bangga dan puas.

Sumber:

  • Cara Menanam Semangka di Pot: Panduan Lengkap dari Pemula hingga Panen

Penyiraman

Penyiraman, Cara Menanams

Dalam "cara menanam semangka di pot", penyiraman memegang peranan penting untuk keberhasilan pertumbuhan semangka. Penyiraman yang cukup, terutama saat musim kemarau, akan membuat tanaman semangka tetap sehat dan berbuah lebat.

  • Perlunya Penyiraman yang Cukup

    Tanaman semangka membutuhkan air yang cukup untuk melakukan proses fotosintesis, mengangkut nutrisi, dan menjaga turgiditas sel. Kekurangan air dapat menyebabkan tanaman semangka layu, daunnya menguning, dan buahnya kecil-kecil. Sebaliknya, penyiraman yang berlebihan juga dapat menyebabkan tanaman semangka busuk akar dan layu.

  • Penyiraman Saat Musim Kemarau

    Pada musim kemarau, penguapan air dari tanah dan tanaman meningkat. Hal ini menyebabkan tanaman semangka lebih cepat mengalami kekeringan. Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan frekuensi dan volume penyiraman saat musim kemarau. Penyiraman dapat dilakukan pada pagi atau sore hari, saat matahari tidak terlalu terik.

  • Cara Penyiraman yang Benar

    Penyiraman tanaman semangka di pot sebaiknya dilakukan dengan cara menyiram langsung ke tanah, bukan ke daunnya. Penyiraman ke daun dapat menyebabkan daun semangka basah dan rentan terhadap penyakit jamur. Penyiraman juga sebaiknya dilakukan secara perlahan dan merata, agar air dapat menyerap ke dalam tanah dengan baik.

  • Manfaat Penyiraman yang Tepat

    Penyiraman yang tepat akan membuat tanaman semangka tumbuh dengan sehat dan berbuah lebat. Buah semangka akan berukuran besar, manis, dan berair. Selain itu, penyiraman yang tepat juga dapat mencegah tanaman semangka dari serangan hama dan penyakit.

Dengan memahami pentingnya penyiraman yang cukup, terutama saat musim kemarau, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam "cara menanam semangka di pot". Tanaman semangka yang sehat dan berbuah lebat akan membuat Anda bangga dan puas.

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Dalam "cara menanam semangka di pot", pemupukan memegang peranan penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan meningkatkan produktivitasnya. Pemberian pupuk tambahan setiap 2 minggu sekali akan membuat tanaman semangka tumbuh dengan subur dan berbuah lebat.

  • Nutrisi untuk Pertumbuhan

    Pupuk tambahan menyediakan nutrisi penting yang dibutuhkan tanaman semangka untuk tumbuh dan berkembang. Nutrisi seperti nitrogen, fosfor, dan kalium membantu tanaman membangun jaringan baru, mengembangkan akar yang kuat, dan menghasilkan buah yang besar dan manis.

  • Meningkatkan Kekebalan Tanaman

    Tanaman semangka yang dipupuk dengan baik memiliki kekebalan yang lebih kuat terhadap hama dan penyakit. Nutrisi yang cukup membantu tanaman membangun dinding sel yang lebih tebal dan menghasilkan senyawa anti-patogen, sehingga lebih sulit diserang penyakit.

  • Meningkatkan Kualitas Buah

    Pemupukan yang tepat akan menghasilkan buah semangka yang lebih besar, manis, dan berair. Nutrisi yang cukup membantu tanaman memproduksi lebih banyak gula dan vitamin, sehingga buah semangka memiliki cita rasa yang lebih nikmat.

  • Meningkatkan Produktivitas

    Tanaman semangka yang dipupuk secara teratur akan menghasilkan lebih banyak buah. Nutrisi yang cukup memungkinkan tanaman menghasilkan lebih banyak bunga dan buah, sehingga meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.

Dengan memahami pentingnya pemupukan dan memberikan pupuk tambahan setiap 2 minggu sekali, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam "cara menanam semangka di pot". Tanaman semangka yang sehat dan berbuah lebat akan membuat Anda bangga dan puas.

Penyinaran

Penyinaran, Cara Menanams

Agar tanaman semangka tumbuh sehat dan berbuah lebat, salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah penyinaran. Semangka membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk melakukan proses fotosintesis dan menghasilkan energi untuk pertumbuhannya. Dalam "cara menanam semangka di pot", menempatkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung menjadi kunci keberhasilan.

  • Fotosintesis dan Pertumbuhan

    Sinar matahari sangat penting untuk proses fotosintesis, di mana tanaman semangka mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi tanaman, yang digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Sinar matahari yang cukup akan membuat tanaman semangka tumbuh subur dan berdaun lebat.

  • Pembentukan Buah

    Selain untuk fotosintesis, sinar matahari juga berperan penting dalam pembentukan buah semangka. Sinar matahari membantu proses penyerbukan dan pembuahan bunga semangka. Tanpa sinar matahari yang cukup, bunga semangka akan sulit berkembang dan menghasilkan buah.

  • Kualitas Buah

    Sinar matahari juga mempengaruhi kualitas buah semangka. Semangka yang mendapat sinar matahari yang cukup akan memiliki kulit yang lebih tebal, daging buah yang lebih manis, dan warna yang lebih cerah. Sinar matahari membantu tanaman semangka memproduksi lebih banyak gula dan vitamin, sehingga menghasilkan buah yang lebih berkualitas.

  • Ketahanan Tanaman

    Tanaman semangka yang mendapat sinar matahari yang cukup juga akan lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Sinar matahari membantu memperkuat dinding sel tanaman dan meningkatkan produksi senyawa anti-patogen, sehingga tanaman lebih sulit terserang penyakit.

Dengan memahami pentingnya penyinaran dan menempatkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam "cara menanam semangka di pot". Tanaman semangka yang sehat dan berbuah lebat akan membuat Anda bangga dan puas.

Hama dan penyakit

Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Dalam "cara menanam semangka di pot", pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit memegang peranan penting untuk menjaga kesehatan tanaman dan melindungi hasil panen. Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman semangka kapan saja, menyebabkan kerusakan pada daun, batang, bunga, atau buah. Jika tidak dikendalikan dengan baik, hama dan penyakit dapat menurunkan produktivitas tanaman semangka secara signifikan.

Ada berbagai jenis hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman semangka di pot, antara lain:

  • Hama: Kutu daun, ulat grayak, thrips
  • Penyakit: Layu fusarium, antraknosa, busuk buah

Untuk mencegah dan mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman semangka di pot, ada beberapa langkah penting yang dapat dilakukan:

  • Inspeksi rutin: Periksa tanaman semangka secara teratur untuk mendeteksi tanda-tanda hama dan penyakit sedini mungkin.
  • Jaga kebersihan lingkungan: Bersihkan area di sekitar tanaman semangka dari gulma dan sisa-sisa tanaman yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya hama dan penyakit.
  • Penggunaan pestisida organik: Gunakan pestisida organik seperti pestisida nabati atau pestisida hayati untuk mengendalikan hama dan penyakit secara alami.
  • Rotasi tanaman: Tanam semangka di tempat yang berbeda setiap tahun untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit.

Selain langkah-langkah pencegahan dan pengendalian tersebut, penting juga untuk memilih varietas semangka yang tahan terhadap hama dan penyakit. Dengan melakukan pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit secara teratur, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam "cara menanam semangka di pot" dan memperoleh hasil panen yang sehat dan melimpah.

Sumber:

  • Cara Menanam Semangka di Pot: Panduan Lengkap dari Pemula hingga Panen

Pertanyaan Umum Seputar Cara Menanam Semangka di Pot

Banyak yang penasaran tentang cara menanam semangka di pot. Berikut beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan:

Pertanyaan 1: Bisakah semangka tumbuh subur di dalam pot?


Jawab: Tentu saja! Semangka bisa tumbuh dengan baik di dalam pot asalkan mendapat perawatan yang tepat. Pilihlah pot berukuran yang cukup besar dan gunakan media tanam yang subur.

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih bibit semangka yang bagus?


Jawab: Pilihlah bibit semangka yang terlihat sehat, tidak cacat, dan berasal dari penjual yang terpercaya.

Pertanyaan 3: Seberapa sering semangka di pot perlu disiram?


Jawab: Siramlah semangka di pot secara teratur, terutama saat musim kemarau. Periksa kelembapan tanah sebelum menyiram dan hindari penyiraman yang berlebihan.

Pertanyaan 4: Apakah semangka di pot perlu dipupuk?


Jawab: Ya, semangka di pot perlu dipupuk secara teratur untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan. Gunakan pupuk yang seimbang dan ikuti petunjuk penggunaan yang tertera.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit pada semangka di pot?


Jawab: Lakukan pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit secara teratur. Periksa tanaman secara rutin, bersihkan area di sekitar tanaman, dan gunakan pestisida organik jika diperlukan.

Pertanyaan 6: Berapa lama waktu yang dibutuhkan semangka di pot untuk berbuah?


Jawab: Waktu yang dibutuhkan semangka di pot untuk berbuah bervariasi tergantung pada varietas dan kondisi lingkungan. Biasanya, semangka di pot akan mulai berbuah dalam waktu 2-3 bulan setelah tanam.

Dengan mengikuti tips dan menjawab pertanyaan umum di atas, Anda dapat menanam semangka di pot dengan sukses dan menikmati buahnya yang manis dan menyegarkan.

Sumber:

  • Cara Menanam Semangka di Pot: Panduan Lengkap dari Pemula hingga Panen

Tips Menanam Semangka di Pot

Bagi kamu yang ingin menanam semangka di lahan terbatas, menanam di pot bisa jadi solusi yang tepat. Berikut tips-tips yang bisa kamu ikuti agar semangka pot-mu tumbuh subur dan berbuah manis:

Tip 1: Pilih Pot yang Tepat

Semangka membutuhkan ruang yang cukup untuk tumbuh dan berbuah. Pilihlah pot berukuran minimal 50 cm diameter dan 40 cm kedalaman. Pastikan pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang dan membuat akar membusuk.

Tip 2: Siapkan Media Tanam yang Subur

Gunakan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1. Media tanam ini akan memberikan nutrisi yang cukup dan drainase yang baik untuk pertumbuhan semangka.

Tip 3: Siram Secara Teratur

Semangka membutuhkan air yang cukup, terutama saat musim kemarau. Siramlah secara teratur, namun jangan berlebihan. Periksa kelembapan tanah dengan jari sebelum menyiram. Jika tanah masih lembap, tunda penyiraman.

Tip 4: Beri Pupuk Tambahan

Beri pupuk tambahan setiap 2 minggu sekali untuk menyediakan nutrisi yang dibutuhkan semangka. Gunakan pupuk yang seimbang, seperti NPK 15-15-15 atau pupuk kandang yang sudah difermentasi.

Tip 5: Beri Sinar Matahari yang Cukup

Semangka membutuhkan banyak sinar matahari untuk berbuah. Tempatkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung minimal 6 jam per hari.

Tip 6: Atasi Hama dan Penyakit

Semangka di pot rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Lakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menyemprotkan pestisida organik secara teratur. Jika terjadi serangan hama atau penyakit, segera lakukan pengendalian dengan cara yang tepat.

Tip 7: Panen Saat Matang

Semangka akan matang dalam waktu sekitar 3-4 bulan setelah tanam. Ciri-ciri semangka yang matang antara lain kulitnya mengkilap, batangnya mengering, dan terdengar bunyi "tok" saat diketuk.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa menanam semangka di pot dengan mudah dan berhasil. Nikmatilah buah semangka yang manis dan menyegarkan dari hasil kerja kerasmu sendiri!

Menanam Semangka di Pot

semangka di pot

Siapa sangka menanam semangka bisa dilakukan di pot? Ya, dengan teknik yang tepat, kamu bisa menikmati kesegaran buah semangka langsung dari halaman atau balkon rumahmu sendiri. Menanam semangka di pot nggak sulit, kok. Yuk, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Pilih pot berukuran besar dan pastikan ada lubang drainase di bagian bawahnya.
  • Isi pot dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 1:1:1.
  • Buat lubang tanam sedalam 5 cm dan masukkan 2-3 biji semangka ke dalamnya.
  • Siram secukupnya dan letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  • Beri pupuk tambahan setiap 2 minggu sekali.
  • Siram secara teratur, terutama saat musim kemarau.
  • Panen semangka ketika sudah matang, ditandai dengan kulit yang mengkilap dan suara "tok" saat diketuk.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa menanam semangka di pot dengan mudah dan berhasil. Rasakan sensasi menanam dan memanen buah sendiri, dijamin puas dan bangga!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on