- Lebih praktis dan efisien karena tidak perlu mencetak dan mengirim CV melalui pos.
- Lebih cepat sampai ke penerima karena dikirim melalui email.
- Lebih mudah disimpan dan diatur karena bisa disimpan dalam bentuk file digital.
Namun, perlu diperhatikan juga beberapa hal saat membuat contoh CV via email, antara lain:
- Gunakan format yang profesional dan mudah dibaca.
- Tulis konten CV dengan jelas dan ringkas.
- Sertakan informasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.
- Proofread CV dengan teliti sebelum mengirim.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, contoh CV via email yang dibuat akan terlihat profesional dan dapat menarik perhatian penerima.
contoh cv via email
Saat melamar pekerjaan, CV yang baik sangatlah penting. Salah satu cara untuk mengirimkan CV adalah melalui email. Berikut ini adalah 10 aspek penting yang perlu diperhatikan saat membuat contoh cv via email:
- Profesional: Gunakan format dan bahasa yang profesional.
- Singkat: Tulis CV dengan jelas dan ringkas, hindari informasi yang tidak relevan.
- Relevan: Sesuaikan isi CV dengan pekerjaan yang dilamar.
- Mudah dibaca: Gunakan font yang mudah dibaca dan tata letak yang rapi.
- File yang tepat: Simpan CV dalam format file yang umum digunakan, seperti PDF atau Word.
- Ukuran file: Pastikan ukuran file CV tidak terlalu besar agar mudah dikirim melalui email.
- Subjek email: Tulis subjek email yang jelas dan informatif, misalnya: "Lamaran Kerja untuk Posisi [Nama Posisi]".
- Salam pembuka: Gunakan salam pembuka yang sopan dan profesional, misalnya: "Kepada Yth. [Nama Penerima]".
- Penutup: Akhiri email dengan ucapan terima kasih dan ajakan untuk menghubungi jika ada pertanyaan.
- Lampiran: Lampirkan CV dalam email dan beri nama file yang jelas, misalnya: "CV_[Nama Anda]".
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, kamu dapat membuat contoh cv via email yang profesional dan menarik perhatian perekrut. Ingatlah untuk selalu proofread CV dengan teliti sebelum mengirimkannya.
Selain itu, kamu juga dapat menambahkan informasi tambahan yang relevan, seperti portofolio atau surat lamaran, dalam email. Dengan memberikan informasi yang lengkap dan jelas, kamu akan meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Profesional
Saat membuat contoh cv via email, sangat penting untuk menggunakan format dan bahasa yang profesional. Ini akan menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda serius dengan lamaran Anda dan bahwa Anda menghargai waktu mereka.
-
Format
Format CV via email harus rapi dan mudah dibaca. Gunakan font yang profesional, seperti Times New Roman atau Arial, dan ukuran font yang mudah dibaca, seperti 12pt. Margin harus cukup lebar agar CV tidak terlihat berdesak-desakan. CV juga harus terstruktur dengan baik, dengan judul dan subjudul yang jelas.
-
Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam CV via email harus formal dan profesional. Hindari menggunakan bahasa gaul atau singkatan, dan pastikan untuk mengoreksi CV dengan teliti untuk kesalahan tata bahasa dan ejaan.
Dengan menggunakan format dan bahasa yang profesional, Anda dapat membuat contoh cv via email yang akan membuat Anda menonjol dari kandidat lainnya dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Singkat
Dalam dunia yang serba cepat saat ini, perekrut sering kali hanya memiliki waktu beberapa detik untuk meninjau CV. Itulah mengapa penting untuk menulis CV yang jelas, ringkas, dan hanya berisi informasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.
-
Fokus pada keterampilan dan pengalaman yang relevan
Ketika menulis CV via email, fokuslah pada keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Hindari mencantumkan informasi yang tidak relevan, seperti hobi atau pengalaman kerja yang tidak terkait.
-
Gunakan kata kunci
Perekrut sering menggunakan kata kunci untuk menyaring CV. Pastikan untuk memasukkan kata kunci yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar di seluruh CV via email. Namun, hindari penggunaan kata kunci yang berlebihan, karena dapat membuat CV terlihat tidak asli.
-
Proofread dengan teliti
Sebelum mengirim CV via email, proofread dengan teliti untuk kesalahan tata bahasa, ejaan, dan tanda baca. CV yang penuh kesalahan akan membuat kesan buruk pada perekrut.
Dengan mengikuti tips ini, kamu dapat menulis CV via email yang jelas, ringkas, dan menarik perhatian perekrut. Hal ini akan meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan.
Relevan
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, membuat CV yang relevan dan menarik sangatlah penting. Contoh cv via email yang baik harus disesuaikan dengan pekerjaan yang dilamar, sehingga dapat menarik perhatian perekrut dan meningkatkan peluang untuk mendapatkan panggilan wawancara.
CV yang relevan menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu memahami persyaratan pekerjaan dan memiliki keterampilan serta pengalaman yang dibutuhkan. Dengan menyoroti pengalaman dan keterampilan yang relevan, kamu dapat meyakinkan perekrut bahwa kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.
Berikut adalah beberapa tips untuk membuat CV via email yang relevan:
- Baca deskripsi pekerjaan dengan cermat dan identifikasi kata kunci yang relevan.
- Sesuaikan isi CV dengan kata kunci tersebut, dengan menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan.
- Gunakan contoh spesifik untuk menunjukkan bagaimana keterampilan dan pengalaman kamu telah membantu kamu mencapai kesuksesan di masa lalu.
- Hindari mencantumkan informasi yang tidak relevan, seperti hobi atau pengalaman kerja yang tidak terkait.
Dengan mengikuti tips ini, kamu dapat membuat contoh cv via email yang relevan dan menarik yang akan membuat kamu menonjol dari kandidat lainnya dan meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Sumber:
https://www.thebalancecareers.com/how-to-write-a-resume-email-2061511Mudah dibaca
Contoh CV via email yang mudah dibaca merupakan salah satu kunci untuk membuat CV yang menarik dan profesional. CV yang rapi dan tertata rapi akan memudahkan perekrut untuk membaca dan memahami informasi yang disajikan. Hal ini akan meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan panggilan wawancara.
Berikut adalah beberapa tips untuk membuat CV via email yang mudah dibaca:
- Gunakan font yang mudah dibaca, seperti Arial, Times New Roman, atau Calibri.
- Gunakan ukuran font yang cukup besar, minimal 12pt.
- Gunakan margin yang cukup lebar agar CV tidak terlihat berdesakan.
- Gunakan tata letak yang jelas dan logis.
- Gunakan judul dan subjudul untuk membagi informasi.
- Gunakan spasi putih untuk membuat CV terlihat lebih rapi.
Dengan mengikuti tips ini, kamu dapat membuat contoh CV via email yang mudah dibaca dan menarik perhatian perekrut. Hal ini akan meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan.
Sumber:
https://www.thebalancecareers.com/how-to-write-a-resume-email-2061511File yang tepat
Dalam dunia digital saat ini, mengirim CV melalui email sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, tahukah kamu bahwa format file CV yang kamu gunakan dapat memengaruhi peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan? Ya, memilih format file yang tepat sangat penting dalam membuat contoh cv via email yang menarik dan profesional.
-
Format PDF: Andalan Para Perekrut
Format PDF (Portable Document Format) merupakan format file yang paling direkomendasikan untuk mengirim CV via email. Format ini dapat menampilkan dokumen dengan tata letak dan font yang sama seperti aslinya, sehingga perekrut dapat melihat CV kamu persis seperti yang kamu buat. Selain itu, file PDF juga umumnya lebih kecil dari format file lainnya, sehingga lebih mudah dikirim dan dibuka.
-
Format Word: Alternatif yang Fleksibel
Format Word (Microsoft Word) juga merupakan pilihan yang baik untuk mengirim CV via email, terutama jika kamu ingin membuat perubahan atau pengeditan pada CV kamu di kemudian hari. Namun, perlu diingat bahwa file Word dapat terlihat berbeda pada komputer yang berbeda, tergantung pada versi Word yang digunakan. Oleh karena itu, pastikan untuk mengonversi file Word ke PDF sebelum mengirimkannya, jika memungkinkan.
Selain kedua format file tersebut, hindari menggunakan format file yang kurang umum, seperti JPEG atau PNG, karena dapat membuat CV kamu sulit dibaca atau dibuka oleh perekrut. Dengan memilih format file yang tepat, kamu dapat memastikan bahwa CV kamu akan tampil profesional dan menarik perhatian perekrut, meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan.
Ukuran File
Dalam dunia digital yang serba cepat ini, mengirim CV melalui email sudah menjadi hal yang lumrah. Namun, tahukah kamu bahwa ukuran file CV dapat memengaruhi peluangmu untuk dilirik oleh perekrut? Ya, ukuran file yang terlalu besar dapat membuat email kamu sulit terkirim atau bahkan ditolak oleh server penerima. Oleh karena itu, penting untuk memastikan ukuran file CV kamu tidak terlalu besar.
-
Kompresi File
Salah satu cara untuk memperkecil ukuran file CV adalah dengan mengompresnya. Ada banyak perangkat lunak gratis yang tersedia secara online yang dapat membantu kamu mengompres file PDF atau Word tanpa mengurangi kualitas dokumen secara signifikan. -
Pilih Format File yang Tepat
Format file yang kamu gunakan juga memengaruhi ukuran file CV. Misalnya, file PDF umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil daripada file Word. Oleh karena itu, jika memungkinkan, simpan CV kamu dalam format PDF sebelum mengirimkannya melalui email.
Dengan memperhatikan ukuran file CV, kamu dapat memastikan bahwa CV kamu akan sampai ke perekrut dengan cepat dan mudah. Hal ini akan meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan panggilan wawancara dan, pada akhirnya, pekerjaan yang kamu inginkan.
Subjek email
Subjek email merupakan hal penting yang akan menentukan apakah email kita akan dibuka atau tidak oleh penerimanya. Oleh karena itu, subjek email harus dibuat semenarik dan seinformatif mungkin. Dalam konteks contoh CV via email, subjek email yang jelas dan informatif sangatlah penting karena akan memberikan gambaran awal kepada perekrut tentang isi email dan kualifikasi kita.
Subjek email yang baik untuk melamar pekerjaan harus memuat informasi berikut:
- Nama posisi yang dilamar
- Nama perusahaan atau organisasi
- Nama kita
Contoh subjek email yang baik:
- Lamaran Kerja untuk Posisi Manajer Pemasaran di PT ABC
- Aplikasi Pekerjaan: Desainer Grafis di XYZ Studio
- John Smith - Lamaran Kerja untuk Posisi Akuntan
Dengan menggunakan subjek email yang jelas dan informatif, kita dapat meningkatkan peluang email kita dibuka dan dibaca oleh perekrut. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan peluang kita untuk mendapatkan panggilan wawancara dan pekerjaan yang kita inginkan.
Sumber:
https://www.thebalancecareers.com/how-to-write-a-resume-email-2061511Salam pembuka
Dalam contoh CV via email, salam pembuka merupakan bagian yang sangat penting. Salam pembuka yang sopan dan profesional menunjukkan bahwa kita menghargai waktu dan perhatian dari perekrut. Selain itu, salam pembuka yang baik juga dapat memberikan kesan pertama yang positif.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menulis salam pembuka dalam contoh CV via email, antara lain:
- Gunakan kata "Kepada Yth." untuk menunjukkan rasa hormat.
- Cantumkan nama lengkap penerima email, jika memungkinkan.
- Gunakan tanda titik dua (:) di akhir salam pembuka.
Contoh salam pembuka yang baik:
- Kepada Yth. Bapak/Ibu [Nama Penerima]:
- Kepada Yth. [Nama Penerima]:
- Dengan hormat,
Dengan menggunakan salam pembuka yang sopan dan profesional, kita dapat meningkatkan peluang email kita dibuka dan dibaca oleh perekrut. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan peluang kita untuk mendapatkan panggilan wawancara dan pekerjaan yang kita inginkan.
Sumber:
https://www.thebalancecareers.com/how-to-write-a-resume-email-2061511Penutup
Dalam contoh CV via email, bagian penutup berperan penting dalam meninggalkan kesan positif dan profesional kepada perekrut. Penutup yang baik menunjukkan apresiasi atas waktu dan perhatian yang diberikan, sekaligus memberikan ajakan untuk tindakan selanjutnya.
Ucapan terima kasih yang tulus menunjukkan bahwa kita menghargai kesempatan untuk melamar posisi tersebut. Kita dapat mengekspresikan rasa terima kasih atas waktu yang telah diluangkan perekrut untuk meninjau CV kita. Misalnya, "Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda dalam meninjau CV saya."
Ajakan untuk menghubungi kembali menunjukkan bahwa kita proaktif dan tertarik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang posisi tersebut. Kita dapat menyatakan bahwa kita bersedia menjawab pertanyaan atau memberikan informasi tambahan jika diperlukan. Misalnya, "Saya dengan senang hati akan menjawab pertanyaan lebih lanjut atau memberikan referensi tambahan jika diperlukan."
Dengan memberikan penutup yang baik, kita dapat menunjukkan profesionalisme, kesopanan, dan keinginan kuat untuk mendapatkan posisi tersebut. Penutup yang efektif akan meningkatkan peluang kita untuk mendapatkan panggilan wawancara dan pada akhirnya mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan.
Sumber:
https://www.thebalancecareers.com/how-to-write-a-resume-email-2061511Lampiran
Dalam membuat contoh cv via email yang baik dan profesional, melampirkan CV dalam email merupakan hal yang sangat penting. Lampiran CV memungkinkan perekrut untuk mengakses dan meninjau kualifikasi dan pengalaman kita dengan mudah. Untuk membuat kesan yang baik, penting untuk memberi nama file CV dengan jelas dan ringkas.
Memberi nama file CV dengan jelas menunjukkan profesionalisme dan perhatian terhadap detail. Nama file yang jelas memudahkan perekrut untuk mengidentifikasi dan membuka CV kita, terutama jika mereka menerima banyak lamaran kerja. Sebaliknya, nama file yang tidak jelas atau membingungkan dapat membuat perekrut enggan membuka CV kita, sehingga mengurangi peluang kita untuk dipertimbangkan.
Selain itu, dengan memberi nama file CV dengan jelas, perekrut dapat dengan mudah mengatur dan menyimpan lamaran kerja kita. Mereka dapat dengan cepat mengidentifikasi CV kita di antara banyak email dan lampiran lainnya, memastikan bahwa lamaran kita tidak terlewatkan atau terhapus.
Sebagai contoh, jika nama kita adalah "John Smith", kita dapat memberi nama file CV kita "CV_John_Smith". Nama file yang jelas dan ringkas ini memudahkan perekrut untuk mengetahui bahwa CV tersebut milik kita dan berisi kualifikasi kita.
Dengan mengikuti tips sederhana ini, kita dapat memastikan bahwa contoh cv via email kita terlihat profesional dan menarik, meningkatkan peluang kita untuk mendapatkan panggilan wawancara dan pekerjaan yang kita inginkan.
Sumber:
https://www.thebalancecareers.com/how-to-write-a-resume-email-2061511FAQ Contoh CV via Email
Punya pertanyaan seputar contoh CV via email? Yuk, simak ulasan berikut!
Pertanyaan 1: Apa itu contoh CV via email?
Contoh CV via email adalah CV yang dikirimkan melalui email. Biasanya digunakan untuk melamar pekerjaan atau keperluan lain yang membutuhkan CV.
Pertanyaan 2: Apa saja keuntungan mengirim CV via email?
Lebih praktis, cepat sampai, dan mudah disimpan.
Pertanyaan 3: Apa yang harus diperhatikan saat membuat contoh CV via email?
Gunakan format profesional, konten jelas dan ringkas, serta proofread dengan teliti.
Pertanyaan 4: Bagaimana cara memberi nama file CV yang baik?
Gunakan nama file yang jelas dan ringkas, seperti "CV_[Nama Anda]".
Pertanyaan 5: Apa yang sebaiknya disertakan dalam subjek email?
Tulis subjek email yang jelas, seperti "Lamaran Kerja untuk Posisi [Nama Posisi]".
Pertanyaan 6: Bagaimana cara membuat salam pembuka yang baik?
Gunakan salam pembuka yang sopan dan profesional, seperti "Kepada Yth. [Nama Penerima]:".
Dengan memperhatikan tips ini, kamu bisa membuat contoh CV via email yang profesional dan menarik perhatian perekrut. Yuk, segera buat CV-mu dan raih pekerjaan impianmu!
Sumber:
https://www.thebalancecareers.com/how-to-write-a-resume-email-2061511Tips Membuat Contoh CV via Email yang Menarik
Mau tahu rahasia bikin CV via email yang bikin HRD langsung kepincut? Yuk, simak tips berikut!
Tip 1: Tampilan Profesional itu Penting Banget!
Pastikan CV kamu tertata rapi, font-nya jelas, dan ukurannya pas. Jangan lupa pakai template atau desain yang menarik, tapi tetap profesional ya.
Tip 2: Singkat, Padat, dan Jelas
HRD itu sibuk banget, jadi pastikan CV kamu langsung to the point. Cantumkan informasi penting seperti pengalaman, keterampilan, dan pendidikan secara singkat dan jelas.
Tip 3: Sesuaikan dengan Pekerjaan yang Dilamar
Jangan asal kirim CV yang sama ke semua perusahaan. Sesuaikan isi CV kamu dengan persyaratan pekerjaan yang kamu lamar. Tunjukkan kalau kamu punya keterampilan dan pengalaman yang mereka cari.
Tip 4: Beri Nama File yang Jelas
Jangan kasih nama file yang aneh-aneh kayak "CV_gue_ganteng.doc". Sebaiknya pakai format "CV_[Nama Kamu].pdf" biar HRD langsung tahu itu CV kamu.
Tip 5: Perhatikan Subjek Email
Tulis subjek email yang jelas dan informatif, misalnya: "Lamaran Kerja untuk Posisi [Nama Posisi]". Jangan lupa sertakan nama perusahaan yang kamu lamar.
Tip 6: Salam Pembuka yang Sopan
Mulai email kamu dengan salam pembuka yang sopan, seperti "Kepada Yth. [Nama Penerima]". Jangan lupa tambahkan tanda titik dua (:) di akhir salam.
Tip 7: Penutup yang Profesional
Akhiri email kamu dengan ucapan terima kasih dan ajakan untuk menghubungi jika ada pertanyaan. Tunjukkan bahwa kamu antusias dengan posisi yang kamu lamar.
Dengan mengikuti tips ini, dijamin CV via email kamu bakal dilirik HRD dan kamu selangkah lebih dekat ke pekerjaan impian. Semangat melamar!
Surat Lamaran Kerja Keren Lewat Email
Pengen bikin surat lamaran kerja yang bikin HRD langsung jatuh hati? Cobain deh kirim CV lewat email dengan cara yang kece abis! Ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti biar CV-mu dilirik dan kamu selangkah lebih dekat dengan pekerjaan impianmu.
Pertama, pastikan CV-mu rapi, jelas, dan pakai template yang keren. Jangan lupa, singkat, padat, dan jelasin pengalaman dan keterampilanmu yang sesuai dengan pekerjaan yang kamu lamar.
Beri nama file CV-mu dengan jelas, jangan lupa sertakan subjek email yang informatif. Salam pembuka yang sopan juga penting, dan jangan lupa akhiri email dengan ucapan terima kasih dan ajakan buat HRD buat ngehubungi kamu kalau ada pertanyaan.
Dengan ngikutin tips ini, dijamin surat lamaran kerja kamu lewat email bakal jadi yang paling kece dan bikin HRD langsung kepincut! Semangat melamar!