Ada beberapa hal yang dapat dilakukan seseorang untuk membuat contoh CV yang menarik. Pertama, seseorang harus menggunakan format yang profesional dan mudah dibaca. Kedua, seseorang harus menggunakan bahasa yang jelas dan ringkas. Ketiga, seseorang harus menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Keempat, seseorang harus meminta orang lain untuk mengoreksi CV-nya sebelum mengirimkannya.
contoh CV yang menarik
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, memiliki contoh CV yang menarik sangat penting untuk menonjol dari kandidat lainnya dan mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Berikut adalah 8 aspek penting yang harus diperhatikan ketika membuat CV yang menarik:
- Profesional: CV Anda harus terlihat profesional dan tertata rapi, dengan penggunaan font dan warna yang sesuai.
- Singkat: CV Anda harus singkat dan padat, tidak lebih dari 2 halaman.
- Relevan: Sesuaikan CV Anda dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar, dengan menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan.
- Kata kunci: Sertakan kata kunci yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar, agar CV Anda mudah ditemukan oleh perekrut.
- Tindakan: Gunakan kata kerja tindakan untuk menggambarkan keterampilan dan pengalaman Anda, sehingga CV Anda lebih hidup dan menarik.
- Hasil: Kuantifikasi pencapaian Anda sebisa mungkin, sehingga perekrut dapat melihat dampak dari pekerjaan Anda.
- Bukti sosial: Sertakan testimonial atau rekomendasi dari klien atau kolega sebelumnya, untuk membangun kredibilitas Anda.
- Desain: Gunakan desain yang bersih dan modern untuk membuat CV Anda lebih menarik secara visual.
Dengan memperhatikan aspek-aspek penting ini, Anda dapat membuat contoh CV yang menarik yang akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Ingat, CV yang menarik adalah cerminan dari diri Anda sebagai seorang profesional, jadi pastikan CV Anda mewakili Anda dengan cara terbaik.
Sebagai contoh, jika Anda melamar pekerjaan sebagai manajer pemasaran, Anda dapat menyoroti keterampilan pemasaran Anda, seperti manajemen media sosial, pemasaran email, dan pengoptimalan mesin pencari (SEO). Anda juga dapat menyertakan hasil yang dapat diukur dari kampanye pemasaran sebelumnya, seperti peningkatan lalu lintas situs web atau prospek.
Profesional
CV yang profesional dan tertata rapi sangat penting untuk membuat contoh CV yang menarik. Perekrut akan lebih cenderung membaca dan mempertimbangkan CV yang terlihat bagus, karena hal ini menunjukkan bahwa Anda telah meluangkan waktu dan usaha untuk membuatnya. Selain itu, CV yang profesional akan membuat Anda terlihat lebih kredibel dan dapat diandalkan.
Berikut adalah beberapa tips untuk membuat CV yang profesional dan tertata rapi:
- Gunakan font yang mudah dibaca, seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman.
- Gunakan ukuran font yang konsisten di seluruh CV Anda, biasanya 11 atau 12 poin.
- Gunakan warna yang kontras, seperti hitam dan putih atau biru tua dan putih, sehingga teks Anda mudah dibaca.
- Tata letak CV Anda dengan rapi, dengan margin yang lebar dan banyak ruang putih.
- Gunakan tajuk dan subjudul untuk membagi informasi Anda menjadi bagian-bagian yang mudah dibaca.
Contoh nyata:
Berikut adalah contoh CV yang profesional dan tertata rapi:
CV ini menggunakan font yang mudah dibaca, ukuran font yang konsisten, warna yang kontras, dan tata letak yang rapi. Hasilnya adalah CV yang terlihat profesional dan kredibel.
Pentingnya memahami hubungan antara "Profesional: CV Anda harus terlihat profesional dan tertata rapi, dengan penggunaan font dan warna yang sesuai." dan "contoh cv yang menarik":
Memahami hubungan antara "Profesional: CV Anda harus terlihat profesional dan tertata rapi, dengan penggunaan font dan warna yang sesuai." dan "contoh cv yang menarik" sangat penting karena dapat membantu Anda membuat CV yang akan membuat Anda menonjol dari kandidat lainnya dan mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. CV yang profesional dan tertata rapi menunjukkan bahwa Anda telah meluangkan waktu dan usaha untuk membuatnya, dan hal ini akan membuat Anda terlihat lebih kredibel dan dapat diandalkan. Selain itu, CV yang profesional akan lebih mudah dibaca dan dipahami oleh perekrut, yang akan meningkatkan peluang Anda untuk diundang untuk wawancara.
Sumber:
How to Make Your Resume Look Professional
Singkat
Dalam dunia yang serba cepat saat ini, perekrut seringkali tidak memiliki banyak waktu untuk membaca lamaran kerja. Itulah mengapa sangat penting untuk membuat CV yang singkat dan padat, tidak lebih dari 2 halaman. CV yang panjang dan bertele-tele hanya akan membuat perekrut bosan dan malas membacanya.
Selain itu, CV yang singkat dan padat akan lebih mudah dibaca dan dipahami. Perekrut akan dapat dengan cepat menemukan informasi yang mereka cari, tanpa harus membuang waktu untuk membaca informasi yang tidak relevan. Hal ini akan meningkatkan peluang Anda untuk diundang untuk wawancara.
Berikut adalah beberapa tips untuk membuat CV yang singkat dan padat:
- Fokus pada keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan pekerjaan yang dilamar.
- Gunakan bahasa yang jelas dan ringkas.
- Hindari penggunaan jargon atau istilah teknis yang tidak umum.
- Gunakan poin-poin atau daftar berpoin untuk menyajikan informasi dengan cara yang mudah dibaca.
Contoh nyata:
Berikut adalah contoh CV yang singkat dan padat:
CV ini hanya terdiri dari 1 halaman, dan berisi informasi yang paling relevan dengan pekerjaan yang dilamar. CV ini juga menggunakan bahasa yang jelas dan ringkas, serta poin-poin untuk menyajikan informasi dengan cara yang mudah dibaca.
Pentingnya memahami hubungan antara "Singkat: CV Anda harus singkat dan padat, tidak lebih dari 2 halaman." dan "contoh cv yang menarik":
Memahami hubungan antara "Singkat: CV Anda harus singkat dan padat, tidak lebih dari 2 halaman." dan "contoh cv yang menarik" sangat penting karena dapat membantu Anda membuat CV yang akan membuat Anda menonjol dari kandidat lainnya dan mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. CV yang singkat dan padat akan lebih mudah dibaca dan dipahami oleh perekrut, yang akan meningkatkan peluang Anda untuk diundang untuk wawancara.
Sumber:
How Long Should My Resume Be?
Relevan
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, sangat penting untuk menyesuaikan CV Anda dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar. Hal ini berarti menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Dengan melakukan hal ini, Anda akan menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda adalah kandidat yang memenuhi syarat dan tertarik dengan pekerjaan tersebut.
- Kenali kebutuhan perusahaan. Sebelum Anda mulai menyesuaikan CV Anda, luangkan waktu untuk meneliti perusahaan dan pekerjaan yang Anda lamar. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi keterampilan dan pengalaman yang paling penting bagi pemberi kerja.
- Sesuaikan pengalaman Anda. Setelah Anda mengetahui kebutuhan perusahaan, sesuaikan pengalaman Anda di CV Anda untuk menunjukkan bagaimana Anda memenuhi kebutuhan tersebut. Gunakan kata kunci yang relevan dari deskripsi pekerjaan dan sertakan contoh spesifik tentang bagaimana Anda telah menggunakan keterampilan Anda di masa lalu.
- Tunjukkan keterampilan Anda yang dapat ditransfer. Jika Anda tidak memiliki pengalaman langsung dalam bidang tertentu, Anda tetap dapat menyoroti keterampilan yang dapat ditransfer yang relevan dengan pekerjaan tersebut. Misalnya, jika Anda melamar pekerjaan di bidang pemasaran, Anda dapat menyoroti keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, dan manajemen proyek Anda, meskipun Anda belum pernah bekerja di bidang pemasaran sebelumnya.
- Sesuaikan bahasa Anda. Bahasa yang Anda gunakan dalam CV Anda juga harus disesuaikan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Gunakan bahasa profesional dan hindari jargon yang tidak umum. Anda juga harus menyesuaikan nada Anda agar sesuai dengan budaya perusahaan.
Dengan menyesuaikan CV Anda dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar, Anda akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Jadi, luangkan waktu untuk melakukan riset dan sesuaikan CV Anda dengan cermat untuk setiap pekerjaan yang Anda minati.
Kata kunci
Di era digital ini, perekrut sering menggunakan sistem pelacakan pelamar (ATS) untuk menyaring lamaran kerja. ATS mencari kata kunci tertentu dalam CV, dan jika CV Anda tidak dioptimalkan dengan baik, CV Anda mungkin tidak akan pernah dilihat oleh perekrut. Oleh karena itu, penting untuk menyertakan kata kunci yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar di CV Anda.
Untuk mengidentifikasi kata kunci yang relevan, Anda harus membaca deskripsi pekerjaan dengan cermat dan mengidentifikasi keterampilan dan pengalaman yang dicari oleh pemberi kerja. Anda kemudian dapat memasukkan kata kunci ini ke dalam CV Anda, terutama di bagian keterampilan, pengalaman, dan pendidikan. Misalnya, jika Anda melamar pekerjaan di bidang pemasaran, Anda dapat menyertakan kata kunci seperti "pemasaran digital", "SEO", dan "media sosial".
Dengan menyertakan kata kunci yang relevan di CV Anda, Anda akan meningkatkan peluang CV Anda ditemukan oleh perekrut dan dipertimbangkan untuk pekerjaan tersebut. Jadi, pastikan untuk meluangkan waktu untuk meneliti kata kunci yang relevan dan memasukkannya ke dalam CV Anda.
Sumber:
How to Write a Resume That Gets Noticed
Tindakan
Ketika melamar pekerjaan, Anda pasti ingin membuat CV yang menarik dan menonjol dari kandidat lainnya. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menggunakan kata kerja tindakan untuk menggambarkan keterampilan dan pengalaman Anda. Kata kerja tindakan adalah kata kerja yang menunjukkan tindakan atau aktivitas, seperti "mengelola", "menganalisis", atau "mengembangkan". Dengan menggunakan kata kerja tindakan, CV Anda akan lebih hidup dan menarik, serta akan lebih mudah bagi perekrut untuk melihat keterampilan dan pengalaman Anda secara sekilas.
- Tunjukkan, jangan ceritakan. Daripada hanya mengatakan bahwa Anda "bertanggung jawab atas tim pemasaran", gunakan kata kerja tindakan untuk menunjukkan apa yang sebenarnya Anda lakukan, seperti "mengelola tim pemasaran yang terdiri dari 10 orang" atau "mengembangkan dan melaksanakan kampanye pemasaran yang menghasilkan peningkatan penjualan sebesar 20%".
- Gunakan kata kerja yang kuat. Jangan gunakan kata kerja yang lemah seperti "membantu" atau "berkontribusi". Sebagai gantinya, gunakan kata kerja yang kuat yang menunjukkan bahwa Anda adalah seorang pelaku, seperti "mencapai", "mencapai", atau "melampaui".
- Kuantifikasi pencapaian Anda. Jika memungkinkan, kuantifikasi pencapaian Anda untuk menunjukkan dampak pekerjaan Anda. Misalnya, daripada mengatakan bahwa Anda "meningkatkan penjualan", katakanlah "meningkatkan penjualan sebesar 15%".
- Gunakan kata kerja tindakan di seluruh CV Anda. Gunakan kata kerja tindakan tidak hanya di bagian pengalaman Anda, tetapi juga di bagian keterampilan, pendidikan, dan bahkan ringkasan Anda.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat menggunakan kata kerja tindakan untuk membuat CV yang lebih hidup dan menarik. Hal ini akan membuat CV Anda menonjol dari kandidat lainnya dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Hasil
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, perekrut ingin tahu apa yang telah Anda capai dalam pekerjaan Anda sebelumnya. Mereka tidak hanya ingin tahu apa yang menjadi tanggung jawab Anda, tetapi juga ingin tahu dampak dari pekerjaan Anda. Dengan mengkuantifikasi pencapaian Anda, Anda dapat menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda adalah seorang pelaku yang dapat memberikan hasil.
Ada banyak cara untuk mengkuantifikasi pencapaian Anda. Misalnya, Anda dapat:
- Meningkatkan penjualan sebesar 15%
- Mengurangi biaya operasional sebesar 10%
- Meluncurkan produk baru yang menghasilkan pendapatan sebesar $1 juta
- Meningkatkan kepuasan pelanggan sebesar 20%
Dengan menyertakan pencapaian yang terukur dalam CV Anda, Anda dapat membuat diri Anda menonjol dari kandidat lainnya dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Berikut adalah contoh CV yang menyertakan pencapaian yang terukur:
Dalam contoh CV ini, kandidat telah mengkuantifikasi pencapaiannya di setiap posisi yang dipegangnya. Hal ini menunjukkan kepada perekrut bahwa kandidat tersebut adalah seorang pelaku yang dapat memberikan hasil.
Mengkuantifikasi pencapaian Anda adalah cara yang bagus untuk membuat CV Anda lebih menarik dan menonjol dari kandidat lainnya. Jadi, pastikan untuk menyertakan pencapaian yang terukur dalam CV Anda untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Sumber:
Quantify Your Resume Accomplishments
Bukti sosial
Dalam dunia yang serba digital, membangun kredibilitas diri menjadi kunci penting dalam kesuksesan. Tidak terkecuali dalam hal melamar pekerjaan. Bukti sosial dalam bentuk testimonial atau rekomendasi adalah cara yang ampuh untuk membangun kredibilitas Anda di mata perekrut. Dengan menyertakan bukti sosial di CV, Anda seakan memberikan pernyataan dari pihak ketiga yang mendukung kualitas diri dan profesionalisme Anda.
- Membangun Kepercayaan: Bukti sosial dari klien atau rekan kerja sebelumnya menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang dapat dipercaya dan diandalkan. Perekrut akan merasa lebih yakin untuk mempertimbangkan kandidat yang memiliki bukti sosial yang kuat.
- Memperkuat Keterampilan dan Pengalaman: Testimonial dan rekomendasi dapat menjadi penguat klaim keterampilan dan pengalaman yang Anda sebutkan dalam CV. Perekrut akan lebih mudah melihat bukti nyata dari kemampuan Anda melalui perspektif orang lain.
- Menonjol dari Kandidat Lain: Dalam persaingan mencari pekerjaan yang ketat, bukti sosial dapat menjadi pembeda yang membuat CV Anda menonjol dari kandidat lain. Perekrut cenderung lebih tertarik pada kandidat yang didukung oleh testimoni positif.
- Meningkatkan Keyakinan Diri: Menyertakan bukti sosial dalam CV dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda sebagai pencari kerja. Anda akan merasa lebih percaya diri dalam mempresentasikan diri dan kemampuan Anda, karena didukung oleh bukti dari orang lain.
Jadi, jika Anda ingin membuat contoh CV yang menarik dan berkesan, jangan ragu untuk menyertakan bukti sosial. Bukti sosial akan membantu Anda membangun kredibilitas, memperkuat keterampilan dan pengalaman Anda, menonjol dari kandidat lain, dan meningkatkan kepercayaan diri Anda. Dengan begitu, peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda impikan akan semakin besar.
Desain
Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, membuat contoh CV yang menarik sangat penting untuk menonjol dari kandidat lainnya dan mendapatkan pekerjaan yang didambakan. Salah satu aspek penting yang dapat membuat CV Anda menarik adalah desain. Desain yang bersih dan modern dapat membuat CV Anda lebih enak dipandang dan mudah dibaca, sehingga meningkatkan peluang Anda untuk dilirik oleh perekrut.
CV dengan desain yang bersih biasanya menggunakan tata letak yang sederhana dan rapi, dengan penggunaan ruang kosong yang efektif. Font yang digunakan mudah dibaca dan ukurannya konsisten. Warna yang digunakan juga tidak terlalu mencolok dan tidak mengganggu keterbacaan teks. Selain itu, CV dengan desain modern sering kali menggunakan elemen-elemen desain seperti garis, bentuk, dan ikon untuk mempercantik tampilan dan membuat informasi lebih mudah dicerna.
Dengan menggunakan desain yang bersih dan modern, Anda dapat membuat CV yang lebih profesional dan berkesan. Hal ini akan membuat perekrut lebih tertarik untuk membaca CV Anda dan mempertimbangkan Anda untuk posisi yang dilamar. Bahkan, sebuah studi yang dilakukan oleh The Ladders menemukan bahwa CV dengan desain yang baik memiliki peluang 30% lebih besar untuk dilirik oleh perekrut dibandingkan dengan CV dengan desain yang buruk.
Jadi, jika Anda ingin membuat contoh CV yang menarik dan berkesan, jangan lupa untuk memperhatikan desainnya. Gunakan desain yang bersih dan modern untuk membuat CV Anda lebih enak dipandang dan mudah dibaca. Dengan begitu, peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan akan semakin besar.
Sumber:
The Perfect Resume Design
Tanya Jawab Seputar Contoh CV yang Menarik
Ingin tahu lebih lanjut tentang cara membuat contoh CV yang menarik? Temukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan umum di bawah ini:
Pertanyaan 1: Apa saja hal penting yang harus diperhatikan saat membuat CV yang menarik?
Jawaban: Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat membuat CV yang menarik, seperti menggunakan desain yang bersih dan modern, menyertakan bukti sosial, mengkuantifikasi pencapaian, menggunakan kata kerja tindakan, menyoroti keterampilan dan pengalaman yang relevan, dan menyesuaikan CV dengan setiap pekerjaan yang dilamar.
Pertanyaan 2: Mengapa penting menyertakan bukti sosial di CV?
Jawaban: Bukti sosial seperti testimonial atau rekomendasi dari klien atau kolega sebelumnya dapat membantu membangun kredibilitas Anda, memperkuat keterampilan dan pengalaman, menonjol dari kandidat lain, dan meningkatkan kepercayaan diri Anda sebagai pencari kerja.
Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengkuantifikasi pencapaian di CV?
Jawaban: Anda dapat mengkuantifikasi pencapaian di CV dengan memberikan angka atau data yang menunjukkan dampak pekerjaan Anda. Misalnya, Anda dapat menyebutkan peningkatan penjualan sebesar 15% atau pengurangan biaya operasional sebesar 10%. Dengan mengkuantifikasi pencapaian, Anda dapat menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda adalah seorang pelaku yang dapat memberikan hasil.
Pertanyaan 4: Mengapa penting menggunakan kata kerja tindakan di CV?
Jawaban: Kata kerja tindakan membuat CV Anda lebih hidup dan menarik. Dengan menggunakan kata kerja tindakan, Anda dapat menunjukkan kepada perekrut apa yang sebenarnya Anda lakukan, bukan hanya sekadar menyebutkan tanggung jawab Anda. Misalnya, daripada mengatakan "bertanggung jawab atas tim pemasaran", Anda dapat mengatakan "mengelola tim pemasaran yang terdiri dari 10 orang".
Pertanyaan 5: Apakah CV yang menarik harus panjang?
Jawaban: Tidak, CV yang menarik tidak harus panjang. Sebaliknya, CV yang menarik harus singkat dan padat, tidak lebih dari 2 halaman. Perekrut seringkali tidak memiliki banyak waktu untuk membaca lamaran kerja, jadi penting untuk membuat CV yang mudah dibaca dan dipahami.
Pertanyaan 6: Apa kesalahan yang harus dihindari saat membuat CV yang menarik?
Jawaban: Ada beberapa kesalahan yang harus dihindari saat membuat CV yang menarik, seperti menggunakan desain yang berantakan atau tidak profesional, menyertakan informasi yang tidak relevan, menggunakan bahasa yang tidak jelas atau jargon yang tidak umum, dan membuat CV yang terlalu panjang.
Dengan memperhatikan hal-hal penting dan menghindari kesalahan yang disebutkan di atas, Anda dapat membuat contoh CV yang menarik dan berkesan yang akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Sumber:
How to Write a Resume That Gets Noticed
Tips Membuat Contoh CV yang Menarik
Membuat CV yang menarik itu penting banget buat ngelamar kerja. Tapi gimana sih caranya bikin CV yang menarik? Tenang aja, ada beberapa tips yang bisa kamu ikutin:
Tip 1: Desain yang Kece
CV kamu harus punya desain yang kece dan modern. Jangan pakai desain yang berantakan atau jadul ya. Gunakan warna-warna yang kalem dan font yang mudah dibaca. Spasi antar barisnya juga jangan terlalu sempit atau terlalu lebar.
Tip 2: Sertakan Bukti Nyata
Tambahkan testimonial atau rekomendasi dari klien atau mantan rekan kerja kamu di CV. Bukti-bukti ini bisa membangun kredibilitas kamu dan bikin perekrut lebih percaya sama kemampuan kamu.
Tip 3: Ubah Angka Jadi Bukti
Jangan cuma sebutin tanggung jawab kamu aja, tapi juga sertakan pencapaian kamu yang bisa dikuantifikasi. Misalnya, "meningkatkan penjualan sebesar 15%" atau "mengurangi biaya operasional sebesar 10%".
Tip 4: Pakai Kata Kerja yang Kuat
Gunakan kata kerja yang kuat dan aktif di CV kamu. Hindari kata-kata yang umum atau pasif. Misalnya, daripada bilang "bertanggung jawab atas tim pemasaran", tulis "memimpin tim pemasaran yang terdiri dari 10 orang".
Tip 5: Cocokkan dengan Pekerjaan
Jangan pakai CV yang sama buat ngelamar semua pekerjaan. Sesuaikan CV kamu dengan setiap pekerjaan yang kamu lamar. Tuliskan keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang kamu incar.
Tip 6: Singkat dan Jelas
CV kamu harus singkat dan jelas, maksimal 2 halaman aja. Perekrut biasanya nggak punya banyak waktu buat baca CV yang panjang-panjang. Jadi, tulislah informasi yang penting-penting aja dan pakai bahasa yang mudah dimengerti.
Dengan ngikutin tips-tips ini, kamu bisa bikin contoh CV yang menarik dan bikin kamu menonjol di antara pelamar lainnya. Semangat ya!
CV Menarik, Kunci Sukses Lamaran Kerja
Ingin sukses dalam melamar kerja? Salah satu kuncinya adalah memiliki CV yang menarik. CV yang menarik akan membuat kamu menonjol di antara pelamar lainnya dan meningkatkan peluang kamu untuk dilirik oleh perekrut.
Membuat CV yang menarik itu gampang-gampang susah. Tapi, dengan mengikuti beberapa tips berikut, kamu bisa membuat CV yang kece dan profesional:
- Gunakan desain yang modern dan enak dilihat.
- Sertakan bukti-bukti nyata dari pencapaian kamu.
- Gunakan kata-kata yang kuat dan aktif.
- Sesuaikan CV kamu dengan setiap pekerjaan yang kamu lamar.
- Tulis CV kamu dengan singkat dan jelas, maksimal 2 halaman saja.