- Menonjolkan keterampilan dan pengalaman Anda yang paling relevan
- Membuat kesan positif pada perekrut
- Membantu Anda menonjol dari kandidat lain
- Meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara
Saat menulis deskripsi diri, penting untuk tetap singkat dan jelas. Anda juga harus menggunakan kata kunci yang relevan dengan industri dan posisi yang Anda lamar. Selain itu, pastikan untuk mengoreksi kesalahan tata bahasa dan ejaan dengan cermat.
Contoh Deskripsi Diri dalam CV
Deskripsi diri dalam CV adalah elemen penting yang dapat membantu Anda menonjol dari kandidat lain dan mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Berikut adalah 8 aspek penting yang harus diperhatikan dalam menulis deskripsi diri yang kuat:
- Singkat dan jelas
- Relevan dengan posisi
- Menonjolkan keterampilan dan pengalaman
- Gunakan kata kunci
- Hindari kesalahan
- Tonjolkan prestasi
- Sesuaikan dengan setiap lamaran
- Minta masukan
Dengan mengikuti aspek-aspek ini, Anda dapat menulis deskripsi diri yang akan membuat perekrut terkesan dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan.
Sebagai contoh, jika Anda melamar posisi pemasaran, Anda dapat menyoroti keterampilan Anda dalam pemasaran media sosial, kampanye email, dan analisis data. Anda juga dapat menyebutkan pengalaman Anda dalam mengelola kampanye pemasaran yang sukses yang menghasilkan peningkatan penjualan atau keterlibatan pelanggan.
Singkat dan jelas
Dalam menulis deskripsi diri dalam CV, aspek "Singkat dan jelas" sangatlah penting. Perekrut hanya memiliki waktu beberapa detik untuk membaca CV Anda, jadi Anda harus dapat menyampaikan informasi penting dengan cepat dan efisien.
-
Tulislah deskripsi diri dalam 3-5 kalimat
Fokuslah pada keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar. Hindari menggunakan bahasa yang bertele-tele atau jargon yang tidak perlu.
-
Gunakan kata-kata yang kuat dan spesifik
Hindari menggunakan kata-kata umum seperti "bertanggung jawab" atau "berpengalaman". Sebaliknya, gunakan kata-kata yang spesifik dan dapat diukur untuk menggambarkan keterampilan dan pengalaman Anda.
-
Gunakan format yang mudah dibaca
Gunakan paragraf yang pendek, spasi putih, dan poin-poin untuk membuat deskripsi diri Anda mudah dibaca dan dipahami.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat menulis deskripsi diri yang singkat, jelas, dan efektif yang akan membuat perekrut terkesan dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan.
Relevan dengan posisi
Saat menulis deskripsi diri dalam CV, penting untuk memastikan bahwa deskripsi tersebut relevan dengan posisi yang Anda lamar. Perekrut ingin tahu mengapa Anda cocok untuk posisi tersebut, jadi Anda perlu menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan.
-
Keterampilan yang relevan
Dalam deskripsi diri Anda, sebutkan keterampilan yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar. Misalnya, jika Anda melamar posisi pemasaran, Anda dapat menyoroti keterampilan Anda dalam pemasaran media sosial, pemasaran konten, dan analisis data.
-
Pengalaman yang relevan
Selain keterampilan, Anda juga harus menyoroti pengalaman yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Misalnya, jika Anda melamar posisi manajemen proyek, Anda dapat menyebutkan pengalaman Anda dalam mengelola proyek dari awal hingga akhir.
-
Prestasi yang relevan
Jika Anda memiliki prestasi yang relevan dengan posisi yang Anda lamar, pastikan untuk menyebutkannya dalam deskripsi diri Anda. Misalnya, jika Anda melamar posisi penjualan, Anda dapat menyebutkan berapa banyak pelanggan baru yang Anda peroleh atau berapa banyak pendapatan yang Anda hasilkan.
-
Kata kunci yang relevan
Saat menulis deskripsi diri Anda, pastikan untuk menggunakan kata kunci yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Ini akan membantu perekrut menemukan CV Anda ketika mereka mencari kandidat yang memiliki keterampilan dan pengalaman yang dibutuhkan.
Dengan memperhatikan relevansi dalam deskripsi diri Anda, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda inginkan.
Menonjolkan keterampilan dan pengalaman
Dalam menulis deskripsi diri dalam CV, menonjolkan keterampilan dan pengalaman yang relevan sangatlah penting. Perekrut ingin mengetahui apa yang membuat Anda menjadi kandidat yang tepat untuk posisi tersebut, jadi Anda perlu menyoroti kemampuan dan pencapaian Anda yang paling mengesankan.
-
Keahlian inti
Mulailah dengan menyebutkan keahlian inti Anda, yaitu keterampilan dan pengetahuan yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar. Misalnya, jika Anda melamar posisi pemasaran, Anda dapat menyoroti keahlian Anda dalam pemasaran media sosial, pemasaran konten, dan analisis data.
-
Pengalaman yang relevan
Selanjutnya, jelaskan pengalaman kerja Anda yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar. Pastikan untuk menyebutkan posisi Anda sebelumnya, nama perusahaan, dan tanggung jawab utama Anda. Jika memungkinkan, gunakan angka dan metrik untuk mengukur pencapaian Anda.
-
Prestasi yang mengesankan
Jika Anda memiliki prestasi atau penghargaan yang relevan dengan posisi yang Anda lamar, jangan ragu untuk menyebutkannya dalam deskripsi diri Anda. Hal ini dapat menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda memiliki keterampilan dan pengalaman yang diperlukan untuk unggul dalam peran tersebut.
-
Keterampilan yang dapat ditransfer
Jika Anda tidak memiliki pengalaman langsung di bidang yang Anda lamar, Anda tetap dapat menyoroti keterampilan yang dapat ditransfer yang relevan dengan posisi tersebut. Misalnya, jika Anda melamar posisi manajemen, Anda dapat menyoroti pengalaman Anda dalam memimpin tim atau mengelola proyek.
Dengan menonjolkan keterampilan dan pengalaman Anda yang paling relevan, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda inginkan.
Gunakan kata kunci
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, menulis deskripsi diri dalam CV yang kuat sangatlah penting untuk menonjol dari kandidat lainnya. Salah satu kunci untuk menulis deskripsi diri yang efektif adalah dengan menggunakan kata kunci yang relevan dengan posisi yang Anda lamar.
-
Apa itu kata kunci?
Kata kunci adalah kata atau frasa yang menggambarkan keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi yang dicari oleh perekrut. Kata kunci ini biasanya ditemukan dalam deskripsi pekerjaan dan dapat bervariasi tergantung pada industri dan posisi tertentu.
-
Mengapa kata kunci penting?
Perekrut sering menggunakan sistem pelacak pelamar (ATS) untuk menyaring CV. ATS ini mencari kata kunci tertentu dalam CV untuk mengidentifikasi kandidat yang paling memenuhi syarat. Oleh karena itu, dengan menggunakan kata kunci yang relevan, Anda dapat meningkatkan peluang CV Anda untuk dilihat dan dipertimbangkan oleh perekrut.
-
Bagaimana menemukan kata kunci?
Cara terbaik untuk menemukan kata kunci yang relevan adalah dengan membaca deskripsi pekerjaan dengan cermat. Perhatikan keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi yang dicantumkan oleh perekrut. Anda juga dapat menggunakan situs web seperti LinkedIn dan Indeed untuk mencari contoh deskripsi diri dalam CV yang menggunakan kata kunci yang efektif.
-
Bagaimana menggunakan kata kunci?
Setelah Anda menemukan kata kunci yang relevan, Anda dapat menggunakannya dalam deskripsi diri Anda. Namun, penting untuk menggunakan kata kunci secara alami dan tidak berlebihan. Anda juga harus memastikan bahwa kata kunci yang Anda gunakan relevan dengan keterampilan dan pengalaman Anda yang sebenarnya.
Dengan menggunakan kata kunci secara efektif dalam deskripsi diri Anda, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda inginkan.
Hindari Kesalahan dalam Contoh Deskripsi Diri dalam CV
Saat menulis deskripsi diri dalam CV, penting untuk menghindari kesalahan yang dapat membuat perekrut tidak tertarik. Kesalahan-kesalahan ini dapat membuat CV Anda terlihat tidak profesional dan mengurangi peluang Anda untuk mendapatkan wawancara.
-
Kesalahan Tata Bahasa dan Ejaan
Kesalahan tata bahasa dan ejaan dapat membuat deskripsi diri Anda terlihat tidak profesional dan ceroboh. Pastikan untuk mengoreksi CV Anda dengan cermat sebelum mengirimkannya. Anda juga dapat meminta orang lain untuk mengoreksi CV Anda untuk memastikan tidak ada kesalahan.
-
Penggunaan Bahasa yang Berlebihan
Deskripsi diri Anda harus jelas dan ringkas. Hindari menggunakan bahasa yang berlebihan atau jargon yang tidak perlu. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh perekrut.
-
Informasi yang Tidak Relevan
Deskripsi diri Anda harus fokus pada keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Hindari menyertakan informasi yang tidak relevan atau tidak penting.
-
Klaim yang Dilebih-lebihkan
Hindari melebih-lebihkan keterampilan atau pengalaman Anda dalam deskripsi diri Anda. Perekrut dapat dengan mudah mengetahui jika Anda tidak jujur, dan hal ini dapat merusak kredibilitas Anda.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, Anda dapat membuat deskripsi diri yang kuat dan profesional yang akan membantu Anda menonjol dari kandidat lainnya.
Tonjolkan Prestasi
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, membuat deskripsi diri dalam CV yang menonjol sangatlah penting. Salah satu cara untuk membuat deskripsi diri yang kuat adalah dengan menonjolkan prestasi yang telah Anda raih.
-
Prestasi yang Terukur
Prestasi yang terukur adalah prestasi yang dapat diukur dengan jelas dan spesifik. Misalnya, Anda dapat menyebutkan jumlah pelanggan baru yang Anda peroleh, jumlah pendapatan yang Anda hasilkan, atau jumlah proyek yang berhasil Anda selesaikan.
-
Prestasi yang Berdampak
Prestasi yang berdampak adalah prestasi yang memiliki dampak positif yang signifikan pada organisasi atau tim Anda. Misalnya, Anda dapat menyebutkan bagaimana Anda meningkatkan efisiensi tim Anda, mengurangi biaya operasional, atau mengembangkan produk baru yang sukses.
-
Prestasi yang Menunjukkan Keterampilan dan Kemampuan
Prestasi yang menunjukkan keterampilan dan kemampuan adalah prestasi yang menunjukkan bahwa Anda memiliki keterampilan dan kemampuan yang dibutuhkan untuk posisi yang Anda lamar. Misalnya, Anda dapat menyebutkan bagaimana Anda menggunakan keterampilan analitis Anda untuk memecahkan masalah kompleks atau bagaimana Anda menggunakan keterampilan komunikasi Anda untuk membangun hubungan klien yang kuat.
-
Prestasi yang Menunjukkan Potensi
Prestasi yang menunjukkan potensi adalah prestasi yang menunjukkan bahwa Anda memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang dalam peran tersebut. Misalnya, Anda dapat menyebutkan bagaimana Anda mengambil inisiatif di luar tanggung jawab Anda atau bagaimana Anda mencari peluang untuk mengembangkan keterampilan baru.
Dengan menonjolkan prestasi Anda dalam deskripsi diri, Anda dapat menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda adalah kandidat yang berkualifikasi dan berpotensi tinggi. Anda juga dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda inginkan.
Sesuaikan dengan setiap lamaran
Dalam dunia kerja yang serba cepat dan kompetitif ini, menyesuaikan deskripsi diri dalam CV dengan setiap lamaran menjadi sangat penting. Deskripsi diri yang disesuaikan dapat menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda benar-benar tertarik dengan posisi tersebut dan telah meluangkan waktu untuk memahami kebutuhan perusahaan. Berikut adalah beberapa alasan mengapa penyesuaian sangat penting:
- Menunjukkan minat dan motivasi: Deskripsi diri yang disesuaikan menunjukkan bahwa Anda meluangkan waktu untuk mempelajari perusahaan dan posisi yang dilamar. Hal ini menunjukkan tingkat minat dan motivasi yang tinggi, yang dapat membuat Anda menonjol dari kandidat lainnya.
- Menonjolkan keterampilan dan pengalaman yang relevan: Dengan menyesuaikan deskripsi diri, Anda dapat menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang dilamar. Hal ini membantu perekrut melihat dengan cepat bagaimana kualifikasi Anda sesuai dengan persyaratan pekerjaan.
- Meningkatkan peluang untuk mendapatkan wawancara: Deskripsi diri yang disesuaikan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara karena menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik dengan posisi tersebut dan memenuhi syarat.
Berikut adalah beberapa tips untuk menyesuaikan deskripsi diri Anda dengan setiap lamaran:
- Bacalah deskripsi pekerjaan dengan cermat dan identifikasi keterampilan dan pengalaman yang paling relevan.
- Sesuaikan deskripsi diri Anda dengan menyoroti keterampilan dan pengalaman yang sesuai dengan persyaratan pekerjaan.
- Gunakan kata kunci dari deskripsi pekerjaan dalam deskripsi diri Anda.
- Sesuaikan deskripsi diri Anda dengan budaya perusahaan dan industri.
Dengan meluangkan waktu untuk menyesuaikan deskripsi diri Anda dengan setiap lamaran, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda inginkan.
Sumber:
- The Balance Careers: How to Write a Tailored Resume for Any Job You Want
- Monster: Resume Keywords: How to Tailor for Any Job
Minta Masukan
Meminta masukan atas deskripsi diri dalam CV merupakan langkah penting untuk menyusun deskripsi diri yang efektif dan mengesankan perekrut. Masukan dari orang lain dapat memberikan perspektif yang berbeda dan membantu mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.
-
Umpan Balik dari Profesional
Anda dapat meminta masukan dari profesional di bidang Anda, seperti mentor, kolega senior, atau konsultan karier. Mereka dapat memberikan saran tentang gaya penulisan, penggunaan kata kunci, dan konten secara keseluruhan.
-
Umpan Balik dari Orang Awam
Selain profesional, Anda juga dapat meminta masukan dari orang awam, seperti teman, keluarga, atau pasangan. Mereka dapat memberikan pandangan segar dan mengidentifikasi hal-hal yang mungkin tidak jelas bagi Anda.
-
Gunakan Alat Online
Ada berbagai alat online yang dapat membantu Anda memeriksa tata bahasa, ejaan, dan gaya penulisan deskripsi diri Anda. Alat-alat ini dapat mengidentifikasi kesalahan umum dan menyarankan perbaikan.
-
Introspeksi Diri
Setelah mendapatkan masukan dari orang lain, luangkan waktu untuk merefleksikan diri dan mempertimbangkan saran yang diberikan. Identifikasi area yang perlu diperbaiki dan buat perubahan yang diperlukan.
Dengan meminta masukan dan terbuka terhadap saran, Anda dapat menyusun deskripsi diri dalam CV yang kuat dan mengesankan yang akan membantu Anda menonjol dari kandidat lainnya.
Pertanyaan Umum tentang Contoh Deskripsi Diri dalam CV
Menulis deskripsi diri dalam CV bisa jadi membingungkan, tapi jangan khawatir! Kami punya jawaban untuk pertanyaan umum yang sering muncul:
Pertanyaan 1: Apa saja yang harus disertakan dalam deskripsi diri?
Deskripsi diri yang baik harus berisi ringkasan singkat tentang keterampilan, pengalaman, dan tujuan kariermu. Sertakan pencapaian penting dan gunakan kata kunci yang relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar.
Pertanyaan 2: Seberapa panjang deskripsi diri yang ideal?
Deskripsi diri yang efektif biasanya terdiri dari 3-5 kalimat. Pastikan deskripsimu padat, jelas, dan mudah dibaca.
Pertanyaan 3: Bagaimana cara menyesuaikan deskripsi diri untuk setiap lamaran?
Sesuaikan deskripsi dirimu dengan setiap pekerjaan yang kamu lamar. Sorot keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang kamu incar.
Pertanyaan 4: Haruskah deskripsi diri ditulis dalam bentuk orang pertama atau ketiga?
Biasanya, deskripsi diri ditulis dalam bentuk orang pertama (misalnya, "Saya adalah seorang profesional pemasaran dengan pengalaman 5 tahun"). Namun, beberapa orang lebih suka menulisnya dalam bentuk orang ketiga (misalnya, "Kandidat ini adalah seorang profesional pemasaran dengan pengalaman 5 tahun").
Pertanyaan 5: Bagaimana cara membuat deskripsi diri yang menonjol?
Gunakan kata-kata yang kuat dan spesifik, serta sertakan angka dan metrik untuk mengukur pencapaianmu. Hindari bahasa yang klise dan pastikan deskripsi dirimu original.
Pertanyaan 6: Apakah saya perlu menyertakan foto dalam deskripsi diri?
Kecuali jika diminta secara khusus, sebaiknya jangan menyertakan foto dalam deskripsi diri. Fokuslah pada keterampilan dan pengalamanmu, bukan penampilanmu.
Ingat, deskripsi diri yang kuat adalah kunci untuk membuat CV yang sukses. Dengan mengikuti tips ini, kamu dapat menulis deskripsi diri yang akan membuat perekrut terkesan dan membantumu mendapatkan pekerjaan impianmu!
Sumber:
- The Balance Careers: How to Write a Powerful Resume Summary Statement
- Monster: Resume Summary Examples
Tips Menulis Deskripsi Diri yang Menarik di CV
Deskripsi diri di CV adalah kesempatanmu untuk menunjukkan kepada perekrut siapa dirimu dan mengapa kamu cocok untuk posisi yang kamu lamar. Berikut adalah beberapa tips untuk menulis deskripsi diri yang akan membuat perekrut terkesan:
Tunjukkan keterampilan dan pengalamanmu yang paling relevan.
Jangan hanya mencantumkan semua keterampilan dan pengalamanmu. Sebaliknya, fokuslah pada keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang kamu lamar. Misalnya, jika kamu melamar posisi pemasaran, kamu bisa menyoroti pengalamanmu dalam pemasaran media sosial, pemasaran konten, dan analisis data.
Gunakan kata-kata yang kuat dan spesifik.
Hindari menggunakan kata-kata yang umum dan tidak jelas. Sebaliknya, gunakan kata-kata yang kuat dan spesifik untuk menggambarkan keterampilan dan pengalamanmu. Misalnya, daripada mengatakan "Saya berpengalaman dalam pemasaran," katakan "Saya telah berhasil meningkatkan keterlibatan media sosial sebesar 20% melalui kampanye pemasaran yang kreatif dan bertarget."
Tulislah dengan jelas dan ringkas.
Deskripsi dirimu harus mudah dibaca dan dipahami. Gunakan kalimat yang jelas dan ringkas, serta hindari jargon atau bahasa teknis yang tidak perlu. Perekrut hanya punya waktu beberapa detik untuk membaca CV-mu, jadi pastikan deskripsi dirimu langsung menarik perhatian mereka.
Sesuaikan dengan setiap lamaran.
Jangan hanya menggunakan deskripsi diri yang sama untuk setiap lamaran pekerjaan. Sesuaikan deskripsi dirimu agar sesuai dengan setiap posisi yang kamu lamar. Dengan menunjukkan bahwa kamu telah meluangkan waktu untuk menyesuaikan deskripsi dirimu, kamu akan menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu benar-benar tertarik dengan posisi tersebut.
Minta masukan.
Setelah menulis deskripsi diri, mintalah masukan dari teman, keluarga, atau mentor. Mereka dapat memberikan umpan balik yang berharga dan membantu kamu memperbaiki deskripsi dirimu agar lebih efektif.
Dengan mengikuti tips ini, kamu dapat menulis deskripsi diri yang akan membuat perekrut terkesan dan membantumu mendapatkan pekerjaan impianmu!
Deskripsi Diri
Dalam dunia kerja yang kompetitif ini, membuat deskripsi diri yang menarik di CV sangatlah penting. Deskripsi diri yang baik dapat menjadi pembeda antara kamu yang dipanggil wawancara atau tidak. Di artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang "contoh deskripsi diri dalam cv", memberikan tips dan trik untuk menulis deskripsi diri yang akan membuat perekrut terkesan.
Deskripsi diri yang baik harus singkat, jelas, dan relevan. Fokuslah pada keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang kamu lamar. Gunakan kata-kata yang kuat dan spesifik, serta sertakan angka dan metrik untuk mengukur pencapaianmu. Hindari bahasa yang klise dan pastikan deskripsi dirimu original.
Ingat, deskripsi diri adalah kesempatanmu untuk menunjukkan kepada perekrut siapa dirimu dan mengapa kamu cocok untuk posisi yang kamu lamar. Dengan mengikuti tips di artikel ini, kamu dapat menulis deskripsi diri yang akan membuat perekrut terkesan dan membantumu mendapatkan pekerjaan impianmu!