- Menggunakan format yang formal
- Mencantumkan informasi pribadi yang lengkap
- Menulis tujuan surat yang jelas
- Menjelaskan pengalaman dan kualifikasi yang relevan
- Menunjukkan antusiasme terhadap posisi yang dilamar
- Menggunakan bahasa yang sopan dan profesional
- Membaca kembali surat lamaran kerja sebelum dikirim
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda dapat membuat contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar. Surat lamaran kerja yang baik dapat menjadi langkah awal yang baik untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Contoh Email Lamaran Kerja
Contoh email lamaran kerja sangat penting untuk diperhatikan, karena dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
- Format: Formal dan profesional
- Informasi: Lengkap dan jelas
- Tujuan: Nyatakan dengan jelas posisi yang dilamar
- Pengalaman: Relevan dengan posisi yang dilamar
- Kualifikasi: Sesuai dengan persyaratan posisi
- Antusiasme: Tunjukkan semangat terhadap posisi yang dilamar
- Bahasa: Sopan, profesional, dan mudah dipahami
- Koreksi: Periksa kembali sebelum mengirim
- Tindak lanjut: Ikuti perkembangan lamaran secara berkala
Dengan memperhatikan kesembilan aspek tersebut, Anda dapat membuat contoh email lamaran kerja yang baik dan benar. Surat lamaran kerja yang baik dapat menjadi langkah awal yang baik untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Selain itu, jangan lupa untuk menyesuaikan contoh email lamaran kerja Anda dengan posisi yang dilamar dan perusahaan yang dituju. Dengan melakukan sedikit riset, Anda dapat membuat surat lamaran kerja yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Format
Dalam dunia kerja, kesan pertama sangatlah penting. Hal ini juga berlaku ketika melamar kerja. Salah satu cara untuk memberikan kesan pertama yang baik adalah dengan mengirimkan contoh email lamaran kerja yang formal dan profesional.
-
Penggunaan Bahasa yang Sopan
Dalam email lamaran kerja, sebaiknya gunakan bahasa yang sopan dan formal. Hindari penggunaan bahasa gaul, singkatan, atau kata-kata yang tidak baku. Gunakan kalimat yang jelas dan ringkas, serta hindari kesalahan penulisan.
-
Struktur Email yang Jelas
Email lamaran kerja yang baik memiliki struktur yang jelas. Bagian awal berisi salam pembuka dan perkenalan diri. Bagian tengah berisi tujuan melamar, pengalaman kerja, dan kualifikasi yang relevan. Bagian akhir berisi penutup, ucapan terima kasih, dan harapan untuk dapat segera dihubungi.
-
Tata Letak yang Rapi
Tata letak email lamaran kerja juga harus diperhatikan. Gunakan font yang mudah dibaca, ukuran font yang sesuai, dan spasi yang wajar. Hindari penggunaan warna-warna yang terlalu terang atau mencolok, serta hindari penggunaan gambar atau grafik yang berlebihan.
-
Periksa Kembali Sebelum Mengirim
Sebelum mengirim email lamaran kerja, pastikan untuk memeriksa kembali isinya. Periksa apakah ada kesalahan penulisan, tata bahasa, atau struktur kalimat. Pastikan juga bahwa semua informasi yang dicantumkan sudah benar dan sesuai.
Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, Anda dapat membuat contoh email lamaran kerja yang formal dan profesional. Email lamaran kerja yang baik dapat meningkatkan kesempatan Anda untuk dilirik oleh perusahaan yang Anda tuju.
Informasi
Dalam sebuah contoh email lamaran kerja, informasi yang lengkap dan jelas sangatlah penting. Mengapa? Karena perekrut ingin mengetahui siapa Anda, apa saja kualifikasi Anda, dan mengapa Anda cocok untuk posisi yang dilamar. Oleh karena itu, pastikan untuk menyertakan informasi berikut dalam email lamaran kerja Anda:
- Data Diri: Nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan alamat email Anda.
- Posisi yang Dilamar: Posisi spesifik yang Anda lamar di perusahaan tersebut.
- Pengalaman Kerja: Riwayat pekerjaan Anda yang relevan dengan posisi yang dilamar, termasuk nama perusahaan, jabatan, tugas, dan jangka waktu bekerja.
- Kualifikasi: Pendidikan, sertifikasi, dan keterampilan yang Anda miliki yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Alasan Melamar: Mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan mengapa Anda yakin cocok untuk perusahaan tersebut.
Dengan memberikan informasi yang lengkap dan jelas, Anda dapat membuat contoh email lamaran kerja yang menarik dan membuat perekrut terkesan. Ingat, perekrut biasanya menerima banyak email lamaran kerja, jadi Anda harus memastikan bahwa email Anda menonjol dan mudah dibaca.
Tujuan
Dalam sebuah contoh email lamaran kerja, penting untuk menyatakan secara jelas posisi yang dilamar. Hal ini akan memudahkan perekrut untuk mengetahui posisi apa yang Anda minati dan apakah kualifikasi Anda sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Selain itu, menyatakan posisi yang dilamar dengan jelas juga menunjukkan bahwa Anda serius dan telah meluangkan waktu untuk meneliti perusahaan dan posisi yang tersedia.
Sebagai contoh, jika Anda melamar posisi sebagai "Manajer Pemasaran", maka Anda harus menulis "Saya menulis untuk melamar posisi Manajer Pemasaran yang diiklankan di situs web perusahaan Anda." Dengan menyatakan posisi yang dilamar dengan jelas, Anda akan meningkatkan peluang untuk dilirik oleh perekrut dan dipertimbangkan untuk posisi tersebut.
Selain itu, menyatakan posisi yang dilamar dengan jelas juga akan membantu Anda menyesuaikan isi email lamaran kerja Anda. Anda dapat menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang dilamar, sehingga membuat email lamaran kerja Anda lebih menarik dan meyakinkan.
Sumber: The Balance Careers
Pengalaman
Dalam sebuah contoh surat lamaran kerja, sangat penting untuk mencantumkan pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar. Hal ini dikarenakan pengalaman yang relevan menunjukkan bahwa Anda memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Selain itu, pengalaman yang relevan juga menunjukkan bahwa Anda telah memiliki pengalaman dalam bidang yang sama, sehingga perekrut akan lebih yakin untuk memilih Anda.
-
Jenis Pengalaman yang Relevan
Pengalaman yang relevan tidak selalu harus berupa pengalaman kerja di posisi yang sama persis. Pengalaman di bidang yang terkait atau pengalaman yang menunjukkan keterampilan yang dapat ditransfer juga dapat dianggap relevan. Misalnya, jika Anda melamar posisi sebagai manajer pemasaran, pengalaman dalam penjualan atau manajemen proyek dapat dianggap relevan.
-
Menyoroti Pengalaman yang Relevan
Dalam surat lamaran kerja Anda, pastikan untuk menyoroti pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang dilamar. Anda dapat melakukan ini dengan menggunakan kata kunci yang relevan dalam deskripsi pekerjaan dan dengan memberikan contoh spesifik tentang bagaimana pengalaman Anda telah mempersiapkan Anda untuk posisi tersebut.
-
Menyesuaikan Pengalaman dengan Posisi
Setiap posisi yang Anda lamar mungkin memerlukan pengalaman yang sedikit berbeda, jadi penting untuk menyesuaikan pengalaman Anda dengan setiap posisi yang Anda lamar. Tinjau deskripsi pekerjaan dengan cermat dan identifikasi keterampilan dan pengalaman yang paling penting untuk posisi tersebut, kemudian soroti pengalaman Anda yang paling relevan dalam surat lamaran kerja Anda.
-
Memperoleh Pengalaman yang Relevan
Jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman yang relevan dengan posisi yang Anda lamar, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperolehnya. Anda dapat mengambil kursus, menjadi sukarelawan, atau melakukan magang. Anda juga dapat mencari proyek sampingan atau peluang kerja lepas yang memungkinkan Anda untuk mengembangkan keterampilan yang relevan.
Dengan mencantumkan pengalaman yang relevan dalam contoh surat lamaran kerja Anda, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Jadi, luangkan waktu untuk memikirkan pengalaman Anda dan bagaimana pengalaman tersebut dapat ditransfer ke posisi yang Anda lamar.
Kualifikasi
Dalam sebuah contoh email lamaran kerja, mencantumkan kualifikasi yang sesuai dengan persyaratan posisi sangatlah penting. Mengapa? Karena perekrut ingin mengetahui apakah Anda memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut. Selain itu, kualifikasi yang sesuai juga menunjukkan bahwa Anda telah mempersiapkan diri untuk posisi tersebut dan Anda serius melamarnya.
-
Pendidikan dan Pelatihan
Dalam kualifikasi Anda, pastikan untuk mencantumkan gelar pendidikan dan pelatihan apa pun yang relevan dengan posisi yang dilamar. Jika Anda memiliki sertifikasi atau lisensi profesional, pastikan untuk mencantumkannya juga. Contoh: "Saya memiliki gelar Sarjana Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia dan sertifikasi CompTIA A+."
-
Pengalaman Kerja
Selain pendidikan dan pelatihan, pengalaman kerja yang relevan juga merupakan kualifikasi penting yang harus dicantumkan. Jelaskan secara singkat pengalaman kerja Anda yang relevan dengan posisi yang dilamar, termasuk nama perusahaan, jabatan, dan tanggung jawab Anda. Contoh: "Saya memiliki pengalaman selama 5 tahun sebagai programmer di PT. XYZ, di mana saya bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara aplikasi web."
-
Keterampilan
Keterampilan yang Anda miliki juga merupakan kualifikasi penting yang harus dicantumkan. Pastikan untuk mencantumkan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar, baik keterampilan teknis maupun keterampilan non-teknis. Contoh: "Saya memiliki keterampilan yang kuat dalam bahasa pemrograman Java, Python, dan C++, serta keterampilan komunikasi dan kerja tim yang baik."
-
Penghargaan dan Prestasi
Jika Anda memiliki penghargaan atau prestasi yang relevan dengan posisi yang dilamar, jangan lupa untuk mencantumkannya juga. Penghargaan dan prestasi ini menunjukkan bahwa Anda memiliki kemampuan dan keterampilan yang diakui oleh pihak lain. Contoh: "Saya pernah memenangkan juara pertama dalam kompetisi pemrograman tingkat nasional."
Dengan mencantumkan kualifikasi yang sesuai dengan persyaratan posisi dalam contoh email lamaran kerja Anda, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Jadi, luangkan waktu untuk memikirkan kualifikasi Anda dan bagaimana kualifikasi tersebut dapat ditransfer ke posisi yang Anda lamar.
Antusiasme
Dalam sebuah contoh email lamaran kerja, menunjukkan antusiasme terhadap posisi yang dilamar sangatlah penting. Mengapa? Karena perekrut ingin mengetahui apakah Anda benar-benar tertarik dengan posisi tersebut dan apakah Anda memiliki motivasi yang kuat untuk bekerja di perusahaan tersebut. Antusiasme juga menunjukkan bahwa Anda percaya diri dengan kemampuan Anda dan yakin dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.
Ada beberapa cara untuk menunjukkan antusiasme dalam email lamaran kerja Anda, di antaranya:
- Menyatakan secara jelas mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan perusahaan tersebut.
- Menjelaskan bagaimana keterampilan dan pengalaman Anda sesuai dengan kebutuhan posisi tersebut.
- Menunjukkan bahwa Anda telah melakukan riset tentang perusahaan dan posisi tersebut.
- Menulis dengan nada yang positif dan bersemangat.
Dengan menunjukkan antusiasme dalam email lamaran kerja Anda, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Jadi, luangkan waktu untuk memikirkan alasan Anda melamar posisi tersebut dan bagaimana Anda dapat berkontribusi pada perusahaan. Tunjukkan antusiasme Anda dengan jelas dalam email lamaran kerja Anda, dan Anda akan selangkah lebih dekat untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda.
Sumber: The Balance Careers
Bahasa
Dalam membuat contoh email lamaran kerja, penggunaan bahasa yang sopan, profesional, dan mudah dipahami sangatlah penting. Mengapa? Karena bahasa yang baik mencerminkan citra diri dan perusahaan yang Anda lamar.
Bahasa yang sopan menunjukkan bahwa Anda menghargai perekrut dan perusahaan. Bahasa yang profesional menunjukkan bahwa Anda serius dengan lamaran Anda dan memahami etika bisnis. Sedangkan bahasa yang mudah dipahami menunjukkan bahwa Anda dapat mengomunikasikan pikiran dan ide Anda dengan jelas.
Contoh penggunaan bahasa yang baik dalam email lamaran kerja, antara lain:
- Salam pembuka yang sopan, misalnya "Yang terhormat Bapak/Ibu [Nama Perekrut]"
- Penggunaan kata-kata yang sopan, misalnya "mohon pertimbangannya"
- Penulisan yang jelas dan ringkas, tanpa bertele-tele
- Penggunaan ejaan dan tata bahasa yang benar
Dengan menggunakan bahasa yang baik dalam email lamaran kerja, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk dilirik oleh perekrut dan diundang untuk wawancara. Jadi, pastikan untuk selalu memperhatikan bahasa yang Anda gunakan dalam email lamaran kerja Anda.
Sumber: The Balance Careers
Koreksi
Dalam membuat sebuah contoh email lamaran kerja, sangat penting untuk melakukan koreksi sebelum mengirimkannya. Hal ini dikarenakan email lamaran kerja merupakan representasi diri kita kepada calon perusahaan, sehingga harus dibuat dengan baik dan benar.
Dengan memeriksa kembali email lamaran kerja sebelum mengirim, kita dapat memastikan bahwa tidak ada kesalahan ejaan, tata bahasa, atau struktur kalimat. Kita juga dapat memeriksa apakah semua informasi yang dicantumkan sudah benar dan sesuai. Dengan demikian, kita dapat memberikan kesan yang baik kepada perekrut dan meningkatkan peluang untuk dilirik.
Selain itu, memeriksa kembali email lamaran kerja juga menunjukkan bahwa kita adalah orang yang teliti dan memperhatikan detail. Perekrut akan menghargai hal ini karena menunjukkan bahwa kita serius dengan lamaran kita dan ingin memberikan yang terbaik.
Jadi, selalu ingat untuk memeriksa kembali email lamaran kerja kita sebelum mengirimnya. Dengan melakukan ini, kita dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan.
Sumber: The Balance Careers
Tindak lanjut
Setelah mengirimkan contoh email lamaran kerja, jangan lupa untuk melakukan tindak lanjut secara berkala. Tindak lanjut ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa kamu masih tertarik dengan posisi yang dilamar dan ingin mengetahui perkembangan lamarannya.
-
Cara Melakukan Tindak Lanjut
Tindak lanjut dapat dilakukan melalui email atau telepon. Jika melalui email, pastikan untuk menggunakan bahasa yang sopan dan profesional. Tanyakan secara langsung mengenai perkembangan lamaran kamu dan apakah ada informasi terbaru yang bisa dibagikan.
Waktu yang Tepat untuk Melakukan Tindak LanjutWaktu yang tepat untuk melakukan tindak lanjut adalah sekitar satu minggu setelah mengirimkan email lamaran kerja. Jika belum ada kabar setelah satu minggu, kamu bisa melakukan tindak lanjut lagi sekitar dua minggu setelahnya.
Jangan Terlalu Sering Melakukan Tindak LanjutHindari melakukan tindak lanjut terlalu sering karena dapat mengganggu perekrut. Cukup lakukan tindak lanjut sebanyak satu atau dua kali saja. Jika setelah dua kali tindak lanjut kamu masih belum mendapatkan kabar, mungkin posisi yang dilamar sudah terisi atau kamu tidak memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan.
Tetap Positif dan ProfesionalDalam melakukan tindak lanjut, selalu sikap positif dan profesional. Meskipun kamu belum mendapatkan kabar, jangan menyerah dan teruslah mencari peluang kerja lainnya. Tunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang antusias dan bersemangat untuk mendapatkan pekerjaan.
Dengan melakukan tindak lanjut secara berkala, kamu dapat menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik dengan posisi yang dilamar dan ingin mengetahui perkembangan lamarannya. Hal ini dapat meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Seputar Contoh Email Lamaran Kerja
Ketika ingin melamar pekerjaan, pasti kita ingin memberikan kesan yang baik kepada perusahaan yang kita tuju. Salah satu caranya adalah dengan membuat contoh email lamaran kerja yang kece. Nah, berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar contoh email lamaran kerja:
Pertanyaan 1: Apa saja yang harus diperhatikan saat membuat contoh email lamaran kerja?
Saat membuat contoh email lamaran kerja, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, di antaranya:
- Gunakan bahasa yang sopan dan profesional
- Tulis dengan jelas dan ringkas
- Cantumkan informasi penting secara lengkap
- Periksa kembali email sebelum mengirim
Pertanyaan 2: Apa saja informasi penting yang harus dicantumkan dalam contoh email lamaran kerja?
Informasi penting yang harus dicantumkan dalam contoh email lamaran kerja antara lain:
- Nama lengkap dan data diri
- Posisi yang dilamar
- Pengalaman kerja yang relevan
- Kualifikasi dan keterampilan
- Alasan melamar posisi tersebut
Pertanyaan 3: Bagaimana cara membuat contoh email lamaran kerja yang menarik?
Untuk membuat contoh email lamaran kerja yang menarik, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:
- Tulis dengan gaya bahasa yang formal tapi tetap santai
- Tunjukkan antusiasme terhadap posisi yang dilamar
- Sertakan portofolio atau contoh pekerjaanmu
- Proofread email sebelum mengirim
Pertanyaan 4: Apa saja kesalahan yang harus dihindari saat membuat contoh email lamaran kerja?
Kesalahan yang harus dihindari saat membuat contoh email lamaran kerja antara lain:
- Menggunakan bahasa yang terlalu santai atau tidak profesional
- Menulis email yang terlalu panjang dan bertele-tele
- Melampirkan file yang terlalu besar
- Tidak memeriksa email sebelum mengirim
Pertanyaan 5: Di mana saya bisa mendapatkan contoh email lamaran kerja yang bagus?
Kamu bisa mendapatkan contoh email lamaran kerja yang bagus dari berbagai sumber, seperti:
- Situs web pencarian kerja
- Buku atau artikel tentang melamar kerja
- Mentor atau teman yang berpengalaman dalam melamar kerja
Pertanyaan 6: Apakah ada tips tambahan untuk membuat contoh email lamaran kerja yang sukses?
Selain hal-hal yang sudah disebutkan di atas, berikut adalah beberapa tips tambahan untuk membuat contoh email lamaran kerja yang sukses:
- Riset perusahaan dan posisi yang dilamar
- Sesuaikan email dengan posisi dan perusahaan yang dituju
- Minta bantuan orang lain untuk mereview email sebelum mengirim
Nah, itulah beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar contoh email lamaran kerja. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kamu bisa membuat contoh email lamaran kerja yang kece dan meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan.
Sumber: The Balance Careers
Tips Membuat Contoh Email Lamaran Kerja yang Ciamik
MauLamarKerja.com kasih kamu tips ampuh buat bikin contoh email lamaran kerja yang bakal bikin perusahaan ngelirik kamu. Cus, simak baik-baik!
Tip 1: Salam Pembuka yang Menawan
Buka email kamu dengan sapaan yang sopan dan profesional. Hindari salam yang terlalu santai atau kaku. Misalnya, "Dengan hormat, Bapak/Ibu [Nama Perekrut]" atau "Selamat pagi, Tim [Nama Perusahaan]."
Tip 2: Perkenalkan Diri dengan Jelas
Langsung to the point sebutkan nama lengkap dan posisi yang kamu lamar. Jangan lupa sertakan informasi penting lainnya seperti nomor telepon dan alamat email yang aktif.
Tip 3: Jelaskan Alasan Lamar Kerja
Di bagian ini, ceritakan kenapa kamu tertarik dengan posisi dan perusahaan tersebut. Tunjukkan bahwa kamu sudah riset dan tahu seluk-beluk perusahaan. Hindari alasan klise seperti "Saya butuh pekerjaan" atau "Saya cocok dengan posisi ini."
Tip 4: Tunjukkan Kualifikasi Kamu
Highlight pengalaman kerja dan kualifikasi yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Gunakan kata kunci yang sesuai dan berikan contoh spesifik untuk memperkuat kualifikasi kamu.
Tip 5: Tulis dengan Bahasa yang Baik
Gunakan bahasa formal dan profesional yang mudah dipahami. Hindari penggunaan slang atau singkatan yang tidak umum. Pastikan juga email kamu bebas dari kesalahan ejaan dan tata bahasa.
Tip 6: Tutup dengan Antusias
Akhiri email kamu dengan nada positif dan antusias. Ulangi minat kamu pada posisi tersebut dan ungkapkan keinginan kamu untuk segera dihubungi. Misalnya, "Saya sangat antusias untuk berkontribusi pada perusahaan Anda yang terkemuka."
Tip 7: Jangan Lupa Proofread
Sebelum mengirim email, baca ulang dengan teliti untuk memastikan tidak ada kesalahan. Minta bantuan teman atau keluarga untuk mereview email kamu juga. Kesalahan sekecil apapun bisa mengurangi profesionalisme kamu.
Tip 8: Kirim di Waktu yang Tepat
Hindari mengirim email di luar jam kerja atau pada hari libur. Waktu terbaik untuk mengirim email lamaran kerja adalah antara pukul 09.00-11.00 pagi atau pukul 13.00-15.00 siang.
Dengan mengikuti tips ini, kamu bisa membuat contoh email lamaran kerja yang ciamik dan memikat hati perekrut. Yuk, segera bikin email lamaran kerja kamu dan raih pekerjaan impianmu!
Surat Lamaran Kerja yang Bikin Rekrutmen Tertarik
Ngomongin soal surat lamaran kerja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan biar surat lamaran kita dilirik sama perusahaan impian kita. Pertama, kita harus bikin salam pembuka yang sopan dan jelasin tujuan kita ngelamar. Jangan lupa cantumin pengalaman kerja sama kemampuan kita yang sesuai sama posisi yang dilamar. Selain itu, kita juga harus nulis surat lamaran kita dengan bahasa yang baik, rapi, dan bebas dari kesalahan.
Terakhir, sebelum ngirim surat lamaran kita, jangan lupa dibaca ulang dulu. Kita juga bisa minta bantuan orang lain buat ngereview surat lamaran kita. Dengan begitu, surat lamaran kita pasti makin kece dan bikin perusahaan langsung pengen ngundang kita buat interview. Yuk, semangat bikin surat lamaran kerja yang bikin rekrutmen terkesima!