- The book was read by me.
- The car was driven by my father.
- The house was built by a famous architect.
Kalimat pasif bahasa Inggris sering digunakan untuk menekankan objek atau penerima tindakan. Kalimat pasif juga dapat digunakan untuk menghindari menyebutkan pelaku tindakan, atau ketika pelaku tindakan tidak diketahui.
Selain itu, kalimat pasif bahasa Inggris juga dapat digunakan untuk:
- Menyatakan kejadian yang terjadi di masa lalu.
- Menyatakan fakta atau kebenaran umum.
- Menghindari penggunaan kata ganti orang pertama (I, you, we, they).
Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris
Kalimat pasif bahasa Inggris memiliki peran penting dalam komunikasi, terutama untuk menekankan objek atau penerima tindakan. Berikut adalah 9 aspek penting dalam memahami kalimat pasif bahasa Inggris:
- Subjek dikenai tindakan
- Menggunakan kata kerja "to be"
- Menekankan objek/penerima
- Menghindari pelaku tindakan
- Menyatakan kejadian masa lalu
- Menyatakan fakta umum
- Menggunakan kata ganti orang ketiga
- Terdapat past participle
- Dapat digunakan dalam berbagai konteks
Dengan memahami aspek-aspek ini, kita dapat menggunakan kalimat pasif bahasa Inggris secara efektif dalam komunikasi tertulis dan lisan. Kalimat pasif dapat menambah variasi dan kejelasan dalam penyampaian pesan, serta membantu kita menghindari penggunaan bahasa yang terlalu aktif atau langsung.
Contohnya, kalimat "The book was read by me" lebih menekankan pada fakta bahwa buku tersebut telah dibaca, daripada siapa yang membacanya. Kalimat ini juga dapat digunakan untuk menghindari menyebutkan pelaku tindakan, seperti dalam kalimat "The window was broken" (tidak disebutkan siapa yang memecahkan jendela).
Subjek Dikenai Tindakan
Dalam contoh kalimat pasif bahasa Inggris, subjek selalu dikenai tindakan. Artinya, subjek menerima atau mengalami tindakan yang dilakukan oleh pihak lain (yang mungkin tidak disebutkan). Posisi subjek pasif ini sangat penting karena menunjukkan bahwa fokus kalimat adalah pada tindakan yang diterima, bukan pada pihak yang melakukan tindakan.
Contohnya, pada kalimat "The book was read by me", subjek "the book" dikenai tindakan "dibaca". Kita dapat melihat bahwa subjek tidak melakukan tindakan, melainkan menerima tindakan yang dilakukan oleh pihak lain (yaitu "me").
Dengan memahami konsep subjek dikenai tindakan, kita dapat membentuk kalimat pasif dengan benar. Kita juga dapat lebih memahami makna dan nuansa kalimat pasif, yang sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti berita, laporan ilmiah, dan penulisan akademis.
Jadi, ingatlah selalu bahwa dalam contoh kalimat pasif bahasa Inggris, subjeknya selalu dikenai tindakan. Ini adalah kunci untuk memahami dan menggunakan kalimat pasif secara efektif.
Sumber: EF English First
Menggunakan Kata Kerja "to be"
Dalam contoh kalimat pasif bahasa Inggris, kata kerja "to be" memainkan peran yang sangat penting. Kata kerja ini menghubungkan subjek dengan past participle dari kata kerja utama, membentuk struktur pasif kalimat.
-
Kata Kerja Utama
Kata kerja "to be" yang digunakan dalam kalimat pasif adalah bentuk present tense (am, is, are) untuk subjek tunggal dan bentuk past tense (was, were) untuk subjek jamak. Kata kerja ini menunjukkan waktu terjadinya tindakan pasif.
-
Past Participle
Past participle adalah bentuk kata kerja yang digunakan setelah kata kerja "to be" dalam kalimat pasif. Past participle dibentuk dengan menambahkan akhiran -ed, -d, atau -en pada kata kerja beraturan, dan bentuk tidak beraturan untuk kata kerja tidak beraturan.
-
Contoh Kalimat
Berikut adalah beberapa contoh kalimat pasif bahasa Inggris yang menggunakan kata kerja "to be":
- The book is read by me.
- The car was driven by my father.
- The house was built by a famous architect.
-
Fungsi Kalimat Pasif
Kalimat pasif bahasa Inggris sering digunakan untuk menekankan objek atau penerima tindakan, menghindari menyebutkan pelaku tindakan, atau menyatakan kejadian yang terjadi di masa lalu.
Dengan memahami bagaimana kata kerja "to be" digunakan dalam contoh kalimat pasif bahasa Inggris, kita dapat membentuk kalimat pasif dengan benar dan menggunakannya secara efektif dalam komunikasi.
Menekankan Objek/Penerima
Dalam contoh kalimat pasif bahasa Inggris, salah satu fungsi utamanya adalah untuk menekankan objek atau penerima tindakan. Hal ini berbeda dengan kalimat aktif yang lebih menekankan pelaku tindakan.
Dengan menggunakan kalimat pasif, kita dapat menggeser fokus dari pelaku tindakan ke objek yang dikenai tindakan. Hal ini sangat berguna dalam situasi di mana kita ingin memberikan penekanan khusus pada objek atau penerima tindakan, atau ketika pelaku tindakan tidak penting atau tidak diketahui.
Contohnya, kalimat "The book was read by me" lebih menekankan pada fakta bahwa buku tersebut telah dibaca, daripada siapa yang membacanya. Kalimat ini dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa buku tersebut telah selesai dibaca, tanpa harus menyebutkan siapa yang membacanya.
Selain itu, kalimat pasif juga dapat digunakan untuk menghindari penggunaan kata ganti orang pertama (I, you, we, they) yang dapat membuat kalimat menjadi terlalu langsung atau subjektif.
Jadi, memahami bagaimana contoh kalimat pasif bahasa Inggris dapat digunakan untuk menekankan objek/penerima sangat penting untuk komunikasi yang efektif. Dengan menggunakan kalimat pasif, kita dapat menggeser fokus kalimat, menghindari penggunaan kata ganti orang pertama, dan memberikan penekanan khusus pada objek atau penerima tindakan.
Sumber: EF English First
Menghindari Pelaku Tindakan
Dalam contoh kalimat pasif bahasa Inggris, kita dapat menghindari menyebutkan pelaku tindakan. Hal ini sangat berguna dalam situasi di mana kita tidak mengetahui atau tidak ingin menyebutkan siapa yang melakukan tindakan tersebut. Contohnya, kalimat "The window was broken" tidak menyebutkan siapa yang memecahkan jendela. Kalimat ini hanya menyatakan fakta bahwa jendela tersebut dalam keadaan rusak.
Selain itu, kalimat pasif juga dapat digunakan untuk mengalihkan fokus dari pelaku tindakan ke tindakan itu sendiri atau objek yang dikenai tindakan. Hal ini dapat membuat kalimat menjadi lebih objektif dan tidak memihak. Misalnya, kalimat "The report was written by a team of experts" lebih menekankan pada kualitas laporan daripada siapa yang menulisnya.
Dengan memahami bagaimana contoh kalimat pasif bahasa Inggris dapat digunakan untuk menghindari pelaku tindakan, kita dapat berkomunikasi secara lebih efektif dan jelas. Kita dapat memilih untuk menekankan objek atau tindakan itu sendiri, daripada menyebutkan pelaku tindakan, yang terkadang tidak penting atau tidak diketahui.
Sumber: EF English First
Menyatakan Kejadian Masa Lalu
Dalam contoh kalimat pasif bahasa Inggris, kita dapat menyatakan kejadian yang terjadi di masa lalu. Hal ini sangat berguna untuk menceritakan peristiwa atau kejadian yang telah terjadi, tanpa harus menyebutkan siapa yang melakukannya.
Untuk membentuk kalimat pasif yang menyatakan kejadian masa lalu, kita menggunakan bentuk past tense dari kata kerja "to be" (was atau were) diikuti oleh past participle dari kata kerja utama.
Contohnya, kalimat "The book was read by me" menyatakan bahwa buku tersebut telah dibaca oleh seseorang (tidak disebutkan siapa) di masa lalu.
Kalimat pasif yang menyatakan kejadian masa lalu sering digunakan dalam situasi seperti:
- Menceritakan peristiwa sejarah
- Menjelaskan proses atau prosedur yang telah terjadi
- Melaporkan berita atau kejadian yang sudah lewat
Dengan memahami bagaimana contoh kalimat pasif bahasa Inggris dapat digunakan untuk menyatakan kejadian masa lalu, kita dapat berkomunikasi secara lebih efektif dan jelas. Kita dapat menceritakan peristiwa atau kejadian yang telah terjadi, tanpa harus menyebutkan pelaku tindakan atau menggunakan bentuk lampau yang rumit.
Sumber: EF English First
Menyatakan fakta umum
Dalam "contoh kalimat pasif bahasa inggris", kalimat pasif juga dapat digunakan untuk menyatakan fakta atau kebenaran umum. Dengan menggunakan kalimat pasif, kita dapat mengungkapkan informasi yang berlaku untuk semua orang atau situasi, tanpa harus menyebutkan pelaku tindakan atau subjek tertentu.
-
Menyatakan Hukum Alam
Kalimat pasif dapat digunakan untuk menyatakan hukum alam atau prinsip ilmiah yang berlaku umum. Misalnya, "Air is heated by the sun" (Air dipanaskan oleh matahari) atau "The earth revolves around the sun" (Bumi berputar mengelilingi matahari).
-
Menyatakan Petunjuk atau Instruksi
Kalimat pasif juga dapat digunakan untuk memberikan petunjuk atau instruksi umum. Misalnya, "The car should be parked in the garage" (Mobil harus diparkir di garasi) atau "The instructions must be followed carefully" (Instruksi harus diikuti dengan hati-hati).
-
Menyatakan Kebiasaan atau Tradisi
Kalimat pasif dapat digunakan untuk menyatakan kebiasaan atau tradisi yang dilakukan oleh masyarakat atau kelompok tertentu. Misalnya, "Tea is drunk in the afternoon in England" (Teh diminum pada sore hari di Inggris) atau "Kimono is worn by Japanese people" (Kimono dikenakan oleh orang Jepang).
-
Menyatakan Fakta Ilmiah
Kalimat pasif juga dapat digunakan untuk menyatakan fakta ilmiah yang telah diterima secara luas. Misalnya, "The speed of light is 300,000 kilometers per second" (Kecepatan cahaya adalah 300.000 kilometer per detik) atau "Electrons are negatively charged" (Elektron bermuatan negatif).
Dengan memahami bagaimana "contoh kalimat pasif bahasa inggris" dapat digunakan untuk menyatakan fakta umum, kita dapat berkomunikasi secara lebih efektif dan jelas. Kita dapat mengungkapkan informasi yang berlaku untuk semua orang atau situasi, tanpa harus menyebutkan pelaku tindakan atau subjek tertentu.
Menggunakan Kata Ganti Orang Ketiga
Dalam "contoh kalimat pasif bahasa inggris", penggunaan kata ganti orang ketiga sangat erat kaitannya. Kata ganti orang ketiga digunakan untuk merujuk pada subjek (orang atau benda) yang dikenai tindakan dalam kalimat pasif.
Kata ganti orang ketiga yang umum digunakan dalam kalimat pasif bahasa Inggris adalah he, she, it, they, them, his, her, its, their, dan theirs. Pemilihan kata ganti orang ketiga tergantung pada jenis kelamin dan jumlah subjek.
Contohnya, dalam kalimat "The book was read by me", kata ganti orang ketiga "me" digunakan untuk merujuk pada subjek "I" yang dikenai tindakan "dibaca".
Penggunaan kata ganti orang ketiga dalam kalimat pasif bahasa Inggris sangat penting karena menunjukkan bahwa subjek dikenai tindakan, bukan melakukan tindakan. Hal ini sesuai dengan struktur kalimat pasif yang terbentuk dari kata kerja "to be" diikuti oleh past participle.
Dengan memahami hubungan antara "Menggunakan kata ganti orang ketiga" dan "contoh kalimat pasif bahasa inggris", kita dapat membentuk kalimat pasif dengan benar dan menggunakannya secara efektif dalam komunikasi.
Sumber: EF English First
Terdapat past participle
Dalam "contoh kalimat pasif bahasa inggris", terdapat past participle sebagai komponen penting. Past participle merupakan bentuk kata kerja yang menunjukkan bahwa suatu tindakan telah terjadi atau diselesaikan. Dalam kalimat pasif, past participle selalu mengikuti kata kerja bantu "to be" (am, is, are, was, were).
Contohnya, dalam kalimat "The book was read by me", kata "read" merupakan past participle dari kata kerja "read". Past participle ini menunjukkan bahwa tindakan "membaca" telah terjadi dan subjek "the book" dikenai tindakan tersebut.
Penggunaan past participle dalam kalimat pasif bahasa Inggris sangat penting karena menunjukkan bahwa subjek kalimat menerima atau mengalami tindakan, bukan melakukan tindakan. Past participle membantu kita membentuk kalimat pasif dengan benar dan menyampaikan makna yang jelas.
Dengan memahami hubungan antara "Terdapat past participle" dan "contoh kalimat pasif bahasa inggris", kita dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita dan berkomunikasi secara lebih efektif.
Sumber: EF English First
Dapat digunakan dalam berbagai konteks
Dalam dunia bahasa Inggris, kalimat pasif atau "passive voice" memiliki peran penting dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Kemampuannya untuk mengubah fokus kalimat, menekankan objek, dan menghindari menyebutkan pelaku tindakan menjadikannya pilihan yang fleksibel dan efektif dalam komunikasi.
-
Komunikasi Formal
Kalimat pasif banyak digunakan dalam penulisan formal, seperti laporan, makalah akademis, dan berita. Penggunaannya memberikan kesan objektif, tidak memihak, dan menekankan fakta daripada opini. -
Penekanan pada Objek
Dengan mengubah kalimat aktif menjadi pasif, kita dapat mengalihkan fokus dari pelaku tindakan ke objek yang dikenai tindakan. Hal ini sangat berguna ketika kita ingin memberikan penekanan khusus pada objek atau hasilnya. -
Menghindari Pelaku Tindakan
Terkadang, kita tidak mengetahui atau tidak ingin menyebutkan pelaku tindakan. Dalam situasi seperti ini, kalimat pasif memungkinkan kita untuk menyampaikan informasi tanpa harus menyebutkan siapa yang bertanggung jawab. -
Menyatakan Fakta Umum
Kalimat pasif juga dapat digunakan untuk menyatakan fakta umum atau kebenaran universal. Bentuk ini sering ditemukan dalam peribahasa, hukum alam, dan prinsip ilmiah.
Kemampuan untuk digunakan dalam berbagai konteks membuat kalimat pasif menjadi alat yang ampuh dalam komunikasi bahasa Inggris. Dengan memahami penggunaannya secara efektif, kita dapat menyampaikan informasi secara jelas, objektif, dan sesuai dengan tujuan kita.
Pertanyaan Umum tentang Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang mungkin muncul ketika mempelajari contoh kalimat pasif bahasa Inggris:
Pertanyaan 1: Apa itu kalimat pasif?
Jawaban: Kalimat pasif adalah struktur kalimat di mana subjeknya dikenai tindakan, bukan melakukan tindakan. Subjek kalimat pasif biasanya mengikuti kata kerja "to be" (diikuti oleh past participle dari kata kerja utama).
Pertanyaan 2: Kapan kalimat pasif digunakan?
Jawaban: Kalimat pasif digunakan untuk menekankan objek atau penerima tindakan, menghindari menyebutkan pelaku tindakan, atau menyatakan kejadian yang terjadi di masa lalu.
Pertanyaan 3: Bagaimana cara membentuk kalimat pasif?
Jawaban: Untuk membentuk kalimat pasif, kita menggunakan kata kerja "to be" (am, is, are, was, were) diikuti oleh past participle dari kata kerja utama.
Pertanyaan 4: Apa saja contoh kalimat pasif?
Jawaban: Contoh kalimat pasif antara lain: "The book was read by me," "The car was driven by my father," dan "The house was built by a famous architect."
Pertanyaan 5: Apa perbedaan antara kalimat aktif dan pasif?
Jawaban: Kalimat aktif menekankan pelaku tindakan, sedangkan kalimat pasif menekankan objek atau penerima tindakan.
Pertanyaan 6: Kenapa kalimat pasif penting dalam bahasa Inggris?
Jawaban: Kalimat pasif penting dalam bahasa Inggris karena memberikan fleksibilitas untuk mengubah fokus kalimat, menekankan objek, dan menghindari menyebutkan pelaku tindakan.
Dengan memahami pertanyaan umum ini, kita dapat lebih memahami tentang contoh kalimat pasif bahasa Inggris dan penggunaannya yang tepat.
Sumber: EF English First
Tips Menggunakan Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris
Contoh kalimat pasif bahasa Inggris adalah cara yang efektif untuk menyampaikan informasi dengan jelas dan ringkas. Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakannya secara efektif:
Tip 1: Gunakan kalimat pasif untuk menekankan objek atau hasil tindakan.
Kalimat pasif mengalihkan perhatian dari pelaku tindakan ke objek yang dikenai tindakan. Hal ini sangat berguna ketika kamu ingin memberikan penekanan khusus pada objek atau hasil tindakan, seperti dalam kalimat "The award was won by the young scientist."
Tip 2: Gunakan kalimat pasif untuk menghindari menyebutkan pelaku tindakan.
Terkadang, kamu mungkin tidak mengetahui atau tidak ingin menyebutkan pelaku tindakan. Dalam situasi seperti ini, kalimat pasif memungkinkan kamu untuk menyampaikan informasi tanpa harus menyebutkan siapa yang bertanggung jawab, seperti dalam kalimat "The window was broken."
Tip 3: Gunakan kalimat pasif untuk menyatakan fakta umum.
Kalimat pasif dapat digunakan untuk menyatakan fakta umum atau kebenaran universal. Bentuk ini sering ditemukan dalam peribahasa, hukum alam, dan prinsip ilmiah, seperti dalam kalimat "The earth is round."
Tip 4: Perhatikan kata kerja bantu dan past participle.
Saat membentuk kalimat pasif, pastikan untuk menggunakan kata kerja bantu "to be" yang sesuai (am, is, are, was, were) dan past participle dari kata kerja utama. Ingatlah bahwa past participle sering kali dibentuk dengan menambahkan akhiran -ed, -d, atau -en.
Tip 5: Latih secara teratur.
Kunci untuk menguasai penggunaan kalimat pasif adalah dengan berlatih secara teratur. Cobalah membentuk kalimat pasif dalam percakapan sehari-hari atau saat menulis. Semakin sering kamu berlatih, semakin mahir kamu menggunakannya dengan efektif.
Dengan mengikuti tips ini, kamu dapat menggunakan contoh kalimat pasif bahasa Inggris dengan percaya diri untuk menyampaikan informasi secara jelas, ringkas, dan efektif.
Contoh Kalimat Pasif Bahasa Inggris
Dalam dunia bahasa Inggris, kalimat pasif memegang peranan penting. Dengan menyusun kalimat secara pasif, kita dapat menggeser fokus dari pelaku tindakan ke objek yang dikenai tindakan. Hal ini sangat berguna ketika kita ingin menekankan hasil suatu tindakan atau menghindari penyebutan pelaku tindakan. Namun, penggunaan kalimat pasif harus dilakukan secara tepat dan sesuai konteks agar pesan yang disampaikan jelas dan efektif bagi penuturnya.
Beberapa contoh kalimat pasif yang sering digunakan antara lain "The book was read by me," "The car was driven by my father," dan "The house was built by a famous architect." Untuk membentuk kalimat pasif, kita menggunakan kata kerja "to be" (am, is, are, was, were) yang diikuti oleh past participle dari kata kerja utama. Past participle biasanya dibentuk dengan menambahkan akhiran -ed, -d, atau -en pada kata kerja beraturan, dan bentuk tidak beraturan untuk kata kerja tidak beraturan.
Dalam berkomunikasi, kalimat pasif memiliki beberapa keunggulan. Pertama, kalimat pasif dapat membantu kita untuk menekankan objek atau hasil tindakan. Kedua, kalimat pasif dapat digunakan untuk menghindari penyebutan pelaku tindakan, sehingga cocok digunakan ketika kita tidak mengetahui atau tidak ingin menyebutkan pelaku tindakan. Ketiga, kalimat pasif dapat digunakan untuk menyatakan fakta umum atau kebenaran universal, seperti dalam peribahasa atau prinsip ilmiah.