This page looks best with JavaScript enabled

Temukan Rahasia Tersembunyi di balik Label Makanan

 ·  ☕ 15 min read

Berikut ini adalah beberapa topik utama yang akan dibahas dalam artikel ini:

  • Pentingnya label makanan
  • Manfaat label makanan
  • Sejarah label makanan
  • Jenis-jenis label makanan
  • Cara membaca label makanan
  • Contoh label makanan
  • Peraturan tentang label makanan
  • Tren terbaru dalam pelabelan makanan

Contoh Label Makanan

Contoh label makanan sangat penting untuk memberikan informasi yang jelas dan akurat tentang makanan yang kita konsumsi. Berikut adalah 10 aspek penting yang harus diperhatikan dalam contoh label makanan:

  • Nama produk
  • Daftar bahan
  • Berat bersih
  • Tanggal kedaluwarsa
  • Informasi nutrisi
  • Petunjuk penyimpanan
  • Informasi alergi
  • Produsen
  • Barcode
  • Sertifikasi

Dengan memahami aspek-aspek penting ini, kita dapat membuat pilihan makanan yang lebih tepat dan sehat. Misalnya, kita dapat memilih makanan dengan daftar bahan yang lebih sedikit dan lebih alami, serta menghindari makanan dengan kadar gula atau garam yang tinggi. Selain itu, contoh label makanan juga dapat membantu kita mengidentifikasi makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita alergi tertentu.

Pemerintah juga memiliki peran penting dalam mengatur pelabelan makanan. Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bertugas mengawasi dan memastikan bahwa semua contoh label makanan yang beredar di pasaran telah memenuhi peraturan yang berlaku. Hal ini untuk melindungi konsumen dari informasi yang menyesatkan atau berbahaya.

Nama Produk

Nama Produk, Contoh Cv

Nama produk adalah salah satu bagian terpenting dari contoh label makanan. Nama produk memberikan informasi tentang jenis makanan yang dikemas, dan dapat membantu konsumen membuat keputusan pembelian. Misalnya, nama produk "Sereal Gandum" memberikan informasi bahwa produk tersebut adalah sereal yang terbuat dari gandum. Nama produk juga dapat digunakan untuk membedakan antara produk yang berbeda dari produsen yang sama. Misalnya, perusahaan yang sama dapat memproduksi "Sereal Gandum Original" dan "Sereal Gandum dengan Madu dan Kacang".

  • Kejujuran dan Akurasi: Nama produk harus jujur dan akurat, sehingga konsumen dapat membuat keputusan pembelian yang tepat. Misalnya, produk yang diberi nama "Jus Apel" harus benar-benar mengandung jus apel, dan tidak boleh mengandung bahan lain seperti gula atau pewarna.
  • Daya Tarik Pemasaran: Nama produk juga dapat digunakan sebagai alat pemasaran untuk menarik konsumen. Nama produk yang menarik dan mudah diingat dapat membantu produk menonjol di rak dan menarik perhatian konsumen. Misalnya, nama produk "Cokelat Surgawi" dapat menarik konsumen yang mencari cokelat yang lezat dan memanjakan lidah.
  • Peraturan Pemerintah: Di banyak negara, terdapat peraturan pemerintah yang mengatur penamaan produk makanan. Peraturan ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari informasi yang menyesatkan atau berbahaya. Misalnya, di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memiliki peraturan yang mengatur penamaan produk makanan, termasuk penggunaan klaim kesehatan dan nutrisi.
  • Tren Terbaru: Tren terbaru dalam penamaan produk makanan adalah penggunaan nama yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Hal ini karena konsumen semakin mencari produk yang transparan dan jujur. Misalnya, alih-alih menggunakan nama produk "Sereal Gandum dengan Madu dan Kacang", produsen mungkin menggunakan nama produk yang lebih sederhana seperti "Sereal Gandum dengan Tambahan Madu dan Kacang".

Dengan memahami pentingnya nama produk dalam contoh label makanan, konsumen dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat dan sehat. Nama produk dapat memberikan informasi tentang jenis makanan yang dikemas, kejujuran dan akurasi bahan, daya tarik pemasaran, peraturan pemerintah, dan tren terbaru dalam industri makanan.

Daftar Bahan

Daftar Bahan, Contoh Cv

Daftar bahan adalah bagian penting dari contoh label makanan yang memberikan informasi tentang bahan-bahan yang digunakan untuk membuat produk tersebut. Daftar bahan biasanya terletak di bagian belakang kemasan dan mencantumkan semua bahan dalam urutan menurun berdasarkan beratnya. Informasi ini sangat penting bagi konsumen yang ingin mengetahui apa yang mereka makan dan menghindari bahan-bahan tertentu karena alergi atau preferensi.

  • Transparansi dan Kejujuran: Daftar bahan memberikan transparansi dan kejujuran kepada konsumen tentang apa yang terkandung dalam makanan yang mereka beli. Dengan membaca daftar bahan, konsumen dapat mengetahui bahan utama, bahan tambahan, dan bahan pengawet yang digunakan.
  • Mengelola Alergi dan Preferensi: Daftar bahan sangat penting bagi konsumen dengan alergi atau preferensi makanan tertentu. Dengan mengetahui bahan-bahan yang digunakan, konsumen dapat menghindari makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau tidak sesuai dengan preferensi mereka, seperti makanan yang mengandung gluten, kacang-kacangan, atau bahan hewani.
  • Membuat Pilihan Sehat: Daftar bahan dapat membantu konsumen membuat pilihan makanan yang lebih sehat. Dengan membaca daftar bahan, konsumen dapat membandingkan kadar gula, garam, dan lemak dalam produk yang berbeda dan memilih produk yang lebih sesuai dengan tujuan kesehatan mereka.
  • Regulasi Pemerintah: Di banyak negara, terdapat regulasi pemerintah yang mengatur pencantuman daftar bahan pada contoh label makanan. Regulasi ini bertujuan untuk melindungi konsumen dari informasi yang menyesatkan atau berbahaya. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia, misalnya, memiliki peraturan yang mewajibkan produsen makanan untuk mencantumkan daftar bahan pada label kemasan.

Dengan memahami pentingnya daftar bahan dalam contoh label makanan, konsumen dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat dan sehat. Daftar bahan memberikan informasi tentang transparansi dan kejujuran, manajemen alergi dan preferensi, pembuatan pilihan sehat, dan regulasi pemerintah.

Berat Bersih

Berat Bersih, Contoh Cv

Berat bersih adalah informasi penting yang harus dicantumkan pada contoh label makanan. Berat bersih menunjukkan bobot produk makanan tanpa menyertakan berat kemasannya. Informasi ini sangat penting bagi konsumen untuk mengetahui jumlah sebenarnya dari makanan yang mereka beli.

Ada beberapa alasan mengapa berat bersih penting dalam contoh label makanan. Pertama, berat bersih membantu konsumen membandingkan harga produk makanan yang berbeda. Dengan mengetahui berat bersih, konsumen dapat menghitung harga per kilogram atau per ons dan memilih produk yang menawarkan nilai terbaik untuk uang mereka. Kedua, berat bersih membantu konsumen mengontrol porsi makan mereka. Dengan mengetahui berat bersih, konsumen dapat menimbang porsi makanan mereka dan memastikan bahwa mereka mengonsumsi jumlah yang sesuai dengan kebutuhan kalori mereka.

Contohnya, jika sebuah kemasan makanan ringan menyatakan berat bersih 100 gram, maka konsumen tahu bahwa mereka membeli 100 gram makanan ringan tanpa kemasannya. Informasi ini dapat membantu konsumen membandingkan harga dengan produk makanan ringan lain yang memiliki berat bersih berbeda dan membuat pilihan yang tepat berdasarkan kebutuhan dan anggaran mereka.

Dengan memahami pentingnya berat bersih dalam contoh label makanan, konsumen dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat dan mengontrol porsi makan mereka dengan lebih baik.

Sumber: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pencantuman Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan

Tanggal Kedaluwarsa

Tanggal Kedaluwarsa, Contoh Cv

Tanggal kedaluwarsa adalah salah satu informasi penting yang harus dicantumkan pada contoh label makanan. Tanggal ini menunjukkan batas waktu makanan tersebut layak dikonsumsi.

  • Keamanan Pangan: Tanggal kedaluwarsa membantu memastikan keamanan pangan dengan memberikan informasi kepada konsumen tentang kapan makanan tersebut tidak lagi aman dikonsumsi. Makanan yang dikonsumsi setelah tanggal kedaluwarsanya dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan.
  • Kualitas Makanan: Tanggal kedaluwarsa juga menunjukkan kapan kualitas makanan mulai menurun. Meskipun makanan mungkin masih aman dikonsumsi setelah tanggal kedaluwarsanya, kualitasnya mungkin tidak sebaik saat masih segar.
  • Pengurangan Limbah Makanan: Tanggal kedaluwarsa membantu konsumen mengelola persediaan makanan mereka dengan lebih baik dan mengurangi limbah makanan. Dengan mengetahui kapan makanan akan kedaluwarsa, konsumen dapat merencanakan konsumsi makanan mereka dan menghindari pembelian berlebihan.
  • Kepatuhan Peraturan: Di banyak negara, terdapat peraturan yang mewajibkan produsen makanan untuk mencantumkan tanggal kedaluwarsa pada label makanan. Peraturan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan konsumen.

Dengan memahami pentingnya tanggal kedaluwarsa dalam contoh label makanan, konsumen dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat dan memastikan keamanan pangan untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka.

Informasi Nutrisi

Informasi Nutrisi, Contoh Cv

Informasi nutrisi adalah bagian penting dari contoh label makanan karena menyediakan informasi tentang kandungan gizi makanan tersebut. Informasi ini dapat membantu konsumen membuat pilihan makanan yang sehat dan memenuhi kebutuhan gizi mereka.

  • Kandungan Makronutrien: Informasi nutrisi biasanya mencantumkan kandungan makronutrien, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Makronutrien ini memberikan energi dan merupakan bagian penting dari pola makan sehat.
  • Kandungan Mikronutrien: Selain makronutrien, informasi nutrisi juga dapat mencantumkan kandungan mikronutrien, seperti vitamin dan mineral. Mikronutrien diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.
  • Ukuran Porsi: Informasi nutrisi biasanya mencantumkan ukuran porsi yang digunakan untuk menghitung kandungan gizi. Konsumen harus memperhatikan ukuran porsi saat membandingkan kandungan gizi makanan yang berbeda.
  • Persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG): Informasi nutrisi juga dapat mencantumkan persentase AKG untuk setiap nutrisi. AKG adalah jumlah nutrisi yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap hari. Persentase AKG menunjukkan berapa banyak nutrisi yang disediakan oleh satu porsi makanan.

Dengan memahami informasi nutrisi pada contoh label makanan, konsumen dapat membuat pilihan makanan yang lebih sehat dan memenuhi kebutuhan gizi mereka. Informasi nutrisi dapat membantu konsumen membandingkan kandungan gizi makanan yang berbeda, mengelola asupan kalori, dan menghindari kekurangan atau kelebihan nutrisi tertentu.

Petunjuk Penyimpanan

Petunjuk Penyimpanan, Contoh Cv

Petunjuk penyimpanan adalah bagian penting dari contoh label makanan karena memberikan panduan tentang cara menyimpan makanan dengan benar agar tetap aman dan berkualitas baik. Petunjuk penyimpanan biasanya mencakup informasi tentang suhu penyimpanan, kelembapan, dan paparan cahaya.

Memahami petunjuk penyimpanan sangat penting untuk menjaga keamanan dan kualitas makanan. Makanan yang tidak disimpan dengan benar dapat rusak atau terkontaminasi bakteri, yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan. Misalnya, daging mentah harus disimpan pada suhu dingin untuk mencegah pertumbuhan bakteri, sedangkan makanan kering seperti sereal dapat disimpan pada suhu kamar dalam wadah kedap udara untuk menjaga kerenyahannya.

Selain memastikan keamanan pangan, petunjuk penyimpanan juga membantu mempertahankan kualitas makanan. Makanan yang disimpan dengan benar akan mempertahankan rasa, tekstur, dan nilai gizinya lebih lama. Misalnya, buah-buahan dan sayuran harus disimpan pada suhu dan kelembapan yang optimal untuk mencegah pembusukan dan mempertahankan kesegarannya.

Dengan memahami petunjuk penyimpanan pada contoh label makanan, konsumen dapat menyimpan makanan mereka dengan benar, memastikan keamanan pangan, dan mempertahankan kualitas makanan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Sumber: U.S. Food and Drug Administration: Food Safety

Informasi Alergi

Informasi Alergi, Contoh Cv

Informasi alergi pada contoh label makanan sangat penting untuk membantu konsumen mengidentifikasi makanan yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Alergi makanan adalah reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap protein tertentu dalam makanan. Reaksi alergi dapat berkisar dari ringan, seperti gatal-gatal dan kemerahan, hingga parah, seperti anafilaksis yang mengancam jiwa.

Mencantumkan informasi alergi pada contoh label makanan sangat penting karena memungkinkan konsumen untuk membuat pilihan makanan yang aman. Konsumen yang memiliki alergi makanan dapat dengan mudah mengidentifikasi makanan yang harus mereka hindari dengan membaca daftar bahan dan informasi alergi pada label. Misalnya, jika seseorang alergi terhadap kacang, mereka dapat memeriksa label makanan untuk memastikan bahwa makanan tersebut tidak mengandung kacang atau bahan turunan kacang.

Informasi alergi pada contoh label makanan juga penting untuk melindungi kesehatan masyarakat. Dengan memberikan informasi yang jelas dan akurat tentang alergen potensial, produsen makanan dapat membantu mencegah reaksi alergi yang tidak diinginkan. Selain itu, informasi alergi dapat membantu penegak hukum mengidentifikasi makanan yang menyebabkan wabah penyakit bawaan makanan.

Penting bagi konsumen untuk memahami informasi alergi pada contoh label makanan dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk menghindari reaksi alergi. Dengan membaca label makanan dengan cermat dan menghindari makanan yang mengandung alergen yang diketahui, konsumen dapat melindungi diri mereka sendiri dan orang yang mereka cintai dari bahaya reaksi alergi.

Sumber: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pencantuman Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan

Produsen

Produsen, Contoh Cv

Dalam dunia kuliner, produsen memegang peranan penting dalam menentukan kualitas dan keamanan makanan yang kita konsumsi. Dalam konteks contoh label makanan, informasi produsen memberikan beberapa manfaat penting.

  • Identifikasi dan Kepercayaan: Nama dan alamat produsen pada label makanan membantu konsumen mengidentifikasi sumber produk dan membangun kepercayaan. Dengan mengetahui siapa yang memproduksi makanan, konsumen dapat mencari informasi tambahan tentang praktik dan standar produksi mereka.
  • Tanggung Jawab dan Akuntabilitas: Informasi produsen juga memberikan akuntabilitas. Jika konsumen memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang produk makanan, mereka dapat menghubungi produsen secara langsung untuk mendapatkan klarifikasi atau solusi.
  • Inovasi dan Keunggulan: Produsen terkemuka sering kali berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk menciptakan produk makanan yang inovatif dan unggul. Informasi produsen pada label dapat membantu konsumen mengidentifikasi produk dari produsen yang dikenal akan kualitas dan keunggulannya.
  • Dukungan Konsumen: Beberapa produsen menyediakan layanan dukungan konsumen untuk membantu menjawab pertanyaan atau mengatasi masalah yang dihadapi konsumen terkait produk mereka. Informasi kontak yang tercantum pada label makanan memudahkan konsumen untuk mengakses dukungan ini.

Dengan memahami peran penting produsen dalam contoh label makanan, konsumen dapat membuat pilihan yang tepat dan terinformasi mengenai produk makanan yang mereka beli. Informasi produsen tidak hanya memberikan ketenangan pikiran tetapi juga berkontribusi pada keamanan dan kualitas makanan yang kita konsumsi.

Barcode

Barcode, Contoh Cv

Di era modern ini, barcode telah menjadi bagian tak terpisahkan dari contoh label makanan. Barcode adalah kumpulan garis-garis paralel dengan ketebalan berbeda yang menyimpan informasi tentang produk makanan, seperti nama produk, harga, dan informasi nutrisi. Barcode memiliki peran penting dalam berbagai aspek.

  • Identifikasi Produk: Barcode memungkinkan identifikasi produk makanan secara cepat dan akurat. Pemindai barcode dapat membaca informasi yang tersimpan dalam barcode dan menampilkannya pada sistem komputer, sehingga memudahkan pengecekan stok, manajemen inventaris, dan pemrosesan pembayaran.
  • Informasi Nutrisi: Beberapa barcode juga menyimpan informasi nutrisi, seperti jumlah kalori, lemak, dan protein. Informasi ini dapat diakses menggunakan aplikasi pemindai barcode yang tersedia di smartphone, sehingga konsumen dapat memperoleh informasi nutrisi secara mudah dan cepat.
  • Pelacakan Produk: Barcode memudahkan pelacakan produk makanan dari produsen hingga ke konsumen. Jika ada masalah keamanan pangan atau penarikan produk, barcode dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan melacak produk yang terpengaruh, memastikan kesehatan dan keselamatan konsumen.
  • Pengelolaan Rantai Pasokan: Barcode berperan penting dalam manajemen rantai pasokan makanan. Barcode memungkinkan pelacakan pergerakan produk makanan dari satu titik ke titik lainnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah.

Dengan demikian, barcode pada contoh label makanan memainkan peran krusial dalam meningkatkan efisiensi, keamanan, dan transparansi di industri makanan. Barcode tidak hanya memudahkan identifikasi produk makanan, tetapi juga menyediakan akses ke informasi nutrisi, memfasilitasi pelacakan produk, dan mendukung pengelolaan rantai pasokan yang efektif.

Sertifikasi

Sertifikasi, Contoh Cv

Dalam dunia kuliner yang semakin kompleks, sertifikasi pada contoh label makanan berperan penting dalam memandu pilihan konsumen dan memastikan kualitas serta keamanan produk makanan. Sertifikasi memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk makanan yang mereka beli telah memenuhi standar tertentu yang diakui secara independen.

  • Jaminan Kualitas dan Keamanan: Sertifikasi seperti ISO 22000 atau HACCP menunjukkan bahwa produsen makanan telah menerapkan sistem manajemen keamanan pangan yang komprehensif. Hal ini memberikan ketenangan pikiran kepada konsumen bahwa produk makanan yang mereka beli telah diproduksi sesuai standar kualitas dan keamanan tertinggi.
  • Produk Organik: Sertifikasi organik memastikan bahwa produk makanan ditanam dan diproses tanpa menggunakan pestisida atau pupuk sintetis. Sertifikasi ini sangat penting bagi konsumen yang mencari pilihan makanan yang lebih sehat dan ramah lingkungan.
  • Produk Halal: Bagi konsumen Muslim, sertifikasi halal pada contoh label makanan sangat penting. Sertifikasi ini menjamin bahwa produk makanan telah disiapkan sesuai dengan hukum dan prinsip Islam, memberikan keyakinan bahwa makanan tersebut layak dikonsumsi.
  • Label Ramah Lingkungan: Sertifikasi ramah lingkungan, seperti Rainforest Alliance atau Fairtrade, menunjukkan bahwa produk makanan telah diproduksi dengan praktik berkelanjutan yang melindungi lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Dengan memahami peran sertifikasi pada contoh label makanan, konsumen dapat membuat pilihan yang lebih tepat dan bertanggung jawab. Sertifikasi tidak hanya memastikan kualitas dan keamanan makanan, tetapi juga memberikan informasi tentang praktik produksi dan dampak lingkungan, sehingga memungkinkan konsumen untuk mendukung produsen yang sejalan dengan nilai-nilai mereka.

Tanya Jawab Seputar Contoh Label Makanan

Yuk, cari tahu hal-hal penting seputar contoh label makanan yang sering bikin penasaran!

Pertanyaan 1: Apa saja informasi penting yang harus ada pada label makanan?

Contoh label makanan yang lengkap harus memuat: nama produk, daftar bahan, berat bersih, tanggal kedaluwarsa, informasi nutrisi, petunjuk penyimpanan, informasi alergi, produsen, barcode, dan sertifikasi (jika ada).

Pertanyaan 2: Mengapa tanggal kedaluwarsa penting diperhatikan?

Tanggal kedaluwarsa menunjukkan batas waktu makanan layak dikonsumsi. Makanan yang dikonsumsi setelah tanggal tersebut berisiko menyebabkan masalah kesehatan.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara memahami informasi nutrisi pada label makanan?

Informasi nutrisi memberikan data tentang kandungan gizi, seperti kalori, lemak, protein, dan vitamin. Perhatikan ukuran porsi dan persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk menilai kebutuhan nutrisi harian.

Pertanyaan 4: Mengapa informasi alergi penting bagi sebagian orang?

Bagi penderita alergi, informasi alergi pada label makanan sangat krusial. Dengan mengetahui bahan-bahan yang dapat memicu alergi, mereka dapat menghindari makanan yang berisiko.

Pertanyaan 5: Apa fungsi barcode pada label makanan?

Barcode menyimpan informasi produk, seperti nama, harga, dan nutrisi. Barcode mempermudah identifikasi, pelacakan, dan pengelolaan inventaris makanan.

Pertanyaan 6: Apa saja jenis sertifikasi yang biasanya ditemukan pada label makanan?

Sertifikasi pada label makanan menunjukkan bahwa produk memenuhi standar tertentu, seperti ISO 22000 (keamanan pangan), organik (tanpa pestisida), halal (sesuai hukum Islam), atau ramah lingkungan (produksi berkelanjutan).

Semoga informasi ini menjawab pertanyaan-pertanyaan kamu tentang contoh label makanan. Dengan memahami label makanan dengan baik, kamu bisa membuat pilihan makanan yang lebih sehat dan aman untuk dirimu dan keluarga.

Sumber: Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pencantuman Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan

Tips Membaca Label Makanan

Membaca label makanan itu penting banget buat jaga kesehatan kita. Yuk, simak tips-tips berikut biar kamu makin jago baca label makanan!

Tip 1: Cari Nama Produk

Nama produk itu kayak identitasnya makanan. Dari situ kamu bisa tahu jenis makanan apa yang kamu beli. Misalnya, kalau kamu mau beli sereal, pastikan di labelnya tertulis "Sereal" atau "Oatmeal".

Tip 2: Perhatikan Daftar Bahan

Daftar bahan itu kayak resepnya makanan. Kamu bisa tahu apa aja yang terkandung di dalamnya. Susunan bahan biasanya ditulis dari yang paling banyak sampai yang paling sedikit. Jadi, kalau kamu mau hindari bahan tertentu, cek dulu posisinya di daftar.

Tip 3: Cek Tanggal Kedaluwarsa

Tanggal kedaluwarsa nunjukin batas waktu makanan aman dikonsumsi. Jangan makan makanan yang udah lewat tanggal kedaluwarsanya, ya! Soalnya, makanan yang udah basi bisa bikin kamu sakit perut.

Tip 4: Baca Informasi Nutrisi

Informasi nutrisi itu kayak laporan gizi makanan. Kamu bisa tahu berapa kalori, lemak, protein, dan nutrisi lain yang terkandung. Perhatikan juga ukuran porsinya, ya! Soalnya, informasi nutrisi biasanya berdasarkan satu porsi.

Tip 5: Cari Informasi Alergi

Kalau kamu punya alergi, wajib banget cek informasi alergi di label makanan. Biasanya ditulis dengan jelas, kayak "Mengandung kacang" atau "Tidak mengandung gluten".

Dengan mengikuti tips ini, kamu bisa jadi pembaca label makanan yang handal. Jadi, sebelum jajan, jangan lupa baca label makanannya dulu, ya!

Contoh Label Makanan

Image of a person reading a food label

Label makanan bagaikan peta harta karun yang tersembunyi di balik kemasan makanan. Dengan membacanya, kita bisa tahu segala informasi yang kita butuhkan tentang makanan yang akan kita santap. Dari nama produk, daftar bahan, tanggal kedaluwarsa, hingga nilai gizinya, semua tercantum jelas di sana. Jadi, jangan malas baca label makanan, ya!

Dengan memahami label makanan, kita bisa membuat pilihan yang lebih sehat dan bijak. Kita bisa menghindari makanan yang mengandung bahan-bahan berbahaya, mengetahui kandungan nutrisi yang kita butuhkan, dan terhindar dari makanan yang bisa memicu alergi. So, jadilah konsumen cerdas dengan selalu membaca label makanan sebelum membeli!

Images References

Images References, Contoh Cv
Share on