Berikut ini adalah beberapa tips untuk membuat contoh lamaran kerja lewat email yang baik:
- Gunakan alamat email profesional.
- Tulis subjek email yang jelas dan ringkas.
- Salam pembuka yang sopan dan profesional.
- Perkenalkan diri Anda dan sebutkan posisi yang Anda lamar.
- Jelaskan secara singkat kualifikasi dan pengalaman Anda yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Sertakan tautan ke resume dan portofolio Anda (jika ada).
- Tutup email dengan ucapan terima kasih dan harapan untuk segera mendapatkan kabar dari perusahaan.
Contoh Lamaran Kerja Lewat Email
Contoh lamaran kerja lewat email adalah dokumen penting yang harus disiapkan dengan baik untuk melamar pekerjaan. Ada banyak aspek penting yang harus diperhatikan dalam membuat contoh lamaran kerja lewat email yang baik, di antaranya:
- Struktur: Contoh lamaran kerja lewat email harus memiliki struktur yang jelas dan mudah dibaca, dengan bagian pembuka, isi, dan penutup.
- Bahasa: Gunakan bahasa yang formal dan profesional, serta hindari penggunaan slang atau bahasa tidak baku.
- Informasi: Pastikan untuk menyertakan informasi yang lengkap dan jelas, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan email Anda.
- Kualifikasi: Jelaskan secara singkat kualifikasi dan pengalaman Anda yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Lampiran: Sertakan lampiran seperti resume dan portofolio jika diperlukan.
- Koreksi: Koreksi dengan cermat contoh lamaran kerja lewat email Anda sebelum mengirimkannya untuk memastikan tidak ada kesalahan ejaan atau tata bahasa.
- Tindak Lanjut: Setelah mengirim contoh lamaran kerja lewat email, lakukan tindak lanjut dengan menghubungi pihak perusahaan untuk menanyakan status lamaran Anda.
Dengan memperhatikan aspek-aspek penting ini, Anda dapat membuat contoh lamaran kerja lewat email yang baik dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
Selain itu, berikut ini adalah beberapa tips tambahan yang dapat membantu Anda membuat contoh lamaran kerja lewat email yang efektif:
- Sesuaikan isi lamaran kerja dengan posisi yang Anda lamar.
- Gunakan kata kunci yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Tulislah lamaran kerja dengan ringkas dan jelas.
- Gunakan format yang profesional dan mudah dibaca.
Struktur
Mari kita bahas tentang struktur contoh lamaran kerja lewat email. Kenapa sih struktur itu penting? Karena struktur yang jelas dan mudah dibaca akan membuat HRD atau perekrut lebih mudah memahami lamaran kerja kamu. Bayangin kalau lamaran kerja kamu isinya berantakan dan sulit dibaca, bisa-bisa HRD langsung skip dan nggak tertarik baca lebih lanjut.
-
Bagian Pembuka
Bagian pembuka berisi salam pembuka, perkenalan diri, dan posisi yang kamu lamar. Tulis salam pembuka yang sopan dan profesional, misalnya "Kepada Yth. Bapak/Ibu HRD".
-
Bagian Isi
Bagian isi berisi penjelasan tentang kualifikasi dan pengalaman kamu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Tulis secara singkat dan jelas, serta gunakan kata-kata yang kuat dan relevan.
-
Bagian Penutup
Bagian penutup berisi ucapan terima kasih dan harapan untuk segera mendapatkan kabar dari perusahaan. Tulis ucapan terima kasih yang sopan, misalnya "Terima kasih atas waktu dan pertimbangannya".
Dengan mengikuti struktur yang jelas ini, lamaran kerja lewat email kamu akan lebih mudah dibaca dan dipahami oleh HRD. Hal ini akan meningkatkan peluang kamu untuk dilirik dan dipanggil untuk wawancara.
Bahasa
Buat kesan yang baik pada perekrut dengan menggunakan bahasa yang sesuai dalam contoh lamaran kerja lewat email kamu. Hindari penggunaan bahasa gaul atau tidak baku yang dapat membuat lamaran kerja kamu terlihat tidak profesional.
-
Formalitas
Gunakan bahasa yang formal dan sopan, seperti "Kepada Yth." dan "Terima kasih atas waktu dan pertimbangannya". Hindari penggunaan kata-kata yang kurang formal seperti "gue" atau "bro".
-
Tata Bahasa
Perhatikan tata bahasa dan ejaan dalam lamaran kerja kamu. Kesalahan tata bahasa dapat membuat perekrut mempertanyakan kemampuan menulis kamu.
-
Hindari Slang
Slang atau bahasa gaul tidak pantas digunakan dalam lamaran kerja. Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.
-
Konsistensi
Jaga konsistensi bahasa yang kamu gunakan sepanjang lamaran kerja. Jangan mencampur bahasa formal dengan bahasa tidak baku.
Dengan menggunakan bahasa yang formal dan profesional, kamu menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu serius dengan lamaran kerja kamu dan layak untuk dipertimbangkan.
Informasi
Dalam contoh lamaran kerja lewat email, menyertakan informasi yang lengkap dan jelas sangatlah penting. Informasi ini berfungsi sebagai identitas dan kontak Anda, sehingga perekrut dapat dengan mudah menghubungi Anda jika tertarik dengan lamaran Anda.
Informasi yang harus dicantumkan dalam contoh lamaran kerja lewat email meliputi:
- Nama lengkap
- Alamat lengkap
- Nomor telepon
Selain itu, Anda juga dapat menyertakan informasi tambahan seperti:
- LinkedIn profile
- Portofolio online
- Sertifikasi atau penghargaan
Dengan menyertakan informasi yang lengkap dan jelas, Anda menunjukkan kepada perekrut bahwa Anda serius dan profesional dalam melamar pekerjaan. Ini juga akan memudahkan perekrut untuk menghubungi Anda dan menindaklanjuti lamaran Anda.
Sebagai contoh, jika Anda melamar pekerjaan sebagai penulis konten, Anda dapat menyertakan tautan ke portofolio online Anda yang berisi contoh tulisan Anda. Ini akan memberikan perekrut gambaran tentang keterampilan menulis Anda dan apakah Anda cocok untuk posisi tersebut.
Kualifikasi
Dalam sebuah contoh lamaran kerja lewat email, bagian kualifikasi sangatlah penting karena menjadi kesempatan bagi pelamar untuk menunjukkan kepada perekrut bahwa mereka memiliki keterampilan dan pengalaman yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Kualifikasi yang relevan akan meningkatkan peluang pelamar untuk mendapatkan panggilan wawancara dan pada akhirnya mendapatkan pekerjaan.
Saat menulis bagian kualifikasi, pelamar harus fokus untuk menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang dilamar. Misalnya, jika melamar pekerjaan sebagai akuntan, pelamar harus menyebutkan pengalaman mereka dalam akuntansi, pembukuan, dan pelaporan keuangan. Pelamar juga dapat menyebutkan sertifikasi atau pelatihan yang relevan, serta pencapaian atau penghargaan yang menunjukkan kemampuan mereka di bidang tersebut.
Selain itu, bagian kualifikasi juga harus ditulis dengan jelas dan ringkas. Perekrut biasanya hanya memiliki waktu singkat untuk meninjau lamaran kerja, jadi penting untuk membuat bagian kualifikasi mudah dibaca dan dipahami. Gunakan bahasa yang profesional dan hindari penggunaan istilah-istilah teknis yang tidak umum.
Dengan menulis bagian kualifikasi yang kuat, pelamar dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan.
Sumber: The Balance Careers: How to Write a Resume Qualifications Section
Lampiran
Dalam contoh lamaran kerja lewat email, melampirkan dokumen-dokumen pendukung seperti resume dan portofolio sangatlah penting. Lampiran-lampiran ini memberikan informasi tambahan tentang kualifikasi dan pengalaman pelamar, sehingga perekrut dapat lebih memahami kemampuan dan kesesuaian pelamar untuk posisi yang dilamar.
Resume adalah dokumen yang merangkum riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan pelamar. Resume yang baik ditulis dengan jelas dan ringkas, serta menyoroti kualifikasi pelamar yang paling relevan dengan posisi yang dilamar. Portofolio, di sisi lain, berisi contoh-contoh karya atau proyek pelamar. Portofolio dapat berupa dokumen fisik atau online, dan dapat mencakup berbagai jenis konten, seperti tulisan, desain, atau kode.
Dengan melampirkan resume dan portofolio, pelamar dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang diri mereka kepada perekrut. Dokumen-dokumen ini dapat membantu perekrut untuk menilai kualifikasi pelamar secara lebih mendalam dan membuat keputusan perekrutan yang lebih tepat.
Berikut adalah beberapa tips untuk melampirkan resume dan portofolio dalam contoh lamaran kerja lewat email:
- Gunakan format file yang umum, seperti PDF atau DOCX.
- Beri nama file dengan jelas dan ringkas, seperti "Resume_NamaAnda.pdf" atau "Portofolio_NamaAnda.pdf".
- pastikan ukuran file tidak terlalu besar sehingga mudah diunduh.
- Sebutkan lampiran dalam isi email, misalnya "Saya telah melampirkan resume dan portofolio saya untuk pertimbangan Anda".
Dengan mengikuti tips-tips ini, pelamar dapat memastikan bahwa lampiran mereka diterima dan ditinjau oleh perekrut.
Sumber: The Balance Careers: How to Attach a Resume and Cover Letter to an Email
Koreksi
Sebelum mengirim lamaran kerja, pastikan untuk memeriksa kembali dengan teliti kesalahan ejaan atau tata bahasa. Lamaran kerja yang bebas dari kesalahan menunjukkan profesionalisme dan perhatian terhadap detail, meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan panggilan wawancara.
- Membaca dengan cermat: Bacalah lamaran kerja Anda dengan cermat, kata demi kata, untuk mengidentifikasi kesalahan ejaan atau tata bahasa.
- Membaca mundur: Cobalah membaca lamaran kerja Anda secara terbalik, dari akhir ke awal. Cara ini dapat membantu Anda menemukan kesalahan yang mungkin terlewat saat membaca secara normal.
- Gunakan alat bantu: Manfaatkan alat bantu seperti pemeriksa ejaan dan tata bahasa untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan.
- Mintalah orang lain untuk mengoreksi: Minta teman, keluarga, atau kolega untuk mengoreksi lamaran kerja Anda dan memberikan umpan balik.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat meningkatkan kualitas lamaran kerja dan membuat kesan positif pada perekrut. Lamaran kerja yang bebas dari kesalahan menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang teliti dan profesional, sehingga meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Tindak Lanjut
Tindak lanjut merupakan bagian penting dari sebuah proses lamaran kerja. Setelah mengirim contoh lamaran kerja lewat email, jangan hanya duduk manis dan menunggu kabar. Lakukan tindak lanjut untuk menunjukkan bahwa Anda antusias dan masih tertarik dengan posisi yang dilamar.
Tindak lanjut dapat dilakukan melalui telepon atau email. Jika Anda memilih untuk menelepon, pastikan untuk mempersiapkan diri dengan baik. Siapkan pertanyaan yang ingin diajukan dan latihlah perkenalan Anda. Jika Anda memilih untuk mengirim email, tulis email yang singkat dan sopan, menanyakan status lamaran Anda dan menyatakan kembali minat Anda pada posisi tersebut.
Tindak lanjut tidak hanya menunjukkan antusiasme Anda, tetapi juga dapat membantu Anda untuk mendapatkan informasi tambahan tentang proses rekrutmen. Dengan melakukan tindak lanjut, Anda menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang proaktif dan tertarik untuk bergabung dengan perusahaan.
Sumber: The Balance Careers: How to Follow Up on a Job Application
Sesuaikan isi lamaran kerja dengan posisi yang Anda lamar.
Saat membuat contoh lamaran kerja lewat email, penting untuk menyesuaikan isi lamaran dengan posisi yang Anda lamar. Ini bertujuan untuk menunjukkan kepada perusahaan bahwa Anda memahami persyaratan posisi tersebut dan memiliki keterampilan serta pengalaman yang dibutuhkan.
-
Tunjukkan Keterampilan dan Pengalaman yang Relevan
Dalam lamaran Anda, soroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar. Misalnya, jika Anda melamar posisi pemasaran, Anda dapat menyoroti keahlian Anda dalam membuat konten pemasaran, mengelola media sosial, dan menjalankan kampanye pemasaran yang sukses.
-
Sesuaikan dengan Deskripsi Pekerjaan
Baca deskripsi pekerjaan dengan cermat dan sesuaikan lamaran Anda dengan kualifikasi yang dicantumkan. Gunakan kata kunci yang sama dan berikan contoh spesifik yang menunjukkan bagaimana keterampilan dan pengalaman Anda memenuhi persyaratan tersebut.
-
Tunjukkan Antusiasme Anda
Dalam lamaran Anda, tunjukkan antusiasme dan minat Anda pada posisi tersebut dan perusahaan. Jelaskan mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan bagaimana keterampilan serta pengalaman Anda dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.
-
Tulis Sesuai Format yang Benar
Pastikan lamaran Anda ditulis dengan format yang benar dan profesional. Gunakan bahasa yang jelas dan ringkas, dan hindari kesalahan ejaan atau tata bahasa.
Dengan menyesuaikan isi lamaran kerja dengan posisi yang Anda lamar, Anda dapat membuat kesan positif pada perekrut dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan panggilan wawancara.
Gunakan kata kunci yang relevan dengan posisi yang dilamar.
Saat membuat contoh lamaran kerja lewat email, penting untuk memasukkan kata kunci yang relevan dengan posisi yang dilamar. Kata kunci ini seperti magnet yang menarik perhatian perekrut dan membuat lamaran kamu menonjol di antara yang lain.
-
Kata Kunci Sebagai Peta Harta Karun
Bayangkan kata kunci sebagai peta harta karun yang mengarahkan perekrut langsung ke keterampilan dan pengalaman kamu yang paling relevan. Dengan memasukkan kata kunci yang tepat, perekrut dapat dengan mudah melihat apakah kamu memenuhi persyaratan posisi yang dilamar.
-
Cara Mendapatkan Kata Kunci
Untuk mendapatkan kata kunci, baca deskripsi pekerjaan dengan saksama dan identifikasi keterampilan, kualifikasi, dan pengalaman yang dicari perusahaan. Kata-kata yang sering diulang atau ditekankan dalam deskripsi tersebut kemungkinan besar adalah kata kunci yang harus kamu gunakan dalam lamaran kamu.
-
Contoh Kata Kunci
Beberapa contoh kata kunci yang umum digunakan dalam lamaran kerja antara lain: "manajemen proyek", "pemasaran digital", "analisis data", dan "pengembangan bisnis". Sesuaikan kata kunci yang kamu gunakan dengan posisi yang kamu lamar.
-
Dampak Kata Kunci
Lamaran kerja yang berisi kata kunci yang relevan akan lebih mudah ditemukan dan dibaca oleh perekrut. Ini meningkatkan peluang kamu untuk diundang wawancara dan mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan.
Jadi, ingatlah untuk menggunakan kata kunci yang relevan dengan posisi yang dilamar dalam contoh lamaran kerja lewat email kamu. Ini adalah cara yang ampuh untuk membuat lamaran kamu diperhatikan dan membuat kamu selangkah lebih dekat untuk mendapatkan pekerjaan impianmu.
Tulislah Lamaran Kerja dengan Ringkas dan Jelas
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, membuat lamaran kerja yang ringkas dan jelas sangatlah penting. Apalagi jika kamu melamar pekerjaan melalui email, di mana perekrut seringkali hanya memiliki waktu beberapa detik untuk membaca lamaranmu. Lamaran kerja yang bertele-tele dan sulit dipahami hanya akan membuat perekrut malas membacanya dan mempertimbangkan kandidat lain.
Contoh lamaran kerja lewat email yang baik haruslah ringkas, langsung pada intinya, dan mudah dibaca. Mulailah dengan paragraf pembuka yang kuat yang menyatakan posisi yang kamu lamar dan mengapa kamu tertarik dengan posisi tersebut. Di paragraf selanjutnya, jelaskan secara singkat keterampilan dan pengalamanmu yang paling relevan dengan posisi tersebut. Gunakan bahasa yang jelas dan hindari jargon atau istilah teknis yang tidak umum. Di paragraf penutup, nyatakan kembali minatmu pada posisi tersebut dan sampaikan bahwa kamu siap untuk dihubungi untuk wawancara lebih lanjut.
Dengan menulis lamaran kerja yang ringkas dan jelas, kamu akan meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan panggilan wawancara dan mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan. Perekrut akan menghargai waktu mereka dan akan lebih mungkin untuk mempertimbangkan lamaranmu jika mudah dibaca dan dipahami.
Sumber: The Balance Careers: How to Write a Cover Letter Email
Gunakan format yang profesional dan mudah dibaca.
Bayangkan sebuah lamaran kerja yang tertata rapi layaknya taman bunga yang indah, dengan setiap bagiannya tersusun harmonis dan enak dipandang mata. Itulah gambaran sebuah lamaran kerja dengan format yang profesional dan mudah dibaca. Format yang tepat tidak hanya membuat perekrut nyaman membacanya, tetapi juga memberikan kesan baik tentang dirimu sebagai pelamar yang teliti dan menghargai waktu mereka.
-
Struktur yang Jelas
Seperti sebuah rumah yang memiliki ruangan-ruangan, lamaran kerja juga harus memiliki struktur yang jelas. Mulailah dengan salam pembuka yang sopan, diikuti oleh paragraf pembuka yang menjelaskan posisi yang dilamar dan alasan ketertarikanmu. Di bagian selanjutnya, jabarkan pengalaman dan keterampilanmu secara ringkas dan relevan. Akhiri dengan paragraf penutup yang menyatakan kesediaanmu untuk dihubungi dan harapan untuk mendapatkan kesempatan wawancara.
-
Font dan Ukuran yang Sesuai
Bayangkan sebuah papan reklame dengan tulisan yang terlalu kecil atau font yang sulit dibaca. Tentu saja pesan yang ingin disampaikan tidak akan tersalurkan dengan baik. Begitu pula dengan lamaran kerja, gunakan font yang jelas dan ukuran yang sesuai agar perekrut dapat membaca lamaranmu dengan mudah dan nyaman. Hindari penggunaan font yang terlalu dekoratif atau ukuran yang terlalu kecil.
-
Tata Letak yang Rapi
Tata letak yang rapi membuat lamaran kerja enak dipandang dan mudah dinavigasi. Berikan jarak yang cukup antara baris dan paragraf, serta gunakan heading atau subheading untuk memisahkan bagian-bagian lamaran. Jangan lupa juga untuk memberikan margin yang cukup di setiap sisi agar lamaranmu terlihat lebih profesional.
-
Koreksi yang Cermat
Kesalahan ejaan atau tata bahasa ibarat noda pada pakaian yang bagus. Mereka dapat merusak kesan baik yang telah kamu bangun melalui lamaran kerjamu. Sebelum mengirim lamaran, koreksi dengan cermat untuk memastikan tidak ada kesalahan yang terlewat. Kamu dapat meminta bantuan teman atau keluarga untuk mengoreksi jika perlu.
Dengan memperhatikan aspek-aspek format yang profesional dan mudah dibaca, kamu dapat membuat lamaran kerja yang tidak hanya menarik perhatian perekrut, tetapi juga meninggalkan kesan positif tentang dirimu sebagai kandidat yang kompeten dan teliti. Ingat, lamaran kerja adalah representasi dirimu, jadi pastikan untuk membuatnya dengan sebaik mungkin.
Pertanyaan Umum tentang Contoh Lamaran Kerja Lewat Email
Bingung mau bikin lamaran kerja lewat email yang kece? Tenang aja, kita punya jawaban buat pertanyaan-pertanyaan yang sering bikin pusing.
Pertanyaan 1: Apa aja sih yang harus ada di lamaran kerja lewat email?
Lamaran kerja lewat email yang lengkap itu kayak punya rumah sendiri, ada alamatnya (nama, alamat, nomor telepon, email), ada ruang tamunya (salam pembuka), ada ruang kerjanya (isi lamaran), dan ada halaman belakangnya (salam penutup).
Pertanyaan 2: Bingung mau nulis apa di isi lamaran?
Ceritain aja soal diri kamu yang paling kece! Tulis pengalaman kerja, keterampilan, dan prestasi kamu yang sesuai sama posisi yang kamu lamar. Tapi ingat, jangan kebanyakan ngomong ya, yang penting jelas dan menarik.
Pertanyaan 3: Boleh nggak pakai bahasa yang santai aja?
Meskipun lewat email, lamaran kerja tetep harus formal dan sopan. Bayangin aja kalau kamu lagi ngobrol sama bos, pasti pakai bahasa yang baik-baik, kan?
Pertanyaan 4: Font dan ukuran tulisan yang bagus gimana ya?
Pilih font yang jelas dan ukuran yang enak dibaca, jangan terlalu kecil atau terlalu besar. Perekrut itu sibuk, jadi mereka maunya baca lamaran yang nggak bikin mata sakit.
Pertanyaan 5: Boleh nggak nambahin lampiran?
Boleh banget! Lampirin CV, portofolio, atau sertifikat kamu. Tapi pastikan ukuran filenya nggak terlalu besar ya, biar gampang didownload.
Pertanyaan 6: Setelah kirim lamaran, terus ngapain?
Jangan cuma diem aja! Tindak lanjuti lamaran kamu dengan telepon atau email. Tanyain status lamaran kamu dan tunjukin kalau kamu masih semangat buat dapetin kerjaan itu.
Nah, sekarang kamu udah nggak bingung lagi kan bikin lamaran kerja lewat email yang kece? Yuk, semangat melamar kerja dan semoga sukses!
Sumber: The Balance Careers: How to Write a Cover Letter Email
Tips Bikin Lamaran Kerja Lewat Email yang Bikin HRD Terkesima
Mau bikin lamaran kerja lewat email yang bikin HRD langsung terpikat? Simak tips kece berikut ini!
Tip 1: Tulis Subjek Email yang Jelas dan Menarik
Subjek email adalah kesan pertama yang bakal dilihat HRD. Bikin subjek yang jelas dan menarik, misalnya: "Lamaran Kerja Posisi Content Writer - Nama Kamu".
Tip 2: Buka dengan Salam Pembuka yang Sopan
Awali email dengan salam pembuka yang sopan, seperti "Kepada Yth. Bapak/Ibu Manajer HRD". Hindari pakai salam yang terlalu santai atau sok akrab.
Tip 3: Perkenalkan Diri dengan Singkat dan Padat
Perkenalkan diri kamu dengan jelas dan singkat. Sebutkan nama lengkap, posisi yang dilamar, dan asal kamu.
Tip 4: Tulis Isi Lamaran yang Menarik dan Relevan
Di bagian isi, jabarkan pengalaman kerja, keterampilan, dan prestasi kamu yang relevan dengan posisi yang dilamar. Tulis dengan jelas dan menarik, tapi jangan terlalu panjang.
Tip 5: Lampirkan CV dan Portofolio
Jangan lupa lampirkan CV dan portofolio kamu. Pastikan ukuran file tidak terlalu besar dan beri nama file dengan jelas, misalnya: "CV_NamaKamu.pdf".
Tip 6: Akhiri dengan Salam Penutup yang Sopan
Akhiri email dengan salam penutup yang sopan, seperti "Terima kasih atas waktu dan pertimbangannya".
Dengan mengikuti tips di atas, lamaran kerja lewat email kamu pasti bakal bikin HRD terkesima dan meningkatkan peluang kamu untuk dipanggil interview.
Lamaran Kerja Lewat Email yang Bikin Rekrutmen Terkesan
Kirim lamaran kerja lewat email emang udah biasa. Tapi, gimana caranya biar lamaran kamu langsung dilirik sama rekrutmen dan bikin mereka terkesan?
Tenang aja, ada tipsnya! Pertama, subjek email harus jelas dan menarik. Misalnya, "Lamaran Kerja Posisi Content Writer - Nama Kamu". Salam pembukanya juga harus sopan, seperti "Kepada Yth. Bapak/Ibu Manajer HRD".
Di bagian isi, jabarkan pengalaman kerja, keterampilan, dan prestasi kamu yang relevan. Tulis dengan singkat, jelas, tapi tetap menarik. Jangan lupa sertakan CV dan portofolio kamu sebagai lampiran.
Terakhir, akhiri email dengan salam penutup yang sopan, seperti "Terima kasih atas waktu dan pertimbangannya". Dengan mengikuti tips ini, lamaran kerja lewat email kamu pasti bakal bikin rekrutmen terkesima dan peluang kamu untuk dipanggil wawancara semakin besar.