This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Lamaran Kerja yang Tak Tertahankan

 ·  ☕ 17 min read

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat menulis lamaran pekerjaan, antara lain:

  • Menggunakan format yang jelas dan ringkas
  • Menyesuaikan isi lamaran pekerjaan dengan posisi yang dilamar
  • Menyoroti keterampilan dan pengalaman yang relevan
  • Menggunakan bahasa yang profesional dan sopan
  • Memeriksa lamaran pekerjaan dengan cermat sebelum mengirimkannya

Contoh Lamaran Pekerjaan yang Benar

Lamaran pekerjaan adalah dokumen penting yang dapat membuka pintu menuju karier yang sukses. Lamaran yang ditulis dengan benar dapat membantu Anda menonjol dari kandidat lain dan membuat kesan positif pada calon pemberi kerja.

  • Format: Gunakan format yang jelas dan ringkas, seperti Times New Roman 12pt dengan margin 1 inci.
  • Struktur: Lamaran pekerjaan harus terdiri dari paragraf pembuka, body, dan penutup.
  • Isi: Sesuaikan isi lamaran dengan posisi yang dilamar, serta sertakan keterampilan dan pengalaman yang relevan.
  • Bahasa: Gunakan bahasa yang profesional dan sopan, hindari penggunaan slang atau bahasa informal.
  • Koreksi: Periksa lamaran dengan cermat sebelum mengirimkannya, pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ejaan.
  • Tanda tangan: Jika memungkinkan, tanda tangani lamaran secara fisik atau sertakan tanda tangan elektronik.
  • lampiran: Jika diperlukan, sertakan dokumen pendukung seperti CV atau portofolio.
  • Kirim: Kirim lamaran melalui email atau pos, sesuai dengan instruksi yang diberikan dalam iklan lowongan kerja.

Dengan memperhatikan aspek-aspek penting ini, Anda dapat membuat lamaran pekerjaan yang benar dan efektif yang akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan impian.

Selain aspek-aspek di atas, penting juga untuk menyesuaikan lamaran Anda dengan budaya perusahaan yang Anda lamar. Misalnya, jika Anda melamar pekerjaan di perusahaan teknologi, Anda mungkin ingin menggunakan bahasa yang lebih teknis dalam lamaran Anda. Sebaliknya, jika Anda melamar pekerjaan di organisasi nirlaba, Anda mungkin ingin menggunakan bahasa yang lebih berorientasi pada misi.

Format

Format, Contoh Cv

Format lamaran pekerjaan yang jelas dan ringkas sangat penting untuk membuat kesan yang baik pada calon pemberi kerja. Lamaran yang diformat dengan baik menunjukkan bahwa Anda profesional dan menghargai waktu pemberi kerja. Selain itu, format yang jelas memudahkan pemberi kerja untuk memindai lamaran Anda dan menemukan informasi yang mereka cari.

Jenis huruf Times New Roman 12pt adalah pilihan yang baik untuk lamaran pekerjaan karena mudah dibaca dan terlihat profesional. Margin 1 inci memberikan ruang putih yang cukup di sekitar teks Anda, sehingga lamaran Anda terlihat rapi dan tidak berantakan.

Berikut adalah contoh lamaran pekerjaan yang diformat dengan benar:

```[Nama Anda][Alamat Anda][Kota, Kode Pos Anda][Nomor Telepon Anda][Email Anda][Tanggal][Nama Manajer Perekrutan][Nama Perusahaan][Alamat Perusahaan][Kota, Kode Pos Perusahaan]Yang Terhormat [Nama Manajer Perekrutan],Saya menulis surat untuk menyatakan minat saya pada posisi [Nama Posisi] yang diiklankan di [Nama Situs Web atau Publikasi]. Dengan pengalaman saya di [Keterampilan dan Pengalaman yang Relevan], saya yakin dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim Anda.Selama [Jumlah Tahun] tahun terakhir, saya bekerja sebagai [Judul Pekerjaan Sebelumnya] di [Nama Perusahaan Sebelumnya]. Dalam peran ini, saya bertanggung jawab untuk [Uraikan Tanggung Jawab Pekerjaan Sebelumnya]. Saya juga memiliki pengalaman yang kuat dalam [Keterampilan dan Pengalaman Tambahan].Saya adalah pekerja keras yang berorientasi pada hasil dan saya yakin dapat menggunakan keterampilan dan pengalaman saya untuk membantu [Nama Perusahaan] mencapai tujuannya. Saya juga seorang pemain tim yang baik dan saya dapat bekerja secara mandiri maupun sebagai bagian dari tim.Saya sangat tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang posisi ini dan bagaimana kualifikasi saya dapat bermanfaat bagi [Nama Perusahaan]. Saya bersedia untuk memberikan informasi tambahan atau mengikuti tes yang diperlukan.Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda. Saya berharap dapat segera mendengar kabar dari Anda.Hormat saya,[Nama Anda]```Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membuat lamaran pekerjaan yang diformat dengan benar dan akan membuat kesan positif pada calon pemberi kerja. Sumber: [The Perfect Resume Format: A Guide for Every Job Seeker](https://www.thebalancecareers.com/perfect-resume-format-2061921)

Struktur

Struktur, Contoh Cv

Saat menyusun lamaran pekerjaan yang benar, struktur memainkan peran yang sangat penting. Lamaran yang terstruktur dengan baik akan memudahkan perekrut untuk memahami kualifikasi dan pengalaman Anda, serta membuat Anda menonjol dari kandidat lainnya.

  • Paragraf Pembuka

    Paragraf pembuka adalah kesempatan Anda untuk menarik perhatian perekrut dan membuat mereka tertarik untuk membaca lebih lanjut. Dalam paragraf ini, Anda harus menyatakan posisi yang Anda lamar, bagaimana Anda mengetahui tentang posisi tersebut, dan mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut. Anda juga dapat menyebutkan secara singkat kualifikasi dan pengalaman Anda yang paling relevan.

  • Paragraf Isi

    Paragraf isi adalah bagian utama dari lamaran Anda, di mana Anda akan menguraikan kualifikasi dan pengalaman Anda secara lebih rinci. Anda harus menggunakan paragraf yang terpisah untuk setiap keterampilan atau pengalaman yang relevan, dan memberikan contoh spesifik tentang bagaimana Anda telah menggunakan keterampilan atau pengalaman tersebut dalam pekerjaan sebelumnya.

  • Paragraf Penutup

    Paragraf penutup adalah kesempatan Anda untuk merangkum kualifikasi dan pengalaman Anda, serta menyatakan kembali minat Anda pada posisi tersebut. Anda juga dapat menggunakan paragraf ini untuk menyatakan kesediaan Anda untuk memberikan informasi tambahan atau mengikuti tes yang diperlukan.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menyusun lamaran pekerjaan yang terstruktur dengan baik dan akan membuat kesan positif pada perekrut. Ingatlah, lamaran yang baik adalah lamaran yang jelas, ringkas, dan disesuaikan dengan posisi yang Anda lamar. Jadi, luangkan waktu Anda untuk menyusun lamaran yang benar, dan Anda akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan impian.

Isi

Isi, Contoh Cv

Saat menulis lamaran pekerjaan yang benar, penting untuk menyesuaikan isi lamaran dengan posisi yang dilamar. Hal ini berarti menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi tersebut. Misalnya, jika Anda melamar posisi sebagai manajer pemasaran, Anda akan ingin menyoroti keterampilan pemasaran Anda, seperti pengalaman Anda dalam pengembangan kampanye pemasaran, manajemen media sosial, dan analisis data.

  • Keterampilan yang Relevan

    Saat mengidentifikasi keterampilan yang relevan untuk dicantumkan dalam lamaran Anda, mulailah dengan membaca deskripsi pekerjaan dengan cermat. Ini akan memberi Anda gambaran umum tentang keterampilan dan pengalaman yang dicari pemberi kerja. Anda juga dapat meneliti perusahaan dan industri secara online untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang keterampilan yang diperlukan untuk berhasil dalam peran tersebut.

  • Pengalaman yang Relevan

    Selain keterampilan, Anda juga harus menyoroti pengalaman yang relevan dalam lamaran Anda. Ini termasuk pengalaman di bidang terkait, keterampilan yang dapat ditransfer, dan prestasi yang menunjukkan bahwa Anda memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk berhasil dalam peran tersebut.

  • Contoh Spesifik

    Saat menguraikan keterampilan dan pengalaman Anda, penting untuk memberikan contoh spesifik tentang bagaimana Anda telah menggunakan keterampilan tersebut dalam pekerjaan sebelumnya. Ini akan membantu pemberi kerja memvisualisasikan bagaimana Anda dapat memberikan kontribusi pada perusahaan mereka.

  • Penyesuaian

    Terakhir, penting untuk menyesuaikan isi lamaran Anda dengan setiap posisi yang Anda lamar. Ini berarti menyoroti keterampilan dan pengalaman yang paling relevan dengan setiap posisi. Dengan menyesuaikan lamaran Anda, Anda akan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda telah meluangkan waktu untuk mempelajari posisi tersebut dan bahwa Anda yakin dengan kualifikasi Anda.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan bahwa isi lamaran pekerjaan Anda disesuaikan dengan posisi yang dilamar, serta menyertakan keterampilan dan pengalaman yang relevan. Hal ini akan membantu Anda menonjol dari kandidat lainnya dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan impian.

Bahasa

Bahasa, Contoh Cv

Bahasa yang Anda gunakan dalam lamaran pekerjaan adalah cerminan diri Anda dan profesionalisme Anda. Lamaran pekerjaan yang ditulis dengan bahasa yang profesional dan sopan akan membuat kesan positif pada calon pemberi kerja, sementara lamaran yang menggunakan bahasa slang atau informal dapat membuat Anda terlihat tidak profesional dan tidak memenuhi syarat untuk posisi tersebut.

Berikut adalah beberapa tips untuk menggunakan bahasa yang profesional dan sopan dalam lamaran pekerjaan:

  • Gunakan bahasa yang jelas dan ringkas.
  • Hindari menggunakan kata-kata atau frasa yang ambigu.
  • Gunakan tata bahasa dan ejaan yang benar.
  • Hindari menggunakan singkatan atau jargon yang tidak umum diketahui.
  • Hindari menggunakan bahasa yang bersifat diskriminatif atau menyinggung.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan bahwa lamaran pekerjaan Anda ditulis dengan bahasa yang profesional dan sopan, yang akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan impian.

Contoh:

Lamaran pekerjaan yang menggunakan bahasa yang profesional dan sopan:

Dengan hormat, Saya menulis surat untuk menyatakan minat saya pada posisi Manajer Pemasaran yang diiklankan di situs web Anda. Dengan pengalaman saya selama 5 tahun di bidang pemasaran, saya yakin dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim Anda. Dalam peran saya sebelumnya sebagai Manajer Pemasaran di PT XYZ, saya bertanggung jawab untuk mengembangkan dan melaksanakan kampanye pemasaran yang sukses yang menghasilkan peningkatan penjualan sebesar 20%. Saya juga berpengalaman dalam manajemen media sosial, analisis data, dan pengembangan konten. Saya yakin dengan keterampilan dan pengalaman saya, saya dapat menjadi aset berharga bagi tim Anda. Saya adalah pekerja keras yang berorientasi pada hasil dan saya yakin dapat menggunakan keterampilan saya untuk membantu perusahaan Anda mencapai tujuannya. Saya sangat tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang posisi ini dan bagaimana kualifikasi saya dapat bermanfaat bagi perusahaan Anda. Saya bersedia untuk memberikan informasi tambahan atau mengikuti tes yang diperlukan. Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda. Saya berharap dapat segera mendengar kabar dari Anda. Hormat saya, [Nama Anda]

Lamaran pekerjaan yang menggunakan bahasa slang atau informal:

Yo, Gue nulis buat ngelamar posisi Manajer Marketing yang ada di web lo. Gue udah ngelakuin kerjaan ini selama 5 taun, jadi gue yakin bisa bantuin tim lo banget. Dulu gue kerja di PT XYZ sebagai Manajer Marketing. Gue ngurusin kampanye marketing yang gokil-gokil dan bikin penjualan naik 20%. Gue juga jago ngurusin sosmed, ngebaca data, sama bikin konten. Gue yakin banget sama skill dan pengalaman gue, gue bisa jadi orang yang penting di tim lo. Gue pekerja keras yang selalu dapetin hasil dan gue yakin bisa pake skill gue buat bantu perusahaan lo sampe ke puncak. Gue pengen banget tau lebih banyak tentang posisi ini dan gimana kualifikasi gue bisa berguna buat perusahaan lo. Gue siap kasih info tambahan atau ngikutin tes apa pun yang perlu. Thanks banget ya udah kasih gue waktu. Gue tunggu kabar baik dari lo. Salam, [Nama Anda]

Seperti yang Anda lihat, lamaran pekerjaan pertama menggunakan bahasa yang profesional dan sopan, sementara lamaran pekerjaan kedua menggunakan bahasa slang dan informal. Lamaran pekerjaan pertama lebih mungkin menarik perhatian pemberi kerja dan membuat kesan positif, sementara lamaran pekerjaan kedua kemungkinan besar akan diabaikan atau ditolak.

Sumber:

  • The Balance Careers: Professional Cover Letter Example
  • Ask a Manager: How to Write a Cover Letter That Will Get You Noticed

Koreksi

Koreksi, Contoh Cv

Ketika melamar pekerjaan, penting untuk memastikan bahwa lamaran kita bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Hal ini karena kesalahan-kesalahan tersebut dapat memberikan kesan negatif kepada perekrut dan membuat kita terlihat tidak profesional. Lamaran pekerjaan yang bersih dan bebas dari kesalahan menunjukkan bahwa kita memperhatikan detail dan bangga dengan pekerjaan kita. Selain itu, lamaran yang ditulis dengan baik juga dapat membantu kita menonjol dari kandidat lain.

Ada beberapa cara untuk memeriksa kesalahan tata bahasa dan ejaan dalam lamaran pekerjaan. Pertama, kita dapat menggunakan fitur periksa ejaan pada pengolah kata kita. Kedua, kita dapat meminta orang lain untuk membaca lamaran kita dan memeriksa kesalahan. Ketiga, kita dapat menggunakan alat pemeriksa tata bahasa dan ejaan online. Dengan meluangkan waktu untuk memeriksa lamaran kita dengan cermat, kita dapat memastikan bahwa lamaran tersebut bebas dari kesalahan dan memberikan kesan positif kepada perekrut.

Berikut adalah beberapa contoh kesalahan tata bahasa dan ejaan yang umum terjadi dalam lamaran pekerjaan:

  • Kesalahan ejaan, seperti "menulis" menjadi "menullis"
  • Kesalahan tata bahasa, seperti "Saya berharap untuk mendengar kabar dari Anda" menjadi "Saya berharap untuk mendengar kabar dari Anda"
  • Penggunaan tanda baca yang salah, seperti menggunakan koma di tempat titik
  • Penggunaan huruf kapital yang salah, seperti menulis "Saya" menjadi "saya"
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, kita dapat memastikan bahwa lamaran pekerjaan kita ditulis dengan baik dan profesional. Hal ini akan meningkatkan peluang kita untuk mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan.

Sumber:

  • The Balance Careers: Common Grammar and Spelling Mistakes on Resumes
  • Ask a Manager: How to Write a Cover Letter That Will Get You Noticed

Tanda Tangan

Tanda Tangan, Contoh Cv

Dalam penulisan surat lamaran kerja yang baik dan benar, tanda tangan merupakan salah satu elemen penting yang tidak boleh dilewatkan. Tanda tangan berfungsi sebagai bukti fisik atau digital bahwa pelamar telah menyetujui dan bertanggung jawab atas isi lamaran kerja tersebut.

  • Tanda Tangan Fisik

    Tanda tangan fisik atau basah masih menjadi bentuk tanda tangan yang paling umum digunakan dalam lamaran kerja. Pelamar cukup membubuhkan tanda tangan mereka menggunakan pulpen pada bagian akhir surat lamaran kerja yang telah dicetak.

  • Tanda Tangan Elektronik

    Seiring perkembangan teknologi, tanda tangan elektronik juga mulai banyak digunakan. Tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda tangan fisik dan dapat dibuat menggunakan berbagai aplikasi atau layanan tanda tangan digital.

Dengan menyertakan tanda tangan, baik secara fisik maupun elektronik, pelamar menunjukkan keseriusan dan profesionalisme mereka dalam melamar pekerjaan. Selain itu, tanda tangan juga berfungsi sebagai bentuk verifikasi identitas pelamar, sehingga perekrut dapat memastikan bahwa lamaran kerja tersebut benar-benar berasal dari orang yang bersangkutan.

Lampiran

Lampiran, Contoh Cv

Dalam menulis lamaran kerja yang baik dan benar, melampirkan dokumen pendukung merupakan langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Dokumen pendukung ini berfungsi untuk melengkapi informasi yang terdapat dalam lamaran kerja dan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kualifikasi dan pengalaman pelamar.

  • CV atau Resume

    CV atau resume merupakan dokumen yang berisi ringkasan riwayat hidup, pendidikan, dan pengalaman kerja pelamar. Dokumen ini memberikan informasi yang lebih detail dibandingkan dengan lamaran kerja dan dapat membantu perekrut untuk menilai kualifikasi pelamar secara lebih mendalam.

  • Portofolio

    Portofolio adalah kumpulan karya atau proyek yang telah dikerjakan oleh pelamar. Dokumen ini sangat penting bagi pelamar yang bekerja di bidang kreatif atau teknis, seperti desainer, penulis, atau programmer. Portofolio memberikan bukti nyata tentang keterampilan dan kemampuan pelamar.

  • Sertifikat atau Penghargaan

    Sertifikat atau penghargaan yang relevan dengan posisi yang dilamar dapat menjadi dokumen pendukung yang kuat. Dokumen ini menunjukkan bahwa pelamar memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut.

  • Referensi

    Referensi adalah surat rekomendasi dari mantan atasan, rekan kerja, atau klien yang dapat memberikan penilaian independen tentang kinerja dan kualifikasi pelamar. Dokumen ini dapat membantu perekrut untuk memverifikasi informasi yang terdapat dalam lamaran kerja dan mendapatkan perspektif lain tentang pelamar.

Dengan melampirkan dokumen pendukung yang relevan, pelamar dapat memperkuat lamaran kerja mereka dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Dokumen-dokumen ini memberikan bukti nyata tentang kualifikasi dan pengalaman pelamar, sehingga perekrut dapat membuat keputusan perekrutan yang lebih tepat.

Kirim

Kirim, Contoh Cv

Langkah terakhir dalam membuat lamaran pekerjaan yang benar adalah mengirimkannya dengan cara yang tepat. Hal ini mungkin terlihat sederhana, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan lamaran kamu sampai ke tangan perekrut dengan baik dan memberikan kesan yang positif.

  • Pilih Metode Pengiriman yang Tepat

    Pertama-tama, tentukan apakah kamu akan mengirim lamaran melalui email atau pos. Biasanya, iklan lowongan kerja akan memberikan instruksi yang jelas mengenai metode pengiriman yang lebih disukai. Jika tidak ada instruksi khusus, kamu dapat memilih metode yang menurutmu paling efektif untuk posisi tersebut. Untuk posisi profesional atau formal, pengiriman melalui pos mungkin lebih disukai, sementara untuk posisi yang lebih kasual atau kreatif, pengiriman melalui email bisa jadi lebih sesuai.

  • Perhatikan Batas Waktu

    Batas waktu pengiriman lamaran sangat penting untuk dipatuhi. Pastikan kamu mengirimkan lamaran sebelum batas waktu yang ditentukan untuk menunjukkan keseriusan dan minatmu pada posisi tersebut. Perekrut biasanya memiliki banyak lamaran untuk ditinjau, jadi pengiriman lamaran tepat waktu akan memperbesar peluangmu untuk diperhatikan.

  • Sertakan Dokumen Pendukung

    Jika diperlukan, sertakan dokumen pendukung seperti CV, portofolio, atau surat rekomendasi dalam lamaranmu. Dokumen-dokumen ini akan memberikan informasi tambahan yang dapat memperkuat kualifikasimu dan menunjukkan kemampuanmu lebih lanjut. Pastikan dokumen-dokumen tersebut relevan dengan posisi yang dilamar dan disajikan dengan rapi dan profesional.

  • Tinjau Kembali Lamaranmu

    Sebelum mengirim lamaran, luangkan waktu untuk meninjaunya kembali dengan cermat. Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa, ejaan, atau format. Kamu juga dapat meminta orang lain untuk membaca lamaranmu dan memberikan masukan. Lamaran yang rapi dan bebas kesalahan akan menunjukkan bahwa kamu teliti dan profesional, meningkatkan peluangmu untuk mendapatkan kesan pertama yang positif.

Dengan mengikuti panduan ini, kamu dapat mengirimkan lamaran pekerjaan yang benar dan efektif, memaksimalkan peluangmu untuk mendapatkan perhatian perekrut dan mendapatkan pekerjaan impianmu.

Pertanyaan Umum Tentang Contoh Lamaran Pekerjaan yang Benar

Buat kamu yang lagi nyari kerja, pasti udah nggak asing lagi dong sama yang namanya lamaran pekerjaan. Tapi, apakah kamu udah tau gimana cara bikin lamaran kerja yang baik dan benar? Biar nggak salah langkah, yuk simak beberapa pertanyaan umum tentang contoh lamaran pekerjaan yang benar berikut ini!

Pertanyaan 1: Apa aja sih yang harus ada di dalam lamaran pekerjaan?

Dalam lamaran kerja, biasanya ada beberapa komponen penting yang harus kamu sertakan, yaitu:

  • Data diri (nama, alamat, nomor telepon, email)
  • Tujuan surat lamaran (posisi yang dilamar)
  • Paragraf pembuka (salam pembuka, perkenalan singkat)
  • Paragraf isi (kualifikasi, pengalaman, keterampilan)
  • Paragraf penutup (penutup, harapan, tanda tangan)

Pertanyaan 2: Bagaimana cara menulis lamaran kerja yang menarik?

Untuk bikin lamaran kerja yang menarik, kamu bisa menggunakan beberapa tips berikut:

  • Tulis lamaran kerja dengan bahasa yang formal dan sopan.
  • Sesuaikan isi lamaran kerja dengan posisi yang kamu lamar.
  • Tunjukkan kualifikasi dan pengalaman kamu secara jelas dan ringkas.
  • Gunakan kata-kata yang kuat dan persuasif.
  • Periksa kembali lamaran kerja kamu sebelum mengirimkannya.

Pertanyaan 3: Boleh nggak sih pakai template lamaran kerja?

Boleh banget! Menggunakan template lamaran kerja bisa membantu kamu menghemat waktu dan tenaga. Tapi ingat, jangan hanya copy-paste template ya. Supaya lebih personal, kamu tetap harus menyesuaikan isi lamaran kerja dengan kualifikasi dan pengalaman kamu.

Pertanyaan 4: Apa bedanya CV dan lamaran kerja?

CV (Curriculum Vitae) adalah dokumen yang berisi riwayat hidup kamu secara lengkap, mulai dari data diri, pendidikan, pengalaman kerja, hingga penghargaan yang pernah kamu raih. Sedangkan lamaran kerja adalah surat yang kamu buat khusus untuk melamar posisi tertentu. Biasanya, lamaran kerja akan berisi informasi tentang kualifikasi dan pengalaman kamu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.

Pertanyaan 5: Kapan waktu yang tepat untuk mengirim lamaran kerja?

Sebaiknya kamu kirim lamaran kerja secepatnya setelah kamu menemukan lowongan kerja yang sesuai dengan kualifikasi kamu. Jangan sampai kamu kehilangan kesempatan karena telat kirim lamaran kerja ya!

Pertanyaan 6: Apa yang harus dilakukan setelah mengirim lamaran kerja?

Setelah mengirim lamaran kerja, kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:

  • Catat tanggal pengiriman lamaran kerja.
  • Pantau email dan telepon kamu secara berkala.
  • Jika belum ada kabar dalam waktu yang cukup lama, kamu bisa menghubungi perusahaan untuk menanyakan status lamaran kerja kamu.

Nah, itulah tadi beberapa pertanyaan umum tentang contoh lamaran pekerjaan yang benar. Semoga bermanfaat ya! Jangan lupa untuk selalu mempersiapkan lamaran kerja kamu dengan baik dan benar agar peluang kamu untuk diterima kerja semakin besar.

Sumber:

  • Cermati.com: Cara Membuat Lamaran Kerja yang Profesional dan Menarik
  • JobStreet: Cara Menulis Surat Lamaran Kerja yang Baik

Tips Menulis Lamaran Pekerjaan yang Ciamik

Mau bikin lamaran kerja yang bikin HRD terpana dan langsung panggil kamu buat interview? Yuk, simak tips berikut ini!

Tip 1: Bikin Profil yang Cetar Membahana

Data diri di lamaran kerja itu kayak etalase toko. Makin kece etalasenya, makin banyak orang yang tertarik masuk. Jadi, pastikan kamu mengisi data diri dengan lengkap dan jelas. Foto profil juga jangan lupa dipasang, pakai foto yang profesional dan kece ya!

Tip 2: Tulis Tujuan yang Jelas dan Menarik

Di bagian tujuan lamaran, jelasin kenapa kamu tertarik sama posisi yang kamu lamar dan kenapa kamu yakin bisa jadi orang yang tepat buat posisi itu. Tulis dengan singkat, padat, dan jelas. Jangan lupa sebutin nama perusahaan dan posisi yang kamu lamar ya!

Tip 3: Ceritain Pengalamanmu dengan Gaya yang Kece

Di bagian pengalaman kerja, ceritakan pengalaman-pengalamanmu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Tulis dengan gaya yang jelas dan menarik. Jangan lupa sebutin nama perusahaan, jabatan, dan jangka waktu kamu bekerja di sana. Sertakan juga pencapaian-pencapaian yang kamu raih selama bekerja di sana.

Tip 4: Pamerkan Keahlianmu dengan Percaya Diri

Bagian keahlian adalah tempat kamu memamerkan kemampuan-kemampuanmu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Tulis dengan jelas dan ringkas. Jangan lupa sebutin juga tingkat kemahiranmu di setiap keahlian.

Tip 5: Tutup dengan Elegan dan Berharap

Di bagian penutup lamaran, ucapkan terima kasih atas waktu dan pertimbangan HRD. Tulis harapan kamu untuk bisa segera dihubungi untuk interview. Tutup dengan salam penutup yang sopan dan tanda tangan kamu.

Tambahan:

  • Gunakan bahasa yang formal dan sopan.
  • Perhatikan tata bahasa dan ejaan.
  • Sesuaikan isi lamaran dengan posisi yang kamu lamar.
  • Kirim lamaran dalam format PDF.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, dijamin lamaran kerja kamu bakal bikin HRD terkesima dan langsung panggil kamu buat interview. Semangat melamar!

Yuk, Bikin Lamaran Kerja yang Bikin HRD Terpana!

Lamaran kerja yang kece

Nyari kerja emang kayak lagi cari jodoh, kudu pinter-pinter bikin kesan pertama yang memikat. Salah satu cara bikin kesan pertama yang ciamik adalah dengan bikin lamaran kerja yang kece badai. Nah, buat kamu yang lagi bingung gimana cara bikin lamaran kerja yang bikin HRD terkesima, simak tips berikut ini ya!

Pertama-tama, pastikan data diri kamu lengkap dan jelas. Foto profil juga jangan lupa dipasang, pakai foto yang profesional dan kece ya! Di bagian tujuan lamaran, jelasin kenapa kamu tertarik sama posisi yang kamu lamar dan kenapa kamu yakin bisa jadi orang yang tepat buat posisi itu. Tulis dengan singkat, padat, dan jelas. Jangan lupa sebutin nama perusahaan dan posisi yang kamu lamar ya!

Selanjutnya, ceritakan pengalaman-pengalamanmu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Tulis dengan gaya yang jelas dan menarik. Jangan lupa sebutin nama perusahaan, jabatan, dan jangka waktu kamu bekerja di sana. Sertakan juga pencapaian-pencapaian yang kamu raih selama bekerja di sana.

Di bagian keahlian, pamerkan kemampuan-kemampuanmu yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Tulis dengan jelas dan ringkas. Jangan lupa sebutin juga tingkat kemahiranmu di setiap keahlian.

Terakhir, tutup lamaran kamu dengan ucapan terima kasih dan harapan untuk bisa segera dihubungi untuk interview. Tutup dengan salam penutup yang sopan dan tanda tangan kamu.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, dijamin lamaran kerja kamu bakal bikin HRD terkesima dan langsung panggil kamu buat interview. Semangat melamar!

Images References

Images References, Contoh Cv
Share on