This page looks best with JavaScript enabled

Pertanyaan Wawancara Terungkap: Kunci Pasti Raih Kerja Impian

 ·  ☕ 13 min read
  • Memahami keterampilan dan pengalaman kandidat
  • Mengevaluasi kesesuaian kandidat untuk posisi tersebut
  • Membuat keputusan perekrutan yang tepat

Ada berbagai jenis contoh pertanyaan wawancara, antara lain:

  • Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan
  • Pertanyaan tentang motivasi dan tujuan karier
  • Pertanyaan tentang situasi dan pemecahan masalah
  • Pertanyaan tentang kekuatan dan kelemahan

contoh pertanyaan wawancara

Contoh pertanyaan wawancara adalah kunci sukses dalam mendapatkan pekerjaan. Pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu pewawancara menilai keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi Anda untuk posisi yang dilamar.

  • Penting
  • Beragam
  • Menantang
  • Mengungkap
  • Relevan
  • Situasional
  • Pribadi
  • Teknis
  • Perilaku

Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya sekedar pertanyaan, tetapi juga merupakan cara bagi pewawancara untuk mengenal Anda lebih dalam. Mereka ingin tahu bagaimana Anda berpikir, bagaimana Anda memecahkan masalah, dan bagaimana Anda akan cocok dengan perusahaan mereka. Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan baik, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.

Sebagai contoh, pertanyaan situasional dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana Anda akan menangani situasi tertentu di tempat kerja. Pertanyaan perilaku dapat digunakan untuk mengetahui bagaimana Anda berperilaku dalam situasi tertentu di masa lalu. Dan pertanyaan teknis dapat digunakan untuk menilai keterampilan dan pengetahuan Anda di bidang tertentu.

Penting

Contoh pertanyaan wawancara sangatlah penting karena dapat membantu perusahaan untuk menemukan kandidat terbaik untuk posisi yang tersedia. Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk menilai keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi kandidat, serta untuk mengetahui bagaimana kandidat akan cocok dengan perusahaan dan budaya kerjanya.

  • Memahami keterampilan dan pengalaman kandidat

    Contoh pertanyaan wawancara dapat membantu pewawancara memahami keterampilan dan pengalaman kandidat secara lebih mendalam. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menanyakan tentang pengalaman kerja sebelumnya, pendidikan, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar.

  • Mengevaluasi kesesuaian kandidat untuk posisi tersebut

    Contoh pertanyaan wawancara juga dapat digunakan untuk mengevaluasi kesesuaian kandidat untuk posisi yang dilamar. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menanyakan tentang motivasi kandidat, tujuan karier, dan nilai-nilai yang dianutnya.

  • Membuat keputusan perekrutan yang tepat

    Contoh pertanyaan wawancara dapat membantu pewawancara membuat keputusan perekrutan yang tepat. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat memberikan wawasan tentang kepribadian kandidat, etos kerja, dan kemampuan mereka untuk bekerja sama dalam tim.

Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab contoh pertanyaan wawancara dengan baik, kandidat dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan.

Beragam

Pertanyaan wawancara sangatlah beragam. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat mencakup berbagai topik, mulai dari pengalaman kerja dan keterampilan hingga motivasi dan tujuan karier. Keragaman ini memungkinkan pewawancara untuk menilai kandidat secara lebih komprehensif dan membuat keputusan perekrutan yang tepat.

  • Jenis-jenis pertanyaan

    Ada banyak jenis pertanyaan wawancara, seperti pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan, pertanyaan tentang motivasi dan tujuan karier, pertanyaan tentang situasi dan pemecahan masalah, pertanyaan tentang kekuatan dan kelemahan, pertanyaan situasional, pertanyaan perilaku, pertanyaan teknis, dan pertanyaan pribadi.

  • Tujuan pertanyaan

    Setiap jenis pertanyaan memiliki tujuan yang berbeda. Misalnya, pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan bertujuan untuk menilai keterampilan dan pengalaman kandidat, sedangkan pertanyaan tentang motivasi dan tujuan karier bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian kandidat untuk posisi yang dilamar.

  • Tingkat kesulitan

    Pertanyaan wawancara juga dapat bervariasi dalam tingkat kesulitannya. Beberapa pertanyaan mungkin mudah untuk dijawab, sedangkan pertanyaan lainnya mungkin lebih menantang. Tingkat kesulitan pertanyaan akan tergantung pada posisi yang dilamar dan pengalaman kandidat.

  • Cara menjawab

    Ada beberapa cara untuk menjawab pertanyaan wawancara. Kandidat harus selalu menjawab pertanyaan dengan jujur dan jelas. Mereka juga harus berlatih menjawab pertanyaan yang umum ditanyakan sehingga mereka dapat memberikan jawaban yang terbaik.

Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab berbagai jenis pertanyaan wawancara, kandidat dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang mereka inginkan.

Menantang

Contoh pertanyaan wawancara bisa jadi menantang, tapi juga bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan pengalaman Anda. Pewawancara menggunakan pertanyaan menantang untuk menilai keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi Anda. Dengan mempersiapkan diri untuk pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk sukses dalam wawancara.

  • Pertanyaan yang Membutuhkan Pemikiran Kritis

    Contoh pertanyaan wawancara yang menantang mungkin memerlukan Anda menggunakan pemikiran kritis untuk menganalisis situasi dan mengembangkan solusi. Misalnya, pewawancara mungkin bertanya, "Ceritakan tentang saat Anda harus mengatasi tantangan di tempat kerja. Apa yang Anda lakukan dan apa hasilnya?"

  • Pertanyaan yang Membutuhkan Pemecahan Masalah

    Pertanyaan menantang lainnya mungkin memerlukan Anda menunjukkan keterampilan pemecahan masalah Anda. Pewawancara mungkin bertanya, "Bagaimana Anda akan menangani situasi di mana Anda harus menyelesaikan tugas dengan tenggat waktu yang ketat dan sumber daya yang terbatas?"

  • Pertanyaan yang Membutuhkan Keterampilan Komunikasi

    Contoh pertanyaan wawancara yang menantang juga dapat menilai keterampilan komunikasi Anda. Pewawancara mungkin bertanya, "Berikan contoh ketika Anda harus mengomunikasikan ide yang kompleks kepada audiens yang tidak memiliki latar belakang teknis."

  • Pertanyaan yang Menggali Motivasi dan Nilai

    Pertanyaan menantang juga dapat digunakan untuk menggali motivasi dan nilai-nilai Anda. Pewawancara mungkin bertanya, "Mengapa Anda tertarik dengan posisi ini? Apa yang membuat Anda bersemangat tentang bekerja di perusahaan kami?"

Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menantang, Anda dapat menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda adalah kandidat yang terampil dan berkualitas. Anda juga akan dapat mengomunikasikan minat dan motivasi Anda dengan jelas dan ringkas.

Mengungkap

Contoh pertanyaan wawancara adalah alat yang ampuh untuk mengungkap keterampilan, pengalaman, dan kualitas kandidat. Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk menggali lebih dalam motivasi, nilai-nilai, dan pola pikir kandidat, sehingga pewawancara dapat membuat keputusan perekrutan yang tepat.

  • Mengungkap Keterampilan dan Pengalaman

    Contoh pertanyaan wawancara dapat mengungkap keterampilan dan pengalaman kandidat yang relevan dengan posisi yang dilamar. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menanyakan tentang pengalaman kerja sebelumnya, pendidikan, dan sertifikasi yang dimiliki kandidat.

  • Mengungkap Motivasi dan Nilai-Nilai

    Contoh pertanyaan wawancara juga dapat mengungkap motivasi dan nilai-nilai kandidat. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menanyakan tentang alasan kandidat melamar posisi tersebut, tujuan karier mereka, dan nilai-nilai yang mereka junjung tinggi.

  • Mengungkap Pola Pikir

    Contoh pertanyaan wawancara dapat mengungkap pola pikir kandidat. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menanyakan tentang bagaimana kandidat mengatasi tantangan, membuat keputusan, dan bekerja sama dalam tim.

  • Mengungkap Kesesuaian Budaya

    Contoh pertanyaan wawancara dapat mengungkap kesesuaian budaya kandidat dengan perusahaan. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menanyakan tentang bagaimana kandidat menangani konflik, bagaimana mereka menghadapi tekanan, dan bagaimana mereka berkontribusi pada lingkungan kerja tim.

Dengan menggunakan contoh pertanyaan wawancara secara efektif, pewawancara dapat mengungkap informasi penting tentang kandidat dan membuat keputusan perekrutan yang tepat.

Relevan

Contoh pertanyaan wawancara yang relevan sangat penting untuk proses rekrutmen yang sukses. Relevansi pertanyaan memastikan bahwa informasi yang dikumpulkan relevan dengan posisi yang dilamar dan kebutuhan perusahaan. Dengan mengajukan pertanyaan yang relevan, pewawancara dapat membuat penilaian yang lebih akurat tentang kualifikasi dan kesesuaian kandidat.

  • Menilai Keterampilan dan Pengalaman

    Pertanyaan yang relevan membantu pewawancara menilai keterampilan dan pengalaman kandidat yang terkait dengan posisi yang dilamar. Pertanyaan-pertanyaan ini dapat menanyakan tentang pengalaman kerja sebelumnya, pelatihan, dan sertifikasi yang relevan.

  • Mengevaluasi Pengetahuan Industri

    Untuk posisi yang membutuhkan pengetahuan industri khusus, pertanyaan yang relevan dapat mengevaluasi pemahaman kandidat tentang tren industri, praktik terbaik, dan perkembangan terkini.

  • Mengungkap Motivasi dan Nilai

    Pertanyaan yang relevan dapat mengungkap motivasi dan nilai-nilai kandidat. Hal ini penting untuk menilai kesesuaian budaya dan keselarasan tujuan kandidat dengan perusahaan.

Dengan mengajukan pertanyaan yang relevan, pewawancara dapat memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang kandidat dan membuat keputusan perekrutan yang lebih baik. Pertanyaan-pertanyaan yang relevan membantu memastikan bahwa kandidat yang dipilih memiliki keterampilan, pengalaman, dan motivasi yang diperlukan untuk sukses dalam peran dan berkontribusi pada kesuksesan perusahaan.

Situasional

Contoh pertanyaan wawancara situasional adalah pertanyaan yang menanyakan bagaimana Anda akan menangani situasi tertentu di tempat kerja. Pertanyaan-pertanyaan ini dirancang untuk menilai keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan Anda. Pewawancara menggunakan pertanyaan situasional untuk mengetahui bagaimana Anda akan bereaksi dalam situasi nyata yang mungkin Anda hadapi dalam pekerjaan tersebut.

Penting untuk mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan situasional dengan baik. Anda harus memikirkan tentang situasi yang mungkin ditanyakan pewawancara dan bagaimana Anda akan menanggapinya. Anda juga harus berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan lantang sehingga Anda dapat menyampaikan jawaban Anda dengan jelas dan ringkas.

Contoh pertanyaan wawancara situasional meliputi:

  • Ceritakan tentang saat Anda harus menghadapi konflik dengan rekan kerja. Bagaimana Anda mengatasinya?
  • Berikan contoh saat Anda harus mengambil keputusan sulit. Bagaimana Anda membuat keputusan itu dan apa hasilnya?
  • Jelaskan situasi di mana Anda harus bekerja di bawah tekanan. Bagaimana Anda mengatasinya dan apa yang Anda pelajari dari pengalaman itu?

Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan situasional, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk sukses dalam wawancara.

Sumber: The Balance Careers

Pribadi

Pertanyaan wawancara yang bersifat pribadi dirancang untuk menggali lebih dalam mengenai kepribadian, nilai-nilai, dan motivasi kandidat. Pertanyaan-pertanyaan ini membantu pewawancara memahami bagaimana kandidat akan cocok dengan budaya perusahaan dan apakah mereka memiliki karakteristik yang sesuai untuk posisi tersebut.

  • Kekuatan dan Kelemahan

    Pewawancara mungkin menanyakan tentang kekuatan dan kelemahan kandidat untuk menilai kesadaran diri dan kejujuran mereka. Kandidat harus siap untuk memberikan jawaban yang spesifik dan jujur, sambil menekankan bagaimana kekuatan mereka dapat menjadi aset bagi perusahaan dan bagaimana mereka mengatasi kelemahan mereka.

  • Nilai-Nilai dan Etika

    Pertanyaan tentang nilai-nilai dan etika dapat mengungkap prinsip-prinsip yang dianut kandidat. Kandidat harus memikirkan tentang nilai-nilai yang penting bagi mereka dan bagaimana nilai-nilai tersebut selaras dengan nilai-nilai perusahaan.

  • Pengalaman Hidup

    Pewawancara mungkin menanyakan tentang pengalaman hidup kandidat untuk memahami bagaimana mereka mengatasi tantangan, membuat keputusan, dan belajar dari masa lalu mereka. Kandidat harus memilih pengalaman yang relevan dengan posisi tersebut dan menyoroti keterampilan dan kualitas yang dapat ditransfer.

  • Tujuan Karier

    Pertanyaan tentang tujuan karier membantu pewawancara menilai ambisi kandidat dan apakah tujuan mereka sejalan dengan peluang yang ditawarkan oleh perusahaan. Kandidat harus memiliki tujuan karier yang jelas dan dapat mengartikulasikan bagaimana posisi tersebut dapat membantu mereka mencapainya.

Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan wawancara yang bersifat pribadi, kandidat dapat menunjukkan kepada pewawancara bahwa mereka adalah individu yang memiliki motivasi tinggi, memiliki kesadaran diri, dan memiliki nilai-nilai yang sesuai dengan budaya perusahaan.

Teknis

Pertanyaan wawancara teknis dirancang khusus untuk menguji keterampilan dan pengetahuan teknis kandidat untuk posisi tertentu. Pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting dalam proses wawancara karena membantu pewawancara menilai kualifikasi teknis kandidat dan kemampuan mereka untuk melakukan tugas-tugas teknis yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut.

Contoh pertanyaan wawancara teknis mencakup pertanyaan tentang bahasa pemrograman, algoritma, struktur data, dan prinsip-prinsip teknik. Pewawancara mungkin menanyakan pertanyaan tentang pengalaman kandidat dalam menggunakan teknologi tertentu, kemampuan mereka untuk memecahkan masalah teknis, atau pengetahuan mereka tentang konsep teknis yang kompleks.

Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan wawancara teknis, kandidat dapat menunjukkan kepada pewawancara bahwa mereka memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk berhasil dalam peran tersebut. Pertanyaan-pertanyaan ini juga memberikan kesempatan bagi kandidat untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi mereka.

Sumber: The Balance Careers

Perilaku

Contoh pertanyaan wawancara perilaku dirancang untuk mengeksplorasi bagaimana kandidat telah berperilaku dalam situasi kerja sebelumnya. Pertanyaan-pertanyaan ini membantu pewawancara memahami bagaimana kandidat akan berperilaku dalam peran baru dan apakah mereka memiliki keterampilan dan kualitas yang diperlukan untuk berhasil.

Contoh pertanyaan wawancara perilaku meliputi:

  • Ceritakan tentang saat Anda harus mengatasi konflik dengan rekan kerja.
  • Berikan contoh saat Anda mengambil inisiatif untuk meningkatkan proses atau prosedur di tempat kerja.
  • Jelaskan situasi di mana Anda harus bekerja di bawah tekanan. Bagaimana Anda mengatasinya?

Dengan mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan wawancara perilaku, kandidat dapat menunjukkan kepada pewawancara bahwa mereka memiliki keterampilan dan kualitas yang diperlukan untuk berhasil dalam peran tersebut. Pertanyaan-pertanyaan ini juga memberikan kesempatan bagi kandidat untuk menunjukkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi mereka.

Sumber: The Balance Careers

Pertanyaan Umum tentang Contoh Pertanyaan Wawancara

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita jawab beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh para pencari kerja:

Pertanyaan 1: Apa saja contoh pertanyaan wawancara yang umum ditanyakan?


Beberapa contoh pertanyaan wawancara yang umum ditanyakan antara lain: "Ceritakan tentang diri Anda", "Mengapa Anda tertarik dengan posisi ini?", "Apa kelebihan dan kekurangan Anda?", dan "Bagaimana Anda mengatasi stres?".

Pertanyaan 2: Bagaimana cara menjawab pertanyaan wawancara dengan baik?


Untuk menjawab pertanyaan wawancara dengan baik, bersiaplah dengan jawaban yang jelas dan ringkas. Berlatihlah menjawab pertanyaan dengan lantang dan gunakan contoh-contoh spesifik untuk mendukung jawaban Anda.

Pertanyaan 3: Apa yang harus saya pakai untuk wawancara?


Pakaian yang tepat untuk wawancara tergantung pada budaya perusahaan dan posisi yang dilamar. Namun, umumnya disarankan untuk mengenakan pakaian bisnis formal atau semi-formal.

Pertanyaan 4: Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat wawancara?


Beberapa hal yang boleh dilakukan saat wawancara termasuk datang tepat waktu, berpakaian profesional, dan menjaga kontak mata. Sebaliknya, beberapa hal yang tidak boleh dilakukan termasuk mengunyah permen karet, menggunakan ponsel, atau berbicara dengan nada negatif.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk wawancara?


Untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk wawancara, riset tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Berlatihlah menjawab pertanyaan umum dan siapkan pertanyaan untuk ditanyakan kepada pewawancara.

Pertanyaan 6: Apa yang harus dilakukan setelah wawancara?


Setelah wawancara, kirimkan ucapan terima kasih kepada pewawancara melalui email dalam waktu 24 jam. Tindak lanjuti dalam seminggu jika Anda belum mendengar kabar.

Dengan mempersiapkan diri dengan baik dan menjawab pertanyaan wawancara dengan percaya diri, Anda dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.

Sumber: The Balance Careers

Tips Menjawab Contoh Pertanyaan Wawancara

Wawancara kerja bisa jadi menegangkan, tapi mempersiapkan diri dengan baik bisa meningkatkan kepercayaan diri dan peluang suksesmu. Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah dengan berlatih menjawab contoh pertanyaan wawancara.

Tip 1: Cari tahu tentang perusahaan dan posisi yang dilamar

Sebelum wawancara, luangkan waktu untuk meneliti perusahaan dan mempelajari lebih lanjut tentang posisi yang dilamar. Ini akan membantumu memberikan jawaban yang relevan dan menunjukkan bahwa kamu serius tentang kesempatan ini.

Tip 2: Latihlah menjawab pertanyaan umum

Ada beberapa pertanyaan wawancara umum yang sering ditanyakan, seperti "Ceritakan tentang diri Anda" atau "Mengapa Anda tertarik dengan posisi ini?". Berlatihlah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan jelas dan ringkas, serta gunakan contoh-contoh spesifik untuk mendukung jawabanmu.

Tip 3: Persiapkan pertanyaan untuk ditanyakan kepada pewawancara

Mengajukan pertanyaan kepada pewawancara menunjukkan bahwa kamu tertarik dengan posisi ini dan perusahaan. Persiapkan beberapa pertanyaan cerdas yang menunjukkan bahwa kamu telah melakukan penelitian dan ingin tahu lebih banyak tentang peluang tersebut.

Tip 4: Berpakaianlah secara profesional

Pakaian yang tepat untuk wawancara tergantung pada budaya perusahaan dan posisi yang dilamar. Namun, umumnya disarankan untuk mengenakan pakaian bisnis formal atau semi-formal. Berpakaianlah secara profesional akan menunjukkan bahwa kamu menghormati pewawancara dan kesempatan ini.

Tip 5: Bersikaplah percaya diri dan antusias

Pewawancara ingin melihat bahwa kamu percaya diri dan antusias tentang posisi ini. Tunjukkan sikap positif dan antusiasmemu dengan menjaga kontak mata, tersenyum, dan berbicara dengan jelas. Sikap percaya diri akan membuatmu terlihat lebih menarik dan meyakinkan.

Tip 6: Kirim ucapan terima kasih setelah wawancara

Setelah wawancara, kirimkan ucapan terima kasih kepada pewawancara melalui email dalam waktu 24 jam. Ucapkan terima kasih atas waktu dan pertimbangan mereka, dan nyatakan kembali minatmu pada posisi ini. Ini akan menunjukkan rasa terima kasihmu dan membantumu tetap dalam ingatan pewawancara.

Tip 7: Tindak lanjuti jika belum mendengar kabar

Jika seminggu sudah berlalu dan kamu belum mendengar kabar dari pewawancara, jangan ragu untuk menindak lanjuti. Kirim email atau telepon untuk menanyakan status lamaranmu. Tindak lanjut yang sopan menunjukkan bahwa kamu masih tertarik dengan posisi ini dan menghargai waktu mereka.

Tip 8: Evaluasi performa dan terus belajar

Setelah wawancara, luangkan waktu untuk mengevaluasi performamu. Pertimbangkan pertanyaan apa saja yang dijawab dengan baik dan di mana kamu bisa meningkatkan. Teruslah belajar tentang teknik wawancara dan berlatih menjawab pertanyaan umum. Dengan terus meningkatkan diri, kamu akan lebih siap untuk wawancara berikutnya dan meningkatkan peluang suksesmu.

Dengan mengikuti tips ini dan mempersiapkan diri dengan baik, kamu dapat meningkatkan kepercayaan diri dan peluang sukses dalam menjawab contoh pertanyaan wawancara. Ingatlah untuk tetap tenang, percaya diri, dan tunjukkan antusiasmemu. Semoga berhasil!

Contoh Pertanyaan Wawancara

Pertanyaan Wawancara

Pertanyaan wawancara menjadi gerbang awal untuk mendapatkan pekerjaan impian. Berbagai macam pertanyaan bisa dilontarkan pewawancara untuk menguji kemampuan dan kepribadianmu. Pertanyaan-pertanyaan itu dibagi menjadi beberapa jenis, seperti pertanyaan tentang pengalaman kerja, motivasi, dan kemampuan pemecahan masalah.

Rahasia sukses menjawab pertanyaan wawancara adalah dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Cari tahu tentang perusahaan dan posisi yang dilamar, latih jawaban atas pertanyaan umum, dan persiapkan pertanyaan untuk ditanyakan kepada pewawancara. Jangan lupa juga untuk berpakaian profesional dan bersikap percaya diri selama wawancara.

Images References

Images References, Contoh Cv
Share on