Saat membuat daftar contoh keterampilan dalam CV, penting untuk menyesuaikan keterampilan tersebut dengan pekerjaan yang dilamar. Pencari kerja juga harus menggunakan kata kunci yang relevan dengan industri dan pekerjaan tertentu. Selain itu, penting untuk memberikan contoh spesifik untuk setiap keterampilan yang tercantum.
Contoh keterampilan dalam CV
Contoh keterampilan dalam CV sangat penting bagi pencari kerja. Keterampilan ini dapat membantu pencari kerja menonjol dari kandidat lainnya dan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa mereka memiliki kualifikasi yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut. Saat membuat daftar contoh keterampilan dalam CV, penting untuk menyesuaikan keterampilan tersebut dengan pekerjaan yang dilamar.
- Relevan
- Spesifik
- Terukur
- Terbaru
- Beragam
- Dapat ditransfer
- Dicari
- Dapat diverifikasi
- Dapat dipasarkan
Contoh keterampilan yang relevan adalah keterampilan yang terkait dengan pekerjaan yang dilamar. Misalnya, jika melamar pekerjaan sebagai akuntan, keterampilan yang relevan termasuk akuntansi, audit, dan perpajakan. Keterampilan yang spesifik adalah keterampilan yang dijelaskan secara rinci. Misalnya, daripada hanya menulis "akuntansi", tulis "akuntansi keuangan dan manajemen". Keterampilan yang terukur adalah keterampilan yang dapat diukur dengan angka atau metrik. Misalnya, daripada hanya menulis "audit", tulis "melakukan audit atas laporan keuangan perusahaan dengan pendapatan lebih dari $100 juta". Keterampilan terbaru adalah keterampilan yang baru saja diperoleh atau diperbarui. Misalnya, daripada hanya menulis "perpajakan", tulis "pengetahuan terkini tentang perubahan peraturan perpajakan".
Contoh keterampilan yang beragam adalah keterampilan yang mencakup berbagai bidang. Misalnya, selain keterampilan teknis, cantumkan juga keterampilan interpersonal dan keterampilan umum. Keterampilan yang dapat ditransfer adalah keterampilan yang dapat diterapkan pada berbagai pekerjaan. Misalnya, keterampilan komunikasi dapat ditransfer ke banyak pekerjaan yang berbeda. Keterampilan yang dicari adalah keterampilan yang diminati oleh pemberi kerja. Untuk mengetahui keterampilan yang dicari, pencari kerja dapat meneliti deskripsi pekerjaan dan tren industri.
Contoh keterampilan yang dapat diverifikasi adalah keterampilan yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau referensi. Misalnya, daripada hanya menulis "Microsoft Office", tulis "Microsoft Office Certified Expert". Keterampilan yang dapat dipasarkan adalah keterampilan yang dapat dikemas dan dijual kepada pemberi kerja. Untuk memasarkan keterampilan, pencari kerja dapat menggunakan kata kunci yang relevan dan memberikan contoh spesifik.
Relevansi
Saat membuat CV, penting untuk menyertakan contoh keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Keterampilan yang relevan adalah keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut dan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda memiliki kualifikasi yang diperlukan. Misalnya, jika melamar pekerjaan sebagai akuntan, Anda harus menyertakan contoh keterampilan akuntansi, seperti pembukuan, audit, dan perpajakan. Anda juga dapat menyertakan keterampilan lain yang relevan, seperti keterampilan komputer atau keterampilan komunikasi.
Menyertakan contoh keterampilan yang relevan dalam CV akan membantu Anda menonjol dari pelamar lainnya dan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda adalah kandidat yang memenuhi syarat. Ini juga dapat membantu Anda mendapatkan wawancara dan pada akhirnya mendapatkan pekerjaan.
Berikut adalah beberapa tips untuk menyertakan contoh keterampilan yang relevan dalam CV:
- Bacalah deskripsi pekerjaan dengan cermat dan identifikasi keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut.
- Sesuaikan CV Anda dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar. Sertakan contoh keterampilan yang paling relevan dengan pekerjaan tertentu.
- Gunakan kata kunci yang relevan dalam CV Anda. Ini akan membantu CV Anda ditemukan oleh pemberi kerja yang mencari kandidat dengan keterampilan tertentu.
- Berikan contoh spesifik untuk setiap keterampilan yang Anda cantumkan. Ini akan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda memiliki pengalaman dengan keterampilan tersebut.
Sumber:
- How to Write a CV (Curriculum Vitae)
- How to Write a CV
Spesifik
Saat membuat daftar contoh keterampilan dalam CV, penting untuk membuatnya se-spesifik mungkin. Keterampilan yang spesifik adalah keterampilan yang dijelaskan secara rinci, sehingga pemberi kerja dapat memahami secara jelas apa kemampuan Anda. Misalnya, daripada hanya menulis "akuntansi", tulis "akuntansi keuangan dan manajemen".
Memberikan contoh keterampilan yang spesifik akan membantu Anda menonjol dari pelamar lainnya dan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda memiliki kualifikasi yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut. Ini juga dapat membantu Anda mendapatkan wawancara dan pada akhirnya mendapatkan pekerjaan.
Berikut adalah beberapa tips untuk membuat contoh keterampilan yang spesifik:
- Gunakan kata kerja yang kuat dan spesifik, seperti "mengelola", "mengembangkan", atau "melaksanakan".
- Jelaskan keterampilan Anda secara rinci, termasuk tugas dan tanggung jawab spesifik yang Anda miliki.
- Berikan angka atau metrik untuk mengukur keterampilan Anda, jika memungkinkan.
- Sesuaikan contoh keterampilan Anda dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar, sehingga pemberi kerja dapat melihat bagaimana keterampilan Anda relevan dengan pekerjaan tersebut.
Sumber:
- How to Write a CV (Curriculum Vitae)
- How to Write a CV
Terukur
Dalam dunia kerja yang kompetitif ini, penting untuk membuat CV yang menonjol dan menunjukkan keahlian Anda dengan jelas. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menyertakan contoh keterampilan yang terukur dalam CV Anda. Keterampilan terukur adalah keterampilan yang dapat diukur dengan angka atau metrik, sehingga pemberi kerja dapat melihat secara jelas apa yang telah Anda capai.
Misalnya, daripada hanya menulis "manajemen keuangan", Anda dapat menulis "mengelola anggaran sebesar Rp 10 miliar dan mengurangi biaya operasional sebesar 15%". Dengan memberikan angka dan metrik spesifik, Anda akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kemampuan dan pengalaman Anda kepada pemberi kerja.
Menyertakan contoh keterampilan yang terukur dalam CV Anda tidak hanya akan membantu Anda menonjol dari pelamar lainnya, tetapi juga akan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda adalah seorang kandidat yang memenuhi syarat dan berorientasi pada hasil. Dengan memberikan bukti nyata tentang pencapaian Anda, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan.
Berikut adalah beberapa tips untuk menyertakan contoh keterampilan yang terukur dalam CV Anda:
- Gunakan kata kerja yang kuat dan spesifik, seperti "mengelola", "mengembangkan", atau "melaksanakan".
- Jelaskan keterampilan Anda secara rinci, termasuk tugas dan tanggung jawab spesifik yang Anda miliki.
- Berikan angka atau metrik untuk mengukur keterampilan Anda, jika memungkinkan.
- Sesuaikan contoh keterampilan Anda dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar, sehingga pemberi kerja dapat melihat bagaimana keterampilan Anda relevan dengan pekerjaan tersebut.
Sumber:
- How to Write a CV (Curriculum Vitae)
- How to Write a CV
Terbaru
Dalam dunia kerja yang terus berkembang, mengikuti perkembangan zaman sangatlah penting. Terutama dalam mempersiapkan CV yang akan menjadi representasi diri Anda di hadapan calon pemberi kerja. Salah satu aspek penting dalam membuat CV yang menarik adalah dengan mencantumkan contoh keterampilan terbaru yang Anda miliki.
-
Keterampilan yang Baru Diperoleh
Pastikan untuk mencantumkan keterampilan baru yang belum lama ini Anda peroleh, baik melalui pelatihan, kursus, atau pengalaman kerja. Hal ini menunjukkan bahwa Anda adalah individu yang selalu ingin belajar dan meningkatkan diri.
-
Keterampilan yang Sedang Tren
Pelajari keterampilan yang sedang banyak dicari oleh perusahaan-perusahaan di bidang yang Anda minati. Dengan menguasai keterampilan ini, CV Anda akan lebih terlihat menonjol dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
-
Keterampilan yang Relevan dengan Pekerjaan yang Dilamar
Sesuaikan contoh keterampilan yang Anda cantumkan dengan setiap pekerjaan yang Anda lamar. Tunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda memiliki keterampilan yang tepat untuk melakukan pekerjaan tersebut dengan baik.
-
Keterampilan yang Didukung Bukti
Jika memungkinkan, berikan bukti pendukung untuk keterampilan yang Anda cantumkan, seperti sertifikat, portofolio, atau rekomendasi dari atasan sebelumnya. Hal ini akan menambah kredibilitas CV Anda dan meyakinkan pemberi kerja bahwa Anda benar-benar memiliki keterampilan tersebut.
Dengan mencantumkan contoh keterampilan terbaru dalam CV, Anda menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda adalah kandidat yang mengikuti perkembangan zaman, memiliki keinginan untuk belajar, dan memiliki keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Hal ini akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda idamkan.
Beragam
Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, memiliki beragam keterampilan merupakan aset yang sangat berharga. Hal ini juga berlaku dalam mempersiapkan CV yang menarik dan efektif. CV yang berisi contoh keterampilan yang beragam akan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda adalah kandidat yang serba bisa dan mampu menangani berbagai tugas dan tanggung jawab.
Ada beberapa alasan mengapa keterampilan yang beragam penting dalam sebuah CV:
- Menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi. Kandidat dengan beragam keterampilan dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang berubah dan mengambil tanggung jawab baru.
- Meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan. Dengan menguasai berbagai keterampilan, Anda akan memenuhi syarat untuk lebih banyak pekerjaan dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
- Menunjukkan motivasi dan keinginan untuk terus belajar. Pemberi kerja menghargai kandidat yang terus mengembangkan keterampilan mereka dan menunjukkan keinginan untuk belajar hal-hal baru.
Contoh keterampilan yang beragam yang dapat Anda cantumkan dalam CV antara lain:
- Keterampilan teknis (misalnya, penguasaan perangkat lunak tertentu, bahasa pemrograman, atau teknik desain)
- Keterampilan komunikasi (misalnya, komunikasi tertulis dan verbal yang efektif, presentasi, dan negosiasi)
- Keterampilan interpersonal (misalnya, kerja tim, pemecahan masalah, dan manajemen konflik)
- Keterampilan manajemen (misalnya, perencanaan, pengorganisasian, dan pengambilan keputusan)
- Keterampilan kepemimpinan (misalnya, memotivasi dan menginspirasi orang lain, membangun tim, dan mendelegasikan tugas)
Dengan mencantumkan contoh keterampilan yang beragam dalam CV Anda, Anda akan menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda adalah kandidat yang memiliki banyak talenta dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan mereka. Hal ini akan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda idamkan.
Sumber:The Importance of Transferable SkillsDapat ditransfer
Dalam dunia kerja yang terus berkembang, memiliki keterampilan yang dapat ditransfer menjadi sangat penting. Keterampilan yang dapat ditransfer adalah keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai pekerjaan dan industri. Hal ini menjadikannya aset berharga bagi pencari kerja karena dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan dan maju dalam karier mereka.
Ada banyak contoh keterampilan yang dapat ditransfer, seperti keterampilan komunikasi, pemecahan masalah, manajemen waktu, dan kerja tim. Keterampilan ini dapat diperoleh melalui pendidikan, pengalaman kerja, atau pelatihan. Saat membuat CV, penting untuk menyoroti keterampilan yang dapat ditransfer yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.
Misalnya, jika Anda melamar pekerjaan sebagai manajer proyek, Anda dapat menyoroti keterampilan manajemen waktu, pemecahan masalah, dan komunikasi Anda. Keterampilan ini dapat ditransfer dari pengalaman kerja sebelumnya di bidang lain, seperti pemasaran atau penjualan.
Mencantumkan keterampilan yang dapat ditransfer dalam CV Anda menunjukkan kepada pemberi kerja bahwa Anda memiliki keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai pekerjaan. Hal ini membuat Anda menjadi kandidat yang lebih menarik dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan.
Sumber: The Importance of Transferable Skills
Dicari
Dalam dunia kerja yang kompetitif saat ini, memiliki keterampilan yang dicari sangat penting untuk mendapatkan pekerjaan dan mengembangkan karier. Keterampilan yang dicari adalah keterampilan yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pemberi kerja di berbagai industri dan pekerjaan. Keterampilan ini terus berubah seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan bisnis.
Contoh keterampilan yang dicari antara lain:
- Keterampilan teknis, seperti penguasaan perangkat lunak tertentu, bahasa pemrograman, atau teknik desain.
- Keterampilan komunikasi, seperti komunikasi tertulis dan verbal yang efektif, presentasi, dan negosiasi.
- Keterampilan interpersonal, seperti kerja tim, pemecahan masalah, dan manajemen konflik.
- Keterampilan manajemen, seperti perencanaan, pengorganisasian, dan pengambilan keputusan.
- Keterampilan kepemimpinan, seperti memotivasi dan menginspirasi orang lain, membangun tim, dan mendelegasikan tugas.
Untuk mengetahui keterampilan yang dicari, pencari kerja dapat melakukan riset tentang industri dan pekerjaan tertentu. Mereka juga dapat membaca deskripsi pekerjaan dan mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Dengan memiliki keterampilan yang dicari, pencari kerja akan lebih menonjol dari kandidat lainnya dan meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan.
Sumber: In-Demand Job Skills
Dapat diverifikasi
Dalam dunia kerja, reputasi dan kredibilitas sangat penting. Saat membuat CV, Anda ingin memastikan bahwa informasi yang Anda berikan akurat dan dapat dipercaya. Di sinilah keterampilan yang dapat diverifikasi berperan.
-
Sertifikasi dan Lisensi
Salah satu cara terbaik untuk memverifikasi keterampilan Anda adalah dengan mendapatkan sertifikasi atau lisensi. Hal ini menunjukkan bahwa Anda telah memenuhi standar tertentu yang diakui oleh industri.
-
Portofolio dan Sampel Kerja
Jika Anda memiliki keterampilan kreatif atau teknis, portofolio atau sampel kerja dapat menjadi cara yang bagus untuk menunjukkan kemampuan Anda. Ini memungkinkan calon pemberi kerja untuk melihat langsung hasil kerja Anda.
-
Referensi dan Rekomendasi
Referensi dan rekomendasi dari mantan atasan atau kolega dapat memberikan kredibilitas pada keterampilan yang Anda klaim. Mereka dapat berbicara tentang pengalaman langsung mereka bekerja dengan Anda dan menguatkan kemampuan Anda.
-
Penghargaan dan Pengakuan
Jika Anda telah menerima penghargaan atau pengakuan atas keterampilan Anda, pastikan untuk mencantumkannya di CV Anda. Ini menunjukkan bahwa orang lain telah mengenali dan menghargai kemampuan Anda.
Dengan mencantumkan keterampilan yang dapat diverifikasi di CV Anda, Anda dapat meningkatkan kredibilitas dan menonjol dari kandidat lainnya. Hal ini akan membantu Anda mendapatkan wawancara dan pada akhirnya mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan.
Dapat dipasarkan
Dalam dunia kerja yang kompetitif ini, memiliki keterampilan yang dapat dipasarkan sangat penting untuk mendapatkan pekerjaan dan maju dalam karier. Keterampilan yang dapat dipasarkan adalah keterampilan yang diminati oleh pemberi kerja dan dapat membantu Anda menonjol dari kandidat lainnya.
Contoh keterampilan yang dapat dipasarkan antara lain:
- Keterampilan teknis, seperti penguasaan perangkat lunak tertentu, bahasa pemrograman, atau teknik desain.
- Keterampilan komunikasi, seperti komunikasi tertulis dan verbal yang efektif, presentasi, dan negosiasi.
- Keterampilan interpersonal, seperti kerja tim, pemecahan masalah, dan manajemen konflik.
- Keterampilan manajemen, seperti perencanaan, pengorganisasian, dan pengambilan keputusan.
- Keterampilan kepemimpinan, seperti memotivasi dan menginspirasi orang lain, membangun tim, dan mendelegasikan tugas.
Untuk mengidentifikasi keterampilan yang dapat dipasarkan, Anda perlu melakukan riset tentang industri dan pekerjaan tertentu. Anda juga dapat membaca deskripsi pekerjaan dan mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut. Dengan memiliki keterampilan yang dapat dipasarkan, Anda akan lebih menarik bagi pemberi kerja dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan.
Sumber: The Importance of Transferable Skills
Pertanyaan Umum Seputar "Contoh Skill dalam CV"
Membuat CV yang menarik dan efektif memerlukan pemahaman yang jelas tentang keterampilan yang relevan untuk dicantumkan. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya untuk membantu Anda mengoptimalkan bagian keterampilan dalam CV Anda:
Pertanyaan 1: Apa saja jenis-jenis keterampilan yang harus dicantumkan dalam CV?
Keterampilan yang dicantumkan dalam CV dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, antara lain keterampilan teknis (misalnya, penguasaan perangkat lunak tertentu), keterampilan interpersonal (misalnya, kerja sama tim), dan keterampilan manajemen (misalnya, perencanaan strategis).
Pertanyaan 2: Bagaimana cara memilih keterampilan yang tepat untuk dicantumkan?
Pilih keterampilan yang relevan dengan posisi yang Anda lamar dan didukung oleh pengalaman atau kualifikasi Anda. Tinjau deskripsi pekerjaan dan identifikasi kata kunci yang menggambarkan keterampilan yang dicari pemberi kerja.
Pertanyaan 3: Berapa banyak keterampilan yang harus dicantumkan?
Jumlah keterampilan yang ideal bervariasi tergantung pada pengalaman dan tingkat senioritas Anda. Umumnya, 5-10 keterampilan yang relevan dan spesifik akan cukup untuk menyoroti kekuatan Anda.
Pertanyaan 4: Bagaimana cara memformat bagian keterampilan dalam CV?
Buatlah daftar keterampilan dalam bentuk poin atau gunakan bagian khusus yang diberi label "Keterampilan". Gunakan kata-kata yang kuat dan spesifik, dan sertakan contoh atau metrik bila memungkinkan untuk menunjukkan dampak pencapaian Anda.
Pertanyaan 5: Apakah penting untuk menyesuaikan keterampilan dengan setiap lamaran pekerjaan?
Ya, sangat penting untuk menyesuaikan keterampilan yang dicantumkan dengan setiap lamaran pekerjaan. Sesuaikan dengan kata kunci yang digunakan dalam deskripsi pekerjaan dan soroti keterampilan yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar.
Pertanyaan 6: Bagaimana cara menonjolkan keterampilan dalam CV?
Gunakan kata-kata yang kuat dan deskriptif, berikan contoh atau metrik yang terukur, dan pertimbangkan untuk menggunakan kombinasi keterampilan keras dan lunak untuk menunjukkan jangkauan kemampuan Anda.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat mengoptimalkan bagian keterampilan dalam CV Anda dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan wawancara dan pekerjaan yang Anda inginkan.
Tips Membuat CV yang Menarik dengan Keterampilan yang Tepat
CV adalah cerminan diri kita di hadapan calon pemberi kerja. Kita harus menampilkan diri dengan baik agar dilirik dan dipanggil untuk wawancara. Salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan dalam CV adalah bagian keterampilan. Keterampilan yang kita cantumkan haruslah relevan, spesifik, dan tentunya sesuai dengan posisi yang kita lamar.
Tip 1: Ketahui Jenis-Jenis Keterampilan untuk CV
Sebelum menuliskan keterampilan, kita perlu tahu dulu jenis-jenis keterampilan yang harus dicantumkan. Umumnya, keterampilan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
- Keterampilan Teknis: Keterampilan yang berkaitan dengan bidang pekerjaan yang kita lamar, seperti menguasai software tertentu atau kemampuan bahasa asing.
- Keterampilan Interpersonal: Keterampilan yang berkaitan dengan kemampuan kita berinteraksi dengan orang lain, seperti komunikasi, kerja sama tim, dan negosiasi.
- Keterampilan Manajerial: Keterampilan yang berkaitan dengan kemampuan kita mengatur dan mengelola sesuatu, seperti manajemen waktu, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan.
Tip 2: Pilih Keterampilan yang Relevan
Setelah mengetahui jenis-jenis keterampilan, selanjutnya kita harus memilih keterampilan yang relevan dengan posisi yang kita lamar. Caranya adalah dengan membaca deskripsi pekerjaan dengan seksama dan mengidentifikasi kata kunci yang menggambarkan keterampilan yang dibutuhkan.
Tip 3: Cantumkan dengan Spesifik
Jangan hanya menuliskan keterampilan secara umum. Jelaskan secara spesifik apa yang bisa kita lakukan dalam keterampilan tersebut. Misalnya, daripada menulis "komunikasi", tulis "mampu berkomunikasi secara efektif baik secara lisan maupun tulisan".
Tip 4: Berikan Contoh atau Metrik
Untuk membuat keterampilan kita lebih meyakinkan, berikan contoh atau metrik yang menunjukkan pencapaian kita dalam keterampilan tersebut. Misalnya, daripada menulis "manajemen waktu", tulis "mampu menyelesaikan tugas tepat waktu, bahkan dalam kondisi yang penuh tekanan".
Tip 5: Sesuaikan dengan Setiap Lamaran
Jangan malas untuk menyesuaikan keterampilan yang kita cantumkan dengan setiap lamaran pekerjaan. Sesuaikan dengan kata kunci yang digunakan dalam deskripsi pekerjaan dan soroti keterampilan yang paling relevan dengan posisi yang kita lamar.
Kesimpulan
Dengan mengikuti tips di atas, kita bisa membuat CV yang menarik dan efektif yang akan membuat kita dilirik oleh calon pemberi kerja. Ingat, keterampilan adalah salah satu faktor penentu keberhasilan kita dalam mendapatkan pekerjaan impian.
Contoh Keahlian dalam CV
Siapa sangka, menulis CV itu ibarat melukis diri sendiri di atas kanvas. Kita harus menampilkan sisi terbaik agar dilirik oleh perekrut. Salah satu bagian terpenting dalam CV adalah daftar keahlian. Bukan sekadar menuliskan apa saja yang bisa kita lakukan, tapi harus relevan, spesifik, dan sesuai dengan posisi yang kita lamar.
Bayangkan kita sedang melamar pekerjaan sebagai desainer grafis. Perekrut tentu akan mencari kandidat yang menguasai software desain seperti Adobe Photoshop dan Illustrator. Nah, di bagian keahlian, kita bisa menuliskan, "Mampu mengoperasikan Adobe Photoshop dan Illustrator dengan mahir, dari membuat desain logo hingga menyusun layout brosur." Dengan begitu, perekrut langsung tahu bahwa kita memiliki keahlian yang mereka cari.
Selain itu, jangan lupa untuk memberikan contoh atau metrik yang menunjukkan pencapaian kita dalam setiap keahlian. Misalnya, di bagian keahlian komunikasi, kita bisa menulis, "Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, terbukti dari keberhasilan dalam mempresentasikan hasil riset di depan klien." Dengan adanya bukti nyata, perekrut akan semakin yakin dengan kemampuan kita.
Jadi, jangan remehkan kekuatan keahlian dalam CV. Tulislah dengan jelas, spesifik, dan didukung oleh bukti. Dengan begitu, CV kita akan bersinar terang di mata perekrut dan membuka jalan menuju pekerjaan impian.