This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Dana Desa yang Tak Terungkap, Simak Penjelasan Lengkapnya!

 ·  ☕ 13 min read

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah pusat telah meningkatkan jumlah dana desa yang dialokasikan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembangunan desa. Dana desa merupakan salah satu program pemerintah yang paling penting dalam upaya mengurangi kesenjangan antara desa dan kota.

Dana Desa Mulai Tahun Berapa

Dana desa adalah dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat kepada desa-desa di Indonesia. Program ini mulai digulirkan pada tahun 2015. Dana desa sangat penting bagi pembangunan desa, karena dapat digunakan untuk membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

  • Tahun mulai: 2015
  • Tujuan: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa
  • Penggunaan: Infrastruktur, pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi
  • Sumber: Pemerintah pusat
  • Dampak: Mengurangi kesenjangan desa-kota
  • Perkembangan: Jumlah dana desa terus meningkat
  • Kendala: Kapasitas desa dalam mengelola dana
  • Solusi: Pembinaan dan pendampingan dari pemerintah
  • Harapan: Dana desa dapat terus berlanjut dan semakin efektif

Salah satu contoh keberhasilan penggunaan dana desa adalah pembangunan jalan di Desa Sukamukti, Jawa Barat. Sebelumnya, jalan di desa tersebut rusak parah dan sulit dilalui. Namun, setelah dana desa dikucurkan, jalan tersebut dapat diperbaiki sehingga memudahkan akses masyarakat.

Dana desa juga telah digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Desa Karanganyar, Jawa Tengah. Dengan dana tersebut, desa dapat membangun puskesmas baru yang lebih lengkap dan modern. Masyarakat desa pun kini dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik.

Tahun mulai

Tahun Mulai, Info News

Tahun 2015 merupakan tonggak penting dalam sejarah pembangunan desa di Indonesia, karena pada tahun itulah program dana desa mulai digulirkan. Dana desa adalah dana yang dialokasikan oleh pemerintah pusat kepada desa-desa di Indonesia, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendorong pembangunan desa.

  • Awal dari era baru pembangunan desa

    Sebelum tahun 2015, pembangunan desa sangat bergantung pada anggaran daerah. Akibatnya, banyak desa yang tertinggal pembangunannya, karena anggaran daerah yang terbatas. Dengan adanya dana desa, desa-desa kini memiliki sumber pendanaan tersendiri yang dapat digunakan untuk membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

  • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa

    Dana desa telah digunakan untuk membangun berbagai fasilitas umum yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa, seperti jalan, jembatan, irigasi, puskesmas, dan sekolah. Fasilitas-fasilitas ini telah meningkatkan akses masyarakat desa terhadap pendidikan, kesehatan, dan transportasi. Selain itu, dana desa juga telah digunakan untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat miskin, seperti program bantuan pangan non-tunai dan program keluarga harapan.

  • Memicu pembangunan ekonomi desa

    Dana desa telah mendorong pertumbuhan ekonomi desa dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dana desa telah digunakan untuk membangun berbagai usaha ekonomi produktif, seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata. Selain itu, dana desa juga telah digunakan untuk membangun infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi, seperti jalan dan jembatan.

  • Tantangan dan harapan

    Meskipun dana desa telah membawa banyak manfaat bagi pembangunan desa, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satu tantangannya adalah kapasitas desa dalam mengelola dana desa. Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah pusat telah memberikan pembinaan dan pendampingan kepada desa-desa. Harapannya, dana desa dapat terus berlanjut dan semakin efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendorong pembangunan desa.

Dengan demikian, tahun 2015 merupakan tahun yang sangat penting bagi pembangunan desa di Indonesia. Program dana desa yang dimulai pada tahun 2015 telah membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat desa. Dana desa telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, mendorong pembangunan ekonomi desa, dan memicu pembangunan infrastruktur desa. Harapannya, program dana desa dapat terus berlanjut dan semakin efektif dalam membangun desa-desa yang lebih sejahtera dan maju.

Tujuan

Tujuan, Info News

Program dana desa diluncurkan pada tahun 2015 dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Sejak saat itu, dana desa telah memainkan peran penting dalam pembangunan desa di Indonesia.

  • Meningkatkan akses terhadap layanan dasar

    Dana desa telah digunakan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur dasar di desa-desa, seperti jalan, jembatan, irigasi, dan jaringan listrik. Infrastruktur yang lebih baik telah meningkatkan akses masyarakat desa terhadap layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi.

  • Menciptakan lapangan kerja

    Dana desa juga telah digunakan untuk mendanai berbagai program pemberdayaan masyarakat, seperti pelatihan keterampilan, bantuan usaha mikro, dan pengembangan pariwisata. Program-program ini telah menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

  • Mengurangi kemiskinan

    Dana desa telah digunakan untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat miskin, seperti program bantuan pangan non-tunai dan program keluarga harapan. Bantuan ini telah membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

  • Memberdayakan masyarakat desa

    Dana desa telah memberikan otonomi yang lebih besar kepada desa-desa dalam mengelola pembangunan mereka sendiri. Hal ini telah memberdayakan masyarakat desa dan meningkatkan partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan.

Dengan demikian, program dana desa telah berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Indonesia. Dana desa telah meningkatkan akses terhadap layanan dasar, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan, dan memberdayakan masyarakat desa.

Penggunaan

Penggunaan, Info News

Penggunaan dana desa untuk infrastruktur, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi merupakan hal yang sangat penting karena berkaitan erat dengan tujuan utama dana desa, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan irigasi, dapat meningkatkan akses masyarakat desa terhadap berbagai layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, dan pasar. Infrastruktur yang baik juga dapat memperlancar kegiatan ekonomi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Peningkatan pelayanan publik, seperti pembangunan sekolah dan puskesmas, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Masyarakat desa dapat memperoleh pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

Pertumbuhan ekonomi desa dapat diciptakan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dana desa dapat digunakan untuk memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan akses pasar kepada pelaku UMKM. Dengan berkembangnya UMKM, pendapatan masyarakat desa dapat meningkat dan ekonomi desa dapat tumbuh.

Dengan demikian, penggunaan dana desa untuk infrastruktur, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi merupakan hal yang sangat penting untuk mewujudkan tujuan dana desa, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sumber: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Sumber

Sumber, Info News

Pemerintah pusat merupakan sumber pendanaan utama bagi program dana desa. Dana desa dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ditransfer langsung ke rekening kas desa.

  • Kepastian pendanaan

    Sumber pendanaan dari pemerintah pusat memastikan bahwa program dana desa memiliki kepastian pendanaan setiap tahunnya. Hal ini penting untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa yang berkelanjutan.

  • Pemerataan pembangunan

    Sumber pendanaan dari pemerintah pusat juga dapat membantu pemerataan pembangunan desa. Desa-desa yang sebelumnya tertinggal dapat memperoleh alokasi dana desa yang lebih besar untuk mengejar ketertinggalan mereka.

  • Akuntabilitas dan transparansi

    Penggunaan dana desa dari pemerintah pusat harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Hal ini untuk memastikan bahwa dana desa digunakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dan tidak terjadi penyimpangan.

  • Pendampingan dan pembinaan

    Pemerintah pusat juga memberikan pendampingan dan pembinaan kepada desa-desa dalam mengelola dana desa. Hal ini untuk meningkatkan kapasitas desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan penggunaan dana desa.

Dengan demikian, sumber pendanaan dari pemerintah pusat sangat penting bagi keberlangsungan dan efektivitas program dana desa. Pemerintah pusat memastikan kepastian pendanaan, pemerataan pembangunan, akuntabilitas dan transparansi, serta pendampingan dan pembinaan bagi desa-desa.

Dampak

Dampak, Info News

Dana desa adalah program pemerintah yang memberikan dana langsung kepada desa-desa di Indonesia. Program ini dimulai pada tahun 2015 dan telah menunjukkan dampak yang signifikan dalam mengurangi kesenjangan antara desa dan kota.

Sebelum adanya dana desa, pembangunan di desa-desa sangat tertinggal dibandingkan dengan di kota. Hal ini disebabkan karena desa-desa memiliki keterbatasan anggaran untuk membangun infrastruktur dan menyediakan layanan publik yang layak. Akibatnya, masyarakat desa kesulitan mengakses pendidikan, kesehatan, dan transportasi yang memadai.

Dengan adanya dana desa, desa-desa kini memiliki sumber pendanaan yang dapat digunakan untuk membangun jalan, jembatan, irigasi, sekolah, puskesmas, dan fasilitas umum lainnya. Pembangunan infrastruktur ini telah meningkatkan akses masyarakat desa terhadap layanan dasar, sehingga kualitas hidup mereka meningkat.

Selain itu, dana desa juga telah digunakan untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa-desa. Hal ini telah menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Dengan meningkatnya pendapatan, masyarakat desa dapat membeli barang dan jasa dari kota, sehingga terjadi peningkatan permintaan dan pertumbuhan ekonomi di daerah perkotaan.

Dengan demikian, program dana desa telah memberikan dampak yang nyata dalam mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Desa-desa kini memiliki infrastruktur yang lebih baik, layanan publik yang lebih lengkap, dan ekonomi yang lebih berkembang. Hal ini telah meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan memperkecil kesenjangan dengan masyarakat kota.

Sumber: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Perkembangan

Perkembangan, Info News

Sejak tahun 2015, jumlah dana desa yang dialokasikan oleh pemerintah terus meningkat. Peningkatan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun desa-desa di Indonesia. Dana desa telah menjadi salah satu program pemerintah yang paling penting dalam upaya mengurangi kesenjangan antara desa dan kota.

Peningkatan jumlah dana desa sangat penting karena memberikan lebih banyak sumber daya bagi desa-desa untuk membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan mengembangkan ekonomi desa. Infrastruktur yang lebih baik, seperti jalan, jembatan, dan irigasi, dapat meningkatkan akses masyarakat desa terhadap pendidikan, kesehatan, dan transportasi. Pelayanan publik yang lebih baik, seperti sekolah dan puskesmas, dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Pengembangan ekonomi desa, seperti melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Sebagai contoh, di Desa Sukamukti, Jawa Barat, peningkatan jumlah dana desa telah digunakan untuk membangun jalan desa yang lebih baik. Jalan yang lebih baik ini telah mempermudah akses masyarakat desa ke pasar dan sekolah. Selain itu, dana desa juga telah digunakan untuk membangun puskesmas baru yang lebih lengkap dan modern. Puskesmas baru ini memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat desa.

Dengan demikian, peningkatan jumlah dana desa merupakan perkembangan yang sangat positif bagi pembangunan desa-desa di Indonesia. Peningkatan ini memberikan lebih banyak sumber daya bagi desa-desa untuk membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan mengembangkan ekonomi desa. Hal ini pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mengurangi kesenjangan antara desa dan kota.

Sumber: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Kendala

Kendala, Info News

Program dana desa yang dimulai pada tahun 2015 merupakan terobosan penting dalam pembangunan desa di Indonesia. Namun, program ini juga menghadapi beberapa kendala, salah satunya adalah kapasitas desa dalam mengelola dana. Kapasitas desa yang masih terbatas dalam mengelola dana desa dapat menghambat efektivitas penggunaan dana tersebut untuk pembangunan desa.

  • Kurangnya Pemahaman tentang Pengelolaan Keuangan

    Banyak desa yang belum memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang keuangan di desa. Akibatnya, pengelolaan dana desa seringkali tidak transparan dan akuntabel, bahkan tidak jarang terjadi penyelewengan dana.

  • Kelemahan Sistem Pengendalian Internal

    Sistem pengendalian internal yang lemah juga menjadi kendala dalam pengelolaan dana desa. Sistem pengendalian internal yang baik seharusnya dapat mencegah terjadinya penyimpangan dalam penggunaan dana. Namun, di banyak desa, sistem pengendalian internal belum berjalan efektif, sehingga membuka peluang terjadinya penyelewengan dana.

  • Kurangnya Pendampingan dan Pembinaan

    Pemerintah pusat dan daerah belum memberikan pendampingan dan pembinaan yang cukup kepada desa-desa dalam mengelola dana desa. Akibatnya, banyak desa yang kesulitan dalam menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan, dan melaporkan penggunaan dana desa. Kurangnya pendampingan dan pembinaan juga dapat menyebabkan desa tidak dapat mengoptimalkan penggunaan dana desa untuk pembangunan.

  • Permasalahan Sosial dan Politik

    Permasalahan sosial dan politik di desa juga dapat menjadi kendala dalam pengelolaan dana desa. Misalnya, konflik antar kelompok masyarakat atau kepentingan politik tertentu dapat mempengaruhi penggunaan dana desa. Hal ini dapat menyebabkan dana desa tidak digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tetapi digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Untuk mengatasi kendala kapasitas desa dalam mengelola dana, pemerintah perlu memberikan pendampingan dan pembinaan yang lebih intensif kepada desa-desa. Selain itu, pemerintah juga perlu memperkuat sistem pengendalian internal di desa dan meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan bagi perangkat desa. Dengan mengatasi kendala ini, diharapkan dana desa dapat dikelola secara lebih efektif dan transparan untuk pembangunan desa.

Solusi

Solusi, Info News

Program dana desa yang dimulai pada tahun 2015 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Namun, dalam pelaksanaannya, banyak desa yang menghadapi kendala dalam mengelola dana tersebut. Salah satu kendala utamanya adalah kapasitas desa yang masih terbatas dalam mengelola keuangan.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pemerintah memberikan solusi berupa pembinaan dan pendampingan kepada desa-desa. Pembinaan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas desa dalam mengelola dana desa secara efektif dan transparan. Dengan adanya pembinaan dan pendampingan, desa diharapkan dapat menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan, dan melaporkan penggunaan dana desa dengan baik.

Pembinaan dan pendampingan dari pemerintah sangat penting untuk keberhasilan program dana desa. Hal ini karena pembinaan dan pendampingan dapat membantu desa dalam:

  • Memahami peraturan dan prosedur pengelolaan dana desa
  • menyusun perencanaan pembangunan desa yang baik
  • melaksanakan kegiatan pembangunan desa secara efektif
  • melaporkan penggunaan dana desa secara transparan dan akuntabel

Dengan adanya pembinaan dan pendampingan dari pemerintah, diharapkan dana desa dapat dikelola secara lebih optimal untuk pembangunan desa. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Sumber: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Harapan

Harapan, Info News

Program dana desa yang dimulai pada tahun 2015 telah membawa angin segar bagi pembangunan desa di Indonesia. Dana desa telah memberikan sumber pendanaan yang sangat dibutuhkan oleh desa-desa untuk membangun infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan mengembangkan ekonomi desa. Dengan adanya dana desa, desa-desa kini memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan pembangunan dari daerah perkotaan.

Namun, keberlangsungan dan efektivitas program dana desa sangat bergantung pada komitmen pemerintah dan masyarakat. Pemerintah perlu terus mengalokasikan dana yang cukup untuk program dana desa dan memastikan bahwa dana tersebut dikelola secara transparan dan akuntabel. Masyarakat desa juga perlu berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan desa, mulai dari perencanaan hingga pengawasan penggunaan dana desa.

Jika program dana desa dapat terus berlanjut dan semakin efektif, maka diharapkan kesejahteraan masyarakat desa akan semakin meningkat. Dana desa dapat digunakan untuk membangun infrastruktur yang lebih baik, seperti jalan, jembatan, dan irigasi. Dana desa juga dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik, seperti kesehatan dan pendidikan. Selain itu, dana desa dapat digunakan untuk mengembangkan ekonomi desa, seperti melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan demikian, harapan agar dana desa dapat terus berlanjut dan semakin efektif merupakan harapan yang sangat penting bagi pembangunan desa di Indonesia. Dengan keberlangsungan dan efektivitas program dana desa, desa-desa di Indonesia diharapkan dapat mengejar ketertinggalan pembangunan dari daerah perkotaan dan masyarakat desa dapat menikmati kesejahteraan yang lebih baik.

Sumber: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Pertanyaan Umum Seputar Dana Desa

Dana Desa merupakan program pemerintah pusat yang memberikan alokasi dana kepada desa-desa di Indonesia sejak tahun 2015. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan seputar Dana Desa:

Q1: Kapan Dana Desa mulai diberikan?

A: Dana Desa pertama kali dikucurkan pada tahun 2015.


Q2: Apa tujuan dari Dana Desa?

A: Tujuan Dana Desa adalah untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.


Q3: Bagaimana cara mengelola Dana Desa?

A: Dana Desa dikelola oleh pemerintah desa sesuai dengan peraturan yang berlaku.


Q4: Bolehkah Dana Desa digunakan untuk membeli kendaraan dinas?

A: Tidak, Dana Desa tidak boleh digunakan untuk membeli kendaraan dinas.


Q5: Bagaimana cara mengawasi penggunaan Dana Desa?

A: Penggunaan Dana Desa diawasi oleh masyarakat desa dan lembaga pengawasan yang berwenang.


Q6: Apa dampak positif dari Dana Desa?

A: Dana Desa telah memberikan dampak positif, seperti peningkatan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan peningkatan ekonomi desa.


Kesimpulan

Program Dana Desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Penggunaan Dana Desa harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat desa.

Sumber:

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

Mulai Kapan Dana Desa Cair?

Dana Desa adalah bantuan langsung dari pemerintah pusat kepada desa-desa di Indonesia. Dana ini bertujuan untuk memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Nah, Dana Desa ini mulai dikucurkan sejak tahun 2015, lho!

Kenapa sih Dana Desa dikasih?

Supaya desa-desa di Indonesia bisa membangun dan mengembangkan diri mereka sendiri. Desa bisa pakai Dana Desa ini untuk membangun jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, dan fasilitas umum lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Siapa yang ngatur Dana Desa?

Pemerintah desa lah yang bertugas mengelola Dana Desa. Tapi tenang aja, ada pengawasan dari masyarakat dan lembaga pengawas lainnya supaya Dana Desa ini dipakai dengan benar.

Boleh nggak sih Dana Desa dipakai buat beli mobil dinas?

Enggak boleh dong! Dana Desa itu khusus untuk membangun desa, bukan buat beli mobil mewah.

Dana Desa ngaruh banget nggak sih buat desa?

Banget! Sejak ada Dana Desa, banyak desa yang kemajuannya pesat. Jalanan jadi mulus, sekolah dan puskesmas jadi bagus, bahkan ekonomi desa pun ikut meningkat.

Kesimpulan

Dana Desa adalah program keren dari pemerintah yang membantu desa-desa di Indonesia jadi lebih maju dan sejahtera. Jadi, jangan heran kalau sekarang banyak desa yang pembangunannya makin bagus, ya!

Dana Desa

Image of a village with new infrastructure built using Dana Desa funds

Dana Desa, program kece dari pemerintah yang bantu desa-desa di Indonesia jadi lebih maju, udah dikasih sejak tahun 2015. Dana ini dipakai buat bangun jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, dan fasilitas umum penting lainnya. Keren banget, kan?

Dengan adanya Dana Desa, desa-desa sekarang jadi lebih berkembang. Jalanan mulus, sekolah dan puskesmas bagus, bahkan ekonomi desa ikut meningkat. Pokoknya, Dana Desa ini punya dampak positif banget buat kemajuan desa-desa di Indonesia. Yuk, kita dukung terus program keren ini supaya desa-desa kita makin sejahtera!

Images References

Images References, Info News
Share on