This page looks best with JavaScript enabled

Temukan Rahasia Ibu Kota Baru Kalimantan, Fakta Terkini dan Wawasan Mengejutkan

 ·  ☕ 13 min read

Pembangunan ibu kota baru di Kalimantan saat ini sedang berlangsung, dan proyek ini diharapkan selesai pada tahun 2024. Pemindahan ibu kota akan menjadi peristiwa bersejarah bagi Indonesia, dan akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pembangunan dan perekonomian negara.

ibu kota baru kalimantan apa

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan sebuah keputusan besar yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Berikut adalah 9 aspek penting terkait pemindahan ibu kota baru Kalimantan:

  • Lokasi: Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
  • Nama: Nusantara
  • Tujuan: Mengurangi beban Jakarta dan pemerataan pembangunan
  • Dampak ekonomi: Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan dan sekitarnya
  • Dampak lingkungan: Pengurangan kepadatan dan polusi di Jakarta
  • Dampak sosial: Perpindahan penduduk dan perubahan budaya
  • Tantangan: Pembangunan infrastruktur dan penyediaan lapangan kerja
  • Peluang: Pengembangan wilayah baru dan peningkatan investasi
  • Masa depan: Ibu kota negara yang modern dan berkelanjutan

Pemindahan ibu kota baru Kalimantan merupakan sebuah proyek besar yang akan membawa perubahan besar bagi Indonesia. Dengan perencanaan dan pelaksanaan yang tepat, pemindahan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai contoh, pemindahan ibu kota baru dapat mengurangi kemacetan dan polusi di Jakarta, yang selama ini menjadi masalah besar bagi penduduk kota. Selain itu, pemindahan ibu kota juga dapat mendorong pembangunan ekonomi di Kalimantan dan sekitarnya, sehingga mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah di Indonesia.

Lokasi

Lokasi, Info News

Lokasi ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, memiliki peran penting dalam menjawab pertanyaan "ibu kota baru Kalimantan apa". Kedua wilayah ini memiliki karakteristik dan potensi yang mendukung pengembangan ibu kota negara yang baru.

Penajam Paser Utara memiliki luas wilayah sekitar 3.333 km persegi dengan garis pantai sepanjang 116 km. Wilayah ini memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk batu bara, minyak, dan gas alam. Selain itu, Penajam Paser Utara juga memiliki potensi wisata yang besar, dengan adanya pantai-pantai indah dan hutan hujan tropis.

Sementara itu, Kutai Kartanegara memiliki luas wilayah sekitar 27.263 km persegi dan merupakan salah satu kabupaten terkaya di Indonesia. Wilayah ini memiliki sektor industri yang maju, terutama di bidang pertambangan, perkebunan, dan kehutanan. Kutai Kartanegara juga memiliki infrastruktur yang cukup baik, termasuk bandara dan pelabuhan.

Dengan menggabungkan potensi kedua wilayah ini, diharapkan ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan. Ibu kota baru ini juga diharapkan dapat mengurangi beban Jakarta dan pemerataan pembangunan di Indonesia.

Sumber: Indonesia.go.id

Nama

Nama, Info News

Nama "Nusantara" dipilih sebagai nama ibu kota baru Kalimantan karena memiliki makna yang mendalam dan mencerminkan identitas Indonesia. Kata "Nusantara" berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu "nusa" yang berarti pulau dan "antara" yang berarti di antara. Jadi, Nusantara berarti kepulauan atau negara yang terdiri dari banyak pulau.

  • Mencerminkan Keberagaman Indonesia

    Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau. Pemberian nama "Nusantara" untuk ibu kota baru mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia. Ibu kota baru ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

  • Berorientasi Masa Depan

    Nama "Nusantara" juga memiliki makna yang berorientasi masa depan. Kata "antara" dalam Nusantara dapat diartikan sebagai "jembatan" atau "penghubung". Hal ini melambangkan harapan bahwa ibu kota baru akan menjadi jembatan penghubung antara Indonesia dengan dunia internasional.

  • Identitas Nasional

    Nama "Nusantara" sudah dikenal sejak zaman dahulu dan digunakan dalam berbagai konteks sejarah dan budaya Indonesia. Pemberian nama ini untuk ibu kota baru menunjukkan bahwa pemerintah ingin memperkuat identitas nasional dan menanamkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.

  • Harapan dan Aspirasi

    Pemberian nama "Nusantara" untuk ibu kota baru juga mengandung harapan dan aspirasi masyarakat Indonesia. Diharapkan ibu kota baru ini akan menjadi kota yang modern, maju, dan berkelanjutan. Ibu kota baru ini juga diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan pemerataan pembangunan di Indonesia.

Dengan demikian, pemilihan nama "Nusantara" untuk ibu kota baru Kalimantan memiliki makna yang mendalam dan mencerminkan identitas, harapan, dan aspirasi bangsa Indonesia.

Tujuan

Tujuan, Info News

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi beban Jakarta dan pemerataan pembangunan di Indonesia. Jakarta, sebagai ibu kota saat ini, telah mengalami kepadatan penduduk yang sangat tinggi, kemacetan lalu lintas yang parah, dan polusi udara yang mengkhawatirkan. Hal ini tentu saja berdampak negatif pada kualitas hidup masyarakat dan perekonomian negara.

Dengan memindahkan ibu kota ke Kalimantan, pemerintah berharap dapat mengurangi beban Jakarta dan memberikan kesempatan bagi daerah lain untuk berkembang. Pemindahan ibu kota juga diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia, sehingga kesenjangan pembangunan antar wilayah dapat berkurang.

Sebagai contoh, pemindahan ibu kota ke Kalimantan akan membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru di wilayah tersebut. Hal ini tentu saja akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Kalimantan dan sekitarnya. Selain itu, pemindahan ibu kota juga akan mendorong pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik di Kalimantan, sehingga kualitas hidup masyarakat setempat dapat meningkat.

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan sebuah langkah strategis yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia. Dengan mengurangi beban Jakarta dan pemerataan pembangunan, pemerintah berharap dapat menciptakan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera.

Sumber: Indonesia.go.id

Dampak ekonomi

Dampak Ekonomi, Info News

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi Kalimantan dan sekitarnya. Pembangunan ibu kota baru akan membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru di wilayah tersebut. Hal ini tentu saja akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Kalimantan dan sekitarnya.

Sebagai contoh, pembangunan ibu kota baru akan membutuhkan banyak pekerja, baik di bidang konstruksi maupun di bidang jasa. Hal ini akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Selain itu, pembangunan ibu kota baru juga akan mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi lainnya, seperti pariwisata, perdagangan, dan transportasi.

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan juga diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia. Selama ini, pembangunan di Indonesia cenderung terpusat di Jawa, khususnya di Jakarta. Pemindahan ibu kota ke Kalimantan diharapkan dapat menggeser pusat ekonomi dan mendorong pembangunan di wilayah lain.

Dengan demikian, dampak ekonomi dari pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan sangatlah signifikan. Pembangunan ibu kota baru diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi Kalimantan dan sekitarnya, serta mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia.

Sumber: Indonesia.go.id

Dampak lingkungan

Dampak Lingkungan, Info News

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap lingkungan, khususnya di Jakarta. Jakarta, sebagai ibu kota saat ini, mengalami kepadatan penduduk yang tinggi, kemacetan lalu lintas yang parah, dan polusi udara yang mengkhawatirkan. Hal ini tentu saja berdampak negatif pada kualitas hidup masyarakat dan lingkungan hidup di Jakarta.

  • Pengurangan kepadatan penduduk

    Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan akan mengurangi kepadatan penduduk di Jakarta. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas, polusi udara, dan masalah lingkungan lainnya yang disebabkan oleh kepadatan penduduk yang tinggi.

  • Pengurangan polusi udara

    Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan juga diharapkan dapat mengurangi polusi udara di Jakarta. Hal ini karena sumber utama polusi udara di Jakarta adalah kendaraan bermotor dan industri. Dengan berkurangnya kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi di Jakarta, diharapkan polusi udara dapat berkurang secara signifikan.

  • Peningkatan kualitas hidup

    Dengan berkurangnya kepadatan penduduk dan polusi udara di Jakarta, diharapkan kualitas hidup masyarakat Jakarta dapat meningkat. Masyarakat akan lebih sehat karena menghirup udara yang lebih bersih dan tidak terjebak kemacetan lalu lintas yang parah.

  • Pelestarian lingkungan

    Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan di Jakarta. Hal ini karena dengan berkurangnya kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi di Jakarta, tekanan terhadap lingkungan hidup akan berkurang. Ruang terbuka hijau dapat diperluas, kualitas air sungai dan waduk dapat ditingkatkan, dan ekosistem di Jakarta dapat pulih.

Dengan demikian, dampak lingkungan dari pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan sangatlah positif, khususnya bagi Jakarta. Pemindahan ibu kota diharapkan dapat mengurangi kepadatan penduduk, polusi udara, dan masalah lingkungan lainnya di Jakarta, sehingga kualitas hidup masyarakat dan lingkungan hidup di Jakarta dapat meningkat.

Dampak sosial

Dampak Sosial, Info News

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan tentu akan membawa dampak sosial, salah satunya adalah perpindahan penduduk dan perubahan budaya. Perpindahan penduduk dalam jumlah besar ke Kalimantan akan berdampak pada perubahan komposisi penduduk, adat istiadat, dan kebiasaan masyarakat setempat. Hal ini dapat menimbulkan tantangan sekaligus peluang bagi masyarakat Kalimantan.

Salah satu tantangan yang mungkin timbul adalah gesekan sosial antara penduduk asli Kalimantan dengan penduduk pendatang. Perbedaan budaya dan kebiasaan dapat memicu kesalahpahaman dan konflik sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemerintah dan masyarakat untuk memfasilitasi interaksi yang harmonis antara penduduk asli dan pendatang.

Di sisi lain, perpindahan penduduk juga dapat membawa peluang bagi masyarakat Kalimantan. Masuknya penduduk baru dengan latar belakang dan keahlian yang berbeda dapat memperkaya budaya dan mendorong perkembangan ekonomi di Kalimantan. Penduduk pendatang dapat membawa ide-ide baru, inovasi, dan investasi yang dapat memacu kemajuan Kalimantan.

Selain itu, perpindahan penduduk juga dapat menjadi katalisator bagi perubahan budaya di Kalimantan. Interaksi antara penduduk asli dan pendatang dapat memperkenalkan budaya baru dan mendorong terjadinya akulturasi budaya. Akulturasi budaya dapat memperkaya khazanah budaya Indonesia dan mempererat hubungan antar masyarakat.

Dengan demikian, dampak sosial dari pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan, khususnya perpindahan penduduk dan perubahan budaya, perlu dikelola dengan baik. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk memfasilitasi interaksi yang harmonis, mendorong akulturasi budaya yang positif, dan memanfaatkan peluang ekonomi yang timbul dari perpindahan penduduk.

Sumber: Indonesia.go.id

Tantangan

Tantangan, Info News

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan sebuah proyek besar yang membutuhkan pembangunan infrastruktur yang memadai dan penyediaan lapangan kerja yang cukup. Kedua hal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah dalam mewujudkan pemindahan ibu kota.

Pembangunan infrastruktur meliputi pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, dan fasilitas publik lainnya. Infrastruktur yang memadai sangat penting untuk mendukung aktivitas pemerintahan, ekonomi, dan sosial di ibu kota baru. Sementara itu, penyediaan lapangan kerja dibutuhkan untuk menampung penduduk yang akan pindah ke ibu kota baru.

Pemerintah telah menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur dan penyediaan lapangan kerja untuk mendukung pemindahan ibu kota. Rencana pembangunan infrastruktur meliputi pembangunan jalan tol, jalur kereta api, dan pelabuhan laut dalam. Sementara itu, rencana penyediaan lapangan kerja meliputi pembangunan kawasan industri, pengembangan sektor pariwisata, dan pelatihan tenaga kerja.

Pembangunan infrastruktur dan penyediaan lapangan kerja merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pemerintah dalam mewujudkan pemindahan ibu kota. Namun, dengan perencanaan dan pelaksanaan yang tepat, tantangan ini dapat diatasi. Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

Sumber: Indonesia.go.id

Peluang

Peluang, Info News

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan tidak hanya membawa tantangan, tetapi juga peluang besar bagi pengembangan wilayah baru dan peningkatan investasi.

Pengembangan wilayah baru akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian daerah. Pembangunan infrastruktur, perumahan, dan fasilitas publik di ibu kota baru akan membutuhkan banyak tenaga kerja, sehingga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Selain itu, pemindahan ibu kota juga akan menarik investor untuk menanamkan modalnya di Kalimantan. Ibu kota baru akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, sehingga investor akan berlomba-lomba untuk berinvestasi di berbagai sektor, seperti properti, perdagangan, dan pariwisata.

Peningkatan investasi akan mempercepat pembangunan Kalimantan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan adanya lapangan kerja baru dan investasi yang besar, masyarakat Kalimantan akan memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya.

Oleh karena itu, pengembangan wilayah baru dan peningkatan investasi merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dari pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik, peluang ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kalimantan dan Indonesia secara keseluruhan.

Sumber: Indonesia.go.id

Masa depan

Masa Depan, Info News

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan langkah strategis untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik. Ibu kota baru yang dibangun di Kalimantan diharapkan menjadi kota yang modern dan berkelanjutan, yang dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.

Kota modern adalah kota yang memiliki infrastruktur yang memadai, seperti jalan raya, jembatan, pelabuhan, dan bandara. Kota modern juga memiliki fasilitas publik yang lengkap, seperti rumah sakit, sekolah, dan perpustakaan. Selain itu, kota modern juga memiliki ruang terbuka hijau yang cukup untuk memberikan ruang bagi warganya untuk beraktivitas dan bersosialisasi.

Kota berkelanjutan adalah kota yang dibangun dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Kota berkelanjutan menggunakan energi terbarukan, seperti matahari dan angin. Kota berkelanjutan juga memiliki sistem pengelolaan sampah dan air limbah yang baik. Selain itu, kota berkelanjutan juga memiliki ruang terbuka hijau yang cukup untuk menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen.

Ibu kota baru di Kalimantan diharapkan menjadi kota yang modern dan berkelanjutan. Ibu kota baru akan dibangun dengan menggunakan teknologi terbaru dan memperhatikan kelestarian lingkungan. Ibu kota baru juga akan menjadi pusat inovasi dan kreativitas, yang diharapkan dapat mendorong kemajuan Indonesia di berbagai bidang.

Pembangunan ibu kota baru di Kalimantan merupakan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia. Ibu kota baru diharapkan dapat menjadi kota yang modern, berkelanjutan, dan menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia.

Sumber: Indonesia.go.id

Pertanyaan Umum tentang Ibu Kota Baru Kalimantan

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan sebuah isu yang banyak diperbincangkan. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai ibu kota baru Kalimantan:

Pertanyaan 1: Mengapa ibu kota negara dipindahkan ke Kalimantan?

Ibu kota negara dipindahkan ke Kalimantan untuk mengurangi beban Jakarta dan pemerataan pembangunan di Indonesia. Jakarta, sebagai ibu kota saat ini, telah mengalami kepadatan penduduk yang sangat tinggi, kemacetan lalu lintas yang parah, dan polusi udara yang mengkhawatirkan. Pemindahan ibu kota ke Kalimantan diharapkan dapat mengurangi beban Jakarta dan memberikan kesempatan bagi daerah lain untuk berkembang.

Pertanyaan 2: Di mana lokasi ibu kota baru Kalimantan?

Ibu kota baru Kalimantan akan dibangun di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pertanyaan 3: Apa nama ibu kota baru Kalimantan?

Ibu kota baru Kalimantan bernama Nusantara.

Pertanyaan 4: Kapan ibu kota baru Kalimantan akan selesai dibangun?

Pembangunan ibu kota baru Kalimantan ditargetkan selesai pada tahun 2024.

Pertanyaan 5: Apa dampak pemindahan ibu kota ke Kalimantan?

Pemindahan ibu kota ke Kalimantan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Kalimantan dan Indonesia secara keseluruhan. Dampak positif tersebut antara lain berkurangnya beban Jakarta, pemerataan pembangunan, peningkatan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan terciptanya lapangan kerja baru.

Pertanyaan 6: Apa tantangan pemindahan ibu kota ke Kalimantan?

Pemindahan ibu kota ke Kalimantan juga menghadapi beberapa tantangan, seperti pembangunan infrastruktur, penyediaan lapangan kerja, dan perpindahan penduduk.

Demikianlah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai ibu kota baru Kalimantan. Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan sebuah langkah strategis yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia.

Sumber: Indonesia.go.id

Tips Memilih Lokasi Ibu Kota Baru Kalimantan

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan merupakan sebuah keputusan besar yang harus dipertimbangkan dengan matang. Salah satu aspek terpenting dalam pemindahan ibu kota adalah pemilihan lokasi. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu dalam memilih lokasi ibu kota baru Kalimantan:

Tip 1: Pertimbangkan faktor geografis

Lokasi ibu kota baru harus mempertimbangkan faktor geografis, seperti aksesibilitas, ketersediaan lahan, dan potensi bencana alam. Lokasi yang ideal adalah lokasi yang mudah dijangkau dari berbagai wilayah di Indonesia, memiliki lahan yang cukup untuk pembangunan, dan relatif aman dari bencana alam.

Tip 2: Perhatikan aspek ekonomi

Pemindahan ibu kota juga harus mempertimbangkan aspek ekonomi. Lokasi ibu kota baru harus memiliki potensi ekonomi yang baik, sehingga dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Lokasi yang ideal adalah lokasi yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, infrastruktur yang memadai, dan akses ke pasar.

Tip 3: Perhatikan aspek sosial dan budaya

Pemindahan ibu kota juga harus memperhatikan aspek sosial dan budaya. Lokasi ibu kota baru harus memiliki masyarakat yang ramah dan terbuka, serta memiliki budaya yang dapat diterima oleh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Lokasi yang ideal adalah lokasi yang memiliki masyarakat yang memiliki toleransi yang tinggi dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

Tip 4: Pertimbangkan aspek lingkungan

Pemindahan ibu kota juga harus memperhatikan aspek lingkungan. Lokasi ibu kota baru harus memiliki lingkungan yang bersih dan sehat. Lokasi yang ideal adalah lokasi yang memiliki kualitas udara yang baik, sumber air yang cukup, dan memiliki hutan atau ruang terbuka hijau yang luas.

Tip 5: Perhatikan aspek keamanan dan pertahanan

Pemindahan ibu kota juga harus memperhatikan aspek keamanan dan pertahanan. Lokasi ibu kota baru harus berada di lokasi yang aman dan mudah dipertahankan. Lokasi yang ideal adalah lokasi yang jauh dari perbatasan negara, tidak rawan konflik, dan memiliki akses ke pangkalan militer.

Dengan mempertimbangkan tips-tips di atas, diharapkan dapat membantu dalam memilih lokasi ibu kota baru Kalimantan yang tepat. Pemilihan lokasi yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan.

Ibu Kota Baru Kalimantan

Pembangunan Ibu Kota Baru Nusantara

Ibu kota baru Indonesia, Nusantara, akan dibangun di wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan bertujuan untuk mengurangi beban Jakarta dan pemerataan pembangunan di Indonesia.

Nusantara diharapkan menjadi kota modern dan berkelanjutan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kota ini akan dibangun dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai. Nusantara juga diharapkan menjadi simbol persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Pemindahan ibu kota ke Kalimantan bukan hanya sekedar perpindahan tempat, tetapi juga sebuah langkah besar untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Nusantara diharapkan menjadi kota yang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.

Images References

Images References, Info News
Share on