This page looks best with JavaScript enabled

Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024: Terungkap Rahasia Pemerintahan

 ·  ☕ 13 min read

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo, yaitu:

  • Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.
  • Mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
  • Memperkuat ketahanan nasional dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan susunan pejabat negara yang membantu Presiden dan Wakil Presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. Susunan kabinet ini dibentuk oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 23 Oktober 2019, dan mengalami beberapa kali perubahan sejak saat itu.

  • Struktur: Kabinet terdiri dari 34 menteri, termasuk Presiden dan Wakil Presiden.
  • Latar Belakang: Menteri berasal dari berbagai latar belakang, termasuk politisi, akademisi, pengusaha, dan profesional.
  • Inklusivitas: Kabinet melibatkan perempuan dan perwakilan dari berbagai agama dan suku bangsa.
  • Visi dan Misi: Kabinet bertujuan mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo.
  • Tujuan: Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, adil, makmur, serta memiliki ketahanan nasional yang kuat.
  • Perubahan: Susunan kabinet telah mengalami beberapa perubahan sejak dibentuk.
  • Kontroversi: Beberapa pengangkatan menteri sempat menimbulkan kontroversi.
  • Evaluasi: Kinerja kabinet dievaluasi secara berkala oleh Presiden.
  • Penting: Kabinet berperan penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan visi dan misi Presiden.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan cerminan visi dan misi Presiden Joko Widodo. Kabinet ini diharapkan dapat bekerja sama secara efektif untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Struktur: Kabinet terdiri dari 34 menteri, termasuk Presiden dan Wakil Presiden.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 terdiri dari 34 menteri, termasuk Presiden dan Wakil Presiden. Struktur ini merupakan cerminan dari sistem pemerintahan presidensial yang dianut Indonesia. Dalam sistem ini, Presiden memiliki kekuasaan yang besar dan dibantu oleh para menteri dalam menjalankan roda pemerintahan.

Jumlah menteri dalam kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 lebih sedikit dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk mengefisiensi kinerja pemerintahan dan mengurangi beban anggaran negara. Meskipun jumlah menteri lebih sedikit, namun tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh masing-masing menteri semakin besar.

Struktur kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 juga memperhatikan prinsip inklusivitas. Terdapat beberapa menteri perempuan dan perwakilan dari berbagai agama dan suku bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin membangun pemerintahan yang representatif dan menjunjung tinggi keberagaman.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 diharapkan dapat bekerja sama secara efektif untuk mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo. Struktur kabinet yang terdiri dari 34 menteri, termasuk Presiden dan Wakil Presiden, merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan pemerintahan yang kuat dan efektif.

Sumber:

  • Susunan Kabinet Indonesia Maju

Latar Belakang: Menteri berasal dari berbagai latar belakang, termasuk politisi, akademisi, pengusaha, dan profesional.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 mencerminkan keberagaman latar belakang para menteri. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin membangun pemerintahan yang inklusif dan menjunjung tinggi keberagaman.

  • Politisi

    Para menteri yang berasal dari latar belakang politisi memiliki pengalaman dalam bidang pemerintahan dan politik. Mereka diharapkan dapat menggunakan pengalamannya untuk membantu Presiden dalam mengambil keputusan-keputusan penting.

  • Akademisi

    Para menteri yang berasal dari latar belakang akademisi memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang tertentu. Mereka diharapkan dapat menggunakan pengetahuannya untuk membantu Presiden dalam merumuskan kebijakan-kebijakan yang tepat.

  • Pengusaha

    Para menteri yang berasal dari latar belakang pengusaha memiliki pengalaman dalam bidang bisnis dan ekonomi. Mereka diharapkan dapat menggunakan pengalamannya untuk membantu Presiden dalam mengembangkan perekonomian Indonesia.

  • Profesional

    Para menteri yang berasal dari latar belakang profesional memiliki pengalaman dalam bidang tertentu, seperti kesehatan, pendidikan, atau lingkungan hidup. Mereka diharapkan dapat menggunakan pengalamannya untuk membantu Presiden dalam mengatasi masalah-masalah di bidang tersebut.

Keberagaman latar belakang para menteri dalam susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 diharapkan dapat memperkaya perspektif dan memperkuat kinerja pemerintahan. Para menteri diharapkan dapat bekerja sama secara efektif untuk mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo.

Inklusivitas: Kabinet melibatkan perempuan dan perwakilan dari berbagai agama dan suku bangsa.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan kabinet yang inklusif, dengan melibatkan perempuan dan perwakilan dari berbagai agama dan suku bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin membangun pemerintahan yang representatif dan menjunjung tinggi keberagaman.

  • Representasi Perempuan

    Dalam susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024, terdapat 10 menteri perempuan. Hal ini merupakan jumlah menteri perempuan terbanyak dalam sejarah Indonesia. Keterlibatan perempuan dalam kabinet menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus pada isu kesetaraan gender.

  • Representasi Agama

    Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 juga melibatkan perwakilan dari berbagai agama. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin membangun pemerintahan yang harmonis dan toleran.

  • Representasi Suku Bangsa

    Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 juga melibatkan perwakilan dari berbagai suku bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin membangun pemerintahan yang menjunjung tinggi keberagaman budaya.

  • Implikasi bagi Pemerintahan

    Inklusivitas dalam susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 diharapkan dapat memperkaya perspektif dan memperkuat kinerja pemerintahan. Para menteri diharapkan dapat bekerja sama secara efektif untuk mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo.

Dengan melibatkan perempuan dan perwakilan dari berbagai agama dan suku bangsa, susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo ingin membangun pemerintahan yang representatif, harmonis, dan menjunjung tinggi keberagaman.

Visi dan Misi: Kabinet bertujuan mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo.

Kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 mempunyai visi dan misi yang sejalan dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo. Visi Presiden Joko Widodo adalah "Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong". Sementara itu, misi Presiden Joko Widodo adalah:

  • Mewujudkan pembangunan nasional yang merata dan berkeadilan,
  • Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,
  • Memperkuat ketahanan nasional dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,
  • Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif.
Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, Presiden Joko Widodo membentuk kabinet yang terdiri dari para menteri yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Para menteri tersebut diharapkan dapat bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo. Kabinet yang solid dan bekerja secara efektif akan mampu membantu Presiden dalam mengambil keputusan-keputusan penting dan menjalankan roda pemerintahan dengan baik. Dengan demikian, rakyat Indonesia dapat merasakan manfaat dari visi dan misi Presiden Joko Widodo, yaitu Indonesia yang lebih maju, adil, makmur, dan berdaulat.

Sumber:

  • Visi Misi Indonesia Maju

Tujuan: Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, adil, makmur, serta memiliki ketahanan nasional yang kuat.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan tujuan tersebut. Presiden Joko Widodo telah memilih para menteri yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya masing-masing untuk membantunya mencapai tujuan tersebut.

  • Kedaulatan dan Kemandirian

    Para menteri di bidang politik luar negeri, pertahanan, dan keamanan memiliki tugas untuk menjaga kedaulatan dan kemandirian Indonesia. Mereka harus memastikan bahwa Indonesia tidak terpengaruh oleh negara lain dan dapat mengambil keputusan sendiri demi kepentingan nasional.

  • Kemajuan dan Kemakmuran

    Para menteri di bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan memiliki tugas untuk mendorong kemajuan dan kemakmuran Indonesia. Mereka harus memastikan bahwa perekonomian Indonesia tumbuh secara berkelanjutan dan merata, sehingga seluruh rakyat Indonesia dapat merasakan manfaatnya.

  • Keadilan dan Kemakmuran

    Para menteri di bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan memiliki tugas untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Mereka harus memastikan bahwa setiap warga negara memiliki akses yang sama terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

  • Ketahanan Nasional

    Para menteri di bidang keamanan, pertahanan, dan kebencanaan memiliki tugas untuk memperkuat ketahanan nasional Indonesia. Mereka harus memastikan bahwa Indonesia mampu menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

Jika susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 dapat bekerja sama secara efektif, maka tujuan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, adil, makmur, serta memiliki ketahanan nasional yang kuat dapat tercapai.

Perubahan: Susunan kabinet telah mengalami beberapa perubahan sejak dibentuk.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 telah mengalami beberapa kali perubahan sejak dibentuk pada tanggal 23 Oktober 2019. Perubahan-perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan situasi yang terjadi di dalam maupun di luar negeri.

Salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah pergantian Menteri Kelautan dan Perikanan. Pada awal pembentukan kabinet, posisi Menteri Kelautan dan Perikanan dijabat oleh Edhy Prabowo. Namun, pada tanggal 25 November 2020, Edhy Prabowo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagai gantinya, Presiden Joko Widodo menunjuk Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru.

Selain pergantian Menteri Kelautan dan Perikanan, susunan kabinet juga mengalami perubahan pada posisi Menteri Sosial. Pada awalnya, posisi Menteri Sosial dijabat oleh Juliari P. Batubara. Namun, pada tanggal 6 Desember 2020, Juliari P. Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK. Sebagai gantinya, Presiden Joko Widodo menunjuk Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial yang baru.

Perubahan-perubahan dalam susunan kabinet tersebut menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak segan-segan untuk melakukan perubahan demi kepentingan bangsa dan negara. Perubahan-perubahan tersebut juga menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk memberantas korupsi dan menegakkan hukum.

Sumber:

  • Susunan Kabinet Indonesia Maju

Kontroversi: Beberapa pengangkatan menteri sempat menimbulkan kontroversi.

Pembentukan susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 tidak lepas dari kontroversi. Beberapa pengangkatan menteri menuai kritik dari berbagai kalangan masyarakat. Berikut adalah beberapa penyebab kontroversi tersebut:

  • Kurangnya Kompetensi dan Pengalaman

    Beberapa menteri yang diangkat dinilai kurang kompeten dan berpengalaman di bidangnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kemampuan mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai menteri.

  • Rekam Jejak yang Buruk

    Beberapa menteri yang diangkat memiliki rekam jejak yang buruk, seperti pernah terlibat kasus korupsi atau pelanggaran hukum lainnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan kredibilitas mereka sebagai pejabat publik.

  • Konflik Kepentingan

    Beberapa menteri yang diangkat memiliki konflik kepentingan dengan jabatannya. Misalnya, ada menteri yang memiliki bisnis di bidang yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai menteri. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan kekuasaan.

  • Faktor Politik

    Pengangkatan beberapa menteri dinilai lebih didasarkan pada faktor politik daripada kompetensi dan integritas. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa susunan kabinet lebih mementingkan kepentingan politik daripada kepentingan rakyat.

Kontroversi dalam pengangkatan menteri dapat berdampak negatif pada kinerja pemerintahan. Hal ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan menghambat pelaksanaan program-program pembangunan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan secara matang kompetensi, integritas, dan potensi konflik kepentingan dalam pengangkatan menteri.

Evaluasi: Kinerja kabinet dievaluasi secara berkala oleh Presiden.

Evaluasi kinerja kabinet merupakan salah satu tugas penting Presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kabinet telah melaksanakan visi, misi, dan program-program yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi tersebut kemudian menjadi bahan pertimbangan Presiden dalam mengambil keputusan-keputusan strategis, termasuk dalam hal perombakan kabinet.

  • Monitoring dan Pelaporan

    Evaluasi kinerja kabinet dilakukan melalui berbagai mekanisme, salah satunya adalah monitoring dan pelaporan. Setiap kementerian dan lembaga wajib melaporkan kinerjanya secara berkala kepada Presiden. Laporan-laporan tersebut kemudian dianalisis dan dievaluasi oleh Kantor Staf Presiden (KSP) untuk memberikan rekomendasi kepada Presiden.

  • Survei dan Penelitian

    Selain monitoring dan pelaporan, Presiden juga dapat melakukan survei dan penelitian untuk mengevaluasi kinerja kabinet. Survei dan penelitian tersebut dapat dilakukan oleh lembaga-lembaga independen atau oleh KSP sendiri. Hasil survei dan penelitian tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih objektif tentang kinerja kabinet dari perspektif masyarakat.

  • Rapat Koordinasi

    Rapat koordinasi juga merupakan salah satu mekanisme evaluasi kinerja kabinet. Dalam rapat koordinasi, Presiden dapat langsung memberikan arahan dan evaluasi kepada para menteri. Rapat koordinasi juga dapat menjadi forum untuk membahas masalah-masalah yang dihadapi kabinet dan mencari solusi bersama.

  • Perombakan Kabinet

    Hasil evaluasi kinerja kabinet dapat menjadi dasar bagi Presiden untuk melakukan perombakan kabinet. Perombakan kabinet dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan atau untuk merespons perubahan situasi politik dan ekonomi. Perombakan kabinet juga dapat dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada tokoh-tokoh baru untuk bergabung dalam pemerintahan.

Evaluasi kinerja kabinet merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga efektivitas pemerintahan. Evaluasi yang dilakukan secara berkala dan objektif dapat membantu Presiden dalam mengambil keputusan-keputusan strategis untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dan mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional.

Penting: Kabinet berperan penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan visi dan misi Presiden.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo. Para menteri yang tergabung dalam kabinet memiliki peran penting dalam membantu Presiden menjalankan roda pemerintahan dan mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional.

  • Membantu Presiden dalam Mengambil Keputusan

    Para menteri merupakan penasihat utama Presiden dalam mengambil keputusan-keputusan penting. Mereka memberikan masukan dan rekomendasi berdasarkan bidang keahlian masing-masing.

  • Melaksanakan Kebijakan dan Program Pemerintah

    Para menteri bertanggung jawab untuk melaksanakan kebijakan dan program pemerintah. Mereka memastikan bahwa kebijakan dan program tersebut dilaksanakan secara efektif dan efisien.

  • Mengkoordinasikan dan Mengawasi Pelaksanaan Program Pemerintah

    Para menteri berkoordinasi dan mengawasi pelaksanaan program pemerintah di kementerian dan lembaga masing-masing. Mereka memastikan bahwa program-program tersebut berjalan sesuai rencana dan mencapai target yang telah ditetapkan.

  • Mewakili Pemerintah dalam Forum Internasional

    Para menteri mewakili pemerintah dalam forum internasional. Mereka menjalin kerja sama dengan negara lain dan organisasi internasional untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan nasional.

Dengan demikian, susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 memiliki peran yang sangat penting dalam membantu Presiden Joko Widodo menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan visi dan misi beliau.

Pertanyaan Umum tentang Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo memiliki peran penting dalam membantu beliau menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan visi misinya. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum mengenai susunan kabinet tersebut:

Pertanyaan 1: Siapa saja yang termasuk dalam susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024?


Jawaban: Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 terdiri dari 34 menteri, termasuk Presiden dan Wakil Presiden.

Pertanyaan 2: Apa saja kriteria yang digunakan dalam memilih menteri-menteri?


Jawaban: Presiden Joko Widodo memilih menteri-menteri berdasarkan kompetensi, pengalaman, dan integritas mereka di bidangnya masing-masing.

Pertanyaan 3: Apa saja tugas dan tanggung jawab para menteri?


Jawaban: Para menteri membantu Presiden dalam mengambil keputusan, melaksanakan kebijakan dan program pemerintah, mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan program pemerintah, serta mewakili pemerintah dalam forum internasional.

Pertanyaan 4: Bagaimana kinerja kabinet dievaluasi?


Jawaban: Kinerja kabinet dievaluasi secara berkala oleh Presiden melalui berbagai mekanisme, seperti monitoring dan pelaporan, survei dan penelitian, serta rapat koordinasi.

Pertanyaan 5: Apakah susunan kabinet pernah mengalami perubahan?


Jawaban: Ya, susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 telah mengalami beberapa kali perubahan sejak dibentuk pada tanggal 23 Oktober 2019.

Pertanyaan 6: Apa saja kontroversi yang pernah terjadi terkait susunan kabinet?


Jawaban: Beberapa pengangkatan menteri sempat menimbulkan kontroversi, seperti karena kurangnya kompetensi dan pengalaman, rekam jejak yang buruk, konflik kepentingan, dan faktor politik.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 diharapkan dapat bekerja sama secara efektif untuk mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo, yaitu Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.

Sumber:

  • Susunan Kabinet Indonesia Maju

Tips Memahami Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024

Kabinet Jokowi 2019-2024 memiliki peran penting dalam pemerintahan Indonesia. Berikut beberapa tips untuk memahaminya:

Tip 1: Ketahui Struktur Kabinet
Kabinet terdiri dari 34 menteri, termasuk Presiden dan Wakil Presiden. Menteri dipilih berdasarkan kompetensi dan pengalaman.


Tip 2: Pahami Tugas Menteri
Menteri membantu Presiden membuat keputusan, melaksanakan kebijakan, mengoordinasikan program pemerintah, dan mewakili Indonesia di forum internasional.


Tip 3: Perhatikan Latar Belakang Menteri
Menteri berasal dari beragam latar belakang, seperti profesional, akademisi, pengusaha, dan politisi. Keberagaman ini memperkaya perspektif dalam kabinet.


Tip 4: Cari Informasi Resmi
Dapatkan informasi resmi tentang kabinet dari situs web Sekretariat Negara atau sumber kredibel lainnya.


Tip 5: Ikuti Perkembangan Kabinet
Susunan kabinet dapat berubah seiring waktu. Pantau perubahan ini untuk memahami perkembangan pemerintahan.


Tip 6: Pahami Visi dan Misi Kabinet
Kabinet bekerja untuk mewujudkan visi dan misi Presiden, yaitu Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.


Tip 7: Cermati Kinerja Kabinet
Presiden mengevaluasi kinerja kabinet secara berkala. Ikuti evaluasi ini untuk mengetahui efektivitas kabinet.


Memahami susunan kabinet Jokowi 2019-2024 sangat penting untuk mengikuti perkembangan pemerintahan Indonesia. Dengan tips ini, kamu dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kabinet.

Sumber:


  • Susunan Kabinet Indonesia Maju

Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024

Susunan Kabinet Jokowi 2019-2024

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan cerminan visi dan misi Presiden Joko Widodo. Kabinet ini dibentuk untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan makmur.

Kabinet terdiri dari 34 menteri, yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, profesional, pengusaha, dan politisi. Keberagaman ini memperkaya perspektif dan memperkuat kinerja pemerintahan.

Para menteri memiliki tugas dan tanggung jawab yang penting, seperti membantu Presiden dalam mengambil keputusan, melaksanakan kebijakan, dan mewakili Indonesia di forum internasional. Mereka bekerja sama untuk mencapai visi dan misi Presiden, yaitu Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.

Susunan kabinet pemerintahan Indonesia periode 2019-2024 merupakan wujud komitmen Presiden Joko Widodo dalam membangun Indonesia yang lebih baik. Dengan kerja sama dan dukungan dari seluruh masyarakat, kabinet ini diharapkan dapat membawa Indonesia menuju kemajuan dan kemakmuran.

Images References

Images References, Info News
Share on