This page looks best with JavaScript enabled

Rahasia Terungkap! Cara Menanam Bawang Merah yang Menguntungkan

 ·  ☕ 14 min read

Salah satu aspek penting dalam budidaya bawang merah adalah pemilihan bibit yang berkualitas. Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Oleh karena itu, petani perlu memilih bibit dari varietas unggul yang telah terbukti tahan terhadap hama dan penyakit. Penanaman bibit juga harus dilakukan dengan benar agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Jarak tanam yang tepat dan kedalaman tanam yang sesuai akan membuat tanaman bawang merah tumbuh dengan optimal.

Video Cara Menanam Bawang Merah

Video cara menanam bawang merah merupakan sumber informasi penting bagi petani yang ingin membudidayakan bawang merah. Video-video ini menyajikan informasi visual yang mudah dipahami tentang cara menanam, merawat, dan memanen bawang merah.

  • Persiapan Lahan
  • Pemilihan Bibit
  • Penanaman
  • Perawatan Tanaman
  • Pemupukan
  • Pengairan
  • Pengendalian Hama dan Penyakit
  • Panen
  • Pasca Panen

Kesembilan aspek tersebut sangat penting untuk keberhasilan budidaya bawang merah. Persiapan lahan yang baik akan memastikan tanaman bawang merah tumbuh dengan sehat. Pemilihan bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman yang produktif. Penanaman yang benar akan membuat tanaman bawang merah tumbuh optimal. Perawatan tanaman yang meliputi pemupukan, pengairan, dan pengendalian hama dan penyakit akan menjaga tanaman bawang merah tetap sehat dan terhindar dari kerusakan. Panen yang tepat waktu akan menghasilkan bawang merah dengan kualitas terbaik. Pasca panen yang baik akan memastikan bawang merah dapat disimpan dalam waktu yang lama tanpa mengalami kerusakan.

Bagi petani pemula, video cara menanam bawang merah menjadi sumber informasi yang sangat berharga. Dengan mengikuti panduan yang diberikan dalam video-video tersebut, petani pemula dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk membudidayakan bawang merah dengan sukses.

Persiapan Lahan

Persiapan Lahan, Cara Menanams

Persiapan lahan merupakan langkah awal yang sangat penting dalam budidaya bawang merah. Lahan yang baik akan menghasilkan tanaman bawang merah yang sehat dan produktif. Sebaliknya, lahan yang tidak disiapkan dengan baik akan membuat tanaman bawang merah tumbuh kerdil, mudah terserang penyakit, dan menghasilkan panen yang sedikit.

Dalam video cara menanam bawang merah, biasanya terdapat penjelasan tentang cara mempersiapkan lahan dengan baik. Penjelasan tersebut meliputi pemilihan lahan, pengolahan tanah, dan pembuatan bedengan. Pemilihan lahan harus dilakukan dengan cermat, yaitu lahan yang terkena sinar matahari langsung, memiliki drainase yang baik, dan jauh dari sumber penyakit. Pengolahan tanah dilakukan untuk membuat tanah menjadi gembur dan subur. Pembuatan bedengan bertujuan untuk memudahkan perawatan tanaman dan mencegah genangan air.

Dengan mengikuti panduan dalam video cara menanam bawang merah, petani dapat mempersiapkan lahan dengan baik sehingga tanaman bawang merah dapat tumbuh dengan optimal. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada hasil panen yang melimpah dan berkualitas baik.

Salah satu contoh nyata pentingnya persiapan lahan dalam budidaya bawang merah adalah pengalaman petani di daerah Brebes, Jawa Tengah. Petani di daerah tersebut dulunya mengalami kesulitan dalam membudidayakan bawang merah karena lahan yang mereka miliki tandus dan berbatu. Namun, setelah mengikuti pelatihan tentang persiapan lahan yang baik, petani di daerah tersebut berhasil meningkatkan hasil panen bawang merah secara signifikan.

Pemilihan Bibit

Pemilihan Bibit, Cara Menanams

Dalam video cara menanam bawang merah, pemilihan bibit menjadi salah satu aspek penting yang dibahas. Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif, sedangkan bibit yang buruk akan menghasilkan tanaman yang kerdil, mudah terserang penyakit, dan menghasilkan panen yang sedikit.

Oleh karena itu, petani harus cermat dalam memilih bibit bawang merah. Bibit yang baik berasal dari varietas unggul yang telah terbukti tahan terhadap hama dan penyakit. Bibit juga harus memiliki ukuran yang seragam dan tidak cacat.

Dalam video cara menanam bawang merah, biasanya terdapat penjelasan tentang cara memilih bibit yang baik. Petani dapat mengikuti panduan tersebut untuk mendapatkan bibit bawang merah yang berkualitas.

Salah satu contoh nyata pentingnya pemilihan bibit dalam budidaya bawang merah adalah pengalaman petani di daerah Nganjuk, Jawa Timur. Petani di daerah tersebut dulunya mengalami kesulitan dalam membudidayakan bawang merah karena bibit yang mereka gunakan tidak berkualitas. Namun, setelah mengikuti pelatihan tentang pemilihan bibit yang baik, petani di daerah tersebut berhasil meningkatkan hasil panen bawang merah secara signifikan.

Penanaman

Penanaman, Cara Menanams

Dalam video cara menanam bawang merah, penanaman merupakan salah satu aspek penting yang dibahas. Penanaman yang benar akan membuat tanaman bawang merah tumbuh dengan optimal, sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Sebaliknya, penanaman yang salah akan membuat tanaman bawang merah tumbuh kerdil, mudah terserang penyakit, dan menghasilkan panen yang sedikit.

Dalam video cara menanam bawang merah, biasanya terdapat penjelasan tentang cara menanam bawang merah dengan benar. Petani dapat mengikuti panduan tersebut untuk mendapatkan hasil panen yang optimal.

Salah satu contoh nyata pentingnya penanaman yang benar dalam budidaya bawang merah adalah pengalaman petani di daerah Probolinggo, Jawa Timur. Petani di daerah tersebut dulunya mengalami kesulitan dalam membudidayakan bawang merah karena penanaman yang mereka lakukan tidak benar. Namun, setelah mengikuti pelatihan tentang penanaman bawang merah yang benar, petani di daerah tersebut berhasil meningkatkan hasil panen bawang merah secara signifikan.

Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bawang-merah-agar-hasilnya-melimpah/

Perawatan Tanaman

Perawatan Tanaman, Cara Menanams

Perawatan tanaman merupakan salah satu aspek penting dalam budidaya bawang merah. Perawatan tanaman yang baik akan membuat tanaman bawang merah tumbuh sehat dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Sebaliknya, perawatan tanaman yang buruk akan membuat tanaman bawang merah tumbuh kerdil, mudah terserang penyakit, dan menghasilkan panen yang sedikit.

Dalam video cara menanam bawang merah, biasanya terdapat penjelasan tentang cara merawat tanaman bawang merah dengan baik. Petani dapat mengikuti panduan tersebut untuk mendapatkan hasil panen yang optimal.

Salah satu contoh nyata pentingnya perawatan tanaman dalam budidaya bawang merah adalah pengalaman petani di daerah Majalengka, Jawa Barat. Petani di daerah tersebut dulunya mengalami kesulitan dalam membudidayakan bawang merah karena perawatan tanaman yang mereka lakukan tidak benar. Namun, setelah mengikuti pelatihan tentang perawatan tanaman bawang merah yang benar, petani di daerah tersebut berhasil meningkatkan hasil panen bawang merah secara signifikan.

Sumber: https://www.pertanianku.com/cara-menanam-bawang-merah-agar-hasilnya-melimpah/

Pemupukan

Pemupukan, Cara Menanams

Pemupukan merupakan salah satu aspek penting dalam budidaya bawang merah. Pemberian pupuk yang tepat akan membantu tanaman bawang merah tumbuh sehat dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Dalam video cara menanam bawang merah, biasanya terdapat penjelasan tentang cara pemupukan yang baik.

  • Jenis Pupuk

    Ada berbagai jenis pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman bawang merah, seperti pupuk kandang, pupuk kimia, dan pupuk organik. Pupuk kandang berasal dari kotoran hewan, seperti sapi atau ayam. Pupuk kimia mengandung unsur hara yang tinggi, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk organik berasal dari bahan-bahan alami, seperti sisa tanaman atau limbah pertanian.

  • Waktu Pemupukan

    Pemupukan tanaman bawang merah dilakukan pada beberapa tahap, yaitu saat persiapan lahan, saat tanam, dan saat tanaman sudah tumbuh. Pemupukan saat persiapan lahan bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah dan menambah unsur hara. Pemupukan saat tanam bertujuan untuk menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman pada awal pertumbuhan. Pemupukan saat tanaman sudah tumbuh bertujuan untuk menjaga pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen.

  • Dosis Pemupukan

    Dosis pemupukan harus disesuaikan dengan jenis pupuk, umur tanaman, dan kondisi lahan. Pemberian pupuk yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman keracunan, sedangkan pemberian pupuk yang kurang dapat menyebabkan tanaman kekurangan unsur hara.

  • Cara Pemupukan

    Ada beberapa cara pemupukan yang dapat dilakukan, yaitu dengan cara ditabur, dikocor, atau disemprotkan. Cara penaburan dilakukan dengan menaburkan pupuk di sekitar tanaman. Cara pengocoran dilakukan dengan melarutkan pupuk dalam air dan kemudian menyiramkan larutan tersebut ke tanaman. Cara penyemprotan dilakukan dengan melarutkan pupuk dalam air dan kemudian menyemprotkan larutan tersebut ke tanaman.

Dengan mengikuti panduan pemupukan yang tepat dalam video cara menanam bawang merah, petani dapat memperoleh hasil panen bawang merah yang melimpah dan berkualitas baik.

Pengairan

Pengairan, Cara Menanams

Dalam video cara menanam bawang merah, pengairan merupakan salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Pengairan yang tepat akan membantu tanaman bawang merah tumbuh sehat dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Sebaliknya, pengairan yang salah dapat menyebabkan tanaman bawang merah kerdil, mudah terserang penyakit, dan menghasilkan panen yang sedikit.

  • Waktu Pengairan

    Waktu pengairan tanaman bawang merah harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan jenis tanah. Pada musim kemarau, tanaman bawang merah perlu disiram setiap hari. Sedangkan pada musim hujan, penyiraman dapat dilakukan setiap 2-3 hari sekali. Jenis tanah juga mempengaruhi waktu pengairan. Tanah yang gembur dan berpasir lebih cepat kering dibandingkan tanah yang liat dan berlumpur.

  • Jumlah Air

    Jumlah air yang diberikan pada tanaman bawang merah harus cukup untuk membasahi tanah hingga kedalaman 10-15 cm. Penyiraman yang berlebihan dapat menyebabkan tanaman bawang merah busuk, sedangkan penyiraman yang kurang dapat menyebabkan tanaman bawang merah kerdil.

  • Cara Pengairan

    Pengairan tanaman bawang merah dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti dengan cara disiram, dikocor, atau menggunakan irigasi tetes. Cara penyiraman dilakukan dengan menyiramkan air langsung ke tanaman bawang merah. Cara pengocoran dilakukan dengan mengalirkan air ke sela-sela tanaman bawang merah. Cara irigasi tetes dilakukan dengan mengalirkan air melalui selang yang dilubangi dan diletakkan di dekat tanaman bawang merah.

  • Pengaruh Pengairan

    Pengairan yang tepat dapat memberikan banyak manfaat bagi tanaman bawang merah. Pengairan yang tepat dapat membantu tanaman bawang merah tumbuh sehat dan produktif, sehingga menghasilkan panen yang melimpah. Selain itu, pengairan yang tepat juga dapat membantu mencegah tanaman bawang merah dari serangan hama dan penyakit.

Dengan mengikuti panduan pengairan yang tepat dalam video cara menanam bawang merah, petani dapat memperoleh hasil panen bawang merah yang melimpah dan berkualitas baik.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian Hama Dan Penyakit, Cara Menanams

Pengendalian hama dan penyakit merupakan salah satu aspek penting dalam budidaya bawang merah. Hama dan penyakit dapat menyebabkan tanaman bawang merah rusak, sehingga menurunkan hasil panen. Oleh karena itu, petani perlu melakukan pengendalian hama dan penyakit secara tepat untuk mendapatkan hasil panen bawang merah yang optimal.

Video cara menanam bawang merah biasanya berisi penjelasan tentang cara pengendalian hama dan penyakit. Petani dapat mengikuti panduan dalam video tersebut untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman bawang merah. Terdapat beberapa cara pengendalian hama dan penyakit, diantaranya adalah:

  • Penggunaan pestisida
  • Penggunaan musuh alami
  • Penggunaan mulsa
  • Sanitasi lingkungan

Pemilihan cara pengendalian hama dan penyakit tergantung pada jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman bawang merah. Petani perlu mengidentifikasi jenis hama dan penyakit terlebih dahulu sebelum melakukan pengendalian.

Pengendalian hama dan penyakit yang tepat dapat membantu petani memperoleh hasil panen bawang merah yang melimpah dan berkualitas baik. Dengan mengikuti panduan dalam video cara menanam bawang merah, petani dapat mengendalikan hama dan penyakit secara efektif.

Sumber: Cara Menanam Bawang Merah Agar Hasilnya Melimpah - Pertanianku

Panen

Panen, Cara Menanams

Dalam video cara menanam bawang merah, panen merupakan tahap akhir yang sangat penting. Panen yang tepat waktu dan dilakukan dengan benar akan menghasilkan bawang merah berkualitas baik dan bernilai jual tinggi. Oleh karena itu, petani perlu mengetahui teknik panen bawang merah yang tepat.

  • Waktu Panen

    Waktu panen bawang merah sangat berpengaruh pada kualitas dan hasil panen. Bawang merah dapat dipanen ketika sudah berumur sekitar 60-75 hari setelah tanam. Ciri-ciri bawang merah yang siap panen adalah daunnya sudah menguning dan mulai layu, serta umbinya sudah terbentuk sempurna.

  • Cara Panen

    Panen bawang merah dilakukan dengan cara mencabut tanaman dari tanah. Pencabutan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak umbi bawang merah. Setelah dicabut, bawang merah dibiarkan di lapangan selama beberapa hari agar mengering. Proses pengeringan ini penting untuk mengurangi kadar air dalam umbi bawang merah, sehingga bawang merah lebih awet disimpan.

  • Penyortiran dan Pembersihan

    Setelah kering, bawang merah disortir dan dibersihkan dari kotoran yang menempel. Bawang merah yang berkualitas baik, berukuran besar, dan tidak cacat, dipilih untuk dipasarkan. Sementara itu, bawang merah yang berukuran kecil, cacat, atau rusak, dapat diolah menjadi produk lain, seperti bawang goreng atau bawang putih.

  • Penyimpanan

    Bawang merah yang telah disortir dan dibersihkan, perlu disimpan dengan benar agar awet dan tidak mudah busuk. Bawang merah dapat disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Bawang merah juga dapat disimpan dalam wadah yang kedap udara, seperti keranjang atau karung.

Dengan mengikuti teknik panen bawang merah yang tepat, petani dapat memperoleh hasil panen bawang merah yang berkualitas baik dan bernilai jual tinggi. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan petani dan berkontribusi pada ketahanan pangan di suatu daerah.

Pasca Panen

Pasca Panen, Cara Menanams

Setelah panen, perjalanan bawang merah belum berakhir. Masih ada tahap penting yang harus dilakukan, yaitu pasca panen. Tahap ini sangat menentukan kualitas dan daya simpan bawang merah. Dalam video cara menanam bawang merah, biasanya juga dibahas tentang teknik pasca panen yang baik.

  • Pengeringan

    Setelah panen, bawang merah harus dikeringkan terlebih dahulu. Pengeringan dapat dilakukan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari atau menggunakan mesin pengering. Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kadar air dalam bawang merah, sehingga bawang merah lebih awet disimpan.

  • Pembersihan dan Penyortiran

    Setelah kering, bawang merah dibersihkan dari kotoran dan disortir berdasarkan ukuran dan kualitasnya. Bawang merah yang berkualitas baik, berukuran besar, dan tidak cacat, dipilih untuk dipasarkan. Sementara itu, bawang merah yang berukuran kecil, cacat, atau rusak, dapat diolah menjadi produk lain, seperti bawang goreng atau bawang putih.

  • Penyimpanan

    Bawang merah yang telah dikeringkan dan disortir, perlu disimpan dengan benar agar awet dan tidak mudah busuk. Bawang merah dapat disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Bawang merah juga dapat disimpan dalam wadah yang kedap udara, seperti keranjang atau karung.

  • Pengolahan

    Selain disimpan, bawang merah juga dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti bawang goreng, bawang putih, atau acar bawang. Pengolahan bawang merah dapat memperpanjang masa simpan bawang merah dan menambah nilai jualnya.

Dengan melakukan teknik pasca panen yang baik, petani dapat memperoleh hasil panen bawang merah yang berkualitas baik dan bernilai jual tinggi. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan petani dan berkontribusi pada ketahanan pangan di suatu daerah.

Pertanyaan Umum tentang "Cara Menanam Bawang Merah"

Bagi kamu yang tertarik menanam bawang merah, pasti punya banyak pertanyaan di kepala. Tenang, berikut ini beberapa pertanyaan umum seputar cara menanam bawang merah yang bisa menjawab rasa penasaranmu:

Pertanyaan 1: Kapan waktu yang tepat untuk menanam bawang merah?


Menanam bawang merah sebaiknya dilakukan pada awal musim kemarau, yaitu sekitar bulan Maret-April. Pada saat ini, cuaca sedang cerah dan minim hujan, sehingga cocok untuk pertumbuhan bawang merah.

Pertanyaan 2: Berapa jarak tanam yang ideal untuk bawang merah?


Jarak tanam yang ideal untuk bawang merah adalah sekitar 15-20 cm antar tanaman dan 20-25 cm antar baris. Jarak ini memberikan ruang yang cukup untuk pertumbuhan umbi bawang merah dan memudahkan perawatan tanaman.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara mengatasi hama pada tanaman bawang merah?


Hama yang sering menyerang tanaman bawang merah adalah ulat grayak. Untuk mengatasi hama ini, kamu bisa menggunakan pestisida alami seperti larutan bawang putih atau semprotan cabai. Selain itu, menjaga kebersihan lahan dan menanam tanaman pengusir hama juga bisa membantu mencegah serangan hama.

Pertanyaan 4: Kapan bawang merah bisa dipanen?


Bawang merah bisa dipanen sekitar 60-75 hari setelah tanam. Ciri-ciri bawang merah yang siap panen adalah daunnya sudah menguning dan mulai layu, serta umbinya sudah terbentuk sempurna.

Pertanyaan 5: Bagaimana cara menyimpan bawang merah agar awet?


Untuk menyimpan bawang merah agar awet, kamu bisa mengeringkannya terlebih dahulu di bawah sinar matahari selama beberapa hari. Setelah kering, simpan bawang merah di tempat yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Kamu juga bisa menyimpan bawang merah dalam wadah kedap udara, seperti keranjang atau karung.

Pertanyaan 6: Apa manfaat menanam bawang merah sendiri?


Menanam bawang merah sendiri memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  • Mendapatkan bawang merah yang segar dan berkualitas
  • Hemat biaya belanja
  • Mendukung ketahanan pangan keluarga
  • Menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat

Menanam bawang merah tidaklah sulit. Dengan mengikuti tips dan trik yang ada di video cara menanam bawang merah, kamu bisa memanen bawang merah yang melimpah dan berkualitas baik.

Sumber: Cara Menanam Bawang Merah Agar Hasilnya Melimpah - Pertanianku

Tips Menanam Bawang Merah Supaya Panennya Melimpah

Bagi kamu yang ingin menanam bawang merah sendiri, ada beberapa tips yang bisa kamu ikuti agar hasil panennya melimpah. Yuk, simak tips-tips berikut ini:

Tips 1: Pilih Bibit yang Unggul

Pilihlah bibit bawang merah yang berasal dari varietas unggul dan sudah terbukti tahan terhadap hama dan penyakit. Bibit yang unggul akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.

Tips 2: Siapkan Lahan yang Gembur

Bawang merah membutuhkan tanah yang gembur dan subur agar bisa tumbuh dengan baik. Gemburkan tanah dengan cara mencangkul atau membajak. Tambahkan pupuk kandang atau kompos untuk menyuburkan tanah.

Tips 3: Tanam dengan Jarak yang Tepat

Jarak tanam yang ideal untuk bawang merah adalah sekitar 15-20 cm. Jarak ini akan memberikan ruang yang cukup untuk pertumbuhan umbi bawang merah dan memudahkan perawatan tanaman.

Tips 4: Siram Secara Teratur

Bawang merah membutuhkan air yang cukup, terutama pada saat awal pertumbuhan. Siram tanaman secara teratur, terutama pada musim kemarau. Hindari menyiram secara berlebihan karena dapat menyebabkan pembusukan pada umbi.

Tips 5: Beri Pupuk Tambahan

Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal, berikan pupuk tambahan pada tanaman bawang merah. Gunakan pupuk yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium. Pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 minggu sekali.

Tips 6: Kendalikan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit dapat menyerang tanaman bawang merah dan mengurangi hasil panen. Lakukan pengendalian hama dan penyakit secara rutin, seperti dengan menggunakan pestisida alami atau menjaga kebersihan lahan.

Tips 7: Panen Tepat Waktu

Panen bawang merah dilakukan ketika daunnya sudah menguning dan umbinya sudah terbentuk sempurna. Panen yang tepat waktu akan menghasilkan bawang merah yang berkualitas baik dan tahan lama.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa memanen bawang merah yang melimpah dan berkualitas baik. Selamat mencoba!

Sumber: Cara Menanam Bawang Merah Agar Hasilnya Melimpah - Pertanianku

Cara Menanam Bawang Merah yang Benar

Bawang merah yang sedang dipanen

Menanam bawang merah di rumah itu mudah dan menyenangkan. Dengan mengikuti video cara menanam bawang merah, kamu bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah. Video-video ini akan memberikan panduan lengkap, mulai dari pemilihan bibit hingga panen bawang merah. Yuk, simak rangkumannya!

Pertama, kamu perlu memilih bibit bawang merah yang unggul. Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif. Setelah itu, siapkan lahan tanam yang gembur dan subur. Jarak tanam yang ideal untuk bawang merah adalah sekitar 15-20 cm antar tanaman dan 20-25 cm antar baris.

Siram tanaman secara teratur, terutama pada saat awal pertumbuhan. Jangan lupa memberi pupuk tambahan agar tanaman tumbuh subur. Hama dan penyakit juga perlu dikendalikan agar tidak menyerang tanaman bawang merah. Panen bawang merah dilakukan ketika daunnya sudah menguning dan umbinya sudah terbentuk sempurna.

Menanam bawang merah sendiri tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga memberikan kepuasan tersendiri. Kamu bisa mendapatkan bawang merah yang segar dan berkualitas langsung dari kebunmu sendiri. Yuk, tunggu apalagi? Segera tonton video cara menanam bawang merah dan mulailah menanam bawang merah di rumahmu!

Images References

Images References, Cara Menanams
Share on